cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,090 Documents
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Teknologi dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Lia Widiastuti; I Wayan Lasmawan; I Wayan Kertih
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1300

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran IPS di SD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kajian pustaka untuk memperoleh media-media pembelajaran IPS di sekolah dasar yang berbasis teknologi. Hasil penelitian ini memaparkan mengenai artikel-artikel yang terpublikasi dalam rentang waktu lima tahun terakhir dan diterbitkan di ejurnal bereputasi sinta, terdapat sembilan artikel mengenai media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran IPS, dalam penelitian ini memaparkan mengenai pengembangan media video pembelajaran, LKPD, multi media interaktif berbasis articulate storyline, game edukasi, pengembangan e-modul, dan pengembangan bahan ajar berbasis digital. Simpulan yakni artikel-artikel yang terpublikasi dalam rentang waktu lima tahun terakhir dan diterbitkan di ejurnal bereputasi sinta, diperoleh sembilan artikel mengenai media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran IPS, dalam penelitian ini memaparkan mengenai pengembangan media video pembelajaran, LKPD, multi media interaktif berbasis articulate storyline, game edukasi, pengembangan e-modul, dan pengembangan bahan ajar berbasis digital. Media pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar, motivasi, dan hasil belajar dalam pembelajaran IPS di jenjang sekolah dasar.
Efektivitas Media Pembelajaran Coolcast Edu terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama dalam Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Aprilia Melinda Sholihah Sholihah; Neni Wahyuningtyas
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1301

Abstract

Perkembangan teknologi pada abad 21 memberikan pengaruh yang besar pada sektor pendidikan. Peserta didik kini tidak hanya perlu menghafal namun juga harus mampu menguasai digitalisasi teknologi yang sesuai dengan kompetensi abad 21 seperti berkolaborasi, berfikir kritis, dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Penguasaan kompetensi dalam digitalisasi teknologi tidak hanya relevan dengan kebutuhan zaman, namun juga relevan dalam meningkatkan capaian hasil belajar peserta didik. Untuk itu diperlukan sarana media pembelajaran terintegrasi teknologi abad 21. Penelitian ini bertujuan guna mengukur seberapa efektif penerapan media pembelajaran Coolcast Edu dalam meningkatkan capaian hasil belajar. Metode quasi eksperimen dengan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuivalen diterapkan pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan dua subjek penelitian yakni peserta didik kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan peserta didik kelas VII A sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi, tes akm yang berjumlah 20 butir soal, dan dokumentasi. Hasil uji gain score digunakan sebagai acuan analisis data untuk menguji keefektifan penerapan media pembelajaran Coolcast Edu pada capaian hasil belajar peserta didik. Hasil uji gain score menyatakan bahwa pada kelas eksperimen mendapat hasil nilai rata- rata lebih tinggi dari kelas control yang dilihat dari perolehan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 0,52 dan kelas control sebesar 0,30. Hal tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Coolcast Edu memiliki efektifitas meningkatkan capaian hasil belajar. Rekomendasi bagi guru menerapkan menerapkan media pembelajaran Coolcast Edu dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman materi IPS sehingga berkontribusi pada peningkatan capaian hasil belajar peserta didik. Bagi peneliti selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai media pembelajaran berbasis teknologi lainnya guna meningkatkan efektivitas proses pembelajaran..
Pandangan Guru Penggerak terhadap Filosofi Ki Hadjar Dewantara Tentang Pendidikan yang Memerdekakan Magdalena Chori Rahmawati; Arita Marini; Linda Zakiah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1303

