cover
Contact Name
Sari Yuniarti
Contact Email
sari.abdimas@unmer.ac.id
Phone
+623415080008
Journal Mail Official
abdimas@unmer.ac.id
Editorial Address
Jl. Terusan Raya Dieng No. 62-64, Malang, Indonesia, 65146
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang
ISSN : 2721138X     EISSN : 25487159     DOI : https://doi.org/10.26905/abdimas
Core Subject : Humanities,
ABDIMAS: Published by Institute for Research and Community Services (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)) University of Merdeka Malang as the implementation of science, technology, economics, environment, and social in empowering the community. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang as part of the spirit of disseminating the results of community service. The ABDIMAS UNMER Malang Journal site provides journal articles for free download. ABDIMAS UNMER Malang Journal is a national scientific journal which is a reference source of academics in the field of Community Service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 444 Documents
KONSERVASI SUMBER MATA AIR BAUMATA BERBASIS MASYARAKAT LOKAL Pathibang, Meilyn Renny; Aryani, Ni Kade Ayu Dewi; Matatula, Jeriels
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 1 (2019): June 2019
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i1.3238

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi dengam ketersedian air bersih dan salinitasi lingkungan yang masih minim, karena keterbatasan yang dialami dalam proses penyedian sarana dan prasarana sehingga perlu mendapat perhatian semua pihak. Sebanyak enam dari dua puluh satu kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggar Timur (NTT) masih rawan atau kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Permasalahan utama yang dihadapi oleh Kelompok Masyarakat Peduli Sumber Mata Air Baumata adalah menurunnya debit air akibat maraknya penebangan liar di sekitar sumber mata air terutama di kawasan hutan bagian hulu yang merupakan daerah tangkapan air. Berbagai Tahapan atau langkah-langkah telah ditempuh guna melaksanakan solusi atas permasalahan spesifik yang dihadapi oleh Kelompok Masyarakat Peduli Sumber Mata Air Baumata. Luaran yang telah dicapai adalah masyarakat yang telah mengikuti penyuluhan tentang konservasi sumber mata air Baumata, diharapkan memilik kesadaran untuk berpartisipasi melakukan konservasi terhadap sumber mata air baumata. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i1.3238
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK UMKM KAMPUNG WISATA BISNIS TEGAL WARU DALAM UPAYA KOMERSIALISASI PRODUK BERDAYA SAING DAN BERBASIS INFORMASI TEKNOLOGI Purwaningsih, Endang; Muslikh, Muslikh; Suhaeri, Suhaeri
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 1 (2019): June 2019
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i1.3239

Abstract

Tujuan program ini adalah: 1) meningkatkan kualitas desain kemasan dan produk, 2) pelindungan hukum atas merek (branding) produk UMKM  Kampung Wisata Tegal Waru Bogor, 3) perluasan jaringan pemasaran melalui internet (on-line), dan 4) meningkatkan kompetensi manajemen pemasaran, sehingga mampu meningkatkan omzet/daya saing produk. Metode pendekatan dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan secara terus menerus sampai mandiri. Pelatihan dikemas secara praktis dengan mengambil tempat di tempat usaha yaitu Kampung Wisata Bisnis Tegal Waru Bogor.Solusi yang ditawarkan melalui antara lain dengan mengadakan: 1) pelatihan peningkatan kualitas desain kemasan dan produk, 2) pelatihan pembuatan dan pendaftaran  merek  produk, 3) pelatihan perluasan jaringan pemasaran melalui internet (on-line), dan 4) pelatihan manajemen pemasaran. Program tersebut telah dilaksanakan secara kontinue (terus menerus) sehingga dapat diketahui perkembangan mitra (UMKM) Kampung Wisata Tegal Waru  dari waktu ke waktu. Hasil kegiatan ini dapat dijelaskan bahwa (1) Produsen Kampung Wisata Bisnis Tegalwaru perlu diberdayakan dari segala hal, baik status badan usaha, keberlanjutan produksi, dan membrandingya, (2) e commerce belum dilakukan dengan baik, sebagian kecil dari mereka memanfaatkan media sosial pribadi, dan memerlukan link kerjasama berbagai pihak untuk membantu, Tim Abdimas telah membuatkan dan menyumbangkannya (3) belum tergerak untuk mendaftarkan merek, karena yang penting laku dan survive. Desain produk dan kemasannya masih seadanya, perlu didampingi dan dilatih. Telah dibuat model pemberdayaan UMKM Tegal Waru dan siap untuk diterapkan. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i1.3239
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER SANTRI HUSADA POSKESTREN AL HIKAM BANGKALAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Tri Wahyuni Bintarti; Handayani Handayani; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Dewi Masithah
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2 (2019): December 2019
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3443

