cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
FAKTOR RISIKO ACUTE FATIGUE PADA PENGEMUDI BUS DENGAN VARIABEL FAKTOR INDIVIDU Asmimi, Julia Asmimi; Rupiwardani, Irfany; Susanto, Beni Hari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46035

Abstract

Kelelahan akut (acute fatique) pada pengemudi bus merupakan kondisi yang dapat membahayakan keselamatan kerja dan lalu lintas. Pengemudi yang mengalami kelelahan cenderung memiliki tingkat kewaspadaan dan konsentrasi yang menurun, sehingga berisiko lebih tinggi mengalami kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kelelahan akut pada pengemudi bus di PT X 8X. Desain penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional , melibatkan 40 pengemudi aktif sebagai responden yang diambil secara total sampling . Data dikumpulkan menggunakan kuesioner karakteristik responden dan Fatigue Assessment Scale (FAS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelelahan akut dengan faktor individu seperti usia (p=0,001), status gizi (p=0,032), riwayat penyakit (p=0,008), dan kebiasaan merokok (p=0,041). Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik individu memainkan peran penting dalam mempengaruhi tingkat kelelahan akut pada pengemudi bus. Konsumen dengan usia lebih tua, status gizi yang kurang baik, riwayat penyakit tertentu, serta kebiasaan merokok khususnya perokok berat cenderung memiliki risiko kelelahan yang lebih tinggi.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS ALAK TAHUN 2024 Engge, Elisabeth Tresia; Mado, Fransiskus G.; Nayoan, Christina R.; Littik, Serlie K. A.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46049

Abstract

Ibu hamil wajib melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC) sebanyak enam kali selama masa kehamilan. Namun, di wilayah kerja Puskesmas Alak, tingkat pemanfaatan pelayanan ANC masih tergolong rendah. Tujuan dari penelitian ini yaitu diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan ANC pada ibu hamil di Puskesmas Alak tahun 2024. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III yang berjumlah 130 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square untuk melihat adanya hubungan antara masing-masing faktor terhadap pemanfaatan pelayanan ANC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden kurang memanfaatkan pelayanan ANC (<6 kali kunjungan) sebanyak 21 orang (38,2%), sedangkan yang memanfaatkan sebanyak 34 orang (61,8%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p = 0,003), paritas (p = 0,009), dan dukungan keluarga (p = 0,006) dengan pemanfaatan pelayanan ANC. Ibu hamil dengan pendidikan tinggi, paritas rendah (primipara), dan dukungan keluarga yang baik lebih banyak memanfaatkan pelayanan ANC. Sementara itu, variabel jarak tempat tinggal (p = 0,300), ketersediaan fasilitas kesehatan, dan dukungan tenaga kesehatan (p = 0,150) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pemanfaatan pelayanan ANC. Keluarga, diharapkan dapat lebih proaktif dalam mendampingi dan memberikan dukungan kepada ibu hamil. Keterlibatan keluarga terbukti berpengaruh besar dalam mendorong ibu melakukan pemeriksaan ANC secara lengkap. Dukungan ini tidak hanya berupa materi, tetapi juga perhatian, motivasi, serta kesiapan untuk mendampingi ibu ke fasilitas kesehatan.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS MEDIA TIKTOK DAN LEAFLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMAN 5 KUPANG Ranga Nguru, Angjeliana Patrisia; Romeo, Petrus; Ndun, Helga J.N.; Junias, Marylin Susanti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46054

Abstract

Kasus HIV/AIDS di Kota Kupang menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir, yakni 91 kasus pada 2021, meningkat menjadi 151 kasus pada 2022, dan mencapai 210 kasus pada 2023. Edukasi kesehatan melalui media yang tepat menjadi strategi penting untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terkait HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media TikTok dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMAN 5 Kupang. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan two group pre-test post-test design. Sampel terdiri dari 82 siswa kelas XI yang dibagi dalam dua kelompok, masing-masing menerima intervensi menggunakan media TikTok dan leaflet. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan (skala Guttman) dan sikap (skala Likert). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik media TikTok maupun leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan peningkatan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi pada kedua kelompok, dengan nilai p = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi melalui media edukasi, baik yang berbasis digital seperti TikTok maupun media cetak seperti leaflet, dapat memberikan dampak positif terhadap pengetahuan dan sikap remaja. Namun, rata-rata peningkatan pengetahuan dan sikap lebih tinggi pada kelompok TikTok (pengetahuan: 1,83; sikap: 7,22) dibandingkan leaflet (pengetahuan: 1,39; sikap: 3,46). SMAN 5 Kupang dan Dinas Kesehatan Kota Kupang perlu mempertimbangkan penggunaan media sosial seperti TikTok sebagai sarana edukasi kesehatan yang inovatif dan menarik bagi remaja.
PENGATURAN AREA SCANNING SERTA PENGGUNAAN FITUR ORGAN DOSE MODULATION (ODM) PADA PEMERIKSAAN CT-SCAN KEPALA Muhammad Akbar Saputra; Dewi, Sofie Nornalita; Mufida, Widya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46326

Abstract

Pemeriksaan CT-Scan kepala trauma di Instalasi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Gombong dilakukan dengan penyesuaian area scanning mulai vertex sampai menti atau cervical dan penggunaan fitur Organ Dose Modulation (ODM) yang digunakan pada orbita selama pemeriksaan. Terdapat perbedaan prosedur pemeriksaan yang digunakan tersebut dengan literatur, area scanning yang direkomendasikan pada protocol CT-Scan kepala trauma adalah dari 2 cm diatas vertex sampai symphysis menti tanpa menggunakan fitur ODM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pemeriksaan CT-Scan kepala trauma, fungsi fitur ODM serta alasan penyesuaian area scan range di Instalasi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Gombong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan di Instalasi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Gombong pada bulan Februari-Maret 2025 dengan subjek penelitian 3 radiografer, 1 PPR, dan 1 dokter spesialis radiologi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemeriksaan dilakukan hanya dengan persiapan umum, posisi pasien head first, menggunakan protokol Head Non Contrast serta menggunakan scan area dari vertex sampai menti atau cervical dan upaya proteksi radiasi yang dilakukan dengan penyesuaian area scanning dan penggunaan fitur ODM yang bertujuan mengurangi dosis radiasi pada mata. Penyesuaian area scanning dilakukan untuk mengantisipasi fraktur pada daerah cervical dan untuk mencegah pengulangan scanning. Penambahan gambaran 3D dilakukan saat terdapat fraktur pada wajah. Sebaiknya pada pemeriksaan CT-Scan kepala trauma menggunakan protokol emergency agar dapat mempercepat penanganan dan head strap untuk mengurangi pergerakan kepala pasien
LEAN AND SIX SIGMA IMPLEMENTATION IN HOSPITAL PHARMACY SETTING: A LITERATURE REVIEW Firdaus, Wangi; Ciptono, Wakhid Slamet; Satibi, Satibi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46337

Abstract

Lean dan Six Sigma merupakan pendekatan manajemen mutu yang telah banyak diadopsi di sektor pelayanan kesehatan, termasuk di instalasi farmasi rumah sakit, guna meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mengidentifikasi metodologi yang digunakan, intervensi yang diterapkan, serta dampak implementasi Lean dan Six Sigma terhadap berbagai indikator kinerja di lingkungan farmasi rumah sakit. Tinjauan sistematis dilakukan menggunakan tiga database utama, yaitu Scopus, PubMed, dan Science Direct, dengan kata kunci “Lean” ATAU “Six Sigma” DAN “Farmasi”, serta mengikuti pedoman PRISMA. Dari 54 artikel yang teridentifikasi, 11 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis menunjukkan lima metodologi implementasi, dengan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) sebagai yang paling dominan. Sebanyak 40 intervensi ditemukan dalam studi terpilih dan diklasifikasikan ke dalam enam kategori utama, dengan tiga intervensi paling umum meliputi pengembangan proses atau sistem baru, penyediaan alat atau instrumen, dan perancangan ulang tata letak. Evaluasi dampak menggunakan lima kategori indikator utama menunjukkan bahwa penerapan Lean dan Six Sigma secara umum berdampak positif, seperti penurunan waktu layanan, pengurangan kesalahan pengobatan dan biaya, serta peningkatan kualitas, volume produksi, dan kepuasan pasien. Diperlukan penelitian lanjutan di berbagai konteks farmasi rumah sakit untuk mengeksplorasi indikator-indikator lain yang relevan.
EPIDEMIOLOGI KEJADIAN LEPTOSPIROSIS SETELAH BANJIR DI DESA KEBONHARJO KECAMATAN PATEBON, 2025 Aziza, Nur; Presenta, Lorda; Dharmawan, Yudhy; Muh, Fauzi; Abrori, Imam
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46358

Abstract

Pada tahun 2025 ditemukan enam kasus leptospirosis akibat banjir di Desa Kebonharjo, Kabupaten Kendal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kasus leptospirosis berdasarkan variabel orang, waktu, dan tempat. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu 6 kasus yang diperiksa menggunakan tes RDT. Pemeriksaan sampel ginjal tikus dan air diuji menggunakan tes PCR oleh Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Banjarnegara. Karakteristik kasus yaitu berjenis kelamin laki-laki (83,3%); berusia 46-56 tahun (66,6%); bergejala nyeri betis (100%) dan badan lemah (83,3%). Semua kasus leptospirosis ditemukan pada bulan Februari 2025. Wilayah dengan kasus terbanyak berada di RW 2 dan 3 (33,3%). Faktor yang ditemukan yaitu adanya tikus dan genangan air di rumah (100%); kondisi selokan yang buruk (66,7%), mengalami luka pada kulit (50,0%) dan melakukan kontak dengan tikus (33,3%). Hasil pemeriksaan 24 tikus ditemukan 16 (66,7%) Rattus tanezumi dan 7 (30,4%) ginjal tikus positif bakteri Leptospira spp. Kejadian leptospirosis ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang buruk akibat banjir dan tingginya kepadatan tikus, sehingga diperlukan untuk melakukan pengendalian tikus dengan memasang perangkap (traping).
HUBUNGAN USIA GESTASIONAL DAN KEPEMILIKAN BUKU KIA DENGAN KEJADIAN BBLR DI SULAWESI TENGAH (ANALISIS DATA SKI 2023) Khatimah, Husnul; Hardianti, Andi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46365

Abstract

Keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan dapat dinilai dari indikator derajat kesehatan masyarakat, dimana salah satunya adalah melalui Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Salah satu faktor yang menyebabkan tinggi AKB adalah kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). BBLR merupakan kejadian dimana bayi lahir dengan berat badan dibawah 2500 gram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kejadian BBLR dengan usia gestasional dan kepemilikan buku KIA dengan menggunakan metode analisis deskriptif menggunakan data sekunder dari hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 di Provinsi Sulawesi Tengah. Total sampel yang digunakan adalah 20.012 yang merupakan data sampel SKI tahun 2023. Hasil uji bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kepemilikan buku KIA dengan kejadian BBLR (p=0,000) dan usia gestasional secara statistik memiliki hubungan signifikan dengan kejadian BBLR (p=0,000). Kepemilikan buku KIA dan usia gestasional memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian BBLR.
PERAN KOPING RELIGIUS DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP RESILIENSI MAHASISWA Rohma, Syafira; Tondok, Marselius Sampe
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46367

Abstract

Mahasiswa yang memasuki fase peralihan dari masa sekolah ke perguruan tinggi, mengalami banyak tugas perkembangan yang lebih kompleks, dimana mahasiswa dituntut untuk bisa menjadi individu yang resilien agar mampu melewati tuntutan kehidupanakademik dengan baik. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran koping religius dan dukungan sosial dalam menjadikan mahasiswasebagai pribadi yang resilien. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif, dengan subjek penelitiannya adalah mahasiswa di salah satu Universitas X dengan total 265 partisipan. Penelitian ini menggunakan tiga jenis alat ukur, yaitu The Brief RCOPE, The Social Provisions Scale (SPS), dan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, koping religius dan dukungan sosial berperan sebagai faktor protektif yang dapat meningkatkan resiliensi mahasiswa. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa dukungan memberikan kontribusi sebesar 8,88% terhadap resiliensi sedangkan koping religius memberikan kontribusi sebesar, 4,05%. Namun, dukungan sosial memiliki kontribusi negatif terhadap resiliensi mahasiswa, sehingga perlu didalami lebih lanjut karena bertentangan dengan temuan empiris sebelumnya.
PERILAKU PENCARIAN PENGOBATAN IBU BERSALIN PASCA TERDIAGNOSIS HEPATITIS B DI PUSKESMAS OEPOI KOTA KUPANG Mawikere, Elisabeth; Limbu , Ribka; Ndun, Helga J.N.; Junias, Marylin Susanti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46405

