cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 681 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Paired Story Telling terhadap Kemampuan Menyimak Siswa Kelas VI Muslim Suksa Thailand: Meliala, Nova Amalia Br S; Syamsuyurnita
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Paired Story Telling terhadap kemampuan menyimak siswa kelas VI di Sekolah Dasar Muslim Suksa, Tahland. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji deskriptif dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS 25.0 for windows. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa pre-test dan post-test dengan metode One Group Pretest-Posttest Design, yang merupakan salah satu metode dalam penelitian eksperimen, di mana hanya menggunakan satu kelompok subjek dan mengukur variabel tertentu sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Waktu penelitian dilaksanakan pada saat peneliti pengabdian KKN Internasional di SD Suksa Thailand selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan meyimak siswa sebelum menggunakan model pembelajaran Paired Story Telling dengan rata-rata Pre-Test sebesar 50,4 meningkat sesudahnya d pada Post-Test menjadi 86,1. Pengujian hipotesis Paired Sample T-Test dengan SPSS juga dilakukan dalam penelitian. Hasil pengujian menunjukkan perolehan nillai Sig (2-Tailed) sebesar 0,000, di mana nilai tersebut tersebut lebih kecil dari 0,05 yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Model Pembelajaran Paired Story Telling efektif untuk meningkatkan kemampuan Menyimak Siswa Kelas VI SD Muslim Suksa Thailand.
Membangun Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar Melalui Program SERALIKOCI: Studi Kasus di SD Negeri Cimahi Mandiri 3 Ahyar, Asep; Yadi, Nofri; Dede Supriyanto; Jenuri
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10228

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi program SERALIKOCI (Sekolah Ramah Lingkungan Kota Cimahi) sebagai sarana untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar, dengan fokus pada SD Negeri Cimahi Mandiri 3. SERALIKOCI, mencakup berbagai kegiatan seperti diet plastik, pemilahan sampah, pendirian bank sampah berbasis sekolah, dan pembentukan tim guru lingkungan (Tiguling). Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus, dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengeksplorasi efektivitas, tantangan, dan dampak jangka panjang dari program tersebut.  Teknik analisis data dilakukan dengan metode content analysis. Temuan menunjukkan bahwa kegiatan yang konsisten dan diawasi, seperti membawa tumbler dan misting, menjaga kebersihan, dan mengelola sampah melalui Bank Sampah Unit (BSU) sekolah, dapat meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Guru berperan penting dalam memberikan keteladanan dan pembiasaan program tersebut. Tantangan yang ditemukan yaitu belum adanya cara efektif untuk mengelola sampah organik dan kurangnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam pembiasaan pengelolaan sampah di rumah. Solusi yang diusulkan yaitu program peningkatan pelatihan orang tua siswa dan budidaya maggot untuk pengelolaan sampah organik. Studi ini menyimpulkan bahwa SERALIKOCI berpengaruh positif dalam membangun kepedulian lingkungan bagi siswa. Model pendidikan lingkungan terpadu ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk mengadopsi praktik-praktik berkelanjutan yang serupa.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Wordwall Terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa Sukmawati, Hera; Intiana, Siti Rohana Hariana; Hasnawati; Handika, Ilham
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10493

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep IPA peserta didik kelas IV di SDN 37 Cakranegara masih rendah. Permasalahan tersebut disebabkan karena penerapan pembelajaran IPA hanya berfokus pada kegiatan menghafal informasi dan terpaku pada buku pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran cooperative learning tipe teams games tournament berbantuan media wordwall terhadap pemahaman konsep IPA kelas IV di SDN 37 Cakranegara. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Quasi Eksperimental dengan tipe Nonequivalent Control Group Design. Teknik penentuan sampel menggunakan sampling jenuh. Populasi terdiri dari 20 orang kelas eksperimen dan 20 orang kelas kontrol. Teknik pengambilan data berupa teknik tes dan observasi. Tes digunakan untuk mengukur pemahaman konsep IPA peserta didik dan observasi untuk melihat keterlaksanaan pembelajaran. Data hasil observasi dianalisis secara deskriptif berupa persentase dan diperoleh persentase sebesar 92,85% dengan kategori sangat baik. Teknik analisis data menggunakan uji t, namun sebelumnya dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas, diperoleh data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi > 0,05. Hasil uji homogenitas pretest dan posttest mendapatkan sig. sebesar 0,049 dan 0,910 yang artinya > 0,05 maka data dinyatakan homogen. Hasil uji hipotesis diperoleh melalui uji independent sample t test mendapatkan sig. (2-tailled) 0,029 < 0,05 dan nilai thitung ≥ ttabel yaitu sebesar 2,265 ≥ 2,024, yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Selanjutnya dilakukan uji N-Gain diperoleh gain sebesar 0,5746 yang menunjukkan tingkat pengaruh sedang. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran teams games tournament berbantuan media wordwall terhadap pemahaman konsep IPA kelas IV di SDN 37 Cakranegara dengan besar pengaruh 0,5746 yang termasuk dalam kategori sedang. Kata Kunci: Teams Games Tournament, Wordwall, Pemahaman Konsep IPA
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas ll SDN 28 Cakranegara Tahun Ajaran 2024/2025 Herawati, Gita; Sudriman; Sobri, Muhammad; Tahir, Muhammad
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untk mendeskripsikan kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas II SDN 28 Cakranegara dan mendeskripsikan cara mengatasi kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas II SDN 28 Cakranegara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriftif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II di SDN 28 Cakranegara tahun ajaran 2024/2025 dengan jumlah siswa 24 siswa. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesulitan membaca permulaan yang dialami oleh siswa kelas II SDN 28 Cakranegara yaitu kesulitan dalam mengenal huruf, kesulitan dalam mengenal huruf vocal, huruf konsonan, dan huruf diftong, sulit dalam mengeja huruf dan sulit dalam membaca kalimat sederhana. Adapun cara mengatasi kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa kelas II SDN 28 Cakranegara yaitu, memberikan perhatian lebih terhadap siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan, menambah jam membaca setelah KBM, membaca bersama, belajar sambil bermain dan kerjasama dengan orang tua siswa.
Profil Berpikir Kritis Siswa SMP pada Mata Pelajaran IPA Azmi, Irham; Prasetya, Dwi Sabda Budi; Sabrun, Sabrun
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10570

