cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 1,220 Documents
Integrasi Program Parenting Pola Asuh Dan Metode Cooking Makanan Bergizi Pada Orang Tua Untuk Meningkatkan Imun Dan Kecerdasan Balita Nur Iszakiyah; Nur Khalilah; Taufiqur Rahman; Effatul Afifah; Farisa Latifah; Nindawi Nindawi; Prastomo Suhendro
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26291

Abstract

Masalah gizi yang paling umum di Indonesia adalah malnutrisi, yang meliputi pola makan tidak seimbang dan asupan makanan secara keseluruhan yang tidak memadai. Pola asuh juga merupakan faktor yang berkontribusi terhadap masalah status gizi. Desa Pamaroh, Kadur, Pamekasan merupakan salah satu desa di Pamekasan, Madura, yang menghadapi masalah kesehatan, khususnya dengan tingginya jumlah balita yang mengalami malnutrisi. Lima balita juga tercatat di desa ini mengalami stunting. Memahami kondisi tersebut, Politeknik Negeri Madura Jurusan Kesehatan berinisiatif untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua berupa edukasi pola asuh dan memasak makanan bergizi untuk balita. Metode kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kepada 30 ibu yang memiliki balita. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, serta observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan ibu dalam memberikan pola asuh yang benar pada anak balitanya  Rata-rata skor pre-test ibu  sebesar 72,3 meningkat menjadi 98,6 pada post-test, sehingga terdapat peningkatan rata-rata sebesar 26,3 poin.. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi pola asuh dan metode memasak makanan bergizi di Desa Pamaroh, Kadur, Pamekasan berhasil meningkatkan pengetahuan ibu balita, yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil pre-test dan post-test. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan oleh kader Posyandu, bidan desa, dan institusi terkait, serta orang tua diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dengan memanfaatkan bahan pangan lokal guna mendukung upaya pencegahan malnutrisi dan stunting pada balita.
Pelatihan Manajemen Persediaan untuk Meningkatkan Efisiensi Usaha pada UMKM XYZ Alifta Agdiana Dewati; Annisa Dewi Akbari; Nora Azmi; Rahmi Maulidya; Agung Sasongko; Deeandra Disty Maharani; Brigytha Permata Isak
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25854

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan efisiensi usaha anggota Komunitas TDA Tangerang Raya melalui penerapan manajemen persediaan. Hasil survei awal menunjukkan bahwa pelaku UMKM masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain fluktuasi permintaan pasar, pengelolaan bahan baku dan barang jadi yang belum optimal, serta pencatatan persediaan yang masih sederhana sehingga berpotensi menimbulkan stockout maupun overstock. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menerapkan pengendalian persediaan yang sederhana dan sesuai dengan karakteristik UMKM. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting dalam bentuk penyuluhan, pelatihan, praktik, dan diskusi interaktif. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar manajemen persediaan, pencatatan stok, First In First Out (FIFO), Economic Order Quantity (EOQ), Reorder Point (ROP), Safety Stock, serta ABC Analysis. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai manajemen persediaan setelah mengikuti pelatihan serta seluruh peserta memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan kegiatan dengan kategori “Setuju” dan “Sangat Setuju”. Selain meningkatkan kompetensi peserta dalam mengelola persediaan secara lebih sistematis, kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), bahan ajar berupa poster dan materi presentasi, serta publikasi pada media massa. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan efisiensi operasional dan daya saing UMKM melalui penerapan pengelolaan persediaan yang lebih efektif.
Implementasi Agroforestri sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat dan Pelestarian Hutan Desa di Desa KedungsariImplementasi Agroforestri sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat dan Pelestarian Hutan Desa di Desa Kedungsari Heri Mulyanti; Vico Satria Rizky; Wahyu Dwi Nugroho; Firda Aden Gangga Nurfela Setiawan; Ayunda Rizki Febrianti
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26633

