cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,731 Documents
Penerapan Video Edukasi Bahaya Konsumsi Obat Herbal Ilegal Yang Dijual Bebas Di E-Commerce Pada Masyarakat Dengan Penyakit Gagal Ginjal Kronik Ani Syafriati; Arif Widodo; Indri Indri; Zukhrofa Rizkiana Ramadhani; Salwa Alifa Bestari; Dimas Ria Angga Pribadi; Ronggo Adi Sutoyo; Fara Dzulfi Aulia Pratama; Muhammad Putra Ardiansya; Fila Diana Nurhayati; Sukini Sukini; Rosidah Rosidah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58665

Abstract

Penggunaan obat herbal ilegal (non-BPOM) yang dijual bebas di e-commerce masih banyak ditemukan pada masyarakat, termasuk pada pasien gagal ginjal kronik. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya kandungan bahan kimia obat (BKO) dan efek nefrotoksik terhadap ginjal meningkatkan risiko terjadinya komplikasi penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan video edukasi terhadap tingkat pengetahuan masyarakat mengenai bahaya konsumsi obat herbal ilegal pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pre-test and post-test design. Penelitian dilaksanakan di UPTD Puskesmas Tanjung Lengkayap pada bulan Juni–Juli 2025 dengan jumlah responden sebanyak 120 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 7,25 pada saat pre-test menjadi 12,40 pada saat post-test. Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value sebesar 0,004 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa video edukasi efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya penggunaan obat herbal ilegal pada pasien gagal ginjal kronik. Kata Kunci: video edukasi, obat herbal ilegal, gagal ginjal kronik, e-commerce.
Pengembangan Video Edukasi Bahaya Konsumsi Obat Herbal Ilegal Yang Dijual Bebas Di E-Commerce Pada Masyarakat Dengan Penyakit Gagal Ginjal Kronik (Studi Kualitatif) Ani Syafriati; Arif Widodo; Indri Indri; Zukhrofa Rizkiana Ramadhani; Salwa Alifa Bestari; Kholisotun Ni’mah; Ikrima Hilma Zufina Hasandra; Salsabila Fitriana Sholiha; Restu Pambudi; Nablatun Niafah; Brilliant Lucky Finaltianto; Muhammad Reza Kurniawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58666

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penggunaan obat herbal ilegal yang dijual melalui e-commerce pada pasien gagal ginjal kronik serta mengembangkan video edukasi kesehatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap 11 informan di RSUD Siti Fatimah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan obat herbal ilegal dipengaruhi oleh rendahnya literasi kesehatan, persepsi bahwa herbal aman, promosi digital, dan kemudahan akses e-commerce. Temuan penelitian digunakan sebagai dasar pengembangan video edukasi yang efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya obat herbal ilegal. Kata Kunci: obat herbal ilegal, gagal ginjal kronik, video edukasi, e-commerce.
Pengaruh Umur dan Lama Mengajar Terhadap Status Gizi dan Kebugaran Guru Pjok Sdn Kota Pekanbaru Muhammad Muzakir Fahmi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58671

