cover
Contact Name
Iswan Afandi
Contact Email
iswan@unimor.ac.id
Phone
+6285857803272
Journal Mail Official
jubindo@unimor.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor Jl. El Tari KM9, Kelurahan Sasi, Kefamenanu, TTU, NTT, 85613
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Timor
ISSN : -     EISSN : 25274058     DOI : https://doi.org/10.32938/jbi
Jubindo adalah jurnal yang bersifat open peer review yang bertujuan mempublikasikan hasil-hasil penelitian bidang bahasa dan sastra Indonesia, serta pengajarannya. Seluruh artikel yang terbit telah melewati proses penelaahan oleh mitra bestari dan penyuntingan oleh redaksi pelaksana. Jubindo diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor. Jurnal ini terbit tiga bulan dalam setahun, yakni April, Agustus, dan Desember. Fokus dan ruang lingkup kajian Jubindo terbatas pada bidang bahasa Indonesia, sastra, dan pengajarannya yang meliputi: bidang linguistik bahasa Indonesia atau bahasa daerah di Indonesia, yang terdiri atas: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, pragmatik, analisis wacana, sosiolinguistik, psikolinguistik, etnolinguistik, linguistik forensik, dan bidang linguistik lainnya. bidang sastra Indonesia atau sastra daerah di Indonesia, yang terdiri atas: teori sastra, apresiasi sastra, kritik sastra, sejarah sastra, dan tradisi lisan. bidang pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, yang terdiri atas: kurikulum, metode pembelajaran, media pembelajaran, evaluasi pembelajaran, keterampilan berbahasa, pendidikan karakter, dan analisis pembelajaran bahasa Indonesia lainnya.
Articles 163 Documents
MAKNA DAN BENTUK POLISEMI BAHASA TETUN FEHAN PADA MASYARAKAT DESA FAFOE KABUPATEN MALAKA: Yustina Sako, Ferdinandus Siki, Yanuarius Sani Feka Yustina Sako; Ferdinandus Siki; Yanuarius Sani Feka
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 01 (2026): JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v11i01.10875

Abstract

Makna Polisemi dalam Bahasa Tetun Fehan pada Masyarakat Desa Fafoe, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka”. Masalah penelitian yakni “Bentuk-bentuk polisemi apa sajakah yang terdapat dalam bahasa Tetun Fehan pada masyarakat Desa Fafoe dan Makna polisemi yang terdapat dalam bahasa Tetun Fehan pada masyarakat Desa Fafoe. Tujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk polisemi yang terdapat dalam bahasa Tetun Fehan pada masyarakat Desa Fafoe dan mendeskipsikan makna polisemi yang terdapat dalam bahasa Tetun Fehan pada masyarakat Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Penelitian ini berlokasi di Desa Fafoe, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif yang menggambarkan secara detail permasalahan yang terjadi sesuai dengan kondisi nyata di masyarakat dan menyajikan dalam bentuk analisis secara kualitatif. Hasil penelitian yang ditemukan yakni Bentuk satuan lingual kata yang berpolisemi yang ditemukan berupa bentuk dasar. Bentuk yang paling banyak ditemukan adalah bentuk dasar. Bentuk turunan tidak ditemukan dalam penelitian ini. Makna kata berpolisemi sesuai konteks yang digunakan dalam gramatikal meliputi makna perbuatan, proses, keadaan, pengalaman, hal dan kualitas. Makna kata berpolisemi sesuai konteks yang digunakan dalam gramatikal yang paling banyak ditemukan adalah makna perbuatan.
