cover
Contact Name
Kadar Ramadhan
Contact Email
poltekita.jpm@gmail.com
Phone
+6285299159212
Journal Mail Official
poltekita.jpm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27225801     EISSN : 27225798     DOI : https://doi.org/10.33860/pjpm
Core Subject : Health,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community health services. The scope Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat receives articles from all public service activities in the field of health.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni" : 25 Documents clear
Bantuan Makanan 72 Jam Pertama Untuk Korban Banjir Bandang, Desa Beka, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah: First 72 Hours of Food Aid for Flash Flood Victims, Beka Village, Sigi Regency, Central Sulawesi Province Fahmi Hafid; Nasrul Nasrul; Gusman Gusman; Lisnawati Lisnawati; Amsal Amsal; Masudin Masudin; Kadar Ramadhan; Hamsiah Hamsiah; Zainul Zainul; Putu Candriasih
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.097 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.613

Abstract

The 72-hour period is a golden period that is very crucial in emergency response, related to the efficiency of saving victims after a banjir bandang disaster, related to an individual's ability to survive and energy reserves in the human body. Due to the large number of victims of the flash flood and the urgent need, yellow rice was given as a first 72 hours aid for the victims of the flash flood in Beka village, Sigi Regency, Central Sulawesi province. The distribution of yellow rice in packaged food preparations consists of yellow rice, tofu, tempeh, shredded fish, chicken and beef. Each pack weighs about 200gr with a calorie content of ±700 kcal. A total of 100 packs. Other assistance is in the form of 5 doses of mineral water, the number of beneficiaries is 100 people consisting of toddlers, pregnant women, breastfeeding mothers, the elderly and adults. The activity will be held on March 27, 2021, the day after the flash flood hit. Before distributing the yellow rice sample, it was reported to the officers at the Marawola Health Center Health Post, Sigi BPBD Command Post for inspection. The donors came from the academic community of Poltekkes Kemenkes Palu. The volunteer team consists of 9 lecturers, staff and students of the Poltekkes Kemenkes Palu. The aid was received by the banjir bandang survivors properly and on time.   ABSTRAK Masa 72 jam adalah masa emas yang sangat krusial dalam tanggap darurat, terkait dengan efisiensi penyelamatan korban pasca bencana banjir bandang, terkait kemampuan bertahan seorang individu dan cadangan energi dalam tubuh manusia. Oleh karena jumlah korban banjir bandang yang cukup besar dan kebutuhan yang mendesak, maka diberikan makanan nasi kuning sebagai bantuan 72 Jam Pertama untuk korban banjir bandang desa Beka, Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan Pembagian Nasi kuning dalam sediaan bungkusan makanan terdiri dari nasi kuning, tahu, tempe, ikan suwir, daging ayam dan daging sapi. Berat setiap bungkusnya sekitar 200gr dengan kandungan kalori ±700 kkal. Jumlah sebanyak 100 bungkus. Bantuan lainnya berupa Air mineral 5 dos, jumlah penerima manfaat 100 orang yang terdiri dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, lansia dan orang dewasa. Pelaksanaan kegiatan pada tanggal 27 Maret 2021 sehari setelah banjir bandang menerjang. Sebelum dibagikan sampel nasi kuning dilaporkan kepada petugas di Pos Kesehatan Puskesmas Marawola Pos Komando BPBD Sigi untuk diperiksa. Donatur berasal dari civitas akademika Poltekkes Kemenkes Palu. Tim relawan terdiri dari Dosen, Staf dan Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palu sebanyak 9 orang. Bantuan diterima oleh penyintas banjir bandang dengan baik dan tepat waktu.
Pelatihan Menyusun Menu Gizi Seimbang pada Ibu Balita Stunting di Desa Bajoe, Konawe: Training on Developing Balanced Nutrition Menu for Stunting Mothers of Under-Five Children in Bajoe Village, Konawe Rasmaniar Rasmaniar; Euis Nurlaela; Kasmawati Kasmawati; Nurbaya Nurbaya
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.581 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.808