Abstract

Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro memiliki potensi sumber daya alam yang didominasi oleh sektor pertanian dan kawasan hutan. Namun, pengelolaan lahan yang belum optimal, rendahnya pemahaman masyarakat mengenai sistem agroforestri, serta masih terbatasnya pemanfaatan hutan desa secara berkelanjutan menjadi tantangan dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya suatu program pengabdian kepada masyarakat yang mampu mengintegrasikan aspek pemberdayaan masyarakat dengan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai penerapan agroforestri, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan hutan desa, serta merancang model pendampingan berbasis partisipatif sebagai upaya mendukung keberlanjutan program. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, identifikasi potensi dan permasalahan, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, demonstrasi penerapan agroforestri, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan melibatkan pemerintah desa, kelompok tani, kelompok masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan sehingga masyarakat berperan sebagai subjek utama dalam setiap tahapan kegiatan. Luaran yang diharapkan meliputi meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai agroforestri, terbentuknya model pendampingan berbasis partisipatif, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan desa, serta tersusunnya rekomendasi implementasi agroforestri yang sesuai dengan karakteristik Desa Kedungsari. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka pendek berupa peningkatan kapasitas masyarakat, serta dampak jangka panjang berupa penguatan kelembagaan masyarakat, optimalisasi pemanfaatan lahan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian hutan desa secara berkelanjutan
Edukasi Sadar Sampah Menjadi Rupiah Penguatan Literasi Lingkungan Siswa MAS Alkhairat Ternate Abdurrahman Senuk; Yetty Yetty; Fahima Nassar; Firdaus Duko; Maummil Sun’an; M. Nur Gamtohe
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26155

Abstract

Pengelolaan sampah di MAS Alkhairat Ternate masih menghadapi keterbatasan pemilahan, pembiasaan, dan pemanfaatan sampah anorganik bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat literasi lingkungan dan literasi ekonomi dasar siswa melalui edukasi sadar sampah menjadi rupiah. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Mei 2026 dengan sasaran 56 siswa melalui lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi sederhana, pendampingan dan evaluasi, serta penguatan keberlanjutan. Data dihimpun menggunakan kuesioner pascakegiatan yang memuat 20 pernyataan tertutup berskala 1–5 dan dua pertanyaan terbuka. Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan frekuensi, persentase, rerata skor, dan pengelompokan tema. Sebanyak 69,6% peserta belum pernah mengikuti edukasi pengelolaan sampah sebelumnya. Rerata respons positif mencapai 93,1% pada pengetahuan dan kesadaran, 92,9% pada sikap dan perilaku, serta 98,6% pada evaluasi pelaksanaan. Pengetahuan bahwa sampah memiliki nilai ekonomi mencapai 98,2%, kesediaan berpartisipasi mencapai 94,6%, dan minat mengikuti bank sampah mencapai 78,6%. Seluruh peserta menilai kegiatan bermanfaat dan mengharapkan keberlanjutan program. Hasil menunjukkan capaian edukatif yang kuat, sedangkan penerapan rutin, sarana terpilah, pencatatan, dan transaksi bank sampah masih memerlukan pendampingan lanjutan.
Pelatihan Praktikum Kimia Berbasis Lingkungan untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMA Negeri 12 Kupang Faderina Komisia; Maria Benedikta Tukan; Aloisius Masan Kopon; Susana Pranesti Nggumba; Fransiska Eflani
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25577

Abstract

Pembelajaran kimia pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) menuntut penguasaan literasi sains agar siswa mampu memahami, mengevaluasi, dan mengaplikasikan konsep-konsep ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Namun, proses pembelajaran di SMA Negeri 12 Kupang masih didominasi oleh pendekatan teoretis dan belum optimal memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, sehingga kemampuan literasi sains siswa belum berkembang secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa XI-A dan XI-C melalui pelatihan praktikum kimia berbasis lingkungan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode praktikum (eksperimen langsung) dan diskusi kelompok terarah dengan pembagian kelompok kecil secara heterogen. Praktikum dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai alternatif laboratorium konvensional. Peningkatan kemampuan literasi sains diukur menggunakan pretest dan posttest yang dianalisis dengan normalized gain (N-Gain). Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi sains siswa setelah kegiatan, dengan skor N-Gain yang diperoleh berada pada kategori sedang. Peningkatan tersebut tampak pada kemampuan menjelaskan fenomena ilmiah, merancang penyelidikan sederhana, serta menginterpretasikan data hasil praktikum secara logis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa praktikum kimia berbasis lingkungan efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa. Pemanfaatan lingkungan sekitar juga terbukti mampu membantu siswa memahami konsep-konsep kimia yang abstrak melalui pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna.
Pengembangan Sistem Warehouse Management Berbasis Website Aplikasi di PT Digital Kultur Indonesia Menggunakan metode Design Thinking Asep Rizal Nurjaman; M. Fajar Maulana Madani; Corry Caromawati; Hanif Nahriya Nugraha; Azriel Henock; M. Rangga Prima
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.23952

