cover
Contact Name
Fauziah Laili
Contact Email
prodiseniteater19@gmail.com
Phone
+6285381857376
Journal Mail Official
red.cartjjournal@gmail.com
Editorial Address
Creativity And Research Theatre Journal Institut Seni Indonesia Padangpanjang Jln. Bahder Johan. Kel.Guguk Malintang. Kec. Padang Panjang Timur. Kota Padangpanjang Sumatera Barat Telepon : 0752 (82077)
Location
Kota padang panjang,
Sumatera barat
INDONESIA
Creativity And Research Theatre Journal
ISSN : 27155404     EISSN : 27155412     DOI : http://dx.doi.org/10.26887/cartj
Creativity And Research Theatre Journal welcomes full research articles in the area of creativity and research on performing Art .following subject areas: Practice, Process, performing Art Discourse, Dramaturgy.
Articles 80 Documents
Festival Teater Sebagai Sumber Data Bagi Investigasi Perkembangan Dramaturgi: Sebuah Studi Awal Efendi, Leni; Yuliza, Fresti; Pramayoza, Dede
Creativity And Research Theatre Journal Vol 7, No 1 (2025): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v7i1.5761

Abstract

Artikel ini membahas tentang festival teater sebagai suatu sumber kajian atas sejarah perkembangan dramaturgi. Tujuannya adalah menyediakan kerangka dasar untuk studi tentang peran festival teater dalam perkembangan dramaturgis teater kontemporer di berbagai daerah di Indonesia, khususnya Sumatera Barat di masa yang akan datang. Pembahasan dilakukan dengan membandingkan antara sejarah perkembangan dramaturgi dunia yang tampak melalui penyelenggaraan berbagai festival teater dengan perkembangan dramaturgi teater kontemporer yang tampak melalui berbagai festival teater di Indonesia. Menggunakan metode studi pustaka, data digali dari berbagai sumber tertulis, yang dianalisis secara deskriptif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan peran festival teater signifikan dalam membentuk dan menjadi pemicu perkembangan dramaturgi, dimulai dengan mendorong pertumbuhan naskah lakon baru, lahirnya konsep pementasan teater yang baru, dan secara keseluruhan juga mendorong konsep dramaturgi yang lebih kontektual dan relevan pada masing-masing periode.
Cinta Satu Marga di Tanah Karo Sebagai Inspirasi Penciptaan Naskah Drama Turang Sitepu, Firety Yame L Br; Wibowo, Philipus Nugroho Hari; Sumarno, Rano
Creativity And Research Theatre Journal Vol 7, No 1 (2025): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v7i1.5498

Abstract

The phenomenon of one clan's love in Tanah Karo is still alive and continues to develop in the current era. This is interesting to present from the perspective of a drama script, considering that drama performances are reflective and contentive in nature. Lajos Egri's writing theory is used as a theoretical framework for creating drama scripts, while the creation method used refers to Graham Wallas' creative method which consists of preparation, incubation, illumination and verification.  The Wallas method was chosen because there is a work testing point at the verification section, so that the drama script created can be refined based on constructive input.  The result of the creation is a manuscript entitled Turang which tells the story of a pair of lovers whose love is hindered by customs. They are unable to reject the understanding of their ancestors which states that love of one's clan will lead to a bad life.
Pemeranan Tokoh HAM Dalam Naskah End Game Karya Samuel Beckett Terjemahan Asrul Sani Menggunakan Tehnik Akting Meisner Ramadhan, Alfian; Alamo, Enrico; Wenhendri, Wenhendri
Creativity And Research Theatre Journal Vol 7, No 1 (2025): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v7i1.5602

