cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
HUBUNGAN KELAS IBU HAMIL DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN Yuli Bahriah; Arhayu Bastiani; Fitria Rahmawati; Nurul Wulandari; Nurul Husnul Khotimah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9811

Abstract

Penyuluhan Kelas ibu hamil merupakan suatu kegiatan belajar kelompok bagi ibu hamil dalam bentuk tatap muka yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai kehamilan. Posyandu Al Hijrah merupakan salah satu Puskesmas Palembang yang mempunyai kelas ibu hamil. Dalam masa kehamilan, ibu harus memiliki pengetahuan tentang apa saja tanda-tanda bahaya pada masa kehamilan. Tingginya kematian ibu salah satunya terjadi pada masa kehamilan. Masa kehamilan merupakan masa yang sangat penting, karena pada masa ini merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan janin selama sembilan bulan (Suririnah, 2010). Namun, tidak semua kehamilan akan menunjukkan tanda-tanda yang normal, ibu hamil dapat mengalami beberapa masalah serius tentang kehamilannya. Terdapat beberapa tanda bahaya kehamilan seperti perdarahan, nyeri perut yang berlebihan, mual muntah berlebihan dan sakit kepala yang hebat (Jannah, 2012). Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, menggunakan sample ibu hamil sebanya 25 .Untuk menyampaikan pesan atau materi penyuluhan menggunakan Bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami sehingga tidak terlalu sulit untuk dipahami oleh sasaran atau objek penyuluhan.Kesimpulan dalam kegiatan ini yaitu Perlunya mengaktifkan kembali kelas ibu hamil karena dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan dan juga memberikan informasi serta memotivasi ibu hamil agar aktif dalam kegiatan kelas ibu hamil. Bagi ibu agar berpartisipasi dalam kegiatan kelas ibu hamil karena melalui kegiatan kelas ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan ibu tentang tanda-tanda bahaya kehamilan.Berdasarkan hasil penelitian ini maka perlu dilakukan kegiatan penyuluhan tentang kesehatan terutama pada ibu hamil yaitu tanda-tanda bahaya pada masa kehamilan.
PELATIHAN GURU DAN ORANG TUA SISWA SEBAGAI PENDAMPING KELAS SISWA DIFABEL MV. Roesminingsih; Muhammad Nurul Ashar; Asri Wijiastuti; Widya Nusantara; I Gusti Lanang Putra Eka Prismana; Monica Widyaswari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9813

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki karakteristik khusus serta berbeda dengan anak pada umumnya. Dalam hal ini penanganan untuk siswa dalam kategori ABK sangatlah diperlukan, terutama di lingkungan sekolah dan rumah. Di sekolah selingkung Labschool Unesa memiliki 20 siswa ABK yang tersebar pada jenjang TK, SD dan SMP. Di sekolah, peserta didik tersebut dilayani oleh guru kelas dan orang tua yang mendampingi ketika belajar. Berkaitan dengan hal ini, para guru kelas dan orang tua siswa belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang ABK dan penanganannya. Selain itu, guru dan orang tua juga tidak memiliki latar belakang Pendidikan Luar Biasa (PLB). Dari permasalahan tersebut, maka diperlukan pelatihan bagi guru dan orang tua. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang penangan ABK, supaya para guru dan orang tua dapat bersinergi dalam memberikan pelayanan, sehingga akan memberikan hasil pendidikan secara optimal. Kegiatan dilakukan dalam bentuk workshop dengan teori dan praktek. Hasil dari kegiatan pengabdian dinyatakan sangat efektif. Selain itu secara penguasaan materi, peserta pelatihan juga mengalami peningkatan yang dapat diketahui melalui hasil pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test diketahui terdapat perbedaan rata-rata hasil pada peserta pelatihan. Saran untuk guru dan orang tua yakni agar selalu konsisten dalam menguatkan perannya untuk mengakomodir kebutuhan anak, termasuk kebutuhan ABK.
TEORI DAN PRAKTEK BISNIS MATEMATIKAWAN Susila Bahri; Neng Kamarni; , Riri Lestari; , Izzati Rahmi HG; Haripamyu Haripamyu; Ferra Yanuar; Ahmad Iqbal Baqi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9867

