cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Efektivitas Raport Sdidtk Terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Ibu Balita di Posyandu Polkes 03.10.08 Cianjur Tridayanti, Yuri; Nurlatifah, Teni; Aziz, Alamsyah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50134

Abstract

Ketersediaan media edukasi pertumbuhan dan perkembangan balita di layanan kesehatan dasar masih kurang efektif, meskipun pemerintah telah menetapkan Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK). Diperlukan media yang dapat memantau sejauh mana orang tua memahami pengetahuan dan kepatuhan terkait tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas Raport SDIDTK terhadap pengetahuan dan kepatuhan ibu balita di Posyandu Polkes 03.10.08 Cianjur. Penelitian menggunakan desain kuantitatif true experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group. Populasi adalah 92 ibu balita, dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=46) dan kontrol (n=46) dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji T-Test dan N-Gain. Hasil menunjukkan pada kelompok Raport SDIDTK, rata-rata pengetahuan meningkat dari 57,40 menjadi 88,05 (p=0,000) dan kepatuhan dari 37,71 menjadi 71,74 (p=0,000). Pada kelompok Buku KIA, pengetahuan meningkat dari 57,33 menjadi 80,17 (p=0,000) dan kepatuhan dari 47,50 menjadi 65,69 (p=0,000). Analisis perbandingan menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok pada pengetahuan (p=0,000) dan kepatuhan (p=0,005), dengan peningkatan lebih tinggi pada Raport SDIDTK. Uji N-Gain menunjukkan Raport SDIDTK cukup efektif meningkatkan pengetahuan (68,48%) dan kurang efektif pada kepatuhan (53,62%), sedangkan Buku KIA kurang efektif pada pengetahuan (48,89%) dan tidak efektif pada kepatuhan (33,48%). Kesimpulannya, Raport SDIDTK lebih efektif dibanding Buku KIA dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan ibu balita, serta berpotensi menjadi acuan bagi pemerintah, tenaga kesehatan, dan orang tua dalam mencegah keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Development of Audio-Visual Health Education Media on Chemotherapy for Parents in Caring for Children with Acute Lymphoblastic Leukemia at Darussalam 3 Pediatric Unit, Al-Islam Hospital Bandung Maelah, Siti; Nurhasanah, Rika; Apriani, Dyna; Inayah, Iin; Nurjanah, Nunung
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50147

Abstract

Chemotherapy is considered the most effective treatment for children with Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) because it targets cancer cells that may have metastasized to other tissues. However, children undergoing chemotherapy experience both physical and psychological side effects, which also affect their parents. These impacts include changes in parental roles and responsibilities, limited knowledge about the disease, and the need for information to support independent care at home. This study aimed to develop audio-visual educational media on chemotherapy for parents of children with ALL based on their informational needs. A descriptive qualitative design with a Research and Development (R&D) approach was employed. Data were collected through in-depth interviews with seven parents, followed by the stages of initial planning, product development, and expert validation. Five major themes emerged: perceptions of chemotherapy, indications, side effects, management strategies, and educational media preferences. Expert validation by material and media specialists resulted in a feasibility score of 94.3%, categorized as highly appropriate. The study concludes that audio-visual educational media is feasible and effective as a health education tool to support parents in caring for their children during chemotherapy.
Gambaran Pola Asuh Orang Tua yang Bekerja dan Tidak Bekerja Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5–6 Tahun di Tk Nurul Iman Kota Bekasi Futriani, Elfira Sri; Prajati, Septiana Dwi Nur
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50148

Abstract

Perkembangan kognitif anak usia dini sangat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Status orang tua yang bekerja maupun tidak bekerja dapat memengaruhi kualitas pengasuhan, yang pada akhirnya berdampak pada perkembangan anak. Tujuan: Mengetahui gambaran pola asuh orang tua yang bekerja dan tidak bekerja terhadap perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun di TK Nurul Iman Kota Bekasi. Metode Penelitian ini penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif cross sectional. Sampel sebanyak 20 responden menggunakan purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner pola asuh dan lembar observasi perkembangan kognitif. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (uji chi-square). Mayoritas orang tua yang bekerja menerapkan pola asuh demokratis (50%), sedangkan orang tua yang tidak bekerja cenderung permisif (20%). Sebagian besar anak memiliki perkembangan kognitif kategori mampu (70%). Uji chi-square menunjukkan hubungan bermakna antara pola asuh dan status pekerjaan dengan perkembangan kognitif anak (p = 0,032).Kesimpulan: Pola asuh orang tua yang bekerja maupun tidak bekerja berpengaruh terhadap perkembangan kognitif anak. Disarankan orang tua lebih memperhatikan pola asuh yang diterapkan agar perkembangan anak optimal.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Klinik Persalinan Rumah Ungu Tahun 2025 Megawati, Anggiani; Sugiantini, Titin Eka
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50158