Abstract

Penelitian berjudul Penerapan Unsur Dramatik Dalam Pertunjukan Teater Pemeranan tokoh HAM dalam lakon End Game karya Samuel Beckett, terjemahan Asrul Sani  menggunakan pendekatan motode Meisner dengan  teknik persiapan emosional, improvisasi dan pengulangan sebagai formula untuk  mewujudkan tokoh HAM pada sebuah pertunjukan teater.. Penciptaan pemeranan tersebut diawali dengan analisis struktur dan tekstur  tokoh HAM. Bagian dari analisis struktur tokoh HAM meliputi aspek fisiologi, psikologi dan sosiologi  tokoh. Analisis tekstur tokoh meliputi dialog dan spektakel. Hasil dari analisis dan tafsir pemeran  terhadap tokoh tersebut dijadikan pedoman dalam upaya proses penciptaan tokoh, dengan bertumpu  pada pendekatan peran dan daya cipta melalui potensi dan kekayaan batin, yang secara akademik  dimiliki oleh pemeran Penciptaan tokoh HAM pada pertunjukan teater adalah satu upaya untuk  memahami kembali pikiran-pikiran absurd yang tercermin berdasarkan perwujudan tokoh yang  menunjukkan keadaan tragis dan juga komedi.  
Penokohan dalam Lakon Maut dan Sang Dara Wenhendri, Wenhendri; Suisno, Edy
Creativity And Research Theatre Journal Vol 7, No 1 (2025): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v7i1.5808

Abstract

This research “Characterization of Characters in Ariel Dorfman’s Maut dan Sang Dara (Death and Maiden; trans. Mimi Notokusumo) is a study of characters in the play by emphasizing the reading and reflection on the speech and actions of each character. This study is also to see the uniqueness of each character especially in determining the existence of main character and its relation with another characters. Opposing or supporting relationship of each characters is described in relation to the main conflict of the play. The research begins with a ‘three-dimensional reading’ by examining their identities physically, psychologically, and sociologically. This step is followed up by exploring the various emotions, thoughts, and actions of the main characters as a result of the emotions, thoughts, and actions of the other characters. Ultimately, the reading of characters in Maut dan Sang Dara sees and finds differences in each character which then sharpens and deepens the conflict in the story. Maut dan Sang Dara, Ariel Dorfman, Characterization, and Relation of character.
Proses Kreatif Penciptaan Pantomime “Kawan Lama” Melalui Penelitian Berbasis Refleksi Artistik Nofriwandi, Erik; Riyadi, Lanang
Creativity And Research Theatre Journal Vol 7, No 2 (2025): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v7i2.5853

Abstract

Penelitian ini membahas proses kreatif penciptaan karya pantomim Kawan Lama yang mengangkat tema persahabatan, keterbatasan fisik, dan nilai kemanusiaan melalui pendekatan non-verbal. Tujuan penelitian ini adalah merefleksikan tahapan kreatif secara mendalam berdasarkan model Wallas yang mencakup Preparation, Incubation, Illumination, dan Verification. Menggunakan metode refleksi artistik dalam kerangka praktik berbasis riset, peneliti sekaligus pencipta karya menelusuri pengalaman tubuh, intuisi sosial, dan respon performatif dari dua performer siswa sekolah menengah di Kota Bukittinggi. Temuan menunjukkan bahwa model Wallas efektif sebagai alat navigasi dalam proses kreatif pertunjukan, dengan penekanan pada pencerahan emosional dan pengorbanan yang tak terduga sebagai elemen dramatik utama. Pantomim terbukti mampu menyampaikan pesan mendalam tanpa kata, dan pendekatan reflektif ini menawarkan kontribusi penting bagi praktik penciptaan seni yang berpijak pada pengalaman empatik dan makna sosial. Penelitian ini mendorong penguatan metode reflektif dalam pendidikan seni pertunjukan dan membuka ruang bagi pengembangan narasi tubuh yang humanistik
Banten dalam Intermedia: Konsep Intermedia dalam Pertunjukan Teater Ibunda Suri Karya Solid Art Indonesia Sofyan, Rizal; Putra, Wanda Rahmad; Sinta, Sinta
Creativity And Research Theatre Journal Vol 7, No 2 (2025): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v7i2.6100

