cover
Contact Name
Setyoko
Contact Email
-
Phone
+6281378980456
Journal Mail Official
fisikafkip@unsam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan -Universitas Samudra Jl. Kampus Meurandeh No. 1, Langsa Lama, Kota Langsa - Aceh - 24416
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Gravitasi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains
Published by Universitas Samudra
ISSN : 2715548X     EISSN : 27155498     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
GRAVITASI: Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains merupakan jurnal peer-reviewed, yang diterbitkan secara berkala 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Samudra. GRAVITASI: Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains ini berisikan artikel hasil penelitian ataupun hasil kajian studi literatur di bidang kajian Pendidikan Fisika dan Sains Fisika dengan scope: penerapan dan pengembangan model pembelajaran, Pengembangan media pembelajaran, kajian kurikulum, pembelajaran berbasis praktikum dan implementasi aplikasi terapan bidang sains fisika: Garavitasi, Termodinamika, Ilmu Bumi dan Antariksa, sains Kebumian, Sains Komputasi, dll.
Articles 104 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran POE (Prediction, Observation and Explanation) Terhadap Model Mental Siswa SMP di Kota Langsa Simamora, Megawati Putri; Putri, Mentari Darma; Saputra, Hendri
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 7 No 01 (2024): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v7i01.10440

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran POE (Prediction, Observation and Explanation) terhadap model mental siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan non-equivalent pretest posttest control group design. Subjek penelitian sebanyak 54 siswa kelas VIII yaitu kelas V111-1 dan kelas V111-2, terdiri dari 27 siswa kelas eksperimen dan 27 siswa kelas kontrol. Instrumen penelitian menggunakan tes uraian yang berjumlah 9 butir soal untuk mengukur model mental siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara skor N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,86 (kategori tinggi) dan skor N-Gain kelas kontrol sebesar 0,44 (kategori sedang) dengan nilai sig 2-tailed (0,000 < 0,05) pada model pembelajaran POE (Prediction, Observation and Explanation) dalam meningkatkan model mental siswa dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini membuktikan bahwa (2) penerapan model pembelajaran POE (Prediction, Observation and Explanation) berpengaruh terhadap model mental siswa. Penerapan model pembelajaran POE (Prediction, Observation and Explanation) dapat meningkatkan model mental siswa secara signifikan. (3) Model mental siswa di kelas eksperimen setelah perlakuan lebih unggul berada pada level model mental scientific dibandingkan dengan level model mental siswa di kelas kontrol yang tetap berada pada level model mental synthetic setelah perlakuan.
Analisis Karakteristrik Dioda Berbasis Eksperimen di Laboratorium Fisika Universitas Sembilanbelas November Kolaka Bulaka, Bardan; Triani; Sukma S.W.N; Dinda; Miranda
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 7 No 01 (2024): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v7i01.10448

Abstract

Sebagai penyearah arus, dioda mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC). Sebagai komponen perangkat elektronik, karakteristik dioda sangat penting untuk diketahui. Dioda adalah bagian elektronik yang penting untuk berbagai aplikasi, dan memahami sifatnya sangat penting untuk pendidikan dan pengembangan teknologi. Percobaan ini menggunakan metode eksperimen. Percobaan ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara tegangan dan kuat arus pada sebuah dioda dengan menggunakan kit listrik dan magnet. Percobaan dilakukan dengan merangkai sirkuit yang terdiri dari dioda, sumber tegangan, dan alat ukur serta tegangan. Pengukuran dilakukan dengan variasi tegangan input untuk mengamati perubahan arus yang mengalir melalui dioda. Hasil percobaan menunjukkan bahwa arus yang mengalir melalui dioda mulai meningkat secara signifikan setelah tegangan mencapai tegangan ambang (threshold voltage). Di bawah tegangan ini, arus yang mengalir sangat kecil dan hamper tidak ada. Sebaliknya, Ketika tegangan di atas tegangan ambang, arus meningkat tajam sesuai karakteristik eksponensial dari dioda. Hubungan antara tegangan dan arus pada dioda diuraikan dalam grafik karakteristik I-V yang menunjukkan adanya daerah forward bias dan reverse bias. Kesimpulannya, percobaan ini berhasil mengidentifikasi karakteristik dioda serta pentingnya tegangan ambang dalam menentukan kinerja dioda dalam rangkaian listrik. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi para praktisi dan akademisi dalam merancang dan menganalisis rangkaian yang melibatkan dioda.
Pengembangan Instrumen Soal Literasi Sains Materi Perubahan Wujud Zat Pada Siswa MTsN Langsa Navisa, Badratun; Khusuma , Rima Nafira; Triana, Lili Indah; Putri, Mentari Darma
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 7 No 02 (2024): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v7i02.10632

