cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,090 Documents
Potensi Model Microlearning sebagai Strategi Pembelajaran Inovatif untuk Bahan Pembelajaran: Systematic Review Rafika Nurmala Santi; Robinson Situmorang; Tuti Iriani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi microlearning sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam pengembangan bahan ajar berdasarkan studi yang dipublikasikan antara tahun 2010-2024. Microlearning menampilkan informasi dalam fragmen kecil dan telah digunakan secara luas di berbagai bidang untuk meningkatkan minat dan pemahaman peserta didik. Metode Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review untuk mengetahui potensi microlearning sebagai bahan utama pembelajaran bahan ajar. Hasilnya menunjukkan bahwa berbagai penelitian menunjukkan efektivitas microlearning dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku di bidang perawatan kesehatan, pendidikan bahasa, dan bisnis. Keberhasilan microlearning dikaitkan dengan karakteristiknya yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dewasa, memanfaatkan platform digital, serta mendorong personalisasi dan pembelajaran mandiri. Meski demikian, efektivitas microlearning perlu dievaluasi sesuai konteks penerapannya. Tantangan dalam merancang microlearning meliputi perlunya fokus pada satu kompetensi utama, aktivasi pengetahuan awal, asesmen yang memberikan umpan balik, pengorganisasian konten, serta penyajian konten secara ringkas dan padat. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menilai efektivitas microlearning dalam konteks beragam dan penerapannya untuk kompetensi kompleks. Institusi pendidikan perlu mempertimbangkan penerapan microlearning dalam pengembangan bahan ajar dengan memperhatikan prinsip-prinsip desain yang dipaparkan. Dengan pertimbangan matang, microlearning berpotensi menjadi solusi pembelajaran yang efektif dan mudah diakses di era digital.
Pengaruh Pembelajaran Diferensiasi Konten dan Proses terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas IX pada Materi Sistem Perkembangbiakan Tumbuhan Juli Vivianti; Amprasto; Mestika Sekarwinahyu
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi, baik dalam hal proses maupun konten, terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills, HOTS) siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen, yaitu one group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri dari empat kelas siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Lebak Wangi yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan proporsi gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Instrumen pengumpulan data meliputi tes kemampuan HOTS dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu jalur dan analisis N-Gain untuk mengukur perbedaan dan efektivitas metode pembelajaran berdiferensiasi. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi proses memiliki pengaruh yang cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan HOTS siswa. Sebaliknya, penerapan pembelajaran berdiferensiasi konten memiliki pengaruh yang kurang efektif terhadap peningkatan HOTS siswa. Selain itu, penerapan kombinasi pembelajaran berdiferensiasi konten dan proses secara bersamaan juga menunjukkan pengaruh yang kurang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Tantangan dan Peluang dalam Pendidikan Kimia Hijau Berorientasi Education for Sustainable Development (ESD) di Sekolah Menengah Atas: Studi Kasus di Kabupaten Sragen Rina Widyawati; Mega Novita; Siti Patonah; Fenny Roshayanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1287