Abstract

ABSTRAK Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran penting dalam menanamkan gaya hidup sehat kepada siswa, sehingga kondisi status gizi dan kebugaran fisik guru menjadi aspek yang perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh umur dan lama mengajar terhadap status gizi dan kebugaran fisik guru PJOK di Sekolah Dasar Negeri Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 136 guru PJOK yang diperoleh melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT), serta tes kebugaran fisik menggunakan Senam SKJ Pelajar. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur dan lama mengajar tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap status gizi guru PJOK. Selain itu, umur juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kebugaran fisik, namun lama mengajar menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kebugaran fisik. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor gaya hidup seperti pola makan dan aktivitas fisik kemungkinan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kondisi kesehatan guru dibandingkan faktor demografis. Dengan demikian, upaya peningkatan kesehatan guru PJOK perlu difokuskan pada penerapan gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik yang teratur dan pola makan yang seimbang. Kata kunci: Kebugaran Fisik, Lama Mengajar, Status Gizi, Umur, Guru PJOK ABSTRACT Physical Education, Sports, and Health (PJOK) teachers play an important role in promoting healthy lifestyles among students, therefore their nutritional status and physical fitness are important aspects to consider. This study aimed to analyze the influence of age and teaching experience on the nutritional status and physical fitness of PJOK teachers in public elementary schools in Pekanbaru City. The study employed a quantitative approach with an associative research design. The sample consisted of 136 PJOK teachers selected using total sampling technique. Data were collected through questionnaires, measurements of body weight and height to calculate Body Mass Index (BMI), and physical fitness tests using the SKJ Pelajar exercise program. Data analysis was conducted using Chi-Square test and multiple linear regression with the assistance of SPSS software. The results showed that age and teaching experience did not have a significant effect on the nutritional status of PJOK teachers. In addition, age did not significantly influence physical fitness, while teaching experience showed a significant relationship with physical fitness. These findings indicate that lifestyle factors such as diet and physical activity may have a greater influence on teachers' health conditions compared to demographic factors. Therefore, efforts to improve the health of PJOK teachers should focus on promoting healthy lifestyles through regular physical activity and balanced nutrition. Keywords: Age, Nutritional Status, Physical Fitness, PJOK Teachers, Teaching Experience
Effectiveness of AI-Based Virtual Simulation in Fire Emergency Education for Hospital Nurses: A Pre-Experimental Study Rian Fedriko Ginting; Rayandra Ansyar; Ervan Wicaksana; Jefri Marzal
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58683

Abstract

Background: Hospital fires constitute one of the most catastrophic healthcare emergencies, endangeringpatients with limited mobility, healthcare personnel, and critical infrastructure. In Indonesia, conventional firesafety training for nurses has remained largely inadequate, relying on lecture-based methods that fail toreplicate high-fidelity emergency scenarios. The integration of Artificial Intelligence (AI)-based virtualsimulation offers an innovative, risk-free training modality that may substantially enhance nurses&#39; fireemergency preparedness.Objective: To evaluate the effectiveness of AI-Based Virtual Simulation in improving fire emergencyknowledge and practical skills among hospital nurses at Mitra Sejati Hospital, Medan, Indonesia.Methods: A pre-experimental one-group pretest-posttest design was employed. Thirty active nurses frominpatient and emergency department units were selected through purposive sampling. Participants completed a60-minute individualized AI-based virtual simulation session encompassing fire evacuation, portable fireextinguisher (APAR) operation, source identification, and emergency decision-making. Data were collectedusing validated knowledge tests and structured skills observation checklists. Inferential analysis applied thePaired Samples t-test (α = 0.05).Results: Statistically significant improvements were observed in both knowledge scores (pre: 65.3 ± SD; post:84.7 ± SD; p &lt; 0.001) and practical skills (pre: 62.0%; post: 88.0%; p &lt; 0.001). The largest knowledge gainwas recorded in evacuation route comprehension (+20.2 points) and the highest skill improvement insimulation coordination (+27 percentage points). Effect sizes were large (Cohen&#39;s d &gt; 0.8), indicatingsubstantial educational impact.Conclusion: AI-Based Virtual Simulation is an effective, scalable intervention for enhancing nurse fireemergency preparedness in hospital settings. These findings support the integration of immersive digitalsimulation into mandatory hospital safety training programs and nursing education curricula across Indonesia.Keywords: Artificial intelligence; Virtual
Reproductive Health Education as a Preventive Strategy Against Anemia Among Adolescent Girls: A Case Study at SMA Primbana, Medan Adriana Bangun; Rayandra Ansyar; Ervan Wicaksana; Jefri Marzal
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58684