Abstract

Hepatitis B adalah infeksi virus yang menyerang hati dan dapat menyebabkan penyakit akut maupun kronis dengan dampak serius pada kesehatan. Prevalensi hepatitis B pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Oepoi, Kota Kupang, tergolong tinggi dan memengaruhi rendahnya kesadaran serta pengetahuan ibu bersalin dalam mencari pengobatan setelah diagnosis. Penularan vertikal meningkatkan risiko penyakit kronis pada bayi. Penelitian ini bertujuan mengkaji perilaku pencarian pengobatan ibu bersalin pasca terdiagnosis hepatitis B dengan fokus pada persepsi tingkat keparahan, manfaat, hambatan, keyakinan diri, dan isyarat untuk bertindak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan purposive sampling pada ibu bersalin pasca terdiagnosis hepatitis B. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara tematik melalui transkripsi dan pengkodean. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu bersalin yang terdiagnosis hepatitis B memandang penyakit ini sebagai kondisi serius akibat kekhawatiran terhadap dampak jangka panjang dan risiko penularan pada bayi. Persepsi tersebut mendorong perubahan gaya hidup dan pencarian pengobatan secara aktif. Dukungan keluarga dan edukasi dari tenaga kesehatan meningkatkan keyakinan diri serta kepatuhan dalam menjalani pengobatan. Hambatan yang ditemui meliputi kendala finansial dan akses layanan kesehatan. Kesimpulannya, persepsi keparahan penyakit, manfaat pengobatan, hambatan eksternal, keyakinan diri, serta isyarat untuk bertindak seperti dukungan sosial dan edukasi kesehatan berperan penting dalam perilaku pencarian pengobatan ibu bersalin pascaterdiagnosis hepatitis B. Kata kunci : health belief model, ibu bersalin, penyakit hepatitis B, perilaku pencarian pengobatan
PENGUJIAN LEAD APRON DENGAN MENGGUNAKAN METODE RADIOGRAFI DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD DR SOEDONO MADIUN Spica, Krishna Widya; Fa’ik, Muhamad; Liscyaningsih, Ike Ade Nur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46452

Abstract

Pengion radiasi, seperti sinar-X, meskipun bermanfaat dalam dunia medis, juga membawa risiko terhadap kesehatan tenaga medis dan pasien. Salah satu upaya mitigasi terhadap bahaya radiasi adalah dengan menggunakan alat pelindung diri, salah satunya adalah lead apron . Penelitian ini bertujuan untuk melihat penyimpanan, hasil pengujian, serta kelayakan lead apron yang digunakan di Instalasi Radiologi RSUD dr. Soedono Madiun. Jenis penelitian yang digunakan adalah mix method dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengujian radiografi menggunakan pesawat sinar-X Digital Radiography (DR). Penelitian ini dilaksanakan di RSUD dr. Soedono Madiun pada bulan Agustus 2024 hingga bulan Mei 2025. Subjek penelitian adalah 1 fisikawan medis sedangkan objek penelitian adalah pengujian lead apron . Pengujian dilakukan dengan membagi permukaan apron menjadi empat kuadran dan menimbulkan adanya kebocoran atau kerusakan internal pada lapisan Pb. Dari data pengujian kemudian disajikan dan dibahas serta dibandingkan secara teoritis serta dengan peneliti terdahulu mengenai pengujian lead apron kemudian ditarik kesimpulan Hasil uji lead apron kelima di Instalasi Radiologi RSUD dr. Soedono Madiun yaitu, lead apron 1, 2, 3 terdapat lekukan dan lead apron 4 terdapat lubang kecil berukuran 3mm² dan adanya robekan di sisi kanan atas sedangkan lead apron 5 memiliki kondisi yang paling bagus ditandai dengan tidak ada lubang maupun lekukan pada hasil pengujian. Meskipun terdapat kerusakan minor, seluruh lead apron masih memenuhi standar kelayakan penggunaan sebagai alat pelindung diri berdasarkan batas toleransi yang ditetapkan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan frekuensi pengukuran minimal setahun sekali serta menyediakan rak khusus untuk penyimpanan apron guna mempertahankan kualitas proteksi radiasi.