Abstract

Stunting can cause delays in motor development which includes emotional development, behavior, and brain development among under-five children. Mother's knowledge is closely related to the nutritional status of the children. The inadequate practice of feeding infants and children (IYCF) is influenced by the mother's low level of knowledge. Therefore, this community service activity aimed to increase mothers' knowledge about the importance of balanced nutrition and improve mothers' skills in compiling a balanced nutritional menu from local food ingredients. This activity was carried out in Bajoe Village, Soropia District, Southeast Sulawesi. As many as 35 mothers were involved as participants. The form of this activity was counseling and practice of compiling a balanced nutrition menu. The counseling method was delivered in the form of lectures and discussions. The evaluation was done in the form of pre-test and post-test. The results of the pre-test showed the mean score was 76.28, and there was an increase in the post-test score to 93.43. It means that there was an increase in the score of 17.15 points. Assistance to mothers in providing a balanced nutritional menu is important to support the growth and development of children.   ABSTRAK Stunting pada balita dapat mengakibatkan keterlambatan perkembangan motorik yang meliputi perkembangan emosi, tingkah laku, dan perkembangan otak. Pengetahuan ibu sangat berhubungan dengan status gizi balita. Praktik pemberian makanan pada bayi dan anak (PMBA) yang kurang optimal dipengaruhi tingkat pengetahuan ibu yang rendah. Oleh karena itu,  kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya gizi seimbang dan meningkatkan keterampilan ibu dalam menyusun menu gizi seimbang dari bahan pangan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Bajoe, Kecamatan Soropia, Sulawesi Tenggara. Sebanyak 35 ibu balita terlibat sebagai peserta. Bentuk kegiatan ini adalah penyuluhan dan praktik menyusun menu gizi seimbang. Metode penyuluhan disampaikan dalam bentuk ceramah dan diskusi. Evaluasi dilakukan dalam bentuk pemberian pre- dan post-test.  Hasil pre-test menunjukkan rerata skor sebanyak 76,28 dan terjadi peningkatan skor post-test menjadi 93,43. Hal ini berarti terjadi peningkatan skor sebanyak 17,15 poin. Pendampingan pada ibu balita dalam memberikan menu gizi seimbang pada balita sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang balita.
Bantuan Kemanusiaan Korban Banjir Bandang di Sulawesi Tengah: Humanitarian Assistance for Flash Flood Victims in Central Sulawesi Fahmi Hafid; Nasrul Nasrul; Aminudin Aminudin; Amsal Amsal; Masudin Masudin; Gusman Gusman; Sova Evie; Kadar Ramadhan; Hamsiah Hamsiah; Junaidi Junaidi; Zainul Zainul; Lisnawati Lisnawati; Putu Candriasih; Nurjaya Nurjaya; Elvyrah Faisal; Linda Linda; Moammar Safari; Supriadi Abd Malik; Andi Fatmawati; Hasnawati Hasnawati; Selvi Alfrida Mangundap; Mardani Mangun; Fajrillah Kolomboy; Dedi Mahyudin Syam; Hastuti Usman; Nurarifah Nurarifah; Tjitrowati Djaafar; Niluh Nita Silfia; Lili Suryani; Sri Restu Tempali; Sigit M. Nuzul; Lisda Widianti Longgupa; Hadina Hadina; Sri M. Hasan; Hadriani; I Wayan Supetran; Mercy Joice Kaparang; Lindanur Sipatu; Baharuddin Condeng; Azizah Saleh; Siti Hadijah Batjo; Djadid Subchan; Anna Veronika Pont; Olkamien J. Longulo; Novarianti Novarianti; Supriadi; Wijianto Wijianto; Sri Yanti Kusika; Henrietta Imelda Tondong; Christina Entoh; Nurfatimah Nurfatimah; Masda Masda; Saman Saman; Yasmin H Yasmin H; Azwar Azwar; Hasni Hasni; Ekasari Dewi Pertiwi; Rusneni; Raoda; Hasdrini; Salman; Irsanty Collein; Yulianus Sudarman H Melangka; Christine; Taqwin Taqwin; Hanum Sasmita; Asri Widyayanti; Ros Arianty; Dwi Kartika; Baiq Emy; Diah Ayu Hartini; Sukmawati; Nitro Galenso; Wery Aslinda; Indro Subagyo; Elfyrah Faisal; Ansar Ansar; Bahja Bahja; Dwi Erma Kusumawati; Agusrianto Agusrianto; Nirva Rantesigi; Rina Tampake; Sony Bernike Magdalena Sitorus; Helena Pangaribuan; Firdaus Hi Jahja Kunoli; Hasbunsyah Hasbunsyah; Metrys Ndama; Nurindah Nurindah; Diana Nurhayati Sinurat; Asrawaty Asrawaty; Abd Farid Lewa; Muliani Muliani; Eka S. Riyanto; Dafrosia Darmi Manggasa; Ni Made Ridla Nilasanti Purwata
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.561 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.1084

