cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Pendampingan Psikososial Remaja dengan Program Support Group sebagai Strategi Penanganan Permasalahan Sosial Remaja melalui Pemberdayaan Karang Taruna Rahman, Gajali; Tini, Tini; Nulhakim, Lukman
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6464

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa yang rentan mengalamiberbagai permasalahan sosial. Permasalahan sosial remaja di Kelurahan Lok Bahu Kota Samarindameliputi perilaku menyimpang seperti perkelahian, mabuk-mabukan, balapan liar, dan penggunaannarkoba. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pelayanan sasaranmitra tentang pendampingan psikososial melalui program support group di Wilayah Kerja Puskesmas Lok Bahu Kelurahan Lok Bahu Kota Samarinda. Metode yang digunakan adalah program support groupdengan pendekatan personal, pendampingan, keagamaan, olahraga dan seni, serta penyaluran bakat danminat. Kegiatan ini dilaksanakan di SMKN 15 Samarinda dengan sasaran siswa-siswi kelas XI. Hasilkegiatan menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan pada peserta, dengan total skor awal 601meningkat menjadi 1008 setelah perlakuan. Perubahan perilaku terlihat pada aspek perhatian, keaktifanberpartisipasi, komunikasi, keberanian mengemukakan pendapat, serta pemahaman tujuan dan cita-cita.Program support group terbukti efektif sebagai strategi penanganan permasalahan sosial remaja,memberikan fungsi terapeutik sebagai faktor dukungan, keterbukaan diri dan katarsis, pembelajarankebijaksanaan dari anggota kelompok, serta pemahaman hubungan dengan orang lain dan diri sendiri.
Optimasilsasi Continuity of Care dalam Program Keluarga Berencana Pasca Persalinan Muzayanah, Asliati; Windyarti, Mei Lia Nindya Zulis
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6470

Abstract

Program Keluarga Berencana Pasca Persalinan membantu menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan meningkatkan peserta Keluarga Berencana (KB) baru dengan merancang program kehamilan yang aman dan sehat sejak dini. KB Pasca Persalinan adalah pelayanan KB yang diberikan kepada pasien pasca persalinan hingga 42 hari setelah persalinan. Keluarga Berencana Pasca Persalinan (KBPP) adalah intervensi hemat biaya yang dapat mencegah 30% kematian ibu dan 10% kematian anak dengan meningkatkan jarak kelahiran. KBPP telah terbukti mengurangi risiko keguguran, anemia, dan kematian Berdasarkan data Puskesmas Bawang Kabupaten Batang tahun 2024 terdapat 405 ibu bersalin normal, 7 kasus kala II lama, 51 kasus KPD, 18 kasus kala I lama, 34 kasus pre-eklapmsia. Sementara itu ibu yang mendapatkan konseling KBPP sebanyak 357 orang dan yang telah menjadi akseptor KBPP sebanyak 320 orang. Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut dilakukan upaya continuity of care guna meningkatkan kesehatan ibu serta mengoptimalkan cakupan layanan KBPP. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Puskesmas Bawang Kabupaten Batang selama 6 bulan. Kegiatan dilakukan dalam 3 tahap, yaitu: Penyuluhan, Pendampingan dan Monitoring. Komunikasi efektif terjalin antara Bidan dan ibu hamil untuk meningkatkan hubungan serta kepercayaan diantara keduanya dan tentunya dengan waktu yang berkelanjutan.
Edukasi Pijat Oksitosin untuk Memperlancar Produksi ASI pada Ibu Menyusui Wulandari, Priharyanti; Nurmadinisia, Rahmi; Farma, Ritta
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6481