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan signifikan di Indonesia karena meningkatkan risiko komplikasi seperti persalinan prematur, perdarahan, dan bayi berat lahir rendah. Walaupun prevalensi menurun dari 48,9% (2018) menjadi 27,7% (2023), kasus anemia tetap banyak ditemukan di fasilitas pelayanan primer, termasuk Klinik Persalinan Rumah Ungu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di Klinik Persalinan Rumah Ungu tahun 2025 serta mengidentifikasi faktor paling dominan yang berhubungan dengan kejadian anemia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian adalah seluruh ibu hamil di Klinik Persalinan Rumah Ungu yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan catatan KIA, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik untuk mengetahui hubungan variabel dan faktor dominan. Sebagian besar ibu hamil yang mengalami anemia adalah multipara, berpendidikan rendah, tidak bekerja, berstatus ekonomi rendah, memiliki status gizi kurang, tidak patuh mengonsumsi tablet Fe, serta berpengetahuan rendah. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara paritas, pendidikan, pekerjaan, status ekonomi, status gizi, kepatuhan konsumsi tablet Fe, dan tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia (p < 0,05). Faktor paling dominan yang memengaruhi anemia adalah kepatuhan dalam mengonsumsi tablet Fe. Kepatuhan konsumsi tablet Fe merupakan faktor dominan yang memengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil. Disarankan agar ibu hamil meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD serta memperoleh edukasi yang cukup mengenai anemia. Klinik diharapkan lebih intensif dalam memberikan edukasi dan pemantauan, sedangkan institusi pendidikan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai bahan ajar dan referensi penelitian selanjutnya.
Analisa Persepsi Ibu Hamil Terhadap Minat Mengikuti Prenatal Class di Klinik Utama Sentra Bintara Jaya Candra, Diana Dewi; Sutarno, Maryati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50159

Abstract

Di indonesia upaya penurunan AKI pada tahun 2024 menjadi 183 per 100.000 KH dan tahun 2030 kurang dari 70 per 100.000 KH. Data dari Dinkes Kota Bekasi tahun 2024, 38,5% ibu hamil yang rutin mengikuti kelas prenatal .Berdasarkan data Klinik tahun 2025 yaitu bulan mei sebanyak 389 orang tetapi kunjungan kelas prenatal hanya 0.09 sampai 2 % saja. Tujuan Penelitian untuk menganalisis hubungan antara persepsi ibu hamil dengan minat mengikuti kelas prenatal. Metode Penelitian ini adalah Metode penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Sampel penelitian adalah ibu hamil yang pemeriksaan pada bulan Juli dan Agustus di Klinik Utama Sentra Bintara Jaya. Hasil Penelitian Ibu persepsi positif pada ibu dengan minat tinggi prenatal class yaitu sebesar 46 (93,9%) dan sedangkan persepsi negatif pada ibu dengan minat tinggi prenatal class yaitu sebesar 3 (6,1%), persepsi positif pada ibu dengan minat sedang prenatal class yaitu sebesar 32 (100%) dan sedangkan persepsi negatif pada ibu dengan minat sedang prenatal class yaitu sebesar 0 (0%) .Hasil uji statistik didapatkan Asymp sig-2 = 0,005 < 0,05 berarti ada pengaruh antara persepsi ibu hamil dengan minat mengikuti prenatal class di Klinik Utama Sentra Bintara Jaya Bekasi .il dengan anemia di Puskesmas Sobang Pandeglang dengan nilai p value 0,000. Diharapkan Klinik melakukan penyuluhan lebih aktif lagi melalui media informasi dan media sosial, memperbanyak leaflet, poster dan standing banner tentang pentingnya kelas prenatal bagi ibu hamil. sehingga menambah minat ibu hamil dalam mengikuti prenatal class.
Pengaruh Penyuluhan Pencegahan Kanker Serviks pada Wus Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kesadaran Pemeriksaan Iva Test di Uptd Puskesmas Bambu Apus Yanti Lestari; Yanuarti, Tuti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50160