Abstract

The flash flood disaster hit Galumpang Village, Aung Village and Bajungan Village in Tolitoli Regency, Central Sulawesi on Wednesday morning 23 March 2022. Due to the large number of victims of flash floods and the urgent needs of victims of flash floods, the Civitas Academic of Poltekkes Kemenkes Palu provided humanitarian aid for victims of flash floods in Tolitoli Regency, Central Sulawesi. Humanitarian assistance in the form of ready-to-eat food, rice, Toothpaste, Soap, Sunlight, Shampoo, Sweetened Condensed Milk, Tea, Sugar, Bucket, Dipper, Mask and Pampers Children under two. The assistance was handed over by the Chief Community Service Officer to the Head of Galumpang Village on April 1, 2022 at the Disaster Management Command Post in Galumpang Village, Dakopamean District, Tolitoli Regency, Central Sulawesi. The flash flood victim’s community as beneficiaries have received assistance from the Poltekkes Kemenkes Palu Academic Community through Community Service activities.   ABSTRAK Bencana banjir bandang telah menghantam Desa Galumpang, Desa Aung dan Desa Bajungan di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah pada Rabu dini hari tanggal 23 Maret 2022. Oleh karena besarnya jumlah korban banjir bandang dan kebutuhan korban banjir bandang yang mendesak, maka Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Palu memberikan bantuan kemanusiaan korban banjir bandang di Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah. Bantuan kemanusian berupa makanan siap saji, beras, Pasta Gigi, Sabun, Sunlight, Shampoo, Susu Kental Manis, Teh, Gula Pasir, Ember, Gayung, masker dan Pampers Baduta. Bantuan diserahkan oleh Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat kepada Kepala Desa Galumpang pada tanggal 01 April 2022 di Posko Induk Penanggulangan Bencana Desa Galumpang Kecamatan Dakopamean Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Masyarakat korban banjir bandang sebagai penerima manfaat telah menerima bantuan dari Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Palu melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat.
Pembinaan Kesehatan Mental dan Reproduksi Bagi Remaja Masjid AMIN, Sleman, Yogyakarta: Mental and Reproductive Health Development for Youth AMIN, Sleman, Special Region of Yogyakarta Merita Arini; Harumi Iring Primastuti; Lailatul Hidayanti; Wingga Chrisna Aji; Farida Nur Affia; Sarah Disa Khoirunnisa
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.583 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.809

Abstract

Adolescence and early adulthood are transitional periods that vulnerable to mental and reproductive health disorders. This community service aimed to provide education about mental and reproductive health to increase knowledge and prevent both health problems in partners. A cycle of action research method was conducted by involved partners to determine the priority of the problems and how to solve them. Eighteen participants were involved with mental and reproductive health education session. As a result, there was an improvement of the mean score of participants' knowledge from 9,11 become 11,50 (maximum score=15) [p=0,001] and indicators achievement of the activeness of participants in participating in this community service activity. In conclusion, the educational session helped increase participants' mental and reproductive health knowledge. Multisectoral participation is needed to assist youth in implementing healthy lifestyle behaviors to maintain mental and sexual health.   ABSTRAK Kelompok usia remaja dan dewasa awal merupakan masa transisi yang rentan dengan masalah kesehatan mental dan reproduksi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi mengenai kesehatan mental dan reproduksi untuk meningkatkan pengetahuan dan mencegah kedua masalah kesehatan tersebut pada mitra. Pendekatan yang dilakukan pada pengabdian masyarakat ini adalah satu siklus action research di mana tim pengabdian melibatkan mitra dalam penentuan prioritas masalah yang diselesaikan serta bagaimana cara menyelesaikannya. Sesi edukasi dilakukan terhadap 18  orang anggota organisasi remaja AMIN tersebut. Hasil pengabdian ini adalah meningkatnya rerata skor pengetahuan remaja mengenai kesehatan mental dan reproduksi dari 9,11 menjadi 11,50 (skor maksimal 15) [p=0,001], serta tercapainya indikator keaktifan partisipan dalam berpartisipasi pada kegiatan pengabdian masyarakat ini. Sebagai kesimpulan, sesi edukasi bermanfaat meningkatkan pengetahuan partisipan tentang kesehatan mental dan reproduksi. Dibutuhkan peran serta multisektor untuk mendampingi remaja dalam menerapkan perilaku hidup sehat untuk menjaga kesehatan mental dan seksual.
Sosialisasi dan Training of Trainer Pentingnya Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Operator SPBU di Kab. Mamuju: Socialization and Training of Trainers of the Importance of Using Personal Protective Equipment for Gas Station Operators in Mamuju District Fajar Akbar; Haeranah Ahmad
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.296 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.813

