Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Articles
5,523 Documents
PELATIHAN PENGELOLAAN HOMESTAY BAGI ANGGOTA POKDARWIS AIR MANIS KOTA PADANG
Zengga, Zengga;
Husna, Rifdatul;
Sari, Windy Della
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34034
Pantai Air Manis merupakan salah satu nagari yang berada di kecamatan Padang Selatan. Daerah ini memiliki beberapa potensi yang bisa dikembangkan menjadi kegiatan pariwisata,. Masyarakat di daerah ini berinisiatif membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) agar melalui Pordarwis tersebut bisa berkembang kegiatan pariwisata di Pantai Air Manis. Saat ini sudah banyak pengunjung yang datang untuk berekreasi ke daerah pantai terebut, namun pantai tersebut belum dikelola dengan baik oleh masyarakat. Pokdarwis yang sudah terbentuk diharapkan bisa mengelola potensi dan sumber daya yang ada. Akan tetapi saat ini sumber daya manusia yang bergabung di Pokdarwis Air Manis masih memiliki keterbatasan dalam pengembangan kegiatan pariwisata di daerah ini. Masih sedikitnya rumah wisata ( homestay ) yang bisa diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan ke objek wisata yang baru dirintis di Pantai Air Manis ini. Oleh sebab itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada anggota Pokdarwis Pantai Air Manis dalam memberikan pengetahuan tentang homestay di objek wisata Pantai Air Manis Kota Padang. Kegiatan ini akan dilaksanakan dengan metode ceramah, dan diskusi kepada anggota Pokdarwis. Diharapkan setelah kegiatan tersebut, anggota Pokdarwis Air Manis bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat supaya rumah rumah mereka yang kosong bisa dijadikan tempat penginapan para wisatawan
PENINGKATAN PROFIT MELALUI BRANDING DAN REKAYASA ALAT PRESS UKM PRODUSEN SABUN CURAH
Subodro, Rohmat;
Setyarini, Adhista;
Zulaikhah, Siti;
Ady, Rony Arpinto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34035
Kemasan dan branding produk sangat penting, Pengemasan bukan hanya pembungkus, pengemasan adalah branding, apapun jenis barang atau produk yang akan dijual, ketika dikemas dan diberi merk, kemasan yang bagus dan karakter yang kuat dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan saat memilih produk. Ini adalah salah satu cara merek menunjukkan karakternya kepada konsumen. Salah satu UKM Produsen sabun curah di Surakarta masih menjual produknya tanpa kemasan dan belum memiliki merek, sehingga produk yang mereka buat tidak dikenal banyak orang. Tujuan pengabdian yang dilakukan oleh tim PKM Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta yaitu untuk memberikan pelatihan pentingnya Branding dan Pengemasan produk dengan alat press bagi UKM sabun curah di Surakarta. Metode pengabdian yang digunakan menggunakan metode Service Learning yang meliputi beberapa tahapan seperti Engagement, Reflection, Reciprocity dan Public Dissemination. Dari pengabdian yang telah dilakukan tim PKM UNU Surakarta, mitra pengabdian sudah berhasil memiliki merek sendiri serta mempunyai kemasan produk yang dibuat memakai alat press dimana kemasan menjadi lebih menarik dan aman bagi konsumen.
SOSIALISASI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL BAGI PARA GURU BAHASA INGGRIS
Mandarsari, Pujalinda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34036
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru bahasa Inggris di Pondok Pesantren Modern (PPM) Al-Ikhlas dalam memanfaatkan media pembelajaran Wordwall. Melalui sosialisasi aplikasi WordWall, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif. Metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung yang diterapkan terbukti efektif. Antusiasme peserta menunjukkan keberhasilan kegiatan ini dalam mencapai tujuannya. Kegiatan ini telah memberikan kontribusi positif bagi guru bahasa Inggris, terutama dalam hal penggunaan aplikasi WordWall untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH SABUT KELAPA DI KELURAHAN NAMU UKUR SELATAN
Maharany, Rina;
Sugianto, Raden Aris;
Triansyah, Angga;
Marpaung, Ozi Rizal;
Fahrizal, Fahrizal;
Najib, Zaki Abdullah;
Ananda, Aulia;
Saragih, Dina Arfianti;
Pulungan, Delyana R;
Aznur, Tifany Zia;
Wahyuni, Ritna
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34085
Dalam rangka menghadapi era new normal ini, kami melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berupa penyuluhan pembuatan Pupuk Organik Cair berbasis Sabut Kelapa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah Sabut Kelapa yg tidak terpakai. Metode yang digunakan dalam pembuatan Pupuk Organik Cair dari Sabut Kelapa ini yaitu sistem fermentasi dengan menggunakan air 100 liter dan Campuran EM4 dengan perpaduan gula merah. Pertama yg perlu di lakukan adalah persiapan alat dan bahan, Selanjutnya siapkan air dengan Volume 100 liter, masukkan 10 kg Sabut Kelapa yg sudah di iris-iris, kemudian Larutkan gula merah ke dalam Larutan EM4 berkisar 300 ml, campurkan larutan EM4 tersebut ke dalam air yg sudah berisikan sabut kelapa, tutup toples hingga waktu yg sudah di tentukan yaitu 14 hari. Setelah fermentasi selama 7 hari buka tutup toples, coba di hirup apakah tercium aroma tape yg menandakan bahwa fermentasi tersebut berhasil di lakukan. yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu berupa satu produk pupuk organik cair berbasis sabut kelapa yg bertujuan untuk mengurangi limbah rumah tangga.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN LITERASI KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA UMKM
Trimustikapuri, Trimustikapuri;
Zainuddin, Fatlina;
Fattah, Vitayanti;
Samudra, Suryadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34111
Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pengembangan literasi keuangan dalam meningkatkan kinerja pelaku UMKM. Melalui program pengabdian ini dilakukan berbagai upaya pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha. Metode sosialisasi dan metode pelatihan dilakukan dengan memberikan sosialisasi literasi keuangan dan pelatihan dalam melakukan pencatatan keuangan ,kemudian yang terakhir tahap evaluasi. Pelatihan dan sosialisasi yang telah dilakukan oleh pendamping UMKM dan pihak pihak yang terkait telah menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaku UMKM mengalami peningkatan dalam literasi keuangan. Mereka memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan, pengelolaan modal usaha, dan implementasi gaya hidup hemat. Hal ini membantu mereka dalam mengelola keuangan bisnis dengan lebih efektif. Mereka memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang proses pencatatan transaksi, pengeluaran, hutang piutang, pembayaran hutang piutang, pengiriman invoice digital/cetak struk, dan laporan penjualan dan catatan pengeluaran dan hutang piutang. Pengetahuan yang ditingkatkan ini membantu dalam meningkatkan kemampuan keuangan dan pengelolaan usaha. Dengan demikian, pelaku UMKM dapat mengelola keuangan bisnis dengan lebih baik dan membuat keputusan bisnis yang lebih tepat yang berdampak pada kinerja usaha UMKM.
