cover
Contact Name
YOHANES BARE
Contact Email
bareyohanes@gmail.com
Phone
+6281353570849
Journal Mail Official
spizaetus.bio@gmail.com
Editorial Address
JL. KESEHATAN, NO 03, KELURAHAN BERU, KECAMATAN ALOK TIMUR, KABUPATEN SIKKA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 86111
Location
Kab. sikka,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Published by Universitas Nusa Nipa
ISSN : 2716151X     EISSN : 2722869X     DOI : http://dx.doi.org/10.55241/spibio
Jurnal ini fokus pada bidang kajian biologi sains dan pendidikan biologi. Kami menerima artikel berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka yang original dan belum pernah dipublikasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 180 Documents
Penerapan Model Discovery Learning Berbasis Lesson Study Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Bagian-Bagian Tumbuhan Kelas IV Sekolah Dasar Repe, Melkior Ronaldo; Lawotan, Yohanes Ehe; Hero, Hermus
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.338

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di sekolah tujuan yaitu masih rendahnya hasil belajar siswa karena belum mencapai KKM yang ditetapkan yaitu 68. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa materi bagian-bagian tumbuhan setelah menerapkan model discovery learning pada siswa kelas IV SDK Nita 1. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas berbasis lesson study yang dilakukan dalam bentuk siklus dengan tahapan plan-do-see. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDK Nita 1 yang berjumlah 24 orang dengan rincian 13 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes dengan instrumen penelitian yaitu lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa dan soal tes hasil belajar. Hasil penelitian diperoleh, pada siklus 1 pelaksanaan pembelajaran sebesar 89,47, pengamatan aktivitas siswa sebesar 75%, dan terdapat 13 (54,17%) siswa tuntas serta 11 (45,83%) siswa tidak tuntas. Pada siklus 2 pelaksanaan pembelajaran sebesar 92,11, pengamatan aktivitas siswa sebesar 81,02%, dan terdapat 19 (79,19%) siswa tuntas serta 5 (20,83%) siswa tidak tuntas. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada siklus 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bagian-bagian tumbuhan kelas IV SDK Nita 1.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di sekolah tujuan yaitu masih rendahnya hasil belajar siswa karena belum mencapai KKM yang ditetapkan yaitu 68. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa materi bagian-bagian tumbuhan setelah menerapkan model discovery learning pada siswa kelas IV SDK Nita 1. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas berbasis lesson study yang dilakukan dalam bentuk siklus dengan tahapan plan-do-see. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDK Nita 1 yang berjumlah 24 orang dengan rincian 13 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes dengan instrumen penelitian yaitu lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa dan soal tes hasil belajar. Hasil penelitian diperoleh, pada siklus 1 pelaksanaan pembelajaran sebesar 89,47, pengamatan aktivitas siswa sebesar 75%, dan terdapat 13 (54,17%) siswa tuntas serta 11 (45,83%) siswa tidak tuntas. Pada siklus 2 pelaksanaan pembelajaran sebesar 92,11, pengamatan aktivitas siswa sebesar 81,02%, dan terdapat 19 (79,19%) siswa tuntas serta 5 (20,83%) siswa tidak tuntas. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada siklus 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bagian-bagian tumbuhan kelas IV SDK Nita 1.
Studi Kasus : Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Pembelajaran Biologi di sekolah Menengah Atas Panjaitan, Yesi Dwita; Mellisa, Mellisa
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.392

Abstract

Kurikulum merdeka adalah kurikulum yang pembelajarannya dengan intrakurikuler yang beragam, kurikulum merdeka dirancang lebih sederhana untuk memudahkan guru dan peserta didik. Dalam implementasinya, pemerintah memberikan wewenang dan tanggung jawab penuh pada setiap sekolah untuk mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka, Hambatan implementasi kurikulum merdeka, dan Upaya untuk mengatasi Hambatan-hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka di SMA Negeri 3 Siak Hulu. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian diperoleh dari informan (Wakil kepala sekolah Bidang Kurikulum, Kepala sekolah dan Guru biologi). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama; implementasi kurikulum merdeka di SMA Negeri 3 Siak Hulu melalui dua tahap  yaitu, perencanaan kurikulum merdeka meliputi perencanaan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), perencanaan pembelajaran dan asesmen, penggunaan dan pengembangan perangkat ajar, perencanaan P5. Dan pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka meliputi implementasi P5, penerapan pembelajaran yang terfokus pada peserta didik, keterpaduan penilaian dalam pembelajaran, pembelajaran sesuai tahap belajar peserta didik, dan peningkatan kualitas implementasi kurikulum. Kedua, Hambatan-hambatan implementasi kurikulum merdeka yaitu guru kesulitan menerjemahkan proses pembelajaran kurikulum merdeka sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi guru, sarana dan prasarana pendukung pembelajaran masih terbatas. Ketiga, adapun upaya mengatasi hambatan implementasi kurikulum merdeka yaitu meningkatkan kompetensi guru, pihak sekolah menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung implementasi kurikulum merdeka seperti perangkat ajar.
Keanekaragaman Jenis Burung Air Di Kawasan Kebun Raya Mangrove Surabaya Pramudita, Novia Linggar; Khanafi, Wahibah
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.386

Abstract

Burung air merupakan jenis burung yang hidupnya bergantung pada lahan basah seperti daerah pantai, rawa, danau, dan lainnya. Saat ini, diperkirakan status kawasan mangrove di Indonesia semakin menurun. Salah satu kawasan mangrove yang berperan penting dalam pelestarian keanekaragaman hayati burung adalah kawasan Kebun Raya Mangrove Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keanekaragaman jenis burung air yang ada di Kawasan Kebun Raya Mangrove Surabaya. Teknik pengambilan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik survei dengan perpaduan metode jelajah dan metode terkonsentrasi. Kemudian dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman dan kelimpahan relatif. Terdapat 18 spesies burung dengan total 222 individu, dengan tingkat keanekaragaman tergolong sedang. Burung kuntul kecil (Egretta garzetta) menjadi jenis paling melimpah, sementara kuntul besar (Ardea alba) dan kuntul karang (Egretta sacra) memiliki kelimpahan yang lebih rendah. Hasil penelitian ini dapat menemukan dan mengungkap keanekaragaman burung air di Kawasan Kebun Raya Mangrove Surabaya serta menyajikan inovasi metode survei dalam melakukan pengambilan data hingga menjadi landasan untuk studi ekologi burung air lebih lanjut selain itu mendukung pemahaman ekosistem mangrove, rencana konservasi, dan pengelolaan kebun raya. Juga meningkatkan kesadaran masyarakat, mendukung ekowisata, dan menjadi dasar penelitian ekologi burung air.
Inisiasi Kalus Embriogenik Manggis (Garcinia mangostana L.) var. Macakal Terhadap Pemberian 2,4-Dichlorophenoxyacetic Acid dan 6-Benzyl Amino Purine Secara In Vitro Negoro, Ratri Yulianingsari; Susiyanti, Susiyanti; Isminingsih, Sulastri; Millah, Zahratul
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.351

Abstract

Manggis Macakal merupakan salah satu varietas unggul yang berasal dari Provinsi Banten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar konsentrasi 2,4-D dan BAP terhadap induksi kalus embriogenik manggis (Garcinia mangostana L.) var. Macakal secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Provinsi Banten pada bulan Juni-Oktober 2023. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok lengkap, terdiri dari dua faktor dan empat ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi 2,4-D (P) yang terdiri dari dua taraf yaitu: 1 ppm (P1) dan 2 ppm (P2). Faktor kedua adalah konsentrasi BAP (R) yang terdiri dari tiga taraf yaitu: 0,5 ppm (R1), 0,75 ppm (R2), dan 1 ppm (R3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 2,4-D tidak memberikan pengaruh nyata terhadap diameter kalus, luas kalus dan pertumbuhan kalus embriogenik. Perlakuan BAP memberikan hasil terbaik terhadap diameter kalus pada umur 12 MST (0,79 cm). kemudian luasan kalus pada umur 12 MST (0,97 cm2).
Pengaruh Joyful Learning Berbantuan Metode Mind Maps terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIA SMAN 1 Pancurbatu Lingga, Jeneri Puspita Sari Br.; Ulfa, Syarifah Widya; Reflina, Reflina
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.323