Abstract

Personal protective equipment is an important tool in the workplace and is often neglected by workers or employees, even by workplace management. The purpose of this activity was to conduct socialization and training of trainers to gas station managers and operators about the importance of using personal protective equipment when doing work. The location of this activity was at H. Laumma Karema gas station, Kali Mamuju gas station, and Tasiu gas station. The service method was carried out by conducting training of trainers for 6 gas station managers and socializing the use of personal protective equipment masks among 45 gas station operators. The results of the activity showed the importance of socialization and training of trainers on personal protective equipment for gas station managers and operators, especially PPE masks were gas station managers and operators are expected to use 3M filter masks when in the gas station area.   ABSTRAK Alat pelindung diri yang merupakan suatu alat yang penting di tempat kerja sering diabaikan oleh pekerja atau karyawan, bahkan oleh manajemen tempat kerja. Tujuan kegiatan ini melakukan sosialisasi dan Training of Trainer kepada para pengelola dan operator SPBU tentang pentingnya penggunaan alat pelindung diri saat melakukan pekerjaan. Lokasi kegiatan ini dilakukan di SPBU H. Laumma Karema, SPBU Kali Mamuju dan SPBU Tasiu. Metode pengabdian dilakukan dengan melakukan training of trainer pada 6 orang pengelola SPBU dan sosialisasi penggunaan alat pelindung diri masker pada 45 orang operator SPBU. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pentingnya sosialisasi dan training of trainer tentang alat pelindung diri pada pengelola dan operator SPBU khususnya APD masker dimana para pengelola dan operator SPBU diharapkan menggunakan masker 3M filter saat berada di kawasan SPBU.
Pengukuran Tinggi Badan (TB), Berat Badan (BB) & Lingkar Lengan Atas (LILA) di Masa Pandemi: Measurement of Height, Weight & Upper Arm Circumference During a Pandemic Yane Tambing; Mona Safitri Fatiah; Lisda Oktavia Madu Pamangin
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.602 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.821

