cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 3,633 Documents
Analisis Perubahan Kesulitan Belajar Kimia Siswa melalui Pembelajaran Kooperatif Terpadu NHT-TSTS Mukhtar Haris; I Nyoman Loka; Rahmawati Rahmawati; Sunniarti Ariani; Dyah Puspitasari Ningthias; Risnawati Risnawati; Irma Fitri Cahyati; Hesti Mariati Merdania
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5302

Abstract

Kesulitan belajar merupakan salah satu kendala utama dalam pembelajaran kimia karena karakteristik materi yang bersifat abstrak dan melibatkan konsep serta perhitungan yang saling berkaitan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tingkat kesulitan belajar kimia siswa setelah mengikuti pembelajaran kooperatif terpadu Numbered Heads Together (NHT) dan Two Stay Two Stray (TSTS). Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan bentuk nonequivalent control group design yang dilaksanakan pada siswa kelas XI SMAN 7 Mataram tahun ajaran 2024/2025. Data kesulitan belajar diperoleh menggunakan tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan tingkat serta distribusi kesulitan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kesulitan belajar pada kelas yang memperoleh pembelajaran kooperatif terpadu berubah dari kategori tinggi (29,35) menjadi rendah (74,81). Selain itu, distribusi siswa yang mengalami kesulitan belajar kategori tinggi menurun dari 48% menjadi 0%, sedangkan siswa dengan kategori kesulitan rendah meningkat menjadi 68%, dan 6% siswa telah mencapai kategori tidak mengalami kesulitan belajar. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif terpadu NHT-TSTS mampu menggeser profil kesulitan belajar siswa menuju kategori yang lebih baik melalui aktivitas diskusi kelompok, tanggung jawab individu, dan pertukaran informasi antarkelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif terpadu berpotensi menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk mengurangi kesulitan belajar kimia pada materi kelas XI SMA.
Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Bagi Penyandang Disabilitas (Studi di SMP Negeri 16 Mataram) Arrdiyan SLA; Muh. Mabrur Haslan; Ega Anzani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak atas pendidikan bagi penyandang disabilitas dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di SMP Negeri 16 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode yuridis-sosiologis yang memadukan kajian terhadap ketentuan hukum dengan kondisi empiris di lapangan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru mata pelajaran, guru pendamping khusus, peserta didik penyandang disabilitas, serta orang tua peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan analisis pemenuhan hak pendidikan menggunakan kerangka 4A Katarina Tomasevski yang meliputi availability, accessibility, acceptability, dan adaptability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 16 Mataram telah berupaya memenuhi hak pendidikan bagi penyandang disabilitas melalui penyediaan layanan pendidikan inklusif, pemberian kesempatan belajar yang setara, penyesuaian proses pembelajaran, serta kerja sama antara sekolah dan orang tua. Namun demikian, implementasi pendidikan inklusif masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana yang aksesibel, belum optimalnya kompetensi tenaga pendidik dalam pendidikan inklusif, serta belum tersedianya sistem pembelajaran yang sepenuhnya mampu mengakomodasi kebutuhan peserta didik penyandang disabilitas. Berdasarkan kerangka 4A, aspek availability dan acceptability telah berjalan cukup baik, sedangkan aspek accessibility dan adaptability masih memerlukan penguatan melalui peningkatan fasilitas, pengembangan kompetensi guru, serta dukungan kebijakan pemerintah daerah. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemenuhan hak atas pendidikan bagi penyandang disabilitas tidak hanya ditentukan oleh keberadaan regulasi, tetapi juga oleh efektivitas implementasinya pada tingkat satuan pendidikan.
Analisis Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar di Indonesia Ikhsanty Novita Kurniawati; Urip Muhayat Wiji Wahyudi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5305

