cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 108 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2025)" : 108 Documents clear
Peningkatan Pengetahuan Pemanfaatan Tanaman Berkhasiat Obat Daun Jambu Biji (Psidium guajava) Pada Masyarakat Suku Osing Kabupaten Banyuwangi Cendekiawan, Khrisna Agung; Isnawati, Nafisah; Anggraeni, Lutvi; Pangesti, Yuli; Mayasari, Shinta
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13089

Abstract

Pulau Jawa merupakan pulau yang kaya keanekaragaman hayati. Obat tradisional pada etnis Suku Osing umumnya masih dalam bentuk yang sederhana. Bahan baku yang diambil dari alam setelah dibersihkan biasanya langsung digunakan dalam bentuk segar dengan cara direndam atau direbus kemudian diminum, diolah dengan cara dihaluskan dan ditumbuk/dipanaskan dalam bungkusan daun. Pengetahuan dan pemanfaatan tanaman obat masih minim terutama dalam pengolahannya menjadi sediaan yang efektif dan efisien agar mudah digunakan. Jambu Biji (Psidium guajava) merupakan tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional terutama pada bagian daunnya. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan warga tentang khasiat tanaman Jambu Biji sekaligus mendorong warga memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman tersebut sebagai tanaman obat keluarga serta dapat mengolah simplisia Jambu Biji sebagai teh herbal untuk digunakan menjadi minuman berkhasiat obat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, edukasi materi tentang Daun Jambu Biji dan pelatihan pembuatan teh herbal. Edukasi dilakukan dengan mengukur tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner yang dibagikan sebelum (pretest) dan sesudah (post-test) pemberian materi. Hasil pretest menunjukkan bahwa pengetahuan dan minat warga untuk membudidayakan tanaman Jambu Biji masih kurang. Namun pada hasil post-test menujukkan pengetahuan mereka menjadi meningkat. Kesimpulan dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan warga tentang tanaman berkhasiat obat Daun Jambu Biji (Psidium guajava)
Optimalisasi Peran Kader Kesehatan Remaja Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Serta Keterampilan Deteksi Dini Ca Mammae Dan Fibroadenoma Mammae Melalui Sadari Dessy Lutfiasari; Awatiszahro, Alfika; Nirwana, Betanuari Sabda; Rofiah, Khofidhotur; Winarti, Eko; Firdaus, Nikmatul
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13093

Abstract

Kanker payudara (Carcinoma mammae) merupakan kondisi dimana sel tubuh telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga terjadi pertumbuhan sel yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali yang terjadi pada jaringan payudara. Fibroadenoma adalah tumor payudara unilateral yang tidak nyeri, jinak (nonkanker) yang merupakan benjolan padat, tidak berisi cairan Penyebab firboadenoma dan kanker payudaraa sama-sama belum diketahui secraa pasti. Tujuan kegiatan pengabdian masyarkat ini untuk meningkatkan kemampuan kader kesehatan pada remaja dalam melakukan deteksi dini Ca mammae dan Fibroadenoma mammae menggunakan metode SADARI. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan selama kurang lebih 15 menit untuk pemaparan materi dan 30 menit untuk diskusi dan tanya jawab serta demonstrasi cara melakukan SADARI. Evaluasi untuk mengetahui pengaruh pengetahuan siswa dilakukan pre test dan post test. Hasil pre test dan post tes didapatkan 35 siswa (92,11%) memiliki pengetahuan baik. Siswa dengan pengetahuan baik mengalami peningkatan dari 5 siswa (13,2%) menjadi 35 siswa (92,11%). Siswa mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 78,91%. Melalui pengoptimalan kader kesehatan dalam deteksi dini Ca mammae dan Fibroadenoma mammae dengan metode SADARI ini dapat menjadi salah satu cara untuk melakukan pencegahan terhadap kejadian Ca mammae dan Fibroadenoma mammae sehingga dapat menurunkan angka kejadian Ca mammae dan Fibroadenoma mammae. Kata kunci: Ca Mammae, Fibroadenoma Mammae, SADARI
Inochoco: Inovasi Pengering Biji Kakao Berbasis IoT Dengan Tenaga Terbarukan Winangun, Kadek Surya; Putra, I Gede Juliana Eka; Putra, Made Adi Paramartha
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13125