Abstract

The problem of children's nutritional status in Indonesia is still fairly high, especially in the eastern region. One of the contributors to the high case is Sarmi Regency, Papua Province. The purpose of this activity was to look at the nutritional status of under-five children in Sarmi Regency through height, weight, and upper-arm circumference. This activity was carried out for 2 weeks, from July 5 - 21, 2021, in Siaratesa Village, Tafarewar, Nengke, and Bebon Jaya, Sarmi Regency with the target of this activity was mothers who have under-five children. This activity was carried out by community education methods, data collection, and measurement practices in the form of height, weight, and upper-arm circumference. The results of this activity obtained wasting cases of 54.1% stunting & underweight 24.1%, and the average upper-arm circumference was about 14.40 cm. Thus, it is expected that there are continuous activities carried out by the local health center to complement the activities as an effort to increase maternal knowledge to guide the occurrence of nutrition in under-five children.   ABSTRAK Masalah gizi pada balita di Indonesia masih menjadi topik yang masih hangat yang masih diperbincangkan, dimana kasus tersebut masih terbilang masih sangat tinggi, terutama di wilayah timur Indonesia, salah satu penyumbang kasus tersebut adalah Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat status gizi balita di Kab. Sarmi melalui pengukuran Tinggi Badan (TB), Berat Badan (BB) dan Lingkar Lengan Atas (LILA) balita. Kegiatan ini dilakukan selama ± 2 minggu, pada tanggal 5 – 21 Juli 2021, di Kampung Siaratesa, Tafarewar, Nengke dan Bebon Jaya, Kabupaten Sarmi dengan sasaran kegiatan ini adalah ibu yang memiliki balita yang berusia 0 – 59 bulan. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pendidikan masyarakat, pengumpulan data dan praktik pengukuran berupa TB, BB dan LILA. Hasil dari kegiatan ini diperoleh kasus wasting sebesar 54,1 persen, stunting & underweight sebesar 24,1 persen serta rata-rata LILA balita sekitar 14,40 cm. Dengan demikian, diharapkan adanya kegiatan yang berkesinambungan yang dilakukan oleh pihak puskesmas setempat untuk melengkapi kegiatan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan ibu dalam upaya menurunkan kejadian masalah gizi pada balita.
Screening Risiko Menderita DM Tipe 2 pada Kelompok Usia ≥40 Tahun di Puskesmas Kota Ambon: Risk Screening of Patients with Type 2 DM in the Age Group ≥40 Years at the Ambon City Health Center Nur Baharia Marasabessy; Sitti Johri Nasela; La Syam Abidin
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1213.828 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.845

Abstract

The incidence of type 2 diabetes in Ambon City continues to increase. Increasing age has the opportunity to reduce body system functions so that a person has the opportunity to suffer from type 2 DM. This activity aimed to detect early the risk of suffering from DM in the age group 40 years in order to take preventive and countermeasures so that the incidence of DM can be prevented or controlled. The activity method was preceded by screening for risk factors for patients who visited the Nania Health Center for one week, followed by health education, distribution, and explanation of modules and mentoring. The results showed that 82.2% of respondents were at moderate to high risk of suffering from type 2 diabetes. Factors associated with this risk were BMI, waist circumference, consumption of vegetables and fruit, physical activity and exercise, and a history of suffering from hypertension and hyperglycemia. This community service activity can motivate most respondents to increase fruit and vegetable consumption, limit carbohydrate and sugar intake, and physical activity in the form of a morning walk after dawn prayer for 30-60 minutes.   ABSTRAK Kejadian penyakit DM tipe 2 di Kota Ambon terus mengalami peningkatan. Usia yang semakin bertambah berpeluang semakin berkurangnya fungsi-fungsi sistem tubuh sehingga seseorang berpeluang menderita penyakit DM tipe 2. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini risiko menderita DM pada kelompok usia ≥40 tahun agar dapat melakukan tindakan pencegahan dan penanggulangan sehingga kejadian DM dapat dicegah atau dapat dikendalikan. Metode kegiatan PKM didahului dengan skrining faktor risiko pada pasien yang berkunjung di Puskesmas Nania selama satu minggu, dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan, pembagian dan penjelasan modul serta pendampingan.  Hasil menunjukkan 82,2% responden berisiko sedang sampai tinggi menderita DM tipe 2. Faktor yang berhubungan dengan risiko tersebut adalah BMI, lingkar pinggang, konsumsi sayur dan buah, aktivitas dan latihan fisik serta riwayat menderita hipertensi dan hiperglikemia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memotivasi sebagian besar responden melakukan peningkatan konsumsi buah dan sayur, membatasi asupan karbohidrat  dan gula serta aktivitas fisik berupa jalan pagi setelah shalat subuh selama 30-60 menit.
Pendampingan Pengelolaan Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronik dan Bayi Berisiko Stunting : Assistance in the Management of Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency and Babies at Risk of Stunting Anis Setyowati; Lina Ratnawati; Rizka Mar’atus Sholichah
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.844 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.891