Abstract

Adanya kemajuan dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah membawa transformasi yang signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar. Pemanfaatan TIK membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan siswa di era digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran TIK dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran bagi siswa sekolah dasar di Indonesia serta mengkaji faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research) dengan menganalisis berbagai sumber sekunder berupa artikel jurnal ilmiah, buku referensi, prosiding, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dalam rentang tahun 2015–2025. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi peran TIK, faktor pendukung, dan faktor penghambat dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran siswa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan TIK melalui perangkat pembelajaran digital, video pembelajaran, aplikasi interaktif, dan platform pembelajaran daring mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, keterlibatan siswa dalam pembelajaran, pemahaman materi, serta kualitas proses pembelajaran. Namun, penerapan TIK di tingkat sekolah dasar masih menghadapi berbagai hambatan, seperti infrastruktur yang tidak memadai, konektivitas internet yang terbatas, serta kurangnya keterampilan digital di kalangan pendidik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa TIK memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran sekolah dasar, sehingga diperlukan dukungan fasilitas, pelatihan guru, dan pemerataan akses teknologi agar pemanfaatannya lebih optimal.
Pengembangan E-Book Kimia Berbasis STEAM untuk Materi Sifat Koligatif Larutan: Tinjauan Literatur Sistematis terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Siswa Baiq Sri Wahyuni; Edi Waluyo
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5324

Abstract

Transformasi pembelajaran abad ke-21 menuntut pengembangan bahan ajar digital yang tidak hanya meningkatkan penguasaan konsep, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa. Salah satu inovasi yang relevan adalah e-book kimia berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM), terutama pada materi sifat koligatif larutan yang bersifat abstrak dan memerlukan visualisasi konseptual. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren penelitian, karakteristik pengembangan, implementasi, dan efektivitas e-book kimia berbasis STEAM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) dengan menelusuri artikel yang dipublikasikan pada periode 2020–2025 melalui basis data Scopus, Web of Science, ScienceDirect, ERIC, dan Google Scholar. Sebanyak 30 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa e-book berbasis STEAM mengintegrasikan multimedia interaktif, pembelajaran berbasis proyek, eksperimen virtual, pemecahan masalah kontekstual, dan asesmen autentik yang secara konsisten meningkatkan kemampuan berpikir kritis, motivasi belajar, keterlibatan, kreativitas, serta pemahaman konseptual siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-book kimia berbasis STEAM merupakan inovasi pembelajaran yang efektif dan memiliki prospek strategis dalam mendukung pembelajaran kimia yang bermakna, berpusat pada peserta didik, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Meningkatkan Pengetahuan IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Ihya Ghulam Halim; Sowiyah Sowiyah; Sunyono Sunyono; Handoko Handoko
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5330

Abstract

Pengetahuan IPAS peserta didik sekolah dasar masih tergolong rendah karena proses pembelajaran belum sepenuhnya melibatkan peserta didik secara aktif dalam memecahkan permasalahan kontekstual. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Salah satu model pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan adalah Problem Based Learning (PBL), yang mendorong peserta didik berperan aktif dalam memecahkan permasalahan sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan pengetahuan IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 51 peserta didik dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan non-tes berupa lembar observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji N-Gain untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 54 meningkat menjadi 79 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 50 menjadi 63. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,54 berkategori sedang, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,25 berkategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan pengetahuan IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan pengetahuan IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar.
Efektivitas Model Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Dwi Ratna Asih; Sunyono Sunyono; Sowiyah Sowiyah; Jody Setya Hermawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5335

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik terhadap pembelajaran matematika kelas IV masih menjadi masalah, penggunaan model problem based learning belum berjalan dengan baik disebabkan adanya kurangnya keaktifan peserta didik dan pembelajaran yang masih berpusat pada pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran berbasis masalah benar-benar dapat membantu peserta didik berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain eksperimen semu melalui nonequivqlent control group desain. Sampel penelitian berjumlah 39 dengan mengguanakn sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa soal essay (pretest dan posttest) dan non tes berupa observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukan model problem based learning efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, dilihat dari rata-rata nilai posttest dan tedapat peningkatan N-Gain pada kelas eksperimen yang lebih tinggi dari kelas kontrol.
Analisis Faktor Status Horizontal Mismatch Pada Lulusan Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Surabaya Che Masyitha; Amirul Arif
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5348

Abstract

Persaingan pasar kerja yang semakin ketat dapat menyebabkan para lulusan bekerja pada bidang yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya (horizontal mismatch). Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya mengidentifikasi faktor yang memengaruhi kesesuaian antara pendidikan dan pekerjaan lulusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, keikutsertaan pelatihan, pengalaman sebelum lulus, jenis kelamin, dan tempat tinggal terhadap horizontal mismatch pada lulusan Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi logistik biner berbantuan SPSS 25. Data penelitian berasal dari 112 lulusan yang mengisi Tracer Study PAK 2024–2025 dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, keikutsertaan pelatihan, dan pengalaman sebelum lulus berpengaruh negatif dan signifikan terhadap horizontal mismatch. Sementara itu, jenis kelamin dan tempat tinggal tidak berpengaruh signifikan terhadap horizontal mismatch. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin aktif mengikuti pelatihan, dan semakin banyak pengalaman sebelum lulus, semakin rendah kemungkinan lulusan mengalami horizontal mismatch. Dengan demikian, peningkatan kualitas modal manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan pengalaman sebelum lulus menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesesuaian bidang pendidikan dengan pekerjaan lulusan.
Gerakan Literasi Sekolah Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di MI NW Dasan Baru Lalu Muhammad Wiryan Fathoni; Muhammad Ramdani Nur; Muh. Thala’at
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5349