Abstract

Latar Belakang Kanker serviks merupakan tumor ganas di daerah mulut rahim. Penyakit ini sering kali tidak menimbulkan gejala pada stadium awal sehingga sekitar 70% kasus terdiagnosis pada stadium lanjut, Pengetahuan mengenai kesadaran yang masih terbatas dalam melakukan deteksi dini dan pemahaman tentang faktor risiko kanker serviks berdampak pada keterlambatan diagnosis. Pengetahuan merupakan elemen penting yang berperan dalam membentuk perilaku seseorang, yang bisa didapatkan secara alami maupun melalui pendidikan yang dirancang secara sistematis..Tujuan Penulisan Mengetahui pengaruh penyuluhan pencegahan kanker serviks pada Wanita Usia Subur (WUS) terhadap tingkat pengetahuan dan kesadaran pemeriksaan IVA Test di UPTD Puskesmas Bambu Apus kota Tangerang Selatan.Metode Penelitian Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode praeksperimen tipe One Group Pretest-Posttest, dengan jumlah sampel sebanyak 44 wanita usia subur (WUS). Hasil Penelitian Nilai P value pada variable pengetahuan = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh penyuluhan pencegahan kanker serviks terhadap tingkat pengetahuan di UPTD Puskesmas Bambu Apus, nilai P value pada variable tingkat kesadaran = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh penyuluhan pencegahan kanker serviks terhadap tingkat kesadaran pemeriksaan IVA di UPTD Puskesmas Bambu Apus.Kesimpulan dan saran Penyuluhan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan kesadaran WUS terhadap pemeriksaan IVA test. Diharapkan Petugas Puskesmas melakukan promosi kesehatan mengenai pencegahan kanker serviks yang bertujuan semakin banyak yang paham tentang penyakit ini sehingga menimbulkan keinginan untuk melakukan pemeriksan IVA test.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Anak Batita Di Puskesmas Multiwahana Palembang Nurbaity, Nurbaity; Rokhanawati, Dewi; Isnaeni, Yuli
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50523

Abstract

Keterlambatan perkembangan anak batita (1–3 tahun) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia maupun global. WHO melaporkan 28,7% balita mengalami gangguan perkembangan, UNICEF mencatat 27,5% mengalami keterlambatan termasuk berbicara, dan Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi nasional 11,7%. Keterlambatan ini dipengaruhi oleh pola asuh, jenis kelamin, status gizi, pendidikan orang tua, dan kondisi sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan anak batita di wilayah kerja Puskesmas Multiwahana Palembang. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 48 orang tua dan anak batita yang dipilih melalui purposive dan simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ) untuk pola asuh dan Denver Developmental Screening Test (DDST) untuk perkembangan anak. Analisis dilakukan dengan uji Fisher’s Exact. Hasil menunjukkan mayoritas responden menerapkan pola asuh demokratis/otoritatif (83,3%) dan anak berkembang normal (83,3%). Pola asuh (p = 0,02; OR = 20,56) dan status gizi (p = 0,031; OR = 7,00) berhubungan signifikan dengan perkembangan anak, sedangkan jenis kelamin, pendidikan orang tua, dan status ekonomi tidak berhubungan bermakna.
Uji Sensitivitas dan Spesifisitas Hasil Pemeriksaan Mikroskopis Sputum BTA dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) Pada Suspek Tuberkulosis Paru Andini, Dewi; Afriansya, Roni; Wagiyo , Wagiyo; Riadi , Ahmad
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50588