Abstract

Penggunaan konsep intermedia dalam pertunjukan teater di Indonesia semakin berkembang seiring hadirnya perangkat teknologi seperti kamera, proyektor, dan sistem tata suara. Kehadiran teknologi tersebut membuka ruang eksplorasi artistik yang menjadikan teater tidak hanya sebagai medium representasi, tetapi juga sebagai arena pertemuan berbagai media. Salah satu kelompok yang mengeksplorasi intermedia adalah Solid Art Indonesia, kelompok seni pertunjukan asal Kota Serang, Banten. Melalui karyanya berjudul Ibunda Suri, Solid Art Indonesia menggabungkan boneka, tari, musik, dan proyeksi visual ke dalam satu kesatuan karya.Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan konsep intermedia dalam membangun estetika pertunjukan Ibunda Suri. Analisis didasarkan pada perspektif teoritik yang diusulkan oleh Petern Eckersall dalam buku New Media Dramaturgy, yang menekankan bagaimana media baru dan praktik dramaturgis berinteraksi dalam proses kreatif. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan fokus pada pencarian bentuk intermedialitas dari elemen-elemen yang hadir dalam pertunjukan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa intermedialitas terutama tampak pada kerja penyutradaraan yang melibatkan aspek skenografi, interaksi aktor manusia dan non-manusia, serta naskah sebagai catatan produksi. Selain itu, dimensi sejarah dan kepenontonan juga muncul, meskipun belum sepenuhnya memperoleh ruang dalam kerangka konseptual intermedia.
Struktur Dramatik Lakon Orang-Orang Setia Karya Iswadi Pratama Gusrizal, Gusrizal; Yuniarni, Yuniarni
Creativity And Research Theatre Journal Vol 7, No 2 (2025): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v7i2.6236

Abstract

Penelitian ini mencoba melihat naskah Orang-Orang Setia karya Iswadi Pratama bukan lagi sebagai sebuah drama tetapi sebagai mesin kritik sosial. Fokusnya bukan sekadar membedah alur, melainkan melihat bagaimana dramaturgi realis-simbolik di dalamnya membenturkan nasib manusia-manusia marginal dengan tembok kekuasaan yang dingin. Tujuannya adalah untuk menelusuri bagaimana ketegangan dibangun secara pelan tapi pasti melalui dialog antara Rahman dan Sarmin. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan interpretative serta analisis tekstual, setiap elemen dibedah ,mulai dari pemicu konflik yang ganjil hingga klimaks yang menyesakkan. Hasilnya menunjukkan sebuah temuan menarik: naskah ini tidak digerakkan oleh satu orang, melainkan oleh dua tokoh utama yang saling mengunci dalam satu pusaran alur. Struktur ini ternyata bukan cuma soal urusan teknis panggung, tapi adalah ‘senjata’ artistik yang sengaja dirancang untuk menelanjangi ironi penggusuran serta carut-marut ketidakadilan sistemik. Temuan ini pada akhirnya menegaskan bahwa kekuatan naskah ini terletak pada arsitektur dramanya yang mampu bicara jujur soal isu sosial tanpa harus kehilangan bobot estetikanya dalam lanskap teater realis Indonesia. 
Struktur dan Tekstur dalam Lakon Mainan Gelas Karya Tennessee Williams Saduran Suyatna Anirun Purnamasari, Arni
Creativity And Research Theatre Journal Vol 7, No 2 (2025): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v7i2.6206

Abstract

Lakon Mainan Gelas karya Tennessee Williams yang disadur oleh Suyatna Anirun merupakan lakon yang mengangkat isu sosial tentang dampak trauma orang tua terhadap anak-anaknya melalui tuntutan kesempurnaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan tekstur lakon tersebut menggunakan teori Kernodle sebagai dasar perancangan pementasan teater bergaya realisme. Metode penelitian deskriftif kualitatif diterapkan melalui studi pustaka dan analisis naskah, dengan fokus pada tema sosial, plot linier dengan flashback, karakter komplekas (Arini sebagai ibu otoriter, Liswati yang pendiam, dan Taufik yang keras), serta tekstur meliputi dialog simbolik, mood melankolis penuh tekanan batin, dan spektakel visual seperti pecahnya mainan gelas sebagai simbol kerapuhan hubungan keluarga. Hasil analisis menunjukkan bahwa lakon ini mengungkap konflik batin Arini akibat ditinggal suami, yang memicu sikap kerasnya terhadap anak-anak, menciptakan suasana rumah yang murah dan penuh ketegangan. Kesimpulan penelitian mengungkap kritik implisit terhadap pola asuh otoriter yang memperkuat siklus trauma antargenerasi, dengan relevansi sosial bagi masyarakat modern, terutama orang tua berpendidikan tinggi di kota besar.
Dramaturgi Resistensi Perempuan dalam Pertunjukan Senja dengan Dua Kematian Handayani, Lusi
Creativity And Research Theatre Journal Vol 7, No 2 (2025): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v7i2.6290

