cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 735 Documents
Pelatihan Manajemen Budidaya Ikan Hias di UPR Mitra Mina Sejahtera, Indralaya Utara, Ogan Ilir Dade Jubaedah; Mohamad Amin; Mirna Fitrani; Yulisman Yulisman; Retno Cahya Mukti; Madyasta Anggana Rarassari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.6810

Abstract

Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Mitra Mina Sejahtera berlokasi di Desa Tanjung Pering terdapat di Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, memiliki usaha budidaya ikan khususnya budidaya ikan hias. Permasalahan yang dialami oleh pembudidaya ikan hias di UPR ini adalah masih terbatasnya penguasaan teknologi budidaya sehingga kualitas dan kuantitas produksi ikan hias masih belum maksimal. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman pembudidaya tentang manajemen budidaya ikan hias di Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir. Kegiatan pengabdian dilakukan pada bulan Juni - Oktober 2022. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan sosialisasi melalui pelatihan manajemen budidaya ikan hias dan dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan (demplot). Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM yang telah dilakukan yaitu meningkatnya pengetahuan masyarakat yang diperlihatkan dari hasil kuesioner yang diperoleh. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM di UPR Mitra Mina Sejahtera dikatakan berhasil.The Mitra Mina Sejahtera People's Hatchery Unit (PHU) is located in Tanjung Pering Village, in Indralaya Utara District, Ogan Ilir Regency, and has a fish farming business, especially ornamental fish farming. The problem experienced by ornamental fish cultivators at PHU is the limited mastery of cultivation technology, so the quality and quantity of ornamental fish production are still not optimal. This community service activity aims to increase farmers' understanding of the management of ornamental fish cultivation in Tanjung Pering Village, North Indralaya District, Ogan Ilir. Service acti­vities are carried out from June to October 2022. The method used is socialization through ornamental fish cultivation management training and mentoring activities. The results obtained from the PKM activities that have been carried out are increasing public knowledge, as shown from the questionnaires obtained. So it can be concluded that community service activities at UPR Mitra Mina Sejahtera are successful.
Bimbingan Pemasaran dan Distribusi untuk Meningkatkan Pendapatan UD. Nurnia Christabel Vania; Nicholas Tedjokoesoemo; Syifa Nurul Indraswari; Yohanes Mario Vianney Imansach; Reviola Celly Sidharta
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.6905

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) PPK ORMAWA Juragan Desa ini diseleng­garakan dalam upaya meningkatkan pendapatan mitra UMKM pada desa Galengdowo yang diharapkan nantinya dapat mendorong mitra untuk menjadi sociopreneur lewat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka di dalam pelaksanaan kegiatan PPK ORMAWA Juragan Desa ini, telah dilakukan beberapa cara yaitu dengan melakukan observasi, diskusi, dan, implementasi. Mitra UMKM sangat membutuhkan inovasi di bidang pemasaran dan distribusi dikarenakan masalah kurangnya sumber daya manusia untuk membantu proses pemasaran dan distribusi, Inovasi pada bidang pemasaran dan distribusi tersebut mendorong efektivitas mitra UMKM dan menaikkan pendapatan mitra, sekaligus menjadikan mitra sebagai sociopreneur baru di Desa Galengdowo.Community service activities of “PPK ORMAWA Juragan Desa” is held to increase SME partners' income in Galengdowo Village, which is expected to encourage partners to become Sociopreneur by opening new jobs for the surrounding community. To achieve this goal, in implementing the “PPK Ormawa Juragan Desa” activities, several ways have been carried out, namely by making observations, discussions, and implementation. SME partners seriously need innovation in marketing and distribution due to the lack of human resources to help the marketing and distribution process. Innovation in marketing and distribution encourages SME partners' effectiveness and raises their income while making them new Sociopreneur in Galengdowo Village. 
Pelatihan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SDN Palongan Kurratul Aini; Yetti Hidayatillah; Muhammad Misbahudholam AR; Sama' Sama'; Syaiful Bahri; Yeni Puji Astuti
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.6851