SEMIOTIKA PADA SIMBOL RAMBU LALU LINTAS DAN KAITANNYA DENGAN TINGKAT PEMAHAMAN DAN PELANGGARAN MASYARAKAT: Silvester Efrando Wangga, Abdul Rahim Arman Putera Dapubeang, Kristofel Bere Nahak, Yanuarius Seran Silvester Efrando Wangga; Abdul Rahim Arman Putera Dapubeang; Kristofel Bere Nahak; Yanuarius Seran
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 01 (2026): JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v11i01.10970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat terhadap rambu lalu lintas serta kaitannya dengan tingkat pelanggaran rambu lalu lintas di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, dokumentasi, dan angket yang disebarkan kepada 100 responden pengguna kendaraan bermotor. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap rambu lalu lintas tergolong cukup baik dengan tingkat pemahaman rata-rata 84,8%. Namun demikian, data dari Polres TTU mencatat sebanyak 317 kasus pelanggaran lalu lintas selama periode Juni hingga Desember 2024. Hal ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara pemahaman masyarakat dengan perilaku berlalu lintas yang ditunjukkan melalui tingginya angka pelanggaran. Kesimpulannya, pemahaman masyarakat yang relatif baik tidak secara otomatis menurunkan angka pelanggaran lalu lintas. Faktor lain seperti kebiasaan, kesadaran pribadi, dan penegakan hukum turut memengaruhi perilaku masyarakat dalam berlalu lintas.
SASTRA DAN KENYATAAN DALAM CERPEN “WABAH” KARYA MUSTHOFA BISRI: PENDEKATAN MIMESIS: Giri Indra Kharisma, Yoventa Nahak, Jose Da Conceicao Verdial Giri Indra Kharisma; Yoventa Nahak; Jose Da Conceicao Verdial
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 01 (2026): JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v11i01.11002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi realitas sosial dalam cerpen Wabah karya Musthofa Bisri melalui pendekatan mimesis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data utama penelitian berupa cerpen Wabah karya Musthofa Bisri, sedangkan data penelitian berupa kutipan kata, kalimat, dialog, dan narasi yang mengandung representasi sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen Wabah merepresentasikan berbagai persoalan sosial masyarakat Indonesia, seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, budaya saling menyalahkan, pembuatan kebijakan publik yang tidak berbasis bukti, penurunan sensitivitas moral masyarakat, dan pudarnya sistem meritokrasi. Simbol “bau tak sedap” dalam cerpen dimaknai sebagai metafora atas krisis moral dan kerusakan sosial yang telah menyebar ke berbagai lapisan masyarakat. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa Musthofa Bisri menggunakan satire dan simbolisme sebagai bentuk kritik sosial terhadap elite kekuasaan dan masyarakat yang mulai terbiasa dengan praktik penyimpangan sosial. Temuan penelitian ini sejalan dengan teori mimesis Plato yang memandang karya sastra sebagai representasi realitas sosial masyarakat serta pandangan Aristoteles yang menempatkan karya sastra sebagai hasil kreativitas pengarang dalam menafsirkan kenyataan kehidupan.
PEMANFAATAN DONGENG SEBAGAI MEDIA EDUKASI LINGKUNGAN BAGI ANAK: Nurhaeni, Juanda, Usman, Iswan Afandi Nurhaeni; Juanda Juanda; Usman Pahar; Iswan Afandi
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2026): JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v11i2.10880