Abstract

Pondok Pesantren Al Hikam Bangkalan memiliki POSKESTREN dan Kader Santri Husada yang terdiri atas santri berusia SMP dan SMA. Pondok pesantren Al Hikam Bangkalan memiliki dua asrama besar untuk putra dan putri. Kedua asrama ini masih dalam satu area dan berdekatan. Ketertarikan dengan lawan jenis pada usia remaja masih harus dengan bimbingan orang tua. Perlu diketahui bahwa tingkat aborsi di kalangan remaja diperkirakan sekitar 700 ribu kasus per tahun atau sekitar 30 persen dari seluruh kasus aborsi per tahun di Indonesia (Hidayangsih, 2014). Penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja dilakukan agar remaja di AlHikam Bangkalan memiliki wawasan tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi di usia remaja. Penyuluhan berlangsung secara tertib dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang dari kader santri husada poskestren pondok pesantren Al Hikam Bangkalan. Kegiatan ini cukup mendapatkan perhatian dan antusias dari santri, hal ini terlihat dengan jumlah peserta dan keaktifan diskusi saat penyuluhan berlangsung. Kegiatan penyuluhan ini juga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada kader santri husada poskestren pondok pesantren Al Hikam Bangkalan. Hal ini di tunjukkan dengan hasil peningkatan post-test lebih tinggi dari hasil pre-test DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3443
PKM INDUSTRI KRUPUK LEMPENG DI BANTUL Sri Setyowati; Edi Iskandar
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2 (2019): December 2019
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3450

Abstract

Karak atau krupuk lempeng atau krupuk nasi atau juga biasa disebut gendar merupakan kerupuk yang sangat familiar dan digemari oleh sebagian besar masyarakat terutama di Yogyakarta dan di pulau Jawa. Salah satu sektor industri kecil menengah yang berada di Kabupaten Bantul adalah industi krupuk lempeng atau karak yang tersebar diseluruh wilayah Bantul, terutama di Kecamatan Sewon dan menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat. Sektor usaha yang menjadi mitra dalam kegiatan PKM ini adalah Industri “Kerupuk Lempeng Mbak Gendhuk” yang terletak di Dusun Kepek I Timbulharjo Sewon Bantul Yogyakarta. Permasalahan yang dapat diidentifikasi dari pengrajin kerupuk lempeng tersebut antara lain yaitu : 1) Keterbatasan modal, 2) Keterbatasan, 3) Penggunaan alat tradisional dan manual terutama alat pemotong krupuk, 4) Produksi masih memakai bahan tambahan boraks atau bleng, 5) Hasil produksi dikemas seadanya dan belum ada ijin PIRT, 6) Kurangnya pengetahuan pemilik dan tenaga kerja terhadap teknologi informasi sehingga sarana pemasaran terbatas. Untuk meningkatkan nilai ekonomi dari industi krupuk lempeng terutama dalam hal penggunakaan alat tekhnologi tepat guna dan penggunaan bahan tambahan makanan yang sehat diperlukan pendampingan. Dalam PKM ini akan dilakukan beberapa kegiatan yaitu : 1) Penerapan teknologi tepat guna, 2) Pelatihan pembuatan krupuk lempeng dengan bahan tambahan pangan STTP (Sodium tripolifosfat) sebagai pengganti boraks, 3) Pengemasan produk dan IRT dan  4) Penerapan teknologi informasi terutama dalam memperluas jangkauan pemasaran. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3450
PKM-KELOMPOK TANI ALAM SUBUR DI DESA NDUARIA KECAMATAN KELIMUTU KABUPATEN ENDE NUSA TENGGARA TIMUR Yustina Puu; Charly Mutiara; Yohanes Pande
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2 (2019): December 2019
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3480

Abstract

Partners in this PKM is Alam Subur Farmers in Nduaria Village that has fifteen members. Based on the results of a survey conducted, it is known that the problems faced by partners are lack of counseling and assistance to farmer groups in the use of inputs and fertilizers and pesticides, the price of chemical fertilizers and pesticides is very expensive and very complicated to obtain, farmers do not know how to make organic fertilizers and pesticides that use plants around the farmers' land, farmers do not know how to control pests and diseases in cabbage and mustard plants, the statutes and bylaws of the group are not legally strong, and group management is still weak. The solution provided to overcome the problems of partners is to provide knowledge and skills to farmers in this group about the facilities and infrastructure used in aquaculture activities, the correct use of fertilizers and pesticides in aquaculture activities, making organic fertilizers and vegetable pesticides from plants around farmer's land, control of pests and diseases in cultivated plants and good group management by making a statute and by laws. Output targets to be achieved in PKM activities include a scientific article published through an ISSN journal, an article in print media, a video of PKM activity, and farmers can make organic fertilizer and pesticides from plants around their land. The methods that will be used in achieving the above objectives are counseling and training. The results achieved are 90% of farmers have understood and can make organic fertilizers and pesticides. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3480
PKM : PEMBUATAN ALAT CETAK DAN LEMARI PENGERING BRIKET ARANG TONGKOL JAGUNG Muhammad Sudirman Akili; Amelya Indah Pratiwi; Muhammad Asri
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2 (2019): December 2019
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3513

