cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 1,220 Documents
Pengenalan Sorgum Sebagai Bahan Pangan Alternatif Untuk Diversifikasi Pangan Keluarga Sulistyawati Sulistyawati; Ridwan Isnaeni Mahfud
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.24329

Abstract

Diversifikasi pangan merupakan upaya meningkatkan ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam dan berbasis pangan lokal untuk memenuhi ketercukupan nutrisi masyarakat. Program diversifikasi pangan bertujuan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap satu bahan pokok saja. Sorgum (Sorghum bicolor L.) merupakan komoditas pangan yang menjanjikan untuk diversifikasi pangan keluarga karena nutrisinya yang tinggi, bebas gluten dan memiliki kemampuan adaptasi pada lahan marginal kering. Pemanfaatan sorgum di tingkat rumah tangga tidak hanya menyehatkan dan memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga tetapi juga mendukung ketahanan pangan lokal. Kenyataannya potensi tersebut belum diimbangi dengan pemanfaatan yang optimal karena masih dianggap sebagai "pangan inferior" dan kurang dikenal oleh masyarakat. Pengenalan pangan lokal, khususnya sorgum sebagai pangan alternatif perlu dilakukan agar masyarakat mengetahui manfaatnya kemudian tertarik untuk menjadikan sorgum sebagai pangan alternatif. Selain diproses menyerupai beras sebagai pendamping atau pengganti nasi, sorgum juga dapat diolah menjadi tepung. Tepung sorgum dapat digunakan sebagai substitusi atau komposit tepung terigu dalam pembuatan berbagai macam kue.
Designing Multimodal Literacy Instruction Based on the TPACK Model for Teachers at SD Negeri 149 Palembang Hesti Wahyuni Anggraini; Machdalena Vianty; Ismail Petrus; Zuraida Zuraida; Amrullah Amrullah; Muhammad Yazir; Yentri Anggeraini; Lianasari Lianasari; Firma Amanah Pradesta
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.23547

Abstract

Strong literacy skills have a significant impact on the mastery of other areas, including numeracy. Although numeracy itself does not directly contribute to the core definition of multimodal literacy, numerical concepts can be taught using a multimodal approach through the use of visual, audio, and kinesthetic modes. Thus, multimodal literacy not only supports the development of language competencies, but can also enrich cross-disciplinary learning strategies. For multimodal learning to be implemented optimally, teachers need to master TPACK, which enables them to design meaningful learning experiences by effectively utilizing technology. This community service activity aims at providing solutions to these problems through training and mentoring for teachers as SD Negeri 149 Palembang in designing and implementing TPACK-based multimodal literacy, the basic principles of TPACK, and practical applications in developing lesson plans that integrate technology and multimodality. This activity was conducted from October 2025 to November 2025, at SD Negeri 149 Palembang, attended by 23 teachers. The implementation methods included four stages, namely identification of teachers’ needs and potential through observations and interviews; presentation on the theory and practice of multimodal literacy and TPACK; workshop on designing TPACK-based and multimodal learning; and the implementation and evaluation of classroom activities. Supported by simple technology applications, such as Canva and other interactive applications, the activity resulted on the knowledge about how to meaningfully integrate technology with pedagogical approaches and content to create rich and engaging learning experiences for students. The use of Topworksheets was one alternative to choose.
Efektivitas Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui Presentasi dan Demonstrasi Cuci Tangan terhadap Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Neneng Reva Vurnika; Muchamad Nizam Nurhadiska; Dini Aina Nuraini; Dichy Nuryadin Zain; Hana Diana Maria
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26374

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah dan mencegah penyakit berbasis lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan PHBS terhadap tingkat pengetahuan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain one-group pretest-posttest yang melibatkan 35 siswa kelas II di SDN Cipanas. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi (p=0,000), dengan rata-rata skor naik dari 88,57 pada saat pretest menjadi 96,29 pada saat posttest. Secara rinci, 20 siswa mengalami peningkatan nilai dan 15 siswa nilainya tetap. Disimpulkan bahwa penyuluhan PHBS melalui media presentasi dan demonstrasi cuci tangan efektif meningkatkan pengetahuan siswa. Edukasi kesehatan ini merupakan strategi promotif yang penting untuk mendukung program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) serta pembentukan perilaku hidup sehat sejak usia dini
Memberdayakan Literasi Ekologis melalui Green Pedagogy dalam Pembelajaran Matematika Berbasis Isu Konservasi di Sekolah Yoni Sunaryo; Ai Tusi Fatimah; Sri Solihah; Lala Nailah Zamnah; Angra Meta Ruswana; Mohd Saifullah Bin Rusiman; Wan Hanim Nadrah Binti Wan Muda
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25905