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran dongeng dalam menanamkan kesadaran ekologis kepada anak-anak. Upaya pelestarian alam perlu diperkenalkan sejak masa kanak-kanak melalui pendekatan yang menyenangkan, salah satunya dengan cerita rakyat. Tujuan penelitian ini ialah mengidentifikasi bentuk-bentuk penyampaian pesan lingkungan melalui dongeng serta fungsinya dalam pembelajaran. Metode yang dipakai adalah kualitatif deskriptif dengan telaah pustaka. Bahan penelitian berupa kumpulan cerita rakyat bertema lingkungan. Pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat, sementara analisis data menerapkan model analisis konten. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa dongeng mampu menjadi sarana pembelajaran ekologi yang ampuh karena dapat menghadirkan nilai-nilai alam melalui jalan cerita yang lugas, karakter binatang atau tetumbuhan, serta problematika yang dekat dengan dunia anak.
PERISTIWA SOSIAL DALAM LENSA SASTRA: ANALISIS NOVEL “KA-DO TERBAIK” KARYA J.S. KHAIREN: Iswan Afandi, Juanda, Giri Indra Kharisma, Faizal Arvianto Iswan Afandi; Juanda; Giri Indra Kharisma; Faizal Arvianto
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2026): JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v11i2.10883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek sosial dalam novel meliputi (1) konteks sosial pengarang, (2) sastra sebagai cerminan masyarakat dan (3) fungsi sosial karya sastra. Teori yang digunakan ialah teori Ian Watt (1964) untuk memahami hubungan antara karya sastra dan konteks sosialnya. Novel ini menggambarkan nasib anak-anak yatim piatu dalam masyarakat Indonesia, menyoroti isu-isu kemiskinan dan stigma sosial. Penelitian ini merupakan studi kualitatif deskriptif yang berfokus pada konteks sosial pengarang, sastra sebagai cerminan masyarakat, dan fungsi sosial karya sastra. Sumber data berupa novel "Kado Terbaik" karya J.S. Khairen. Data penelitian berupa teks novel, dan artikel terkait dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan menggunakan metode Miles dan Huberman (2019) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel "Kado Terbaik" tidak hanya mencerminkan realitas sosial tetapi juga berfungsi sebagai alat kritik sosial, mendorong pembaca untuk merenungkan kondisi sosial yang ada dan terlibat dalam upaya perubahan sosial yang lebih baik.
FENOMENA PILIHAN BAHASA DALAM FILM BUMI MANUSIA: ANALISIS SOSIOLINGUISTIK TERHADAP CAMPUR KODE DAN ALIH KODE: Fillia Soffia, Azka Hayunna Bilqisty, Maira Dinta Kusuma, Imam Baehaqie Fillia Soffia; Azka Hayunna Bilqisty; Maira Dinta Kusuma; Imam Baehaqie
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2026): JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berupaya menganalisis fenomena pilihan bahasa dalam film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo melalui kajian sosiolinguistik yang berfokus pada alih kode, campur kode, dan variasi tunggal bahasa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik, sedangkan data berupa dialog antartokoh dalam film yang dihimpun melalui teknik simak dan catat. Hasil penelitian memperlihatkan tiga fenomena utama, yaitu alih kode (intern dan ekstern), campur kode (ke dalam, ke luar, dan campuran), serta variasi tunggal bahasa. Alih kode yang ditemukan mencerminkan fungsi identitas, solidaritas sosial, hingga resistensi terhadap kekuasaan kolonial. Campur kode yang muncul menunjukkan fungsi ekspresif, prestise, serta pemenuhan kebutuhan leksikal. Adapun variasi tunggal bahasa memperlihatkan penyesuaian ragam bahasa berdasarkan situasi sosial, status, dan tujuan komunikasi antartokoh. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan bahasa dalam film Bumi Manusia tidak bersifat netral, melainkan merepresentasikan dinamika sosial, identitas, serta relasi kekuasaan dalam masyarakat kolonial. Bahasa, hal mana terlihat dari ragam pilihan yang digunakan para tokoh, berperan bukan sekadar sebagai alat komunikasi, melainkan juga sebagai simbol ideologis dan strategi sosial dalam menegosiasikan posisi mereka di tengah struktur kolonial.
REPRESENTASI KEPUTUSASAAN DALAM LIRIK LAGU CANCER KARYA MY CHEMICAL ROMANCE: Maria Isabella Corry Ca, Hotma Simanjuntak, Patriantoro, Intania Yustina Maria Isabella Corry Ca; Hotma Simanjuntak; Patriantoro; Intania Yustina
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2026): JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v11i2.11000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi keputusasaan dalam lirik lagu “Cancer” karya My Chemical Romance dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data berupa teks lirik lagu yang dianalisis melalui struktur makro, superstruktur, mikrostruktur, serta kognisi sosial dan konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusasaan dikonstruksi sebagai tema eksistensial yang berkaitan dengan kematian, kehilangan, dan hilangnya harapan. Secara struktural, keputusasaan dibangun melalui alur naratif menuju perpisahan, pilihan leksikal yang menandakan kehilangan permanen, serta penggunaan metafora dan repetisi untuk memperkuat emosi. Selain itu, keputusasaan juga dipengaruhi oleh konstruksi sosial mengenai penyakit dan penderitaan. Dengan demikian, lirik lagu tidak hanya merepresentasikan pengalaman personal, tetapi juga mencerminkan makna sosial yang lebih luas dalam budaya populer. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian Analisis Wacana Kritis dengan menunjukkan bahwa representasi keputusasaan dalam lirik lagu tidak hanya dibentuk oleh struktur linguistik, tetapi juga melalui interaksi antara kognisi sosial dan konteks budaya. Selain memperkaya kajian linguistik dan analisis wacana terhadap teks musik populer, hasil penelitian ini juga memberikan landasan konseptual bagi penelitian interdisipliner yang menghubungkan bahasa, psikologi, dan budaya dalam memahami representasi emosi.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN ARTIKEL ILMIAH MAHASISWA: Fita Syafira, Febriani Nirmawati Siagian, Fauziah Amanda Aritonang, Safinatul Hasanah Harahap Fita Syafira; Febriani Nirmawati Siagian; Fauziah Amanda Aritonang; Safinatul Hasanah Harahap
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2026): JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v11i2.11015