Abstract

Berpikir kritis adalah keterampilan fundamental dalam pendidikan abad ke-21, yang penting untuk menganalisis informasi, mengevaluasi bukti, dan membuat keputusan yang logis. Dalam pembelajaran sains, berpikir kritis memainkan peran penting dalam membantu siswa memahami konsep-konsep kompleks serta mengembangkan keterampilan pemecahan masalah secara sistematis. Namun, studi-studi sebelumnya menunjukkan bahwa siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Indonesia menunjukkan tingkat kemampuan berpikir kritis yang relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil berpikir kritis siswa SMP dalam pembelajaran sains dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangannya. Desain penelitian deskriptif kuantitatif digunakan dengan memanfaatkan kuesioner skala Likert untuk menilai tujuh indikator utama berpikir kritis, yaitu: rasa ingin tahu, kepercayaan diri, pencarian kebenaran, keterbukaan pikiran, kemampuan analitis, sistematis, dan kedewasaan. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk menentukan tingkat berpikir kritis siswa. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa berada dalam kategori “sedang” terkait persepsi terhadap kemampuan berpikir kritis. Di antara ketujuh indikator, keterbukaan pikiran (70%) dan kedewasaan (72%) diklasifikasikan dengan kriteria tinggi, yang menunjukkan bahwa kemampuan siswa untuk menerima perspektif baru dan berpikir secara objektif. Sementara itu, kepercayaan diri (58%) dan sistematis (63%) merupakan indikator dengan skor terendah, yang menunjukkan adanya kelemahan dalam berpikir terstruktur dan pengambilan keputusan. Meskipun siswa telah menunjukkan dasar berpikir kritis yang memadai, perbaikan masih diperlukan dalam aspek kepercayaan diri, keterampilan analitis, dan pemikiran sistematis. Penelitian ini merekomendasikan integrasi strategi Problem-Based Learning (PBL) dan pendekatan STEM untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Berbasis HOTS pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Lamiah, Siti; Nurhasanah; Nurwahidah
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal HOTS pada Mata Pelajaran IPAS kelas IV di SDN 13 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes tulis yang terdistribusi ke dalam 5 soal essay HOTS IPAS dan wawancara semistruktural. Teknik analisis data dilakukan berdasarkan model Miles, Huberman dan Saldana dengan langkah analisis terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Analisis data dilakukan terhadap 15 peserta didik Kelas IV berdasarkan kategori nilai tinggi, nilai sedang dan nilai rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20% peserta didik berhasil mencapai nilai tinggi, kemudian sebanyak 20% peserta didik berada pada kategori nilai sedang dan sebagian besar peserta didik (60%) berada pada kategori nilai rendah. Kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal HOTS IPAS dianalisis berdasarkan indikator Taksonomi Bloom, yakni menganalisis, mengevaluasi dan mengkreasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa untuk indikator menganalisis, peserta didik mengalami kesulitan memahami soal dan kesulitan menganalisis soal. Untuk indikator mengevaluasi peserta didik kesulitan merepresentasikan informasi berdasarkan data. Sedangkan untuk indikator mengkreasi peserta didik mengalami kesulitan membuat skema fotosintesis. Selain indikator tersebut, peserta didik juga mengalami kesulitan konsentrasi. Hal ini menunjukkan peserta didik memerlukan dukungan dan pendekatan yang lebih efektif untuk mendukung pemahaman, keterampilan analisis, evaluasi dan kreativitas dalam menjawab soal-soal HOTS IPAS
Big Book Integration in ARIAS Learning Model to Improve Elementary School Students' Storytelling Ability Lestari Jumadi, Putri; Krismanto, Wawan; Ilmi, Nur
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.8647