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a major health issue in Indonesia, with a high incidence rate. Microscopic sputum BTA examination and the Molecular Rapid Test (MRT) GeneXpert are two commonly used diagnostic methods. However, the accuracy of these methods is still a concern, particularly in detecting cases with a low bacterial load. This study aims to determine the differences in sensitivity and specificity between microscopic sputum BTA examination and the Molecular Rapid Test in patients suspected of pulmonary TB. A cross-sectional design with a quantitative analytical observational approach was used. Samples consisted of suspected TB patients examined using both BTA and TCM methods at Balkesmas, Semarang area. Data were analyzed using sensitivity and specificity statistical tests and chi-square analysis. The study showed that TCM had higher sensitivity and specificity compared to the microscopic BTA method in detecting Mycobacterium tuberculosis. There was a significant difference between the results of the two methods. MRT proved to be superior in terms of sensitivity and specificity compared to microscopic sputum BTA examination. These findings may serve as a clinical consideration in selecting a more effective diagnostic method for pulmonary TB.
Pemberdayaan Guru PAUD dalam Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Prasekolah Alifah, Kartika; Utami, Suci Dewi; Nuryati, Nuryati; Dhadila, Yuke Liza Fitri; Sari, Yesa Junita; Novika, Ika; Aulia , Tazkiah; Susanti, Elmi; Sutini, Titin
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50815

Abstract

Deteksi dini tumbuh kembang anak merupakan langkah penting dalam mencegah keterlambatan perkembangan dan memastikan intervensi tepat waktu. Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam mendeteksi pertumbuhan dan perkembangan anak. Studi menunjukkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) masih terbatas. Pengabdian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelatihan KPSP dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PAUD dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang. Desain penelitian yang digunakan pada pengabdian Pra-eksperimental one-group pretest–posttest, menggunakan instrumen kuesioner pengetahuan serta lembar observasi keterampilan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan dan keterampilan guru setelah pelatihan, terutama dalam mengidentifikasi aspek perkembangan motorik kasar, motorik halus, bahasa, dan personal–sosial. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan KPSP efektif dalam meningkatkan kapasitas guru PAUD untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang. Oleh karena itu, program pelatihan berkesinambungan perlu diintegrasikan dalam pengembangan kompetensi guru guna mendukung optimalisasi perkembangan anak.
Literatur Review : Teknik Sterilisasi Kultur Jaringan Tanaman dalam Produksi Flavonoid Wulandari, Anisa; Kelana, Himalaya Wana; Hamdani, Syarif
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50824

Abstract

Permintaan flavonoid sebagai metabolit sekunder penting di bidang farmasi, pangan, dan kosmetik terus meningkat sehingga diperlukan alternatif produksi yang stabil dan berkelanjutan melalui kultur jaringan tanaman. Keberhasilan teknik ini sangat bergantung pada protokol sterilisasi eksplan yang efektif namun tidak menimbulkan fitotoksisitas. Artikel ini mereview berbagai teknik sterilisasi kultur jaringan pada beragam spesies dan jenis eksplan (biji, daun, nodus, akar, rimpang) serta menilai dampaknya terhadap viabilitas jaringan dan produksi flavonoid. Penelitian disusun dengan pendekatan literature review menggunakan kerangka PICOC. Data diperoleh dari ProQuest pada periode 2015–2025, diseleksi melalui kriteria inklusi–eksklusi, dan dianalisis secara sistematis sesuai alur PRISMA. Hasil menunjukkan bahwa protokol paling konsisten terdiri atas pra-pencucian dengan deterjen, perendaman etanol 70% singkat, dilanjutkan NaOCl aktif 1–2,5% selama 10–15 menit untuk jaringan sensitif atau larutan komersial NaOCl 15–30% (≈1–5% aktif) selama 10–20 menit untuk jaringan lebih tahan, kemudian bilasan steril 3–5 kali. Pada eksplan dengan tingkat kontaminasi tinggi seperti rimpang, tambahan povidone iodine atau nanopartikel perak terbukti efektif menekan mikroba tanpa menurunkan viabilitas. Sementara itu, HgCl₂ 0,1–0,2% masih digunakan dalam kasus sulit meskipun penggunaannya semakin terbatas karena risiko toksisitas. Secara keseluruhan, protokol berbasis NaOCl dengan konsentrasi terukur dan bilasan cukup merupakan pilihan paling aman, ekonomis, dan serbaguna untuk menghasilkan kultur bebas kontaminan sekaligus mempertahankan potensi biosintesis flavonoid.