cover
Contact Name
ACEP RONI HAMDANI
Contact Email
acepronihamdani2@gmail.com
Phone
+6285223970654
Journal Mail Official
acepronihamdani2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Marsinu No.5, Dangdeur, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
ISSN : 2614722X     EISSN : 24775673     DOI : https://doi.org/10.36989/didaktik
Core Subject : Education,
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles 7,304 Documents
ANALISIS PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI PADA SISWA SMP NEGERI 7 MATARAM Naufal Ikhsanul Jabbar naufal; Ida Ayu Suci Padmawati suci; Andilia Santika lia; Baiq Nunung nunung; Dila Aprillia dila; Melda Syahrina melda
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4878

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di kalangan siswa SMP Negeri 7 Mataram melalui studi kasus implementasi ideologi bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Fokus utama penelitian adalah menganalisis tingkat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila, baik secara konseptual maupun praktis, serta implementasinya dalam berbagai konteks kehidupan sekolah. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara guru dan survei terhadap 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai Pancasila, dengan 90% siswa menganggap Pancasila penting dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi nilai-nilai Pancasila terlihat dalam berbagai aspek, seperti gotong royong (75% siswa aktif berpartisipasi) dan sikap toleransi (85% siswa menunjukkan sikap positif). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman dan penerapan nilai Pancasila meliputi aspek internal seperti motivasi siswa dan kemampuan berpikir kritis, serta aspek eksternal seperti peran keluarga dan masyarakat. Kendala utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman mendalam (30%), pengaruh pergaulan (25%), minimnya contoh nyata (20%), dan kurangnya dukungan lingkungan (25%). Strategi efektif yang diterapkan meliputi pembelajaran kontekstual, penggunaan media digital, dan pelibatan siswa dalam kegiatan nasionalisme. Model evaluasi yang digunakan mencakup observasi perilaku, penilaian kognitif, dan refleksi pengalaman siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi nilai-nilai Pancasila membutuhkan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA 1 SUBTEMA 1 SD NEGERI KALIKALONG 01 PATI Ummi Rosidah; Mudzanatun; Duwi Nuvitalia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.488

Abstract

There are still many students who are not aware of their respective learning styles so that the management process in the classroom is not maximized. Teachers also do not know what approach should be made to students with different learning styles. The research objective was to determine the learning styles of each fifth grade student at SD Negeri Kalikalong 01. The research method used was a qualitative method. The qualitative method is a method used to search for data in depth and find its meaning. The population in this study were 21 students in class V SD Negeri Kalikalong 01 Pati. The data in this study were obtained through questionnaires, interviews, and observations on thematic learning theme 1 sub-theme 1. The results showed that the learning styles of students in class V were dominated by students visual type with a percentage of 48%, auditory type learners with a percentage of 38%, kinesthetic type learners 14%. The teacher's learning approach can be adapted to the different learning styles of students. For the visual learning style, the approach is to display subject matter combined with images and displayed on a projector, for the auditory learning style, an approach can be made by asking more oral questions, for the kinesthetic learning style, an approach is carried out that makes students move a lot, such as learning by looking at nature around or held practice activities.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GOOGLE SITES PADA MATERI BANGUN DATAR KELAS III SEKOLAH DASAR Sasika Khairunnisa; Destiniar; David Budi Irawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4880

Abstract

The study aims to produce an google sites based learning media on plane figure material at the three grade that is valid, practical, and effectiveness. This type of research is research and development (R&D) with the ADDIE model that have five steps, first analysis, second design, third development, fourth implementation, and fifth evaluation and combined with Tessmer formative evaluation. Data collection techniques in this study were using questionnaries, tests, and interviews. The results of media product validation meet the “very valid” criteria with a average value 87,95% from the three expert validator. The assessment on the practicality of the media has “very practical” criteria with a average value 86,85%, the effectiveness of the media from the students test results obtained the percentage of student completeness that is 77,27% (effective). So the developing google sites based learning media on the plane figure is declared valid, practical, and effectiveness. Keyword: Plane Figure, Google Sites
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBANDINGKAN BILANGAN CACAH SAMPAI 100.000 MELALUI MEDIA PERMAINAN LEMPAR DADU PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 19 PALEMBANG Roudhotul Jannah; Rafelda; Ratna Komala Sari; Ressa Maria Lestari; Dewi Koryati; Neni Triana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4881

Abstract

This study aims to improve the ability of fifth-grade students of SD Negeri 19 Palembang to compare numerical numbers up to 100,000 through the media of throwing dice games. Pre-cycle results showed low student learning outcomes on this material, with an average score of 58 and only 34.6% of students reaching the Minimum Completion Criteria (KKM). This problem is caused by the lack of variations in learning methods, which causes students to be less motivated. The study used a Classroom Action Research (PTK) approach conducted in two cycles. Each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection stages. In cycle I, applying the dice-throwing game media increased the average student score to 70 with 61.5% of students achieving mastery. However, this result did not meet the 85% completeness target, so improvements were made in cycle II with game modifications, clearer instructions, and intensive guidance. The results of cycle II showed a significant increase, with the average student score reaching 82 and 88.5% of students reaching completeness. This improvement shows that the dice-throwing game media effectively increases students' engagement, motivation, and understanding of the concept of comparing numerical numbers. This study recommends the use of game media as an alternative to interactive and fun learning methods to improve student learning outcomes, especially in math
KESULITAN GURU DALAM PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SDN 001 SIMPANG TANAH LAPANG KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Sri Indah Wahyuni; Dea Mustika
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4882

Abstract

The aim of this research is to describe teachers' difficulties in creating science learning media for class IV SDN 001 Simpang Tanah Lapang, Kuantan Singingi Regency. This research method is qualitative research using a descriptive approach. The data source used was the fourth grade homeroom teacher and the school head. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation. The data analysis techniques used by Miles and Huberman are data collection, data reduction, data presentation and conclusions. The results of this research show that difficulties in creating learning media were found to exist, lack of teacher ability and creativity in creating learning media that can attract students' learning interest in accordance with the theme and abilities or character of students, lack of teacher understanding in making or using IT-based learning media, obstacles availability of adequate facilities and infrastructure. This shows that the creation of science learning media in Class IV has not been implemented optimally.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI SPF SD INPRES PARANG Putri Andani Irwan; Rahmat Taufiq; Wahyuddin Taufiq
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan pendekatan yang digunakan adalah kualititaif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI A yang berjumlah 15 siswa terdiri dari 11 laki-laki dan 4 perempuan di SPF SD Inpres parang. Teknik pengumpulan data adalah tes dan dokumentasi. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu pada siklus I menunjukkan proses pembelajaran yang berada pada kualifikasi cukup (C), dan hasil tes belajar juga berada pada kualifiikasi cukup (C). Sedangkan pada siklus ke- II hasil penelitian pada proses pembelajaran meningkat menjadi kualifikasi baik (B) dan hasil tes belajar berada pada kualifikasi baik (B). Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dikelas VI A SPF SD Inpres Parang.
PENGGUNAAN MEDIA KANTONG KEBERAGAMAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN WATES 02 MATERI KERAGAMAN SOSIAL DAN BUDAYA Sevia Ashri Tri Pramudita; Khofifah Indriyani; Susilo Tri Widodo; Rina Nuraeni; Adi Widiyanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang terjadi pada pembelajaran pendidikan pancasila di kelas IV SDN Wates 02. Permasalahannya yakni peserta didik kesulitan untuk memahami keberagaman sosial dan budaya. Dalam hal ini peneliti membuat media digital dan juga media konkret untuk membantu peserta didik lebih mudah memahami materi pembelajaran yang disampaikan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Kantong Keberagaman dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Rata-rata nilai meningkat dari siklus 1 sebesar 56,7% dan sesudah menggunakan media kantong keberagaman pada siklus 2 sebesar 65%. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas IV SDN Wates 02 materi keragaman sosial dan budaya mengalami peningkatan dengan penerapan media pembelajaran kantong keberagaman.
EDUCATION FOR THE PREVENTION OF POOR NUTRITION AT TUGU ELEMENTARY SCHOOL Vanya Salsabila Khairunnisa; Asep Bayu Dani Nandiyanto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.489

Abstract

The purpose of this study was to provide education regarding the prevention of malnutrition in early childhood at Tugu Elementary School, Cihideung Village, Parongpong, Indonesia. The method used is a qualitative descriptive study, which describes the situation in the field with social activities by providing educational insight on the theme entitled prevention of malnutrition at an early age. This research was conducted on 18 3rd grade students of Tugu Elementary School, Cihideung Village, Parongpong, Indonesia. With an age range of 8-9 years. Respondents consisted of 8 boys and 10 girls. This research was conducted through 3 stages, namely (1) pre-test; (2) providing education through learning media; and (3) post-test. The results obtained from this study there is a change in children's habits in consuming nutritious foods that contain carbohydrates or protein. And it can also be seen from the results of the pre-test and post-test that there is an increase in each statement given. With this research, it is hoped children can sort and choose nutritious foods or not and also with this research, it is expected to reduce the problem of malnutrition.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MEDIA CANVA KELAS V Ai Tresna Candani; Sandi Budiana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4895

Abstract

This research investigates the implementation of culturally responsive teaching (CRT) using Canva media to improve the mathematics learning outcomes of fifth-grade students at SDN Layungsari 2. The problem addressed in this study is the difficulty that students often face in understanding abstract mathematical concepts, especially when the teaching does not integrate the cultural context of the students. The objective of this research is to explore how the integration of CRT and digital media, particularly Canva, can enhance students' understanding and engagement in mathematics. A quasi-experimental method with a control and experimental group was used. The experimental group received learning with CRT and Canva, while the control group experienced traditional teaching methods. Data were collected through classroom observations, interviews, and documentation analysis. The results show a significant increase in the post-test scores of the experimental group compared to the control group. The N-Gain analysis revealed that the experimental group achieved higher improvement in their mathematical understanding. This indicates that the integration of culturally responsive teaching with Canva media is effective in making mathematical learning more relevant and engaging for students. These findings contribute to the growing body of research on culturally responsive teaching and technology integration in education.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE MANIPULATIF PADA SISWA KELAS I UPTD SDN 192 BARRU Zalzabilah Zalzabilah,Salmawati,Haslinda
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4896

Abstract

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE MANIPULATIF PADA SISWA KELAS I UPTD SDN 192 BARRU Nama_1 (Zalzabilah1), Nama_2 (Salmawati2), Nama_3 (Haslinda3) Universitas Muhammadiyah Makassar/(1PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar) Universitas Muhammadiyah Makassar /(2 PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar) Universitas Muhammadiyah Makassar /(3 PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar) Alamat e-mail : (1zalzabilah744@gmail.com ), Alamat e-mail : 2(salmawatibakri93@gmail.com ), Alamat e-mail : 3(haslindabachtiar@unismuh.aci.id ), Nomor HP : 1 085397474678, Nomor HP : 2 087825570777, Nomor HP : 3 085255257148 ABSTRACT This journal reviews the material on arithmetic using manipulative methods for first-grade students of UPTD SDN 192 Barru. This study aims to determine the ability to arithmetic using manipulative methods in the mathematics learning process in first-grade students of UPTD SDN 192 Barru. This type of research is classroom action research (CAR). The research instrument is student worksheets (LKPD). The source of research data is the results of observations in class, interviews with Mathematics teachers, and students. The results of the study showed that increasing arithmetic ability using manipulative methods got good and quite satisfactory results. So it is in accordance with what the teacher expected. In the pre-action cycle, only 2 students completed and 15 students did not complete, while in cycle II, 17 students completed. Overall, student learning outcomes about arithmetic increased at each meeting. The implementation process uses a manipulative method that contains the concept of effective learning in arithmetic material in Mathematics learning. The impact of this arithmetic material provides a deep understanding and can understand the content of this material which is more enjoyable, inspiring, and meaningful. Keywords: Manipulative, Learning Outcomes, Numeracy Skills ABSTRAK Jurnal ini mengulas tentang materi berhitung dengan menggunakan metode manipulatif pada siswa kelas I UPTD SDN 192 Barru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berhitung dengan menggunakan metode manipulatif dalam proses pembelajaran matematika di kelas I UPTD SDN 192 Barru. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun instrumen penelitiannya adalah lembaran kerja peserta didik (LKPD). Sumber data penelitian adalah hasil pengamatan dikelas, wawancara dari guru Matematika, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berhitung dengan menggunakan metode manipulatif mendapatkan hasil yang baik dan cukup memuaskan. Sehingga sesuai dengan apa yang diharapkan oleh guru. Pada siklus pra tindakan siswa yang tuntas hanya 2 orang dan 15 siswa yang tidak tuntas, sementara pada siklus II siswa tuntas sebanyak 17 siswa. Secara keseluruhan hasil belajar siswa tentang berhitung mengalami peningkatan pada setiap pertemuannya. Proses pelaksanaannya dengan menggunakan metode manipulatif yang memuat konsep pembelajaran yang efektif pada materi berhitung pada pembelajaran Matematika. Dampak materi berhitung ini memberikan pemahaman mendalam serta dapat memahami kandungan materi ini yang lebih menyenangkan, inspiratif, dan bermakna. Kata Kunci: Manipulatif, Hasil Pembelajaran, Keterampilan berhitung Pendahuluan Pendidikan Pendidikan adalah aspek penting dalam kehidupan, di mana setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mendapatkannya. Di Indonesia, perkembangan pendidikan terus mengalami kemajuan yang signifikan dari tahun ke tahun. Dalam menghadapi masa depan, seiring dengan perkembangan dunia pendidikan, anak-anak harus dipersiapkan dengan bekal yang memadai di berbagai bidang. Oleh karena itu, pendidikan perlu diberikan secara merata kepada semua anak tanpa pengecualian. Hasil belajar sering kali digunakan sebagai ukuran untuk mengetahui seberapa jauh seseorang menguasai bahan yang diajarkan. (Purwanto, 2010:39). Hasil belajar menurut Pramudya dkk dalam Berliana, (2021) Hasil belajar adalah proses yang bertujuan untuk mengubah perilaku peserta didik. Misalnya, peserta didik yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, yang awalnya belum paham menjadi paham, serta yang awalnya belum mampu menjadi mampu. Hasil belajar merupakan suatu perubahan yang terjadi pada perilaku diri individu secara keseluruhan. Menurut Sukamadinata, ia menambahkan bahwa hasil belajar merupakan hanya sebuah simbol keberhasilan siswa serta simbol guru dalam keberhasilannya ketika mengajar siswa. Adanya permasalahan hasil belajar tersebut disebabkan oleh guru yang kurang dalam melakukan beberapa cara mengajar di kelas yang beragam. Hasil belajar merupakan suatu hasil dan bukti belajar seseorang yang dibuktikan dengan adanya perubahan tingkah laku. Hasil belajar terlihat pada setiap perubahan pada aspek tersebut, baik dari salah satu aspek atau beberapa aspek. Matematika merupakan memiliki peranan yang sangat penting dalam berbagai disiplin ilmu serta mengembangkan daya fikir manusia, sehingga matematika ini ilmu yang bersifat umum yang melandasi perkembangan teknologi modern. Adapun secara umum matematika didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari pola dari struktur, perubahan, dan ruang.(Yuliana, 2020:189). Sedangkan James dalam kamus matematikanya menyatakan bahwa “Matematika adalah ilmu tentang logika mengenai bentuk, susunan, besaran dan konsep-konsep yang berhubungan dengan jumlah banyak yang terbagi dalam tiga bidang, yaitu aljabar, analisis dan geometri” (Erman,2001:19). Menurut Zudhah (2018) Pembelajaran matematika tingkat sekolah dasar mengharapkan terjadi penemuan kembali yang dilakukan dengan penyelesaian secara rileks dalam pembelajaran di kelas. Di sekolah dasar menekankan kepada siswa untuk mengkaitkan informasi pada pengetahuan pada beberapa konsep yang dimilikinya, siswa membangun pengetahuan secara individu dan guru sebagai menyiapkan model pembelajaran yang tepat agar hasil belajar siswa maksimal. Berhitung menjadi salah satu materi yang dipelajari dalam matematika, terutama dikelas 1 SD. Agar semakin paham dengan materi berhitung 1-10 kami menerapkan model pembelajaran PBL dengan bantuan media ajar yaitu papan berhitung. Dengan demikian pembelajaran lebih bermakna bagi siswa karena siswa berproses terhadap materi berhitung sehingga diharapkan siswa lebih paham terhadap materi yang disampaikan. Di sini diharapkan siswa mengalami proses mengingat jangka panjang. Fokus dari penelitian ini yaitu peningkatan kemampuan berhitung dengan menggunakan metode manipulatif. Metode manipulatif adalah alat atau bahan yang dirancang untuk digunakan dalam proses pembelajaran, yang memungkinkan siswa untuk berinteraksi secara langsung dengan konsep yang sedang diajarkan. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang diawali dari masalah yang terdapat di lapangan, kemudian direfleksi (dievaluasi) dan dianalisis menggunakan teori-teori yang menunjang untuk kemudian dilakukan tindakan di lapangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan guru untuk menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan motivasi dan latar belakang siswa sehingga belajar menjadi lebih bermakna. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan metode manipulatif. Fokus dari penelitian ini adalah peningkatan kemampuan berhitung dengan menerapkan metode manipulatif. Metode manipulatif menurut (Diyenti, A. K.,2021) adalah konsep pengembangan anak terutama dakam berhitung, seperti membandingkan, melihat hubungan dan menarik kesimpulan yang digunakan untuk menjelaskan konsep menggunakan alat bantu melalui prosedur matematika, salah satu dari contoh metode manipulatif adalah konsep berhitung yang dapat mempermudah siswa dalam membangun, memperkuat, dan menghubungkan ide ide matematika. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh siswa lebih tahan lama, sehingga mereka akan lebih mudah mengingat dan tidak cepat lupa (Maharani, 2017). Peneliti melakukan proses pembelajaran dikelas maka peneliti melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan perangkat pembelajaran yang telah penelitian siap sebelumnya seperti Modul Ajar dan perangkat pembelajaran lainnya seperti bahan ajar dan alat evaluasi. Setelah menyusun Modul Ajar, maka proses belajar mengajarpun dapat dimulai. Implementasi dari Modul Ajar meliputi Pembukaan sesuai dengan kegiatan yang telah dibuat. Evaluasi di kelas dilaksanakan dalam bentuk tugas individu, dan tes siklus. Selanjutnya dapat dilihat pada lampiran mengenai modul ajar dan alat evaluasi. Prosedur pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklus dilaksanakan 4 kali pertemuan yaitu 2 pertemuan tindakan dan 2 kali pertemuan untuk tes siklus. Tiap siklus dilaksanakan sesuai dengan perubahan yang ingin di capai. Untuk itu, setiap akhir diberikan tes untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam proses pembelajaran. Siklus I Tahap Perencanaan Kegiatan yang dilakukan pada tahap perencanaan, meliputi: Menyusun modul ajar memalui tema dan sub tema yang akan diajarkan dengan metode manipulatif b. Membuat media pembelajaran yang sesuai dengan materi ajar. Membuat lembar observasi murid dan guru untuk mengamati jalannya proses pembelajaran dalam penelitian tindakan kelas Membuat alat evaluasi (tes) untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran pada setiap akhir siklus. 2. Pelaksanaan Tindakan Bentuk-bentuk tindakan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu: Pengajaran dengan pembahasan yang sesuai. Mengamati aktivitas-aktivitas murid dalam proses pembelajaran untuk mengetahui pemahaman murid terhadap materi ajar. Pemberian tugas untuk mengetahui pencapaian pemahaman bermakna setelah proses pembelajaran. Memperbaiki jawaban murid terhadap pemahaman bermakna yang belum dicapai di atas suatu tugas yang diberikan sampai emahaman bermakna tersebut tercapai. Setiap pertemuan guru mencatat semua kejadian yang dianggap penting kehadiran murid dan keaktifan murud mengikuti pelajaran 3. Observasi Pada dasarnya observasi dilakukan pada saat proses pembelajaran berlangsung dengan menggunakan lembar observasi yang telah dibuat untuk mengamati aktivitas guru dan aktivitas murid. Evaluasi dilaksanakan pada akhir siklus, untuk mengetahui hasil belajaran matematika pada materi penjumlahan bersusun yang diperoleh pada silus I melalui model dengan bantuan media pembelajaran Siklus 2 Langkah-langkah yang dilakukan pada siklus II relatif sama dengan perencanaan pada siklus I. Hasil yang diperoleh pada siklus I digunkan sebagai refleksi untuk menindak lanjuti pelaksanaa penelitian pada siklus II dengan upaya untuk memperbaiki kekurangan- kekurangan dan kelemahan-kelemahan yang terjadi pada siklus I. Siswa yang belum mampu menguasai materi dengan baik maka diberikan perhatian khusus dan diberikan pengertian terhadap kesalahan yang dilakukan pada siklus I. Hasil yang didapat dari siklus II ini, diharapkan akan lebih baik dari siklus sebelumnya. Selanjutnya akan diadakan evaluasi untuk mengukur keberhasilan pelajaran Matematika dengan menggunakan model pembelajaran sehingga dapat diketahui terjadinya peningkatan pemahaman siswa. Tahapan siklus II sama dengan siklus I yaitu tahap perencanaan (planning), tindakan, observasi, dan refleksi C.Hasil Penelitian dan Pembahasan Tabel 1 Nilai Perolehan Siklus I Berdasarkan sumber dari hasil kalkulasi ketuntasan hasil belajar peserta didik diperoleh ketuntasan hasil berlatih peserta didik pada siklus 1 yang mencapai tuntas yaitu 2 siswa dan yang tidak tuntas 15 siswa yang bersumberkan dari hasil ketuntasan pembelajaran siklus 1 Tabel 2 Nilai Perolehan Siklus II Berdasarkan sumber dari hasil kalkulasi ketuntasan hasil belajar peserta didik diperoleh ketuntasan hasil berlatih peserta didik pada siklus 2 ketuntasan yang mencapai nilai tuntas sebanyak 17 siswa. Bersumberkan dari hasil ketuntasan pembelajaran siklus 2 didapatkan ketuntasan hasil yang maksimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode manipulatif dalam pembelajaran berhitung memberikan hasil yang baik dan memuaskan. Temuan ini sejalan dengan harapan guru, karena metode tersebut mampu meningkatkan pemahaman siswa secara efektif. Para ahli juga berpendapat bahwa metode manipulatif, yang melibatkan siswa secara aktif dalam memacahkan suatu masalah dan penemuan, dapat meningkatkan pemahaman konsep secara mendalam serta membuat pembelajaran lebih bermakna dan menarik bagi peserta didik. Dalam penelitian ini penerapan metode manipulatif dilakukan dua siklus. Penelitian ini membuahkan hasil yang signifikan yakni meningkatnya hasil belajar siswa kelas III UPTD SDN 192 Barru. Setelah dilaksanakan dua kali tes siklus, banyak murid yang tuntas secara perorangan pada siklus I adalah 2 siswa meningkat menjadi 17 siswa pada siklus II. Pada siklus I ketidak tuntasan belajar murid ada 15 orang dan pada siklus ke II semua siswa telah mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Gambar 1 Kerangka Pikir Kesimpulan Dari hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa dengan metode manipulatif sangat efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar murid kelas I UPTD SDN 192 Barru. Hal ini dibuktikan dalam hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil pembelajaran murid apabila menggunakan metode manipulatif. DAFTAR PUSTAKA Daftar Pustaka ditulis mengacu kepada standar APA 6th dengan panduan sebagai berikut : Buku : Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka cipta. Asmani, JM. (2015). Kompetensi Guru Menyenangkan dan Profesional.Yogyakarta: Power Books. Asyhar, R. (2012). Kreatif Media Pembelajaran. Jakarta: Referensi Jakarta. Badaruddin, A. (2015). Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Konseling Klasikal. Jakarta: CV Abe Kreatifindo. Berliana, N. (2021). Landasan Teori اديدج. Dasar-Dasar Ilmu Politik, 18. Diyenti, A. K. (2021). Meningkatkan Minat Mengenal Konsep Bilangan Melalui Metode Bermain Alat Manipulatif. Jurnal Family Education, 1(1), 9-18. Junaidi, J. (2019). Peran Media Pembelajaran Dalam Proses Belajar Mengajar. Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan, 3(1), 45–56. https://doi.org/10.35446/diklatreview.v3i1.349 Latifah, A., Iqbalullah, M., & Agustin, E. (2021). Pengaruh Penggunaan Media Manipulatif Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Pada Anak Usia Dini Di Tk Kartini Nagrak Selatan Sukabumi. Jurnal El-Audi, 2(2), 155-166. Nasution, M. (2018). Konsep pembelajaran matematika dalam mencapai hasil belajar Logaritma: Jurnal Imu-Ilmu Pendidikan dan Sains. Nurjan, Syarifan (2016) PSIKOLOGI BELAJAR. Wade Group, Ponorogo. Suryani, Nunuk. (2018). Media Pembelajaran Inovatif dan Pengembangannya. Bandung: Remaja Rosdakarya. Susanto Ahmad (2016) Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar Jakarta : Prena Media Group. Suralaga. (2021). Psikologi Pendidikan. Depok: Rajagrafindo Persada TARIGAN, N. (2019). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Course Review Horay Pada Mata Pelajaran Ipa Di Kelas Iv Sd …. Pedagogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan …, 5–14. Tasya Nabillah, and Agus Prasetyo Abadi, ‘Faktor Penyebab Rendahnya Hasil Belajar Siswa’, Sesiomedika, 2019, 659–63 Keterangan: Semua huruf yang digunakan adalah Arial dengan ukuran 12 point, kecuali pada tabel yaitu 10 point. Setiap poin harus ada satu Enter pada Keyboard, contohnya : dari A. Pendahuluan ke B. Metode Penelitian harus ada satu kali Enter, untuk memisahkan mana pendahuluan dan mana Metode Penelitian. Teks harus mengacu kepada EBI (Ejaan bahasa Indonesia) dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) cetakan terakhir. Banyaknya keseluruhan naskah minimal 10 halaman dan maksimum 15 halaman. Untuk before dan after pada teks harus 0. Template ini dapat digunakan langsung untuk memasukan naskah, karena ukuran kertas dan margin sudah disesuaikan dengan aturan. Untuk penomoran halaman adalah di bawah kanan dengan bentuk huru Arial ukuran 12 serta ditebalkan, dengan dilengkapi atasnya dengan garis lurus, sedangkan untuk identitas jurnal ditulis di header yang terdiri dari nama jurnal, ISSN, Volume, Nomor, dan Bulan Terbit serta bawahnya dilengkapi dengan garis lurus. Naskah kami rekomendasikan untuk dikirim melalui sitem OJS 3 pada laman : https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/ namun apabila ada kesulitan akses maka naskah dapat dikirim ke alamat e-mail: jurnaldidaktikstkipsubang@gmail.com dalam bentuk lampiran file dengan menggunakan Microsoft Word. Artikel yang masuk akan direviu dan direvisi. Adapun perkembangan penerimaan naskah akan kami beritahukan melalui system OJS 3. Naskah akan dikirim kembali beserta perbaikannya. Maksimal 1 Minggu sejak perbaikan naskah diterima, peserta harus sudah mengembalikan beserta perbaikannya. Apabila ada pertanyaan mengenai Template dan konten artikel dapat ditanyakan langsung kepada Acep Roni Hamdani, M.Pd. (087726846888) Mohon untuk Disebarkan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Menerima Naskah untuk dipublikasikan pada bulan Desember 2019 Volume V, Nomor 2 Tahun 2019 dengan ISSN Cetak : 2477-5673 ISSN Online : 2614-722X dan telah terindeks Google Schoolar dan ROAD. Naskah yang diterima mencakup hasil penelitian dengan tema yang sesuai dengan fokus dan scope jurnal Didaktik. Semua naskah akan melalui proses review sebelum terbit. Batas akhir penerimaan naskah tanggal 30 November 2019. Bisa kirim via ojs ke laman berikut : https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/ Info lebih lanjut Hubungi: Acep Roni Hamdani, M.Pd. (085223970654)

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Produce Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025. Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Press Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Proccess Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress. Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023 Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023 Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022 Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021 Vol. 7 No. 01 (2021): Volume 07, Nomor 01, Juni 2021 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6, Nomor 2, Desember 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6, Nomor 1, Juni 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Juni 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4, No. 2 Desember 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4, No. 1, Juni 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3, No. 1 Desember 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2, Juni 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Desember 2015 More Issue