Abstract

AbstractAnemia among adolescent girls remains a significant health problem influenced by limited knowledge of reproductivehealth and unhealthy dietary patterns. Excessive consumption of fast food and instant food may increase the risk ofanemia in adolescent girls. This study aimed to determine the effectiveness of reproductive health education inpreventing anemia among adolescent girls at SMA Primbana Medan City. This research employed a case study designinvolving 28 adolescent girls aged 15–18 years. The program was conducted over two weeks through three meetingsusing lectures, PowerPoint presentations, educational videos, educational WhatsApp groups, and health counselingmethods. The educational materials covered anemia, the impact of fast-food consumption, the importance of breakfast,and balanced nutritious diets. Evaluation was carried out through observation, as well as pre-test and post-testassessments to measure changes in participants’ knowledge. The results showed an improvement in adolescent girls’knowledge regarding anemia and reproductive health after receiving the education. In addition, behavioral changeswere observed, including increased breakfast habits and reduced consumption of instant and fast foods. Therefore,reproductive health education can be an effective promotive and preventive strategy in preventing anemia amongadolescent girls.Keywords: anemia, adolescent girls, reproductive health, education, prevention.
The Effectiveness of Environmental Health Education in Improving Self-Care and Complication Prevention among Diabetes Mellitus Patients at Mitra Sejati Hospital Martaulina Sinaga; Rayandra Ansyar; Ervan Wicaksana; Jefri Marzal
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58717

Abstract

Abstract Diabetes mellitus is a chronic disease whose prevalence continues to rise and which carries a substantial risk of serious complications, largely attributable to the suboptimal self-care capacity of patients. Environmental health education represents a promotive and preventive approach that can be implemented to foster healthy lifestyle behaviors among diabetes mellitus patients. This study aimed to analyze the effectiveness of environmental health education in improving self-care and complication prevention among diabetes mellitus patients at RS Mitra Sejati. This study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The sample comprised 40 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using structured questionnaires assessing self-care and complication-prevention behaviors among diabetes mellitus patients. The intervention was delivered through environment-based health education using lectures, group discussions, leaflets, and demonstrations. The findings revealed an increase in the mean self-care score from 58.42 to 78.65 and in complication-prevention behavior from 55.18 to 80.21 following the intervention. Statistical analysis indicated that environmental health education was effective in improving self-care and complication prevention among diabetes mellitus patients, with a significance value of p<0.05. Environmental health education is therefore recommended as a promotive and preventive strategy in the management of diabetes mellitus. Keywords: diabetes_mellitus, environmental_health_education, self_care, complication_prevention, health_promotion
Mekanisme Molekuler Interaksi Pegagan Pada Produksi Nitrat Oksida Secara In Silico: Implikasi Dalam Perawatan Luka Titin Sulastri; Maria Charlottian Suwitono; Marvel Reuben Suwitono
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58733

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme molekuler senyawa aktif Pegagan (Centella asiatica) terhadap isoform enzim Nitric Oxide Synthase (NOS) yaitu endothelial, inducible, dan neuronal, secara in silico untuk mendukung manajemen perawatan luka berbasis bukti. Menggunakan simulasi molecular docking pada target eNOS (PDB code: 4d1o), iNOS (PDB code: 4nos) dan nNOS (PDB code: 4d1n), hasil studi menunjukkan bahwa dari 58 senyawa bioaktif dalam Pegangan yang diteliti, menunjukkan bahwa Isothankunic acid memiliki afinitas ikatan paling kuat dan stabil dengan nilai ΔG mencapai -19,2 kkal/mol (nNOS), -19,9 kkal/mol (eNOS), dan -21,0 kkal/mol (iNOS). Selain itu, senyawa seperti Castilliferol (-11,7 kkal/mol) dan Asiaticoside (-11,3 kkal/mol) menunjukkan interaksi signifikan pada iNOS yang berperan dalam modulasi inflamasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa senyawa aktif Pegagan, khususnya Isothankunic acid, berpotensi besar dalam meregulasi produksi Nitrat Oksida untuk meningkatkan vaskularisasi dan mempercepat fase proliferasi luka. Implikasi hasil penelitian adalah memberikan dasar ilmiah yang kuat dalam mengintegrasikan ekstrak Pegagan sebagai terapi komplementer topikal yang efektif dalam mempercepat proses penyembuhan luka kronis.
Hubungan Posisi Duduk Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) Pada Pekerja SPPG (Studi Kasus Di Desa X) Khoirotul Wahdaniah; Sestiono Mindiharto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58803