Abstract

Desa Buloila di Kabupaten Gorontalo Utara merupakan salah satu desa yang warganya memiliki mata pencaharian sebagai pembuat briket arang tongkol jagung. Proses pengolahan tongkol jagung menjadi briket arang masih dilakukan secara manual yakni proses pencetakan briket dengan menggunakan potongan pipa dengan berbagai ukuran dan proses pengeringan briket yang masih bergantung dengan kondisi cuaca. Metode pemprosesan seperti ini tentu saja kurang efisien dan tidak efektif yang berdampak pada produksi briket yang kurang maksimal bila dibandingkan dengan ketersediaan bahan baku tongkol jagung yang melimpah di desa Buloila. Melalui penerapan teknologi tepat guna ini, di buat Alat pencetak dan Lemari Pengering Batagung. Alat pencetak briket dirancang dengan sistem screw press yang dilengkapi dengan tuas pemutar setiap alat terdapat 5 cetakan sehingga lebih efisien waktu yang digunakan untuk mencetak briket, lebih banyak adonan yang tercetak dalam satu waktu dan mengurang keluhan fisik pekerja. Lemari pengering dirancang dengan 4 tingkatan rak pengerng dan satu ruang pembakaran serta otomatis membuka maupun menutup ketika terdeteksi turun hujan. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3513
PERAN UNIVERSITAS DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING EKONOMI LOKAL DI POLEHAN MALANG Vidya Purnamasari; Vika Annisa Qurrata; Sudjatmiko Sudjatmiko
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2 (2019): December 2019
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3560

Abstract

The majority of Small and Medium Enterprises (SMEs) in Malang is facing several problems, namely the lack of technology and innovation in terms of quality in production and marketing. In order to improve the competitiveness of the local economy of SMEs in Polehan Village, Malang State University through DRPM funding, it provides facilities assistance, online marketing training and business management. This activity is carried out with the intention that SMEs can be more competitive and independent for business development. In detail, the form of activities is to increase the application of science and technology in society through the design of operational training for large ball sewing machines, marketing through the Tokopedia marketplace, and business management. The results that have been achieved are increased marketing so that products / goods in the form of: footwear made from cow, sheep and snake skin can be distributed evenly through e-commerce. E-commerce used is the marketplace and Google MyBusiness which are currently in great demand by consumers. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3560  
BIMBINGAN TEKNIS DASAR-DASAR PROSES PEMBUATAN KOMPONEN SEPATU REM SEPEDA MOTOR DENGAN MODEL HIGH PRESSURE DIE CASTING BERBAHAN SKRAP ALUMINIUM BAGI IKM LOGAM DISPERINDAG KABUPATEN MALANG Djoko Andrijono; Sufiyanto Sufiyanto
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2 (2019): December 2019
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3801

Abstract

Sepatu rem merupakan elemen mesin menyatu dengan kampas rem yang terpasang di dalam tromol. Saat dilakukan pengereman timbul gesekan antara permukaan kampas rem dengan dinding bagian dalam tromol, sehingga  menimbulkan keausan pada kampas rem, akibatnya diperlukan penggantian kampas rem termasuk sepatu rem. Jumlah penduduk Indonesia tahun 2018 mencapai 260 juta dan kepemilikan sepeda motor mencapai 137,7 juta artinya jumlah sepeda motor tersebut, sudah mencapai separuh dari jumlah penduduk Indonesia, sehingga kebutuhan sepatu rem sangat dituntut tersedia dipasaran, karena kampas rem yang sudah aus harus diganti. Kondisi tersebut, memberi peluang bisnis bagi para IKM logam untuk mendirikan industri pengecoran, khususnya di bidang pembuatan sepatu rem. Dipilihnya proses pengecoran tersebut, karena proses pengecoran dapat digunakan untuk proses remelting dan mampu memproduksi  dengan geometri produk cor yang rumit dan kompleks serta dapat digunakan untuk produksi massal. Bahan dasar sepatu rem dapat memanfaatkan limbah logam bukan besi jenis skrap aluminium yang memiliki sifat dapat dilebur kembali  dan salah satu cara untuk memperoleh produk sepatu rem secara massal tanpa diperlukan proses pengerjaan lanjut dapat menggunakan proses pengecoran jenis HDPC, karena HDPC menggunakan cetakan yang memiliki tingkat kepresisian yang tinggi dan proses pencetakannya dapat dilakukan secara berulang-ulang dengan bentuk dan ukuran produk yang sama. DOI; https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3801
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UKM HANDICRAFT DENGAN ALAT PLONG KERTAS BERTENAGA DONGKRAK (Studi Kasus: UKM Gift Box di Kota Malang) Hery Budiyanto; Erna Winansih; Harril Brimantyo; Muhammad Iqbal
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2 (2019): December 2019
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3803

