cover
Contact Name
Fera Sartika
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
+6287815093560
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Building B 1st Floor RTA Milono St. Km.1,5 Palangka Raya 73111 INDONESIA
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
ISSN : -     EISSN : 26226111     DOI : https://doi.org/10.33084/bjmlt.v2i2
Core Subject : Health, Science,
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology is a Scientific Journal managed by Department of Medical Laboratory Technology Faculty of Health Science Universitas Muhammadiyah Palangkaraya and published twice a year (in October and April) by Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, contains articles of research and critical-analysis studies in Blood-transfusion Science, Clinical Chemistry, Hematology, Histopathology, Immunology, Microbiology, Parasitology, Toxicology, Food and drink Analysis, Molecular Biology, and other Medical Laboratory aspects.
Articles 196 Documents
Gambaran Kadar Karboksihemoglobin (CoHb) Perokok Ringan Sedang Berat di Organisasi IPPMASTI Kota Malang: Overview of Carboxyhemoglobin (COHb) Levels Light to medium light smokers in the organization IPPMASTI Malang City Ina, Sririn Dari Tamu; Rahmawati, Previta Zeizar; Husnah, Yeni Avidhatul
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.7786

Abstract

Karboksihemoglobin (COHb) merupakan sebuah kompleks stabil yang terdiri dari CO dan Hb. Paparan terhadap CO, terutama dari asap rokok, dapat meningkatkan kadar COHb dalam tubuh. Meningkatnya kadar COHb dapat mengganggu fungsi transportasi oksigen oleh hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar COHb perokok (Ringan, Sedang, Berat). Populasi seluruh anggota IPPMASTI (Ikatan Pemuda Pelajar Asal Sumba Timur) Kota Malang sebanyak 98 siswa setelah pembagian kuisoner yang masuk kriteria inklusi sampel 25 responden. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan Cross sectional, teknik pengambilan sampel menggunakan porposive sampling dengan alat pemeriksaan spektofotomer Uv-Vis. Hasil penelitian terdapat 1 responden kadar COHb normal rentang COHb 1,85% dan tertinggi 24 rentang COHb 3,99% - 9,36% semua berjenis kelamin laki-laki. Kemudian jumlah batang rokok 1-4 batang (Ringan) 1 responden COHb normal 1,85% dan COHb tinggi 14 responden (58%) rentang COHb 3,99%-7,95%. Pada ketegori (sedang) 5-14 batang 6 responden (25%) rentang kadar COHb 5,11% -7,73%. Sedangkan pada perokok (Berat) ≥ 15 batang terdapat 4 responden (17%) rentang kadar COHb 5,70%-6,47% Hasil uji korelasi antara lama merokok dengan kadar COHb terdapat nilai uji korelasi pearson nilai r = 0,188 dan nilai p- Nilai yaitu 0,368 atau > 0,01 menunjukkan bahwa durasi lama merokok tidak berhubungan dengan kadar COHb, karena nilai 0,188 masuk dalam korelasi antarfal rendah yang berarti lemah. Sedangkan hasil uji korelasi jumlah batang rokok dengan kadar COHb terdapat hasil uji korelasi nilai r = 0,512 dan nilai p - value yaitu 0,009 atau <0,01 yang berarti sedang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara jumlah batang rokok dengan kadar COHb.
Analisis Quality Control (QC) Pemeriksaan Albumin Dan Bilirubin Menggunakan Kontrol Harian Dan Matriks Sigma: Quality Control Analysis Of Albumin And Bilirubin Testing Using Daily Controls And Sigma Matrix Rahmani, Afina Rusyda; Amalia, Arifiani Agustin; Novalina, Dhiah
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.7863