Abstract

Pengeringan biji kakao tradisional di Bali menghadapi tantangan ketidakpastian cuaca dan risiko kontaminasi yang dapat menurunkan kualitas dan nilai jual biji kakao. Untuk mengatasi masalah tersebut, inovasi Inochoco dikembangkan sebagai alat pengering biji kakao berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan energi terbarukan berupa tenaga surya. Alat ini dirancang untuk mempermudah petani, dengan kontrol sederhana, desain portabel, dan komponen steril untuk menjaga kualitas kemudahan dalam pengeringan. Pengeringan dilakukan dalam wadah tertutup guna melindungi biji kakao dari debu dan kotoran. Selain itu, alat ini dilengkapi dengan berbagai sensor dan timer yang memastikan proses pengeringan berjalan optimal dan efisien. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas pengeringan, tetapi juga mendukung produksi coklat batang sebagai produk turunan, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung penerapan teknologi ramah lingkungan
Pengendalian Faktor Risiko Prediabetes Di Posyandu Lansia Mugi Sehat Desa Dukuhwaluh Nabila, Nurun; Siwi, Adiratna Sekar; Septiani, Febi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13171

Abstract

Prediabetes merupakan kondisi yang dapat berkembang menjadi diabetes mellitus tipe 2 jika tidak ditangani dengan baik. Skirining faktor risiko prediabetes menjadi langkah penting dalam deteksi dini dan pencegahan diabetes. Melalui deteksi dini terhadap kondisi kesehatan melalui skrining,memungkinan identifikasi kadar gula darah yang tinggi atau berada dalam rentang prediabetes. Jika kondisi ini segera diketahui, maka intervensi berupa perubahan gaya hidup dan pola makan sehat dapat dilakukan lebih awal untuk mencegah progresivitas menuju diabetes mellitus tipe 2. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko prediabetes pada lansia menggunakan skor risiko Indonesian Prediabetes Risk Score (INA-PRISC) dan kuesioner pola makan dengan Food Frequency Quaesionaure (FFQ) pada lansia. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah dengan survei menggunakan kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada kategori risiko menengah prediabetes, dengan faktor risiko usia, aktivitas fisik dan pola makan menjadi faktor yang menyumbang skor tertinggi. Selain itu, mayoritas responden diketahui mengonsumsi nasi sebagai sumber karbohidrat utama dengan frekuensi yang cukup tinggi setiap harinya. Kesimpulan kegiatan ini dapat mengetahui faktor risiko prediabetes dan pola makan pada responden. Kata Kunci: Prediabetes, Faktor Risiko, Skrining
Pelatihan Pengembangan Media Literasi Bahasa Berdiferensiasi Untuk Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Sukabumi Rahmawati, Evi; Dwi Heryanto; Heryani, Rina; Hartati, Tatat; Mulyasari, Effy; Wulandari, Wulandari; Ahmad, Pajar; Putri Hanifah, Zahra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13185

Abstract

Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi bahasa sebagai fondasi pendidikan dasar, serta tantangan yang dihadapi guru dalam mengajar di kelas yang heterogen. Pelatihan pengembangan media literasi bahasa berdiferensiasi bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Sukabumi bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa yang beragam. Melalui berbagai kegiatan praktis, seperti pengembangan media pembelajaran yang bervariasi, diharapkan guru mampu mengakomodasi perbedaan kemampuan, minat, dan gaya belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode pelatihan. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa guru sekolah dasar di kabupaten Sukabumi mampu mengembangkan media literasi bahasa berdiferensiasi dengan baik.
Transformasi Keuangan: Pendampingan Penjudi Online Menuju Investasi Cerdas Bersama Bursa Efek Indonesia Nawawi, Zaidan; Yuliza; Kelara, Bulan Nettiary
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13192

