cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN TINGKAT STRES AKADEMIK TERHADAP KUALITAS TIDUR SISWA DAN SISWI KELAS IX SMP NEGERI 6 MATARAM Sari, Baiq Merna Merta; Herlina, Lenny; Arigi, Lalu Ahmad Gamal; Irawati, Deasy
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48736

Abstract

Stres akademik merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi siswa remaja, khususnya dalam lingkungan pendidikan yang penuh tuntutan seperti di sekolah. Stres akademik dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan siswa, salah satunya adalah kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat stres akademik dengan kualitas tidur siswa dan siswi kelas IX di SMP Negeri 6 Mataram, serta peran faktor demografis, seperti jenis kelamin dan tingkat pendidikan ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional berbasis studi cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 207 siswa kelas IX yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Student Life Stress Inventory (SLSI) untuk mengukur stres akademik dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat stres akademik dengan kualitas tidur (p = 0,000, r = 0,278), dimana semakin tinggi tingkat stres akademik, semakin buruk kualitas tidur siswa. Selain itu, faktor jenis kelamin mempengaruhi tingkat stres akademik dan kualitas tidur, dengan siswa perempuan mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dan kualitas tidur yang lebih buruk dibandingkan siswa laki-laki. Berdasarkan hasil ini, disarankan untuk mengimplementasikan program manajemen stres di sekolah untuk membantu siswa mengelola stres dan meningkatkan kualitas tidur mereka.  
HUBUNGAN WORK LIFE BALANCE DENGAN GENDER DAN STATUS PERNIKAHAN PADA PERAWAT IGD RSUD HAJI PROVINSI JAWA TIMUR Nafiah, Mar Atun; Ardyanto, Yustinus Denny
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48785

Abstract

Work-life balance (WLB) merupakan kondisi dimana individu mampu mengelola tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi secara seimbang. Profesi perawat, khususnya yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD), memiliki karakteristik pekerjaan dengan intensitas tinggi yang berpotensi mengganggu keseimbangan tersebut. Faktor gender dan status pernikahan diduga memiliki peran penting dalam pencapaian WLB. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara WLB dengan gender dan status pernikahan pada perawat IGD RSUD Haji Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat IGD RSUD Haji Provinsi Jawa Timur dengan metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner WLB yang dikembangkan oleh Fisher, Bulger, dan Smith (2009). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 5%. Dari 32 responden, mayoritas berjenis kelamin perempuan (69%) dan berstatus menikah (84%). Sebagian besar responden berada pada kategori WLB rendah (63%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara WLB dengan gender (p < 0,001) serta status pernikahan (p < 0,002). Dimana mayoritas responden yang memiliki tingkat WLB rendah adalah perempuan (75%), sedangkan berdasarkan status pernikahan, responden yang sudah menikah cenderung mengalami WLB lebih rendah (95%).
PENGARUH PELAYANAN KEPERAWATAN BERBASIS THEORY OF HUMAN CARING TERHADAP MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN Tetelepta, Norita Marici; Dedi, Blacius
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48823

Abstract

Perawat sebagai profesi tenaga kesehatan dengan jumlah terbanyak mempunyai kontribusi besar dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu. Caring menjadi salah satu esensial penting dalam pelaksanaan pelayanan keperawatan yang bermutu.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelayanan keperawatan berbasis theory of human caring terhadap mutu pelayanan keperawatan. Penelitian ini menggunakan rancangan quasy experimental design dengan post test with control group design. Responden penelitian ini yaitu 126 perawat yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran mutu pelayanan keperawatan yang dilakukan satu bulan setelah intervensi pelatihan terkait pelayanan berbasis teori human caring didapatkan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol dengan p = 0,000, dimana mutu pelayanan keperawatan pada kelompok intervensi lebih tinggi dengan skor nilai tengah 91, jika dibandingkan dengan skor pada kelompok kontrol sebesar 60. Pelatihan terkait pelayanan berbasis teori human caring kepada perawat dapat dijadikan salah satu strategi untuk meningkatkan perilaku caring dan mutu pelayanan keperawatan.
PENGARUH EVALUASI BERKALA KINERJA PERAWAT TERHADAP MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN Rumadaul, Nur Samti; Dedi, Blacius
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48825

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang bermutu semakin meningkat setiap tahunnya. Perawat sebagai profesi tenaga kesehatan dengan jumlah terbanyak mempunyai kontribusi besar dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu. Salah satu metode untuk menjamin mutu pelayanan keperawatan yaitu melakakuan monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan. Untuk mengetahui pengaruh evaluasi berkala kinerja keperawatan terhadap mutu pelayanan keperawatan. Penelitian ini menggunakan rancangan quasy experimental design dengan pre test and post test without control. Responden penelitian ini yaitu 108 perawat yang bertugas secara langsung memberikan asuhan keperawatan kepada pasien baik di Ruang Rawat Inap maupun Ruang Rawat Jalan. Analisis statistic yang digunkan adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pelayanan keperawatan mengalami peningkatan setelah dilakukan evaluasi berkala terhadap kinerja perawat, dimana pengukuran saat pretest menunjukkan skor nilai minimum 63, maksimum 97, median 72 dan setelah saat posttest menunjukkan skor meningkat dengan nilai minimum 67, maksimum 101 dan median 77. Uji statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara evaluasi berkala kinerja perawat terhadap mutu pelayanan keperawatan dengan nilai p = 0,000. Evaluasi kinerja secara rutin terbukti menjadi strategi penting dalam mendorong perawat untuk memberikan pelayanan yang lebih profesional, terukur, dan sesuai standar, sehingga berdampak positif terhadap kualitas asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien.
ANALISIS BAHAYA DAN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA DI BAGIAN INSTALASI GIZI RSU GMIM BETHESDA TOMOHON Rawung, Putri Bellatrix; Kawatu, Paul A. T.; Mantjoro, Eva M.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48866

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja di rumah sakit tidak hanya menjadi perhatian utama di ruang medis seperti ruang operasi dan laboratorium, tetapi juga di area non-medis seperti instalasi gizi. Di balik aktivitas memasak, memotong, dan menyajikan makanan, terdapat berbagai potensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Pekerja di instalasi gizi terlibat dalam berbagai aktivitas harian yang memiliki potensi bahaya baik dari aspek fisik, kimia, maupun ergonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis bahaya, menilai tingkat risiko dan menyusun rencana pengendalian terhadap potensi bahaya yang ada di lingkungan kerja instalasi gizi RSU GMIM Bethesda Tomohon. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis Penelitian Kualitatif. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari - Juni 2025. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang terdiri dari kepala instalasi gizi, tenaga pengolahan makanan, tenaga pramusaji, dan tim K3. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa potensi bahaya yang mencakup faktor lingkungan seperti lantai licin dan suhu panas, faktor alat seperti peralatan tajam dan bahan kimia, serta faktor manusia seperti posisi kerja yang tidak ergonomis dan risiko infeksi silang. Dari hasil penilaian risiko, ditemukan bahwa sebagian besar aktivitas tergolong dalam kategori low risk dan medium risk, namun terdapat beberapa aktivitas yang memiliki high risk, terutama pada proses memotong dan memasak bahan makanan yang melibatkan peralatan tajam dan paparan panas yang tinggi. Selanjutnya, hasil pengendalian risiko yang dapat dilakukan meliputi kepatuhan penggunaan alat pelindung diri, perbaikan sarana fisik seperti ventilasi ruangan, serta pelatihan tentang ergonomi kerja.
AKTIVITAS FISIK REMAJA PUTRI TERHADAP OBESITAS: LITERATURE REVIEW Sibagariang, Eva Ellya; Tambunan, Sayulita Lestari Br; Siagian, Masryna
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48914