Abstract

Quality control (QC) merupakan suatu proses evaluasi pengujian mutu laboratorium yang bertujuan untuk menjamin sistem mutu laboratorium. Six sigma merupakan indikator kualitas yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja analitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai data kontrol harian melalui evaluasi grafik Levey-jennings dan mengetahui nilai sigma beserta DPMO pada pemeriksaan albumin dan bilirubin total. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan penelitian cross sectional. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik total sampling. Populasi pada penelitian ini yaitu data sekunder kontrol harian dari pemeriksaan albumin dan bilirubin bulan Oktober 2023 – Maret 2024. Berdasarkan hasil evaluasi grafik Levey-jennings dengan aturan westgard pada pemeriksaan albumin dan bilirubin terdapat nilai kontrol yang melanggar aturan 12s, 13s, dan 41s selama enam bulan berturut-turut. Pada pemeriksaan albumin terdapat nilai bias PME 2,07%, rata-rata CV PMI 1,46%, serta nilai sigma 5,4. Pada pemeriksaan bilirubin total terdapat nilai bias PME 7,79%, rata-rata CV PMI 2,78%, serta nilai sigma 4,4. Hasil evaluasi grafik Levey-jennings dengan aturan westgard pada pemeriksaan albumin dan bilirubin terdapat nilai kontrol yang melanggar aturan 12s, 13s, dan 41s. Nilai sigma pemeriksaan albumin 5,4 dengan DPMO 40 dan pada pemeriksaan bilirubin total 4,4 dengan DPMO 1.860. Quality control (QC) is a process for evaluating laboratory testing quality to ensure the integrity of the laboratory's quality system. Part of this process involves using Six sigma, a quality indicator that assesses analytical performance. This study aims to determine the value of daily control data through the evaluation of the Levey-jennings chart and determine the sigma value and DPMO in the albumin and total bilirubin of testing. This study used quantitative descriptive method with cross-sectional approach. The sampling method employed was total sampling. The population composed of secondary data from daily controls of albumin and bilirubin tests conducted October 2023 – March 2024. Based on the evaluation of the Levey-jennings chart using Westgard rules for albumin and bilirubin tests, control values violating the 12s, 13s, and 41s rules for six consecutive months. For albumin testing, the PME bias was 2.07%, the average CV PMI was 1.46%, and the sigma value was 5.4. For total bilirubin testing, the PME bias was 7.79%, the average CV PMI was 2.78%, and the sigma value was 4.4. In conclusion, the evaluation of the Levey-jennings chart using Westgard rules showed that the control values for albumin and bilirubin tests violated the 12s, 13s, and 41s rules. The sigma value for albumin testing was 5.4 with a DPMO of 40, while for total bilirubin testing, it was 4.4 with a DPMO of 1.860.
Analisa Kadar Karboksihemoglobin (COHb) pada Darah Pedagang Kaki Lima di Pasar Tradisional Kota Samarinda: Analysis Of Carboxyhemoglobin (COHb) Levels In The Blood Of Street Vendors In The Traditional Market Of Samarinda City Wahid, Rifky Saldi A.; Rahman, Marisa Pajariah Septiani; Raudah, Siti; Utami, Rinda Aulia; Mawardani, Maya Tamara; Marsudi, La Ode
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.7885

Abstract

Karbon monoksida (CO) adalah gas beracun tidak berwarna yang terbentuk dari pembakaran bahan bakar karbon atau bahan organik yang mengandung sedikit oksigen. Pedagang kaki lima merupakan pedagang yang menjual barang dagangnya di pinggir jalan atau di tempat umum sehingga berpotensi terpaparnya CO yang berikatan dengan hemoglobin (Hb) yang akhirnya menjadi COHb. Mengetahui kadar COHb dalam darah pedagang kaki lima. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 26 responden dengan metode pengambilan sampel yaitu quota sampling. Pengukuran kadar COHb menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis dengan metode Hinsberg-Lang dan analisis menggunakan Uji Kolerasi Pearson . Pada 26 pedagang kaki lima, di peroleh 25 responden dengan hasil kadar COHb meningkat dengan rentang kadar COHb mulai dari 4,25% hingga 11,34%, melebihi nilai batas toleransi yaitu < 3,5% dan hanya 1 responden yang memiliki hasil kadar COHb normal dengan nilai 2,52%. Hasil uji kolerasi kadar COHb dengan masa kerja diperoleh hasil sig.(2-tailed) = 0,229, waktu kerja diperoleh hasil sig.(2-tailed) = 0,038 dan kualitas tidur diperoleh hasil sig.(2-tailed) = 0,007. Kesimpulan kadar COHb dalam darah pedagang kaki lima rata-rata diatas ambang batas dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar COHb dalam darah dengan masa kerja (p > 0,05), sedangkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar COHb dalam darah dengan waktu kerja (p < 0,05) dan kualitas tidur (p < 0,05).
Hubungan Penyalahgunaan Alkohol Dengan Kadar Hemoglobin Pada Peminum Alkohol Di Kelurahan Tirtorahayu Kabupaten Kulon Progo Tahun 2024: The Relationship Between Alcohol Abuse and Hemoglobin Levels Among Alcohol Drinkers in Tirtorahayu Village, Kulon Progo Regency, in 2024 Nawangsari, Defi; Suryanto, Suryanto; Solikhah, Monika Putri
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.7889

