cover
Contact Name
Syahrial Ayub
Contact Email
syahrial_ayub@unram.ac.id
Phone
+6281803711284
Journal Mail Official
syahrial_ayub@unram.ac.id
Editorial Address
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/jpmsi/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27152545     EISSN : 27152537     DOI : https://doi.org/10.29303/jpmsi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (JPMSI) | p-ISSN : 2715-2545, e-ISSN : 2715-2537 |merupakan salah satu jurnal Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Jurnal ini diterbitkan oleh Universitas Mataram. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia diterbitkan dua kali dalam setahun (Periode Juni dan Desember) dan dimulai pada bulan Desember 2019 oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram. Artikel dapat diterima dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. JPMSI merupakan wadah publikasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan kegiatan social kemasyarakatan untuk dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum. Cakupan dari jurnal ini, adalah pengabdian kepada Masyarakat, kegiatan Sosial Kemasyarakatan, dan Community Service Responsibility.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 257 Documents
Sosialisasi Berbagai Jenis Kupu-Kupu Indah Sebagai Materi Pengayaan Keanekaragaman Hayati di SMPN Sekitar Kawasan Taman Wisata Alam Suranadi Ilhamdi, M. Liwa; Idrus, Agil Al; Santoso, Didik; Zulkifli, Lalu; Mertha, I Wayan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.79

Abstract

Pembelajaran materi keanekaragaman hayati yang kontekstual di sekolah sekitar Taman Wisata Alam Suranadi belum dilakukan karena tidak ada buku dan media VCD pembelajaran kontekstual yang menyajikan keanekaragaman hayati di sekitar sekolah. Faktor ini yang menjadi permasalahan utama mitra dan tawaran penyelesaiannya adalah dengan mensosialisasikan keanekaragaman hayati khususnya kupu-kupu yang ada di sekitar sekolah. Pembelajaran yang menyenangkan  berbasis lingkungan sekitar atau CTL (Contextual Teaching and Learning) karena siswa dapat  melihat secara nyata, mengalami sendiri materi pelajaran  yang ada di sekitar lingkungannya.  selanjutnya dengan CTL dapat meningkatkan hasil belajar  Siswa dibelajarkan dengan buku dan VCD yang berisi materi pelajaran yang ada di sekitar siswa. Hasil belajar siswa di SMPN sekitar taman wisata Suranadi masih di bawah standar KKM 75. Metode kegiatan ini adalah sosialisasi dengan penjelasan, penyajian isi buku dan penayangan VCD Pembelajaran, tanya jawab dan diskusi.   Tujuan dari kegiatan  ini untuk mensosialisasikan berbagai jenis kupu-kupu indah sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMPN sekitar kawasan Taman Wisata Alam Suranadi. Setelah selesainya pelaksanaan kegiatan ini juga akan dilaksanakan  pendampingan pembelajaran yang dilakukan guru untuk melaksanakan pembelajaran berbasis lingkungan. Hasil pengabdian sebagai berikut 1) telah dilakukan sosialisasi berbagai jenis kupu-kupu indah sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMPN sekitar kawasan Taman Wisata Alam Suranadi 2) peserta kegiatan pengabdian 100% mengikuti, menanggapi dan memahami materi sosialisasi.  Kesimpulan sosialisasi berbagai jenis kupu-kupu indah sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di  SMPN sekitar TWA Suranadi dalam kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik dengan antusiasme peserta kegiatan yang tinggi.Kata Kunci : Sosialisasi, Keanekaragaman hayati, Kupu-kupu, Suranadi
Pelatihan Pembelajaran IPA Berbasis Inkuiri Berbantuan KIT Bagi Guru-Guru SD Di Kota Mataram Sutrio, Sutrio; Sahidu, Hairunnisyah; Harjono, Ahmad; Gunada, I Wayan; Hikmawati, Hikmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.80

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar guru-guru SD di kota Mataram mampu merancang dan menerapkan pembelajaran IPA berbasis inkuiri berbantuan KIT yang tersedia di sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah mengadakan pelatihan penggunaaan KIT IPA dengan tahapan (1) mengenalkan nama alat dan fungsinya, (2) mensimulasikan penggunaan KIT dalam pembelajaran IPA berbasis inkuiri, (3) pendampingan praktik penggunaan KIT IPA untuk menemukan konsep-konsep IPA dan diskusi penerapannya dalam pembelajaran. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam merancang dan menerapkan pembelajaran IPA berbasis inkuiri berbantuan KIT. Guru-guru mulanya kurang menguasai penggunaan KIT atau tidak pernah menggunakannya dalam pembelajaran menjadi lebih mengetahui dan memahami cara menggunakan KIT dalam pembelajaran IPA berbasis inkuiri. Kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan mengadakan kegiatan yang sama secara berkala dan pendampingan untuk memaksimalkan kemampuan guru menggunakan KIT dalam pembelajaran. Keywords: Pelatihan Pembelajaran IPA, Inkuiri, KIT, Guru SD
Penyuluhan Penggunaan Alat Peraga Rangkaian Listrik Sederhana bagi Guru-Guru SD Negeri 6 Mataram Wahyudi, Wahyudi; Makhrus, Muh.; Gunada, I Wayan; Ayub, Syahrial; Zuhdi, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.81

Abstract

Salah satu masalah di dunia pendidikan adalah rendahnya kemampuan guru-guru dalam menggunakan peralatan laboratorium IPA SD, yang secara tidak langsung berakibat rendahnya penguasaan materi IPA bagi siswa-siswa SD. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah, dalam proses belajar mengajar, guru perlu menggunakan media pembelajaran sebagai alat bantu belajar, yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu media pembelajaran adalah alat peraga praktek (APP) IPA, yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam pembelajaran,  yaitu untuk menjelaskan konsep, sehingga siswa memperoleh kemudahan dalam memahami hal-hal yang dikemukakan guru, memantapkan penguasaan materi yang ada hubungannya dengan bahan yang dipelajari, dan mengembangkan keterampilan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melatih guru-guru SD 6 Negeri Mataram dalam penggunakan APP IPA sederhana.  Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan tutorial cara menggunakan APP IPA sederhana tentang rangkaan listrik. Setelah mengikuti kegiatan ini, guru-guru SD Negeri 6 Mataram memperolah tambahan wawasan pengetahuan dan keterampilan penggunaan APP IPA sederhana untuk rangkaian listrik, sehingga bisa dipraktekkan dalam pembelajaran IPA SD.    Kata kunci: Media pembelajaran, Alat Peraga Praktek (APP) IPA
Kemampuan Mitigasi dan Kapasitas Resiko Gempa Bumi Pada Mahasiswa Magister IPA Universitas Mataram Kosim, Kosim -; Makhrus, Muhamad; Hakim, Aliefman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v5i2.82

Abstract

Abstract: Bencana Gempa Bumi tak dapat diprediksi kapan kejadiannya dan seberapa besar resiko bahaya yang akan ditimbulkannya. Manusia hanya bisa berbuat bagaimana mengurangi/memperkecil resiko kerusakan akibat bencana dengan melakukan tindakan mitigasi yaitu mempersiapkan apa yang mesti dilakukan sebelum, sesaat dan pasca bencana. Melalui sosialisasi kapasitas pengurangan resiko kebencanan dan mitigasi bencana pada mahasiswa Magister IPA, diharapkan informasi pengetahuan kebencanaan akan tersebar ke masyarakat yang lebih luas. Berdasarkan kegiatan tersebut telah disebarkan quis pengetahuan kebencanaan melalui google form dan terkumpul data sebanyak 45 partisipan mengenai kemampuan kognitif mitigasi dan kapasitas resiko kebencanaan. Hasil menunjukkan kemampuan kognitif peserta relatif sedang. Artinya pengetahuan yang berhubungan dengan kebercanaan perlu desiminasi
Peningkatan Kompetensi Teknologi Informasi Berbasis Produk bagi Calon Guru melalui Kegiatan Study Group Prodi Tadris Fisika FTK UIN Mataram Arizona, Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.84

Abstract

Kompetensi di bidang teknologi informasi di Era Revolusi Industri 4.0 menjadi suatu keniscayaan terutama bagi seorang calon pendidik. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengasah kompetensi teknologi informasi di bidang pendidikan bagi calon guru di Prodi Tadris Fisika FTK UIN Mataram dengan berbasis produk. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 11 September sampai 9 Oktober 2019 di Ponpes Darul Qur’an (Kampus Relokasi UIN Mataram). Peserta kegiatan terdiri atas calon guru (mahasiswa semester V dan VII Prodi Tadris Fisika FTK UIN Mataram). Materi pengabdian terdiri atas 1) penggunaan Google Classroom, 2) pembuatan video pembelajaran, 3) blog pembelajaran, 4) media poster (leaflet) dan 5) penyusunan soal berbasis komputer (CBT). Pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pemberian materi setiap pekan, pendampingan dalam bentuk praktik langsung, penugasan, dan penilaian terhadap produk yang telah dilakukan. Setiap peserta dibagi menjadai beberapa kelompok untuk mengurai keterbatasan peserta yang tidak memiliki laptop atau smartphone. Di akhir pengabdian peserta diberikan form isian melalui Google Form sebagai bahan evaluasi pelaksaan study group. Berdasarkan analisis respon peserta terhadap kegiatan study group, rata-rata peserta memberi tanggapan dengan kategori sangat baik. Produk yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu Blog Prodi Tadris Fisika, Channel Youtube Prodi Tadris Fisika, video pembelajaran, poster (leaflet) pebelajaran dan soal CBT fisika.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Pisang Sebagai Produk Olahan Untuk Meningkatkan Pendapatan di Desa Mamben Baru Kecamatan Wanasaba Lombok Timur Safana, Mega; Faresta, Rangga Alif; Raenaldi, Raenaldi; Mufidah, Yuraeda; Kamal, Eta Lestari; Faroby, Muhammad Adzy; Zamzami, Zamzami; Safitri, Ivo Yolanda; Fakhriyah, Novita Nurul; Sofy, Peny Aulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i1.85

