cover
Contact Name
YOHANES BARE
Contact Email
bareyohanes@gmail.com
Phone
+6281353570849
Journal Mail Official
spizaetus.bio@gmail.com
Editorial Address
JL. KESEHATAN, NO 03, KELURAHAN BERU, KECAMATAN ALOK TIMUR, KABUPATEN SIKKA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 86111
Location
Kab. sikka,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Published by Universitas Nusa Nipa
ISSN : 2716151X     EISSN : 2722869X     DOI : http://dx.doi.org/10.55241/spibio
Jurnal ini fokus pada bidang kajian biologi sains dan pendidikan biologi. Kami menerima artikel berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka yang original dan belum pernah dipublikasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 193 Documents
Pengetahuan Awal Mahasiswa pada Mata Kuliah Telaah Kurikulum Biologi Anggun, Diah Putri; Fernando, Adam
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.535

Abstract

An effective understanding of curriculum analysis is crucial for prospective Biology teachers, as it lays the foundation for their future teaching practices. Recognizing the extent of students' foreknowledge in this area is essential to adapting appropriate teaching methods to enhance the student's overall learning experience. This study was conducted in August 2024 to assess the initial knowledge of third-semester Biology Education students at UIN Raden Fatah Palembang regarding the course material. Data were collected and analyzed quantitatively using a closed questionnaire consisting of 10 questions, distributed via Google Forms, with a sample size of 77 students. The primary objective of this research was to evaluate students' prior understanding of the curriculum analysis topics in biology. The results indicated that the average knowledge score among students was only 38.83 with low category, suggesting that many students lacked a solid understanding of the curriculum analysis course material. These findings highlight the need for enhanced instructional strategies and resources to better prepare students for the curriculum analysis course, ultimately improving their comprehension and performance in this essential area of their studies. The novelty of this research is that it reveals learning strategies and policy recommendations that are appropriate to the needs and initial level of understanding of students in taking the Biology Curriculum Review course.
Biometaversia: Teknologi Pembelajaran Masa Depan dalam Memperkaya Pengetahuan Ketahanan Pangan dan Psikomotorik Siswa Izanah, Nova; Pratama, Vina Risky Ayu; Dini, Intan Amalia; Mujamil, Muhammad; Kinasih, Sekar; Nisa, Rifda Nurapni Roudotun; Sulistiawati, Sulistiawati; Fitri, Aida Destiana
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.538

Abstract

Indonesia is one of the countries experiencing a food crisis. One of the aspects that makes Indonesia experience a food crisis is due to a decrease in food production due to limited agricultural land. The researcher developed Biometaversia media as an innovation in sustainable agriculture to educate high school students as one part of the community in hydroponic farming that can be done on limited land. In addition, another goal is to enrich students' knowledge about plant growth and development materials. This is done as an effort to create a food-secure society. This study was conducted on September 14, 2023 at SMA Negeri 1 Ciruas with a research population of 21 students in grade XI using the random sampling method. This research was conducted quantitatively with a quasi-experimental research method. Based on the results obtained, in the assessment of learning outcomes based on the average post-test score, an increased score of 66.79 from the pre-test score of 55.24 on the T Test which showed a significance value of 0.000 < 0.05, that there was a difference in student learning outcomes after being given treatment. Then in the assessment of psychomotor aspects (skills) at the time of hydroponic farming, the percentage of average scores with the very good category was obtained. This shows that students have skills in hydroponic farming because they are able to apply their hydroponic knowledge well.
Pemberian Pupuk Kompos dan Cair Azolla terhadap Pertumbuhan dan Kandungan Flavonoid Tanaman Kedelai Hitam (Glycine max L.) Hariani, Widia; Rahmadina, Rahmadina; Widiarti, Leni
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.545

Abstract

Black soybean (Glycine max L.) is a food crop commodity. The low productivity of soybean in Indonesia is caused by several factors, including the availability of low-quality seeds and the unavailability of nutrients. Therefore, this study aims to determine the effect of compost and liquid Azolla fertilizer (Azolla pinnata) on the growth and flavonoid content of black soybean plants (Glycine max L.). With the factorial RAK method. The first factor is without Azolla compost fertilizer (K0), Azolla compost fertilizer 250 gr / polybag (K1), Azolla compost fertilizer 300 gr / polybag (K2). The second factor is without liquid azolla fertilizer (C0), azolla liquid fertilizer 130 ml / l of water (C1), azolla liquid fertilizer 150 ml / l of water (C2). And the data is processed using SPSS with the ANOVA test. If the treatment obtained has a very significant effect, it will be continued with the DMRT test. The results showed that Azolla compost fertilizer affected plant height, number of leaves and total leaf area with a dose of 250 gr/polybag. While Azolla liquid fertilizer did not affect all parameters at all doses, namely 130 and 150 gr/polybag. The highest flavonoid content in black soybean leaves was found in the 250gr compost fertilizer treatment, namely 99.72247 QE/g. It can be concluded that Azolla compost fertilizer is more effective in increasing the flavonoid content of black soybean leaves. The flavonoid content of the 250gr compost fertilizer treatment was 99.72247 QE/g in the leaves.
Analisis Capaian Pembelajaran pada Mata Pelajaran Biologi Fase E dan Fase F Kurikulum Merdeka Lestariyanti, Elina; Listyono, Listyono
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.390