Abstract

Latar belakang: Kurangnya kendali sosial di lingkungan masyarakat yang bebas memicu konsumsi alkohol di Kelurahan Tirtorahayu. Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan akan berdampak pada kesehatan salah satunya mempengaruhi hemopoesis dengan menghambat proliferasi sehingga akan berdampak pada penurunan kadar hemoglobin dalam darah. Tujuan: Mengetahui ada tidaknya hubungan penyalahgunaan alkohol dengan kadar hemoglobin pada peminum alkohol di Kelurahan Tirtorahayu Kabupaten Kulon Progo. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif analitik pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 20 peminum alkohol. Teknik pengumpulan data primer dilakukan melalui pengisian kuesioner tentang riwayat konsumsi alkohol dan dilanjutkan pemeriksaan langsung kadar hemoglobin pada responden menggunakan alat POCT (Point of Care Testing) merek Nesco Multichek 2. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistic 23 yaitu uji Spearman. Hasil: Terdapat 6 responden yang mengonsumsi minuman beralkohol dengan frekuensi sering dan 14 responden tidak sering. Hampir seluruh responden yaitu sebanyak 19 orang (95%) memiliki kadar hemoglobin normal dan terdapat 1 responden (5%) yang memiliki kadar hemoglobin tinggi, serta tidak terdapat responden dengan kadar hemoglobin yang rendah. Uji korelasi Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi alkohol dengan kadar hemoglobin dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,527. Kesimpulan: Sebagian besar responden mengonsumsi minuman beralkohol dengan frekuensi tidak sering, hampir seluruh responden memiliki kadar hemoglobin normal, dan tidak terdapat korelasi antara frekuensi konsumsi alkohol dengan kadar hemoglobin.
Pengaruh Masa Kerja Terhadap Kadar Timbal (Pb) Dalam Urine Petani Padi Di Kalurahan Sidoluhur Kabupaten Sleman: The Influence Of Working Period On Lead (Pb) Levels In The Urine Of Rice Farmer In Sidoluhur District, Sleman District Lestari, Dwi Kandi Ayu; Martuti, Sri
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.7931

Abstract

Timbal atau plumbum (Pb) adalah jenis logam berat yang umumnya dikenal sebagai timah hitam. Timbal dapat masuk ke dalam tubuh manusia terutama melalui sistem pernapasan, sedangkan penyerapan melalui kulit sangat sedikit dan bisa diabaikan. Terdapat indikasi keberadaan timbal dalam pestisida, karena pestisida cair dibuat dengan melarutkan bahan aktif dengan pelarut seperti xylene, naftalene dan kerosene. Pelarut yang menggunakan kerosene atau minyak tanah adalah hasil distilasi minyak mentah dan zat pengangkut seperti kaolin, kapur, pasir dan tanah liat dicampur dalam formulasi pestisida, yang mengandung logam berat timbal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh masa kerja terhadap kadar timbal dalam urine petani padi di Kalurahan Sidoluhur Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan yaitu metode quasi eksperiment dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi DIY. Sampel penelitian menggunakan purposive sampling sebanyak 10 sampel petani padi. Metode pemeriksaan kadar timbal menggunakan sampel urine petani padi dengan metode AAS. Hasil penelitian menunjukan dari 10 sampel memiliki kadar timbal yang normal. Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat pengaruh masa kerja terhadap kadar timbal (Pb) dalam urine petani padi di Kalurahan Sidoluhur Kabupaten Sleman.
Rhodamine B Sebagai Pewarna Alternatif Carbol Fuchsin Pada Perwarnaan Tahan Asam Ziehl Neelsen : Rhodamine B as an Alternative to Carbol Fuchsin in Acid-Fast Staining Using the Ziehl-Neelsen Method Fauziyah, Fitri Akbar; Novalina, Dhiah; Putri, Novita Eka
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.7932