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SDN Palongan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur pada tanggal 3-4 September 2022 yang diikuti oleh 23 peserta. Tujuan kegiatan PkM ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dalam memahami Projek Profil Pelajar Pancasila melalui pendekatan Project Based Learning (PjBL) sehingga guru mampu mendeskripsikan perencanaan kegiatan projek sebagai panduan bagi pendidik dalam melaksanakan pembelajaran sesuai di tingkat Sekolah Dasar (SD) pada Kurikulum Merdeka. Kegiatan workshop dan pelatihan ini dibagi dalam 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap pasca-pelaksanaan. Kegiatan ini membantu guru di tingkat SD, khususnya guru di SDN Palongan untuk memahami Profil Pelajar Pancasila dan PjBL dalam implementasinya dengan baik. Berdasarkan hasil kegiatan diperoperoleh hasil sebesar 83% peserta mengatakan dapat memahami materi dengan baik dan 91% peserta/guru menjawab kegiatan PkM sangat membantu dalam mengimplementasikan pembelajaran di sekolah. Dapat disimpulkan kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan tim pengabdi dan para peserta, dimana guru sudah memahami tentang bagaimana mengimplimentasikan Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Pendekatan PjBL di SDN Palongan.This community service activity was held at SDN Palongan, Bluto District, Sumenep Regency, East Java Province, on September 3-4, 2022, and 23 participants attended. This service activity aims to improve the ability to understand the Pancasila Student Profile Project through a Project Based Learning (PBL) approach so that teachers can describe project activity planning as a guide for educators in carrying out learning according to the Elementary School level in the Merdeka Curriculum. The workshop and training activities are divided into three stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the post-implementation stage. The workshop and training activities are divided into 3 stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the post-implementation stage. This activity helps teachers at the elementary school level, especially at SDN Palongan, understand the Pancasila Student Profile and PBL in its implementation properly. Based on the activity results, 83% of participants said they could understand the material well and 91% of participants/teachers answered that PkM activities were very helpful in implementing learning at school. It can be concluded that this service activity was carried out well in accordance with the expectations of the service team and the participants, where the teacher already understood how to implement the Strengthening of the Pancasila Student Profile through the PBL Approach at SDN Palongan. 
Menciptakan Masyarakat Inklusi di Daerah Kelurahan Alalak Utara Hayatun Thaibah; Utomo Utomo; Adelia Ananda Putri; Fery Irawan; Ade Auliya Pratiwi; Indri Kusuma Dewi; Asri Indah Lestari; Mardiah Mardiah; Wisnu Jayadi; Supriansyah Supriansyah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7696

Abstract

Masyarakat yang inklusif adalah masyarakat yang mampu menerima berbagai bentuk keragaman dan keberadaan setiap insan manusia khususnya anak berkebutuhan khusus. Keragaman dan keberbedaan diakomodasi ke dalam berbagai tatanan maupun infrastruktur yang ada dalam kehidupan sosial. Tujuan pengabdian adalah untuk memberikan pemahaman masyarakat tentang anak-anak berkebutuhan khusus agar masyarakat dapat menerimanya tanpa ada diskriminasi. Kegiatan ini dilaksanakan dua tahap yaitu tahap persiapan dan tahapan pelaksanaan, dengan menggunakan metode seminar di Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara.  Subjek pengabdian ini adalah para warga yang tinggal di sekitar Kelurahan Alalak Utara yakni Ketua RT & RW, Posyandu (Kader-kader Puskesmas), Karang Taruna, Guru dan Tenaga Pendidik di daerah kelurahan alalak utara dengan jumlah total 25 orang. Hasil pengabdian ini diberikan melalui materi yang disampaikan oleh 2 narasumber dan angket yang diisi oleh peserta yang mengikuti kegiatan seminar. Hasilnya menunjukkan bahwa ada 25 orang yaitu mengetahui macam-macam Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), memperlakukan ABK dengan baik, dan menyarankan kepada orang tua ABK untuk menyekolahkan anaknya jika anaknya tidak mendapatkan pendidikan. Pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan ada 20 orang yang faham, 3 orang yang ragu-ragu dan 2 orang tidak faham. Selain itu, cara mengidentifikasi ABK ada sebanyak 15 orang faham, 5 orang ragu-ragu dan 5 orang tidak paham.An inclusive society is a society that can accept various forms of diversity and the existence of every human being, especially children with special needs. Diversity and difference are accommodated in various structures and infrastructures in social life. The purpose of the service is to provide community understanding about children with special needs so that society can accept them without any discrimination. This activity was carried out in two stages, namely the preparation and implementation stages, using the seminar method in Alalak Utara Village, North Banjarmasin District. The subjects of this dedication were the residents living around the Alalak Utara Village, namely the Heads of the Neighborhood Association and Resident Association, Integrated service post cadres, Youth Organizations, Teachers and Educators in the Alalak Utara Village area 25 people. The results of this dedication were given through material delivered by 2 resource persons and a questionnaire filled in by participants who participated in seminar activities. The results showed that 25 people knew the types of children with special needs, treated them well, and suggested parents with special needs send their children to school if their children did not get an education. 20 participants understood the material presented, 3 were unsure, and 2 did not understand. In addition, as many as 15 people understood how to identify ABK, 5 were unsure and 5 did not understand.
Pelatihan Keterampilan Memandu Wisata bagi Karang Taruna di Wilayah Desa Wisata sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Sri Panca Setyawati; Nuris Kushayati; Najirah Umar; Siskha Putri Sayekti; Anna Lidiyawati
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7623