Abstract

Masa laktasi merupakan suatu masa terjadi perubahan pada payudara ibu, sehingga mampu memproduksi air susu ibu (ASI) dan merupakan suatu interaksi yang sangat kompleks antara rangsangan mekanik, saraf dan berbagai macam hormon sehingga ASI dapat dikeluarkan. Salah satu kendala dini dalam pemberian ASI secara dini adalah ASI keluar dengan jumlah yang sedikit pada hari pertama setelah melahirkan. Salah satu cara untuk menstimulasi agar ASI ibu keluar dengan lancar adalah melalui pijat oksitosin. Pijat oksitosin merupakan salah satu upaya memperlancar produksi ASI dengan mekanisme yang mampu memicu pengeluaran prolaktin dan oksitosin yang merupakan hormon yang diperlukan untuk mengeluarkan ASI. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu menyusui tentang pijat oksitosin untuk memperlancar produksi ASI pada ibu menyusui. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berupa edukasi dan praktik pijat oksitosin yang ditujukan kepada ibu menyusui sebanyak 15 orang di RW 5 Kelurahan Curug. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui tentang pijat oksitosin. Pemberian demonstrasi memberikan efek positif terhadap pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui tentang pijat oksitosin. Setelah diberikan edukasi dan praktik pijat oksitosin diharapkan dapat memperlancar produksi ASI ibu menyusui serta meningkatkan cakupan pemberian ASI pada ibu menyusui.
Peningkatan Pengetahuan Penderita Diabetes Melitus tentang Faktor Resiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe II melalui Pendidikan Kesehatan Harefa, Evi Martalinda; Waruwu, Lismawati Pertiwi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6484

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme gula darah menahun ditandai dengan tingginya kadar gula darah yang disebabkan oleh gangguan sekresi insulin, resistensi insulin atau keduanya. Diabetes Melitus merupakan masalah kesehatan yang tersebar luas, sehingga diperlukan suatu program pengendalian terutama pengendalian terhadap faktor risiko terjadinya Diabetes Melitus. Peningkatan Pengetahuan tentang factor risiko terjadinya Diabetes Melitus adalah merupakan salah satu program pengendalian penyakit Diabetes Melitus yang dapat dilakukan melalui Pendidikan Kesehatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang faktor risiko Diabetes Melitus tipe 2 pada penderita Diabetes Melitus melalui pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi. Kegiatan diawali dengan melakukan penilaian terhadap pengetahuan penderita diabetes melitus sebagai data pre test, selanjutnya dilakukan pendidikan kesehatan, dan diakhir dengan penilaian kembali terhadap pengetahuan penderita diabetes melitus sebagai data post test. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan penderita Diabetes Melitus tentang faktor risiko Diabetes Melitus Tipe 2, dimana hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p= 0,001 (p<0,005) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Saran yang diberikan kepada penderita Diabetes Melitus adalah agar memanfaatkan pengetahuan tentang faktor risiko Diabetes Melitus Tipe 2 dalam mengendalikan kadar glukosa darahnya.
Peningkatan Daya Saing UMKM melalui Kurasi Produk: Pengabdian Masyarakat di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Lidah Wetan Habsari, Windi; Sulistiya, Elma
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6494

Abstract

UMKM di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Lidah Wetan menghadapi tantangan signifikan dalam meningkatkan daya saing produk mereka, terutama terkait kualitas produk, kemasan, serta akses ke pasar yang lebih luas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan menerapkan strategi kurasi produk untuk memberdayakan UMKM agar dapat meningkatkan kualitas produk serta efektivitas pemasaran. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, pendampingan dalam pengurusan legalitas seperti NIB dan sertifikasi halal, pelatihan perbaikan kemasan dan branding, serta penguatan pemasaran digital melalui media sosial dan platform online. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek legalitas usaha, kualitas kemasan, dan penggunaan media digital sebagai sarana pemasaran. Akibatnya, sebagian besar pelaku UMKM mampu memperluas jangkauan pasar dan mengalami peningkatan penjualan hingga 30% dalam waktu tiga bulan pasca-pendampingan. Selain itu, pendampingan ini meningkatkan kapasitas pengetahuan dan kepercayaan diri pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan usahanya secara mandiri. Temuan ini mengindikasikan bahwa kurasi produk yang terintegrasi dengan pelatihan dan pendampingan merupakan model pemberdayaan UMKM yang efektif untuk bersaing di pasar modern
Penerapan Metode Menyikat Gigi untuk Meningkatkan Kesehatan Gigi dan Mulut Indriyasari, Arini; Gunawan, Ibnu; Tobing, Meyrinda; Prijaryanti, Dorisna; Widyastomo, Widyastomo; pertiwi, Lintang Mega
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6502