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan program yang bertujuan membangun budaya literasi sekaligus memperkuat karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam membentuk karakter peserta didik di MI NW Dasan Baru serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, dan peserta didik, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GLS telah diimplementasikan melalui kegiatan membaca yang terintegrasi dalam pembelajaran, meliputi membaca buku pelajaran dan buku cerita, membimbing pemahaman bacaan, mengaitkan isi bacaan dengan nilai-nilai karakter, serta menceritakan kembali isi bacaan. Pelaksanaan tersebut berkontribusi terhadap berkembangnya karakter disiplin, tanggung jawab, kejujuran, rasa ingin tahu, percaya diri, kerja sama, dan kebiasaan belajar peserta didik. Faktor pendukung pelaksanaan GLS meliputi komitmen kepala madrasah dan guru, pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber bacaan, serta dukungan orang tua. Adapun faktor penghambatnya meliputi belum adanya program literasi yang terjadwal dan keterbatasan koleksi buku. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program literasi yang terencana dan berkelanjutan untuk mengoptimalkan pembentukan karakter peserta didik.
Pengembangan Komik Edukatif Berbasis Budaya Lokal Sasak Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Anak Kelompok B Nova Sri Widiana; Nuriadi Nuriadi; Ika Rachmayani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5353

Abstract

Perkembangan bahasa merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan anak usia dini yang memerlukan media pembelajaran yang sesuai untuk menstimulasi keterampilan membaca permulaan anak. Hasil observasi awal di RA Nurul Huda NW Banjarsari menunjukkan bahwa sebagian besar anak Kelompok B masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, membaca kata sederhana, dan memahami bacaan pendek karena penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan komik edukatif berbasis budaya lokal Sasak, khususnya legenda Putri Mandalika, serta mengetahui tingkat kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan membaca anak. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Kelayakan produk dinilai melalui validasi ahli, observasi anak, dan respons guru, sedangkan efektivitasnya dianalisis menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik memperoleh persentase kelayakan sebesar 96,43% dari ahli media, 97,27% dari ahli materi, 92,05% dari observasi anak, dan 94,17% dari respons guru, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 94,98% yang termasuk kategori sangat layak. Nilai rata-rata keterampilan membaca anak meningkat dari 49,53 pada pretest menjadi 79,40 pada posttest dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,59 yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, komik edukatif berbasis budaya lokal Sasak dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan sekaligus mengenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada anak usia dini.
Pengaruh Disiplin Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V di Sekolah Dasar Dwi Rahma Yuliana; Amrina Izzatika; Niken Yuni Astiti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5354

Abstract

Prestasi belajar peserta didik merupakan salah satu indikator keberhasilan proses pembelajaran yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor internal, termasuk disiplin belajar dan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila peserta didik kelas V SD Negeri 11 Metro Pusat Tahun Ajaran 2024/2025, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 62 peserta didik kelas V yang sekaligus dijadikan sampel dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur disiplin belajar dan motivasi belajar, serta dokumentasi nilai prestasi belajar peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar dengan nilai signifikansi sebesar 0,266 > 0,05. Motivasi belajar juga tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar dengan nilai signifikansi sebesar 0,483 > 0,05. Secara simultan, disiplin belajar dan motivasi belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar dengan nilai signifikansi sebesar 0,536 > 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,021 menunjukkan bahwa disiplin belajar dan motivasi belajar secara bersama-sama hanya memberikan kontribusi sebesar 2,1% terhadap variasi prestasi belajar, sedangkan 97,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, disiplin belajar dan motivasi belajar bukan merupakan faktor yang secara signifikan memengaruhi prestasi belajar Pendidikan Pancasila pada penelitian ini, sehingga terdapat faktor lain yang lebih dominan dalam menentukan prestasi belajar peserta didik.