cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DAN KONSUMSI BUAH SAYUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PROLANIS PUSKESMAS GROGOL Nashwa, Nadya; Isnaeni, Farida Nur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48405

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan dalam arteri saat darah dipompa oleh jantung dan diedarkan ke seluruh tubuh. Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan 37,57% penduduk Provinsi Jawa Tengah menderita hipertensi. Hasil studi pendahuluan menunjukkan 73,3% responden dengan rerata konsumsi buah dan sayur <400 gram/hari. Sebanyak 60% responden memiliki kualitas tidur buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dan konsumsi buah sayur dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Prolanis Puskesmas Grogol. Menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross sectional. Sejumlah 42 sampel diperoleh melalui purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang ditentukan. Instrumen yang digunakan meliputi PSQI untuk mengukur kualitas tidur dan SQ-FFQ untuk mengukur rata-rata konsumsi buah dan sayur harian dalam satu bulan terakhir dengan uji statistik menggunakan uji Fisher’s Exact. Hasil studi menunjukkan 73,8% responden memiliki kualitas tidur buruk, 83,33% responden dengan konsumsi harian buah dan sayur <400 gram, serta 54,76% responden mempunyai tekanan darah terkontrol. Uji statistik kualitas tidur dan tekanan darah diperoleh p-value 1,000, serta asupan buah sayur dan tekanan darah dengan p-value 0,214. Hasil ini menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kualitas tidur dan konsumsi buah sayur dengan tekanan darah.   
FAKTOR RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA TUKANG OJEK ONLINE DI MEDAN HELVETIA Sihotang, Widya Yanti; Siregar, Santy Deasy; Sinaga, Valentino
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor risiko musculoskeletal disorser pada pekerja tukang ojek online di Medan Helvetia. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh pekerja tukang ojek online di Medan Helvetia. Besar sampel sebanyak 140 tukang ojek online yang diperoleh dengan metode Purposive Sampling. yaitu subjek yang berdasarkan kriteria atau ciri-ciri tertentu yang cocok dengan karakteristik populasi, pengumpulan data dengan pengisian kuisioner oleh responden. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji fisher dengan signifikansi 95% dan multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tukang ojek online di Medan Helvetia berisiko terkena penyakit musculokeleketal disorder yaitu sebanyak 85,9. Analisis statistik menunjukkan bahwa lama kerja, kebiasaan merokok, kebiasaan olahraga, dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kejadian musculoskeletal disorders pada tukang ojek online di Medan Helvetia.  nilai p-value di bawah 0,05. Berdasarkan hasil uji regresi logistik dapat diketahui bahwa variabel yang berhubungan terhadap faktor risiko musculoskeletal disorders adalah variabel lama kerja, kebiasaan merokok, kebiasaan olahraga, dan beban kerja terhadap musculoskeletal disorders pada tukang ojek online, dan beban kerja sebagai variabel yang paling berpengaruh terhadap Faktor risiko musculoskeletal disorser pada pekerja tukang ojek online di Medan Helvetia
HUBUNGAN FREKUENSI DAN KECUKUPAN ENERGI DALAM SARAPAN DENGAN KELEBIHAN GIZI PADA PESERTA DIDIK SMAN 1 TONDANO Hokky, Jessica Merlyn; Musa, Ester Candrawati; Punuh, Maureen Irinne
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48410

Abstract

Tiga beban masalah gizi pada remaja di Indonesia adalah kekurangan gizi, kelebihan gizi, dan anemia. Asupan makanan yang salah satunya didapat dari sarapan memengaruhi status gizi. Penelitian yang dilakukan di negara-negara Asia-Pasifik, seseorang yang melewatkan sarapan memiliki risiko kelebihan gizi meningkat sebanyak 75% dibanding seseorang yang rutin melakukan sarapan. Di Indonesia, sebanyak 44,6% remaja usia 11-19 tahun tidak melakukan sarapan. Sarapan yang optimal terdiri dari makanan yang mengandung karbohidrat, lauk, sayur atau buah dan memenuhi 15-30% Angka Kecukupan Gizi (AKG). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik dan pendekatan case control serta teknik sampling menggunakan purposive sampling dan matching jenis kelamin dengan perbandingan 1:1 sehingga didapat 24 sampel pada masing-masing kelompok dengan total sampel sebanyak 48 sampel. Kuisioner frekuensi sarapan digunakan untuk mengetahui jumlah kejadian individu dalam mengonsumsi sarapan dalam satu minggu terakhir, IMT/U digunakan untuk mengukur status gizi, dan wawancara food recall 2x24 hours digunakan untuk menghitung jumlah rata-rata konsumsi sarapan dan jenis makanan. Uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis hubungan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia didominasi 16 tahun. Ditemukan masih banyak remaja yang jarang sarapan dan kecukupan energi sarapan tidak sesuai. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan frekuensi dan kecukupan energi sarapan dengan kelebihan gizi (nilai p masing-masing 0,020 dan 0,043 dan nilai OR masing-masing 7,857 dan 4,048). Kejadian kelebihan gizi berhubungan dengan frekuensi dan kecukupan energi sarapan.
GAMBARAN RISIKO GANGGUAN MAKAN DAN STATUS GIZI PADA REMAJA SMA NEGERI 1 LANGOWAN Rumais, Mariani; Punuh, Maureen I.; Musa, Ester C.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48424

Abstract

Gangguan makan berhubungan dengan pola konsumsi makan. Individu yang menderita kondisi ini mungkin mengalami kesulitan mengontrol ukuran porsi makan, baik makan terlalu sedikit maupun terlalu banyak. Status gizi akan dipengaruhi oleh penyakit ini seiring berjalannya waktu. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran risiko gangguan makan dan status gizi pada siswa SMA Negeri 1 Langowan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret - Juli 2025, peneliti di SMA Negeri 1 Langowan menggunakan teknik studi potong lintang untuk melakukan analisis kuantitatif terhadap lingkungan sekolah. Simple random sampling digunakan untuk memilih 110 siswa dari populasi 740 siswa kelas X dan XI di SMA Negeri 1 Langowan. Peneliti dalam penelitian ini menggunakan alat pengukur tinggi dan berat badan merek Seca bersama dengan kuesioner Eating Attitudes Test-26 (EAT-26). Hasil penelitian menunjukkan 47,3% remaja berisiko mengalami gangguan makan, dan 64,5% remaja berstatus gizi baik, 0,9% status gizi buruk, 21,8% status gizi berlebih, dan 12,7% obesitas. Setengah dari 110 remaja berada dalam kategori berisiko gangguan makan.
HUBUNGAN ANTARA CITRA TUBUH DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI KABUPATEN MINAHASA Ondang, Ribka; Punuh, Maureen I.; Mantjoro, Eva M.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48428

Abstract

Perkembangan yang dialami oleh remaja mencakup kemampuan remaja dalam menerima kondisi fisik mereka. Keadaan fisik atau citra tubuh menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangannya. Remaja yang tidak mampu menerima citra tubuhnya dapat mengalami penurunan kepercayaan diri, kebiasaan diet tidak sehat, dan gangguan pola makan yang berpotensi memengaruhi status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dengan status gizi pada remaja di SMA Negeri 1 Langowan, Kabupaten Minahasa. Penelitian kuantitatif melalui pendekatan observasional analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional study. Lokasi tempat penelitian di SMA Negeri 1 Langowan, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Sampel penelitian sebanyak 110 remaja kelas sepuluh dan sebelas yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dengan pemilihan teknik sampel menggunakan probability sampliing dengan metode systematic random sampling. Penelitian ini memakai instrument kuesioner MBSRQ-AS serta alat ukur berat badan dan alat ukur tinggi badan. Dari 110 remaja diketahui status gizi tidak baik dengan citra tubuh negatif 17 responden dan citra tubuh positif 22 responden sedangkan status gizi baik dengan citra tubuh negatif 24 responden dan citra tubuh positif 47 responden. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan analisis antara citra tubuh dengan status gizi untuk 110 responden, dengan hasil r = 0,002 dan P = 0,981 (P>0,05) bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara citra tubuh dengan status gizi pada remaja di SMA Negeri 1 Langowan, Kabupaten Minahasa. Peneliti memberi saran pada remaja yang didapati memiliki citra tubuh negatif untuk fokus pada kemampuan non-fisik seperti prestasi akademik atau hobi untuk membangun kepercayaan diri serta batasi paparan konten yang mempromosikan standar kecantikan tidak realistis.
HUBUNGAN KETEPATAN WAKTU DISTRIBUSI MAKANAN DENGAN KEPUASAN MAKAN PASIEN DI RS PKU MUHAMMADIYAH SUKOHARJO Hanif, Adhwa Aulia; Sarbini, Dwi; Aulia, Afifah Zakiyatul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48444

Abstract

Pelayanan gizi rumah sakit merupakan aspek penting dalam mendukung pemulihan pasien. Salah satu indikator kualitas pelayanan gizi adalah ketepatan waktu distribusi makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketepatan waktu distribusi makanan dengan kepuasan makan pasien di RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif observasional. Sampel berjumlah 54 pasien rawat inap yang dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi tertentu. Data dikumpulkan melalui observasi waktu distribusi makanan dan kuesioner kepuasan makan pasien yang mencakup aspek rasa, tampilan, suhu, tekstur, dan variasi menu. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar distribusi makanan tepat waktu (55,6%) dan mayoritas pasien merasa puas (88,9%) serta sangat puas (11,1%) terhadap makanan yang disajikan. Namun, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara ketepatan waktu distribusi makanan dengan kepuasan makan pasien (p = 0,146). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ketepatan waktu penting dalam sistem pelayanan gizi rumah sakit, kepuasan pasien lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti cita rasa dan porsi makanan. Rumah sakit tetap disarankan untuk mempertahankan standar waktu distribusi demi menjaga kualitas dan efektivitas terapi gizi.
PROGRAM GENERASI BERENCANA SEBAGAI PILAR EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KABUPATEN BANGKALAN Mayangsari, Risma Putri; Muthmainnah, Muthmainnah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48456