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan melalui pengembangan Sistem Informasi Manajemen Warehouse berbasis web di PT. Berlio Anugrah. Permasalahan utama mitra adalah pencatatan manual yang memerlukan waktu lama, rawan kesalahan, dan tidak memiliki fitur pelacakan barang secara real-time. Melalui pendekatan Design Thinking, tim melakukan observasi, analisis kebutuhan, perancangan, hingga pembuatan prototipe sistem. Hasilnya berupa sistem dengan fitur utama manajemen stok, tracking barang, dashboard interaktif, dan otomatisasi laporan. Hasil pengujian menunjukkan seluruh modul berfungsi baik sesuai dengan skenario uji, sehingga sistem dapat diandalkan dalam mendukung operasional gudang. Dampak yang dirasakan mitra meliputi peningkatan efisiensi kerja, akurasi data, kemudahan pelacakan barang, peningkatan kepercayaan mitra bisnis, serta peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan penggunaan sistem. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital pada pengelolaan gudang PT. Berlio Anugrah. 
Optimalisasi Digital Marketing UMKM Srikandi Laut Melalui Pemanfaatan Instagram Dan WhatsApp Business Nadia Ulfa Agustin Hilman; Alfin Nur Fahmi Mufreni; Rani Nurnawati; Nadya Ayu Lestari; Rodhiyah Rodhiyah; Fitri Ajeng Sari; Rizal Fahmi Syaiful; Dede Sri Rahayu; Luthfie Hadie Nugraha Darmawan; Gusti Tia Ardiani
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26021

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital dan kemampuan pemasaran daring UMKM Srikandi Laut, sebuah unit usaha pengolahan kerupuk seafood di Desa Tunggulsari, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. UMKM ini memiliki potensi produk yang kuat, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital dan jangkauan pasar. Pelatihan dirancang menggunakan pendekatan Partisipatif dan Pendampingan Melekat, dengan fokus pada optimalisasi platform Instagram dan WhatsApp  Business sebagai media branding, promosi, dan manajemen pelanggan. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi dasar mengenai strategi komunikasi digital, branding, serta praktik langsung pembuatan akun bisnis, katalog produk, dan konten promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait pengelolaan media digital, kemampuan membuat konten visual yang menarik, serta penggunaan fitur-fitur bisnis WhatsApp  Business untuk mempercepat proses transaksi. Peserta mampu mengintegrasikan Instagram sebagai sarana peningkatan brand awareness dan WhatsApp  Business sebagai media konversi penjualan. Kesimpulannya, pendampingan digital marketing ini efektif dalam memperkuat kapasitas teknis UMKM dan memperluas potensi pemasaran produk. Disarankan agar UMKM melakukan pembaruan konten secara berkala, memanfaatkan fitur lanjutan kedua platform, serta mengikuti pelatihan lanjutan untuk meningkatkan kualitas strategi pemasaran digital secara berkelanjutan.
Pengembangan Musik Liturgi dalam Jemaat Gmit Imanuel Oesao Relin Yosi Huka; Rolfi Junyanto Is Natonis; Yefta Bako; Grace Nope
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25243

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan musik liturgi di Jemaat GMIT Imanuel Oesao melalui pelatihan terstruktur yang mencakup aspek teologis, teknis, dan praktis. Latar belakang kegiatan ini adalah adanya kesenjangan antara kemampuan musikalitas jemaat yang tinggi, terbukti dari berbagai prestasi di tingkat nasional dan internasional, dengan keterbatasan variasi aransemen dan pemahaman liturgis dalam pelayanan ibadah mingguan. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner pretest dan posttest kepada 25 peserta yang terdiri dari 15 orang dewasa dan 10 orang remaja. Analisis data kualitatif dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif sederhana. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan di Jemaat GMIT Imanuel Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan menggunakan alat musik seperti keyboard Yamaha PSR-SX700, sound system portabel, dan perangkat lunak notasi musik MuseScore 4. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta dari rata-rata 55% pada pretest menjadi 85% pada posttest, serta peningkatan keterampilan praktis dalam mengiringi dan memimpin nyanyian liturgi. Peserta mulai memahami perbedaan lagu rohani dan liturgi, serta menyadari musik sebagai sarana perjumpaan dengan Allah. Pembahasan mengungkap bahwa metode pelatihan integratif yang menggabungkan teori, demonstrasi, praktikum, dan simulasi ibadah terbukti efektif, sejalan dengan hasil pengabdian serupa di jemaat-jemaat GMIT lainnya. Kegiatan ini juga berhasil mengidentifikasi bibit-bibit pelayan musik baru, terutama dari kalangan remaja. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil mencapai tujuannya, namun keberlanjutan melalui latihan rutin dan pendampingan berkelanjutan sangat diperlukan. Saran yang diberikan mencakup pembentukan tim koordinasi musik, alokasi anggaran khusus, pengembangan model pelatihan berbasis digital, serta perluasan program ke jemaat-jemaat lain di wilayah Kupang Timur.
Pemanfaatan Bekatul Sebagai Produk Pangan Kreatif dalam Mendorong Kewirausahaan di Pedesaan Rani Andriani Budi Kusumo; Gema Wibawa Mukti; Anne Charina
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.23638