Abstract

Artikel ini mengkaji dramaturgi resistensi perempuan dalam pertunjukan Senja dengan Dua Kematian karya Kirdjomulyo dengan menempatkan tubuh, emosi, dan tindakan performatif sebagai medium utama pembentukan makna. Penelitian berfokus pada transformasi karakter Wijasti sebagai representasi perempuan yang mengalami tekanan sosial, moral, dan struktural dalam sistem patriarki, serta bagaimana pengalaman traumatis tersebut dimanifestasikan melalui praktik pementasan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kajian dramaturgi dan naratif, melalui analisis terhadap struktur dramatik pertunjukan, relasi tubuh dan dialog, serta interpretasi aktor di atas panggung. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi Wijasti tidak hanya terjadi pada tataran naratif, tetapi diwujudkan secara performatif melalui perubahan gestur, ekspresi vokal, ritme permainan, dan pengolahan ruang panggung. Praktik dramaturgi tersebut membentuk resistensi simbolik terhadap nilai-nilai patriarkal yang menindas, sekaligus menghadirkan kesadaran eksistensial perempuan sebagai subjek yang berdaya. Kajian ini menegaskan bahwa pertunjukan Senja dengan Dua Kematian berfungsi sebagai ruang artikulasi perlawanan perempuan dan wacana kritis terhadap ketimpangan kekuasaan dalam ranah domestik dan sosial melalui bahasa seni pertunjukan.
Dari Studi Drama Klasik ke Ekodramaturgi: Transformasi Teater Potlot Palembang dalam Pencarian Ekspresi Teater dan Lingkungan Putra, Fajar Eka; Carnelis, Helvi; Pramayoza, Dede
Creativity And Research Theatre Journal Vol 7, No 2 (2025): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v7i2.6316

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang transformasi Teater Potlot Palembang, dari kelompok studi dramaturgi klasik menjadi praktisi ekodramaturgi. Fokus penelitian adalah proses transformasi, untuk menganalisis alasan-alasan konseptual di balik implementasi ekodramaturgi oleh Teater Potlot, dengan pertunjukan Rawa Gambut sebagai suatu studi kasus. Penelitian didasarkan pada teori ekodramaturgi sebagai kerangka analisis atas karya teater, yang dipandang mengintegrasikan isu-isu ekologi ke dalam proses dramaturgi. Karya semacam itu diyakini memiliki watak realisme sosial, yaitu pendekatan artistik yang merepresentasikan masalah-masalah sosial dan lingkungan, di mana teater bertransformasi menjadi agen perubahan sosial dan menjadi medium dari advokasi lingkungan. Menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data studi dokumentasi, studi pustaka dan wawancara, penelitian ini menghasilkan pemahaman bahwa Teater Potlot telah berhasil mengembangkan ekodramaturgi khas mereka. Ekodramaturgi Teater Potlot itu dihasilkan melalui proses riset mendalam, mendorong partisipasi komunitas dan menciptakan kolaborasi lintas sektor. Melalui penerapan ekodramaturgi, pertunjukan Teater Potlot berfungsi sebagai alat advokasi, edukasi dan refleksi kritis terhadap kerusakan lahan gambut. Lebih jauh, Teater Potlot berhasil membangun jejaring strategis dengan ekodramaturgi, antara lain dengan LSM, akademisi, media dan juga komunitas lokal, untuk memperkuat dampak sosial dan lingkungan dari karya teater mereka.