Abstract

Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan kurikulum. Kurikulum Merdeka lahir dari respon pemerintah terhadap kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia. Kurikulum Merdeka memiliki sejumlah karakteristik yang berbeda dengan kurikulum 2013. Perbedaan paling mendasar adalah pada perubahan penggunaan istilah Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) menjadi Capaian Pembelajaran (CP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ruang lingkup materi dan kompetensi yang termuat dalam Capaian Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka khususnya pada materi pelajaran Biologi fase E dan fase F. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan melakukan komparasi antara KD pada kurikulum 2013 dengan CP pada kurikulum merdeka. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisa kepustakaan. Hasil analisa menunjukkan bahwa kurikulum merdeka pada mata pelajaran biologi memiliki lingkup materi yang sangat singkat dan padat jika dibandingkan dengan kurikulum 2013. Materi esensial ini menuntut inovasi dan kreativitas guru untuk menjalankan proses pembelajaran. Perubahan lain yang ditemukan yaitu peningkatan level kognitif pada kurikulum merdeka mata pelajaran Biologi.
Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Peserta dan Non-Peserta Pendampingan Kompetisi Sains Nasional SMA Kota Sungai Penuh Utami, Ananda Nurul; Ferry, Dharma; M, Novinovrita
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.420

Abstract

Perkembangan signifikan di dunia pendidikan pada abad ke-21 tercermin dalam dampak positif dari kemajuan teknologi dan interaksi lintas sektor. Kunci pentingnya literasi sains adalah pada kemampuan individu dalam memanfaatkan informasi ilmiah, mengidentifikasi pertanyaan yang relevan, dan mengambil kesimpulan berdasarkan bukti-bukti ilmiah. Penelitian ini mengulas kemampuan literasi sains siswa pada konten Biologi SMA di Kota Sungai Penuh, Indonesia, dengan fokus pada perbedaan antara mereka yang mengikuti pembinaan KSN (Kompetisi Sains Nasional) dan yang tidak. Populasi penelitian adalah siswa SMA Kota Sungai Penuh dengan sampel berjumlah 230 siswa. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif menggunakan aplikasi JASP seri 0.18. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa siswa peserta pembinaan KSN memiliki rata-rata skor literasi sains pada konten Biologi sebesar 80,125 dan siswa yang bukan peserta pembinaan KSN memiliki rata-rata skor literasi sains pada konten biologi sebesar 72,696. Berdasarkan hasil penelitian, siswa peserta pembinaan KSN memiliki rata-rata skor literasi sains pada konten yang lebih  tinggi dibandingkan siswa yang bukan peserta pembinaan KSN.
Uji Kandungan Kafein dan Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) dengan Varian Waktu Fermentasi Menggunakan Bakteri Asam Laktat (Leuconostoc mesenteroides) Ramadhan, Deviyan; Rasyidah, Rasyidah; Mayasari, Ulfayani
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.422

