Articles
317 Documents
PENGARUH SERVICESCAPE DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN EMOSIONAL PELANGGAN DI KEDAI CISANGKUY PADANG
Tara Utari;
Pasaribu
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v7i2.84064
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh: (1) servicescape dan harga terhadap kepuasan emosional pelanggan (2) servicescape terhadap kepuasan emosional pelanggan dan (3) harga terhadap kepuasan emosional pelanggan. Subjek pada penelitian ini yaitu Kedai Cisangkuy, Padang Barat, Kota Padang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 120. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis dengan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) servicescape dan harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan emosional pelanggan, (2) servicescape berpengaruh positif terhadap kepuasan emosional pelanggan, dan (3) harga berpengaruh positif terhadap kepuasan emosional pelanggan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa servicescape dan harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan emosional pelanggan di Kedai cisangkuy padang. Dengan kata lain, jika Kedai cisangkuy padang ingin meningkatkan kepuasan emosional pelanggannya, mereka harus mempertimbangkan baik servicescape maupun harga
PENELUSURAN POTENSI DAYA TARIK WISATA DI KAWASAN BOROBUDUR DENGAN PENERAPAN KONSEP PARIWISATA NICHE DAN ALTERNATIF
Rinaldi, Aditya Rizki
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v7i2.84382
Pariwisata massal yang berkembang di Kawasan Candi Borobudur merupakan permasalahan yang telah lama menjadi fokus penelitian, disebabkan oleh dampak negatif yang dirasakan lebih banyak dibandingkan manfaatnya. Selain itu, fenomena yang terjadi di Kawasan Borobudur menunjukkan persoalan kemiskinan masyarakat pedesaan di Kawasan Borobdur yang disebabkan sentralisasi pengembangan dan promosi pariwisata di kawasan tersebut. Artikel ini bertujuan untuk menggali potensi pariwisata di sekitar Candi Borobudur sebagai upaya pendistribusian manfaat dari pariwisata dalam bentuk pariwisata alternatif dan niche. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan telaah literatur terdahulu terkait pengembangan pariwisata khususnya di Borobudur. Teori pariwisata niche dari Novelli (2005) menjadi dasar dalam penelusuran pariwisata alternatif dan niche di Kawasan Borobudur dan sekitarnya. Hasil penelusuran yang dilakukan pada dua puluh desa di Kecamatan Borobudur menunjukkan terdapat sepuluh konsep pariwisata yang berpotensi untuk dapat diterapkan dan dikembangkan di beberapa desa dan daya tarik wisata lainnya di kawasan Borobudur. Tidak semua konsep pariwisata yang dikemukakan dalam buku Noveli yang berjudul “Niche Tourism: Contemporary issues, trends and cases” dapat diterapkan di kawasan ini.
Ubud dalam Prespektif Pariwisata Spiritual : Studi Klasterisasi Pariwisata Spiritual di KawasanWisata Ubud
Putra, Dewa;
Aditya, I Wayan Putra
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Eksistensi wisata spiritual di Ubud perlu diidentifikasi lebih lanjut, utamanya produk spiritual tourism, mungkin tidak semua desa di Ubud mampu mencerminkan kegiatan/aktifitas pariwisata spiritual yang dimaksud. Sehingga penting untuk melakukan identifikasi Ubud sebagai destinasi wisata spiritual dengan mengklasterisasikan aktivitas wisata spiritual di kawasan wisata Ubud. Penelitian ini menggunakan model penelitian kuantitatif. Hasil studi ini bertujuan menunjukan posisi Ubud dalam prepekstif pariwisata spiritual sekaligus menjadi studi literasi branding menunjang arah pengembangan dari kawasan wisata Ubud sebagai destinasi wisatawan Spiritual secara tepat sesuai dengan potensi kedaerahan masing masing. Riset ini menerapkan analisis klasterisasi menggunakan K-means Clustering yang melibatkan 15 dusun di Ubud dengan 5 kriteria yang diduga mendukung terbentuknya wisata spiritual secara maksimal yaitu a) Jenis aktivitas/produk, (b) lokasi, (c) segmen pasar, (d) kualifikasi yogis dan (e) medianya melalui tiga klaster terbentuk yaitu 16 usaha (Klaster I), 34 usaha (Klaster II), dan klaster wisata spiritual belum berkembang beranggotakan 45 usaha (Klaster III)
Analisis Potensi Kampung Gitar Mancasan Sebagai Desa Wisata Kreatif di Kabupaten Sukoharjo
Ariani, Ayu Oka;
Pramesti, Salsabila Gian;
Izzaty , Nadhifa Malika;
Kinasih, Rosa Estri;
Ramadhanty, Nabila Aulia
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v8i1.86546
Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi Kampung Gitar Mancasan di Kabupaten Sukoharjo sebagai desa wisata kreatif. Kampung ini memiliki kekayaan budaya dan keahlian dalam pembuatan gitar, yang menjadi ciri khas daerah. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kampung Gitar Mancasan memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata edukasi, dengan kekuatan pada keterampilan SDM dan produk unik, tetapi masih terkendala oleh infrastruktur dan minimnya dukungan pemerintah desa. Pengembangan infrastruktur, pemasaran digital, serta penguatan kapasitas SDM direkomendasikan agar desa ini dapat berkembang sebagai destinasi wisata kreatif yang berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat setempat.