Abstract

Budidaya padi merupakan aktivitas penting dalam menunjang ketahanan pangan nasional. Kegiatan budidaya padi tidak hanya menghasilkan beras sebagai produk utama, namun juga berbagai hasil sampingan seperti bekatul. Permasalahan yang terjadi adalah produk sampingan tersebut belum banyak dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, menciptakan produk bernilai jual, serta membuka peluang usaha baru yang berdampak pada peningkatan pendapatan rumah tangga melalui pemanfaatan sumberdaya lokal di pedesaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Nagrog dan Sakambang Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta, dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang. Kegiatan ini dilaksanakan secara partisipatif, mulai dari tahap persiapan, termasuk pemetaan masalah, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan menunjukkan hasil yang positif, yaitu: terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai potensi bekatul sebagai bahan baku produk olahan pangan; terjadi peningkatan keterampilan peserta dalam mengolah bekatul; serta meningkatnya minat peserta untuk mengembangkan usaha berbasis bekatul secara berkelompok. Namun demikian, masih sangat diperlukan pendampingan dan dukungan kepada masyarakat, terutama dalam akses permodalan dan juga pasar, agar potensi usaha dari produk sampingan padi dapat terus dikembangkan.
Pendampingan Masyarakat dalam Penyusunan Profil Infrastruktur Desa Berbasis Partisipatif di Desa Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka Hadi Fitriansyah; Endang Setyawati Hisyam; Arsha Riyanthika Meraldha; Ahmad Rowatul Irham; Fahri Abdillah; Ghaisan Dhiwa Fairuz; Jessica Dwi Saputri; Denta Naufal Nurhabibie
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26568

Abstract

Desa Sempan menghadapi permasalahan dalam pengelolaan dan perencanaan infrastruktur akibat belum optimalnya pemutakhiran data kewilayahan serta keterbatasan pengelolaan data spasial. Kondisi tersebut menyebabkan proses penentuan prioritas pembangunan belum sepenuhnya didukung oleh informasi yang akurat dan terdokumentasi secara spasial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi Pemerintah Desa Sempan dan masyarakat dalam menyusun Profil Infrastruktur Desa yang valid, mutakhir, partisipatif, dan berbasis spasial. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta masyarakat umum. Metode yang digunakan meliputi participatory mapping, participatory planning, observasi lapangan, pengambilan titik koordinat menggunakan GPS atau perangkat berbasis smartphone, diskusi kelompok, serta analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil kegiatan berupa inventarisasi dan pemetaan sarana pelayanan umum serta jaringan prasarana desa yang mencakup fasilitas pendidikan, kesehatan, peribadatan, olahraga, perniagaan, transportasi, energi, telekomunikasi, air minum, dan drainase. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa ketersediaan infrastruktur Desa Sempan telah mendukung kebutuhan dasar masyarakat, tetapi masih terdapat kesenjangan pelayanan dan beberapa infrastruktur yang belum tersedia. Profil Infrastruktur Desa yang dihasilkan dapat menjadi baseline bagi pemerintah desa dalam penyusunan RKPDes, penentuan prioritas pembangunan, dan pengalokasian anggaran secara lebih tepat sasaran. Kegiatan ini juga memperkuat pemanfaatan data spasial dan partisipasi masyarakat sebagai fondasi pengembangan tata kelola desa berbasis data menuju smart village yang adaptif dan berkelanjutan