Abstract

Integrasi isu lingkungan ke dalam pembelajaran formal khususnya dalam mata pelajaran matematika masih tergolong terbatas. Pembelajaran matematika cenderung disampaikan secara abstrak dan kurang memiliki keterkaitan dengan konteks kehidupan nyata, termasuk isu-isu lingkungan. Hal ini mengakibatkan lemahnya korelasi antara pemahaman siswa mengenai konsep matematika dan kesadaran ekologis mereka. Oleh sebab itu tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah: a. Meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan isu-isu konservasi ke dalam pembelajaran matematika; b. Meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan materi pembelajaran yang mengintegrasikan isu-isu konservasi ke dalam pembelajaran matematika; dan c. Penguatan pengalaman siswa dalam pembelajaran matematika yang bertema konservasi. Metode yang dilakukan dalam rangka mencapai tujuan tersebut maka dilaksanakan kegiatan workshop yang diikuti oleh para guru. Kegiatan workshop terdiri dari paparan materi oleh narasumber, sesi tanya jawab, dan sesi praktik. Hasil pengisian pretes dan postes menunjukkan bahwa pemahaman mitra mengenai green pedagogy meningkat sebesar 92,5% setelah pelatihan; keterampilan mitra dalam mengembangkan perangkat pembelajaran terkait konservasi meningkat sebesar 85,7%; serta kualitas perangkat pembelajaran bertema konservasi yang dihasilkan oleh mitra meningkat sebesar 77,8%. Kegiatan workshop tentang implementasi green pedagogy dan STEAM-H telah terlaksana dengan baik melalui tahapan pretes, penyampaian materi, diskusi, praktik, pendampingan, dan postes. Perlu dilakukan pendampingan lanjutan untuk memastikan implementasi green pedagogy dan STEAM-H di kelas berjalan secara berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Hutan Wono Klampok Lestari melalui Adopsi Teknologi Fermentasi Terkontrol pada Pengolahan Kopi di Desa Klampok, Malang Afifa Husna; Mochammad Amir Mochtar; Isa Abdullah Ahmad; Faidullah Ramadhan; Geovanny Zakaria Irfan; Fatihul Khoiri; Luthfia Rizqul Fadlila; Hachika Rahma Festy Basrulindani; Najwa Azizia Ilyas; Siti Solehatus Hanifah; Ihwannul Muslimin; Nadine Rahmalia Nuraisyah; Nurul Fitriyatul Mukarramah; Dinda Pasca Sang Saka; Karenina Althafunnisa; Gusti Karina Wahyudi; Ilmam Zul Fahmi
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26676

Abstract

Desa Klampok memiliki potensi perkebunan kopi Arabika seluas 450 hektar, namun pengelolaannya masih didominasi pola tradisional sehingga membatasi nilai tambah produk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan teoretis dan keterampilan praktis anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) "Wono Klampok Lestari" dalam mengolah kopi metode carbonic maceration menggunakan fermentor dengan sistem terkontrol (dilengkapi sensor pH, suhu, dan tekanan). Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi penyuluhan teori fermentasi terkontrol, demonstrasi praktik langsung, serta evaluasi berbasis pre-test, post-test, observasi partisipatif, dan wawancara mendalam. Peralatan utama yang digunakan mencakup unit fermentor berkapasitas 120 kg cherry, sensor suhu, tekanan, dan pH, tabung CO₂, serta pengaduk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman teoretis mitra yang signifikan pada seluruh indikator soal terkait konsep, tujuan, alat-bahan, tahapan produksi, hingga parameter kontrol. Sesi praktik langsung membuktikan keberhasilan adopsi teknologi, di mana mitra mampu mengoperasikan alat secara mandiri sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), yakni mulai dari pemuatan bahan, pembuangan oksigen, pemantauan otomatis tekanan, suhu, dan pH suaya mencapai target, hingga tahap pengeluaran lendir serta biji kopi. Dapat disimpulkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dalam mengoperasikan teknologi pascapanen kopi terkontrol. Disarankan agar mitra menerapkan SOP ini secara konsisten pada musim panen mendatang, sementara kegiatan pengabdian lanjutan disarankan berfokus pada penanganan pascafermentasi, uji cita rasa (cupping test), serta pengembangan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT).
Membangun Ekosistem Kesehatan Digital yang Berkelanjutan: Model Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Aplikasi SIGAP di Desa Gelam Sidoarjo Suprianto Suprianto; Widi Arti; Okky Zubairi Abdillah; Mochamad Ramadhan Alfikri; M Zidan Kusuma Firdaus; Raihan Rizki Arsandy; Haselinda Angelina Cahyani
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26276

Abstract

Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer di Indonesia masih menghadapi tantangan sistemik dalam hal administrasi manual, akurasi data, dan keberlanjutan layanan. Transformasi digital menjadi keniscayaan, namun implementasinya sering terkendala oleh kesiapan sumber daya manusia dan tidak adanya model keberlanjutan yang terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan model pemberdayaan kader Posyandu berbasis aplikasi SIGAP (Sistem Informasi Giat Posyandu) guna membangun ekosistem kesehatan digital yang berkelanjutan di Desa Gelam, Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community Development yang dilaksanakan selama delapan bulan melalui lima tahapan: identifikasi masalah dan analisis kebutuhan, perancangan solusi dan pengembangan program, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi formatif, serta monitoring dan penguatan keberlanjutan. Aplikasi SIGAP dikembangkan sebagai Progressive Web App (PWA) dengan fitur database terpusat, analisis otomatis status gizi, modul logistik, dan generator laporan. Pelatihan kader dilakukan dengan metode blended learning dan pendampingan on-the-job training. Hasil kegiatan menunjukkan program berhasil melatih 30 kader dengan tingkat kapabilitas operasional mencapai 90%, mendigitalkan data kesehatan lebih dari 250 kepala keluarga, mengurangi waktu pembuatan Laporan Bulanan Posyandu dari 3-5 hari menjadi kurang dari 2 jam, dan meningkatkan partisipasi masyarakat sebesar 20%. Terbentuk Tim Digital Posyandu Desa sebagai institusi pengelola keberlanjutan serta tersusun buku panduan dan video dokumentasi untuk replikasi. Simpulan dari kegiatan ini adalah model pemberdayaan berbasis aplikasi SIGAP yang mengintegrasikan pelatihan berjenjang, pendampingan intensif, dan institusionalisasi terbukti efektif membangun ekosistem kesehatan digital yang mandiri dan berkelanjutan.
Peningkatan Pengetahuan Gizi Ibu Balita Stunting Melalui Penyuluhan Gizi dengan Media “SIGAP” di Desa Talang Bojong Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara Dewi Kurnia; Ria Fadilla; Wempy Andarista
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25819

Abstract

Desa Talang Bojong merupakan wilayah lokus stunting dengan prevalensi tertinggi di UPTD Puskesmas Kotabumi Udik, yaitu sebesar 10,38%. Salah satu faktor pemicu masalah gizi ini adalah kurangnya pengetahuan dan pola asuh gizi ibu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap positif ibu balita stunting mengenai gizi anak melalui intervensi edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat (KKN) ini dilaksanakan di Balai Desa Talang Bojong pada 10 Juni 2026 dengan sasaran 22 ibu balita stunting. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan menggunakan media "SIGAP" (Kalender Siklus Menu Intervensi Gizi Anak). Evaluasi diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Paired Samples Test. Setelah intervensi, rata-rata skor pengetahuan ibu meningkat dari 65,75 menjadi 75,45. Skor rata-rata sikap ibu juga mengalami kenaikan dari 81,72 menjadi 84,90, dengan 100% responden menunjukkan respons perubahan sikap yang positif. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan pada tingkat pengetahuan dan sikap ibu sebelum dan sesudah penyuluhan (). Penyuluhan gizi dengan media "SIGAP" terbukti efektif meningkatkan pengetahuan teoretis serta memperkuat komitmen dan sikap emosional ibu dalam perbaikan gizi balita. Penyuluhan gizi berbasis media praktis perlu dilaksanakan secara berkesinambungan oleh kader kesehatan dan puskesmas sebagai langkah promotif dan preventif yang konsisten guna mempercepat penurunan angka stunting di tingkat desa.
Psikoedukasi Manajemen Stres untuk Ibu Hamil di Puskesmas Karangmojo II Eka Damayanti; Putri Shafa Hamidah; Lintang Hutami Firjatullah; Tsania Husna Dzakiyyah; Herlina Siwi Widiana
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.24022

Abstract

Kesehatan mental ibu selama kehamilan sangat penting diperhatikan karena terkait dengan kesehatan holistik dirinya sendiri dan juga kesehatan dan perkembangan janin. Kesehatan mental ibu hamil terkadang belum menjadi perhatian dalam layanan kesehatan, sedangkan stres yang tidak tertangani dapat berdampak negatif pada ibu dan janin serta meningkatkan risiko depresi pasca melahirkan. Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) ini bertujuan untuk memberikan psikoedukasi manajemen stres bagi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Karangmojo II. Kegiatan yang dilaksanakan pada 7 Agustus 2025 ini melibatkan 22 peserta. Metode yang digunakan terdiri dari kuliah interaktif, diskusi kelompok, latihan relaksasi, dan evaluasi pretest-posttest menggunakan Perceived Stress Scale (PSS). Hasilnya menunjukkan penurunan rata-rata skor stres dari 34,81 (SD=5,00) pada pretest menjadi 28,63 (SD=3,51) pada posttest. Analisis t-test berpasangan mengkonfirmasi perbedaan sangat signifikan (t=13,472; p<0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi manajemen stres secara efektif menurunkan tingkat stres di antara ibu hamil dan dapat diterapkan sebagai program pencegahan di pusat kesehatan masyarakat. Program ini disarankan untuk diintegrasikan secara berkala dalam layanan antenatal rutin agar manfaatnya lebih berkelanjutan.
Ecopreneurship Berbasis Daur Ulang Limbah Plastik Rumah Tangga Pipin Sukandi; Rima Rahmayanti; Radea Respati Paramudhita; Darwis Agustriyana; Shinta Oktafien; Indra Taruna Anggapradja; Nina Nurani; Imanirrahma Salsabil; Yusep Budiansyah; Dwinto Martri Aji Buana
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26609

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Perempuan Kelas IIA Sukamiskin, Kota Bandung, dengan tema “Ecopreneurship Berbasis Daur Ulang Limbah Plastik Rumah Tangga sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Perempuan di Kota Bandung”. Kegiatan ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan wirausaha hijau (green entrepreneurship) melalui pelatihan pembuatan ecobrick, yaitu botol plastik air mineral yang dipadatkan dengan sampah plastik lembut hingga dapat dirangkai menjadi perabot fungsional berupa meja dan kursi. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyuluhan konsep ecopreneurship, demonstrasi dan praktik langsung pembuatan ecobrick, perangkaian menjadi produk jadi, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa warga binaan mampu menguasai teknik pembuatan ecobrick sesuai standar kepadatan yang disyaratkan dan berhasil menghasilkan prototipe meja dan kursi yang memiliki nilai jual. Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari unsur legislatif, pemerintah daerah, dan Lembaga Pemasyarakatan, yang menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam pemberdayaan ekonomi kelompok rentan. Program ini diharapkan dapat menjadi bekal kemandirian ekonomi bagi warga binaan pascamasa hukuman serta berkontribusi terhadap pengurangan limbah plastik rumah tangga
Sosialisasi Penguatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Perencanaan Aset Publik Tangguh Bencana di Desa Simpang Kutabuluh, Kabupaten Langkat Lasma Melinda Siahaan; Elisabet Siahaan; Yasir Riady; Taufika Ophiyandri
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26083

Abstract

Bencana hidrometeorologi yang berulang di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, telah berkali-kali merusak aset publik desa seperti kantor desa, sekolah, jalan, dan fasilitas kesehatan, sebagian besar karena aset tersebut dibangun tanpa mempertimbangkan risiko banjir dan bencana lainnya secara memadai. Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) 24 PTNBH yang bertujuan memperkuat kapasitas aparatur Desa Simpang Kutabuluh, Kabupaten Langkat, dalam perencanaan aset publik tangguh bencana. Tahap pertama kegiatan berupa sosialisasi dan diskusi kelompok terarah yang disampaikan oleh tim lintas perguruan tinggi dari Universitas Sumatera Utara, Universitas Terbuka, dan Universitas Andalas, mencakup konsep manajemen aset publik berbasis risiko, kerangka risiko bencana, dan identifikasi awal aset publik rentan bencana. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang memadukan ceramah, diskusi, dan lembar kerja inventarisasi aset terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman aparatur desa terhadap konsep risiko berbasis bencana (bahaya, paparan, kerentanan), tersusunnya daftar awal aset publik beserta riwayat bencana yang pernah dan beresiko akan terjadi, serta kesepakatan untuk melanjutkan ke tahap survei koordinat GPS dan pemetaan GIS. Kegiatan ini menjadi fondasi bagi integrasi pertimbangan risiko bencana ke dalam dokumen perencanaan pembangunan desa (RPJMDes/RKPDes) dan berkontribusi pada penguatan dimensi ketahanan lingkungan dalam Indeks Desa Membangun.