Abstract

Low storytelling ability is still one of the problems in language learning. Therefore, this study describes the process and results of implementing actions in the form of Big Book media integration in the ARIAS learning model to improve students' storytelling ability. The research approach is qualitative, with the type of classroom action research. The study subjects were teachers and 22 UPTD SD Negeri 81 Parepare, South Sulawesi third-grade students. Data collection techniques were in the form of observation, storytelling skills tests, and documentation. The research instruments were observation sheets and storytelling skills assessment sheets. Data was analyzed through condensation, presentation, and conclusion or verification. The study results showed that integrating Bigbook in the ARIAS learning model helped students be involved in the learning process because they actively practiced reading and storytelling individually and in groups with the help of visualizations in the Bigbook. Changes in the process led to increased storytelling ability; in the first cycle, only 31% of students were in the Good category, and in the second cycle, the remaining 14% were still in the Sufficient and Fewer categories. This study concludes that integrating the Bigbook into the ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction) learning model can improve students' storytelling ability.
Index Card Match With QR Code Card To Strengthen Students' Learning Motivation Yulia, Yulia; Astria, Nani; Krismanto, Wawan
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.8675

Abstract

This study aims to determine the improvement of the learning process and student learning motivation through the index card match (ICM) learning model with QR code cards. The approach to this research is qualitative with the type of classroom action research. The focus of the study is the learning process and student learning motivation. One teacher and 15 students at fifth-grade UPTD SD Negeri 57 Parepare were the study subjects. Data collection techniques were in the form of observation, questionnaires, and documentation. The research instruments were observation sheets, reflection sheets, and student learning motivation questionnaires. Data were analyzed through condensation, presentation, and drawing conclusions or verification. The study's results showed that various changes in the learning process occurred through ICM with QR code card games. Students' enthusiasm was seen during learning; they became more actively involved, showed good collaboration with their group friends, and showed self-confidence. In the first and second cycles, there was no significant increase in learning motivation, and in the third cycle, 75% of students were in the Good or Very Good category. The conclusion is that using the ICM learning model with QR Code Cards can improve learning and student motivation.
Increasing Students’ Reading Comprehension and Learning Interest by Using Snowball Throwing Method at The Tenth-Grade Students of Assalam IBS Wianto, Tukir; Firdaus, Masagus; Mulyadi
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10226

Abstract

This study investigates the effectiveness of the Snowball Throwing Method in improving students' reading comprehension and learning interest among tenth-grade students of Assalam IBS. Conducted as classroom action research, the study involved 30 students from class X.C over two cycles. Data were collected through reading comprehension tests, learning interest questionnaires, observations, and interviews. The data were analyzed using descriptive statistical analysis for quantitative data, which includes the results of the reading comprehension test and the learning interest questionnaire. Meanwhile, qualitative data, which consists of observation and interview results, were analyzed using descriptive narrative data analysis techniques. The findings reveal significant improvements across both cycles. In Cycle 1, the average reading comprehension score was 67.67, with an average learning interest score of 98.80. By Cycle 2, these scores increased to 77.75 for reading comprehension and 112.30 for learning interest. The result was also supported by data of observation and interview to the students related to learning activity by using snowball throwing method. The results indicate that the Snowball Throwing Method effectively enhances both reading comprehension and student engagement. This method encourages active participation and collaborative learning, fostering a more interactive and stimulating classroom environment. The study concludes that the Snowball Throwing Method is a practical approach to address challenges in reading comprehension and learning interest among high school students.
Pengaruh Model Fan-N-Pick Berbantuan Video terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Blembem 1 Ponorogo Puspita, Krisnia Rima; Mustaji; Pribadi, Benny Agus
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10266

Abstract

 Fokus utama guru dalam proses pembelajaran termasuk di sekolah dasar adalah meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Motivasi juga memainkan peran penting dalam meningkatkan keberhasilan siswa. Begitu juga hasil belajar dapat dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Fan-N-Pick berbantuan video pembelajaran terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Blembem 1 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu (quasi experimental design) menggunakan model penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Instrumen penelitian ini menggunakan angket motivasi dan tes hasil belajar kognitif. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas) dan uji hipotesis (uji independent t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Fan-N-Pick berbantuan video berpengaruh terhadap motivasi siswa dengan hasil independent t test diperoleh nilai Asymp sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Model pembelajaran Fan-N-Pick berbantuan video juga berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa dengan hasil independent t test diperoleh nilai Asymp sig (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05.