cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,804 Documents
Efektivitas Penerapan Standar Operasional Prosedur Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Kutalimbaru Medan Tuntungan Putri Mendriani; Rapotan Hasibuan; Hasrat Efendi Samosir; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59210

Abstract

Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan program prioritas nasional yang bertujuan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi kunci dalam menjamin kualitas dan konsistensi pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas penerapan SOP pelayanan KIA serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas implementasinya di Puskesmas Kutalimbaru Medan Tuntungan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Informan dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Kepala Bidang Poli KIA, Dokter, Bidan, dan Ibu Hamil. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP KIA di Puskesmas Kutalimbaru belum sepenuhnya efektif. Cakupan pelayanan Antenatal Care (ANC) baru mencapai 80% dari target 90-95%, persalinan oleh tenaga kesehatan 80% dari target 95%, dan kunjungan nifas 80% dari target 90%. Faktor yang mempengaruhi efektivitas meliputi ketersediaan SDM tenaga kesehatan, sarana dan prasarana, pengetahuan petugas, serta partisipasi masyarakat. Penguatan implementasi SOP, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan KIA.
Nursing Management Ethics From The Perspective Of Islamic Values Muhammad Aghna Firdaus Subagja; Desyana Rahmah Arundina; Nabilla Rizky Velly; Najwa Syifa Amalia; Rachel Nazwa Sunardita Kusnadi; Ratika Jawi Lestari; Tedi Supriadi; Akhmad Faozi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59212

Abstract

Nursing management currently faces a distinct gap between professional ethical standards and field practices due to administrative pressures, resource limitations, and a lack of spiritual value integration, which ultimately decreases healthcare service quality and patient safety. This study aims to explore the application of nursing management ethics from an Islamic perspective to improve healthcare service quality. Employing a qualitative approach with an in-depth interview design, data were gathered from Nahdlatul Ulama (NU) figures and professional nurses in Sumedang Regency, supported by a literature review from 2017 to 2026. The results indicate that the integration of Islamic values (amanah, ṣidq, 'adl, rahmah, and ihsan) significantly improves professional responsibility, documentation honesty, service fairness, empathy, and comprehensive nurse performance. Implementing these spiritual values is proven to reduce moral conflict among nurses, increase patient satisfaction, and strengthen a humanistic, spiritually oriented work culture. Conclusively, an Islamic value-based nursing management ethics framework effectively enhances healthcare quality and patient safety, contributing significantly to achieving Sustainable Development Goal (SDG) 3.
Hubungan Pengetahuan Praktik Vulva Hygiene pada Ibu Nifas: Studi Cross-Sectional Devia Aprilia Amanda; Nurul Azizah; Cholifah Cholifah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59223

Abstract

Masa nifas merupakan periode pemulihan setelah persalinan yang rentan terhadap terjadinya infeksi, terutama apabila kebersihan area genital tidak dijaga dengan baik. Praktik vulva hygiene menjadi salah satu upaya penting dalam mencegah infeksi postpartum pada ibu nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan praktik vulva hygiene pada ibu nifas di Klinik Alfa Medika Asemrowo Surabaya. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi praktik vulva hygiene yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 32 responden (64%) dan praktik vulva hygiene baik sebanyak 33 responden (66%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan praktik vulva hygiene pada ibu nifas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan ibu nifas, maka semakin baik pula praktik vulva hygiene yang dilakukan sebagai upaya pencegahan infeksi postpartum.
Pengaruh Mindfulness Breathing terhadap Tingkat Stres Akademik pada Remaja Akhir Yuli Endah Ferawaty Purnomo; Nurul Azizah; Sri Mukhodim Faridah Hanum
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59225

Abstract

Stres akademik pada remaja akhir merupakan masalah yang sering terjadi akibat meningkatnya tuntutan pembelajaran, tugas sekolah, dan tekanan pencapaian akademik. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan psikologis, konsentrasi belajar, serta kesejahteraan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres akademik dan pengaruh intervensi Mindfulness Breathing terhadap penurunan stres akademik pada remaja akhir. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental pretest-posttest with control group design. Sampel penelitian berjumlah 80 siswa kelas XI MIPA SMA 2 Muhammadiyah Sidoarjo yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pengukuran tingkat stres akademik dilakukan menggunakan kuesioner Student-Life Stress Inventory (SLSI). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stres akademik kategori sedang sebanyak 71 siswa (88,75%). Setelah diberikan intervensi Mindfulness Breathing, terjadi penurunan rata-rata skor stres akademik pada kelompok intervensi dari 146,40 menjadi 96,83 dengan nilai p-value 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa Mindfulness Breathing efektif dalam menurunkan tingkat stres akademik pada remaja akhir. Teknik ini dapat dijadikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan di lingkungan sekolah.
Pemahaman Perawat Terhadap Dasar Hukum dan Tanggung Jawab Pelimpahan Wewenang Tindakan Medis di IGD Mike Asmaria; Hilma Yessi; Debby Silvia Dewi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59229

