cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
OPTIMASI EKSTRAK CURCUMINOID KUNYIT (CURCUMA LONGA LINN) PADA PEWARNAAN SEDIMEN URINE Parida Hutapea, Henny; Pramonodjati, Fredericus
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25990

Abstract

Pemeriksaan sedimen urine merupakan pemeriksaan mikroskopis unsur-unsur organik dan anorganik dari darah, ginjal, saluran kemih yang bertujuan untuk pemeriksaan penyaring. Meskipun pemeriksaan dilakukan dengan alat analyzer urine otomatis, namun konfirmasi hasil tetap menggunakan cara manual dengan pewarna Sternheimer malbin sebagai baku emas. Urine disentrifuge sehingga unsur-unsur organik dan anorganik mengendap dan endapan tersebut diambil lalu diberi zat pewarna. Zat warna ini bersifat karsinogen, tidak stabil dan toksik bagi lingkungan sehingga perlu dicari pewarna alternatif yang alami, misalnya curcuminoid yang terdapat pada rimpang kunyit (Curcuma longaLinn). Curcumin yang berwarna kuning umum digunakan sebagai pewarna makanan, tekstil dan jaringan. Sifat curcuminoid pada kunyit yang aman, mudah larut dalam etanol, mudah meresap di dalam jaringan dan mudah ditemukan diharapkan dapat mewarnai sedimen urine dan digunakan sebagai pengganti Stenheimer Malbin dalam pewarnaan rutin sedimen urine di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan curcumin dalam mewarnai sedimen urine yang meliputi sel epitel, sel darah, dan kristal sekaligus menentukan konsentrasi optimalnya. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan perlakuan menggunakan pewarna ekstrak curcumin 5%, 10%, 20%, 30%, 50%. Pemeriksaan sedimen urine menggunakan metode mikroskopis dengan sampel urine patologis selama satu bulan. Penilaian menggunakan likert scale 1-3 meliputi tingkat pewarnaan, kontras, dan kekotoran. Setelah dilakukan penelitian variasi konsentrasi ekstrak curcumin 10% yang optimal dalam mewarnai sedimen urine dapat dijadikan alternatif pengganti pewarna Sternheimer-malbin
HUBUNGAN RIWAYAT BBLR DAN KELAHIRAN PREMATUR TERHADAP KEJADIAN STUNTING BALITA DI KABUPATEN OGAN ILIR Asya Zahra Izzati¹, Nurmalia Zahra Izzati, Asya; Ermi, Nurmalia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26002

Abstract

Tingginya angka stunting di Ogan Ilir masih menjadi perhatian utama pemerintah pusat dalam pembangunan kesehatan di kabupaten ini. Meskipun prevalensi stunting di Ogan Ilir pada tahun 2022 sebesar 24,9%, namun angka ini belum mencapai angka target 14%. Berat badan lahir rendah (BBLR) serta lahir prematur dapat mengakibatkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan bayi, termasuk malnutrisi yang meningkatkan kemungkinan pertumbuhan terhambat. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan BBLR dan kelahiran prematur dengan prevalensi stunting. Riset ini memakai desain studi kasus-kontrol yang dilaksanakan di September 2023 di 9 desa lokus stunting di Kab. Ogan Ilir. Populasi riset ialah keseluruhan ibu di 9 desa tersebut yang mempunyai anak berumur  0-59 bulan. Sampel riset diambil dengan teknik purposive sampling dengan membandingkan 1:2 diantara kategori kasus (67 balita stunting) dan kelompok kontrol (134 balita non-stunting). Kuesioner, pengukuran antropometri, dan buku KIA digunakan untuk mengumpulkan data. Analisa statistika yang dipakai yakni pengujian chi-square. Perolehan analisis bivariat memperlihatkan BBLR (p-value=0.325, OR=1.383), kelahiran prematur (p-value=0.763, OR=1.095), penghasilan keluarga (p-value=0.565, OR=1.294), serta jarak kehamilan (p-value=0.473, OR=0.767) dengan masing-masing p-value dari variabel > 0,05.  Hingga tahun 2023, kondisi stunting pada bayi (0-59 bulan) di Kab. Ogan Ilir tampaknya tidak berhubungan secara signifikan dengan faktor-faktor seperti berat badan lahir rendah (BBLR), kelahiran prematur, pendapatan keluarga atau jarak kehamilan.
LAPORAN KASUS : MYASTENIA GRAVIS Purwanto, Nadya Putri; Sunaryo, Sunaryo
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26082

