cover
Contact Name
Eko Sumartono
Contact Email
ekosumartono@relawanjurnal.id
Phone
+6282186614204
Journal Mail Official
ariussatoni@unived.ac.id
Editorial Address
Faculty of Health Studies, Universitas Dehasen Bengkulu Jl. Merapi Raya No.Kel, Kebun Tebeng, Kec. Ratu Agung, Kota Bengkulu, Bengkulu 38226
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Journal of Midwifery
ISSN : 23387068     EISSN : 27224228     DOI : https://doi.org/10.37676/jm.v8i1
Core Subject : Health,
The Journal of Midwifery is a peer reviewed free open access Faculty of Health Studies, Universitas Dehasen Bengkulu, Bengkulu, Indonesia. Midwifery publishes the latest peer reviewed international research to inform the safety, quality, outcomes and experiences of pregnancy, birth and maternity care for childbearing women, their babies and families. The journals publications support midwives and maternity care providers to explore and develop their knowledge, skills and attitudes informed by best available evidence. Midwifery provides an international, interdisciplinary forum for the publication, dissemination and discussion of advances in evidence, controversies and current research, and promotes continuing education through publication of systematic and other scholarly reviews and updates. Midwifery articles cover the cultural, clinical, psycho social, sociological, epidemiological, education, managerial, workforce, organizational and technological areas of practice in preconception, maternal and infant care, maternity services and other health systems. This professional journal provides a venue for the publication of research relevant to midwifery and reproductive health practice by specialists and researchers in various disciplines including midwifery, reproductive health, maternal and child health, obstetrics and gynecology, sexual health promotion, womens health and nursing. It publishes quantitative and qualitative original articles, review articles, short communications, case reports and letters to the editor in a broad range of clinical and interdisciplinary topics including sexual and reproductive health, maternal and child health, safe pregnancy and normal childbirth, adolescent health, family planning, menopause, screening of gynecological cancers, infertility holistic care, womens mental health, psychosocial and ethical aspects of womens health, counseling and educational interventions in reproductive health and midwifery, womens empowerment and reproductive rights. The journal welcomes the highest quality scholarly research that employs rigorous methodology. Midwifery is a leading international journal in midwifery and maternal health and employs a double blind peer review process.
Articles 201 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN SIKAP DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA PRAMESWARI, RISKI DWI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Diare merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang menyebabkan morbiditas dan mortalitas tinggi pada balita di Indonesia, termasuk di wilayah Kota Bandung. Faktor pengetahuan gizi dan sikap orang tua atau pengasuh berperan penting dalam kejadian diare pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan sikap orang tua atau pengasuh dengan kejadian diare pada balita. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 78 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur pengetahuan gizi, sikap terhadap kesehatan balita, dan kejadian diare pada balita. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square pada tingkat signifikansi 5%. Hasil dan Pembahasan: Sebanyak 55,1% responden memiliki pengetahuan gizi yang baik dan 52,6% menunjukkan sikap positif terhadap kesehatan balita. Prevalensi diare pada balita sebesar 35,9%. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan gizi dengan kejadian diare (p = 0,0001; OR = 7,714; 95% CI: 2,686–22,153) serta sikap dengan kejadian diare (p = 0,014; OR = 3,753; 95% CI: 1,407–10,010). Kesimpulan: Pengetahuan gizi yang baik dan sikap positif orang tua atau pengasuh berhubungan signifikan dengan penurunan kejadian diare pada balita. Peningkatan edukasi gizi dan pembentukan sikap positif perlu menjadi fokus program kesehatan masyarakat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK 3 KOTA BENGKULU ROSSITA, TAUFIANIE; SARI, LIYA LUGITA; PUTRI, YESI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Menurut SDKI 2021 persentase wanita usia 15-19 tahun melahirkan dan mengandung anak pertama sebesar 9,5 %. Pertumbuhan sosial dan pola kehidupan masyarakat akan sangat mempengaruhi pola tingkah laku dan jenis penyakit golongan usia remaja seperti kehamilan yang tidak diinginkan, penyakit akibat hubungan seksual dan penyalahgunaan alkohol yang semuanya akan menentukan kehidupan pribadi serta dapat menjadi masalah bagi keluarga, bangsa dan negara di masa yang akan datang. Metode: Penelitian ini bersifat analitik korelatif dengan desain cross sectional.Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2024 dengan populasi yaitu siswi SMK N 3 Kota Bengkulu Metode pengambilan sampel dengan stratifiet rondom sampling berjumlah 76 siswa. Data adalah data primer dengan menggunakan instrumentyaitu kuesioner. Analisis data menggunakan Chi-Square Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang berpengetahuan baik 57 (75%) dan cukup 19 (25%). Sebagian besar responden mempunyai sikap mendukung sebanyak 44 (57,9%) responden. Responden yang memiliki pengetahuan baik dan menyatakan sikap mendukung sebanyak 38 responden (66,7%). Responden yang mempunyai pengetahuan cukup dan menyatakan sikap tidak mendukung sebesar 13 responden (68,4%). Berdasarkan uji chi-square diketahui ᵡ2 hitung sebesar 7,197 dengan nilai p=0,007 (p<0,05) yang berarti menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi.. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi di SMKN 3 Kota Bengkulu.
PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DI BENGKULU TAHUN 2025 SARI, FARISMA RUSDIANA; ROHANI, TUTI; LESTARI NURJANAH, NIMAS AYU
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pemahaman masyarakat Indonesia terkait keberadaan anak menjadi sangat penting dalam suatu rumah tangga. Infertilitas dipandang sebagai sebuah aib, hal ini tentu memberi dampak implikasi psikologis bagi pasangan infertil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat tentang infertlitas di Bengkulu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Sampel penelitian ini berjumlah 15 orang yang terdiri dari 5 pasangan infertil (informan kunci) dan 5 orang informan utama yakni bidan dan petugas kesehatan, serta 5 orang informan tambahan yakni kader dan masyarakat. Data informasi responden berupa pemahaman tentang pengertian, faktor resiko dan pengobatan infertlitas serta kondisi psikologis pasangan infertil yang dikumpulkan melalui proses wawancara mendalam. Hasil dan Pembahasan: Hasil wawancara pada 15 orang responden, 8 diantaranya menyatakan tidak memahami tentang infertiltas, 5 pasangan infertil melakukan pola pengobatan medis dan non medis, serta 4 pasangan infertil dengan kondisi psikologis baik, namun 1 pasangan infertile, masih tertekan dan depresi. Kesimpulan: Minimnya pemahaman masyarakat tentang infertilitas, menimbulkan beban ganda bagi pasangan infertil. Tidak hanya pada pola pengobatan yang melibatkan dukun, keadaan psikologis pasangan infertil yang kembali diusik oleh pertanyaan masyarakat tentang keberadaan anak ditengah kehidupan mereka. Upaya penyuluhan baik dalam pola penanganan maupun pencegahan perlu segera dilakukan, agar masyarakat dapat memberi dukungan sosial dan pasangan infertil mendapatkan pengobatan medis yang tepat sesuai dengan kebutuhan mereka.
RIWAYAT HIPERTENSI, PREEKLAMPSIA, DAN DM DALAM KELUARGA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN QURANITA, PRATIWI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi dalam kehamilan merupakan penyebab utama kematian maternal di Indonesia dan dunia, dengan preeklamsia sebagai komplikasi yang signifikan. Faktor risiko seperti riwayat hipertensi, preeklamsia, dan diabetes melitus dalam keluarga diduga meningkatkan kejadian hipertensi kehamilan, namun data di fasilitas kesehatan primer di Makassar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan riwayat hipertensi, preeklamsia, dan diabetes melitus dalam keluarga dengan kejadian hipertensi selama kehamilan pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 60 responden ibu hamil yang dipilih secara simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil dan Pembahasan: Sebanyak 35,0% ibu hamil mengalami hipertensi kehamilan. Riwayat hipertensi, preeklamsia, dan diabetes melitus dalam keluarga masing-masing berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi kehamilan (p=0,013; OR=4,958; p=0,011; OR=4,713; p=0,033; OR=4,156). Kesimpulan: Riwayat hipertensi, preeklamsia, dan diabetes melitus dalam keluarga merupakan faktor risiko penting yang berhubungan dengan kejadian hipertensi selama kehamilan. Skrining dan edukasi pada kelompok berisiko perlu ditingkatkan.
GAMBARAN MUAL DAN MUNTAH (EMESIS GRAVIDARUM) PADA IBU HAMIL TM I YULYANI, LINDA; PURNAMA, YETTI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Mual dan muntah atau Nausea and vomiting in pregnancy (NVP) atau emesis gravidarum (EG) menjadi salah satu ketidaknyamanan dalam kehamilan yang diperkirakan dialami 70-80% perempuan hamil. Nausea and vomiting in pregnancy (NVP) adalah gejala yang wajar terjadi pada ibu hamil tetapi gejala itu menjadi sangat membahayakan jika menjadi hyperemesis gravidarum (HEG). Penelitian in ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran mual dan muntah pada ibu hamil TM 1. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain studi crossectional. Sebanyak 30 responden terlibat dalam penelitian ini yang merupakan ibu hamil TM di PMB wilayah Kota Bengkulu. Pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan kuisioner untuk mengumpulkan data terkait karakteristik responden dan PUQE-24 untuk mengetahui tingkat mual dan muntah. Data dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif untuk melihat gambaran setiap variabel. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami mual dan muntah sedang (93,3%), 63,3% merupakan ibu multi gravida, 76,7% responden berusia 20-30 tahun, sebanyak 56,7% memiliki pendidikan menengah, dan 80% tidak bekerja. Kesimpulan: mual dan muntah pada ibu hamil TM 1 ini memang merupakan hal yang normal terjadi pada ibu hamil di awal kehamilan, karena adanya perubahan hormone. Akan tetapi penanganan yang tepat masih diperlukan agar keluahan tidak menjadi lebih parah.