Abstract

Tujuan pendidikan yang digagas oleh Ki Hadjar Dewantara adalah menuntun segala kodrat yang ada pada peserta didik, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejauh mana pandangan guru khususnya guru penggerak terhadap filosofi Ki Hadjar Dewantara tentang pendidikan yang memerdekakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru penggerak yang berasal dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman terhadap filosofi Ki Hadjar Dewantara tentang pendidikan yang memerdekakan. Guru melakukan praktik baik dengan mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran berbasis proyek, dan melibatkan orang tua dan keluarga dalam pembelajaran. Namun dalam pelaksanaannya guru masih memiliki sejumlah tantangan yaitu penolakan dari rekan sejawat, kurangnya partisipasi dan pemahaman dari orang tua, serta beban administrasi yang tinggi.
Analisis Keberhasilan, Dampak, Tantangan, Kelemahan, dan Keberhasilan Penelitian dan PKM Pendidikan Tinggi Keagamaan Buddha di Indonesia Hesti Sadtyadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana tingkat keberhasilan penelitian dan PKM yang telah dilaksanakan oleh PTAB di Indonesia? (2) Apa dampak penelitian dan PKM PTAB terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat? (3) Apa tantangan dan kelemahan utama yang dihadapi PTAB dalam melaksanakan penelitian dan PKM? (4) Faktor-faktor apa yang mendukung keberhasilan penelitian dan PKM di PTAB?. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi, dengan mempergunakan pendekatan model CIPP, juga akan dilakukan analisis SWOTH, sehingga dapat diberikan hasil rekomendasi dan tindak lanjut, berdasarkan kontek, input, proses dan produknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1)Tingkat keberhasilan penelitian dan PKM di PTAB Indonesia menunjukkan hasil yang beragam. (2) Dampak penelitian dan PKM PTAB terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat belum sepenuhnya optimal, namun menunjukkan potensi yang signifikan. (3) Tantangan dan kelemahan utama meliputi, keterbatasan pendanaan, Infrastruktur dan sarana prasarana, Pemahaman yang belum maksimal terhadap Juklak dan Juknis, Produktivitas ilmiah perlu ditingkatkan , Keterbatasan dalam kerjasama. (4) Faktor yang mendukung keberhasilan meliputi keberadaan SDM. Perencanaan yang disiapkan, penjaminan mutu yang memadai, dokumentasi yang baik, potensi unik yang dimiliki, terdapat juklak juknis yang memadai.
Optimalisasi Strategi Sekolah dalam Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Azharul Uswan; Edi Suhartono; Suko Wiyono
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi optimalisasi sekolah dalam mengimplementasikan P5 di SMPN 21 Mataram, dengan fokus pada tantangan kurangnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan strategis yang komprehensif. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang. Analisis dilakukan menggunakan metode interaktif Miles dan Huberman, dengan validasi data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa optimalisasi penerapan P5 di SMPN 21 Mataram melibatkan revisi kurikulum, pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta kolaborasi aktif dengan orang tua dan komunitas. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL) dan penyesuaian materi ajar yang relevan dengan kehidupan siswa terbukti efektif dalam mendorong penginternalisasian nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, berpikir kritis, dan kemandirian, dalam lingkungan belajar yang kontekstual.
Pengaruh Peran, Motivasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dalam Capaian Mutu Pendidikan Madrasah Reni Suwenti; Eti Kurniawati; Een Masdariah; Ahmad Qurtubi; Eneng Muslihah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1309

Abstract

Mutu pendidikan merupakan aspek krusial dalam pengembangan sumber daya manusia dan kemajuan bangsa. Dalam konteks ini, peran pendidik dan tenaga kependidikan menjadi faktor penting yang perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran dan motivasi pendidik serta tenaga kependidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 536 responden dari 94 madrasah Aliyah di Kabupaten Pandeglang, Banten. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasilnya mengindikasikan bahwa keterlibatan proaktif pengajar dalam memfasilitasi dan memotivasi, dipadukan dengan kecakapan pengelolaan oleh pimpinan lembaga pendidikan, memegang peranan krusial dalam pembentukan atmosfer pembelajaran yang optimal. Dorongan internal dan eksternal terbukti memiliki dampak nyata terhadap performa staf pengajar dan administratif, yang pada gilirannya berkontribusi positif pada peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Sinergi antara peran dan motivasi menciptakan lingkungan belajar produktif yang mendorong perkembangan siswa. Pengelolaan sekolah yang efektif, terutama dalam peningkatan kompetensi guru dan pengelolaan sumber daya, juga berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pengembangan sumber daya manusia di lembaga pendidikan untuk mencapai standar mutu yang lebih tinggi.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Diskusi Untuk Meningkatkan Keterampilan Berargumentasi Siswa Adinda Alvina Wahyuni; Saiful Akhyar Lubis
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1311

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan dari peneliti, diketahui siswa kerap malu, kurang percaya diri, gugup, dan pasif dalam menyampaikan argumennya. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah guna mengetahui apakah terdapat pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik diskusi untuk meningkatkan keterampilan berargumentasi siswa. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode true – eksperimental, dengan desain pretest – posttest control group design. Populasi berjumlah 215 siswa kelas VIII siswa MTs Darul Ulum Budi Agung Medan, dengan jumlah 48 partisipan. Sampel berjumlah 16 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling, 16 sampel dibagi kedalam dua kelompok yaitu kelompok eskperimen dan kelompok kontrol. Dari hasil uji independent sampel t – test diketahui bahwa nilai sig.(2 – tailed) 0,00 < 0,05 dan nilai t hitung (12,06) > (2,145) sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bimbingan teknik diskusi untuk meningkatkan keterampilan berargumentasi siswa. Dan juga terdapat perubahan nilai pada kelompok pretest dan posttest pada kelompok eskperimen dan kelompok kontrol. Nilai rata – rata pretest kelompok eksperimen yaitu 39,00 sedangkan nilai posttest nya yaitu 71,88, nilai rata – rata kelompok kontrol pada kelompok eksperimen yaitu 39, 38, sedangkan nilai rata – rata posttestnya yaitu 57, 13, sehingga ada perubahan yang signifikan setelah diberi perlakuan.
Analisis Asesmen Diagnostik pada Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Model Project Based Learning Farah Ridhiyalira; Rustam; Hadiyanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan asesmen diagnostik pada pembelajaran Bahasa Indonesia dengan model Project Based Learning (PjBL) di MTs Mahdaliyah Kota Jambi. Asesmen diagnostik, yang terdiri dari aspek kognitif dan non-kognitif, digunakan untuk memetakan kemampuan awal siswa dan kondisi psikologis serta sosial-emosional mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik efektif dalam mengidentifikasi pemahaman siswa sebelum memulai pembelajaran serta membantu guru merancang strategi yang sesuai. Model PjBL diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, mendorong siswa untuk aktif dan terlibat dalam proyek nyata, seperti menulis puisi berdasarkan observasi objek. Meskipun penerapan kurikulum Merdeka masih dalam tahap uji coba, asesmen diagnostik membantu menciptakan proses pembelajaran yang lebih terarah dan menyenangkan bagi siswa. Namun, penekanan pada kesenangan belajar harus tetap diimbangi dengan pencapaian tujuan pembelajaran yang jelas.
Tantangan dan Strategi dalam Supervisi Akademik pada Sekolah-Sekolah di Indonesia: Tinjauan Lingkup Cici Warhamni; Endang Herawan; Taufani C. Kurniatun; Asep Sudarsyah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1315