Abstract

Kopi Arabika memiliki ciri kandungan kafein yang berkisar antara 1% hingga 2,47% dengan profil rasa tajamnya yang khas dan mengandung antioksidan. Bakteri Asam Laktat (BAL) merupakan salah satu mikroorganisme probiotik, pemanfaatan dengan proses fermentasi digunakan untuk alternatif metode untuk mengatasi sebagian permasalahan kelebihan zat kafein pada kopi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memastikan sejauh mana durasi fermentasi berdampak pada kadar kafein dan antioksidan dalam produk akhir. Cara yang digunakan adalah dengan menyiapkan inokulum BAL, memfermentasi kopi arabika selama 24 jam, 48 jam, 72 jam, memeriksa kandungan kafein dan memeriksa antioksidan. Nilai dari hasil uji kadar kafein dan antioksidan disajikan secara deskriptif kualitatif. Kandungan kafein biji kopi arabika yang difermentasi selama 48 jam adalah 17,7228 mg/g yang merupakan hasil terbaik. Nilai serapan antioksidan kopi arabika yang difermentasi selama 48 jam sebesar 113,9679 ppm merupakan hasil terbaik untuk antioksidan. PH optimal pada saat fermentasi BAL (Leuconostoc mesenteroides) adalah 4, yang berarti lama fermentasi adalah 48 jam. Dari seluruh waktu fermentasi yang paling efektif adalah 48 jam, karena biji kopi arabika tergolong antioksidan sedang dan memiliki kandungan kafein lebih rendah yaitu 17,7228 mg/g. Penelitian ini memiliki implikasi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dalam fermentasi menggunakan bakteri asam laktat (Leuconostoc mesenteroides) untuk uji kandungan kafein dan antioksidan kopi arabika (Coffea arabica).
Analisis Self-Confidence Siswa Dalam Pembelajaran Biologi di Sekolah dan Madrasah Kota Sungai Penuh Nigita, Silvia; Pranata, Ogi Danika; Haryanto, Toni
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.428

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memperoleh gambaran umum mengenai tingkat kepercayaan diri siswa dan membandingkan tingkat kepercayaan diri siswa antar sekolah yang berbeda, khususnya sekolah menengah atas (SMA) dan madrasah aliyah (MA). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan komparatif dengan pendekatan non-eksperimen. Seluruh siswa kelas XI IPA SMAN 4 dan MAN 1 Sungai Penuh menjadi populasi. Pemilihan sampel sebanyak 150 siswa menggunakan cluster radom sampling. Hasil analisis mengungkapkan bahwa rata-rata kepercayaan diri siswa tergolong tinggi secara keseluruhan (6.00 dari skala 7). Selanjutnya berdasarkan sekolah yang berbeda, ditemukan perbedaan rata-rata kepercayaan diri. Siswa MAN 1 (6.05) memiliki nilai rata-rata (mean) kepercayaan diri yang lebih tinggi dibandingkan siswa SMAN 4 (5.94). Perbedaan tersebut ditemukan signifikan () berdasarkan uji komparasi (independent sample t-test). Perbedaan tersebut dipicu oleh pandangan atau keyakinan siswa akan kemampuan mereka untuk melalui setiap masalah yang rumit dalam pembelajaran, dasar berpikir pada setiap keputusan ketika mengikuti pembelajaran dan kemampuan berpikir ketika menjawab soal. Walaupun studi mengungkapkan bahwa kepercayaan diri siswa tergolong tinggi, studi masih terbatas pada dua kelompok siswa. Studi dapat diperluas dengan melibatkan sampel yang lebih besar untuk mengkonfirmasi kondisi dan tingkat kepercayaan diri siswa.
Potensi Isolat Bakteri Indigenos pada Tanah Sekitar Pembuangan Limbah Pertambangan Emas Martabe sebagai Agen Bioremediasi Merkuri (Hg) Irfan, Muhammad; Mayasari, Ulfayani; Rasyidah, Rasyidah
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.429

Abstract

Pencemaran lingkungan sering kali terjadi pada daerah yang berdekatan dengan area pertambangan, salah satu pencemaran logam berat yang ada pada pertambangan emas yaitu logam berat merkuri (Hg). Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh dan mengidentifikasi secara morfologi bakteri indigenous dari tanah yang berpotensi sebagai agen bioremediasi logam berat merkuri (Hg). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Sampel berasal dari tanah sekitar pembuangan emas martabe. Isolasi bakteri menggunakan metode pengenceran dan metode gores. Parameter yang diamati berupa karakteristik makroskopik dan mikroskopik bakteri, uji resistensi Bakteri Indigenous dan uji reduksi kadar merkuri (Hg) dengan konsentrasi 100 ppm. Analisis kadar Hg awal dan akhir menggunakan AAS (Atomic Absorbtion Spectrophotometer). Hasil penelitian mendapatkan sebanyak 7 isolat murni bakteri yang resisten terhadap logam berat merkuri (Hg) termasuk ke dalam genus Clostridium, Staphylococcus, Stereptococcus, dan Enterobacter. Terdapat 3 isolat bakteri yang memiliki kemampuan menurunkan kandungan logam berat merkuri (Hg) yaitu isolat BTH2 genus Clostridium dengan persentase penurunan 97,89%, BTH6 genus Enterobacter dengan persentase penurunan 97,81%, BTH7 genus Enterobacter dengan persentase penurunan 97,37%. Penelitian ini merupakan kontribusi positif dan referensi data untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan informasi data potensi pemanfaatan bakteri sebagai agen bioremediasi merkuri (Hg) pada pertambangan emas.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Benalu Kopi (Scrulla feruginea (Jack) Danser) terhadap Kadar Ureum dan Kreatinin pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus L.) yang Diinduksi Aloksan Ariani, Liza; Febriani, Husnarika; Tambunan, Efrida Pima Sari
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.430