BERAT LAHIR BAYI DIHUBUNGKAN DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL KURNIA PRATAMA, RINI MUSTIKASARI; DAMAYANTI, DAMAYANTI; OCTALIANA, HASRITA; LISTYA, ENDAH PURDA; SUSANTI, NURUL FATIMAH; KURNIA PRATAMA, BELLA PRATIWI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Indonesia memiliki masalah gizi anak dengan presentase Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) mencapai 6,2%. Ibu hamil dengan kekurangan gizi berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah 2-3 kali lebih besar dibandingkan ibu hamil yang tidak mengalami kekurangan gizi dan kemungkinan bayi meninggal 1,5 kali lebih besar. KEK saat hamil juga dapat meningkatkan risiko terjadinya BBLR. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji faktor determina berat lahir bayi ditinjau dari keadaan ibu yang berisiko KEK. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Bakung, Kota Jambi. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 30 orang ibu hamil dengan kriteria inklusi. Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) sebagai penilaian KEK dilakukan menggunakan pita LiLA pada sepertiga lengan ibu hamil bagian atas. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil dan Pembahasan: Variabel KEK menggunakan uji Fisher’s Exact diperoleh p-value 0,063 dimana lebih besar dari 0,05 sehingga tidak terdapat hubungan KEK dengan berat badan lahir bayi, dengan sebagian besar ibu hamil tidak mengalami KEK melahirkan bayi dengan berat lahir normal (46,7%). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan KEK dengan berat badan lahir bayi, dimana KEK tidak dapat dijadikan sebagai faktor determinan berat lahir bayi. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat lebih banyak lagi mengkaji tentang faktor-faktor dari ibu hamil yang dapat memengaruhi berat badan lahir dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan cakupan wilayah kerja yang lebih luas.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN IBU MENGIKUTI SENAM HAMIL ANARKIE, BELLA; SARI, LEZI YOVITA; KURNIA, HALIZA
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan dengan keaktifan ibu mengikuti senam hamil di PMB Susi Irma Pasar Minggu Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Survey Analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III akhir yang memeriksakan kehamilannya di PMB Susi Irma Pasar Minggu kota Bengkulu pada bulan Agustus-September tahun 2020 yaitu sebanyak 41 orang diambil secara total sampling. Pengumpulan data yaitu menggunakan data sekunder dan primer. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (χ2) dan Uji Contingency Coefficient (C). Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian didapatkan Dari 41 responden terdapat 23 orang (56,1%) yang tidak aktif mengikuti senam hamil, Dari 41 responden terdapat 19 orang (46,3%) yang status ekonominya tergolong rendah, Dari 41 responden terdapat 23 orang (56,1%) yang tidak bekerja, Dari 41 responden terdapat 18 orang (43,9%) yang dukungan keluarganya kurang. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara status ekonomi dan pekerjaan dengan keaktifan ibu mengikuti senam hamil di PMB Susi Irma Pasar Minggu Kota Bengkulu dengan kategori hubungan erat. Saran: Diharapkan pada PMB Susi irma dapat memberikan informasi dan masukan yang bermanfaat terutama dalam memahami apa saja yang menjadi faktor penghalang bagi ibu hamil yang tidak aktif dalam mengikuti senam hamil, sehingga pihak PMB Susi Irma bisa memberikan solusi terbaik dalam memecahkan permasalahan yang ada.
