cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
avini.saputra@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
lppm@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mandiri
ISSN : 25984241     EISSN : 2598425X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Abdimas Mandiri merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat atau kajian dalam penuntasan masalah sosial di Masyarakat,mencakup bidang Informatika, Ekonomi, Teknik, Humaniora, Bahasa, Seni dan Desain grafis. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan November dan Mei.
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 3" : 26 Documents clear
"Outreach on the Negative Effects of Excessive MSG (Monosodium Glutamate): Towards a Healthy Lifestyle Without Harmful Flavor Enhancers": Sosialisasi Efek Negatif MSG (Monosodium Glutamat) berlebihan: Menuju Gaya Hidup Sehat tanpa Penyedap Berbahaya Nyimas Febrika Sya'baniah; Amelia, Icha
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i3.4561

Abstract

Penggunaan Monosodium Glutamat (MSG) dalam makanan telah menjadi suatu yang utama dalam konteks kesehatan masyarakat secara global. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang risiko penggunaan MSG yang berlebihan melalui pendekatan sosialisasi komprehensif di sebuah desa. Metode sosialisasi mencakup seminar informatif, workshop memasak dengan bahan alami sebagai alternatif MSG, dan distribusi flyer edukasi. Partisipasi aktif terlihat dari 45 peserta ibu-ibu warga desa Biyuku Kabupaten Banyuasin yang beragam, termasuk ibu rumah tangga, pedagang makanan, dan pemuda desa, menunjukkan minat yang tinggi terhadap informasi tersebut. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dari 30% pada pre-test menjadi 85% pada post-test, mengenai dosis aman MSG, efek negatifnya, dan opsi bahan alami sebagai alternatif. Distribusi lebih dari 50 flyer edukasi secara langsung kepada peserta seminar dan workshop membuktikan efektivitas dalam menyampaikan informasi secara ringkas dan mudah dipahami. Meskipun tantangan dalam pencatatan materi masih ada, distribusi flyer terbukti membantu dalam mengulang materi dan menyebarkan informasi kepada komunitas sekitar. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif melalui seminar dan workshop efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan MSG. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam membentuk pola makan masyarakat yang lebih sadar akan kesehatan, dengan harapan dampak positifnya akan berlanjut dalam jangka panjang.
Pendampingan IPTEK Eduwisata Ramah Lingkungan dan Peningkatan Produktivitas UMKM/UMKMK Menuju Terbangunnya Kampung Tangguh Mangunharjo Kota Semarang Aji, Nurseno Bayu; Totok Prasetyo; Kurnianingsih; Dwiana Hendrawati; Sahid
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i3.4576

Abstract

Program "Kampung Tangguh" yang digagas oleh Pemerintah Kota Semarang di Kelurahan Mangunharjo bertujuan untuk mengatasi tantangan utama yang dihadapi oleh masyarakat setempat, yaitu: (1) menurunnya tingkat ekonomi masyarakat yang lahan tambaknya tak bisa digunakan lagi akibat rob banjir; (2) pengelolaan UMKM terkait manajemen, proses produksi, dan pengembangan pasar. Kelurahan Mangunharjo memiliki berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan, diantaranya: (1) memiliki lahan milik Pemerintah yang luas, (2) hasil laut atau tambak yang melimpah, dan (3) terdapat UMKM dengan berbagai bidang usaha. Program ini berupaya memanfaatkan potensi tersebut dengan memperkenalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Cold Storage. Dengan adanya PLTS, pasokan listrik yang stabil dapat dijamin, sehingga kualitas dan kuantitas produk yang disimpan oleh UMKM dapat ditingkatkan secara signifikan. Di sisi lain, strategi pemasaran berbasis internet diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar produk UMKM, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan ekonomi mereka. Matching Fund 2023 mendukung implementasi tahap awal dari program ini, yang difokuskan pada penerapan teknologi PLTS berbasis IoT dan kecerdasan buatan yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi UMKM, serta penyediaan alat produksi yang tepat guna bagi UMKM di Mangunharjo. Dengan dilaksanakannya pengabdian ini berhasil mengurangi biaya listrik produksi hingga 50% dan meningkatan kualitas penyimpanan produk yang dihasilkan dapat ditingkatkan hingga kapasitas 1,5-2 ton per harinya.
KEGIATAN PENDAMPINGAN GURU DALAM MANAJEMEN EVALUASI PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 126138 PEMATANGSIANTAR sijabat, osco parmonangan; Panggabean, Eva Saryati; Injen Pardamean Butar-Butar; Sianipar, Herlina Hotmadinar; Agustinus Sirait, Sabar Mangatur
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i3.4598