SOSIALISASI DAN DISKUSI SISWA MENGENAI INTERAKSI DALAM MENGENAL, MENCEGAH DAN MENGATASI, PERUNDUNGAN BULLYNG BERSAMA SISWA SMP NEGERI 2 CINANGKA
Faturohman, Faturohman;
Budiman, Arif;
Wahyudi, Wahyudi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34145
Perundungan (bullying) adalah masalah serius yang memengaruhi kesehatan mental dan perkembangan siswa. Di SMP Negeri 2 Cinangka, perundungan masih menjadi tantangan yang harus diatasi. Oleh karena itu, penting untuk melakukan sosialisasi dan diskusi yang melibatkan siswa agar mereka lebih memahami, mencegah, dan mengatasi perilaku perundungan. Sosialisasi ini bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan siswa mengenai konsep dan jenis perundungan. Membangun kesadaran siswa tentang dampak negatif perundungan. Mengedukasi siswa mengenai strategi pencegahan dan cara mengatasi perundungan. Mendorong partisipasi aktif siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif. ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode diskusi kelompok dan sosialisasi. Kegiatan dilakukan di SMP Negeri 2 Cinangka dengan melibatkan siswa kelas VIII dan IX. Sosialisasi dilakukan melalui ceramah, pemutaran video edukatif, dan diskusi kelompok. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan kuesioner yang diisi oleh siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Sosialisasi dan diskusi berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang perundungan dan dampaknya. Siswa menunjukkan peningkatan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan dan cara-cara efektif untuk mengatasi perundungan. Keterlibatan siswa dalam diskusi juga menunjukkan bahwa mereka lebih siap untuk melaporkan dan menanggapi tindakan perundungan. Program sosialisasi dan diskusi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai perundungan. Implementasi kegiatan semacam ini secara rutin dapat membantu mengurangi kasus perundungan di sekolah serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman.
SOSIALISASI P4GN BAGI PELAJAR DI MAN 4 TANGERANG KECAMATAN KRONJO (UPAYA PREVENTIF PENYALAHGUNAAN NARKOBA)
Anggraini, Fransiska;
Wisnubroto, Agung Prabowo;
Maresky, Jeky Aprilian;
Alfian, Rafi;
Awaliah, Siti Ila;
Anisya, Siti;
Wulandari, Lusi Emilia;
Nitami, Sella;
Fitra, Chandrika Nugra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34149
Penyalahgunaan narkoba di Indonesia terus menjadi permasalahan serius meskipun berbagai upaya pencegahan telah dilakukan. Masalah ini semakin mengkhawatirkan karena penyalahgunaan narkoba tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga pelajar. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelajar di MAN 4 Tangerang sebagai langkah preventif terhadap penyalahgunaan narkoba. Metode yang digunakan adalah partisipatif dan simulasi. Peserta dari kegiatan ini berjumlah 37 orang yang merupakan pelajar di MAN 4 Tangerang. Pengukuran keberhasilan program dilakukan melalui pretest, posttest, dan observasi langsung, yang menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 56%. Hasil program ini mengindikasikan bahwa pelajar mendapatkan pengetahuan yang lebih komprehensif tentang definisi dan jenis-jenis narkoba, bahaya narkoba, cara mencegahnya, alur pendampingan, cara menghindarkan diri serta bagaimana mengatakan “tidak” terhadap tawaran narkoba. Selain itu, observasi menunjukkan perubahan signifikan dalam sikap dan perilaku pelajar setelah sosialisasi dan simulasi, mencerminkan dampak positif dari kegiatan ini.
SOSIALISASI PENGELOLAAN MANAJEMEN TEMPAT KEBUGARAN DENGAN KKG KECAMATAN SOREANG KABUPATEN BANDUNG
Sobarna, Akhmad;
Supriadi, Dedi;
Rizal, Rony M;
Rohendi, Aep;
Hambali, Sumbara;
Ishak, Muchamad;
Solihin, Akhmad Olih;
Syamsudar, Bangbang;
Asmara, Henry;
Hasmarita, Sony
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34162
Kebugaran merupakan suatu keadaan yang menggambarkan seseorang untuk dapat melakukan suatu aktivitas fisik dengan tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Maka dari itu, sudah seyogyanya setiap individu memiliki kebugaran yang prima, sehingga akan dapat melakukan aktivitas atau kegiatan fisiknya sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut, setiap individu harus melakukan latihan fisik untuk dapat mendapatkan kebugaran tubuh yang optimal, dan salah satu tempat untuk melakukan latihan fisik adalah di tempat-tempat kebugaran/gym. Tempat kebugaran atau Gym sekarang-sekarang ini cukup diminati oleh semua kalangan, mulai dari kaum muda hingga dewasa, baik laki-laki dan juga perempuan. Ini tentunya menjadi sebuah peluang bagi dunia usaha olahraga khususnya untuk dapat membangun dan juga mengelola sebuah tempat kebugaran yang sesuai dan masuk dikalangan semua orang. Berdasarkan hal tersebut maka perlu Sosialisasi Pengelolaan Manajemen Tempat Kebugaran. Tentunya disini perlu adanya pengelolaan manajemen tempat kebugaran yang baik, yang sesuai dan relevan dengan karakteristik masyarakat atau pasar di lingkungan sekitar.