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen soal literasi sains materi perubahan wujud zat yang mencakup aspek validitas, reliabilitas, daya pembeda dan tingkat kesukaran soal. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4-D yang terdiri dari empat tahapan utama yaitu, Define (identifikasi kebutuhan dan masalah), Design (perancangan produk awal), Develop (pengembangan dan penyempurnaan melalui uji coba), serta Disseminate (penyebarluasan produk). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dengan instrumen soal pilihan ganda Literasi Sains sejumlah 20 soal. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji daya beda, uji tingkat kesukaran butir soal dan efektivitas pengecoh. Berdasarkan hasil uji coba instrumen ke siswa diperoleh hasil: (1) Sebanyak 12 soal dinyatakan valid dan 8 soal dinyatakan tidak valid, (2) Reliabilitas secara keseluruhan sebesar 0,735 termasuk kategori tinggi, (3) Daya pembeda secara keseluruhan dengan tingkat sedang sebesar 25%, dengan tingkat sangat membeda 50 %, dengan tingkat membeda 15%, dengan tingkat butir diragukan sebesar 5%, dan butir tidak membeda 5%, (4) tingkat kesukaran soal yang dikembangkan sebesar 25% kategori mudah, 45% kategori sukar, 20% sedang, 5 % terlalu mudah dan 5% terlalu sukar. Hasil ini menunjukkan bahwa soal yang dikembangkan sudah cukup layak untuk digunakan dengan revisi yang disarankan.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Berbantuan Phet Simulation untuk Meningkatkan Hasil dan Motivasi Belajar Siswa Kelas V MIN I Langsa .AR, Erniati; Efendi
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 7 No 02 (2024): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v7i02.11161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil dan motivasi belajar siswa kelas V MIN I Langsa pada materi listrik melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbantuan PhET Simulation. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas V yang dipilih secara purposif karena menunjukkan motivasi belajar yang rendah dan hasil belajar di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, angket motivasi belajar berdasarkan model ARCS, tes hasil belajar, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri berbantuan PhET Simulation memberikan dampak positif terhadap keterlibatan siswa, motivasi belajar, dan pemahaman konsep. Nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 56,67 pada pra-siklus menjadi 76,67 pada siklus I, dan 90,33 pada siklus II. Motivasi belajar siswa juga meningkat dari rata-rata 64,54 (kategori sedang) pada pra-siklus menjadi 78,33 (kategori tinggi) pada siklus I, dan 90,04 (kategori Tinggi) pada siklus II dengan peningkatan pada semua indikator: perhatian, relevansi, kepercayaan diri, dan kepuasan. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan simulasi interaktif dalam pembelajaran inkuiri efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan menyenangkan. Model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang relevan untuk mengatasi keterbatasan fasilitas laboratorium di sekolah dasar. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi guru dan peneliti dalam mengembangkan pembelajaran IPA berbasis teknologi yang kontekstual dan inovatif.
Pemanfaatan ChatGPT Dalam Pembuatan Modul Ajar Berdiferensiasi Kurikulum Merdeka Pada Materi Fisika SMA Siboro, Asiroha; Mujasam, Mujasam; br Perangin-angin, Jenia Loken; Iba, Feriyanto
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 8 No 01 (2025): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v8i01.11344

Abstract

ChatGPT merupakan teknologi perangkat cerdas yang menggunakan metode deep learning yang fungsinya dapat memberikan output yang sama dengan hasil kerja manusia ketika mengartikan dan menanggapi bahasa secara alami. Penelitian ini menggunakan studi pustaka dimana peneliti mengumpulkan data tentang ChatGPT kemudian menganalisis hasil yang ditemukan dengan dua prompt (dua versi waktu). Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan salah satu alternatif solusi terhadap permasalahan yang sering dihadapi guru dalam menyusun modul ajar, membuat teknik penilaian, dan membuat instrumen evaluasi hasil belajar serta untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pada proses pembelajaran. Permasalahan yang sering muncul adalah perencanaan pembelajaran yang tidak kontekstual dimana para guru umumnya hanya mendowload modul ajar milik orang lain dari internet dan kurangnya waktu dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran hal ini nantinya dapat dipermudah dengan bantuan ChatGPT. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan studi pustaka yang terdiri dari: (1) Penelusuran sumber primer dan sekunder, (2) Pengelolaan data/pengutipan referensi, (3) Menampilkan data, (4) Interpretasi data, (5) Kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah Guru mampu membuat modul ajar dalam waktu kurang dari 10 menit dan dapat membantu siswa dalam menjawab konsep-konsep pelajaran yang belum dimengerti tetapi dalam penggunaannya perlu diberikan arahan dan peringatan agar tidak selalu ketergantungan pada AI.
Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa Fisika Menggunakan Five-Tier Diagnostic Test (FTDT) Pada Materi Kesetimbangan Benda Tegar Musdar, Musdar; Hamid, Abdul; Saputri, Mawarni
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 8 No 01 (2025): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v8i01.11494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk miskonsepsi mahasiswa program studi Pendidikan Fisika pada materi kesetimbangan benda tegar dengan menggunakan instrumen Five-Tier Diagnostic Test (FTDT). Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif terhadap 60 mahasiswa semester IV dan VI di FKIP Universitas Syiah Kuala. Instrumen FTDT yang digunakan mencakup lima aspek yaitu: pilihan jawaban, alasan, tingkat keyakinan terhadap jawaban dan alasan, serta pola kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12,5% mahasiswa mengalami miskonsepsi dengan tingkat keyakinan tinggi, dan hanya 35,5% yang memahami konsep secara ilmiah. Miskonsepsi paling umum berkaitan dengan pemahaman momen gaya dan arah rotasi. Data ini menunjukkan bahwa miskonsepsi tidak sekadar ketidaktahuan, melainkan pemahaman alternatif yang keliru namun diyakini benar. Penggunaan FTDT terbukti efektif dalam mengungkap miskonsepsi secara mendalam serta memberikan informasi diagnostik yang lebih akurat dibandingkan instrumen konvensional. Hasil ini merekomendasikan penggunaan FTDT sebagai bagian dari strategi pembelajaran diagnostik untuk meningkatkan kualitas pemahaman konseptual mahasiswa.
Pengembangan Media Pembelajaran IPAS Berbasis Video Canva Pada Materi Struktur Atom dan Tabel Periodik Unsur di SMP/MTs Ramadani, Nofeni; Lestari Ningsih, Wahidya; Alya Firda, Dini; Dwi Wardhani, Na’imahtul Zakiyah; Risdalina, Risdalina
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 8 No 01 (2025): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v8i01.11592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video menggunakan aplikasi Canva pada materi Struktur Atom dan Tabel Periodik Unsur untuk siswa SMP/MTs. Penggunaan media berbasis video diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep abstrak dalam ilmu IPAS, khususnya pada materi yang tergolong sulit dipahami melalui pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model DDDE (Define, Design, Develop, Evaluate). Tahap Define dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan karakteristik siswa serta materi pembelajaran. Tahap Design meliputi perancangan storyboard dan skenario video. Tahap Develop adalah proses pembuatan video menggunakan aplikasi Canva. Terakhir, tahap Evaluate dilakukan untuk menilai kelayakan media melalui validasi ahli dan uji coba terbatas kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video pembelajaran yang dikembangkan tergolong sangat layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS. Media ini mampu menarik minat belajar siswa serta membantu mereka memahami materi Struktur Atom dan Tabel Periodik Unsur secara lebih visual dan interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video yang dikembangkan dinyatakan “Sangat Layak” untuk digunakan, dengan persentase kelayakan 92,73% untuk aspek tampilan dan desain, serta 90,00% untuk kualitas isi materi. Skor total keseluruhan mencapai 91,43%, menunjukkan bahwa media ini memenuhi standar pedagogis dan mampu meningkatkan minat serta pemahaman siswa. Penyusunan materi yang berjenjang dari konsep sederhana ke kompleks dinilai mendukung prinsip konstruktivisme, sementara penggunaan elemen visual dan audio sejalan dengan teori pembelajaran visual.
Pengaruh Pendekatan Multirepresentasi Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Mahasiswa Pendidikan Fisika Sambiri, Usman; Saputra, Aji; Isra, Hutri Handayani
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 8 No 01 (2025): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v8i01.11637