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi unsur tantangan dan unsur strategi pada praktik-praktik supervisi akademik di sekolah-sekolah Indonesia yang muncul dalam periode 5 tahun terakhir (2019-2024) untuk memungkinkan penanggulangan yang cermat terhadap tantangan yang muncul dan peningkatan strategi supervisi akademik di masa mendatang. Pendekatan kualitatif model library research dengan metode scoping review digunakan. Pencarian data artikel dilakukan pada database Google Schoolar dengan bantuan Harzing’s Publish or Perish. Pengumpulan data tahap awal ini mengekstraksi 199 artikel. Tetapi filterisasi yang ketat melalui tiga tahapan dengan memperhatikan pemenuhan kriteria inklusi, mengeksklusi 188 artikel. Sehingga 11 artikel ditetapkan untuk ditinjau secara mendalam. Hasil penelitian mengidentifikasi, bahwa terdapat 18 unsur tantangan dan 22 unsur strategi yang muncul dalam praktik supervisi akademik pada sekolah-sekolah di Indonesia. Unsur tantangan paling besar didominasi oleh kategori domain manajemen kepegawaian yang menghambat supervisi akademik. Sedangkan unsur strategi didominasi oleh tiga kategori, yaitu strategi pengembangan tahapan dalam supervisi akademik, model keputusan transformtif kepala sekolah, dan pemanfaatan teknologi ke dalam supervisi akademik. Hasil penelitian ini menimbulkan implikasi yang besar bagi arah penelitian selanjutnya. Pertama, penelitian supervisi akademik di Indonesia yang sebelumnya cenderung berkutat pada pencarian korelasi antara supervisi akademik dengan kompetensi tertentu pada guru – dipromosikan agar berganti arah untuk mencari bukti korelasi antara domain manajemen kepegawaian guru dengan supervisi akademik. Kedua, Keputusan-keputusan transformatif kepala sekolah dan pemanfaatan teknologi yang mutakhir dalam kegiatan supervisi akademik perlu dikembangkan lebih lanjut.
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X pada Mata Pelajaran Geografi Nurul Magfira. T. Bantenya; Amalia Novarita; Rahmawati; Khairuraziq
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1316

Abstract

Penelitian mengetahui tujuan bagaimana model pembelajaran Problem Based Learning mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa kelas X mata pelajaran geografi di SMA Negeri 6 Palu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif desain pre-ekperimen tipe One Group Pretest-Postest Design analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana dengan bantuan Software SPSS Versi 25. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penyajian keterlaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning 91% berlangsung dengan baik (2) ) Penilaian tes kemampuan berpikir data kritis nilai Pretest sebelum pelaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning sebanyak 17 siswa dengan kriteria nilai baik dan 18 siswa dengan kriteria nilai cukup sedangkan data nilai Postest setelah pelaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning sebanyak 35 siswa berkriteria nilai baik (3) Persepsi ketertarikan siswa terhadap model pembelajaran Problem Based Learning 95%. Hasil persamaan regresi Y = 14,338 + 0,778X konstanta positif (+) 14,338 artinya variabel X model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh positif (+) terhadap Y variabel kemampuan berpikir kritis dan koefisien regresi 0,778 artinya jika variabel X mengalami peningkatan satu satuan maka variabel Y mengalami peningkatan 0.778 atau 77,8%. Variabel kedua selimut kuat dengan nilai signifikansi 0.001 < 0.05 dengan nilai Pearson Correlation 0.758 > Rtabel 0.3338 sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis dengan besaran pengaruh sebesar 57.5% atau 42,5% dipengaruhi oleh variabel lain. Penelitian berkesimpulan model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X mata pelajaran geografi di SMA Negeri 6 Palu.

Page 73 of 109 | Total Record : 1090