PELATIHAN ANALISIS INSTRUMEN PENILAIAN PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI PADA MGMP PENDIDIKAN PANCASILA
Adawiah, Rabiatul;
Winarso, Heru Puji;
Ruchliyadi, Dian Agus;
Halidi, Wardiani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34171
Analisis butir soal merupakan alat ukur untuk mengetahui kualitas soal yang ingin di uji. Alat ukur yang baik apabila memiliki sifat valid dan reliabilitas. Langkah analisis ini akan diperoleh soal yang berkualitas dan mampu mengukur kemampuan peserta didik dalam memahami materi yang sudah dipelajarinya. Oleh karena itu menganalisis butir soal merupakan hal yang sangat penting dilakukan oleh seorang guru. Namun berdasarkan fakta di lapangan, khususnya guru-guru Pendidikan Pancasila yang tergabung dalam organisasi MGMP Pendidikan Pancasila di Kabupaten Tanah Laut, sebagian besar belum melakukannya. Salah satu yang menjadi penyebabnya adalah kurangnya keterampilan dan pengetahuan tentang analisis butir soal tersebut. Salah satu aplikasi yang bisa digunakan dengan mudah untuk melakukan analisis butir soal adalah Anates.Kegiatan pelatihan ini membawa perubahan yang cukup signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menganalisis butir soal. Hal ini dapat diketahui dari hasil observasi dan tes yang dilakukan. Sebelum pelatihan 20% peserta yang dapat memahami dengan baik tentang analisis butir soal. Namun setelah pelatihan peserta yang bisa memahami tentang analisis butir soal meningkat menjadi 60%. Begitu pula dengan keterampilan dalam menggunakan aplikasi Anates. Sebelumnya pelatihan tidak ada seorangpun peserta yang terampil. Setelah pelatihan, terdapat 20% peserta yang sudah bisa mempraktikan penggunakan aplikasi Anates baik soal dalam bentuk pilihan ganda maupun soal subjektif
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN PROYEK UNTUK PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA SD DI KOTA BANJARMASIN KALIMANTAN SELATAN
Darmiyati, Darmiyati;
Sunarno, Sunarno;
Mahmuddin, Mahmuddin;
Syadzali, Akhmad;
Dewantara, Dede;
Nazaruddin, Nazaruddin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34172
signifikan dalam skor literasi dan numerasi Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan menerapkan asesmen berbasis proyek untuk literasi numerasi. Melalui pelatihan offline selama dua bulan yang melibatkan guru kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menemukan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru. Sebelum pelatihan di berikan pretest meliputi materi Strategi penguatan literasi dan numerasi di sd sebesar 50%, literasi dan numerasi matematika di sd sebesar 45%, jenis dan teknik penilaian berbasis proyek 55% dan implementasi instrumen penilaian proyek sebesar 40%. Setelah pelatihan keterampilan guru dalam membuat instrumen proyek membuat modul ajar meningkat pada Strategi penguatan literasi dan numerasi di sd sebesar 87%, literasi dan numerasi matematika di sd sebesar 86%, jenis dan teknik penilaian berbasis proyek 87% dan implementasi instrumen penilaian proyek sebesar 84%. Dan rata rata nilai sebelum di berikan pelatihan sebesar 47.5 dan sesudah pelatihan sebesar 86. Pendampingan dan Pelatihan dapat meningkatkan proses dan perbaikan pembelajaran. Sehingga dapat meningkatkan meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan mendukung pencapaian standar pendidikan nasional.