Abstract

Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (ESD) memainkan peran penting dalam membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengatasi tantangan keberlanjutan global. Namun, integrasi ESD ke dalam kurikulum mata pelajaran tertentu, seperti kimia hijau, masih belum banyak dieksplorasi, terutama di sekolah menengah. Penelitian ini membahas kesenjangan tersebut dengan mengkaji tantangan dan peluang yang terkait dengan penerapan pendidikan kimia hijau berorientasi ESD di sekolah menengah. Penelitian yang dilakukan di Kabupaten Sragen ini bertujuan untuk menilai sejauh mana prinsip-prinsip ESD dipahami dan diterapkan oleh guru kimia di kelas. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, yang melibatkan survei, wawancara, dan analisis dokumen dengan 26 guru kimia yang dipilih secara acak sebagai partisipan. Data dianalisis melalui triangulasi untuk memastikan validitas dan reliabilitas. Temuan menunjukkan bahwa meskipun 57,7% guru mengenal ESD, hanya 53,8% yang telah mengintegrasikannya ke dalam praktik mengajar mereka. Selain itu, 80,8% responden percaya bahwa pendidikan kimia hijau yang berorientasi pada PPB sangat penting untuk menumbuhkan nilai-nilai keberlanjutan pada siswa, meskipun banyak yang menyatakan keprihatinan tentang waktu tambahan yang dibutuhkan untuk implementasinya. Kesimpulannya, meskipun ada pengakuan yang kuat tentang pentingnya ESD dalam pendidikan kimia hijau, tantangan praktis, seperti keterbatasan waktu dan pelatihan yang tidak memadai, menghambat implementasi yang efektif. Studi ini menunjukkan bahwa pengembangan profesional yang ditargetkan dan penyesuaian kurikulum diperlukan untuk sepenuhnya menyadari potensi ESD dalam meningkatkan pendidikan keberlanjutan di sekolah menengah
Analysis of Science Teachers' Content Knowledge on the Concept of Global Warming Meili Yanti; Haryanti Putri Rizal
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1290

Abstract

The ability of teachers to interpret the curriculum is essential in the preparation stage of teaching. This ability includes how teachers sequentially organize content from simple to more complex material. Teachers are also expected to master the subject matter, meaning they have broad and deep understanding of the material. Therefore, the aim of the research is to explore teachers' understanding of the material taught. This research was conducted using a descriptive method by applying an instrument for understanding the concept of global warming. The participants in this study were 19 Science teachers who are members of the Science Teachers Working Group (MGMP) in Majene Regency, West Sulawesi. The results showed that, in general, Science teachers have fairly good CK, evidenced by the percentage of teachers with moderate and high CK being 55% and 15%, respectively. Teachers understand the topic being discussed. However, not in depth or not mastered well. This is evidenced by the lack of depth of teachers' answers related to a problem, in other words, teachers cannot elaborate on the answers with things that can be accepted by students.
Pengaruh Supervisi Kolaboratif Terhadap Kinerja Mengajar Guru: Alternatif Akselerasi Peningkatan Kualitas Pembelajaran Dewi Ainun Nafis; Asep Suryana; Yayah Rahyasih
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1291

Abstract

Kinerja mengajar guru di Indonesia belum mencapai taraf yang sesuai dengan harapan. Penelitian relevan terdahulu menunjukkan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan kinerja mengajar guru. Pendekatan coaching dalam supervisi akademik yang diperkenalkan pada era kebijakan Merdeka belajar mengindikasikan bahwa supervisi akademik seyogyanya dilaksanakan secara kolaboratif. Tetapi bukti tentang supervisi kolaboratif dapat memberikan signifikansi terhadap kinerja mengajar guru - belum banyak ditemukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan bukti, apakah supervisi kolaboratif berpengaruh terhadap kinerja mengajar guru. Pendekatan kuantitatif digunakan. Studi dilakukan pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) Di Kabupaten Purwakarta. Dari populasi guru sebanyak 2.658 orang yang tersebar di 17 Kecamatan, teknik probability sampling model pemilihan cluster diterapkan. Sehingga 240 orang guru yang bertugas dan tersebar di wilayah kota kabupaten, tengah kabupaten, dan pinggir kabupaten - ditetapkan sebagai responden penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument berupa kalimat-kalimat pernyataan pilihan model skala Likert yang disuguhkan melalui Google-form. Teknik analisis data model regresi dengan bantuan softwere SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kolaboratif berpengaruh signifikan terhadap kinerja mengajar guru. Dengan interpretasi dan kontekstualiasi yang lebih luas, serta memperhatikan aspek-aspek relevansi tertentu, maka supervisi kolaboratif diyakini dapat menjadi salah satu alternatif dalam upaya meningkatkan kinerja mengajar guru untuk akselerasi peningkatan kualitas pembelajaran pada berbagai jenjang pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta, di Indonesia. Terakhir, penelitian lanjutan yang dapat mengeksplorasi metode atau strategi lain yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sangat direkomendasikan.
Pengaruh Game Morning Jarimatika Terhadap Kemampuan Numerasi Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Elis Yohanah; Rintis Rizkia Pangestika; Titi anjarini
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1292

Abstract

Numerasi merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar, sehingga perlu adanya inovasi dalam metode pengajaran untuk meningkatkan keterampilan numerasi melalui pembelajaran berbasis game. Penelitian ini ditujukan guna membandingkan kemampuan numerasi peserta didik melalui hasil pretest dan posttest untuk menilai pengaruh game morning jarimatika. Desain penelitian yang dipakai yakni pre-experimental melalui tipe penelitian yaitu One Group Pretest-Postest. Populasi yang digunakan peserta didik kelas V dengan jumlah 20. Teknik penelitian menggunakan teknik sampling total. Instrumen yang digunakan adalah soal AKM kelas. Metode pengumpulan data yang dipakai yakni tes, berupa tes pretest dan posttest. Pretest untuk mengukur pemahaman awal peserta didik melalui soal AKM kelas. Sesudah itu, peserta didik diberikan game morning jarimatika dalam bentuk soal cerita. Langkah selanjutnya yaitu posttest untuk mengukur perubahan kemampuan numerasi peserta didik setelah perlakuan melalui soal AKM yang sama seperti pretest. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji statistik. Analisis deskriptif untuk menggambarkan hasil pretest dan posttest secara singkat dengan menggambarkan mean, median, standar deviasi serta nilai maksimal dan minimal. Uji normalitas dipakai untuk mendapatkan informasi data yang didapat memiliki distribusi normal ataupun tidak normal. Uji statistik yang dipakai ialah uji non-parametrik sebab data tidak berdistribusi normal sehingga menggunakan Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian Wilcoxon Sined Rank menunjukan bahwa terdapat perbedaan antar skor pretest serta posttest peserta didik setelah menggunakan game morning jarimatika dengan Sig.(2-tailed) yang besarnya 0.000 < 0.05. Dapat diputuskan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang diartikan terdapat pengaruh game morning jarimatika terhadap kemampuan numerasi peserta didik pada kelas V SD Negeri Wangunrejo.
Penggunaan Fitur Google Search sebagai Sumber Pembelajaran IPS di Madrasah Tsanawiyah Ayu Lestari Nasution; Sakti Ritonga
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1293

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang penggunaan fitur google search terhadap siswa/siswi kelas VIII-C MTsN 1 Medan yang di gunakan sebagai sumber pembelajarab IPS yang seringkali digunakan sebagai alat bantu untuk mencari materi-materi yang tidak terlalu lengkap dibuku ataupun sering kali digunkan untuk mencari gambar-gambar yang berkaitan dengan pembelajaran Ips, bagaimana seorang guru IPS dalam mengatasi kelemahan-kelemahan dari penggunaan fitur google search terhadap siswa/siswi kelas VIII-C MTsN 1 Medan, serta bagaimana dampak dari penggunaan google search ini terhadap sikap dan dan gaya belajar siswa/siswi kelas VIII-C MTsN 1 Medan. Penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan tentang penggunaan fitur google search yang di gunakan siswa/siswi kelas VIII-C MTsN 1 Medan untuk mencari materi-materi pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian Kualitatif, dengan menggunakan metode deskriptif analitis, metode penelitian ini menyajikan secara langsung hakikat hubungan antara peneliti dengan partisipan atau objek serta subjek penelitian. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwasanya peran guru dalam mengatasi kelemahan dari penggunaan google search ini sangat di perlukan, penggunaan google search dapat merubah sikap dan gaya belajar setiap siswa/siswi yang menggunakannya serta dapat membantu atau mempermudah kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh siswa/siswi kelas VIII-C di MTsN 1 medan.
Design of Android-Based Interactive E-Module Teaching Media for Aviation Radiotelephony Course Dwi Candra Yuniar; Herlina Febiyanti; Minulya Eska Nugraha; Shabrina Ramadhani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1295

Abstract

This research was made to optimize the learning of Radiotelephony courses by creating new interactive learning media that can be accessed through gadgets and assessing the feasibility of Radiotelephony interactive learning media based on the assessment of media experts, material experts, and student responses. Created using the Research and Development method by Brog and Gall, this study adopts the ADDIE research model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This research produces learning media that have undergone design and material validation tests. The percentage of validation results by material experts is 85%, and the percentage of validation results by design experts is 88%, so it is included in the very feasible category. Student acceptance of the learning media is shown through the answers to the survey responses, which were distributed where the results reached 89%
Kekuatan dan Kelemahan pada Penggunaan Model Kepemimpinan Instruksional dalam Bidang Pendidikan: Tinjauan Lingkup Nanta Setia Budi; Cepi Triatna; Nugraha Suharto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi unsur kekuatan dan unsur kelemahan pada penggunaan model Instructional Leadership dalam bidang pendidikan. Pendekatan kualitatif dengan metode scoping review digunakan dengan pertimbangan kecocokan metode tersebut untuk menjawab pertanyaan penelitian. Pencarian data artikel dilakukan pada database Google Schoolar dengan bantuan Harzing’s Publish or Perish. Proses ini menekstraksi 80 artikel. Tetapi tahapan filter yang cermat dengan memperhatikan pemenuhan kriteria inklusi, mengeksklusi 69 artikel sehingga menetapkan 11 artikel untuk ditinjau secara mendalam. Hasil penelitian mengidentifikasi, bahwa terdapat 17 unsur kekuatan pada penggunaan model Instructional Leadership dalam bidang pendidikan. Di samping itu, 4 Unsur kelemahan pada penggunaan model Instructional Leadership dalam bidang pendidikan turut teridentifikasi. Signifikansi penelitian ini adalah kontribusi pengembangan literatur pada penggunaan model instructional leadership dalam bidang pendidikan, agar unsur kekuatan dan unsur kelemahan yang timbul di dalamnya dapat dipertimbangkan dengan baik. Dengan mempertimbangkan temuan teoretis yang masih sangat terbatas, khususnya pada unsur kelemahan, maka penelitian lanjutan berbentuk studi kasus eksplanatori sangat direkomendasikan. Selain itu, penelitian model instructional leadership pada perguruan tinggi masih sangat sedikit. Sehingga turut disarankan untuk pengujian efektivitas model kepemimpinan ini pada perguruan tinggi di masa mendatang.
Analisis Kompetensi Lulusan Magister Manajemen Pendidikan Islam di Dunia Kerja Fatkhur Rohman; Makmur Syukri; Adinda Suciyandhani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1299

Abstract

Penelitian ini hadir untuk memberikan informasi yang lebih luas dan mendalam tentang: 1) mengetahui kompetensi kerja lulusan alumni prodi magister MPI FITK UINSU Medan di dunia kerja, 2) mengetahui kompetensi pengetahuan lulusan alumni prodi magister MPI FITK UINSU Medan di dunia kerja, 3) mengetahui kompetensi manajerial lulusan alumni prodi magister MPI FITK UINSU Medan di dunia kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1) kompetensi kerja lulusan alumni prodi magister MPI FITK UINSU Medan didunia kerja sangat memuaskan pengguna lulusan. Secara kuantitatif berada pada angka 90, 2) kompetensi pengetahuan alumni prodi magister MPI FITK UINSU Medan didunia kerja sangat memuaskan pengguna lulusan. Secara kuantitatif berada pada angka 95, 3) kompetensi manajerial lulusan alumni prodi magister MPI FITK UINSU Medan didunia kerja sangat memuaskan pengguna lulusan. Secara kuantitatif berada pada angka 90.

Page 72 of 109 | Total Record : 1090