Abstract

Myastenia Gravis adalah penyakit autoimun neurologis yang ditandai dengan kegagalan transmisi pada taut saraf otot atau neuromuscular junction (NMJ). Autoantibodi yang paling sering ditemukan pada pasien myasthenia gravis yaitu antibodi terhadap reseptor asetilkolin. Insidens terjadinya myastenia gravis adalah 61.33 kasus per juta orang per tahun dan insidens global pada myastenia gravis antibodi reseptor asetilkolin berkisar antara 4-18 per juta kasus per tahun. Manifestasi klinis yang dapat ditemukan adalah kelemahan pada otot, yang biasanya mempengaruhi otot pada bagian mata, tenggorokan, dan ekstremitas. Pada 10-15% penderita myastenia gravis, timoma (thymic tumor) dapat muncul dan disarankan melakukan reseksi timus, kemoterapi, dan terapi radiasi. Pengobatan utama myasthenia gravis adalah penghambat asetilkolinesterase dan agen imunosupresif.  Laporan kasus ini menyajikan tentang wanita berusia 32 tahun dengan keluhan kedua kelopak mata terasa berat dan sering menutup sendiri serta melihat benda seperti ada dua, terutama jika pasien kelelahan saat bekerja. Keluhan ini sudah dirasakan pasien sejak 5 tahun yang lalu. Dilakukan pemeriksaan fisik yaitu pemeriksaan wartenberg dan tes hitung yang hasilnya positif. Tatalaksana pada pasien ini adalah mestinon 60 mg 3x1 dan mecobalamin 500 mcg 1x1. Hasil dari tatalaksana yang diberikan adalah adanya perbaikan gejala. Kesimpulan laporan kasus ini adalah diagnosis dan tatalaksana dini myastenia gravis dapat meningkatkan kemungkinan pasien mengalami remisi.
GAMBARAN TINGKAT STRES MAHASISWA PROGRAM PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA Pratama, Muh. Khairul; Wiriansya, Edward Pandu; Azis, Uyuni; Syamsuddin, Saidah; Dahlia, Dahlia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26088

Abstract

Stres dapat mempengaruhi kinerja dari mahasiswa kedokteran, karena dapat menurunkan konsentrasi, perhatian, menghambat proses pengambilan keputusan, dan mengurangi kemampuan mahasiswa dalam membangun hubungan baik dengan pasien, sehingga menyebabkan ketidakpuasan pasien terhadap praktik klinis di masa depan. Tujuan penelitian ini  mengetahui gambaran tingkat stres Mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif. Cara pengambilan yang digunakan adalah stratified random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2023 di Rumah Sakit Ibnu Sina. Hasil: penelitian ini didapatkan 128 responden yang merupakan Mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Mayoritas penghasilan orang tua mahasiswa Rp5.000.000 hingga Rp.10.000.000, dan mahasiswa tidak tinggal bersama orang tua. Secara umum didapatkan pada 34 (26,56%) responden mengalami stres. Pada tingkat 1, didapatkan 12 (20,68%) responden sedangkan pada tingkat 2 didapatkan 22 (31,42%) responden mengalami stres baik itu stres ringan, sedang, dan berat. Tingkat stres mahasiswa didapatkan tertinggi saat menjalani bagian bedah 60% responden dan terendah saat di bagian jiwa yaitu 0% responden. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa Tingkat stres Mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia didapatkan sebanyak 26,52%, dimana pada tingkat 1 dan 2 terbanyak mengalami stres ringan, dengan masing masing persentase 20,58% dan 17,14%,  tingkat stres tertinggi pada bagian bedah, dan  terendah di bagian Jiwa.
PERAN EDUKASI DALAM MENGURANGI KASUS TUBERKULOSIS PARU BARU DI WILAYAH PUSKESMAS SINDANG JAYA Setiawan, Maria Stefanny; Eunike, Debora; Aziz, Syaied Auliya Al; Ernawati, Ernawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26129

Abstract

Tuberkulosis paru, sebagai penyakit kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, tercatat oleh WHO sebagai penyakit dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia, menempati posisi kedua terbanyak di dunia. Dalam periode Januari hingga November 2023, terjadi lonjakan signifikan kasus baru TB paru di wilayah Sindang Jaya, dengan total 139 kasus yang tercatat di Puskesmas setempat. Mengingat luasnya area pelayanan Puskesmas Sindang Jaya, terdapat kebutuhan mendesak untuk evaluasi komprehensif guna mengidentifikasi dan mengatasi peningkatan insiden ini. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman komunitas tentang TB paru dan mengimplementasikan intervensi terarah. Melalui pendekatan diagnosis komunitas dan analisis situasi yang mendalam, studi ini mengidentifikasi masalah utama menggunakan Paradigma Blum dan menetapkan prioritas melalui metode non-skoring seperti Teknik Delphi. Analisis penyebab masalah dilakukan dengan diagram fishbone, dan intervensi dirancang berdasarkan kerangka logis. Intervensi yang dilaksanakan meliputi sosialisasi tentang TB paru, edukasi tentang etika batuk dan praktik higiene tangan. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat Desa Sindang Jaya tentang TB paru, dengan lebih dari 80% partisipan menunjukkan pemahaman yang lebih baik pasca-intervensi. Kesimpulannya, dengan penerapan diagnosis komunitas, Desa Sindang Jaya diidentifikasi sebagai area dengan prevalensi TB paru yang tinggi. Identifikasi faktor penyebab dan implementasi intervensi penyuluhan kesehatan berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang penyakit ini dan langkah-langkah pencegahannya.
LEUKOSITOSIS PADA EPILEPSI – LAPORAN KASUS Sathyadi , Elfin Pudja; Hartono, Hartono
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26130

Abstract

Epilepsi adalah salah satu kelainan neurologis paling umum yang dapat menyebabkan gangguan neurobehavioral pada anak mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangannya. Beberapa penelitian telah menunjukkan leukositosis darah tepi ditemukan pada pasien epilepsi post-iktal. Jika tidak hati-hati, hal ini bisa berujung pada penyalahgunaan antibiotik. Kami telah melaporkan kasus pasien epilepsi dengan leukositosis. Seorang pasien perempuan 9 tahun datang dengan kejang tidak terprovokasi yang sudah berulang 4 kali. Pemeriksaan hematologi dilakukan dan ditemukan leukositosis (16.800/ uL). Penatalaksanaan hanya diberikan antikonvulsan dan tidak mencakup anibiotik. Leukositosis dapat disebabkan oleh peran katekolamin sistemik. Atas dasar ini, adanya leukositosis pada pasien epilepsi pasca kejang harus dievaluasi lebih baik sebelum diberikan antibiotik.
INFEKSI SALURAN KEMIH PADA ANAK – LAPORAN KASUS Sukmonurcahyo, Raden Harsisnowo; Hartono, Hartono
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26133

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) termasuk salah satu penyakit yang sering ditemukan pada anak-anak, ditandai dengan keberadaan bakteri dalam jumlah signifikan dalam urin. Laporan kasus ini didedikasikan untuk menguraikan sebuah kejadian ISK pada seorang anak, dengan penekanan pada langkah-langkah klasifikasi dan diagnostik yang penting untuk menilai risiko rekurensi. Kasus yang diuraikan di sini adalah tentang ISK episode pertama, sederhana, dan ringan pada seorang anak perempuan berusia lima tahun, yang dikelola secara efektif dengan terapi antibiotik. Manajemen komprehensif ISK menuntut pemahaman mendalam tentang kategorisasinya, mencakup lokasi infeksi, tingkat keparahan, sifat episodik, presentasi simptomatik, dan faktor penyulit. ISK pada anak-anak sering kali menimbulkan tantangan diagnostik karena sifat gejala yang tidak spesifik dan potensi morbiditas renal yang signifikan jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Kasus ini menekankan pentingnya evaluasi klinis terperinci, didukung oleh investigasi laboratorium seperti analisis urin dan kultur urin, untuk mengonfirmasi diagnosis dan membimbing intervensi terapeutik. Dalam ISK pediatrik, membedakan antara infeksi saluran kemih bawah, seringkali muncul sebagai sistitis, dan infeksi saluran kemih atas, seperti pielonefritis, sangat penting karena perbedaan strategi pengobatan dan implikasi terhadap hasil pasien.
DIAGNOSIS KOMUNITAS UPAYA PENURUNAN KASUS ANEMIA DALAM KEHAMILAN DI DESA TALAGA, CIKUPA Carisa, Felisca; Atzmardina, Zita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26138

Abstract

Diagnosis komunitas merupakan upaya kesehatan pada tingkat masyarakat dan tidak hanya merawat individu namun mencakup keluarga dan lingkungan sekitar tempat tinggal yang berfokus pada pencegahan dan promosi kesehatan. Anemia merupakan salah satu risiko tinggi pada kehamilan, yang merupakan jumlah massa sel darah merah yang berkurang sehingga tidak dapat memenuhi perannya dalam mengangkut oksigen dalam jumlah yang cukup ke jaringan perifer. World Health Organization (WHO) tahun 2020 sebanyak 287.000 ibu hamil meninggal akibat risiko tinggi pada kehamilan. Hasil riskesdas Banten tahun 2018 sebanyak 29,81% ibu hamil mengalami salah satu dari risiko tinggi. Total risiko tinggi kehamilan di Puskesmas Cikupa tahun 2023 sebanyak 417 ibu hamil dan anemia terdapat 15,2%. Upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai anemia dalam kehamilan merupakan hal yang dilakukan untuk menurunkan kasus anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Cikupa. Metode diagnosis yang digunakan adala Paradigma Blum, pengumpulan data melalui mini survei, prioritas masalah ditentukan dengan metode non skoring Delphi, dan akar penyebab masalah menggunakan fishbone. Hasil intervensi dilihat dari nilai test setelah penyuluhan dan skrining kadar Hb. Pemantauan menggunakan siklus Plan–Do-Check-Action (PDCA) dan evaluasi dengan pendekatan sistem. Dari hasil intervensi didapatkan perbedaan rata-rata nilai yang bermakna sebesar 17,65 poin (P <0,01). Berdasarkan hasil intervensi yang dilakukan dapat dinyatakan intervensi berhasil dan diharapkan dapat menurunkan kasus anemia dalam kehamilan di Puskesmas Cikupa.
HUBUNGAN ISKEMIK MIOKARD AKIBAT STRESS MENTAL : LITERATURE REVIEW Salamah, Ummu; Nurhikmawati, Nurhikmawati; Deus, Theo
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26140

Abstract

Penyakit jantung iskemik mewakili sekelompok penyakit yang secara patofisiologis berhubungan dengan iskemia miokard, ketidakseimbangan antara perfusi (suplai oksigen miokard) dan kebutuhan jantung akan darah beroksigen. Biasanya penyakit jantung iskemik diikuti dengan reaksi psikologis seperti kecemasan dan stres. Stres terjadi secara emosional atau fisik dan berasal dari pikiran atau peristiwa yang membuat seseorang merasa marah, frustrasi, atau gugup. Stresor psikososial berkontribusi terhadap faktor risiko kardiovaskular yang mempengaruhi perilaku kesehatan. Iskemia miokard akibat stres mental (MSIMI) didefinisikan sebagai ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen miokard selama stres mental. MSIMI sering terjadi pada pasien CAD dan juga merupakan faktor prognostik kejadian buruk kardiovaskular. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengetahui hubungan iskemia miokard akibat stres mental. Menggunakan metode tinjauan pustaka dengan prinsip Flow Diagram PRISMA. Artikel atau jurnal ilmiah diunduh dari PubMed, Portal Garuda, dan Google Scholar dengan standar SINTA IV dan V. Kata kunci dalam mencari artikel ini adalah iskemia miokard, stres mental. Hasil pencarian ditemukan 118 artikel. Seluruh artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi, kemudian diperoleh 10 artikel penelitian yang akan direview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya infark miokard adalah stres mental. Stres mental yang berkepanjangan menyebabkan respon imun tubuh menurun sehingga tubuh sangat rentan terhadap penyakit, terutama infark miokard
ANALISIS HEALTH RELATED QUALITY OF LIFE (HRQOL) TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN TERAPI ANTI HIPERTENSI PADA PASIEN GAGAL JANTUNG DI RUMAH SAKIT UNHAS Yuliana, Dewi; Poyizar, Poyizar; Emelda, Andi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26173

Abstract

Penyakit jantung merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang menjadi penyebab kematian nomer satu di dunia. Di negara berkembang seperti Indonesia penyakit gagal jantung berhubungan erat dengan hipertensi.  Analisis kualitas  terapi antihipertensi terhadap kepatuhan pasien terhadap HRQoL pasien gagal jantung kongestif di  Rumah Sakit Unhas. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak terapi antihipertensi dan tingkat kepatuhan pasien terhadap HRQoL pasien gagal jantung kongestif di  Rumah Sakit Unhas. Penelitian ini mengunakan Metode Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien gagal jantung yang mendapatkan terapi anti hipertensi di Rumah Sakit UNHAS sebanyak  50 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner dan rekam medis pasien. Metode analisis data menggunakan analisis Univariat, analisis Bivariat dan analisis Multivariat. Hasil peneltian ini, diperoleh hasil yaitu umur  tidak berhubungan terhadap tingkat kepatuhan terapi anti hipertensi pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit UNHAS, sedangkan pendidikan  berhubungan terhadap tingkat kepatuhan terapi anti hipertensi pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit UNHAS, demikan pula status Nikah dan pengawasan minum obat berhubungan terhadap tingkat kepatuhan terapi anti hipertensi pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit UNHAS. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan kepatuhan terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal dengan terapi hipertensi yang dipengaruhi oleh pendiddikan, status perkawinan dan pengawasan minum obat

Page 67 of 216 | Total Record : 2155