Abstract

Proses pembelajaran pada beberapa sekolah belum dilaksanakan secara optimal. Saat melakukan observasi lapangan, sesuai kenyataan yang terjadi di temukan beberapa hal seperti, 1) guru belum memusatkan pembelajaran, 2) kurangnya peran siswa dalam proses pembelajaran, 3) suasana yang kurang kondusif. Dalam hal ini pendekatan pembelajaran yang cocok untuk digunakan yaitu kombinasi pendekatan Joyful Learning berbantukan metode Mind Maps dalam kombinasi pendekatan dan metode ini maka akan terlihat bagaimana siswa dapat berperan aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Joyful Learning terhadap hasil belajar pada materi sistem koordinasi kelas XI MIA SMA NEGERI 1 PANCURBATU. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperiment dengan menggunakan desain pretest posttes control group design dengan dua kelas yaitu eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes yang berupa piliha berganda. Teknik analisis data menggunakan program SPSS versi 22. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan “Independent sample t test” dan uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,005 < 0,05, dan nilai R² 0,976, maka dapat disimpulkan bahwa H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi sebagai dasar pertimbangan, pendukung dan sumbangan pemikiran untuk penelitian berikutnya.
Minat Belajar Siswa terhadap Praktikum Pemeriksaan Golongan Darah Pratama, Vina Risky Ayu; Murni, Dewi; Habibah, Rizka; Nugrahini, Asadila Pratama Wuri; Nurfadillah, Alfira Laila; Komariah, Siti; Basyuni, Maftuh; Mahadur, Mahadur
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.342

Abstract

Metode pembelajaran Biologi di SMAN 7 Kota Serang masih bersifat konvensional, yaitu berupa metode ceramah dan diskusi. Hal ini menyebabkan rendahnya minat siswa terhadap pelajaran Biologi. Salah satu topik yang kurang diminati siswa adalah tentang golongan darah karena penyampaian materinya hanya menggunakan metode ceramah dan tidak pernah menggunakan metode praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa terhadap praktikum uji golongan darah pada pembelajaran Biologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 61 siswa kelas XI MIPA yang dipilih secara acak. Minat belajar siswa terhadap praktikum golongan darah berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata 66,31%. Indikator minat belajar dengan nilai rata-rata tertinggi yaitu ketertarikan siswa terhadap praktikum, yaitu 73,29% dan termasuk kategori cukup. Dari temuan penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa pembelajaran biologi melalui praktikum uji golongan darah dapat menumbuhkan minat belajar siswa. Implikasinya yaitu guru sebaiknya menggunakan metode praktikum pada materi biologi yang dapat menumbuhkan minat siswa terhadap pembelajaran Biologi.
Efektivitas Penambahan Ragi Alami dari Ekstrak Buah Mentimun pada Pakan terhadap Bioekologi Ikan Nila Ulaan, Magdalin; Indriani, Yeni; Saselah, Jetti; Mose, Numisye Iske; Mangangang, Yessi
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.393

Abstract

Permasalahan yang sering dihadapi dalam industri akuakultur adalah tingginya biaya yang terkait dengan pakan ikan. Pakan merupakan faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan yang dibudidayakan. Salah satu metode potensial untuk meningkatkan pertumbuhan ikan adalah dengan memasukkan ragi ke dalam pakan mereka. Dalam penelitian ini, digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan berbeda dengan tiga kali pengulangan. Perlakuan-perlakuan ini dilambangkan sebagai berikut: Perlakuan A (0 ml ragi alami per kilogram pakan), Perlakuan B (10 ml ragi alami per kilogram pakan), Perlakuan C (20 ml ragi alami per kilogram pakan), dan Perlakuan D (30 ml ragi alami per kilogram pakan). Pemberian pakan dilakukan dua kali sehari, dengan dosis pakan setara dengan 5% dari berat badan ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ragi alami yang berasal dari ekstrak buah mentimun ke dalam pakan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter bioekologi ikan nila salin. Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya memperpanjang periode penelitian untuk memastikan efek sebenarnya dari perlakuan dan melakukan analisis uji proksimat untuk mengetahui kandungan protein dalam pakan.
Bioekologi Ikan Bandeng (Chanos chanos) dengan Padat Tebar yang Berbeda di Tambak Polikultur Petta Barat Kabupaten Kepulauan Sangihe Indriani, Yeni; Ulaan, Magdalin; Saselah, Jetti Treslah; Manganang, Yessi Ayu Putri; Mose, Numisye Iske
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.416

