cover
Contact Name
Syahrial Ayub, M.Si
Contact Email
syahrial_ayub@unram.ac.id
Phone
+6281803711284
Journal Mail Official
geoscienceed@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No. 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27232905     EISSN : 27232913     DOI : https://doi.org/10.29303/goescienceedu
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceEd Journal): |e-ISSN: 2723-2913, p-ISSN: 2723-2905| diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun (Peride Juni dan Desember) dan dimulai pada bulan Juni 2020 oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram. Artikel dapat diterima dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. GeoScienceEd merupakan wadah publikasi penelitian pendidikan, sains, geologi dan geofisika. Cakupan dari jurnal ini adalah artikel ilmiah berupa hasil penelitian yang meliputi pendidikan, sains, kebumian, geologi dan geofisika.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,038 Documents
Makian dalam Masyarakat Angkola: Kajian Sosiolinguistik terhadap Ujaran Kasar sebagai Cermin Nilai Budaya Ridwan, Muhammad; Agustina Siregar, Elitaria Bestri
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1218

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk, makna, dan fungsi makian dalam masyarakat penutur bahasa Angkola, sebuah kelompok etnolinguistik di Sumatera Utara. Fokus kajian diarahkan pada hubungan antara ujaran kasar dan nilai-nilai budaya yang berlaku di masyarakat tersebut. Melalui pendekatan sosiolinguistik dan metode observasi partisipatif, ditemukan bahwa makian dalam bahasa Angkola tidak semata-mata mencerminkan ekspresi kemarahan, tetapi juga menggambarkan norma sosial, moralitas, dan pandangan hidup masyarakat. Makian-makian tersebut dikategorikan berdasarkan tema seperti agama, kelamin, profesi, binatang, hingga makhluk supranatural. Beberapa di antaranya memiliki fungsi ekspresif negatif, sedangkan sebagian kecil lainnya digunakan secara humoris sebagai penanda keakraban. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa makian dalam masyarakat Angkola memiliki dimensi pragmatis yang kompleks: (1) sebegai bentuk ekspresi marah atau jengkel dan (2) sebagai bentuk pengakraban suasana atau sapaan. dan dapat menjadi cermin nilai-nilai lokal yang dijunjung tinggi.
Implementasi Pendekatan Cukturally Responsive Teaching (CRT) Berbantuan Proyek Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Mata Pelajaran IPAS Kelas VI Sekolah Dasar Hasanah, Linda Apriatun; Fahruddin, Fahruddin; Rizki, Irma Suyatna
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1226

Abstract

Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) merupakan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan latar belakang budaya peserta didik yang ada. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada matapembelajaran IPAS kelas VI Sekolah Dasar dengan mengimplementasikan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) berbantuan proyek. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan metode diskriptif kualitatif dengan bentuk penelitian tindakan kelas (PTK). Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) merupakan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan latar belakang budaya peserta didik yang ada. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 19 Mtaram yang berjumlah 22 siswa dengan di dominasi 18 siwa dan 4 siswi. Penelitian ini dilakukan dalam 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa dalam siklus I ke siklus II dari rata-rata keaktifan 56,96% meningkat menjadi 62,29% meningkat sebesar 2,33% serta peningkatan keaktifan pada siklus III menjadi 86,46 yang meningkat sebesar 17,17%. Hasil ini menunjukkan jika implementasi pendekatan CRT berbantuan proyek dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kels VI Sekolah Dasar pada mata pelajaran IPAS.
Analisa Kualitas Air Sumur Gali di Dusun Makung Desa Teruwai Kabupaten Lombok Tengah Suganda, Dedi; Ni Putu Ety Lismaya Dewi; Ida Bagus Geraldy Winanta Putra
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air secara fisik (bau dan rasa), kimia (pH dan deterjen), serta biologi (E. coli dan total coliform). Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif berbasis laboratorium dan dianalisis menggunakan metode STORET. Berdasarkan penelitian dan analisis laboratorium terhadap sampel air sumur gali di Dusun Mangkung, hasilnya menunjukkan bahwa kualitas fisik air sumur gali berdasarkan parameter bau dan rasa memenuhi standar kualitas dengan skor 0. Kualitas kimia berdasarkan parameter pH juga memenuhi standar dengan skor 0; namun parameter deterjen tidak memenuhi standar kualitas, dengan skor berkisar antara -2 hingga -10. Kualitas biologi air sumur gali juga tidak memenuhi standar kualitas, dengan skor -30. Secara keseluruhan, status kualitas air sumur gali di Dusun Mangkung termasuk dalam Kelas D, yang dikategorikan sebagai buruk dan tercemar berat.
Implementasi Pembelajaran Proyek Berbasis Sosial Kemasyarakatan dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia 5 sampai 6 Tahun Di PAUD KB Harapan Dita Zani Rahmah, Rosalinda; Karta, I Wayan; Sativa, Filsa Era
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1282

Abstract

This study aims to determine the effect of community-based social project learning on the socio-emotional development of children aged 5–6 years at PAUD KB Harapan Dita. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a One Group Pretest–Posttest Design. The research subjects consisted of 15 children in Group B. Data were collected through observation and documentation, using a socio-emotional development observation sheet as the instrument. The results showed that the average pretest score was 73.00%, while the posttest score increased to 79.93%, reflecting an improvement of 6.93%. The paired sample t-test revealed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of community-based social project learning on the socio-emotional development of children aged 5–6 years. Social project activities such as cleaning the mosque yard, planting flowers, and visiting the sick contributed positively to the enhancement of children’s cooperation, responsibility, and empathy.  
Implementasi Dimensi Gotong Royong pada Proyek P5 Siswa Kelas V SDN 7 Kecapi Jepara Ahadiyah, Nadzifah Mar’atus; Rondli, Wawan Shokib; Riswari, Lovika Ardana
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1292

Abstract

The urgency of this study lies in the need for a deeper understanding of the implementation of the Gotong Royong (Collaborative) Dimension within the P5 Project among fifth-grade students at SDN 7 Kecapi. This research aims to analyze the implementation of the Gotong Royong dimension in the P5 Project for fifth-grade students. A qualitative approach with a narrative inquiry method was employed. Data were collected through observations, interviews, and document analysis, and the study was conducted at SDN 7 Kecapi Jepara with fifth-grade students as the research subjects. The findings reveal that the implementation of the Gotong Royong dimension in the Profil Pelajar Pancasila (P5) Project was carried out systematically through an entrepreneurship-themed project titled “Market Day.” The values of gotong royong—including collaboration, empathy, and sharing—were successfully fostered through various activities such as group discussions, task distribution, and hands-on practice in producing and selling products. Through this project, students experienced meaningful learning aligned with the core objectives of the P5 program. They not only acquired knowledge but also developed skills and attitudes reflected in their application of the Gotong Royong dimension during the “Market Day” activities, which were carried out according to procedures and ran smoothly.
Penerapan Model Project Based Learning dengan Media Snake and Ladder untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV Sekolah Dasar Setiyono, Adhimah Oktavi; Irmaningrum, Rizka Novi; Mudayan, Arfian
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Project Based Learning berbantuan media Snake and Ladder, dikarenakan kurangnya penggunaan model dan media yang menarik dan inovatif yang sesuai dengan konteks kehidupan nyata. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Wanar, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi hasil belajar afektif, lembar observasi hasil belajar psikomotor, angket siswa, serta tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap aspek penilaian. Aktivitas guru meningkat dari 58,92% pada siklus I menjadi 85,11% pada siklus II. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 55,56% menjadi 77,33%. Hasil belajar siswa pada ranah kognitif meningkat dari 46,66% menjadi 80,00%, ranah afektif dari 60,83% menjadi 86,66%, dan ranah psikomotor dari 63,33% menjadi 85,00%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning dengan media Snake and Ladder efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV sekolah dasar.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IV SDN 06 Cakranegara Tahun Pelajaran 2024/2025 Yanti, Supi
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1303

Abstract

This study aims to determine the improvement in students’ critical thinking skills following the implementation of differentiated learning in Grade IV at SDN 06 Cakranegara during the 2024/2025 academic year. The subjects of the study were 25 students from Class IV A of SDN 06 Cakranegara. This research employed Classroom Action Research (CAR), consisting of two cycles, each comprising the stages of planning, implementation, observation, and reflection. A qualitative descriptive method was used, with data collected through observations and open-ended tests. The results of the study indicate that the implementation of differentiated learning can enhance students’ critical thinking skills. The average student learning activity, based on observation results, increased from 71% in Cycle I to 85% in Cycle II. An improvement was also observed in the students’ critical thinking test scores, with the average rising from 63.6 in Cycle I to 80.2 in Cycle II. This study concludes that differentiated learning effectively improves students’ critical thinking skills.
Mekanisme Pembentukan Struktur Geologi Daerah Ciwaru dan Sekitarnya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat Ramadhani, Jesica Nabilah; Sutriyono, Edy; Gusti, Ugi Kurnia
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1305

Abstract

Daerah Ciwaru merupakan salah satu wilayah administratif di Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan arah tegasan (gaya) terhadap pembentukan struktur geologi berupa lipatan dan sesar dengan didukung data pemetaan geologi dan citra DEM. Pemetaan geologi didukung dengan Analisa data struktur geologi untuk menginterpretasikan struktur daerah penelitian. Satuan batuan pada Lokasi penelitian meliputi 3 formasi yaitu Formasi Rambatan (Tmr), Formasi Halang (Tmph), dan Anggota Gunung Hurip Formasi Halang (Tmhg). Pada daerah penelitian ditemukan struktur geologi berupa Sinklin Lebakherang, Antiklin Sumberjaya, Antiklin Ciwaru, Sinklin Dukuh Picung, Sinklin Jalatrang, Antiklin Cipakem. Sesar Cipakem, Sesar Sagaranten, Sesar Cikalong, Sesar Ci Golok dan Sesar Ci Honje. Data yang telah dikumpulkan dilakukan analisa struktur software Win tensor dan dips guna mengetahui gambaran struktur geologi di daerah penelitian, dan di intregasikan dengan kenampakan pada peta Digital Elevation Model (DEM). Berdasarkan hasil dan analisis didapatkan 7 lipatan membentuk orientasi Barat – Timur (Orde 1) akibat kompresional Utara – Selatan dan membentuk 2 struktur sesar dengan Orde 1 yaitu Sesar Cipakem dan Sesar Ci Golok. Selanjutnya terbentuk Sesar Sagaranten (Orde 1) akibat dari gaya tensional yang berarah Timur Laut – Barat Daya. Terdapat secondary stress berarah Barat Baratlaut - Timur Tenggara sehingga membentuk sesar orde 2 yaitu Sesar Kalong dan Sesar Ci Honje.
Karakterisasi Endapan Mangan Di Daerah Oelnunu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur Pattimura, Nasya Syahnur; Napoh, Meinardi; Ratumanan, Ratih C F; Gultom, Rimawanto
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1312

Abstract

This study aims to characterize manganese deposits in the Oelnunu area, Polen District, Timor Tengah Selatan Regency, East Nusa Tenggara Province, using petrographic and geochemical analysis through X-Ray Fluorescence (XRF). The XRF results show that sample TTS-D has a very high Mn content (58.02% Mn and 74.91% MnO), along with low Fe, SiO2, and Al2O3 contents, indicating an economically viable manganese mineralization zone. Meanwhile, samples TTS-A, TTS-B, and TTS-C exhibit low Mn content with a dominance of silicate and iron elements. Petrographic analysis of TTS-D identified a dominance of opaque minerals (70%), interpreted as pyrolusite or manganite, along with secondary quartz in granular and radial fan forms (30%). The granular texture, uniform fracturing, and vein quartz support the formation of the deposit through supergene processes and tropical weathering. These findings are consistent with the lateritic manganese deposit model commonly found in tropical regions (Idrus et al., 2013; Sufriadin et al., 2015; Guo et al., 2024). This study confirms the economic potential of manganese deposits in the Oelnunu area as a target zone for further exploration.
THE Implementasi Model PLANET dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Komunikasi di Kelas III Sekolah Dasar Zahrotul ‘Ula, Nabila Tiffany; Aslamiah, Aslamiah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1313

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kemampuan komunikasi, serta hasil belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Kondisi ini menunjukkan bahwa model pembelajaran yang digunakan sebelumnya belum mampu menciptakan proses belajar yang aktif, mendorong siswa untuk berpikir kritis, serta berkomunikasi secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, serta menganalisis aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, dan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran PLANET. Model PLANET merupakan gabungan dari tiga pendekatan, yaitu Problem Based Learning, Contextual Teaching and Learning, dan Number Head Together, yang dipadukan dengan penggunaan media permainan edukatif dayung. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek 20 siswa kelas III SDN Semangat Dalam 1 tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes tertulis, sedangkan analisis data dilakukan dengan skala persentase dan indikator keberhasilan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai 97%, aktivitas siswa 90%, keterampilan berpikir kritis 85%, keterampilan komunikasi 90%, dan hasil belajar siswa mencapai ketuntasan 95%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model PLANET dengan media DAYUNG efektif meningkatkan aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, komunikasi, serta hasil belajar siswa sekolah dasar

Page 99 of 104 | Total Record : 1038