Optimalisasi Branding Desa Wisata Tihingan Melalui Potensi Gamelan Tradisional Bali
Trimandala, Nyoman Agus;
Putra, Dewa Putu Kiskenda Erwanda
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v8i1.89465
Sejak dilandanya musibah covid 19 Pariwisata daerah klungkung menjadi sepi pengunjung.. Hal ini membuat Kabupaten Klungkung krisis desa wisata yang banyak orang kenal. Untuk itu, terkait hal itu peneliti melakukan destination branding yang bertujuan untuk memperkenalkan tempat-tempat wisata yang dimiliki oleh desa Tihingan Kabupaten Klungkung yang salah satunya memperkenalkan alat musik tradisional yaitu gamelan Bali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kelima tahap destination branding yaitu market investigation, analysis and strategic recommendations, brand identity development, brand launch and introduction, brand implementation dan monitoring, evaluation and review. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif jenis data kualitatif .Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi studi pustaka dan studi dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam memperkenalkan desa wisata Tihingan Kabupaten Klungkung, peneliti melakukan market investigation, analysis and strategic recommendations dengan mengumpulkan data potensi pariwisata Adapun brand identity yang digunakan selama aktivitas branding ialah logo desa wisata tihingan. Peneliti dalam hal ini membuat dan me-rebranding kembali paket wisata desa tihingan serta mengaktifkan kembali desa wisata melalui Tihingan Familiarization Tour yang merupakan kegiatan pengenalan suatu desa wisata. Disamping itu peneliti serta pemerintah desa yang bersinergi dengan porkdarwis memperkenalkan kembali melalui media sosial secara online serta membuat brosur paket wisata secara offline. Hal ini dilakukan tentunya untuk membuat kembalai eksistensi desa wisata tihingan.
Jejak Tiktok @Aderahmatkuliner:: Pengaruh Konten Pada Keputusan Berkunjung di Kawasan Kuliner Pakansari
Kristianto, Daniel;
Nurmala Rossi, Fetty;
Alfianto, M. Amboro
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v8i1.92776
This research aims to analyze the content of TikTok account @aderahmatkuliner and assess its influence on visitation decisions in the culinary area of Pakansari, Bogor. The TikTok content in this study is evaluated using three indicators: Quality, Quantity, and Sender’s Expertise. The research adopts a quantitative method with data collected through a questionnaire. Data analysis involves multiple linear regression. The findings indicate that Quality is the most dominant aspect of the content, followed by Quantity and Sender’s Expertise. Simultaneously, all three indicators collectively influence visitation decisions. Partially, among these indicators, Quality has the most significant impact. Given the study's focus on visitation decisions, it can be concluded that the Quality aspect of @aderahmatkuliner's TikTok content serves as a primary reference for tourists when deciding to visit the culinary area of Pakansari, Bogor.
Peran Pemangku Kepentingan Dalam Pengembangan Pusaka Kota Kawasan Kayutangan Malang Sebagai Daya Tarik Wisata
Khubiyah, Visda Imammatul;
Soeroso, Amiluhur;
Widiyanto, Nur
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v8i1.95356
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemangku kepentingan dalam pengembangan wisata pusaka kota di kawasan Kayutangan, Kota Malang. Kawasan ini merupakan salah satu area bersejarah yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis warisan budaya. Namun, dalam proses pengembangannya, kawasan ini menghadapi berbagai tantangan, seperti pembangunan yang tidak selaras dengan nilai sejarah, serta kurangnya koordinasi antar pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemangku kepentingan yang terdiri dari pemerintah daerah, komunitas lokal, pelaku wisata, pelaku usaha, dan akademisi memiliki peran yang berbeda-beda dalam pengembangan kawasan. Meskipun terdapat berbagai inisiatif positif, sinergi antarpihak masih perlu diperkuat agar pengembangan yang dilakukan tetap mempertahankan nilai-nilai pusaka dan berkelanjutan. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dan partisipatif dalam pengelolaan kawasan pusaka kota.
Strategi Peningkatan Kinerja Operasional Bagian F&B Product di The Oberoi Beach Resort Bali
Mertasih, Komang Lenni;
Rahmawati, Putu Indah;
Trianasari
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v8i1.95747
This study aims to identify the condition of kitchen equipment in an effort to improve the operational performance of the F&B Product section at The Oberoi Beach Resort Bali. The method used is a qualitative approach with a semi-structured interview technique with 12 informants who are employees in the kitchen sector. The results of the study indicate that most of the equipment is in good condition but there are still tools that are often damaged and have not been handled systematically. The condition of the equipment has an impact on work efficiency, motivation and employee stress levels. The strategies implemented include equipment maintenance management and improvements in aspects of preventive maintenance and reporting. This study recommends strengthening facility management, improving employee competence and modernizing kitchen equipment as part of a sustainable strategy to improve operational performance.
Penerapan Pelatihan LEARN Model Untuk Meningkatkan Penanganan Keluhan Tamu di Evolution Restaurant and Bar Four Points by Sheraton Bali Ungasan
Pratama, Ida Bagus Gede Yogi Wisma;
Trianasari;
Andiani, Nyoman Dini
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v8i1.96981
This research aims to identify the use of the LEARN MODEL method used to handle complaints by waiters/waitresses at the Evolution Restaurant and Bart Four Points by Sheraton Bali Ungasan, using a qualitative descriptive method. The study used qualitative methods, where data were collected through observations, interviews and documentation, and documentation. The results of this research show that handling customer complaints by applying empathy to angry customers makes feelings of empathy very important when dealing with angry consumers. Speed in Complaint Handling problems quickly can turn dissatisfaction into satisfaction and increase consumer loyalty. Complaint analysis and evaluation collecting and analyzing information from consumer complaints can provide a valuable understanding of aspects that need to be improved. Improving the quality of service for employees who have adequate knowledge and skills in handling complaints can provide a better experience for consumers. Good Communication Clear and easy to understand communication is crucial in conveying information and solutions to customers. This research makes a practical and theoretical contribution to how to respond to good complaints from customers who come to stay at hotels
Analisis SWOT Strategi Pemasaran Marriott Bonvoy Membership Untuk Meningkatkan Penjualan Kamar di Hotel Four Points By Sheraton Bali Ungasan
Wendy, Komang;
Trianasari
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v8i1.98126
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran Marriott Bonvoy Membership dalam meningkatkan penjualan kamar di Hotel Four Points by Sheraton Bali Ungasan melalui pendekatan SWOT guna mencapai stabilitas okupansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara dan analisis SWOT. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Marriott Bonvoy Membership di Hotel Four Points by Sheraton Bali Ungasan dapat ditingkatkan melalui analisis SWOT. Strategi yang dapat dikembangkan mencakup pemanfaatan teknologi, personalisasi layanan, edukasi pelanggan, dan peningkatan pengalaman menginap untuk mendorong loyalitas serta meningkatkan penjualan kamar secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran Marriott Bonvoy Membership perlu dikembangkan melalui pendekatan SWOT. Fokus utama strategi mencakup pemanfaatan teknologi, personalisasi layanan, perluasan manfaat lokal, serta peningkatan kualitas layanan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dan penjualan kamar di Hotel Four Points by Sheraton Bali Ungasan.