Abstract

East Lombok Regency has great potential in agriculture. One of them is Mamben Baru Village, Wanasaba District in the plantation sector Banana is one of the most abundant plantation commodities, especially when the main harvest time arrives, namely from April to May. However, the problem that arises is that the people of Mamben Baru Village are not yet skilled at processing bananas into high economic value products. So that the aim of this program is to provide training in making banana-based preparations. The stages in this empowerment activity start from the preparation stage, the activity implementation stage and the product evaluation stage. The results obtained in this empowerment activity arethe creation of processed products that can help the people of Mamben Baru Village in developing processed banana products into cookies and banana chips so that they can increase community income. So that the formation of people who are skilled in processing bananas into processed products that have their own uniqueness with the flavors offered so that they have more selling power. This empowerment program provides benefits that can improve the skills of the Wanasaba Village community.
Kemampuan Mitigasi dan Kapasitas Resiko Gempa Bumi Pada Mahasiswa Magister IPA Universitas Mataram Kosim, Kosim; Makhrus, Muhamad; Hakim, Aliefman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.86

Abstract

Bencana Gempa Bumi tak dapat diprediksi kapan kejadiannya dan seberapa besar resiko bahaya yang akan ditimbulkannya. Manusia hanya bisa berbuat bagaimana mengurangi/memperkecil resiko kerusakan akibat bencana dengan melakukan tindakan mitigasi yaitu mempersiapkan apa yang mesti dilakukan sebelum, sesaat dan pasca bencana. Melalui sosialisasi kapasitas pengurangan resiko kebencanan dan mitigasi bencana pada mahasiswa Magister IPA, diharapkan informasi pengetahuan kebencanaan akan tersebar ke masyarakat yang lebih luas. Berdasarkan kegiatan tersebut telah disebarkan quis pengetahuan kebencanaan melalui google form dan terkumpul data sebanyak 45 partisipan mengenai kemampuan kognitif mitigasi dan kapasitas resiko kebencanaan. Hasil menunjukkan kemampuan kognitif peserta relatif sedang. Artinya pengetahuan yang berhubungan dengan ini perlu desiminasi. Keywords: mitigasi bencana, kapasitas resiko gempa bumi
Serabi Milenial (Serial) Sebagai Inovasi Kue Serabi Unggulan di Desa Borok Toyang Guna Meningkatkan Eksistensi Produk Lokal: Pengabdian Masyarakat Adawiah, Rabiatun; Raihanun, Siti; Sopiati, Rohana; Atmanegara, Lalu Kusnendar; Saptia, Ria Duana; Hadisaputra, Saprizal; Junaidi, Eka; 'Ardhuha, Jannatin; Ashyar, Mochammad; Ayub, Syahrial
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i1.92

Abstract

Program kegiatan 1000 Wirausaha Baru merupakan salah satu program kegiatan pada KKN New Normal Universitas Mataram yang dilaknasakan selama empat puluh lima hari di Desa Borok Toyang, Sakra Barat. Program ini bertujuan untuk melatih masyarakat di desa tersebut agar dapat mengembangkan kreativitas dan meningkatkan inovasi dalam berwirausaha. Serabi milenial (serial) merupakan salah satu produk lokal di Desa Borok Toyang yang saat ini masih dalam bentuk kue sederhana. Alasan pemilihan produk serial ialah untuk meningkatkan eksistensi produk lokal di semua kalangan termasuk di kalangan generasi milenial. Bentuk pengabdian yang dilakukan yaitu dengan melakukan sosialisasi pada ibu-ibu yang terdaftar dalam Pogram Keluarga Harapan (PKH). Terpilih sebanyak lima orang untuk mengikuti kegiatan sosialisasi di Dusun Dasan Lekong. Metode pembuatan serial masih secara tradisional dengan menggunakan cetakan sederhana. Perbedaan kue serial dengan serabi biasa ada pada tambahan varian warna dan varian toping. Analisis ekonomi usaha serial antara lain: BEP (Break Event Point) dalam unit yaitu 372 biji kue serabi, B/C Ratio yaitu 6,6 dan ROI (Return On Investment) sebanyak 33%. Hasil tersebut menggambarkan bahwa serabi milenial layak dikembangkan sebagai usaha dengan keuntugan besar. Tindak lanjut untuk usaha serial antara lain pembuatan surat izin usaha dagang, pembuatan surat izin BPOM dan pembuatan toko serial.Keywords: P1000WB, Usaha, Serial  
Penyusunan Spesimen Awetan Tumbuhan dan Hewan Di SMPN 20 Mataram Artayasa, I Putu; Muhlis, Muhlis; Ramdani, Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i1.104