Abstract

Bakteri merupakan mikroorganisme yang umumnya tidak memiliki warna dan sulit untuk melihat atau mengidentifikasi bentuk selnya di bawah mikroskop. Oleh karena itu, dilakukan pengecatan atau pewarnaan sel bakteri untuk memperjelas bentuknya dan memudahkan identifikasi sel bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi rhodamine B sebagai pewarna alternatif carbol fuchsin pada pewarna Bakteri Tahan Asam metode Ziehl neelsen. Metode yang digunakan ialah menggunakan metode Quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design yaitu dengan adanya kelompok eksperimen dan kontrol. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data primer di Rumah Sakit Umum Daerah Wates. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa data skor kriteria pewarnaan pada 24 sediaan dengan 4 perlakuan dan 6 pengulangan adalah pada kontrol positif didapatkan jumlah skor 150, pada rhodamine B 4% pelarut aquades dan etanol didapatkan skor 90 dengan nilai presentase efektivitas didapatkan 60% dan untuk rhodamine B 3,98% pelarut aquades yang ditambahkan fenol didapatkan jumlah skor 150 dengan nilai persentase efektivitas 100%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan rhodamine B 4% pelarut aquades dan etanol tidak efektif digunakan sebagai alternatif pengganti carbol fuchsin sedangkan hasil penelitian rhodamine B 3,98% yang dilarutkan menggunakan aquades dan ditambahkan fenol efektif digunakan sebagai pewarna alternatif carbol fuchsin.
Analisis Darah Rutin Pada Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Wilayah Kota Samarinda : Routine Blood Analysis in Tuberculosis Patients at the Samarinda City Health Center Sari, Nur Permata; Kusumawati, Nursalinda; Anggrieni, Nurul
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.7937

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit Infeksi menular yang disebabkan bakteri Basil Tahan Asam yaitu Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyerang berbagai organ. Pengobatan tuberkulosis terbagi menjadi 2 tahap, tahap intensif dan tahap lanjutan dengan pengobatan berlangsung selama 6 bulan. Obat Anti Tuberkulosis merupakan komponen penting dalam pengobatan tuberkulosis, namun penggunaan Obat Anti Tuberkulosis dapat menimbulkan beberapa efek samping pada berbagai organ, terutama sistem darah. Penelitian ini bertujuan untuk memantau keberhasilan dalam pengobatan dan adanya kelainan pada sistem darah lainnya yang disebabkan oleh efek samping dari penggunaan Obat Anti Tuberkulosis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu peneliti menggambarkan hasil pemeriksaan darah rutin pada pasien tuberkulosis yang masih menjalani pengobatan di Puskesmas Wilayah Kota Samarinda. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 25 responden terdapat 80% responden dengan jumlah leukosit normal. Jumlah eritrosit kategori normal terdapat 84% responden. Kadar hemoglobin kategori normal terdapat 68% responden. Kadar hematokrit kategori normal terdapat 92% responden. Jumlah trombosit kategori normal terdapat 64% responden. Pada penelitian ini penderita TB yang masih menjalani terapi Obat Anti Tuberkulosis menunjukkan sebagian besar hasil pemeriksaan darah rutin metode Hematology analyzer adalah normal.
Perbandingan Kadar Hemoglobin pada Sampel Darah dengan Homogenisasi Metode Inversi 10 Kali, Angka Delapan, dan Blood Roller Mixer: Comparison Of Hemoglobin Levels In Blood Samples Using 10 Times Inversion Method Homogenization, Figures Eight, And Blood Roller Mixer Taufan, Khairil; Astuti , Tri Dyah; Martuti, Sri
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.7939