PENGARUH KOMPRES AIR HANGAT PADA PAYUDARA TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI KOTA BENGKULU SAPUTRI, MEITA TRIA; TELOVA, YURIZKI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pengeluaran ASI dipengaruhi oleh reflex let down dengan adanya reflex let down ASI akan keluar lebih lancar. Salah satu upaya untuk menstimulasi reflex let down yaitu dengan kompres hangat pada payudara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk pre-experimental design dengan rancangan penelitian ini adalah one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang melahirkan di kota Bnegkulu sebanyak 24 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 15 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi yang dianalisa dengan menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan kompres air hangat pada payudara ibu post partum, semua ibu post partum mengalami pengeluaran ASI yang tidak lancar. Setelah dilakukan kompres air hangat pada payudara ibu, sebagian besar ASI nya lancar sebanyak 12 orang (80,0%) dan yang tidak lancar sebanyak 3 orang (20,0%). Hasil uji statistik menggunakan paired t-test didapatkan p-value 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan kelancaran pengeluaran ASI pada ibu post partum sebelum maupun sesudah diberikan kompres air hangat.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN ANEMIA TERHADAP DYSMENORHEA PADA MAHASISWA TK III PRODI DIII KEBIDANAN BALIKPAPAN POLTEKKES KEMENKES KALTIM NOVIASARI, DAMAI; HANDAYANI, SEKAR; CORNIAWATI, INDA; SETYAWATI, ERNANI; WIJAYANTI, ENDAH; PASIRIANI, NOVI; RAHMAWATI, ELI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Menstruasi merupakan perubahan fisiologis pada wanita yang terjadi secara berkala serta dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Beberapa remaja mengalami permasalahan dalam menstruasi diantaranya adalah dysmenorrhea. Berdasarkan riset Kesehatan dasar (Riskesdas) 2013, anemia pada remaja yang memiliki aktifitas tinggi dapat mempengaruhi masa haid remaja yaitu Dysmenorhea. Kondisi dysmenorrhea bertambah parah apabila disertai dengan kondisi psikis yang tidak stabil seperti stres, depresi, cemas serta dalam keadaan sedih atau gembira yang berlebihan. Tujuan penelitian mengetahui hubungan tingkat stress dan anemia terhadap Dysmenorhea. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah analisis korelasional melalui pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 32 orang. Teknik sampel menggunakan Teknik total sampling. Tingkat Stres dan Anemia merupakan variabel independen, sedangkan Dysmenorhea merupakan variabel dependen. Teknik analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi sedangkan analisa bivariat menggunakan uji Spearman RankHasil dan Pembahasan: Hasil uji Spearman Rank untuk variabel Tingkat stress dan Dysmenorhea menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0.643. Uji korelasi antara Anemia dan Dysmenorhea menunjukkan hasil signifikansi p value < 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0,510. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Tingkat Stress dengan terjadinya Dysmenorhea dan terdapat hubungan pula antara Anemia dan Dysmenorhea.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PERTUMBUHAN BAYI USIA 1-3 BULAN DI PBB WILAYAH KERJA PUSKESMAS UJAN MAS KABUPATEN KEPAHIANG TAHUN 2023 ANGGERAINI, KRISNAWATI; PUSPITA, YENI; SUTRIYANTI, YANTI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stimulasi-stimulasi perlu diberikan terhadap bayi khususnya untuk menunjang pertumbuhannya. Di Provinsi Bengkulu jumlah anak 0-59 bulan sebanyak 133.320 orang yang ditimbang sebanyak 102.319 orang (76,7%). Hasil entry data e-PPGBM yang dilakukan di provinsi Bengkulu tahun 2018 mempunyai sasaran balita berjumlah 133,320 balita dengan status gizi sangat kurus sebesar 0,4% dan yang mempunyai status gizi kurus sebesar 1%, sehingga persentasi Wasting (sangat kurus+kurus) balita sebesar 1,4%.. Penelitian ini menggunakana desain penelitian Pra Eksperimen dimana menggunakan one group pretest-postest, pada desain penelitian ini sudah dilakukan observasi pertama (pretest) sehingga peneliti dapat menguji perubahan-perubahan yang terjadi setelah adanya perlakuan, tetapi desain ini tidak ada kelompok kontrol/pembanding. Dari 24 responden sebagian besar responden 16 bayi (66,7%) berumur 1 bulan,. Untuk jenis kelamin sebagian besar berjenis kelamin laki-laki yaitu 13 bayi (54,2%). Untuk ASI ekslusif seluruh bayi 24 bayi(100%) dengan ASI ekslusif. Untuk pekerjaan sebagian Ibu bekerja sebagai petani yaitu 16 orang (66,7%). Sedangkan untuk pendidikan ibu sebagian besar berpendidikan SMA yaitu sebanyak 10 orang (41,7%). Berdasarkan uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata berat badan setelah diberikan intervensi pijat bayi, ditunjukkan dengan nilai p value 0,000 (p<0,05) dan Berdasarkan uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan panjang badan responden sebelum dan sesudah dilakukan pijat bayi., ditunjukkan dengan p value 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan adanya pengaruh Pijat Bayi terhadap pertumbuhan bayi usia 1-3 bulan. Diharapkan pemberian Pijat Bayi Usia 1-3 dapat dijadikan terapi alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan bayi (berat badan dan Panjang badan).