Abstract

Tidak seimbangnya banyaknya lapangan pekerjaan yang tersedia dengan jumlah lulusan perguruan tinggi, membuat para lulusan jurusan matematika perlu memikirkan untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri. Salah satu pekerjaan yang memerlukan ilmu matematika sebagai modal dalam menjalankan pekerjaan tersebut adalah bisnis. Untuk sukses dalam berbisnis, seorang pebisnis perlu mengetahui juga teori ekonomi bisnis serta bagaimana ilmu praktik dari bisnis itu sendiri. Pada webinar pengabdian masyarakat ini satu orang narasumber menyajikan berbagai teori yang digunakan dalam bisnis, sedangkan tiga orang narasumber lainnya menjelaskan tentang bagaimana praktik bisnis yang sedang dijalankannya. Pada tahap akhir webinar, kuesioner dengan 11 pernyataan dianalisis untuk melihat pengaruh maatematika terhadap kesuksesan bisnis. Hasil analisis kuesioner menunjukkan bahwa variabel kemudahan, kemanfaatan serta kemampuan dalam matematika sangat mempengaruhi kesuksesan dalam berbisnis.
PENYULUHAN, PEMERIKSAAN STATUS GIZI DAN PEMBERIAN TABLET FE PADA IBU HAMIL Merisa Riski; Siti Aisyah Hamid
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9868

Abstract

Masa kehamilan sangat membutuhkan gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, pertambahan besarnya orgn kandungan, serta perubahan komposisi dan metabolism tubuh ibu. Dampak tidak baik dalam kehamilan terutama sekali dikarenakan defisiensi zat gizi yang diakibatkan oleh asupan gizi ibu hamil tidak seimbang. Dampak negatif tersebut dapat terjadi pada outcome kehamilan, yaitu bayi yang baru dilahirkan dapat mengalami intra uterine growth retardation (IUGR), kelahiran prematur atau bahkan keguguran, dan bayi lahir dengan berat badan yang rendah (BBLR). Dampak pada ibu, yaitu anemia, perdarahan dan berat badan ibu tidak bertambah secara normal, kurang gizi juga dapat mempengaruhi proses persalinan dimana dapat mengakibatkan persalinan sulit dan lama serta perdarahan setelah persalinan. Program penyuluhan tentang pemeriksaan dan status gizi ibu hamil serta pemberian tablet Fe disampaikan dalam bentuk ceramah dan Tanya jawab dan pemberian tablet Fe. Kegiatan berjalan secara efektif, peserta antusias mendengarkan dan menanyakan berbagai hal mengenai status gizi ibu hamil yang belum dipahami oleh peserta penyuluhan.
PRAKTEK PENYUSUNAN MENU MAKANAN HALAL DAN TOYYIB PADA KELOMPOK IBU BALITA Arman Arman; Sumiaty Sumiaty
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9884

Abstract

Makanan pendamping ASI yang mempunyai kualitas dan kuantitas yang baik merupakan komponen penting dalam makanan, agar dapat memenuhi unsur tersebut perlu diperhatikan adalah usia, jenis, frekuensi, porsi dan cara pemberian MP-ASI pada tahap awal. Tujuan dari PkM ini adalah: 1)Meningkatkan Pengetahuan masyarakat khususnya Ibu Balita tentang Pemberian makanan tambahan yang tepat dari segi usia, frekuensi dan jumlahnya. 2)Meningkatkan keterampilan Ibu Balita tentang penyusunan Menu Makanan Halal dan Toyyib menggunakan buku foto makanan. Solusi yang kami tawarkan adalah 1)Peningkatan pengetahuan tentang pemberian makanan tambahan yang tepat dari segi usia, frekuensi dan jumlahnya melalui metode ceramah. 2)Peningkatan keterampilan melalui menyusun menu makanan Halal dan Toyyib menggunakan buku foto makanan. Metode yang digunakan yaitu kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan dua sesi yaitu sesi pertama pemberian materi dengan metode ceramah dan tanya jawab tentang MP-ASI oleh tim pelaksana yang sebelumnya dilakukan pengisian pre test. Sesi kedua yaitu pelaksanaan pelatihan menyusun menu makanan Halal dan Toyyib dan disesuaikan dengan anjuran MP-ASI 4 bintang dengan menggunakan buku foto makanan yang dilakukan bersama partisipan dan setelah itu pengisian post test. Dari hasil pengisian pre test dan post test didapatkan peningkatan pengetahuan tentang MP-ASI dan menu makanan yang halal dan toyyib sebesar 10,46 %. Sebaiknya setiap bulan kader melakukan pengecekan terhadap makanan balita melalui menu yang disajikan oleh ibunya agar dapat dianalisis kecukupan baik dari segi usia, frekuensi dan jumlahnya.
PERENCANAAN KEBUN SAYUR BERBASIS RAMIS (RAMAH, AMAN, MANDIRI, SEHAT) DI BORISALLO, GOWA Ella Andayanie; Ikhram Hardi; Arni Rizqiani Rusydi; Yuliati Yuliati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9886

Abstract

Lingkungan merupakan sebuah kondisi yang terikat langsung antara siapa saja yang menempati daerah tersebut dan seluruh aspek yang berada di dalamnya Lingkungan adalah sebuah kondisi fisik di mana seluruh keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi beserta seluruh flora dan fauna yang ada dan menggunakan lingkungan fisik tersebut (Fitriani et al. 2022; Muslimin et al. 2020). Selama ini pekarangan identic dengan bunga, semak, dan rerumputan. Suasananya asri dan bisa mempercantik tampilan rumah secara keseluruhan Tapi, ada juga pemilik rumah yang ingin tamannya lebih bermanfaat sehingga dibuatlah kebun mini dengan cara menanam aneka sayuran(Sugiarti 2013). Memenuhi kebutuhan sayur sehari-hari, sebuah rumah tangga dapat memiliki kebun sayur keluarga di pekarangan yang tidak perlu luas. Apabila tamannya berukuran luas, tanaman sayur dan buah-buahan bisa langsung ditanam di tanah. Sedangkan untuk taman mungil, bisa memanfaatkan pot untuk menanam buah. Di Asia bagian timur 87% konsumsi sayur masyarakat mencapai 715 g/kapita/hari, ASIA bagian barat 56% konsumsi sayur mencapai 423 g/kapita/hari, Central ASIA sebesar 59% konsumsi sayur mencapai 423 g/kapita/hari, dan bagian ASIA selatan konsumsi sayur 71% mencapai 171 g/kapita/hari. Konsumsi sayuran minimal yang diperlukan untuk diet seimbang ialah sebesar 200g/kapita/hari(Chadha et al. 2012). Kebun sayur dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan tentang sayuran, sehingga akan terbiasa mengkonsumsi berbagai jenis sayuran(Cita Eri Ayuningtyas, Septian Emma Dwi Jatmika 2020). Budidaya sayuran sangat bermanfaat untuk mengenalkan jenis sayuran baru, meningkatkan minat untuk mengkonsumsi sayuran, dan mengurangi pengeluaran untuk membeli makanan bergizi. Berdasarkan hasil observasi lapangan yang telah dilakukan, pada umumnya mata pencarian masyarakat Desa Borisallo adalah berkebun, dengan kemampuan tersebut tidaklah sulit bagi masyarakat disana dalam mewujudkan kebun sayur di lingkungan tempat tinggalnya. Rendahnya minat masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan dilingkungan rumah mereka dan rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dari menanam sayuran dapat menjadi dasar pentingnya dilakukan kegiatan PkM ini. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat sayur mayur serta manfaat berkebun di pekarangan rumah. Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan skill masyarakat mengenai perencanaan dalam membuat kebun sayur di lingkungan pekarangan rumah. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 9,38 %. Peningkatan ini menunjukkan tingkat pemahaman masyarakat yang bertambah setelah diberikan edukasi mengenai manfaat sayuran bagi kesehatan. Hasil pengabdian ini juga di dukung oleh beberapa hasil penelitian yang menyatakan pentingnya pengetahuan mengenai manfaat sayuran bagi kesehatan (Khoirunnisa and Kurniasari 2022; Tia et al. n.d.). Setelah dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu PKK untuk dapat mengaplikasikan pengetahuan dan skillnya mengenai pemanfaatan kebun sayur di lingkungan sekitar pemukiman mereka secara konsisten atau berkesinambungan.
PELATIHAN ZERO ACCIDENT MELALUI EDUKASI BERBASIS KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DI LINGKUNGAN RUMAH TANGGA PADA IBU PKK DESA SANROBONE KEC. SANROBONE KAB. TAKALAR Ikhram Hardi S; Arni Rizqiani Rusydi; Haeruddin Haeruddin; Reza Aril Ahri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9951

Abstract

Potensi bahaya di lingkungan rumah tangga sangat banyak yang di dalamnya mencakup bahaya faktor fisika, kimia, biologi, ergonomi dan psikologi. Beberapa bahaya potensial di rumah tangga seperti penerangan di ruangan yang belum memenuhi syarat kesehatan, mengangkat dan memindahkan benda melebihi beban yang dipersyaratkan serta posisi kerja yang tidak ergonomis, terdapat serangga dan bakteri pada area tertentu di dalam rumah, penggunaan bahan-bahan kimia dalam rumah tangga, hubungan yang kurang harmonis antar penghuni, dan masih banyak bahaya potensial yang terdapat dalam rumah tangga. Keberadaan faktor bahaya tersebut dapat mempengaruhi keselamatan dan kesehatan penghuni rumah. Berbagai kemungkinan risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi di lingkungan rumah tangga adalah kelelahan mata saat membaca atau menulis akibat penerangan yang kurang baik, keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) akibat mengangkat dan memindahkan benda, luka atau bahkan kematian akibat gigitan serangga atau binatang berbisa. Selain itu, risiko lainnya adalah keracunan atau korban meninggal dunia akibat kesalahan prosedur dalam penggunaan bahan kimia, alergi kulit dan penyakit asma akibat debu di rumah, luka atau patah tulang akibat perselisihan antar penghuni rumah, dan risiko lainnya. Tujuan dari PkM ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kecelakaan dan keselamatan kerja di lingkungan rumah tangga dan meningkatkan skill masyarakat dalam mengantisipasi kecelakaan dan keselamatan kerja di lingkungan rumah tangga. Berdasarkan permasalahan mitra yang telah diuraikan, maka solusi yang kami tawarkan adalah membangun pengetahuan dan image masyarakat tentang pentingnya mengetahui kecelakaan dan keselamatan kerja di lingkungan rumah tangga dan Memiliki skill dalam mengantisipasi kecelakaan dan keselamatan kerja di lingkungan rumah tangga. Kegiatan PkM ini berfokus pada nilai keilmuan yaitu ilmu kesehatan dan keselamatan kerja serta dilandasi oleh ilmu kesehatan masyarakat. Tahapan dalam mencari solusi dari permasalahan mitra adalah observasi dan pengumpulan data untuk bahan kajian permasalahan mitra di lapangan, Penentuan prioritas masalah mitra dan pemilihan mitra pengabdian masyarakat, diskusi dan wawancara penentuan solusi dan kegiatan yang disepakati dengan mitra, penandatanganan surat persetujuan mitra untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan, hasil dari pre dan post tes diperoleh peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 9,38 %. Hal ini menandakan bahwa tingkat antusiasme masyarakat mengenai materi yang dipaparkan adalah cukup baik. Setelah kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, ibu-ibu PKK juga diharapkan dapat senantiasa menerapkan keamanan dan keselamatan kerja di lingkungan rumah tangga. Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan dari tim pengabdi kepada ketua PKK Desa Sanrobone Kab. Takalar dan juga dilakukan foto bersama.
PERSIAPAN MENGHADAPI DAN MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI REMAJA PUTRI BAGI GURU SEKOLAH DASAR A.Muhammad Multazam; Burhanuddin Burhanuddin; Nurmiati Muchlis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9965

Abstract

Ditemukan masih tingginya anak yang beranjak remaja pada perempuan yang masih belum siap menghadapi menstruasi (Erdian, 2021), selain itu banyak yang masih memiliki pengetahuan dan keterampilan yang rendah dalam manajemen kebersihan. Selain itu, masalah lain yang dihadapi yaitu masih adanya sekolah yang memiliki guru yang pengetahuan dan keterampilannya rendah dalam memberikan edukasi kepada siswa dalam menghadapi dan manajemen kebersihan menstruasi remaja putri. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Siswa Ssekolah Dasar perempuan khususnya kelas lima dan Kelas enam tentang upaya menghadapi menstruasi pertama dan manajemen kebersihan menstruasi melalui pelatihan, 2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Guru SD khususnya kelas 5 dan Kelas 6 SD tentang upaya menghadapi menstruasi pertama dan manajemen kebersihan menstruasi melalui pelatihan dan 3) Meningkatkan keterampilan untuk melakukan edukasi kepada Siswa untuk guru SD kelas 5 dan 6. Mitra dalam kegiatan ini adalah guru di UPTN SD No 9 Kalukue di Desa Tamangapa Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dari mitra setelah adanya pelatihan. Diharapkan perlu adanya kegiatan yang sama yang ditujukan kepada siswa remaja putri secara langsung. Lokasi penelitian di UPTN SD No 9 Kalukue Desa Tamangapa Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep.
PERAN PSIKOLOGI DALAM KONSEP TEKNIK DASAR BOLA TANGAN Raffly Henjilito; Racmayati Eka Safitri; Ahmad Yani; Insani Zikri; Yola Yolanda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.10037

Abstract

Siswa SD 001 Empat Balai belum mengetahui terkait teknik dasar bola tangan baik teori maupun praktek karena olahraga bola tangan ini baru masuk ke Riau dan belum di perkenalkan diseluruh Kabupaten / Kota Provinsi Riau dan emosional siswa juga belum stabil pada saat beraktivitas gerak dalam olahraga. Permainan bola tangan belum berkembang pesat seperti olahraga permainan sepakbola, bolabasket dan bolavoli. Hal ini dikarenakan kurangnya sosialisasi serta minimnya fasilitas dan perlengkapan yang dapat digunakan dalam permainan bolatangan, sehingga permainan ini kurang diminati oleh sebagian masyarakat, terutama para siswa di sekolah. Walaupun permainan bolatangan belum populer bagi siswa di sekolah, Akan tetapi permainan bolatangan telah menjadi materi pelajaran yang wajib diikuti dan dilaksanakan oleh siswa. Dalam kurikulum sekolah, salah satu materi pembelajaran yang diajarkan dalam pendidikan jasmani yaitu olahraga permainan, tidak terkecuali materi olahraga bolatangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hampir rata-rata sekolah belum pernah mengenalkan dan menerapkan permainan bola tangan, bahkan masih terdapat dari beberapa guru yang sama sekali tidak mengenal dan mengajarkan permainan bola tangan. Penggunaan Psikologi Olahraga menjadi tuntutan mutlak untuk mengatasi masalah-masalah psikologis pemain juga bagaimana penanganan aspek psikologis ini dapat meningkatkan prestasi pemain. Psikologi Olahraga merupakan ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam konteks untuk meningkatkan prestasi olahraga. Pada umumnya pelatih dan olahragawan sependapat bahwa keberhasilan meraih prestasi dalam bidang olahraga setidaknya 40 % ditentukan oleh aspek psikologis.
PELATIHAN KEUANGAN DIGITAL BERBASIS APLIKASI BAGI WARGADESA RENDENG KECAMATAN MALO KABUPATEN BOJONEGORO M.Noer Falaq Al Amin; Muhammad Farid Ma’ruf; Tjitjik Rahaju; Galih Wahyu Pradana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.10038

Abstract

Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu kabupaten di provinsi Jawa Timur dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Berdasarkan data di portal resmi milik Kabupaten Bojonegoro, mayoritas penduduk di kabupaten Bojonegoro bermata pencaharian sebagai Pegawai Negeri Sipil. Namun tak sedikit pula penduduk yang memiliki industri atau usaha sendiri untuk dijadikan sebagai sumber pendapatan. Sementara itu, di masa pandemi covid-19 seperti ini tentu berdampak signifikan terhadap segala aspek kehidupan masyarakat. Dengan adanya pandemi covid-19, tingkat stabilitas perekonomian masyarakat kian menurun, sehingga mau tidak mau masyarakat pun harus memutar otak dan menentukan strategi yang tepat untuk meningkatkan kembali taraf perekonomian masing-masing. Desa Rendeng merupakan salah satu desa yang ada di kabupaten Bojonegoro, dimana mayoritas masyarakat merintis suatu usaha demi memperoleh pendapatan untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Pelaku UMKM di desa Rendeng masih terbilang tradisional, dimana mereka melakukan seluruh pengelolaan usaha secara manual tanpa adanya campur tangan dari teknologi. Mulai dari perencanaan, pemasaran, hingga pengelolaan keuangan masih dilakukan secara tradisional. Menindaklanjuti permasalahan di atas, maka sangat diperlukan adanya pelatihan pengelolaan keuangan berbasis digital. Disini kami menawarkan untuk menggunakan aplikasi “BukuWarung”. Aplikasi ini dilengkapi berbagai fitur menarik yang mempermudah pelaku UMKM dalam mengelola usahanya

Page 67 of 553 | Total Record : 5523