Abstract

Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah dan komponen utama darah manusia. Metode homogenisasi ada tiga cara yaitu membolak-balikkan tabung dengan cara membentuk angka delapan, inversi 10 kali dan metode lainnya menggunakan alat blood roller mixer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kadar hemoglobin pada sampel darah dengan homogenisasi metode inversi 10 kali, angka delapan dan blood roller mixer. Jenis penelitian ini adalah cross sectional study, dengan populasi mahasiswa Prodi Teknologi Laboratorium Medis angkatan 2020 Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta berjumlah 155 mahasiswa dengan total sampel 30 responden dengan kriteria sampel jenis kelamin perempuan, alat pengumpulan data menggunakan pedoman pengambilan darah (sampling) dan alat hematology analyzer. Uji statistic menggunakan SPSS versi 23 dan uji hipotesis yang digunakan adalah One Way Anova. Hasil penelitian ini adalah nilai p-value sebesar 0,900 menunjukkan p>0,005 maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil yang diperoleh dari ketiga metode tersebut antara hasil yang diperoleh dari ketiga metode tersebut dan menunjukkan bahwa hasil pemeriksaan hemoglobin dengan menggunakan metode inversi 10 kali, angka delapan, dan blood roller mixer tidak berbeda secara statistik, sehingga ketiga metode tersebut dapat dianggap memberikan hasil yang konsisten dan setara. Simpulan hasil penelitian adalah bahwa menggunakan teknik manual maupun otomatis tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Harapannya penelitian ini dapat dikembangkan untuk melakukan eksplorasi lebih lanjut terhadap variabel-variabel yang mungkin mempengaruhi hasil pengukuran, seperti suhu, waktu homogenisasi, dan teknik pengambilan sampel.
Deteksi Anti HBs Pasca Vaksinasi Hepatitis B Pada Remaja Perokok Di Daerah Istimewa Yogyakarta: Detection Of Anti HBs Post Hepatitis B Vaccination In Adolescent Smokers In The Special Region Of YogyakartaDetection Of Anti HBs Post Hepatitis B Vaccination In Adolescent Smokers In The Special Region Of Yogyakarta Oktaviani, Annisa Nur; Irfani, Farida Noor; Widyantara , Aji Bagus
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.8287

Abstract

Hepatitis merupakan peradangan hati sebagai akibat dari infeksi virus, alkohol, obat-obatan dan penyakit autoimun. Sejumlah upaya sudah banyak dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan Hepatitis Virus. Keberhasilan vaksinasi dipengaruhi sejumlah factor salah satunya adalah kebiasaan merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi kebiasaan metokok dengan titer anti HBs pasca vaksinasi hepatitis B. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen. Sampel penelitian sejumlah 20 orang dengan Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrument penelitian ini mempergunakan minividas dengan metode ALFA, dianalisis dengan uji chi square. Penelitian ini mendapatkan hasil uji chi square p = 0,305 (p > 0,05). Kesimpulannya yaitu tidak terdapat korelasi kebiasaan merokok dengan titer anti HBs pasca vaksinasi hepatitis B pada remaja.
Uji Efektifitas Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa acuminata balbisian colla) dan Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Antibakteri Terhadap Pseudomonas aeruginosa: Test the Effectiveness of Banana Peel Extract Kepok (Musa acuminata balbisian colla) and Bay Leaves (Syzygium polyanthum) as an Antibacterial Pseudomonas aeruginosa Putranti, Respatiningtyas Amadea Danfi; Dhanti, Kurnia Ritma; Kurniawan, Kurniawan; Mulyanto, Arif
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.8576

Abstract

Pseudomonas aeruginosa merupakan bakteri Gram negatif dari keluarga Pseudomonasadaceae dan terkenal dengan ketahananya yang mampu beradaptasi diberbagai lingkungan, suhu, bersifat aerob dengan mengoksidasi substrat untuk memperoleh energi, dapat bergerak menggunakan flagel dan tahan terhadap berbagai jenis antibiotik. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi resistensi antibiotik yaitu memanfaatkan tanaman yang berkhasiat sebagai obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efektifitas antibakteri ekstrak kulit pisang kepok (Musa acuminata balbisian colla) dan ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu true eksperimental post test only with control group design. Metode yang digunakan difusi cakram menggunakan media Nutrient Agar (NA), sampel dibagi menjadi tiga kelompok dengan perbandingan konsentrasi ekstrak kulit pisang kapok dan daun salam (F1 25%:75%) , (F2 50%:50%) , (F3 75%:25%), kontrol positif (kloramfenikol 3µ), kontrol negatif (DMSO 5%), pengulangan dilakukan sebanyak 3 kali. Hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukan pembentukan zona hambat pada ketiga perlakuan dengan hasil rata-rata F1 5,2 mm , F2 4,1 mm, F3 3,2 mm. Zona hambat terbesar terbentuk pada K+ , pada kelompok perlakuan zona hambat terbesar yaitu F1 kategori zona hambat lemah sampai sedang yang artinya kelompok perlakuan tidak efektif dalam menghentikan penyebaran bakteri Pseudomonas aeruginosa.