Abstract

Salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling sering dialami pekerja adalah nyeri punggung bawah (low back pain), yang disebabkan oleh postur kerja yang tidak ergonomis, termasuk posisi duduk yang tidak tepat. Posisi duduk yang terlalu lama dengan postur yang tidak sesuai dapat meningkatkan tekanan pada tulang belakang bagian lumbal, yang menyebabkan nyeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi posisi duduk, keluhan nyeri punggung bawah, dan hubungan antara posisi duduk dan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Subyek penelitian adalah pekerja SPPG di desa X yang memenuhi kriteria. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 53 responden dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner posisi duduk dan kuesioner keluhan nyeri punggung bawah, kemudia dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank (Rho). Hasil uji statistic menunjukkan nilai r = -0,305 dengan p value = 0,026 (p = < 0,05), yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan posisi duduk dengan keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) pada pekerja SPPG di Desa X. Diperlukan penerapan prinsip ergonomic dalam aktivitas kerja untuk mengurangi risiko terjadinya nyeri punggung bawah
Pengaruh Prana-Beats (Kombinasi Prenatal Gentle Yoga dan Binaural Beats) Terhadap Intensitas Nyeri Punggung dan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III : Sistematik Literature Review Dwi Tristiningdyah; Sri Rejeki; Machmudah Machmudah; Edy Soesanto; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58941

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung dan gangguan kualitas tidur sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, hormonal, dan postur tubuh selama kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan stres, kelelahan, serta risiko komplikasi kehamilan. Intervensi non-farmakologis seperti prenatal gentle yoga dan binaural beats dinilai aman dan efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Kombinasi keduanya dikenal sebagai prana-beats, yaitu pendekatan komplementer yang menggabungkan relaksasi fisik dan mental. Tujuan: Menganalisis pengaruh prana-beats terhadap intensitas nyeri punggung dan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, CINAHL, Cochrane Library, dan Google Scholar tahun 2022–2026. Sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Prenatal gentle yoga terbukti menurunkan nyeri punggung, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, serta meningkatkan kualitas tidur melalui penurunan stres dan kecemasan. Binaural beats memberikan efek relaksasi neurologis yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan persepsi nyeri. Kombinasi keduanya memberikan efek sinergis yang lebih optimal dibanding intervensi tunggal. Kesimpulan: Prana-beats efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri punggung dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III.
Pengaruh Prana-Beats (Kombinasi Prenatal Gentle Yoga dan Binaural Beats) Terhadap Intensitas Nyeri Punggung dan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III : Sistematik Literature Review Dwi Tristiningdyah; Sri Rejeki; Machmudah Machmudah; Edy Soesanto; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59059

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung dan gangguan kualitas tidur sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, hormonal, dan postur tubuh selama kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan stres, kelelahan, serta risiko komplikasi kehamilan. Intervensi non-farmakologis seperti prenatal gentle yoga dan binaural beats dinilai aman dan efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Kombinasi keduanya dikenal sebagai prana-beats, yaitu pendekatan komplementer yang menggabungkan relaksasi fisik dan mental. Tujuan: Menganalisis pengaruh prana-beats terhadap intensitas nyeri punggung dan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, CINAHL, Cochrane Library, dan Google Scholar tahun 2022–2026. Sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Prenatal gentle yoga terbukti menurunkan nyeri punggung, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, serta meningkatkan kualitas tidur melalui penurunan stres dan kecemasan. Binaural beats memberikan efek relaksasi neurologis yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan persepsi nyeri. Kombinasi keduanya memberikan efek sinergis yang lebih optimal dibanding intervensi tunggal. Kesimpulan: Prana-beats efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri punggung dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III.