Abstract

Abstract: The Biology Science Practicum has a role in improving the quality of science learning, especially Biology material, as well as improving science process skills and students' understanding of science concepts. The Biology Science Practicum requires the availability of plant and animal specimens as the main object of observation, but this is not widely available in the Science Laboratory of SMPN 20 Mataram, thus causing the Biology Science practicum not to be carried out properly. The purpose of this community service is to increase the understanding and skills of teachers to make specimens of preserved plants and animals. The method of implementing community service was to provide training for teachers to make specimens of preserved plants and animals which was conducted in September 2020. The training was guided by lecturers, education staff (laboratory assistants), and students. Questionnaires were given to training participants to evaluate the effectiveness of community service programs. The result of the training was that there were twenty teachers who came from science teachers and other subjects involved in training in making insectariums, herbariums, Mollusca shell preserves, and animal wet preserves, and participants responded that the training had increased the knowledge and skills of teachers in making plant specimens and animal. The conclusion is that the training carried out by providing samples of preserved specimens of living things, demonstrations and assistance in making preserved specimens have an impact on increasing participants' understanding and skills in making preserved specimens of plants and animals. Keywords: Dry and wet preservation of living things; Herbarium; insectarium; Biology practicum; Plant and animal specimens.
Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Berbasis Pendekatan Discovery Learning dan Inquiry Learning untuk Penguatan Ketrampilan Mengajar Guru SMKN 1 Lingsar, Lombok Barat dalam Melaksanakan Kurikulum 2013 Waluyo, Untung; Wildan, Wildan; Karta, I Wayan; Witono, Hari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i1.105

Abstract

Sejalan dengan diberlakukannya Kurikulum tahun 2013 di sekolah di Indonesia, pola pengajaran deduktif (teaching-focused) berubah menjadi pola pengajaran induktif (learning-focused). Tantangan besar yang ditengarai menjadi sandungan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran induktif adalah rendahnya pemahaman dan ketrampilan guru akan model pembelajaran berbasis pendekatan saintifik, seperti discovery dan inquiry learning. Karena kurangnya informasi tentang model pembelajaran induktif, para guru tak terlatih mengembangkan model-model pembelajaran induktif.  Untuk membekali para guru dengan ketrampilan tersebut, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk workshop di SMKN 1 Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.   Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, diantaranya, adalah membekali keterampilan para guru SMKN 1 Lingsar dengan pengatahuan dan ketrampilan dalam merancang, mengembangkan dan menerapkan model pembelajaran discovery dan inquiry learning baik secara luring maupun daring; mengenalkan aneka model pembelajaran yang berorientasi pada pendekatan discovery dan inquiry learning di sekolah target; dan mengembangkan model pembelajaran induktif melalui pemanfaatan Learning Platform sebagai alternative pembelajaran dari rumah di masa pandemi. Metode yang digunakan adalah kegiatan pemecahan masalah, demonstrasi, refleksi dan tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, mengungkap beberapa hasil yang positif, diantaranya seperti: (a) dihasilkannya draft model pembelajaran berbasis discovery dan inquiry learning yang dikembangkan oleh para peserta; (b) munculnya respons positif dari para peserta untuk  memperdalam pengetahuan dan ketrampilan mereka dalam mengembangkan model pembelajaran induktif; dan (c) dari kegiatan curah gagasan dan kegiatan pemecahan masalah terungkap inisiatif untuk membuat rencana tindak lanjut pengembangan model pembelajaran  induktif  melalui pemanfaatan Learning Platform yang berbasis daring (online) dan (d) adanya permintaan dari para guru agar kegiatan serupa dilanjutkan di masa mendatang. Keywords: Kurikulum 2013, Pendekatan Saintifik, Discovery Learning, Inquiry Learning. Â