cover
Contact Name
Achmad Jaelani
Contact Email
ach_jaelaniborneo@yahoo.com
Phone
+6281315933440
Journal Mail Official
ach_jaelaniborneo@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No. 2 Kayu Tangi Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN
ISSN : 14121468     EISSN : 23553545     DOI : https://dx.doi.org/10.31602/zmip.v45i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini Fokus pada Hasil Penelitian yang Orisinil dan Ruang Lingkup jurnal pada Bidang : 1. Agronomy 2. Agrotechnology 3. Agribisnis 4. Animal Production 5. Animal Feed and Nutrition 6. Social and Economic agriculture 7. Forestry 8.Fisheries and Marine Technology 8. Food Technogy and Industry 9. Food Science
Articles 614 Documents
ANALISIS KELAYAKAN DAN PENGEMBANGAN AGRIBISNIS JAGUNG (ZEA MAYS) DI DESA KOPI KECAMATAN BULANGO UTARA KABUPATEN BONE BOLANGO Laiko, Rizal Susanto; Suparwata, Dewa Oka; Djibran, Moh Muchlis; Mokoginta, Meity M.
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.21346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan finansial dan kontribusi ekonomi dari agribisnis jagung di Desa Kopi, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis rasio penerimaan terhadap biaya (R/C ratio) dan Location Quotient (LQ). Data diperoleh melalui survei terhadap 41 petani jagung dengan menggunakan kuesioner terstruktur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa R/C ratio sebesar 2,56 mengindikasikan bahwa usaha tani jagung di Desa Kopi layak secara finansial, dengan total pendapatan yang lebih besar daripada biaya produksi. Nilai LQ sebesar 1,25 menunjukkan bahwa jagung merupakan komoditas unggulan di daerah tersebut, dengan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor-faktor seperti akses terhadap input, teknologi budidaya, dan informasi pasar mempengaruhi profitabilitas petani. Kebijakan pemerintah yang mendukung penyuluhan dan akses pembiayaan diperlukan untuk memperkuat kelayakan dan daya saing agribisnis jagung di tingkat pedesaan.  
PENGARUH BIOCHAR TEMPURUNG KELAPA DAN PUPUK HAYATI TERHADAP KONDUKTIVITAS LISTRIK (EC) DAN PERTUMBUHAN TANAMAN TERUNG GELATIK Ilmi, Lya Himmatul; Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu; Yushardi, Yushardi
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.20674

Abstract

Terong gelatik (Solanum melongena L./merupakan salah satu sayuran yang paling digemari di Indonesia, karena memiliki rasa yang manis, tekstur yang renyah, dan kandungan gizi yang tinggi. Namun, produktivitasnya mengalami penurunan yang signifikan pada tahun 2022, yaitu sebesar 23,9%dibandingkan tahun sebelumnya, yang diduga disebabkan oleh menurunnya ketersediaan hara. Upaya potensial yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah peningkatan kesuburan tanah melalui aplikasi biochar tempurung kelapa dan biofertilizer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh aplikasi gabungan biochar tempurung kelapa dan biofertilizer terhadap konduktivitas listrik (EC) dan pertumbuhan terung gelatik, Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dengan 10 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai EC mengalami penurunan setiap minggu pengamatan. Nilai EC tertinggi tercatat pada minggu ke-0 pada perlakuan P1 dengan nilai 1,81 mS/cm,yang menunjukkan ketersediaan hara optimal bag pertumbuhan tanaman. Namun, pada minggu ke-3dan ke-6, nilai EC mengalami penurunan yang signifikan pada semua perlakuan, yang menunjukkan adanya penurunan ketersediaan hara. Dalam hal pertumbuhan tanaman, nilai keseluruhan tertinggi tercatat pada perlakuan P7.
ANALISIS KEBERHASILAN PELAKSANAAN TUGAS POKOK PENYULUHAN PERTANIAN DI KECAMATAN KARANG INTAN Fatah, Luthfi; Hildasari, Antung Cahaya; Noormalasari, Soraya; Ridayati, Ridayati
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.21264

