cover
Contact Name
Defliyanto
Contact Email
defliyanto@unib.ac.id
Phone
+6281380737343
Journal Mail Official
gymnastics.penjas@unib.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Raden Fatah No. 100, Kel. Pagar Dewa kec. Selebar, Kota Bengkulu, Bengkulu, Indonesia 38211.
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
SPORT GYMNASTICS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 2746055X     DOI : 10.33369/sg
Description : SPORT GYMNASTICS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, It is a place for the dissemination and publication of research results from undergraduate theses or final assignments for Undergraduate Study Program Physical Education which is the duty of every student to upload scientific work as a condition for graduation and graduation. The article was written with the supervisor and was published online after going through a review process by two reviewers and the editorial team. The article also has been through the Plagiarism Check using turnitin. Focus and Scope : SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, bianually publishes research on various aspects of the sports and exercise sciences, physical education, health, sports, physical, recreation and others, articles written in Indonesian and English. Sub topics can be as follows: 1. Physical Education 2. Sports 3. Health 4. Physical 5. Recreation 6. Biomechanics 7. Physiology 8. Anatomy 9. Psychology 10. Sports medicine 11. Sports nutrition 12. The learning model 13. The learning methods
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 190 Documents
Pengaruh Metode Latihan Modifikasi Illinois Agility Run Terhadap Kelincahan Dribbling Pada Atlet Bola Basket Di Club TunasBM KU-18 Putra Rejang Lebong Afifah Salsabillah. H, Muftia; Restu Ilahi, Bogy; Hadi, Fadhlil; Nurfathanah; Yarmani
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48329

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan kelincahan dribbling atlet bola basket KU-18 Putra Club TunasBM Rejang Lebong yang berdampak pada prestasi tim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan modifikasi Illinois Agility Run terhadap peningkatan kelincahan dribbling. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain One Group Pretest-Posttest, melibatkan 22 atlet yang mengikuti 16 kali pertemuan latihan. Data dikumpulkan melalui tes AAHPERD Basketball Control Dribble dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan setelah perlakuan (Mean = 2,83364; SD = 1,32323; t = 10,044; df = 21; p = 0,001 < 0,05) Abstract This study was motivated by the low dribbling agility of male U-18 basketball athletes at TunasBM Club, Rejang Lebong, which affected team performance. The study aimed to determine the effect of the modified Illinois Agility Run training method on improving dribbling agility. The method used was a quasi-experimental design with a One Group Pretest-Posttest approach, involving 22 athletes who participated in 16 training sessions. Data were collected using the AAHPERD Basketball Control Dribble Test and analyzed with a paired sample t-test. The results showed a significant improvement after the treatment (Mean = 2.83364; SD = 1.32323; t = 10.044; df = 21; p = 0.001 < 0.05).
Efektivitas Model Pembelajaran Atletik Berbasis Game Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Lari Sprint Siswa Kelas VIII MTs Al-Khairiyah Sahroni; Pardiman; Yohandi, Andi; Buang, M; Putri Nabillah, Salsyah
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran atletik berbasis game dalam meningkatkan hasil belajar lari sprint siswa kelas VIII MTs Al-Khairiyah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan tes lari sprint 30 meter yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan dari rata-rata 6,85 detik menjadi 5,98 detik, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 6,82 detik menjadi 6,45 detik. Nilai N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,68 termasuk kategori sedang, sedangkan kelompok kontrol sebesar 0,29 termasuk kategori rendah. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis game efektif dalam meningkatkan hasil belajar lari sprint siswa serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani.Abstract This study aims to analyze the effectiveness of a game-based athletics learning model in improving sprinting learning outcomes for eighth-grade students at MTs Al-Khairiyah. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental method and a pretest-posttest control group design. The sample size was 60 students, divided into an experimental group and a control group. The research instrument used a 30-meter sprint test administered before and after the treatment. The results showed that the experimental group experienced an average increase in sprinting time from 6.85 seconds to 5.98 seconds, while the control group increased from 6.82 seconds to 6.45 seconds. The N-Gain value for the experimental group was 0.68, categorized as moderate, while the control group's N-Gain value was 0.29, categorized as low. The independent sample t-test showed a significance value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant difference between the two groups. The study concluded that the game-based learning model is effective in improving sprinting learning outcomes for students and increasing their motivation and engagement in physical education learning
Tingkat Kemampuan Sikap Lilin Pada Pembelajaran Senam Lantai Siswa Kelas III Dan IV SDN Gunungtua Laksana, Bima; Mudian, Deni; Al-Hadist, Gempar
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48748

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kemampuan melakukan senam lantai sikap lilin pada kelas III dan IV SDN Gunungtua, Sampel penelitian seluruh kelas III dan IV SDN Gunungtua dengan jumlah populasi 75 siswa yang terdiri dari 29 siswa dari kelas III dan 46 siswa dari kelas IV. Dan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Desain Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan satu variabel tanpa membuat perbandingan. Metode penelitian yangf digunakan adalah survey. Penelitian dilaksanakan 1 kali penilaian oleh peneliti. Berdasarkan penelitian yang di lakukan dapat di ketahui bahwa tingkat kemampuan sikap lilin terhadap pembelajaran senam lantai siswa kelas III dan IV SDN Gunungtua yang terdiri dari 75 siswa, diantaranya : tingkat kemampuan sikap lilin terhadap pembelajaran senam lantai siswa kelas III SDN Gunungtua yang berjumlah 29 siswa, terdapat 9 siswa (31,03%) dalam kategori sangat baik, 5 siswa (17,24%) dalam kategori baik, 6 siswa (20,69%) dalam kategori sedang, 5 siswa (17,24%) dalam kategori kurang dan 4 siswa (13,79%) dalam kategori sangat kurang. Frekuensi data kemampuan sikap lilin terbanyak pada kategori sangat baik yaitu sebesar 31,03%. Sedangkan tingkat kemampuan sikap lilin terhadap pembelajaran senam lantai siswa kelas IV SDN Gunungtua yang berjumlah 46 siswa, terdapat 18 siswa (39,13%) dalam kategori sangat baik, 10 siswa (21,74%) dalam kategori baik, 4 siswa (8,70%) dalam kategori sedang, 10 siswa (21,74%) dalam kategori kurang dan 4 siswa (8,70%) dalam kategori sangat kurang. Frekuensi data kemampuan sikap lilin terbanyak pada kategori sangat baik yaitu sebesar 39,13%.  Abstract This study aims to analyze the level of ability of students in grades III and IV of Gunungtua Elementary School in performing floor gymnastics candle pose. The sample includes all students in grades III and IV of Gunungtua Elementary School, with a total population of 75 students (29 from grade III and 46 from grade IV), through a total sampling technique. The design is descriptive quantitative with one variable without comparison, using a survey method and one assessment by the researcher. The results show the distribution of candle pose ability in 75 students in grades III and IV of Gunungtua Elementary School as follows: Grade III (29 students of Gunungtua Elementary School): 9 students (31.03%) are very good, 5 students (17.24%) are good, 6 students (20.69%) are moderate, 5 students (17.24%) are less, 4 students (13.79%) are very less. The highest frequency: very good (31.03%). Grade IV (46 students of Gunungtua Elementary School): 18 students (39.13%) were very good, 10 students (21.74%) were good, 4 students (8.70%) were average, 10 students (21.74%) were poor, 4 students (8.70%) were very poor. Highest frequency: very good (39.13%)
Efektivitas Neuromuscular Training terhadap Stabilitas Dinamis dan Risiko Cedera ACL pada Pemain Sepakbola Remaja Kompetitif Hidayat, Joni Taufik; Ilham, Al; Datau, Suriyadi; Alficandra, Alficandra; Henjilito, Raffly
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48758