Abstract

Pembangunan bandar udara internasional DHAHA di Kabupaten Kediri memberi peluang berkembangnya pariwisata di wilayah Kediri dan sekitarnya. Untuk pengembangan pariwisata perlu didukung dengan penyiapan destinasi wisata dan pemandu wisata lokal (local guide). Pemikiran tersebut mendorong untuk dilaksanakannya pelatihan pemandu wisata lokal dengan tujuan membekali keterampilan pemandu wisata dan memberdayakan masyarakat. Pelatihan pemandu wisata dilaksanakan 15-16 Oktober 2022 diikuti 18 orang dengan rentang usia 18-25 tahun dan merupakan anggota karangtaruna. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ekspositori dalam menyampaikan materi secara konseptual, metode demonstrasi/praktik menyusun naskah pemanduan, dan metode simulasi pemanduan. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari peserta dan pemahaman materi pelatihan dalam kategori tinggi (nilai rata-rata 8,5),  kemampuan menyusun naskah pemanduan berada dalam kategori bagus (nilai rata-rata 80,83), dan praktik/simulasi melakukan pemanduan dalam kategori bagus (nilai rata-rata 21,16). Perlu ada tindak lanjut pelatihan untuk meningkatkan keterampilan melakukan pemanduan dalam indikator: penampilan, kelancaran komunikasi, dan ekspresi & gesture.Kediri is building DHAHA international airport, which will provide opportunities to develop tourism in the Kediri region and its surroundings. Developing tourism must be supported by preparing local tourist destinations and tour guides. It encourages to hold the training of local tour guides to equip the skills tour guides and empower the community. The tour guide training was held on 15-16 October 2022, followed by 18 people aged 18-25 years and a member of Karangtaruna. The training is carried out by an expository method for material conceptually, the demonstration/practice method to compile a manuscript, and the simulation method. The results of the training showed not only high enthusiasm but also understanding of the training material was in the high category (average score 8.5), the ability to compose guiding scripts was in a good category (average score 80.83), and practice/simulation conduct scouting in a good category (average value 21.16). There needs to be follow-up training to improve guiding skills in indicators: appearance, fluency in communication, and expression & gesture.
Pengembangan Minat dan Bakat Siswa di Desa Perkebunan Tanjung Kasau (SDN 10 Perkebunan Tanjung Kasau dan MTS Islamiyah Tanjung Kasau) Sarah Patumona Manalu; Ade Citra Nadhira; Suci Nurjannah; Mega Rosalina
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7413

Abstract

Di Desa Perkebunan Tanjung Kasau, banyak para siswa yang tidak tahu minat dan bakat mereka masing-masing serta sekolah yang kurang aktif dalam melakukan kegiatan pengembangan minat bakat siswa, sehingga bakat mereka tidak dapat tersalurkan dengan baik. Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik Diperpanjang-30 (KKNTD-30) USU melaksanakan suatu program kerja untuk mengembangkan minat dan bakat siswa di Desa Perkebunan Tanjung Kasau, khususnya yaitu SDN 10 Perekebunan Tanjung Kasau dan MTS Islamiyah Tanjung Kasau. Adanya program ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan minat dan bakat siswa yang ada di Desa Perkebunan Tanjung Kasau dan agar minat dan bakat yang dimiliki oleh setiap siswa dapat tersalurkan dan dikembangkan dengan baik. Program ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu survei lokasi, bekerjasama dengan pihak terkait dan Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi, melakukan kegiatan, monitoring, dan evaluasi. Program ini dilakukan pada siswa yang berada di dua sekolah, yakni SDN 10 Perkebunan Tanjung Kasau dan MTs Islamiyah Tanjung Kasau. Program kerja dimulai dari 4 Oktober-25 November 2022. Program kerja berjalan dengan lancar dan berakhir dengan diadakannya perlombaan mewarnai, puisi, dan story telling dalam rangka perayaan Hari Guru Nasional. Diharapkan adanya pengembangan pada minat dan bakat dapat meningkatkan semangat siswa dalam proses pembelajaran, dapat membuat siswa mengetahui tujuannya di masa depan, tidak mudah bimbang, memiliki rencana yang terstruktur untuk mencapai keinginannya, serta menjadikan mereka unggul pada bidangnya.In Desa Perkebunan Tanjung Kasau, many students do not know their respective interests and talents, and the school is less active in carrying out student interest development activities, so their talents cannot be channelled properly. Kuliah Kerja Nyata Tematik Diperpanjang-30 (KKNTD-30) USU group carried out a work program to develop the interests and talents of students in Desa Perkebunan Tanjung Kasau, specifically namely SDN 10 Perkebunan Tanjung Kasau and MTS Islamiyah Tanjung Kasau. This program aims to discover how to develop the interests and talents of students in Tanjung Kasau Plantation Village so that the interests and talents possessed by each student can be channelled and developed properly. This program was carried out in several stages: site surveys, collaboration with related parties and Focus Group Discussions, outreach, conducting activities, monitoring and evaluation. This program was conducted for students in two schools, SDN 10 Perkebunan Tanjung Kasau and MTs Islamiyah Tanjung Kasau. The work program started from 4 October-25 November 2022. The work program ran smoothly and ended with holding colouring, poetry and storytelling competitions to celebrate National Teacher's Day. It is hoped that the development of interests and talents can increase student enthusiasm in the learning process, make students know their goals in the future, not be easily confused, have a structured plan to achieve what they want and make them excel in their field. 
Pelatihan Pembuatan Hidroponik Sederhana Melalui Program KKNT USU di Desa Perkebunan Tanjung Kasau Sarah Patumona Manalu; Ade Citra Nadhira; Anggita Stevani Br Pasaribu; Iswer Kaur; Annisa Sasmita Ziemen
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7412

Abstract

Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Desa Perkebunan Tanjung Kasau, maka semakin bertambah pula kebutuhan pangan seperti sayuran yang tidak diikuti dengan bertambahnya lahan pertanian. Dalam memenuhi kebutuhan pangan tersebut, masyarakat harus dapat mengembangkan sistem budidaya tanaman pangan yang lebih efisien dan mudah dilakukan, sehingga kelompok KKNTD30 USU melaksanakan suatu program kerja yang bertujuan untuk mengenalkan dan memberikan pelatihan tentang sistem pertanian hidroponik kepada masyarakat Desa Perkebunan Tanjung Kasau. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada Oktober 2022 dengan metode sosialisasi pembekalan kepada masyarakat, pelatihan pembuatan tanaman hidroponik, dan evaluasi. Adapun tahapan dalam pelatihan pembuatan hidroponik adalah dengan persiapan alat dan bahan, penyemaian benih, penyiraman benih, pembuatan larutan hidroponik, pindah tanam, perawatan tanaman, dan pemanenan. Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Perkebunan Tanjung Kasau yang berjumlah 26 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat memahami cara bercocok tanam secara hidroponik dan mempraktikkannya di halaman rumah mereka masing-masing. Simpulan dari kegiatan ini adalah hidroponik cocok diterapkan di Desa Perkebunan Tanjung Kasau karena merupakan salah satu metode pertanian organik yang efektif dan efisien serta memiliki efisiensi produksi yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan sayuran organik masyarakat.Along with the increasing population in Desa Perkebunan Tanjung Kasau, the need for food such as vegetables is also increasing, not followed by an increase in agricultural land. In meeting these food needs, the community must be able to develop a food crop cultivation system that is more efficient and easy to implement, so the KKNTD30 USU group implemented a work program aimed at introducing and providing training on hydroponic farming systems to the Desa Perkebunan Tanjung Kasau community. This activity will be implemented in October 2022 with the method of socializing debriefing to the community, training on making hydroponic plants, and evaluation. The stages in the hydroponic manufacturing training are preparing tools and materials, sowing seeds, watering the seeds, making hydroponic solutions, transplanting, caring for plants, and harvesting. The target of this activity is the Desa Perkebunan Tanjung Kasau community, totaling 26 people. This activity results in the community understanding how to grow hydroponically and practising it in their own yards. This activity concludes that hydroponics is suitable for application in Desa Perkebunan Tanjung Kasau because it is an effective and efficient organic farming method and has high production efficiency to meet the needs of the community's organic vegetables.
Pelatihan Layanan Peminatan Karir Berbasis Digital bagi Guru Bimbingan dan Konseling Kota Banjarmasin Ririanti Rachmayanie Jamain; Akhmad Sugianto; Hendro Yulius Suryo Potru; Ghina Aulia; Hairunisa Hairunisa
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.6428

Abstract

Pemilihan peminatan karir yang tepat mempunyai arti penting bagi prospek kehidupan peserta didik di masa depan. Namun layanan peminatan karir yang dilaksanakan oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK) masih belum optimal karena masih menggunakan instrumen dan cara analisa manual. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberikan keterampilan penggunaan dan kebermanfaatan layanan peminatan karir berbasis digital kepada guru BK di kota Banjarmasin. Mitra dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah guru BK yang tergabung dalam MGBK Kota Banjarmasin yang berjumlah 23 orang. Pengabdian masyarakat dilaksanakan tanggal 27 Juli 2022 yang bertempat di Gedung FKIP II ULM. Kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dengan bentuk cermah, pelatihan, diskusi dan tanya jawab serta evaluasi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukan bahwa layanan peminatan karir berbasis digital dapat memberikan keterampilan guru BK dalam menggunakan teknologi dan memberikan kebermanfaatan khususnya dalam penggunaan layanan peminatan karir berbasis digital sehingga bisa diterapkan pada sekolah masing-masing. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) oleh tim pelaksana memberikan dampak kepada peningkatan kompetensi guru BK di kota Banjarmasin. Implikasi dari kegiatan pengabdian ini adalah layanan peminatan karir berbasis digital bisa digunakan oleh masing-masing guru BK di sekolah.Selection of the right career specialization has an important meaning for students' future life prospects. However, career specialization services carried out by Guidance and Counseling teachers are still not optimal because they use manual analysis methods and instruments. Community service aims to provide training on using digital-based career specialization services for counselling teachers in Banjarmasin. Partners in implementing this activity are counselling teachers who are members of the Banjarmasin City MGBK, a total of 23 people. The community service was held on July 27, 2022, at the ULM FKIP II Building. Community service activities are carried out in the form of lectures, training, discussions, questions and answers, and evaluations. The results of the implementation of this community service activity show that digital-based career specialization services can help counselling teachers work in using technology, especially in using digital-based career specialization services, so that they can be applied to their respective schools. These results indicate that the implementation of Pkm by the implementing team increased BK teachers' competence in Banjarmasin. This activity implies that each counselling teacher at school can use digital-based career specialization services. 
Sosialisasi Akta Kelahiran Anak di Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang Hasnah Aziz; Putri Hafidati; Ferry Zulfian
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.6926

Abstract

Pada saat ini, masih terdapat anak yang tidak memiliki akta kelahiran. Permasalahan yang terjadi, yaitu terdapat kendala yang ditimbulkan atas pengaturan dan pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak dalam memperoleh akta kelahiran yang tidak didasarkan pada prinsip-prinsip perlindungan anak. Tujuan dari kegiatan pengab­dian ini, yaitu memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya akta kelahiran. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2022 bertempat di Kantor Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang. Sasaran kegiatan ini ialah masyarakat kecamatan Kosambi. Adapun peserta kegiatan berjumlah 50 peserta. Metode pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini menggunakan pendekatan ceramah dengan proses pemahaman teori kemudian dilakukan sesi diskusi dan sumbang saran. Tahapan kegiatan sosialisasi dilak­sanakan berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang didesiminasikan ke dalam materi. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini, yaitu terciptanya role model masyarakat yang tertib adminis­trasi. Dengan diselenggarakannya sosialisasi ini, terbentuknya kesadaran masya­rakat ten­tang pentingnya akta kelahiran juga terciptanya kolaborasi pentahelix.At this time, there are still children who do not have birth certificates. The problem that occurs is that there are obstacles that result in the regulation and implementation of legal protection for children in obtaining birth certificates that are not based on child protection principles. The purpose of this service activity is to provide knowledge to the public about the importance of birth certificates. This activity was carried out on August 31, 2022, at the Kosambi District Office, Tangerang Regency. The target of this activity is the Kosambi sub-district community. The activity participants totaled 50. The method of implementing this socialization activity uses a lecture approach with a process of understanding theory and then conducting discussion sessions and brain­storming. The stages of socialization activities are carried out based on the results of the needs analysis, which are disseminated in the material. The result of this socialization activity is the creation of a role model for an orderly administrative society. By holding this socialization, the formation of public awareness about the importance of birth certificates also created the pentahelix collaboration.
Penguatan Branding dan Kelembagaan Desa Wisata di Kalurahan Hargorejo Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo Muhammad Eko Atmojo; Vindhi Putri Pratiwi; Nita Aribah Hanif
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7925

Abstract

Desa Hargorejo salah satu desa yang memiliki potensi wisata budaya maupun alam. Adapun wisata budaya salah satunya adalah tradisi jemparingan atau biasa disebut dengan Panahan. Berdasarkan potensi budaya dan kearifan local yang dimiliki, Desa Hargorejo memiliki peluang besar untuk dapat menarik wisatawan dari luar terutama dalam hal memperkenalkan wisata budaya maupun alamnya. Akan tetapi, potensi tersebut belum masih memiliki permasalahan diantaranya adalah pengelolaan (kelembagaan) dan pemasaran atau branding pariwisata. Dari permasalahan tersebut, maka dilakukan adanya pelatihan kaitannya dengan penguatan kelembagaan dan juga branding serta promosi wisata. Dalam pelatihan ini, dilakukan sosialisasi dan juga pendampingan khusus bagi para pengelola desa wisata Hargorejo. Adapun waktu pelaksanaan dilakukan di bulan Desember 2022 dengan diikuti oleh pengelola pariwisata di Desa Hargorejo sebanyak 15 orang. Dari hasil pelatihan, telah dihasilkan logo sebagai branding desa wisata Hargorejo dan juga telah terciptanya platform promosi wisata melalui media sosial Instagram. Dengan begitu, maka pengelola desa wisata Hargorejo ke depannya mampu meningkatkan promosi wisata khususnya dalam wisata berbasis budaya dengan mengenalkan jemparingan kepada publik.Hargorejo Village is one of the villages that has cultural and natural tourism potential. As for cultural tourism, one of them is the jemparingan tradition or commonly referred to as Archery. Based on its cultural potential and local wisdom, Hargorejo Village has a great opportunity to attract tourists from outside, especially in terms of introducing cultural and natural tourism. However, this potential does not still have problems, including management (institutional) and tourism marketing or branding. From these problems, training is carried out concerning institutional strengthening, branding, and tourism promotion. In this training, socialization and special assistance were carried out for the managers of the Hargorejo tourist village. The implementation was completed in December 2022, followed by 15 tourism managers in Hargorejo Village. From the training results, a logo has been produced as branding for the Hargorejo tourist village and has also created a tourism promotion platform through Instagram social media. That way, the manager of the Hargorejo tourism village will be able to increase tourism promotion, especially in culturally based tourism, by introducing jemparingan to the public.