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut berpengaruh pada status gizi, berbahasa, dan penampilan. Kasus kesehatan gigi dan mulut di Indonesia mencapai 57,6% apabila tidak segera ditangani akan berpengaruh pada kualitas hidup seseorang. Anak – anak seringkali mengalami permasalahan kesehatan gigi. Oleh sebab itu, penting untuk peranan orang tua dan guru dalam mengedukasi anak terkait cara menjaga kesehatan gigi dengan menyikat gigi yang benar. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk menyelaraskan pengabdian kepada masyarakat dan menjamin pengembangan pebgabdian kepada masyarakat unggulan spesifik, serta meningkatkan mutu kesehatan gigi dan mulut pada siswa. Metode pengabdian masyarakat ialah melakukan perijinan dengan mitra, mapping siswa dan siswi RA Nurul Huda Kediri sebanyak 60 siswa, perkenalan dengan siswa dan siswi RA Nurul Huda Kediri, penjelasan maksud dan tujuan kegiatan, pemberian pre test, pendidikan kesehatan gigi dan mulut, sikat gigi bersama, dan pemberian post test. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat adalah memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut dengan cara menyikat gigi yang benar. Harapannya dari edukasi mengenai cara menyikat gigi yang benar dapat menjadi perubahan perilaku sehat bagi anak – anak hingga dewasa. Kegiatan pengabdian masyarakat cara menyikat gigi yang benar memberikan pengetahuan dan praktik langsung cara menjaga kesehatan gigi serta cara pencegahan karies gigi dan lubang gigi. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat siswa dapat mengetahui cara menyikat gigi dan mulut yang benar dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari – hari.
Pencegahan dan Penanganan Masalah Fisiologis dan Psikologis pada Lansia dengan Penyakit Kronis melalui Program Rasakasi Sovianti, Vivi; Juwariyah, Siti; Noviyanti, Laura Khattrine; Septianingtyas, Maya Cobalt Angio
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6507

Abstract

Pemberian edukasi pada lansia hanya diberikan melalui program posyandu lansia dan bersifat individual sehingga pengetahuan dan pemahaman kesehatan lansia kurang, keterlibatan keluarga dan kader dalam pemenuhan edukasi lansia sangat penting dalam pencegahan dampak penyakit kronis. Salah satu program pelatihan yang dilakukan untuk mencegah hal tersebut adalah menggunakan program aplikasi digital sebagai ruang konsultasi keluarga lansia dan kader. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku terhadap pencegahan dan penanganan masalah fisiologis dan psikologis pada lansia dengan penyakit kronis. Metode yang digunakan melalui program aplikasi digital yaitu ruang konsultasi lansia dan kader, dalam aplikasi ini terdapat beberapa menu utama yaitu menu edukasasi masalah fisiologis, psikologis, dan skrining penyakit kronis, pengabdian ini dilakukan dengan 2 tahap. Responden pada kegiatan ini adalah lansia berjumlah 55, dan kader berjumlah 14. Hasil pengabdian masyarakat ini bahwa nilai pengetahuan dan pemahaman lansia dengan penyakit kronis sebelum dilakukan pengabdian didapatkan dari 55 lansia didapatkan 46 memiliki nilai pengetahuan dan pemahaman cukup baik, 9 lansia memiliki pengetahuan dan pemahan kurang, 7 kader memiliki pengetahuan dan pemahanan cukup baik, 7 kader memiliki pengetahuan dan pemahan kurang. Setelah pengabdian kepada masayarakat diberikan didapatkan nilai 50 lansia dan 12 kader dengan pengetahuan dan pemahan baik, dan 5 lansia dan 2 kader memiliki pengetahuan dan pemahaman cukup baik.
Pemberdayaan Pasien Diabetes Melitus untuk Menurunkan Kecemasan melalui Psikoedukasi Utami, Tantri; Riyanto, Riyanto; Wahyudi, Udi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6508