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas neuromuscular training terhadap stabilitas dinamis dan risiko cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada pemain sepakbola remaja. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen semu dengan pendekatan pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari pemain sepakbola remaja yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan program neuromuscular training yang meliputi latihan keseimbangan, propriosepsi, dan kekuatan otot inti yang dilakukan secara terstruktur dan bertahap, sedangkan kelompok kontrol menjalani latihan konvensional sesuai program rutin. Instrumen yang digunakan adalah Y-Balance Test untuk mengukur stabilitas dinamis dan Landing Error Scoring System untuk menilai risiko cedera ACL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan stabilitas dinamis yang lebih optimal serta penurunan risiko cedera yang lebih signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa neuromuscular training efektif dalam meningkatkan kontrol neuromuskular dan mengurangi risiko cedera, serta berpotensi menjadi strategi latihan preventif yang efektif pada pemain sepakbola remaja. Abstract The purpose of this study was to analyze the effectiveness of neuromuscular training on dynamic stability and the risk of anterior cruciate ligament (ACL) injury in adolescent soccer players. This study employed a quasi-experimental design using a pretest–posttest control group approach. The participants consisted of adolescent soccer players who were divided into experimental and control groups. The experimental group received a structured and progressive neuromuscular training program consisting of balance, proprioception, and core strength exercises, while the control group followed conventional training based on their routine practice. The instruments used were the Y-Balance Test to assess dynamic stability and the Landing Error Scoring System to evaluate ACL injury risk. The results indicated that the experimental group demonstrated greater improvements in dynamic stability and a more significant reduction in injury risk compared to the control group. It can be concluded that neuromuscular training is effective in enhancing neuromuscular control and reducing injury risk, and it has strong potential as an effective preventive training strategy for adolescent soccer players.
Analisis kemampuan literasi digital mahasiswa pendidikan jasmani pada pembuatan artikel ilmiah Ilham, Al; Tumaloto, Ella H; Hidayat, Joni Taufik; Parengkuan, Meyke; Bernanda Rizky, Oddie
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi digital mahasiswa Pendidikan Jasmani dalam pembuatan artikel ilmiah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 240 mahasiswa Pendidikan Jasmani yang mengambil mata kuliah literasi digital, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert 1–4 yang terdiri atas 15 butir pertanyaan dan mencakup empat aspek literasi digital, yaitu kultural, kognitif, kritis, dan bertanggung jawab. Analisis data dilakukan dengan menghitung skor persentase pada setiap indikator, kemudian diklasifikasikan ke dalam kategori tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital mahasiswa berada pada tingkat yang bervariasi. Aspek bertanggung jawab menunjukkan capaian paling baik, yang mencerminkan kesadaran mahasiswa terhadap etika akademik dan pentingnya kejujuran ilmiah. Sementara itu, aspek kultural, kognitif, dan kritis masih menunjukkan kelemahan, terutama dalam memilih sumber yang kredibel, menganalisis informasi, serta menyusun argumen ilmiah secara logis. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih memerlukan penguatan literasi digital secara komprehensif agar lebih siap dalam menyusun artikel ilmiah yang berkualitas. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan pembelajaran literasi digital di perguruan tinggi. Abstract This study aimed to analyze the digital literacy skills of Physical Education students in writing scientific articles. The research employed a quantitative approach using a survey method. The study population consisted of 240 Physical Education students enrolled in a digital literacy course, and the sampling technique used was total sampling. The research instrument was a Likert scale questionnaire (1–4) consisting of 15 items covering four dimensions of digital literacy: cultural, cognitive, critical, and responsible dimensions. Data were analyzed by calculating the percentage scores for each indicator and then classifying them into specific categories. The findings revealed that students’ digital literacy skills varied across dimensions. The responsible dimension showed the strongest performance, indicating students’ awareness of academic ethics and the importance of scientific honesty. Meanwhile, the cultural, cognitive, and critical dimensions still showed weaknesses, particularly in selecting credible sources, analyzing information, and constructing logical scientific arguments. These findings indicate that students still need comprehensive reinforcement in digital literacy to be better prepared for producing high-quality scientific articles. This study provides important implications for the development of digital literacy learning in higher education.
The Two Decades of Development in Para-Sport in Papua: A Comprehensive Study of Athletes’ Performance in the Indonesian National Paralympic Committee Championships 2004–2024: Dua Dekade Perkembangan Olahraga Penyandang Disabilitas di Papua: Studi Komprehensif tentang Prestasi Atlet dalam Kejuaraan Komite Paralimpik Nasional Indonesia 2004–2024 Kardi, Ipa Sari; Ita, Saharuddin; Asri, Astini; Yudistira, Indra; Hasan, Baharuddin
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48807

Abstract

Pendahuluan: Atlet NPC Papua telah berpartisipasi dalam PEPARNAS sejak tahun 2004, yang diselenggarakan setiap 4 tahun. Pada tahun 2024, NPC Papua secara rutin berpartisipasi dalam ajang tersebut bersama para atletnya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan atlet NPC Papua dan membandingkan hasil pada setiap cabang olahraga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi atlet NPC Papua dan membandingkan prestasi mereka pada setiap ajang. Metodologi: Metode desain komparatif digunakan untuk menganalisis perbedaan hasil PEPARNAS 2004–2024. Populasi terdiri dari 659 atlet dari 12 cabang olahraga yang meraih medali. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria atlet yang meraih medali. Pengumpulan data menggunakan hasil kompetisi PEPARNAS 2004–2024, yang mencakup enam kompetisi. Hasil: Hasil menunjukkan nilai p rata-rata sebesar 0,501 > 0,05, yang berarti bahwa prestasi atlet NPC Papua pada PEPARNAS setiap tahunnya tidak berbeda secara signifikan. Namun, secara umum, prestasi NPC Papua pada setiap PEPARNAS menunjukkan peningkatan yang konsisten. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa prestasi atlet penyandang disabilitas yang dilatih oleh NPC Papua telah meningkat secara deskriptif, terutama pada tahun 2021 ketika Papua menjadi tuan rumah. Abstract Introduction: NPC Papua athletes have participated in PEPARNAS since 2004, which is held every four years. In 2024, it will be 20 years since NPC Papua has regularly participated in the event with its athletes. Based on this, this study was conducted to determine the development of NPC Papua athletes and compare the results of each event. Objective: This study aims to determine the achievements of NPC Papua athletes and compare their achievements in each event. Methodology: A comparative design method was used to examine the differences in the results of PEPARNAS 2004–2024. The population consisted of 659 athletes from 12 sports who won medals. The sampling technique used was purposive sampling with the criterion of athletes who won medals. Data collection used the results of the 2004-2024 PEPARNAS competitions, covering six competitions. Results: The results showed an average p-value of 0.501 > 0.05, indicating that the achievements of Papuan NPC athletes at PEPARNAS each year were not significantly different; however, in general, the achievements of the Papuan NPC at each PEPARNAS showed consistent improvement. Conclusion: Based on the results of the study, it can be concluded that the achievements of athletes with disabilities trained by the Papua NPC have improved significantly, especially in 2021 when Papua hosted the event.
Pengaruh Latihan Naik Turun Tangga dan Latihan Tanjakan Terhadap Peningkatan Lari 100 Meter Prasetiyo, Andri; Renaldy Gumay, Jovana; Nuruhidin, Ahmad; Armanjaya, Satria; Ariansyah, Edward
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan naik turun tangga dan latihan tanjakan terhadap peningkatan kecepatan lari 100 meter pada atlet U18 binaan club yang ada di kabupaten Pesawaran yaitu Atletik Teluk Pandan Club & Haidar Running Club. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 10 atlet sprint Putra dengan rata-rata Latihan diatas 1 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok perlakuan. Kelompok pertama diberikan latihan naik turun tangga dan kelompok kedua diberikan latihan tanjakan. Instrumen yang digunakan adalah tes lari 100 meter. Perlakuan diberikan selama 6 minggu dengan frekuensi latihan tiga kali per minggu dengan tambahan program lainya sama. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kecepatan lari 100 meter, namun latihan tanjakan menunjukkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan latihan naik turun tangga. Disimpulkan bahwa latihan tanjakan lebih efektif dalam meningkatkan performa sprint 100 meter dan Latihan naik turun tangga juga dapat digunakan, guna meningkatkan kecepatan frekuensi ayunan kaki dan tangan serta power. Abstract This study aimed to determine the effect of stair up-and-down training and hill training on improving 100-meter sprint speed in U18 athletes fostered by clubs in Pesawaran Regency, namely Atletik Teluk Pandan Club and Haidar Running Club. The research method used was an experimental design with a two-group pretest–posttest design. The sample consisted of 10 male sprint athletes with an average training experience of more than one year, divided into two treatment groups. The first group was given stair up-and-down training, while the second group received hill training. The instrument used was a 100-meter sprint test. The treatment was conducted for 6 weeks with a training frequency of three times per week, while other additional training programs were kept the same. Data analysis used the t-test. The results showed that both training methods had a significant effect on improving 100-meter sprint speed. However, hill training showed a greater improvement compared to stair up-and-down training. It can be concluded that hill training is more effective in improving 100-meter sprint performance, while stair training can also be used to increase the frequency of arm and leg swing as well as power.
Pengaruh Latihan Shooting Dengan Bola Bergerak Terhadap Ketepatan Shooting di Ekstrakurikuler Futsal SMPN 1 Cisalak Ahmad Ramadhan, Syahrul; Pra Rudiana, R. Dadan; Mudian, Deni
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48858

Abstract

Masih kurangnya pemain dalam menguasai teknik shooting menjadi masalah di Ekstrakurikuler Futsal SMPN 1 Cisalak hal ini terlihat shooting yang dilakukan peserta ekstrakurikuler pada saat sesi latihan maupun uji coba pertandingan tidak dapat memanfaatkan peluang kerena hasil tendangannya melebar, melambung di atas mistar gawang atau terbentur pemain bertahan lawan sehingga seringkali terjadi serangan balik yang mengakibatkan tim mengalami kekalahan. Diperlukan metode yang tepat sebagai usaha untuk meningkatkan kemampuan shooting pada setiap pemain. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh latihan shooting dengan bola bergerak terhadap ketepatan shooting di Ekstrakurikuler Futsal SMPN 1 Cisalak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta Ekstrakurikuler SMPN 1 Cisalak yang berjumlah 18 Orang. Sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu seluruh dari populasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “one group pretest-posttest design. Intrumen yang digunakan adalah tes ketepatan tendangan shooting futsal dari Maulana (2009: 36) dengan koefisen validitas sebesar 0,978 dan reliabilitas sebesar 0,989. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti < 0,05. Maka hasil ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan. Dengan demikian terdapat pengaruh latihan shooting dengan bola bergerak terhadap ketepatan shooting di Ekstrakurikuler Futsal SMPN 1 Cisalak. Abstract The lack of players in mastering shooting techniques is a problem in the SMPN 1 Cisalak Futsal Extracurricular. This can be seen from the shooting carried out by extracurricular participants during training sessions and trial matches, which cannot take advantage of opportunities because the results of their kicks go wide, bounce over the crossbar or hit the opposing defender so that counter-attacks often occur which result in the team losing. An appropriate method is needed as an effort to improve the shooting ability of each player. The purpose of this study is to determine the effect of shooting practice with a moving ball on shooting accuracy in the SMPN 1 Cisalak Futsal Extracurricular. The population in this study were all 18 SMPN 1 Cisalak Extracurricular participants. The sample used was total sampling, namely the entire population. The method used in this study is an experiment with the research design used in this study is "one group pretest-posttest design. The instrument used is a futsal shooting kick accuracy test from Maulana (2009: 36) with a validity coefficient of 0.978 and a reliability of 0.989. Based on the results of data analysis, a sig. (2-tailed) value of 0.000 is obtained, which means <0.05. So these results indicate that there is a significant influence. Thus, there is an influence of shooting practice with a moving ball on shooting accuracy in the Futsal Extracurricular at SMPN 1 Cisalak.
Pengembangan Model Latihan Kelincahan Menggiring Bola Pada Pemain Sepakbola Usia 14-16 Tahun Asnando; Wahyudi, Ade
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48872

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengembangkan model latihan kelincahan menggiring bola pada pemain sepakbola usia 14–16 tahun. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi langkah-langkah yang meliputi analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan produk, evaluasi ahli, serta uji coba kelompok kecil dan besar. Penelitian ini dilaksanakan di klub sepakbola Genius FC Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi yang terdiri dari 10 pemain pada uji kelompok kecil dan 25 pemain pada uji kelompok besar. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner untuk ahli dan pemain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi ahli memperoleh persentase sebesar 82,187% kategori valid. Pada uji coba kelompok kecil diperoleh hasil sebesar 79,84% (cukup valid), sedangkan pada uji coba kelompok besar sebesar 82,41% (valid). Secara keseluruhan, rata-rata hasil mencapai 81,13% yang menyatakan bahwa model latihan yang dikembangkan layak digunakan. Model latihan ini mengintegrasikan aspek kelincahan dan teknik menggiring bola dalam satu rangkaian latihan yang variatif, sehingga dapat meningkatkan motivasi, mengurangi kejenuhan, serta membantu meningkatkan keterampilan pemain secara optimal.
Implementasi Model Pembelajaran Jigsaw Berbasis Nilai Islami pada Materi Sepak Bola dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Fase E SMA Darul Hijrah Habibie, Muhammad; Fauzi, Ahmad; Rahmadi, Edi
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Jigsaw berbasis nilai Islami terhadap hasil belajar siswa pada materi sepak bola dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain Pretest–Posttest Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 150 siswa yang terdiri dari 75 siswa kelompok eksperimen dan 75 siswa kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar serta observasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Data dianalisis menggunakan uji t dan ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelompok eksperimen sebesar 77,88 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 70,05. Rata-rata gain kelompok eksperimen mencapai 15,80, sedangkan kelompok kontrol sebesar 8,21. Ditinjau dari masing-masing indikator, peningkatan pada aspek kognitif kelompok eksperimen sebesar 16,20 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 9,10. Pada aspek afektif, peningkatan kelompok eksperimen sebesar 12,40, sedangkan kelompok kontrol sebesar 7,80. Sementara itu, pada aspek psikomotor, kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan tertinggi sebesar 18,60, dibandingkan kelompok kontrol sebesar 9,70. Hasil analisis ANCOVA menunjukkan bahwa perbedaan tersebut tetap signifikan setelah mengontrol kemampuan awal siswa (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Jigsaw berbasis nilai Islami efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa secara menyeluruh, baik pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran Pendidikan Jasmani, khususnya pada materi sepak bola. Abstract This study aims to analyze the effect of the Islamic values-based Jigsaw learning model on student learning outcomes in soccer in Physical Education. The method used was a quasi-experimental design with a Pretest–Posttest Control Group Design. The study subjects were 150 students, consisting of 75 in the experimental group and 75 in the control group. Data collection techniques included learning outcome tests and observations of cognitive, affective, and psychomotor aspects. Data were analyzed using t-tests and ANCOVA. The results showed that the average posttest score for the experimental group was 77.88, higher than the 70.05 for the control group. The average gain for the experimental group was 15.80, while the average gain for the control group was 8.21. Looking at each indicator, the cognitive gain for the experimental group was 16.20, higher than the 9.10 for the control group. In the affective aspect, the experimental group gained 12.40, while the control group gained 7.80. Meanwhile, in the psychomotor aspect, the experimental group showed the highest improvement of 18.60, compared to 9.70 in the control group. The ANCOVA analysis showed that this difference remained significant after controlling for students' initial abilities (p < 0.05). These findings indicate that the Islamic values-based Jigsaw learning model is effective in improving student learning outcomes across the cognitive, affective, and psychomotor aspects. Therefore, this model can be used as an alternative learning strategy for Physical Education, particularly in soccer.