Abstract

Penulisan artikel ilmiah menuntut penggunaan bahasa Indonesia yang baku, efektif, dan sesuai pedoman resmi. Namun, kesalahan berbahasa masih sering ditemukan dalam tulisan mahasiswa, baik pada aspek ejaan, diksi, maupun kalimat efektif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan berbahasa Indonesia dalam penulisan artikel ilmiah mahasiswa serta mengidentifikasi jenis kesalahan yang paling dominan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa sepuluh artikel ilmiah mahasiswa yang belum dipublikasikan. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi V dan Surat Keputusan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Edisi V Nomor 0424/I/BS.00.01/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis kesalahan ditemukan pada seluruh artikel yang dianalisis. Kesalahan kalimat efektif merupakan jenis yang paling dominan (40,2%), diikuti kesalahan diksi (27,8%), dan kesalahan ejaan (32,0%). Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa masih perlu penguatan pemahaman terhadap kaidah penulisan ilmiah, khususnya dalam menyusun kalimat yang efektif dan memilih diksi yang tepat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi dosen dan mahasiswa dalam meningkatkan kualitas penulisan artikel ilmiah.
PENERAPAN TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN UNO STACKO DENGAN QUESTION CARD UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII MTSN 2 JEMBER: Dieny Izzaty, Arief Rijadi, Ahmad Syukron Dieny Izzaty; Arief Rijadi; Ahmad Syukron
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2026): JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v11i2.11046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada materi teks pidato melalui penerapan model Team Games Tournament (TGT) berbantuan media Uno Stacko berbasis Question Card di kelas 8G MTsN 2 Jember. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart, dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas 8G sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung persentase minat belajar siswa berdasarkan indikator keaktifan menjawab pertanyaan, partisipasi dalam kelompok, fokus selama pembelajaran, dan antusiasme mengikuti kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa pada setiap siklus. Pada pra-siklus, hanya 40% siswa yang menunjukkan minat belajar. Setelah penerapan model TGT berbantuan media Uno Stacko berbasis Question Card pada Siklus 1, persentase minat belajar meningkat menjadi 64%. Perbaikan strategi pembelajaran pada Siklus 2 menghasilkan peningkatan yang lebih signifikan hingga mencapai 92%. Penerapan model Team Games Tournament (TGT) berbantuan media Uno Stacko berbasis Question Card efektif dapat meningkatkan minat belajar siswa pada materi teks pidato.
PELANGGARAN PRINSIP KESANTUNAN LEECH DALAM KOMENTAR WARGANET INDONESIA DI MEDIA SOSIAL TIΚΤΟΚ: Grecia Debora Sinaga, Bunga Anggreani Purba, Safinatul Hasanah Harahap Grecia Debora Sinaga; Bunga Anggreani Purba; Safinatul Hasanah Harahap
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2026): JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa menurut teori Leech (1983) dalam komentar warganet Indonesia di media sosial TikTok. Fenomena maraknya ujaran tidak santun di ruang digital menjadi perhatian serius, mengingat bahasa mencerminkan budaya dan karakter penuturnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian berupa tuturan komentar yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari berbagai unggahan di TikTok pada tahun 2024-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pelanggaran terhadap seluruh maksim dalam prinsip kesantunan Leech, yaitu maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim simpati. Pelanggaran yang paling dominan ditemukan pada maksim pujian dan maksim kearifan, yang terwujud dalam bentuk pelanggaran fisik, ujaran rasis, dan komentar yang berlebihan. Temuan ini mengindikasikan adanya pergeseran norma kesantunan dalam interaksi digital warganet Indonesia yang dipengaruhi oleh anonimitas, budaya menghujat (hate culture), dan rendahnya literasi digital. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kesopanan linguistik berdasarkan teori Leech (1983) dalam komentar netizen Indonesia di platform media sosial TikTok. Fenomena meluasnya ujaran tidak sopan di ruang digital menjadi perhatian serius, karena bahasa mencerminkan budaya dan karakter penuturnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatis. Data penelitian terdiri dari ujaran komentar yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari berbagai unggahan TikTok pada tahun 2024-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran terjadi di seluruh maksim dalam prinsip kesopanan Leech, yaitu maksim taktik, kemurahan hati, persetujuan, kerendahan hati, kesepakatan, dan simpati. Pelanggaran yang paling dominan terdapat pada maksim persetujuan dan maksim taktik, yang termanifestasi dalam bentuk pelanggaran fisik, komentar rasis, dan komentar yang membahas. Temuan ini menunjukkan pergeseran norma kesopanan dalam interaksi digital antara netizen Indonesia, yang dipengaruhi oleh anonimitas, budaya kebencian, dan rendahnya literasi digital.

Filter by Year

2018 2026