Abstract

Kesehatan reproduksi saat ini menjadi salah satu persoalan kesehatan yang kompleks bagi remaja. Remaja yang tidak memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dapat berisiko mengalami kehamilan tidak diingingkan, infeksi menilar seksual, hingga pernikahan dini. Pemerintah mencanangkan program GenRe untuk dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan dan pencegahan perilaku berisiko sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran program Generasi Berencana (GenRe) dalam meningkatkan pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) di Kabupaten Bangkalan.  Penelitian ini adalah studi deskriptif kualitatid yang dilakukan di Dinas KBPPPA Kabupaten Bangkalan selama empat minggu pada tahun 2023. Data diperoleh melalui wawancara, observasi kegiatan GenRe, serta dokumentasi. Analisis dilakukan dengan analysis content untuk mengetahui kontribusi program peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program GenRe di Kabupaten Bangkalan berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Remaja menjadi lebih terbuka dalam membahas isu reproduksi, aktif mengikuti kegiatan edukatif dan konseling serta mampu menyampaikan informasi kepada teman sebaya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pelaksanaan program GenRe berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Masih diperlukan adanya penguatan pelatihan bagi kader GenRe agar dapat menyampaikan informasi dengan lebih efektif. Selain itu distribusi PIK-R di setiap sekolah juga perlu diperluas secara merata dan diperlukan monitoring dan evaluasi berkala
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM IMUNISASI DASAR LENGKAP DI PUSKESMAS OEBOBO KOTA KUPANG TAHUN 2024 GAA, KALISTA; Sirait, Rina Waty; Rahayu, Tanti; Dodo, Dominirsep O.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Puskesmas Oebobo, Kota Kupang, tahun 2024 dengan menganalisis komponen input (sumber daya, pendanaan, dan sarana), proses (perencanaan, pelaksanaan, pencatatan, supervisi), serta output berupa cakupan imunisasi.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari informan kunci dan pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi untuk validasi informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan imunisasi di Puskesmas Oebobo telah terstruktur dengan baik dari sisi organisasi dan logistik. Namun masih ditemukan berbagai hambatan, seperti keterbatasan dana, ketidaksesuaian data sasaran, penolakan imunisasi oleh masyarakat, dan mobilitas penduduk yang tinggi. Pencatatan menggunakan aplikasi ASIK dan pengelolaan vaksin dilakukan secara ketat. Supervisi internal berjalan baik, namun supervisi eksternal masih minim. Meskipun pelaksanaan telah sesuai pedoman, cakupan IDL tahun 2024 hanya mencapai 45,7%, mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Diperlukan peningkatan kualitas perencanaan, edukasi masyarakat, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pemutakhiran data sasaran untuk mendukung keberhasilan program imunisasi.
HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PASIEN TB PARU Madani, Muhammad Hilman Al; Reki, Winarto; Khasanah, Uswatun
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh pendapatan keluarga terhadap akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan lingkungan, serta bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi pengetahuan, sikap, dan perilaku penderita tuberkulosis (TB) paru. Meskipun hubungan antara pendapatan keluarga dengan akses terhadap layanan dasar masih terbatas, studi ini memberikan wawasan mengenai peran faktor ekonomi dalam penyebaran informasi dan tindakan pencegahan TB. Penelitian ini dilakukan di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Cirebon dengan pendekatan analitik observasional menggunakan desain potong lintang. Sebanyak 110 responden dipilih menggunakan metode consecutive sampling, dan data dianalisis menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pendapatan rendah (39,1%), pengetahuan kategori kurang (37,3%), sikap kategori kurang (52,7%), dan perilaku kategori kurang (58,2%). Terdapat hubungan yang signifikan dan korelasi yang kuat antara pendapatan keluarga dengan pengetahuan (p=0,001; r=0,675), sikap (p=0,001; r=0,485), dan perilaku terhadap TB (p=0,001; r=0,497). Pasien dengan pendapatan keluarga yang lebih tinggi cenderung memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai TB paru, sikap yang lebih positif terhadap pengobatan dan pencegahan, serta perilaku yang lebih baik dalam menjalani pengobatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dan pendapatan keluarga dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku penderita TB paru.
GAMBARAN STIGMA DAN DISKRIMINASI PADA REMAJA TERDIAGNOSIS HIV/AIDS DI KOTA KUPANG weni, ima fitriyani; Bunga, Eryc Z. Haba; Ndun, Helga J. N.; Nayoan, Christina R.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48476

Abstract

Remaja terdiagnosis HIV/AIDS berisiko menghadapi stigma dan diskriminasi yang dapat memperburuk kehidupan sosial, psikologis dan kesehatan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stigma dan diskriminasi pada remaja terdiagnosis HIV/AIDS di Kota Kupang. Pendekatan ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan melibatkan 10 informan yang terdiri dari remaja terdiagnosis HIV/AIDS, ibu remaja, dan staf Yayasan Flobamora Jaya Peduli. Data dikumpul melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan  teknik analisis data tematik deduktif. Hasil penelitian menunjukkan remaja terdiagnosis HIV/AIDS mengalami stigma instrumental, stigma simbolis, dan stigma kesopanan, sedangkan diskriminasi yang dialami meliputi penghinaan verbal, penghindaran, dan pengucilan, namun kekerasan fisik tidak dialami oleh remaja. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam pembuatan program kesehatan yang lebih implementatif melalui media video yang mengangkat pengalaman stigma dan diskriminasi pernah dialami ODHA, serta dampaknya terhadap kehidupan ODHA. Melalui program kesehatan dengan media video diharapkan membuat masyarakat melihat dan merasakan dampak stigmadan diskriminasi bagi kehidupan ODHA, sehingga masyarakt bisa mendukung upaya menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA.