cover
Contact Name
Febri Giantara
Contact Email
almutharahah@diniyah.ac.id
Phone
+6281365687847
Journal Mail Official
febrigiantara@diniyah.ac.id
Editorial Address
LPPM STAI Diniyah Pekanbaru Jl. Kuau No.001/ Jl. KH. Ahmad Dahlan No.100, Pekanbaru, Riau, Indonesia, 28121
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
ISSN : 20880871     EISSN : 27222314     DOI : http://doi.org/10.46781/al-mutharahah
Published by LPPM STAI Diniyah Pekanbaru, since Volume 1 Issue 1 June 2011. Al-Mutharahah is a magazine run by the LPPM STAI Diniyah Pekanbaru, which is regularly published every June and December. The magazine focuses on the latest topics on education, sharia economics, sharia banking, psychology, and the development of Islamic society. The writings in this journal are open to academics, researchers, and professionals to education. The scope of the Al-Mutharahah Journal focuses on the publication of scientific research results on: 1. Islamic religious education, 2. Islamic banking, 3. Islamic community development, 4. Islamic economy, 5. Islamic psychology, and 6. Islamic education for young children.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 171 Documents
The Trust Of Madurese Ethnic Muslims in Preventing Covid-19 Through Sya’ir Burdah: A Dimension Of Sufism in West Kalimantan Sahri
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 20 No 2 (2023): Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v20i2.837

Abstract

AbstractStudies on Madurese ethnicity in West Kalimantan began to be carried out by many academics in the aftermath of ethnic conflicts. However, there are still few who elaborate on Madurese ethnicity related to culture in West Kalimantan. In fact, the cultural richness and traditions of the Madurese ethnicity have a close relationship with Muslim cultures originating from other ethnicities. This is a social capital for strengthening solidarity and togetherness between ethnicities in West Kalimantan. This study highlights the religious traditions of the Madurese ethnic Muslim community during the COVID-19 period through the recitation of Burdah poetry, which aims to ask for safety, health, and avoiding poverty. This study also found that the Madurese ethnic Muslim community in West Kalimantan has dimensions of Sufism values in the reading of Burdah poetry such as Ikhlas, Taubat, Nur Muhammad, Mahhabba, Khauf, and Raja’. Thus, this paper elaborates on Madurese ethnic traditions and dimensions of Sufism in the Madurese ethnic Muslim community in Simpang Empat Wajok, which is currently included in the administrative area of Mempawah Regency, West Kalimantan Province. Keywords: Muslim Community, Syair Burdah, Dimension of Sufism, West Kalimantan Abstrak Kajian tentang etnis Madura di Kalimantan Barat mulai banyak dilakukan oleh para akademisi ketika pasca terjadinya konflik etnis. Tetapi, masih sedikit yang mengelaborasi etnis Madura berkaitan dengan kebudayaan di Kalimantan barat. Padahal, kekayaan budaya dan tradisi etnis Madura mempunyai hubungan erat dengan budaya Muslim yang berasal dari etnis lain. Hal ini merupakan modal sosial dalam memperkuat solidaritas dan kebersamaan antar etnis di Kalimantan Barat. Studi ini menyoroti tradisi keberagamaan masyarakat Muslim etnis Madura selama masa Covid-19 melalui pembacaan syair Burdah yang bertujuan untuk meminta keselamatan, kesehatan, dan terhindar dari kemiskinan. Kajian ini juga menemukan bahwa masyarakat Muslim etnis Madura di Kalimantan Barat terdapat dimensi nilai-nilai tasawuf dalam pembacaan syair Burdah seperti, Ikhlas, Taubat, Nur Muhammad, Mahhabba, Khauf dan Raja`. Demikian tulisan ini mengelaborasi dalam tradisi etnis Madura dan dimensi tasawuf dalam masyarakat Muslim etnis Madura di Simpang Empat Wajok yang saat ini masuk dalam wilayah administrative Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat. Kata Kunci: Masyarakat Muslim, Syair Burdah, Dimensi Tasawuf, Kalimantan Barat
Membentuk Karakter Siswa Melalui Program-Program Sekolah : Studi Kasus di SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang Sinta, Dewi; Fahrudin , Fahrudin; Faqihuddin, Achmad; Nurhuda, Abid
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 21 No 01 (2024): Jurnal Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v21i01.854