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena pankreas tidak cukup dalam memproduksi insulin atau tubuh tidak bisa memanfaatkan insulin secara efektif. Diabetes melitus dapat diobati dengan menggunakan daun benalu kopi karena mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, steroid dan saponin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun benalu kopi (Scrulla feruginea (Jack) Danser) terhadap kadar ureum dan kreatinin pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.) yang diinduksi aloksan dan dosis ekstrak etanol daun benalu kopi (Scrulla feruginea (Jack) Danser) yang efektif menurunkan kadar ureum dan kreatinin pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.) yang diinduksi aloksan. Rancangan penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pembagian 6 kelompok yaitu: kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, P1: 200 mg/kg BB, P2: 300 mg/kg BB, P3: 400 mg/kg BB, dengan masing-masing 4 ulangan. Pengujian kandungan senyawa kimia pada daun benalu kopi dilakukan dengan skrining fitokimia, uji flavonoid total dan antioksidan. Analisis data menggunakan oneway ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil yang didapatkan di antaranya ekstrak etanol daun benalu kopi (Scrulla ferruginea (Jack) Danser) berpengaruh nyata dalam menurunkan kadar ureum dan kreatinin pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.) yang diinduksi aloksan dengan mendapatkan nilai p=0.000. Dosis ekstrak etanol daun benalu kopi (Scrulla feruginea (Jack) Danser) yang aman dan efektif untuk menurunkan kadar ureum dan kreatinin pada tikus yang diabetes adalah dosis 300 mg/kg BB. Penelitian ini memiliki implikasi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dalam pemberian ekstrak daun benalu kopi (Scrulla feruginea (Jack) Danser) terhadap kadar ureum dan kreatinin pada tikus putih jantan (Rattus Norvegicus L.) yang diinduksi aloksan.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Benalu Kopi (Scurrula ferruginea (Roxb. Ex Jack) Danser) terhadap Profil Darah Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus L.) yang Diinduksi Aloksan Harahap, Maisaroh; Febriani, Husnarika; Syukriah, Syukriah
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.431

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan suatu kondisi di mana ketidakmampuan tubuh mengendalikan kadar glukosa menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah Penelitian ini mengamati bagaimana ekstrak etanol daun kopi benalu mempengaruhi profil darah tikus putih jantan yang terpapar aloksan. Dalam penelitian ini, 24 ekor tikus putih jantan dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan dengan menggunakan metodologi acak lengkap. Pelet dan minuman standar diberikan kepada kontrol makan normal; aloksan 90 mg/kg BB diberikan pada kontrol negatif; metformin 45 mg diberikan kepada kontrol positif; dan ekstrak daun benalu kopi diberikan dalam dosis bertingkat (P1=200, P2=300, dan P3=400 mg/kg BB) pada kelompok perlakuan 1, 2, dan 3. Sebelum pemberian ekstrak dilakukan observasi pada hari ke-0; setelah 14 hari pemberian ekstrak, kadar glukosa darah diukur pada hari ke 7 dan 14. Pada hari ke 15 dilakukan pemeriksaan sampel darah. Penelitian ini melalui beberapa tahapan, antara lain skrining fitokimia dan identifikasi tanaman. ANOVA satu arah digunakan untuk analisis data, kemudian dilakukan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tikus putih yang diberi aloksan, ekstrak etanol daun benalu kopi meningkatkan jumlah eritrosit dan hemoglobin secara signifikan, serta menurunkan jumlah leukosit dan trombosit secara signifikan (p=0,000). Dosis 300 mg/kg BB merupakan jumlah ekstrak etanol daun benalu kopi yang aman dan ideal untuk meningkatkan profil. Manfaat Penelitian adalah Menambah ilmu pengetahuan di bidang kesehatan, yang dapat memberikan informasi tentang khasiat/manfaat dari tanaman etanol dan biji kopi (Scurrulla ferruginea (Roxb.ex Jack) Danser) yang berhubungan dengan kesehatan yaitu eritrosit, hemoglobin, leukosit dan trombosit. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah mengenai potensi penggunaan ekstrak etanol biji kopi (Scurrulla ferruginela (Roxb. ex Jack) Danser) sebagai obat anti-diabetes, serta menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut.