cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
Pemerataan Pendidikan Kawasan Perbatasan (Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru di Perbatasan Indonesia-Malaysia). Ramadhan, Iwan; Sulistyarini, Sulistyarini; Afandi, Afandi; Firmansyah, Haris; Wiyono, Hadi; Wahyudi, Agung; Zalianty, Anindya
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5297

Abstract

Kegiatan PKM di SMA Negeri 1 Sajingan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. Permasalahan yang diperhatikan penelitian ini pada tantangan yang dihadapi oleh guru-guru perbatasan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, Sehingga dengan pelatihan agar guru dapat memahami dan menerapkan Kurikulum Merdeka secara efektif. Prosedur pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh ketua PKM dan berlanjut kegiatan inti pelatihan. Mitra pengabdian yaitu SMAN 1 Sajingan dengan metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi ceramah, diskusi interaktif. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator untuk mendukung guru-guru dalam proses pembelajaran. Pentingnya pelatihan ini mengingat minimnya pengetahuan tentang kurikulum baru di daerah tersebut. Pelatihan yang dilakukan mencakup materi tentang penyusunan tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran dan pengembangan modul ajar, dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa. Para guru sangat antusias dan aktif berpartisipasi dalam sesi praktik yang dipandu oleh pemateri. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, sehingga terjadinya pemerataan pendidikan.  Pelatihan yang dilakukan tidak hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di kawasan perbatasan. Dengan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak, diharapkan potensi anak-anak di daerah tersebut dapat berkembang secara optimal, tanpa terhalang oleh letak geografis yang terpencil. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pemerataan pendidikan di Indonesia, khususnya di daerah yang membutuhkan perhatian lebih.
SOSIALISASI PENCEGAHAN DIARE DAN PEMBUATAN ORALIT DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN BONE Sibulo, Megawati; Irawati, Irawati; Najman, Najman; Basri, Muhammad; Kistan, Kistan
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5122

Abstract

Diare merupakan penyakit menular yang menginfeksi saluran pencernaan yang ditandai dengan konsistensi tinja yang cair dengan frekuensi yang meningkat. Penyakit ini termasuk penyakit yang paling sering menimbulkan kejadian Luar Biasa dalam beberapa tahun terakhir. Dalam upaya untuk menurunkan risiko peningkatan penyakit diare yang sering meningkat maka dilakukan upaya pencegahan penyakit sejak dini dimulai dari anak dengan usia sekolah. Kegiatan ini di laksanakan di sekolah dasar kabupaten Bone. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pencegahan penyakit diare dan bagimana Pembuatan Oralit sebagai penanganan awal saat terjadi diare. Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan yang mendidik dan menyenangkan dengan menggunakan beberapa media bantu yang interaktif seperti Power Point, Video dan lagu “aku anak sehat tubuhku kuat”. Proses pembelajaran di desain semenarik mungkin dengan melibatkan siswa guru dan tim agar berjalan sesuai dengan yang di rencanakan.Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner dan observasi langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini mencapai tingkat keberhasilan yang cukup signifikan. Nilai ini dapat disajikan dengannnilai N-gain sebesar 0.68, yang berarti siswa mengalami peningkatan pemahaman sebesar 68% setelah mengikuti kegiatan ini.
Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini di SMK Pembangunan Ampel Larasati, Kurnia Dewi; Ariastuti, Umi Barokah; Qotimah, Khusnul; Nugroho, Ragil Adi; Agunanto, Adi; Setiyo, Sulis; Hartini, Sri; Wicaksono, Adhiputro Pangarso
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4964

Abstract

Pada zaman yang mengalami kemajuan pesat  sekarang ini dari aspek sosial, budaya dan ekonomi, menjadikan kebiasaan masyarakat berubah. Salah satunya pergaulan bebas yang dianggap menjadi kebiasaan lumrah. Akan tetapi terdapat beberapa kelompok masyarakat yang masih menerapkan kebudayaan yang lama seperti menikahkan anaknya di usia dini. Pernikahan dini terjadi karena beberapa faktor dan memiliki dampak negatif dalam bidang kesehatan dan psikologis. Sosialisasi pernikahan dini yang dilaksanakan di Desa Kaligentong, Gladagsari, Ampel, Boyolali. Pada 29 Agustus 2024 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja putra dan putri khususnya pelajar SMK Pembangunan Ampel yang berusia 16-18 tahun mengenai dampak negatif dari pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, dan masa depan. Kegiatan ini melibatkan 80 siswa melalui metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan PKM menunjukkan adanya peningkatan dalam pengetahuan siswa mengenai risiko kesehatan akibat pernikahan dini, dan kesadaran akan pentingnya menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, sosialisasi ini juga berhasil membangun jejaring antara remaja untuk bersama-sama mencegah pernikahan dini
Peningkatan Kualitas Produksi dan Pemasaran Rumput Laut Melalui Implementasi Teknologi Modern di Desa Tanailandu Sarimuddin, Sarimuddin; Yunus, La Ode Ichlas Syahrullah; Fitra, Ramad Arya; Kasim, Ma'ruf; Jaya, La Ode Muhammad Golok; Muchtar, Mutmainnah
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5252

Abstract

Desa Tanailandu di Kabupaten Buton Tengah memiliki potensi besar dalam budidaya rumput laut, yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat. Namun, metode pengeringan tradisional yang masih banyak digunakan menyebabkan kualitas rumput laut menurun, sehingga mempengaruhi nilai jual di pasar. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam produksi rumput laut melalui penerapan teknologi pengeringan modern berbasis tenaga surya, sehingga mampu menghasilkan produk berkualitas yang dapat meningkatkan nilai jual dan kesejahteraan mitra di Desa Tanailandu. Mesin pengering ini dilengkapi dengan panel surya untuk sumber daya utama, sistem kontrol suhu otomatis, dan sistem kontrol mesin yang dapat diakses secara online. Selain itu, teknologi pengolahan citra juga diimplementasikan untuk menilai tingkat kekeringan rumput laut berdasarkan warna, yang memudahkan pengguna dalam mencapai kualitas optimal. Program ini juga mencakup pelatihan teknis dan pendampingan bagi para petani rumput laut, serta penerapan strategi pemasaran digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual produk. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan efisiensi proses pengeringan dan kualitas produk yang lebih konsisten, mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada keberlanjutan usaha rumput laut yang ramah lingkungan dan memperkuat ekonomi lokal di Tanailandu
Strategi Peningkatan Kelompok Nelayan Melalui Diversifikasi dan Pemasaran Produk Olahan Rumput Laut Fitra, Ramad Arya; Sarimuddin, Sarimuddin; Ilham, Surianto; Rezeki, Sri; Zulman, Zulman; Anisa, Nur; Sukrin, Simun; Sudarman, La
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5048

Abstract

Desa Tanailandu merupakan merupakan desa yang berada di Kabupaten Buton Tengah penghasil rumput laut. Rumput laut dikembangkan dengan memanfaatkan sepanjang Pantai desa oleh kelompok nelayan masyarakat setempat. Namun pengetahuan mitra tentang olahan rumput laut masih minim. Selama ini rumput laut hanya dipanen kemudian dikeringkan dengan cara dijemur setelah itu dijual dengan harga yang tergolong murah, Rp 5000/Kg. Padahal jika diolah nilai jual rumput laut akan menjadi lebih tinggi. Tujuan pengabdian ini adalah berupa strategi peningkatan pendapatan kelompok nelayan rumput laut melalui diversifikasi produk dan pemasaran produk olahan berbahan dasar rumput laut.  Kegiatan dilaksanakan mulai dari 20 Agustus sampai 14 September 2024, mitra sasaran sebanyak 20 orang yang merupakan salah satu kelompok nelayan di Desa Tanailandu. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini antara lain: sosialisaasi, pelatihan bidang kemasyarakatan, pelatihan bidang produksi, evaluasi dan keberlanjutan program kegiatan. Hasil yang dicapai dari kegiatan pelatihan bidang sosial kemasyarakatan adalah meningkatnya pemahaman terkait diversifikasi produk bahan olahan rumput laut serta pelatihan cara pengemasan dan promosi hasil olahan rumput laut. Selain itu, hasil pelatihan bidang produksi berfokus pada penerapan teknologi dan inovasi pengemasan produk serta brending olahan rumput laut dan pendampingan kepada mitra dalam penerapan teknologi dan inovasi pemasaran penjualan online olahan rumput laut berupa hasil olahan antara lain : keripik rumput laut, stik rumput laut, bakso rumput laut, dodol rumput laut, kue bolu rumput laut, agar-agar dan mie rumput laut. Hasil olahan tersebut diolah menggunakan mesin. Adapun pemasaran online berupa website pemasaran yang dibuat oleh tim abdimas. Hasil evaluasi dari kuisioner menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mitra bidang sosial kemasyarakatan dan bidang produksi sebelumnya 100%  mitra kurang paham menjadi paham mencapai 100%. Peningkatan pendapatan berupa harga jual olahan rumput laut paling rendah Rp20.000 (keripik rumput laut) dan paling tinggi Rp200.000 (bolu rumput laut) per kilogramnya
Counseling on Early Marriage Prevention Through Digital Literacy-Based Self-Awareness Jannah, Shofiatul; Muslim, Moh; Irrohmah, Himmatul Aulia
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4893

Abstract

Fenomena pernikahan dini selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas dalam kehidupan masyarakat Indonesia, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kehidupan remaja. Di Indonesia, angka pernikahan dini meningkat karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi, tingkat pendidikan, adat istiadat, serta pengaruh media sosial. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri remaja dalam menghindari pernikahan dini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup ceramah dan diskusi interaktif, di mana materi mengenai faktor-faktor penyebab dan dampak pernikahan dini disampaikan kepada santri di Pondok Pesantren Al-Hikam Darussalikin Wonosobo. Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan menerapkan metode pre-test dan post-test, yang terbukti efektif dalam mengukur perubahan pemahaman santri sebelum dan setelah intervensi. Selain itu, sesi diskusi turut menyempurnakan pemahaman para peserta. Berdasarkan hasil kegiatan, upaya penanggulangan pernikahan dini melalui peningkatan kesadaran diri yang berbasis literasi digital menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri tentang pentingnya pendidikan dan penggunaan media digital secara bijak untuk mencegah pernikahan dini.
Pendampingan Partisipasi Masyarakat dalam Pemetaan IMAP Untuk Peningkatan Kualitas Infrastruktur Permukiman Berkelanjutan Yunginger, Raghel; Patuti, Indriati Martha
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5213

Abstract

Program Pengabdian dilaksanakan dengan tujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat Desa Bulalo dalam proses perencanaan dan pemeliharaan infrastruktur permukiman melalui proses penyusunan IMAP (identifikasi masalah dan analisis potensi). IMAP merupakan pendekatan yang strategis untuk perencanaan infrastruktur untuk mendukung pembangunan yang efisien, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta kondisi lingkungan. IMAP bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan prioritas infrastruktur sehingga pemerintah dapat mengambil keputusan berbasis data dalam merancang Infrastruktur permukiman masyarakat sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan. Hasil survei awal sebelum dilaksanakan pendampingan menunjukkan bahwa terdapat 9 orang dari 15 responden yang didampingi di Desa Bulalo tidak peduli terhadap penyusunan IMAP dan menganggap bahwa perencanaan infrastruktur sepenuhnya adalah tanggung jawab pemerintah. Hasil survei pasca-pendampingan menunjukkan terdapat peningkatan signifikan terhadap indikator kepedulian, sekitar 14 responden dari 15 responden (93,3%) merasa termotivasi untuk peduli terlibat dalam penyusunan IMAP. Selain itu, ternyata hasil pendampingan berdampak terhadap peningkatan responden, 13 orang menyatakan paham dalam penyusunan IMAP yang sebelumnya tidak ada yang paham dalam penyusunan IMAP. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian yang mengoptimalkan pendampingan lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat terkait perencanaan infrastruktur, serta mendorong partisipasi aktif masyarakt dalam pemeliharaan infrastruktur yang berkelanjutan. Dengan adanya data IMAP yang dituangkan dalam peta IMAP, maka masyarakat dan pemerintah desa memiliki dasar yang kuat untuk menentukan prioritas pembangunan yang relevan dan sesuai kebutuhan. Hasil pengabdian ini menggarisbawahi pentingnya pendampingan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat terutama kepedulian dan pengetahuan masyarakat terhadap perencanaan dan pemeliharan infrastruktur permukiman agar infrastruktur terbangun dapat dimanfaatkan secara berlanjutan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pembuatan Pakan Maggot Menggunakan Mesin Pembubur Sampah Organik Januariyansah, Sapitri; Batubara, Agung Setia; Gunawan, Safri
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5028

Abstract

Maggot menjadi trend usaha rumahan karena mudah dilakukan dan biaya yang murah. Selain bernilai ekonomis, usaha maggot memiliki dampak yang baik bagi lingkungan, khususnya pada penanganan masalah sampah organik terhadap lingkungan. Potensi utama dari budidaya maggot adalah ketersediaan sumber pakan dan permintaan pakan ternak dari maggot. Adapun salah satu usaha budidaya maggot dilakukan oleh Magot Mulia Mandiri di Desa Pematang Johar. Dalam menjalankan usahanya, Magot Mulia Mandiri menggunakan sampah organik pasar dan rumahan yang dicincang secara manual dengan pisau untuk pakan maggot. Hasil pakan yang diperoleh dari sampah organik ini bersifat kasar dan keras sehingga sulit dikonsumi dan dicerna oleh maggot. Dampaknya, maggot yang dihasilkan berukuran relatif kecil karena penyerapan nutrisi yang tidak optimal dan nafsu makan yang menurun. Sifat makan Maggot dilakukan dengan cara menghisap sehingga diperlukan pakan yang lembut. Pakan yang lembut dapat diperoleh dengan menggiling sampah organik menggunakan mesin pembubur, namun hal ini belum dilakukan oleh pembudidaya maggot. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih mitra dalam memproduksi pakan mandiri maggot menggunakan mesin pembubur agar diperoleh pakan yang lembut. Metode pelaksanaan menggunakan Teknik presentasi, tanya-jawab, diskusi, demonstrasi, dan unjuk kerja. Hasil kegiatan diperoleh pakan maggot yang lembut sesuai kebutuhan, sehingga dapat diberikan tanpa harus melalui proses fermentasi. Pada aspek hasil pelatihan terhadap kualitas kegiatan pelatihan diperoleh nilai rata-rata 3,77 dan tingkat pengetahuan mitra memperoleh nilai rata-rata 3,80 dari nilai maksimum 4,00. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas kegiatan dapat dikatakan baik dan terdapat peningkatan pengetahuan mitra dalam budidaya maggot. Terjadi peningkatan juga pada aspek keterampilan peserta berdasarkan hasil observasi dan produk yang dihasilkan, dimana peserta dapat memproduksi pakan menggunakan mesin pembubur.
Penyuluhan Manfaat Hutan Mangrove Terhadap Kesehatan Lingkungan Masyarakat Pesisir di Desa Nelayan Seberang Belawan Daulay, Aulia Putra; Ananda, Zhafran Fatih; Marpaung, Sutan Sahala Muda; Kadir, Mohamad Ikbal; Adlina, Min; Simanjuntak, Asnika Putri
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5225

Abstract

Lingkungan hutan mangrove merupakan hal yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia terkhusunya bagi masyarakat pesisir. Desa Nelayan Seberang merupakan desa yang memiliki potensi yang sangat baik dalam kelestarian menjaga lingkungan. Kawasan hutan mangrove di desa tersebut berperan dalam mencukupi kebutuhan masyarakat pesisir. Kebutuhan masyarakat berupa mata pencaharian yang dominan sebagai nelayan, pemanfaatan ekonomi berupa hasil ikan yang meningkat. Banyaknya aktivitas masyarakat pesisir dapat menyebabkan penurunan kualitas lingkungan bagi hutan mangrove di desa tersebut. Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pesisir Desa Nelayan Seberang tentang manfaat hutan mangrove sebagai pembangunan berkelanjutan, dan peran hutan mangrove bagi masyarakat pesisir. Kegiatan ini dilakukan di Desa Nelayan Seberang Belawan yang dihadiri oleh kelompok nelayan dan masyarakat desa. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meningkatkan kesadaran dari masyarakat peisir untuk menjaga lingkungan hutan mangrove agar dapat dirasakan oleh generasi penerusnya serta masyarakat mengetahui bagaimana menjaga lingkungan hutan mangrove agar tidak terjadi kerusakan dan pencemaran yang berdampak pada kesehatan masyarkaat pesisir.
Pendampingan Kelompok Sadar Wisata Desa Pager dalam Pengembangan Wisata Alam Melalui Social Media Marketing Utomo, Bambang Setyo; Setiawan, Veri; Pradana, Yoka; Amalia, Novi Rizka; Manshuri, M Fahmi; Widagdho, Aryo; Marantika, Nurhana
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4183

Abstract

Pendampingan penggunaan social media marketing untuk pariwisata bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mitra tentang pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran destinasi wisata. Pendampingan pemanfaatan sosial media marketing ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari observasi yang dilakukan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Tim PkM melihat adanya kebutuhan untuk memperluas informasi tentang keberadaan wisata alam Sendang Bulus yang terletak di Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Jawa Timur, sehingga harapanya adalah dapat meningkatkan jumlah pengunjung wisata alam Sendang Bulus. Pendampingan pemanfaatan sosial media marketing ini dilaksanakan dengan metode metode Community–Based Participatory Research (CBPR). Metode ini menempatkan masyarakat sebagai mitra, dengan mengedepankan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat, kolaborasi, dan perubahan sosial. Pendampingan manajemen media sosial bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam mengelola akun media sosial Instagram khususnya. Dalam proses pelatihan ini, diberikan materi tentang cara melakukan manajemen media sosial, diantaranya meningkatkan followers, strategi pengelolaan konten, strategi meningkatkan engagement dan mengevaluasi penggunaan media sosial. Adapun tujuan dilakukannya pengabdian ini yaitu (1) agar pemahaman dan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu melaksanakan aktivitas promosi melalui media sosial, dan (2) meningkatkan kemampuan kualitas media promosi sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung obyek wisata Sendang Bulus. Dari hasil evaluasi pengabdian masyarakat melalui pre-test dan post-test secara umum pemahaman peserta PkM mengenai teknologi informasi, pemasaran digital sudah cukup baik. Pemahaman mitra PkM mengenai konsep pariwisata meningkat menjadi 86,7%. Pemahaman peserta pelatihan pada promosi pariwisata meningkat menjadi 100%. Selanjutnya pemahaman mengenai perilaku wisatawan meningkat 100%, sedangkan pada karakteristik media sosial, manfaat media sosial dan tentang cara membuat serta memelihara akun media sosial meningkat 100%