Abstract

Ikan Bandeng (Chanos chanos) memiliki tingkat permintaan yang terus meningkat sehingga diperlukan teknologi untuk meningkatkan produktivitas ikan bandeng melalui penggunaan padat tebar ikan yang optimal dan teknik budidaya yang digunakan.  Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh padat tebar yang berbeda dan teknologi budidaya (monokultur dan polikultur) pada pertumbuhan ikan bandeng dan menganalisis rentang nilai kualitas air di lokasi budidaya. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari enam perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padat tebar yang berbeda dan Teknik budidaya yang digunakan (monokultur dan polikultur) tidak signifikan terhadap panjang rata-rata, berat rata-rata, panjang mutlak dan berat mutlak ikan bandeng. Pada parameter kualitas air, seperti suhu, oksigen terlarut, TDS, pH, salinitas, nitrat, nitrit, dan amonia berada dalam rentang optimal  untuk mendukung pertumbuhan ikan bandeng. Kesimpulan dari penelitian ini adalah teknologi polikultur dengan padat tebar optimal 20 ekor/m2 direkomendasikan untuk digunakan pada sistem budidaya di Tambak Reda Kampung Petta Barat dari segi efisiensi lahan dan pakan yang digunakan.
Penilaian Kualitas Air Sungai Sekanak dengan Pendekatan Mikrobiologi Nisak, Fitri Hairul; Sari, Mutiara Manda; RA, Ririn Aulia; Dwitanto, Ahmad; Nurseha, Tito; Sunarti, Riri Novita
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.439

Abstract

Sungai merupakan salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan. Banyaknya permukiman di sepanjang sungai sangat memengaruhi kualitas air dari sungai. Penurunan kualitas air ditandai dengan perubahan warna air, bau, dan adanya bakteri Coliform fecal (E. coli). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sungai Sekanak berdasarkan faktor fisika, kimia, dan mikrobiologi. Uji laboratorium yang dilakukan untuk mengetahui keberadaan bakteri Coliform yang merupakan indikator pathogen dalam air. Pengambilan sampel air menggunakan metode purposive sampling, dan uji laboratorium dengan menggunakan metode Most Probable Number (MPN). Hasil analisis mikrobiologi pada sampel air sungai sekanak 1-12 menunjukkan nilai indeks 1100/100 mL, 460/100 mL, 240/100 mL, 75/100 mL, 75/100 mL, 1100/100 mL, 64/100 mL, 1100/100 mL, 1100/100 mL, 1100/100 mL, 1100/100 mL, 2400/100 mL. 12 sampel uji menunjukkan hasil yang tidak memenuhi syarat nilai cemaran Coliform fecal (E. coli) sesuai surat keputusan menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor 907 / MENKES / Sk / VII / 2002 menyatakan bahwa air minum harus memenuhi persyaratan dengan tingkat kontaminasi 0/100 mL untuk keberadaan Coliform. Data parameter fisika yang meliputi suhu, dan kekeruhan air, serta parameter kimia berupa pH menunjukkan hasil yang lebih besar dibandingkan baku mutu air sungai pada Peraturan Perundangan Republik Indonesia No.22 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Hal ini menunjukkan bahwa air sungai tidak memenuhi syarat untuk kebutuhan higiene sanitasi.
Analisis dan Rekonstruksi LKPD Praktikum Osmosis Menggunakan Diagram Vee Aziz, Adika Muhammad; Supriatno, Bambang; Amprasto, Amprasto
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.466

Abstract

Practical activities are a learning method that can involve students in constructing their own understanding. A good practicum activity must be guided by a structured instruction sheet or student worksheet that is able to lead students to understanding. The purpose of this research is to produce a worksheet for students of osmosis practicum that is reconstructed using Vee diagrams. The method used in this research is descriptive qualitative method. The results of this study indicate that the LKPD of osmosis practicum that has been analyzed has deficiencies in the purpose or focus of the question made, besides that there are still deficiencies in procedures and data transformation so that it does not lead to the desired conclusion. Reconstruction was carried out using Vee diagrams so that the resulting LKPD for osmosis practicum had all the criteria for the Vee diagram assessment score. Based on the results of the scores obtained on the reconstructed osmosis practicum LKPD, it shows that the LKPD is feasible and can be used in guiding students in osmosis practicum activities. From the results of the reconstruction carried out, it is hoped that the reconstructed products using Vee diagrams can guide students in constructing their own understanding. In addition, in the future, the reconstruction of LKPD using Vee diagrams can be further developed.