Abstract

Obesitas pada remaja putri merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang semakin mengkhawatirkan dan perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan sosial remaja. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode tinjauan pustaka (literature review) guna menganalisis hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan risiko terjadinya obesitas pada remaja putri. Data dalam penelitian ini diperoleh dari 320 jurnal ilmiah yang bersumber dari database Google Scholar dan PubMed, dengan kriteria inklusi berupa jurnal yang diterbitkan antara tahun 2014 hingga 2025 dan membahas isu-isu yang relevan. Setelah dilakukan proses seleksi berdasarkan kelayakan isi dan kesesuaian topik, dipilih sebanyak 20 jurnal yang dianalisis lebih lanjut secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya aktivitas fisik secara signifikan meningkatkan risiko obesitas pada remaja putri. Selain itu, ditemukan pula faktor-faktor lain yang turut memengaruhi, seperti pola makan tidak sehat, kurangnya edukasi gizi, kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, serta persepsi negatif terhadap bentuk tubuh. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa intervensi melalui pendidikan gizi, dorongan aktivitas fisik, serta dukungan keluarga dan teman sebaya sangat efektif dalam mencegah obesitas. Aktivitas fisik yang cukup dan teratur merupakan kunci penting untuk menjaga berat badan ideal dan mendukung pertumbuhan remaja putri yang sehat.
PENGEMBANGAN BUKU SAKU ELEKTRONIK TENTANG POLA MAKAN SEHAT BAGI KEHIDUPAN MAHASISWA KOST Nugrahaeni, Meita Tyas; Yutanti, Wulan Tri; Tarempa, Genta Nazwar; Annashr, Nissa Noor
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48948

Abstract

Pola makan yang tidak sehat menjadi salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit tidak menular (PTM), khususnya pada mahasiswa yang tinggal di indekos. Permasalahan kesehatan yang sering terjadi akibat pola makan tidak sehat diantaranya Penyakit Tidak Menular seperti paru obstruk kronik, diabetes mellitus, overweight dan obesitas, hipertensi, kolesterol, dan kardiovaskular, serta kesehatan mental seperti stress, depresi, dan gangguan kecemasan yang berakibat pada gangguan pada perilaku makan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media promosi kesehatan berupa buku saku elektronik untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pola makan sehat. Penelitian menggunakan pendekatan research and development dengan tahapan P-Process, meliputi analisis situasi, desain strategis, pengembangan dan uji coba media, implementasi dan monitoring, serta evaluasi. Subjek penelitian adalah 25 mahasiswa yang tinggal di Kost Ladies Accomodation, Kota Tasikmalaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan metode pengumpulan data kuantitatif (kuesioner pre- test dan post- test) serta kualitatif (wawancara mendalam). Evaluasi efektivitas media dilakukan melalui uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan setelah intervensi, dengan nilai p- value sebesar 0,000, dengan rata- rata post- test (88,40) lebih tinggi dibanding pre- test (66,80). Media promosi kesehatan digital melalui buku saku elektronik “Sudahkah Kamu Makan Hari Ini?” terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan berpotensi mendorong perubahan perilaku pola makan sehat di kalangan mahasiswa kost.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN STRES AKADEMIK PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 JATINOM KLATEN Febrian, Anggun Dyah; Wijayanti , Anisa Catur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48955

Abstract

Siswa mengalami tekanan dalam suatu situasi berujung pada stres akademik yang menyebabkan perilaku, emosi positif, dan reaksi tubuh siswa akibat dorongan belajar. Stres akademis siswa akan mengalami masalah perilaku dan psikologis, kecemasan berlebihan, dan gangguan psikosomatis selain kelelahan mental dan keputusasaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibutuhkan dukungan sosial baik guru, siswa maupun teman. Metode observasional analitik diterapkan dalam riset ini dengan memanfaatkan pendekatan kuantitatif serta desain cross-sectional. Sejumlah 256 siswa menjadi populasi pada riset dengan sampel yang diambil yakni terdiri dari 111 siswa. Rumus lameshow dimanfaatkan dalam riset guna menghitung sampel dengan teknik dalam mengambil sampelnya menggunakan Simple Random Sampling. Dukungan sosial serta stress akademik menjadi dua buah variable dalam riset. Kuesioner dimanfaatkan untuk mengumpulkan data sedangkan teknik univariat dan bivariat (Chi-square) dimanfaatkan untuk menganalisis data. Dan dari hasil riset diperoleh adanya korelasi negative antara dukungan sosial dengan stres akademik (p-value 0,0001). Dukungan sosial yang tinggi akan berpengaruh terhadap menurunnya stress akademik terbukti. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi siswa, guru dan orang tuan untuk memberikan dukungan semaksimal mungkin untuk membantuk dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi siswa khususnya akademik.
Asupan Natrium dan Status Obesitas sebagai Faktor Risiko Kejadian Hipertensi pada Remaja di Kota Kupang Ully, Novini Handayani; Oematan, Grouse T.; Liufeto, Mega O. L.; Jutomo, Lewi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48985

Abstract

Hipertensi sering dikaitkan dengan penyakit pada orang dewasa dan orang tua, tetapi tren hipertensi diusia muda juga tidak bisa diremehkan. Tekanan darah sistolik tinggi (SBP) yang dimulai pada masa remaja menjadi faktor risiko PTM utama pada remaja dan dewasa. Riskesdas (2018) menyatakan sebanyak 34,11% penduduk di indonesia tercatat memiliki tekanan darah tinggi, sedangkan menurut data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan prevalensi hipertensi pada remaja usia 15-24 tahun sebanyak 9,3 % sementara di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) prevalensi hipertensi pada 15 tahun keatas sebanyak 24,5%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis asupan natrium dan status obesitas sebagai faktor risiko kejadian hipertensi pada remaja di Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian Case Control. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Kota Kupang.Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportional sampling dan didapatkan 65 kasus dan 65 kontrol. Pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner, Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square dan dihitung kekuatan hubungan faktor risiko dengan menggunakan nilai Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan bermakna antara asupan natrium dengan kejadian hipertensi pada remaja di Kota Kupang (p= 0,001; OR =7,12), serta obesitas dengan kejadian hipertensi pada remaja di Kota Kupang (p= 0,001; ATAU = 12.285). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium dan obesitas dengan hipertensi pada remaja di Kota Kupang.
FAKTOR PERSONAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN NYERI LEHER PADA PEKERJA TENUN LURIK : AN OCCUPATIONAL HEALTH SURVEILLANCE Faradisha, Jihan; Vahira, Dhela
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.49060

Abstract

Pekerja tenun di industri tekstil rentan mengalami keluhan nyeri leher akibat aktivitas kerja statis, repetitif, dan postur tubuh yang tidak ergonomis. Nyeri leher merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang dapat menurunkan produktivitas kerja. Nyeri leher disebabkan karena posisi leher yang menunduk dalam waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor personal (usia, masa kerja, dan Indeks Massa Tubuh (IMT)) dengan tingkat keluhan nyeri leher pada pekerja tenun lurik. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada 60 responden di industri tenun lurik X Klaten, yang terbagi dalam dua kelompok. Data karakteristik responden dikumpulkan melalui kuesioner, dan keluhan nyeri leher diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis statistik menggunakan uji Chi-square dan Spearman Rank. Terdapat hubungan signifikan antara usia dan masa kerja dengan keluhan nyeri leher pada kedua kelompok (p < 0,05). Pada kelompok A tidak terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dan keluhan nyeri leher, namun pada kelompok B terdapat hubungan yang signifikan (p value = 0,011) antara IMT dan keluhan nyeri leher. Semakin tua usia, semakin lama masa kerja, dan semakin tinggi IMT, maka semakin tinggi risiko keluhan nyeri leher. Oleh karena itu, pengendalian faktor risiko ergonomi dan promosi kesehatan kerja perlu dilakukan sebagai langkah preventif terhadap keluhan muskuloskeletal di tempat kerja.