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu mantan penjudi online dalam mengelola keuangan dan beralih ke investasi cerdas melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Kegiatan ini melibatkan 10 mantan penjudi online yang sebelumnya telah mengikuti talkshow "Berantas Judi Online". Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah (FGD), serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Pendampingan dilakukan di Galeri Investasi STIE Aprin Palembang, dengan fokus pada edukasi pengelolaan keuangan, dasar-dasar investasi, dan praktik langsung membuka rekening investasi bersama Bursa Efek Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang pengelolaan keuangan dan investasi, dengan rata-rata skor post-test mencapai 85%, naik dari 45% pada pre-test. Sebanyak 8 dari 10 peserta berhasil membuka rekening investasi dan berhenti dari kebiasaan judi online, sementara 2 peserta lainnya masih dalam proses adaptasi. Partisipasi aktif peserta dalam diskusi kelompok dan pendampingan menunjukkan komitmen mereka untuk berubah. Keunggulan kegiatan ini terletak pada pendekatan partisipatif, kolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia, dan lingkungan pendampingan yang mendukung. Namun, keterbatasan jumlah peserta dan durasi pendampingan menjadi tantangan yang perlu diatasi. Kegiatan ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dengan memperluas jangkauan, meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, dan memanfaatkan teknologi digital untuk edukasi keuangan.
Strategi Pencegahan Hipertensi Pada Remaja: Edukasi Kesehatan Dan Skrining Di SMK Mulya Husada Purwokerto Fitroh, Syifa Nuraini; Siwi, Adiratna Sekar; Khasanah, Suci
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13198

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, stroke, dan gagal ginjal. Prevalensi hipertensi pada remaja meningkat akibat pola hidup tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi garam dan kurangnya aktivitas fisik. Survei awal di SMK Mulya Husada Purwokerto menunjukkan bahwa belum pernah dilakukan edukasi kesehatan maupun skrining tekanan darah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang hipertensi serta mendeteksi dini faktor risikonya melalui edukasi kesehatan dan skrining tekanan darah. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan menggunakan media interaktif serta skrining tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), dan kuesioner faktor risiko hipertensi. Penelitian ini melibatkan 31 siswa kelas XI jurusan Farmasi. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan sedang hingga rendah tentang hipertensi. Setelah edukasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Skrining juga menemukan bahwa beberapa peserta memiliki faktor risiko hipertensi, seperti riwayat keluarga dan pola makan tidak sehat. Kesimpulannya, edukasi kesehatan berbasis media interaktif dan skrining tekanan darah efektif dalam pencegahan hipertensi pada remaja. Diperlukan program serupa secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku sehat
Optimalisasi Edukasi Skrining HIV Pada Ibu Hamil Dengan Media Video Wulandari, Siswi; Viridula, Erike Yunicha; Purnani, Weni Tri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13204

Abstract

HIV tetap menjadi permasalahan kesehatan global yang signifikan, terutama bagi ibu hamil dan janinnya. Skrining dini selama kehamilan sangat penting untuk mencegah penularan HIV dari ibu ke anak. Namun, kesadaran dan kesediaan ibu hamil untuk menjalani skrining HIV masih rendah di banyak komunitas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu hamil tentang skrining HIV melalui edukasi berbasis video di Desa Ngadiluwih. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September hingga Oktober 2024, melibatkan 35 ibu hamil dari trimester pertama, kedua, dan ketiga yang dibagi menjadi tujuh kelompok untuk memastikan penyebaran informasi yang efektif. Pre-test dan post-test dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan sebesar 40%, dan jumlah peserta yang bersedia menjalani skrining HIV meningkat dari 14 menjadi 30 orang. Edukasi berbasis video terbukti sebagai metode yang efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan secara menarik dan mudah diakses. Meskipun terdapat keterbatasan infrastruktur dan variasi tingkat pendidikan, program ini berhasil meningkatkan kesadaran dan sikap peserta. Inisiatif mendatang perlu memperluas program ke daerah lain serta mengintegrasikan alat pembelajaran digital tambahan untuk meningkatkan aksesibilitas dan dampak jangka panjang
Pelatihan Pembuatan Menu PMT Cegah Stunting kepada Kader POSYANDU di Desa Oeltua Niron, Maria F Vinsensia D P Kewa; Peni, Jane Austen; Nenotek, Christina Rosanty
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13280