Abstract

Penyuluhan pertanian di Kecamatan Karang Intan memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas petani dan mempercepat transfer teknologi. Namun, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas pokok penyuluhan. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluhan pertanian (2) Untuk mengetahui permasalahan utama yang dihadapi dalam melaksanakan tugas pokok penyuluh pertanian di Kecamatan Karang Intan. Berdasarkan analisis, kompetensi penyuluh masih bervariasi, dengan sebagian besar berada pada kategori rendah. Aspek evaluasi dan pelaporan menunjukkan hasil yang baik, namun aspek pengembangan penyuluhan, pengembangan profesi, dan penunjang penyuluhan sangat lemah. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluh lebih berfokus pada pemenuhan kewajiban administratif daripada inovasi dan pengembangan diri. Beberapa hambatan utama yang dihadapi penyuluh ialah seperti jumlah penyuluh yang terbatas, pendanaan dan insentif yang belum stabil, serta minimnya sarana dan prasarana kerja. Selain itu, keterbatasan literasi digital dan infrastruktur ICT di pedesaan juga menjadi tantangan signifikan.
PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI INPARI IR NUTRI ZINC DI LAHAN RAWA LEBAK Erawati, Fenny; Mahdiannoor, Mahdiannoor; Hafizah, Nur; Istiqomah, Nurul; Majedi, Majedi; Masrufah, Masrufah
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian abu sekam padi dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil padi Inpari IR Nutri Zinc di lahan rawa lebak. Penelitian dilaksanakan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial, yaitu tiga dosis abu sekam padi (30 ton, 35 ton, dan 40 ton ha-1) dan tiga dosis pupuk NPK (150 g, 250 g, dan 350 g per petak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara abu sekam padi dan pupuk NPK terhadap semua peubah pertumbuhan dan hasil tanaman. Namun, pemberian secara terpisah abu sekam padi berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan pada umur 30 dan 45 hari setelah tanam (HST), dan tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang malai, jumlah gabah, dan berat gabah per rumpun. Pemberian pupuk NPK tidak memberikan pengaruh terhadap seluruh peubah pengamatan, karena sifat lahan rawa lebak yang masam dan tergenang, sehingga menyebabkan kehilangan nitrogen melalui proses volatilisasi dan denitrifikasi serta fiksasi fosfor. Dosis abu sekam padi terbaik dalam penelitian ini adalah 30 ton ha-1 yang mampu meningkatkan jumlah anakan. Sementara itu, tidak ditemukan dosis pupuk NPK yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan maupun hasil padi di kondisi lahan tersebut.
STUDI POPULASI HAMA TANAMAN EDAMAME YANG DIBERI CANGKANG TELUR BEBEK Ilhamiyah, Ilhamiyah; Kinardi, Ari Jumadi; Zuraida, Ana; Pangentu, Ridho Fahlevie; Gazali, Akhmad
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.21217

Abstract

Salah satu cara pengendalian hama edamame yang ramah lingkungan adalah dengan  memanfaatkan  cangkang telur bebek.  Tujuan penelitian  adalah 1) Mengetahui dosis cangkang telur bebek yang paling efektif untuk mengendalikan hama tanaman edamami. 2)Mengetahui pengaruh pemberian cangkang telur bebek terhadap produksi tanaman edamame.  Metode penelitian yang digunakan adalah  Rancangan Acak  Lengkap (RAL) yang terdiri dari  5 perlakuan dan 4 ulangan.  Untuk mengetahui adanya pengaruh perlakuan terhadap produksi tanaman edamami digunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan Dosis cangkang telur bebek yang paling efektif untuk mengendalikan hama tanaman edamame adalah pemberian 3 kg tanah + 15 gr tepung cangkang telur bebek per tanaman dalam  polibag dengan tingkat serangan sebesar 1,25 %.     Pengaruh pemberian cangkang telur bebek terhadap produksi tanaman  berpengaruh sangat nyata terhadap produksi tanaman edamame.  Produksi edamame tertinggi terdapat pada  pemberian 3 kg tanah + 15 gr tepung cangkang telur bebek dengan jumlah polong sebesar 38 polong per tanaman edamame.
EFEKTIVITAS KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN AIR KELAPA TERHADAP VIABILITAS BENIH TERONG (Solanum melongena L.) KADALUARSA Jumayrah, Jumayrah; Ardaniah, Ardaniah; Arsela, Primadiyanti
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.20651

Abstract

Eggplant seeds that have deteriorated can still be utilized as planting material through invigoration treatment to improve viability and vigor. This study aimed to determine the effectiveness of invigoration materials and soaking duration on the viability of expired eggplant seeds (Solanum melongena L.). The research employed a Randomized Block Design (RBD) with two factors: invigoration materials consisting of air conditioning water (k1), 25% coconut water (k2), and 50% coconut water (k3); and soaking duration of 2 hours (l1), 4 hours (l2), and 6 hours (l3). Results showed that invigoration materials had a highly significant effect on the number of germinated seeds, germination time, sprout length, germination percentage, germination rate, and germination speed, while soaking duration significantly affected sprout length. The interaction between the two factors had no significant effect. The best treatment was 25% coconut water with 4 hours soaking, effectively invigorating expired eggplant seeds for use as planting material.  
PENGARUH AGEN HAYATI TERHADAP POPULASI, INTENSITAS SERANGAN Plutella xylostella DAN HASIL TANAMAN BUNGA KOL Choir, Miftahul; Nurdiana, Dadi; Fajarfika, Resti; Hardimansyah, Hilmi
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.20952

Abstract

Hama ulat daun Plutella xylostella dikenal sebagai salah satu Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang paling merugikan pada budidaya kembang kol. Serangan hama ini mampu menimbulkan kerusakan hingga 100%, apabila tidak dilakukan intervensi pengendalian secara tepat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi tiga agen hayati, yaitu B. thuringiensis, M. anisopliae, B. bassiana terhadap populasi dan intensitas serangan hama ulat daun Plutella xylostella, serta bobot hasil tanaman bunga kol per tanaman maupun per plot. Penelitian ini dilaksanakan di areal kebun pertanaman milik Badan Penyuluh Pertanian (BPP) di Desa Margawati, Kabupaten Garut pada bulan Januari-Maret 2025. Rancangan Percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 9 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi yang signifikan pada jumlah larva Plutella xylostella antar perlakuan. Pada kontrol, populasi larva tercatat paling tinggi dengan rata-rata 10,1 ekor. Sebaliknya, perlakuan menggunakan agen hayati berhasil menurunkan populasi hingga di bawah 3 ekor. Dari ketiga agen hayati yang diuji, B. thuringiensis menunjukkan efektivitas paling besar dengan rata-rata hanya 0,33 ekor Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aplikasi B. thuringiensis dan M. anisopliae efektif mengurangi populasi serta tingkat serangan ulat tritip Plutella xylostella pada bunga kol (Brassica oleracea var. brotrytis L.). Kedua agen hayati tersebut mampu menurunkan populasi larva secara signifikan, sehingga menurunkan tingkat kerusakan daun.
PENGARUH SUMBER AIR YANG BERBEDA TERHADAP PEMELIHARAAN LARVA IKAN BETOK (Anabas Testudineus) DI INSTALASI BUDIDAYA IKAN LAHAN GAMBUT (IBILAGA) DESA GARUNG KABUPATEN PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Augusta, Tania Serezova; Setyani, Deby; Mantuh, Yusanti; Yustina, Meyke
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22242

Abstract

Pemeliharaan larva ikan betok (Anabas testudineus) merupakan fase krusial yang membutuhkan pengelolaan lingkungan secara presisi, terutama terkait kesiapan media pemeliharaan, pemberian pakan awal, dan kestabilan kualitas perairan. Pada tahap ini, larva dipelihara dalam wadah terkontrol dengan perhatian utama pada keseimbangan parameter fisika-kimia air serta kesesuaian ukuran dan kandungan nutrisi pakan terhadap kapasitas makan larva. Kondisi tersebut berperan penting dalam menjaga keberlangsungan hidup dan mendukung pertumbuhan larva secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan sumber air yang berbeda terhadap performa pemeliharaan larva ikan betok. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga jenis sumber air sebagai perlakuan, yaitu air sumur bor, air sungai, dan air olahan. Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup dan mortalitas larva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan air sumur bor memberikan tingkat kelangsungan hidup tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya yaitu Perlakuan A menghasilkan survival rate rata-rata tertinggi sebesar 97,1% dengan mortalitas 3,8%, diikuti Perlakuan B dengan survival rate 96,6% dan mortalitas 3,3%, sedangkan Perlakuan C menunjukkan survival rate terendah sebesar 94,2% dengan mortalitas 5,7%. Kondisi kualitas air selama penelitian relatif stabil, dengan kisaran suhu 29,2–29,3°C, pH 6,6–6,7, serta konsentrasi oksigen terlarut (DO) antara 11,2–11,7 mg/L. Kata Kunci :   
FORMULASI PUPUK NPK-HAYATI PADA BUDIDAYA JAGUNG HIBRIDA BISI 234 DI LAHAN RAWA LEBAK Putripertiwi, Dwija; Purnomo, Joko; Sukmana, M. Laily Qadry; Hidayat, Wahyu
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.21758

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh formulasi pupuk NPK-hayati terhadap pertumbuhan dan hasil jagung hibrida BISI 234 di lahan rawa lebak Kalimantan Selatan. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok satu faktor dengan empat taraf perlakuan (100%, 75%, 50%, dan 25% NPK yang dikombinasikan dengan pupuk hayati), masing-masing diulang enam kali. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan vegetatif, waktu berbunga, serta komponen hasil. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan 75% NPK + hayati secara signifikan meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, berat brangkasan, dan komponen hasil seperti diameter tongkol, jumlah baris dan biji per tongkol. Hasil ini mengindikasikan bahwa dosis NPK dapat dikurangi tanpa menurunkan produktivitas bila dikombinasikan dengan pupuk hayati. Penelitian ini berkontribusi dalam strategi pemupukan adaptif dan efisien pada lahan suboptimal, serta membuka peluang studi lanjutan mengenai sinergi mikroba tanah dalam peningkatan produktivitas pertanian berkelanjutan.
KADAR LEMAK TOTAL DAN KOLESTEROL JEROHAN SAPI (Beef Abomasum) PADA PERENDAMAN LARUTAN DAUN SIRSAK (Annona Muricata) Laksono, Suryo; Sukaryani, Sri; Purwati, Catur Suci
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.21312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman larutan daun sirsak (Annona muricata) terhadap penurunan kadar lemak total dan kolesterol pada beef abomasum serta menentukan konsentrasi optimalnya. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P0 (kontrol, aquades), P1 (larutan daun sirsak 5%), P2 (10%), P3 (15%), dan P4 (20%). Setiap perlakuan menggunakan 100 gram beef abomasum yang direndam selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman dengan larutan daun sirsak berpengaruh nyata terhadap kadar lemak total dan kolesterol. Nilai rata-rata kadar lemak total tertinggi diperoleh pada kontrol (P0) sebesar 7,44 ± 0,039 dan terendah pada perlakuan P4 sebesar 6,15 ± 0,042. Demikian pula kadar kolesterol tertinggi terdapat pada P0 sebesar 179,40 ± 2,19 dan terendah pada P4 sebesar 122,74 ± 2,69. Konsentrasi 20% (P4) merupakan perlakuan paling efektif dalam menurunkan kadar lemak total dan kolesterol pada beef abomasum.  ABSTRACTThis study aims to determine the effect of soaking beef abomasum in soursop leaf (Annona muricata) solution on the reduction of total fat and cholesterol levels and to determine the optimal concentration. The study used a completely randomized design (CRD) with five treatments and three replicates, namely P0 (control, distilled water), P1 (5% soursop leaf solution), P2 (10%), P3 (15%), and P4 (20%). Each treatment used 100 grams of beef abomasum soaked for 60 minutes. The results showed that soaking in soursop leaf solution had a significant effect on total fat and cholesterol levels. The highest average total fat level was obtained in the control (P0) at 7.44 ± 0.039 and the lowest in treatment P4 at 6.15 ±0.042. Similarly, the highest cholesterol level was found in P0 at 179.40 ± 2.19 and the lowest in P4 at 122.74 ± 2.69. A concentration of 20% (P4) was the most effective treatment in reducing total fat and cholesterol levels in beef abomasum.