Abstract

Delegating authority from doctors to nurses is a common practice in emergency services in the Emergency Department (ER) to expedite patient care and improve service effectiveness, particularly in emergency situations or when there are limited medical personnel. However, its implementation still faces various obstacles related to legal aspects, namely the legal basis, professional accountability, and legal protection for the health workers who carry it out. Therefore, it is necessary to conduct research on understanding the delegation of authority in the Emergency Department of Prof. M. Yamin Pariaman Regional Hospital. The methodology used is a qualitative, descriptive-analytical approach by conducting intensive interviews with seven nurses working in the ER. The findings of this study revealed that most nurses still do not have an adequate understanding of the legal basis underlying the transfer of authority, including the difference between delegation and mandate. Nurses also tend to assume that doctors are the parties who are ultimately responsible for the medical actions that have been delegated. Furthermore, the process of delegation of authority is mostly done verbally without adequate documentation. Thus, it is hoped that there will be efforts to increase the understanding of health workers regarding the legal aspects and responsibilities in the delegation of authority through several strategies, including active socialization of regulations and training in the field of health law in the hospital environment.
Hambatan dan Fasilitator Kepatuhan Rehabilitasi Jantung pada Pasien dengan Congestive Heart Failure: Systematic Literature Review Annisa Shalma Ginar Pradani; Yunie Armiyati; Chanif Chanif
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59237

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) merupakan penyakit kronis progresif dengan angka morbiditas, mortalitas, dan rehospitalisasi yang tinggi. Rehabilitasi jantung menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam meningkatkan kapasitas fungsional, kualitas hidup, dan menurunkan angka rehospitalisasi pasien CHF. Namun, kepatuhan pasien terhadap program rehabilitasi jantung masih rendah akibat berbagai hambatan fisik, psikologis, sosial, ekonomi, dan sistem pelayanan kesehatan. Di sisi lain, terdapat berbagai faktor fasilitator yang dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap rehabilitasi jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan dan fasilitator kepatuhan rehabilitasi jantung pada pasien CHF berdasarkan evidence penelitian terkini. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar pada rentang tahun 2021–2026 menggunakan kata kunci terkait CHF, cardiac rehabilitation, adherence, barriers, dan facilitators. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi kemudian dilakukan critical appraisal menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tool. Hasil review menunjukkan bahwa kepatuhan rehabilitasi jantung pada pasien CHF dipengaruhi oleh faktor multidimensional yang saling berinteraksi. Hambatan utama meliputi faktor psikologis dan kognitif, sosial-ekonomi, fisik-klinis, logistik dan geografis, serta sistem pelayanan kesehatan. Sementara itu, fasilitator utama mencakup dukungan sosial, pendekatan home-based dan community-based rehabilitation, pemanfaatan teknologi digital dan mHealth, self-efficacy pasien, serta dukungan tenaga kesehatan dan sistem pelayanan.
Tinjauan Literatur Tentang Hubungan Kualitas Tidur Dengan Hipertensi Pada Lansia Di Indonesia Febby Wardatul Jannah; Syahrial Syahrial; Jeallyza Muthia Azra
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59295

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang dikenal sebagai silent killer dan banyak terjadi pada lansia akibat proses penuaan. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi adalah kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada lansia berdasarkan penelitian di Indonesia tahun 2020–2025. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel menggunakan kata kunci terkait hipertensi dan kualitas tidur pada lansia. Sebanyak empat artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tiga dari empat penelitian menemukan hubungan signifikan antara kualitas tidur dan hipertensi pada lansia (p-value < 0,05). Lansia dengan kualitas tidur buruk memiliki risiko lebih tinggi mengalami hipertensi dibandingkan lansia dengan kualitas tidur baik. Satu penelitian tidak menemukan hubungan yang signifikan, yang diduga dipengaruhi oleh jumlah sampel dan faktor perancu lainnya. Secara keseluruhan, kualitas tidur yang buruk berhubungan dengan peningkatan risiko hipertensi pada lansia sehingga perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Pengaruh Tea Tree Oil Terhadap Kekasaran Permukaan (Surface Roughness) Pada Gigi Tiruan Resin Akrilik Polimerisasi Panas dan Resin Akrilik 3D-Printed Wennie Fransisca; Ramijat Ryachudu Sitorus
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59307