Abstract

Anak stunting berisiko mengalami peningkatan kesakitan dan kematian, terhambatnya perkembangan motorik dan mental, penurunan intelektual dan produktivitas, peningkatan risiko penyakit degeneratif, obesitas serta lebih rentan terhadap penyakit infeksi. Stunting pada anak sekolah dasar merupakan manifestasi dari stunting pada masa BALITA yang mengalami kegagalan dalam tumbuh kejar (catch up growth), defisiensi zat gizi dalam jangka waktu lama, serta adanya penyakit infeksi. Stunting tidak hanya disebabkan oleh satu faktor tetapi disebabkan oleh banyak faktor yang saling berhubungan satu dengan lain. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gizi pada BALITA yaitu dengan melatih kader POSYANDU dalam pengolahan PMT bagi BALITA stunting. Harapan dari upaya ini adalah kader dapat memahami pentingnya pengolahan PMT Lokal bagi BALITA dan memperbaiki status gizi BALITA. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024 di Desa Oeltua Kabupaten Kupang. Sasaran kegiatan ini adalah kader POSYANDU berjumlah 35 orang. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode praktek pengolahan PMT. Hasil pelaksanaan kegiatan yaitu adanya peningkatan keterampilan kader dalam mengolah menu PMT
Sosialisasi dan Edukasi tentang Ruang Terbuka Hijau Guna Mendukung Kesehatan Lingkungan di RT 16, Banyumeneng, Sleman Widianti, Anita; Nurtopo, Divania; Nanda Putra Mangopa, Zulfikri; Azmi, Hafidzul
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13281

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah area mengelompok dan/atau memanjang tempat tumbuh tanaman, yang mempunyai fungsi ekologis, ekonomi, sosial-budaya, dan estetika. Partisipasi masyarakat merupakan faktor penting dalam pengelolaan RTH. Di wilayah RT 16, Banyumeneng, Sleman, DIY terdapat lahan memanjang di samping rel kereta api dengan luas sekitar 1500 m2. Sebelumnya lahan tersebut hanya ditumbuhi oleh tanaman liar. Pada tahun 2021 pengurus RT 16 berinisiatif memanfaatkannya menjadi RTH berupa taman RT dan tempat untuk menanam tanaman toga dan sayuran.  Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya partisipasi warga untuk ikut merawat taman karena kurangnya pemahaman tentang pentingnya RTH dalam mendukung kesehatan lingkungan. Akibatnya taman sering kotor dan banyak tanaman yang tidak terawat atau mati. Guna mengatasi permasalahan tersebut maka diselenggarakan kegiatan sosialisasi dan edukasi dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pengertian, tujuan, fungsi, dan manfaat RTH, serta bagaimana peran masyarakat dalam memelihara RTH. Sebagai narasumber adalah pakar dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bantul, dan dihadiri oleh 50 warga RT 16 serta para penjual makanan yang beraktivitas di sekitar taman. Kegiatan dimulai dengan prates dan diakhiri dengan pascates. Nilai rata-rata prates sebesar 76,8 dan pascates sebesar 95,2. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berdampak positif, karena pengetahuan dan wawasan warga tentang RTH bertambah, sehingga diharapkan partisipasi warga meningkat

Page 10 of 11 | Total Record : 108