Abstract

Persaingan ekonomi global menjadi tantangan untuk UKM produk kreatif bidang kerajinan. Permasalahan yang sering dihadapi adalah kapasitas produksi yang minim bila dibandingkan dengan permintaan konsumen terutama terkait dengan peralatan produksi dan desain produk. Masalah lain adalah media pemasaran yang kurang akan mempengaruhi minat konsumen untuk mendapatkan produk UKM produk kreatif bidang kerajinan. Untuk itu perlu adanya pengembangan produk kreatif UKM yang mempunyai nilai ekonomi dan daya saing tinggi serta mampu menyerap tenaga kerja sehingga dapat menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Usaha skala Kecil dan Menengah punya potensi untuk dikembangkan dengan memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki baik sumber daya alam, sumber daya manusia dan budaya lokal, sehingga menjadi kekuatan ekonomi masyarakat setempat.  Salah satu UKM Industri kreatif bidang kerajinan yang berkembang di Kota Malang adalah UKM yang memproduksi Gift Box yang dipilih sebagai mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan fokus pembinaan pada aspek produksi, desain dan pemasaran. Pendampingan mitra UKM pada aspek telah meningkatkan produktivitas melalui pembuatan alat plong karton/kertas dengan tenaga dongkrak yang meningkatkan produksi hingga 2 kali lipat dibanding proses pemotongan manual. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3803
PANORAMA JURANG TOLEH, JATIGUWI, SUMBERPUCUNG, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR Sri Widayati; Pungky Eka Setyawan; Elta Sonalitha
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2 (2019): December 2019
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3804

Abstract

Potensi terbesar dari desa Jatiguwi adalah Ikan Air Tawar yang setiap hari panen ikan. Hasil panen langsung dijual di pasar atau didistribusikan ke beberapa tempat penjualan ikan air tawar di wilayah Kota dan Kabupaten Malang. Ikan langsung dibeli oleh para pelanggan yang datang ke tempat-tempat penjualan ikan tersebut, sedangkan Desa Jatiguwi sendiri sebagai penghasil ikan air tawar Karamba terbesar di wilayah Kabupaten Malang justru tidak memiliki tempat penjualan ikan air tawar secara khusus. Hasil panen ini langsung dibeli oleh para pelanggan yang datang ke tempat-tempat penjualan ikan tersebut. Namun, Ikan-ikan air tawar ini dijual langsung tanpa diolah terlebih dahulu, sehingga harga nya relatif murah dan keuntungan yang diterima nelayan sangatlah sedikit. Dibutuhkan suatu metode yang dapat mengangkat nilai jual dari hasil panen ikan air tawar tersebut. Potensi lain dari desa ini adalah keindahan sunset dan keramba-keramba dengan pemandangan yang indah, pemandangan ini jika dimanfaatkan dengan baik akan menjadi daya Tarik wisata yang unik. Desa masih kesulitan untuk maengembangkan potensi ini menjadi obyek wisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mitra ingin mewujudkan pengembangan lokasi menjadi wisata edukasi yang menarik perhatian wisatawan dan dapat meningkatkan nilai jual tempat wisata tersebut. Mitra membutuhkan pendampingan dan pelatihan-pelatihan dalam mewujudkan desa wisata yang layak. Di desa jatiguwi terdapat banyak lahan kosong milik pemerintah desa yang layak dijadikan area-area edukasi atau area wisata kuliner hasil panen air tawar. Dari beberapa permasalahan mitra yang ada, Solusi yang ditawarkan adalah (1) Pendampingan pembenahan area wisata dari bangunan-bangunan yang kurang layak, merapikan area, mengorganisasi sampah, dan penyediaan sarana dan prasana yang dibutuhkan oleh sebuah desa wisata pelatihan (2) Pelatihan tentang excellent service yaitu pembinaan, pengajaran dan pembimbingan masyarakat bagaimana memberikan pelayanan yang ramah dan pintar kepada wisatawan sehingga wisatawan sehingga dapat merasa nyaman dan senang telah berkunjung di desa Jatiguwi (3) Pelatihan untuk sumber daya manusia tentang tata kelola atau manajemen eco Wisata (4) Publikasi eco wisata Jatigui secara online yang bertujuan memasarkan tempat wisata agar lebih dikenal wisatawan, baik dalam negeri maupun luar negeri. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3804

Page 8 of 45 | Total Record : 444