Abstract

Resin akrilik merupakan bahan banyak digunakan sebagai basis gigi tiruan, baik dalam bentuk resin akrilik polimerisasi panas maupun resin akrilik pencetakan tiga dimensi (3D printed). Kekasaran permukaan menjadi sifat penting karena berhubungan dengan retensi plak, perubahan warna, dan kenyamanan pemakaian. Tea Tree Oil (TTO) memiliki sifat antimikroba yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pembersih gigi tiruan, namun pengaruhnya terhadap kekasaran permukaan resin akrilik dievaluasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perendaman TTO terhadap kekasaran permukaan resin akrilik polimerisasi panas dan resin akrilik 3D printed. Penelitian menggunakan metode eksperimental laboratoris dengan rancangan post-test only control group design. Sampel terdiri atas resin akrilik polimerisasi panas dan resin akrilik 3D printed yang direndam dalam larutan TTO. Pengukuran kekasaran permukaan dilakukan menggunakan profilometer sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian data dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman TTO meningkatkan kekasaran permukaan pada kedua jenis resin akrilik. Akan tetapi, perbedaan konsentrasi TTO tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai kekasaran permukaan. Selain itu, tidak ditemukan perbedaan bermakna antara resin akrilik polimerisasi panas dan resin akrilik 3D printed. Dengan demikian, TTO memengaruhi kekasaran permukaan resin akrilik, namun efek yang ditimbulkan sama pada kedua jenis bahan sehingga penggunaannya sebagai pembersih gigi tiruan memerlukan pertimbangan terhadap perubahan sifat permukaan material.
Bibliometric Analysis of Parental Mediation, Screen Time, and Digital Media in Early Childhood (2021–2026) Athira Nur Fairisha; Rahmah Rahmah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59308

Abstract

The rapid development of digital technology has increased digital media use and screen time among young children, particularly during and after the COVID-19 pandemic. This condition has driven growing research interest in parental mediation, digital parenting, and the impact of digital media on child development. The present study aims to analyze publication trends, research theme development, most influential articles, and future directions related to parental mediation, screen time, and digital media among children, preschool children, and toddlers during the period 2021–2026. This study employed bibliometric analysis using data sourced from the Scopus database. Data analysis was conducted with VOSviewer to visualize the keyword co-occurrence network, overlay, and density visualizations. The findings show that publications related to screen time and digital media increased significantly during 2021–2026. Research themes were dominated by screen time, digital media, mental health, sleep, emotional wellbeing, behavioral problems, and parental mediation. Furthermore, recent developments indicate a shift in focus from screen exposure toward psychosocial aspects, digital parenting, emotional regulation, and behavioral outcomes in early childhood. This study demonstrates that research on digital media use in children has evolved into a multidisciplinary field encompassing health, psychology, education, behavioral sciences, and public health. The results provide a comprehensive overview of global research trends and highlight the growing importance of digital parenting and psychosocial outcomes in early childhood digital media use. Keywords: parental mediation; screen time; digital media; children; bibliometric analysis, Scopus; VOSviewer
Efektivitas Kombinasi Psikoedukasi dan Relaksasi Otot Progresif terhadap Tingkat Kecemasan Remaja Putri di Sekolah Menengah Atas Nurjanah Nurjanah; Aladin Aladin; Yantri Maputra; Hudila Rifa Karmia; Rozi Sastra Purna; Laila Isrona
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59313

Abstract

Kecemasan merupakan masalah kesehatan mental yang umum terjadi pada remaja dan dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, serta sosial. Remaja putri lebih rentan mengalami kecemasan dibandingkan remaja putra karena fluktuasi hormon reproduksi dan kecenderungan melakukan ruminasi dalam menghadapi masalah. Kecemasan yang berlangsung lama dapat menyebabkan penurunan prestasi akademik, isolasi sosial, depresi, serta gangguan kesehatan reproduksi. Upaya promotif dan preventif diperlukan untuk membantu remaja mengelolan kecemasan, salah satunya melalui psikoedukasi dan relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertjuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi psikoedukasi dan relaksasi otot progresif terhadap tingkat kecemasan remaja putri. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel dipilij menggunakan teknik simple random sampling dan terdiri 100 remaja putri kelas XII SMA Negeri 10 Padang yang dibagi ke dalam kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing sebanyak 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan rerata kecemasan kelompok intervensi menurun dari 11,30±3,77 menjadi 5,84±3,99, sedangkan kelompok kontrol berubah dari 13,02±5,38 menjadi 12,50±5,03. Analisis General Linear Model (GLM) Repeated Measures menunjukkan pengaruh bermakna antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi (p<0,05). Disimpulkan bahwa psikoedukasi dan relaksasi otot progresif efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada remaja putri.