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan kelainan metabolik yang menjadi pandemi global dalam beberapa dekade terakhir dan menjadi beban kesehatan utama di seluruh dunia. Pengalaman hidup dengan DM menimbulkan stres emosional yang berdampak buruk terhadap kesehatan mental seseorang. Mengelola penyakit DM memakan waktu lama yang menimbulkan masalah psikologis, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan dapat diatasi melalui psikoedukasi . Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah pemberdayaan pasien DM untuk menurunkan kecemasan melalui psikoedukasi. Peserta kegiatan sebanyak 28 pasien dengan DM tipe 2 dengan kriteria : pasien telah didiagnososis DM ≥ 6 bulan, berusia 40-60 tahun, menjalankan pengobatan diabetes melitus, mengalami kecemasan berdasarkan kuesioner GAD 7, tinggal di Bogor. Psikoedukasi dilakukan dalam 7 x kegiatan. Setelah psikoedukasi selesai dilaksanakan maka dilakukan evaluasi pada seluruh pasien dengan mengukur pengetahuan dan keterampilan tentang DM dan kecemasan. Hasil menunjukkan pengetahuan pasien tentang DM meningkat sebesar 60,15%, keterampilan pasien mengelola penyakit DM meningkat sebesar 49%, pengetahuan pasien DM tentang kecemasan meningkat sebesar 62.9%. Keterampilan pasien DM mengelola kecemasan meningkat sebesar 48,89%. Kecemasan pasien DM menurun dan penurunan kadar glukosa darah. Manfaat dari kegiatan ini adalah Psikoedukasi penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pasien mengelola penyakit DM dan dampak fisik serta mental dari penyakit DM.
Senam Lanisa untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Handayani, Dewi; Sirait, Lusiana Lusia
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6586

Abstract

Penurunan kekuatan otot, kelenteruan sendi, keseimbangan tubuh, serta daya tahan fisik menjadi permasalahan umum yang dihadapi oleh lansia dan hal ini dapat berdampak pada penurunan aktivitas harian dan kualitas hidup secara keseluruhan. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia jumlah penduduk lansia meningkat setiap tahunnya dan perlu diimbangi dengan perhatian terhadap Kesehatan lansia agar mereka dapat hidup produktif, mandiri, dans ehat secara fisik maupun mental. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan senam lansia. Senam lansia merupakan bentuk aktivitas fisik ringan yang dirancang khusus untuk kelompok lanjut usia. Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran jantung, melatih keseimbangan, memperkuat otot dan tulang, serta memperbaiki koordinasi herak tubuh. Selain manfaat fisik, senam lansia juga memberikan dampak positif terhadap Kesehatan psikologis, seperti menurunkan tingkat stress, meningkatkan rasa percaya diri, dan memperkuat ikatan social antar sesama lansia. Wilayah kerja UPT Puskesmas Medan Sunggal Kota Medan terdapat cukup banyak lansia, khususnya Wanita yang memerlukan perhatian lebih terhadap kondisi kesehatannya. Berdasarkan observasi awal, Sebagian besar lansia memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah dan belum terbiasa mengikuti kegiatan olahraga secara teratur. Senam lansia dilakukan kepada 30 orang lansia. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap keaktifan dan antusiasme peserta, melakukan wawancara dan pengisian kuesioner sederhana untuk menilai kualitas hidup lansia dan mendokumentasikan kegiatan. Dengan kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan kualitas hidup lansia tidak hanya dari segi fisik, tetapi kuga psikososial, sehingga dapat menjalani masa tua dengan lebih sehat, aktif, dan bermakna.
Implementasi Program Edukasi dan Simulasi untuk Meningkatkan Kapasitas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Masyarakat Kharisna, Dendy; wardah, Wardah; Yendri, Naspi; Nastiti, Retno; Rahmadani, Nelza; Mardianti, Mardianti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6588

Abstract

Bencana kebakaran merupakan insiden yang dapat mengakibatkan kerugian besar, baik dari segi material maupun jiwa. Kebakaran tidak dapat dikendalikan, jika tidak diatasi dan dicegah dengan cara yang tepat dapat merambat dan meluas dari titik utama api muncul. Oleh karena itu diperlukan upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran bagi masyarakat terutama bagi lingkungan sekolah dengan gedung bertingkat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran terutama di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan November 2024 di SMP IT Al-Hafit Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui pemberian edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran, disertai dengan simulasi cara penggunaan APAR. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan penilaian menggunakan kuesioner pre dan post test. Hasil evaluasi didapatkan sebagian besar peserta laki-laki (72,5%) dan mayoritas berusia 14 tahun (90%). Peserta juga belum pernah mendapatkan informasi tentang bencana kebakaran (80%). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta kegiatan setelah diberikan edukasi bencana kebakaran dengan nilai mean pre-test 82,4 dan post-test 96,4. Setelah diberikan edukasi didapatkan juga tingkat kesiapan peserta pada kategori sangat siap sebanyak 20% dan siap sebanyak 80%. Kegiatan pemberian edukasi dan simulasi sangat bermanfaat bagi pengetahuan dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana sehingga perlu dilakukan secara berkala dan disertai dengan simulasi.

Page 96 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025