Abstract

Abstract Character education is a crucial aspect in forming a young generation that is strong and has integrity. This research aims to explore character training through school programs at SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang. The selection of this school as a research object was based on the success of its superior programs, which allegedly had a significant role in shaping student character. This research uses a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques include observation, interviews, and document study. Data analysis was done using data reduction, display, verification, and conclusion. The results of the research show that the superior programs at SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang include Al-Quran tahfidz, science competitions, OSIS activities, extracurriculars, the Adiwiyata School program, child-friendly, Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Cambridge Curriculum, and activities -habituation and acculturation activities effectively shape students' character with religious values, leadership and responsibility. The supporting factors for its success are integrating the program with the school's vision, mission, and motto, a collaboration between foundation management, leaders, and teachers, adequate infrastructure, and active support from parents. Keywords: Character Development, Young Generation, School Programs Abstrak Pendidikan karakter menjadi aspek krusial dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berintegritas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pembinaan karakter melalui program-program sekolah di SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang. Pemilihan sekolah ini sebagai objek penelitian didasarkan pada keberhasilan program-program unggulannya yang disinyalir memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data, verifikasi data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program-program unggulan di SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang seperti tahfidz Al-Quran, kompetisi sains, kegiatan OSIS, ekstrakurikuler, program Sekolah Adiwiyata, ramah anak, Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Kurikulum Camridge, serta kegiatan-kegiatan pembiasaan dan pembudayaan efektif membentuk karakter siswa dengan nilai-nilai religius, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Faktor pendukung kesuksesannya adalah keterpaduan program dengan visi, misi dan moto sekolah, kolaborasi antara pengelola yayasan, para pimpinan dan guru-guru, sarana prasarana yang memadai, serta dukungan aktif orangtua. Kata Kunci: Pembinaan Karakter, Generasi Muda, Program-Program Sekolah
Persepsi dan Keputusan Investasi Masa Depan pada Generasi Milenial dan Gen Z Raju Adha; Ahmad fuadi Tanjung; Sugianto
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 20 No 2 (2023): Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v20i2.870

Abstract

Abstract Bank OCBC NISP held the OCBC NISP Financial Fitness Index to analyze the financial health of Indonesia's young generation. The results revealed that around 85.66% of them were in an unhealthy financial condition, while 14.33% who looked healthy still needed measures to maintain stability. This study aims to explore the perceptions of millennials and gen Z in making investment decisions in the future. Using qualitative research methods through interviews, the results show the difference between the two, especially on the emphasis on sustainability and social impact in investment. However, both agree that financial education and the influence of social media have a key role in shaping their investment decisions. Keywords: OCBC NISP Financial Fitness Index, Investment Decision, Millennial Generation. Abstrak Bank OCBC NISP menyelenggarakan OCBC NISP Financial Fitness Index untuk menganalisis kesehatan finansial generasi muda Indonesia. Hasilnya mengungkapkan bahwa sekitar 85,66% dari mereka berada dalam kondisi finansial yang kurang sehat, sementara 14,33% yang terlihat sehat masih memerlukan langkah-langkah untuk mempertahankan stabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi milenial dan gen Z dalam pengambilan keputusan investasi di masa depan. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui wawancara, hasilnya menunjukkan perbedaan antara keduanya terutama pada penekanan keberlanjutan dan dampak sosial dalam investasi. Namun, keduanya sepakat bahwa pendidikan keuangan dan pengaruh media sosial memiliki peran kunci dalam membentuk keputusan investasi mereka. Kata Kunci: OCBC NISP Financial Fitness Index, Keputusan Investasi, Generasi Milenial.
Konstruk Keluarga Utuh Muslim Kota Pekanbaru Perspektif Hukum Islam Nurliana, Nurliana; Ulya, Miftah; Sukiyat, Sukiyat; Usman, Usman
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 21 No 01 (2024): Jurnal Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v21i01.895

Abstract

Abstract The aim of the research is to describe the construct of an intact family for husbands and wives who work in public areas in Pekanbaru City from an Islamic Law Perspective. This research focuses on the condition of husband and wife working together in the public domain which poses a risk to the integrity of the family with all the problems ranging from managing time between family responsibilities and responsibilities at work, to maintaining integrity and harmony as well as the sustainability of family life. Working in public areas sometimes has a negative impact on family harmony, long periods of time outside the home from morning to late afternoon with work activities that are comparable to those of men. If we look at family conditions, husband and wife's lives are going well and are rarely affected by negative issues, more positive assessments and seem more harmonious with the family. This type of quantitative research involved 129 husbands or wives who work in public areas and live with their children. The sample selection technique uses purposive sampling. The instrument in this research is the questionnaire. The data analysis technique uses quantitative descriptive with percentages. To find out how the intact family is constructed for the Muslim community in Pekanbaru City. Research findings from 129 respondents obtained the answers 1) maintaining communication, mutual trust, mutual support, mutual respect, obtained a percentage of 84%, 2) maintaining roles (family-work) well at 14%. 3) framing the family with faith and piety was 1.33%, 4) trying to avoid conflict was 0.66%. Keywords: Construction; intact family; muslims; islamic law Abstrak Tujuan penelitian guna mendeskripsikan konstruk keluarga utuh bagi suami dan isteri yang bekerja di wilayah publik di Kota Pekanbaru Perspektif Hukum Islam. Penelitian ini fokus pada kondisi suami istri sama–sama bekerja di wilayah publik yang riskan terhadap keutuhan keluarga dengan segala problematika mulai dari mengatur waktu antara tanggung jawab keluarga dan tanggung jawab di tempat bekerja, sampai pada menjaga keutuhan dan keharmonisan serta keberlanjutan kehidupan keluarga. Bekerja di wilayah publik terkadang memberi pengaruh kurang baik terhadap keharmonisan keluarga, durasi waktu yang begitu lama di luar rumah dari pagi hingga menjelang sore dengan aktivitas pekerjaan yang menyamai kaum laki-laki. Bila dilihat dari kondisi keluarga, kehidupan suami dan isteri berjalan dengan baik bahkan jarang ditimpa issu negatif, lebih pada penilaian positif dan terlihat lebih harmonis bersama keluarga. Jenis penelitian kuantitatif, populasi dalam penelitian ini berjumlah 129 dengan responden suami atau isteri yang bekerja di wilayah publik dan tinggal bersama serta anak-anaknya. Tekhnik pemilihan sampel menggunakan puspisive sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu koesioner. Tekhnik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan presentase. Untuk mengetahui bagaimana konstruk keluarga utuh bagi masyarakat Muslim di Kota Pekanbaru. Temuan penelitian dari 129 responden diperoleh jawaban 1) menjaga komunikasi, saling percaya, saling support, saling menghargai diperoleh presentase 84 %, 2) menjaga peran (keluarga-pekerjaan) dengan baik sebesar 14 %. 3) membingkai keluarga dengan iman dan taqwa sebesar 1,33 %, 4) berusaha menghindari konflik diperoleh 0,66 %. Dari temuan penelitian terdapat empat jenis jawaban namun didoninasi dari jawaban menjaga komunikasi, saling percaya, saling support, saling menghargai antara suami dan istri dengan harapan jawaban ini bisa berkontribusi bagi suami dan isteri dalam menjaga keluarga keutuhan keluarga sehingga jauh dari permasalahan apalagi perceraian. Kata Kunci : Konstruk, keluarga utuh, muslim, hukum Islam.
Mahar sebagai Instrumen Perlindungan Hak-hak Perempuan dalam Pernikahan: Perspektif Hukum Islam Beddu, Muhammad Juni; Mas’ari , Ahmad; Yanti , Novi
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 21 No 01 (2024): Jurnal Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v21i01.896

Abstract

Abstract This study aims to investigate the role of dowry from an Islamic legal perspective as an instrument of protection of women's rights in the context of marriage. Dowry is a form of economic contribution involved in the marriage process, and has symbolic and social values that create balance in the relationship between husband and wife. This research is a library research using various related literature, such as interpretation, books, journals and others. The approach used is a qualitative approach. The method of analysis used is the maudu'i or thematic method, which is to analyze Qur'anic verses that specifically discuss dowry in Islam, a protection of women's rights in the context of marriage. The results showed that dowry not only serves as women's economic security, but also has a symbolic impact in strengthening the marriage bond. In addition, the research findings identified factors influencing the effectiveness of dowry, including the size of the dowry, the role of Islamic institutions, and socio-cultural factors. The relevance of the findings to the social context and Islamic law highlights the importance of understanding religious and cultural values in interpreting and implementing dowry. Keywords: Bride price; Review; Islamic Law; Instruments; Women's Protection; Wedding. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran mahar perspektif hukum Islam sebagai instrumen perlindungan hak-hak perempuan dalam konteks pernikahan. Mahar merupakan bentuk kontribusi ekonomi yang dilibatkan dalam proses pernikahan, serta memiliki nilai simbolis dan sosial yang menciptakan keseimbangan dalam hubungan antara suami dan istri. Penenlitian ini merupakan library reseach dengan menggunakan berbagai literatur yang terkait, seperti tafsir, buku, jurnal dan lainnya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Metode analisis yang digunakan adalah metode maudu’i atau tematik yakni menganalisis ayat-ayat Al-Quran yang secara khusus membahas mahar dalam Islam sebuah perlindungan hak-hak perempuan dalam konteks pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahar bukan hanya berfungsi sebagai jaminan ekonomi perempuan, tetapi juga memiliki dampak simbolis dalam memperkuat ikatan pernikahan. Selain itu, temuan penelitian mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas mahar, termasuk besaran mahar, peran lembaga Islam, dan faktor sosial budaya. Relevansi temuan dengan konteks sosial dan hukum Islam menyoroti pentingnya memahami nilai-nilai agama dan budaya dalam menafsirkan dan mengimplementasikan mahar. Kata Kunci: Mahar; Tinjauan; Hukum Islam; Instrumen; Perlindungan perempuan; Pernikahan.
Penguatan Spirit Ukhwah Wathaniyah Santri Melalui Sifat Uswatun Hasanah Pendidik Harahap, Musaddad; Putra, Ary Antony; Siregar, Lina Mayasari; Permatasari, Diana Irma
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 21 No 01 (2024): Jurnal Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v21i01.956

Abstract

Abstract The problem of this research is the perception that santri are often considered to lack a sense of ukwah wathaniyah. The purpose of the study was to determine how the influence of the uswatun hasanah nature of educators on ukhwah wathaniyah santri. The research method used is quantitative and the data collection instrument is a questionnaire. Data analysis using simple linear regression. The results showed that the significance value was 0.047, meaning that the significance value of the anova table was greater than 0.05 (0.047 <0.05). From this data, it can be concluded that the hypothesis is accepted, namely that there is an influence of the uswatun hasanah nature of educators on the spirit of ukhwah wathaniyah of students at Nurul Huda Al-Islami Islamic Boarding School in Pekanbaru City. Furthermore, because the value of the regression coefficient is negative (-), it can be concluded that the nature of uswatun hasanah educators negatively affects the spirit of ukhwah wathaniyah santri. So the regression equation is Y = 62.994 - 0.107 X. Thus it can be concluded that if the uswatun hasanah nature of educators decreases, it will negatively affect the spirit of ukhwah wathaniyah santri. Keywords: uswah hasanah, ukhwah wathaniyah, boarding school, santri Abstrak Masalah penelitian ini adalah adanya persepsi bahwa santri sering dianggap kurang memiliki rasa kecintaan terhadap tanah air (ukwah wathaniyah). Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh sifat uswatun hasanah pendidik terhadap ukhwah wathaniyah santri. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dan instrumen pengumpulan datanya adalah angket. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai signifikansi sebesar 0.047, artinya nilai signifikansi tabel anova lebih besar dari pada 0.05 (0.047 < 0.05). Dari data ini dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima, yaitu terdapat pengaruh sifat uswatun hasanah pendidik terhadap spirit ukhwah wathaniyah santri di Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Islami Kota Pekanbaru. Seterusnya, karena nilai koefisien regresi bernilai negatif (-), maka dapat disimpulkan bahwa sifat uswatun hasanah pendidik berpengaruh negatif terhadap spirit ukhwah wathaniyah santri. Jadi persamaan regresinya adalah Y = 62.994 - 0.107 X. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa apabila sifat uswatun hasanah pendidik menurun maka akan berpengaruh negatif terhadap spirit ukhwah wathaniyah santri. Kata kunci: uswah hasanah, ukhwah wathaniyah, pondok pesantren, santri
Pelaksanaan Bimbingan Agama Islam dalam Mengajarkan Ibadah Shalat pada Pecandu Narkoba di Loka Rehabilitasi BNN Yulia Sari; Kamalia
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 21 No 01 (2024): Jurnal Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v21i01.993

Abstract

Bimbingan agama Islam adalah salah satu bimbingan yang tepat bagi mereka yang kurang memiliki ketenangan batin. Melalui bimbingan agama Islam, seseorang dapat mencapai ketenangan batin sesuai dengan syariat Allah dan terbebas dari tindakan dan perilaku kecanduan narkoba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bimbingan agama islam yang diterapkan dan diajarkan oleh konselor kepada para klien pecandu narkoba yang dapat merubah dirinya jauh lebih baik dari sebelumnya. Metode penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) dan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan orang-orang dan perilaku yang diamati peneliti. Pelaksanaan wawancara dengan pembimbing ataupun konselor agama islam yang membimbing para klien pecandu narkoba melalui sesi tanya jawab sehingga dapat diperoleh hasil tertentu Berdasarkan dari hasil penelitian dan hasil wawancara yang dilakukan, banyak perubahan yang terlihat pada klien setelah mereka melaksanakan salat secara istiqomah. pelaksanaan bimbingan agama islam dalam mengajarkan ibadah salat kepada para pecandu narkoba di Loka Rehabilitasi BNN Deli Serdang memberikan banyak manfaat dan perubahan pada diri klien terutama dalam ibadah salat, sehingga dengan adanya pelaksanaan bimbingan agama islam para pecandu narkoba menjadi pribadi yang lebih baik serta taat melaksanakan salat. Kata Kunci: bimbingan agama; ibadah salat; pecandu narkoba.
Analisis Surah Al-Maidah Ayat 87 dan Relasinya tentang Sertifikasi Produk Halal MUI Alif Hibatullah; Masruhan
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 21 No 01 (2024): Jurnal Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v21i01.999

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisa surah al-Maidah ayat 87 dan verifikasi produk halal yang dilakukan MUI. Kemudian mencari korelasi antara keduanya. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan data yang diperoleh dari artikel ilmiah sehingga disebut library research. Hasil penelitian menujukkan surah al-Maidah ayat 87 menghimbau agar kaum muslim tidak berlebihan dalam beragama sehingga mengharamkan apa yang Allah halalkan, dan mengambil hukum halal dan haram, padahal yang demikian itu adalah hak prerogratif Allah. Pemerintah melalui MUI saat ini berwenang memberi putusan halal dan haram melalui aturan verifikasi produk halal, menjadikan konsumen merasa tidak khawatir akan produk yang dikonsumsinya. Korelasi antara surah al-maidah ayat 87 dengan aturan MUI verifikasi produk halal adalah hanya Allah yang punya hak prerogatif menentukan hukum halal dan haram, sedangkan saat ini proses verifikasi produk halal hanya dibawah wewenang MUI dan didasarkan pada dalil-dalil yang jelas dari Alquran dan Sunnah. MUI sebagai badan otoritatif dalam hal ini, harus memastikan bahwa proses verifikasi produk halal didasarkan pada prinsip-prinsip Islam yang jelas dan tidak bertentangan dengan ajaran agama. Kata Kunci: Al-Maidah ayat 87; halal dan haram 2; MUI 3; korelasi
A Development of Attitudes of Religious Moderation Through Rewang Culture in Generation Z in Boyolali Gajah Demak Village Khoirunnisak, Itak; Mintarsih , Widayat; Algifahmy, Ayu Faiza
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 21 No 02 (2024): Jurnal Al-Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v21i02.1026

Abstract

The aim of this research is to examine and describe how rewang culture can be a way to develop an attitude of religious moderation in generation Z. The research method used is a qualitative approach, as well as interviews and observation, as data collection techniques. Qualitative research aims to understand social phenomena through descriptions of words and language. This method involves in-depth interviews and observations with informants. Thus, qualitative research allows researchers to understand human concepts, behavior and perceptions holistically. The results of this research show that rewang culture can be used as a way to develop attitudes of religious moderation in generation Z in Boyolali Village, Gajah District, Demak Regency, Central Java. Through rewang, generation Z will learn how to appreciate the various differences that exist in society. Starting from differences in social status, differences in beliefs, and other differences. Rewang culture has an important role in developing an attitude of religious moderation in generation Z. By inviting generation Z to actively participate in the implementation of rewang, we can create a more harmonious and united society. The existence of rewang also provides a sense of family and comfort in society.
Instrumen Kompetensi Profesional Guru Matematika Terintegrasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Zamsiswaya; Giantara , Febri
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 21 No 01 (2024): Jurnal Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v21i01.1030

Abstract

Abstract One of the problems with mathematics education in Indonesia can be seen from the fact that there are not many mathematics teachers who explain mathematics material that is integrated with the values ​​of Islamic Religious Education. In order to measure the professional competence of mathematics teachers, an instrument is needed. The professional competency instruments for mathematics teachers used so far do not fully contain the values ​​of Islamic Religious Education in their aspects and indicators. Therefore, it is necessary to develop a professional competency instrument for mathematics teachers that is integrated with the values ​​of Islamic Religious Education. The development method used is ADDIE. Data collection and data analysis techniques use quantitative and qualitative approaches. This research was conducted at SMA Tapung District with a sample size of 210 obtained using the Issac Michael formula. From the results of research and development and product trials, a valid and reliable mathematics teacher professional competency instrument was obtained so that it can be used. Keywords: Professional competence, integration, Islamic education Abstrak Permasalahan pendidikan matematika di Indonesia salah satunya dapat dilihat dari belum banyaknya guru matematika yang menjelaskan materi matematika yang terintegrasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam. Agar dapat mengukur kompetensi profesional guru matematika dibutuhkan sebuah instrumen. Instrumen kompetensi profesional guru matematika yang digunakan selama ini belum sepenuhnya memiliki nilai-nilai Pendidikan Agama Islam pada aspek dan indikatornya. Oleh sebab itu diperlukan pengembangan sebuah instrumen kompetensi profesional guru matematika yang terintegrasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam. Metode pengembangan yang digunakan adalah ADDIE. Teknik pengumpulan data dan analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMA Kecamatan Tapung dengan jumlah sampel 210 yang diperoleh dengan menggunakan rumus Issac Michael. Hasil penelitian dan pengembangan hingga uji coba produk diperoleh sebuah instrument kompetensi profesioanal guru matematika yang valid dan reliabel sehingga dapat untuk digunakan. Kata Kunci: Kompetensi profesional, integrasi, Pendidikan Agama Islam.