Abstract

Sosialisasi kegiatan pendampingan guru dalam manajemen evaluasi pembelajaran ini didorong oleh meningkatnya jumlah satuan pendidikan dasar di kota Pematangsiantar. Situasi ini menimbulkan masalah baru bagi guru-guru di tingkat pendidikan dasar yaitu dominasi guru honorer berkualifikasi pendidikan yang tidak linear dengan bidang keahliannya. Permasalahan ini sebagai dampak rendahnya pengalaman mengajar, penggunaan metode, media, dan evaluasi pembelajaran. Berdasarkan fenomena tersebut, tim pengabdi dosen bersama mahasiswa dari Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan pola pendampingan bagi guru-guru di SD Negeri 125138 Pematangsiantar. Metode pendampingan dilakukan dengan langkah-langkah: mengikuti Focus Group Discussion, orientasi, workshop, unjuk kerja, verifikasi, dan visiting ke sekolah. Hasil kegiatan kegiatan pelatihan dan pendampingan guru dalam manajemen evaluasi pembelajaran ini,  87,25 % berdampak positif meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru. Hal ini dapat dilihat dari adanya pemahaman yang benar dan sempurna pada guru tentang konsep dan urgensi evaluasi dalam program   pembelajaran dan cara pandang guru dan komitmen dalam melaksanakan evaluasi sudah semakin baik khususnya dalam proses manajemen evaluasi pembelajaran anak di SD Negeri 125138 Pematangsiantar untuk semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Dalam perspektif manajemen, kegiatan pengabdian dalam pola pendampingan, workshop, lokakarya, dan sejenisnya telah disusun secara terencana dan terprogram, sehingga mendapatkan dampak yang cukup baik untuk peningkatan proses pembelajaran di sekolah tersebut. Hasil kegiatan ini menyarankan kepada perguruan tinggi agar dapat berkesinambungan melaksanakan kegiatan pengabdian dengan mencermati isu-isu tren dalam dunia pendidikan dasar serta membangun hubungan kerjasama antar lembaga, sehingga tujuan dari manajemen evaluasi pembelajaran dapat meningkat di masa yang akan datang.
Peningkatan Kesadaran Siswa Tentang Pengelolaan Sampah Melalui Sosialisasi Dan Pelatihan Pembuatan Ecobrick Sadewa, I Gusti Ngurah Agung Arya; Pramana, Ida Bagus Gde Agung Yoga; Putri, Putu Riana Artyanti; Winayanti, Ratna Devy
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i3.4612

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah plastik di lingkungan sekolah, khususnya di SMPN 3 Manggis, Kabupaten Karangasem, masih menjadi tantangan yang perlu diatasi. Akumulasi Sampah plastik dan kurangnya kesadaran siswa terhadap pentingnya pengelolaan sampah mengakibatkan perlunya upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah dengan memberikan sosialisasi  pelatihan pembuatan ecobrick sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah plastik. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi konsep daur ulang dan pengelolaan sampah berbasis metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle), diikuti dengan pelatihan praktis pembuatan ecobrick dari limbah plastik yang telah dikumpulkan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa para siswa mampu mengaplikasikan materi yang telah diberikan dengan baik yang dibuktikan melalui keberhasilan siswa dalam membuat ecobrick berkualitas. Setiap kelompok siswa menghasilkan ecobrick dengan kepadatan dan kerapatan yang memenuhi standar, sehingga dapat digunakan sebagai produk daur ulang yang bermanfaat. Keberhasilan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya tercermin dari aspek teknis pembuatan ecobrick, tetapi juga dari partisipasi aktif dan antusiasme siswa selama proses pelatihan. Hasil akhir dari pelatihan ini adalah sejumlah ecobrick yang siap digunakan, menunjukkan bahwa siswa mampu menerapkan metode pengelolaan sampah yang telah dipelajari dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan hasil yang baik bagi siswa dan guru SMPN 3 Manggis dalam peningkatan pemahaman dalam pengelolaan sampah dan keterampilan siswa dalam mengurangi sampah plastik dengan membuat ecobrick. Hasil dari kegiatan ini mendukung upaya pengurangan limbah plastik di lingkungan sekolah secara berkelanjutan.
PENGEMBANGAN MANAJEMEN PRODUK USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH KERUPUK SAGU DI KECAMATAN KUANTAN TENGAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Wedayanti, Made Devi; Siswanto, Apri; Sundari, Eva; Kusumawaty, Yeni; Prafes, Prendy; Fikram, Muhammad
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i3.4613

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini merupakan hasil kompetisi Hibah Dikti Skema Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan Ruang Lingkup Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah tahun 2024. Alasan Pemilihan topik atau pentingnya topik pengabdian ini karena kerupuk Sagu merupakan produk unggulan Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau yang sudah terkenal dan sudah ada sejak tahun 1983. Sehingga sangat perlu dikembangkan dan dilestarikan.   UMKM Kerupuk Sagu Uwit (mitra 1) dan Kerupuk Sagu Sina (mitra 2) menjadi mitra pada pengabdian masyarakat ini. UMKM Kerupuk Sagu Uwit merupakan salah satu UMKM tertua di Kabupaten Kuantan Singingi karena sudah memproduksi kerupuk sagu sejak tahun 2000an dan UMKM kerupuk sagu sina sudah berproduksi sejak tahun 2020 dan sudah terdaftar sebagai UMKM sejak tahun 2023.  Permasalahan PkM ini yaitu belum adanya Standar Operasional Prosedur dan pembagian tugas yang jelas, tidak adanya pembukuan laba rugi secara administrastif dan kurangnya mengelola antara pendapatan usaha dengan biaya pribadi sehingga menyebabkan tidak adanya biaya untuk pengembangan usaha seperti tidak adanya biaya promosi, pelatihan karyawan dll. Permasalahan lainnya juga belum ada pengurusan PIRT dan Sertifikat Halal.  Metode PkM ini adalah melakukan tahapan Sosialisasi mengenalkan program PkM kepada mitra Pelatihan, memberikan pelatihan pembuatan SOP dan Job Desk-Penerapan teknologi, menerapkan teknologi Excel dalam pembuatan keuangan-Pendampingan & evaluasi, pengurusan PIRT dan Sertifikat Halal- Keberlanjutan program. Hasil PkM ini berjalan dengan sukses dengan antusias mitra yang tinggi, ada peningkatan pengetahuan sebelumnya yang belum bisa membuat SOP, Job Desk dan pembukuan laba rugi setelah kegiatan UMKM sudah bisa membuat adminstrasi tersebut. Selanjutnya juga  tim PkM membantu pengurusan PIRT dan Sertifikat Halal UMKM Kerupuk Sagu Uwit dan Sina.
PELATIHAN PEMBUATAN MIE KANGKUNG PADA REMAJA PUTRI DI KELURAHAN FITU, KOTA TERNATE, MALUKU UTARA Rusliana Muhamad Saleh, Erna; Bahri, Syamsul; Ibrahim, Abu Rahmat
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i3.4617

Abstract

Kangkung segar merupakan salah satu produk unggulan yang dihasilkan oleh Kelurahan Fitu, menjadikannya sebagai pusat produksi kangkung di Kecamatan Ternate Selatan. Namun, selama ini, hasil produksi kangkung tersebut hanya dipasarkan dalam bentuk segar, tanpa pengolahan lebih lanjut yang rentan mengalami kerusakan, terutama saat hasil panen melimpah. Oleh karena itu, pengolahan kangkung menjadi produk olahan lain sangat diperlukan untuk meningkatkan nilai jual dan mengurangi potensi kerugian. Untuk mendukung hal ini, transfer teknologi mengenai pengolahan kangkung menjadi produk turunan, seperti mie kangkung, dirasa penting dilakukan melalui pelatihan. Pelatihan tersebut diberikan kepada 20 remaja putri di Kelurahan Fitu, dengan materi meliputi pemilihan bahan utama dan tambahan, pengolahan kangkung, pembuatan adonan mie, pembentukan mie, pengukusan, serta cara penyajiannya. Setelah mengikuti pelatihan, para peserta menunjukkan minat yang tinggi untuk menerapkan keterampilan ini dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa peserta bahkan berminat untuk mengembangkan kegiatan ini menjadi sebuah usaha. Hal ini terungkap melalui diskusi yang berlangsung selama pelatihan. Mereka melihat bahwa kegiatan ini berpotensi untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Untuk memastikan keberlanjutan kegiatan dan pengembangan usaha, monitoring dan pendampingan akan terus dilakukan. Diharapkan dengan pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan melalui pelatihan ini, remaja putri di Kelurahan Fitu, Kota Ternate, dapat memanfaatkan peluang usaha baru. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta semangat kewirausahaan mereka.
Rekayasa Ulang Proses Bisnis Kelompok Tani Parijotho Muria Kudus Melalui Penerapan Mesin Pengering Cerdas Riza Radyanto, Mohammad; Ma’sum, Muhammad Ali; Lusiana, Veronica
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i3.4618

Abstract

Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus merupakan sentra budidaya tanaman Parijoto (Medinella Speciosa Blume) buah endemik yang banyak tumbuh di lereng Gunung Muria pada ketingggian 900-1200 mdpl. Mitra pengabdian adalah Kelompok Tani Parijotho Muria Kudus yang membudidayakan buah parijoto hingga pengolahan hasil panen. Dalam proses produksi dan budi dayanya kelompok ini dihadapkan pada permasalahan rendahnya produktivitas pengolahan hasil panen dan keseragaman mutu produk yang tidak sama karena belum memiliki standar mutu. Hal tersebut disebabkan karena alat produksi dan pemrosesannya masih menggunakan cara yang sederhana dan manual karena keterbatasan sumber daya. Metode kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah rekayasa ulang proses bisnis dalam bentuk diseminasi hasil penelitian dosen berupa pemanfaatan alat produksi cerdas berbasis Internet of Things (IoT) salah satunya adalah mesin pengering buah parijoto yang menggunakan sistem arduino dengan tujuan agar petani meningkatkan produktivitasnya dalam mengolah hasil panen. Selain itu, melalui kegiatan pelatihan dan sosialisasi pentingnya pemanfaatan teknologi cerdas dalam proses pengolahan hasil panen, paska pengabdian masyarakat petani memiliki peningkatan level keberdayaan mitra dari sisi aspek produksi, manajemen dan sosial kemasyarakatan berupa meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan. Penerapan teknologi cerdas pada alat produksi memberikan dampak signifikan berupa: pemanfaatan alat pengering berteknologi IoT, terjadi kenaikan pasokan bahan baku dari semula 50% menjadi 70 %, produktivitas meningkat dari 10 liter per hari menjadi 15 liter per hari. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berimplikasi pada peningkatan produktivitas dan mutu produk hasil panen melalui standarisasi mutu dan proses produksi.
Pemberdayaan Kelompok Tani Rahmat II Melalui Pemanfaatan Limbah Tempurung dan Sabut Kelapa Muh Arman; Hafid, Muhammad Fachry; Abdullah, Nuryahya; Rahman, Baso; Annisa, Lutfiah; Noho, Try Aditya; Diva Tirani; Azis, Hijrah Amaliah
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i3.4624

Abstract

Desa Manyampa adalah salah satu wilayah bagian dari Kecamatan Ujungloe yang memiliki luas Wilayah 42 Km persegi dengan 25% merupakan area pertanian kelapa. Berdasarkan survey lapangan, ditemukan jika anggota kelompok tani rahmat II memiliki lahan Perkebunan kelapa dengan luasan area 0,5-4 hektar lahan. Potensi buah kelapa yang dihasilkan berada pada kisaran 1.000-12.000 biji buah kelapa yang dipanen setiap 2 bulan. Merupakan daerah yang memiliki potensi besar dalam pengelolaan limbah tempurung dan sabut kelapa. Namun, masyarakat setempat belum sepenuhnya memanfaatkan limbah tersebut secara optimal sehingga bernilai ekonomis. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat Desa Manyampa dalam memanfaatkan limbah tempurung dan sabut kelapa melalui teknologi pirolisis, serta memberikan pelatihan pembuatan briket dan pestisida organic asap cair yang memiliki nilai jual tinggi. Teknologi pirolisis dipilih karena merupakan metode yang efektif dalam mengubah limbah menjadi produk yang bernilai guna, seperti arang yang diolah menjadi briket-briket dan juga menghasilakn pestisida organik berupa produk asap cair. Kegiatan pengabdian ini meliputi sosialisasi teknologi pirolisis, pelatihan pembuatan briket, pelatihan pemanfaatan asap cair serta pendampingan dalam proses produksi dan pengemasan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah tempurung dan sabut kelapa. Selain itu, masyarakat juga mampu memproduksi briket dan asap cair dengan kualitas yang baik, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan mereka melalui penjualan produk tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan, dan memberikan dampak positif dalam pengembangan ekonomi lokal melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia.
Pendampingan Analisis Laporan Keuangan dan Pengendalian Internal sebagai Strategi Pencegahan Fraud Hernat, Okevanrianus Putra; Halim, Kusuma Indawati; Novianty, Novianty; Louw, Febriana
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i3.4629

Abstract

Pendampingan dalam pengelolaan laporan keuangan dan penguatan pengendalian internal sangat penting bagi perusahaan dagang untuk mencegah terjadinya fraud. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada PT Central Kapuas Utama dalam melakukan analisis dan pengelolaan laporan keuangan, serta memperkuat sistem pengendalian internal sebagai strategi utama dalam pencegahan fraud. Pencegahan fraud memerlukan langkah-langkah sistematis, salah satunya melalui pengelolaan laporan keuangan yang transparan dan penguatan pengendalian internal yang efektif. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada PT Central Kapuas Utama dalam mengelola laporan keuangan serta memperkuat sistem pengendalian internal sebagai strategi utama dalam pencegahan fraud. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pendampingan ini adalah partisipatif dengan metode pelatihan, konsultasi, dan evaluasi berkelanjutan. Pendampingan difokuskan pada pengelolaan laporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan standar akuntansi, serta penerapan pengendalian internal yang efektif untuk mendeteksi dan mencegah potensi fraud. Selama proses pendampingan, dilakukan audit internal untuk mengidentifikasi kelemahan sistem, serta simulasi kasus fraud untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan perusahaan dalam menghadapi ancaman tersebut.  Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman manajemen PT Central Kapuas Utama tentang pentingnya laporan keuangan yang valid dan andal, serta penguatan sistem pengendalian internal. Penerapan kontrol yang lebih ketat dalam proses operasional terbukti meningkatkan deteksi dini terhadap potensi fraud dan meminimalisir risiko keuangan. Selain itu, pendampingan ini berhasil memperkuat integritas sistem pelaporan keuangan dan meningkatkan kesadaran seluruh staf terhadap pentingnya pengendalian internal dalam pencegahan fraud.
Empowerment of Batik MSMEs in Jombang Through Green Innovation Towards a Green Batik Industry Wibowo, Nugroho Mardi; Widiastuti, Yuyun; Siswadi; Ni’am, Achmad Chusnun; Abdillah, Nur Moch; Ayu Pramono , Vinta Tiara; Putri, Lisa Amelia; Boimau, Yusri; Ghifari, Fitrah Hilmi
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i3.4642

Abstract

Industri batik di Kabupaten Jombang memiliki kontribusi signifikan dalam perekonomian nasional. Meskipun demikian, sebagian besar UMKM batik di wilayah ini masih menggunakan metode produksi konvensional yang tidak ramah lingkungan, seperti penggunaan bahan kimia berbahaya dan pembuangan limbah tanpa pengolahan yang tepat. Kondisi ini menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan, termasuk pencemaran air dan tanah. Untuk mengatasi tantangan ini, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM Batik Jombang, terutama CV Pesona Batik Jombang, melalui penerapan inovasi hijau yang berfokus pada keberlanjutan industri batik. Metode yang diterapkan dalam program ini mencakup serangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi dan pelatihan, hingga penerapan teknologi, pendampingan intensif, dan evaluasi hasil. Pelatihan yang diberikan kepada mitra berfokus pada penggunaan pewarna alami Indigofera, yang lebih ramah lingkungan dibanding pewarna sintetis, serta penerapan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan metode elektrokoagulasi untuk mengurangi polusi yang dihasilkan dari proses produksi. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan kapasitas mitra dalam menerapkan praktik produksi yang lebih ramah lingkungan, terlihat dari peningkatan omset produk batik pewarna alami sebesar 41,28% dalam kurun waktu empat bulan. Selain itu, penerapan IPAL berhasil mengolah hingga 4.000 liter air limbah menjadi air bersih yang bisa digunakan kembali, mengurangi beban pencemaran lingkungan secara signifikan. Program ini membuktikan bahwa inovasi hijau mampu meningkatkan daya saing produk batik, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dan mendorong keberlanjutan UMKM batik. Keberhasilan ini juga menyoroti pentingnya adanya dukungan finansial, akses terhadap teknologi mutakhir, serta kebijakan yang kondusif untuk membantu UMKM batik mengadopsi praktik produksi yang berkelanjutan.

Page 1 of 3 | Total Record : 26