Abstract

Pemahaman konsep fisika merupakan hal penting dalam mempelajari fisika. Pemahaman konsep yang baik akan memudahkan dalam memahami pengetahuan yang lebih mendalam. Namun, kenyataannya mahasiswa kesulitan dalam memahami konsep-konsep fisika yang abstrak dan membutuhkan kemampuan representasi yang baik. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah pendekatan multirepresentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan multirepresentasi dalam pembelajaran fisika terhadap pemahaman konsep fisika mahasiswa pendidikan fisika FKIP Universitas Khairun. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan menggunakan satu kelas. Desain penelitian menggunakan one group pretest posttest only yaitu sampel akan diberikan tes di awal dan di akhir setelah diberikan perlakuan. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan fisika semester 4 yang mengambil mata kuliah alat ukur listrik. Mahasiswa akan diberikan tes pemahaman konsep di awal dan di akhir pembelajaran. Data dianalisis menggunakan N-gain untuk melihat perbedaan skor pretest dan posttest dan dilakukan uji t berpasangan untuk melihat signifikansi antara skor pretest dan posttest. Hasil analisis data menunjukkan N-gain diperoleh 0.29 yang berada pada kategori rendah. Hasil uji statistik diperoleh nilai t hitung = 9.77 dengan p value = 0.0007. Nilai tersebut lebih besar dari nilai t tabel = 2.667 dengan derajat kebebasan 6 dan alfa = 0.005. Oleh karena itu, secara statistik terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Hal tersebut mengindikasikan bahwa pendekatan multirepresentasi memiliki pengaruh yang efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa meskipun skor N-gain masih dalam kategori rendah.
Efektivitas Game Edukasi Fisika Bermuatan Literasi Saintifik dan Etnosains Pada Materi Hukum Newton Tentang Gerak Ikram, Riziqul; Hidayati, Hidayati; Dwiridal, Letmi; Novitra, Fuja
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 8 No 01 (2025): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v8i01.11643

Abstract

Kompetensi siswa pada mata pelajaran fisika di kelas XI SMAN 1 Batang Kapas belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti kegiatan pembelajaran siswa hanya mendengar dan mencatat apa yang disampaikan oleh guru, guru sering menggunakan metode ceramah, serta media pembelajaran yang digunakan belum inovatif dan interaktif. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk memberikan solusi dengan menggunakan game edukasi fisika bermuatan literasi saintifik dan etnosains pada materi hukum newton tentang gerak dalam pembelajaran di kelas XI SMAN 1 Batang Kapas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media game edukasi fisika dengan siswa yang tidak menggunakannya serta mengetahui keefektifan game edukasi fisika terhadap hasil belajar siswa kelas XI. Untuk mencapai tujuan penelitian, dilakukan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Randomized Control Group Posttest Only Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 1 Batang Kapas tahun ajaran 2024/2025, dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes tertulis untuk kompetensi pengetahuan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis kesamaan dua rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kompetensi pengetahuan pada kelas eksperimen 77,19 dan kelas kontrol 54,69. Dari uji t’ diperoleh t’ hitung > t’ tabel, sehingga hipotesis kerja diterima untuk kompetensi pengetahuan. Kesimpulan penelitian yaitu adanya perbedaan antara hasil belajar siswa yang menggunakan game edukasi fisika dengan siswa yang tidak menggunakan game edukasi fisika serta game edukasi fisika efektif untuk digunakan.
Pengaruh Model PjBL (Project Based Learning) Berbasis Etnofisika Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Muhammad Agussalim; Putri, Mentari Darma; Muhammad Yakob
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 8 No 01 (2025): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v8i01.11671

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model PjBL (Project Based Learning) berbasis etnofisika terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa di salah satu SMA di kota Langsa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasy Experimental dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian ini sebanyak 54 siswa dengan 27 siswa pada kelas eksperimen dan 27 siswa pada kelas kontrol dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian ini yaitu tes esai kemampuan berpikir kreatif siswa dan angket respon siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas eksperimen dengan skor N-Gain sebesar 0,63 (kategori sedang) dibandingkan pada kelas kontrol dengan skor N-Gain sebesar 0,31 (kategori sedang); (2) respon siswa terhadap penerapan model PjBL (Project Based Learning) berbasis etnofisika terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa menunjukkan respon yang positif. Maka dari itu secara keseluruhan terdapat pengaruh model PjBL (Project Based Learning) berbasis etnofisika terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa.

Page 9 of 11 | Total Record : 104