Abstract

Pregnant women with Chronic Energy Deficiency and low nutrition knowledge are at risk of pregnancy with anemia. Inhibited fetal growth (IPM) and LBW delivery can increase the risk of stunting. The purpose of this activity was to deal with SEZ problems in pregnant women, babies who are at risk of stunting, and lack of nutrition knowledge. The method used was assistance to pregnant women with Chronic Energy Deficiency until the mother gives birth by providing additional foods high in calories and protein, iron, calcium and folic acid supplementation, as well as education through lectures and discussions. The location was in Puncu District, Kediri Regency with 37 pregnant women with Chronic Energy Deficiency with gestational age of 23-40 weeks. There was an increase in the average weight of pregnant women by 8.9 kg, uterine fundal height increased by an average of 14.06 cm, upper arm circumference increased by an average of 3.9 cm, Hb levels increased by an average of 1.74gr%, Mother's knowledge about nutrition and exclusive breastfeeding increased, breastfeeding skills increased, the baby's weight and upper arm circumference were in the normal category. Assistance for pregnant women with Chronic Energy Deficiency and babies at risk of stunting can improve maternal health during pregnancy and prevent babies from experiencing stunting.   ABSTRAK Ibu hamil dengan status gizi KEK dan pengetahuan rendah tentang gizi berisiko terhadap kehamilan dengan anemia. Pertumbuhan janin terhambat (PJT) dan persalinan BBLR dapat meningkatkan risiko stunting pada bayi. Tujuan kegiatan ini adalah menangani masalah KEK pada ibu hamil, bayi yang berisiko stunting, rendahnya pengetahuan tentang gizi. Metode yang digunakan adalah pendampingan kepada ibu hamil KEK sampai ibu melahirkan dan bayinya berusia 3 bulan dengan memberikan makanan tambahan tinggi kalori dan protein, suplementasi tablet tambah darah, kalsium dan asam folat, serta edukasi dengan ceramah dan diskusi. Lokasi di Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri dengan 37 ibu hamil KEK dengan usia kehamilan 23-40 minggu. Terdapat peningkatan rerata berat badan ibu hamil sebesar 8,9 kg, tinggi fundus uteri meningkat rata-rata sebesar 14,06 cm, lingkar lengan atas meningkat rata-rata 3,9 cm, kadar Hb meningkat rata-rata sebesar 1,74gr%, pengetahuan ibu tentang gizi dan ASI Eksklusif meningkat, keterampilan menyusui meningkat, berat badan dan lingkar lengan atas bayi dalam kategori normal. Pendampingan ibu hamil KEK dan bayi berisiko stunting dapat meningkatkan kesehatan ibu selama kehamilan dan mencegah bayi mengalami stunting.
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Edukasi dan Pemberian Tablet Tambah Darah pada Sasaran Kunci di Desa: Stunting Prevention Efforts Through Education and Provision of IFA Supplements to Key Targets in the Village Imanuelle Tamara Audrey Siampa; Wahyuni Hasan; Farikha Aulia; Eka Ernalifia Saputri; Sitti Nailah Rustam; Mohammad Fuad; Muh. Ikhsan; Aminuddin Syam; Tanti Asrianti; Muhammad Rachmat
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.083 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.914

Abstract

As one of the locus of stunting prevention in Takalar Regency, Bontokassi Village has 20 stunted children in February 2021 with 16 stunted categories and 4 severe stunted categories. Physical and non-physical interventions are carried out to prevent stunting, such as distributing booklets of six healthy behaviors, distributing IFA supplements (TTD), and nutritional counseling. This activity aimed to increase knowledge and awareness of pregnant women and breastfeeding mothers about stunting, and increase the coverage of iron supplement intake for pregnant women and adolescent girls. The results of the counseling showed that 21.7% of participants experienced an increase in knowledge after the intervention. A total of 21 targets received iron supplements, consisting of three pregnant women and 18 young women. Each target is given four TTD to drink once a week. This intervention activity needs to be carried out on an ongoing basis by Puskesmas officers assisted by Posyandu cadres in order to overcome the stunting problem in this area.   ABSTRAK Sebagai salah satu lokus pencegahan stunting di Kabupaten Takalar, Desa Bontokassi memiliki 20 balita stunting pada Februari 2021 dengan kategori pendek sebanyak 16 balita dan empat kategori sangat pendek. Intervensi fisik dan non fisik dilakukan untuk mencegah stunting, seperti membagikan booklet enam perilaku sehat, membagikan suplemen tablet tambah darah (TTD), dan penyuluhan gizi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil dan ibu menyusui tentang stunting, dan meningkatkan cakupan asupan suplemen TTD pada ibu hamil dan remaja putri. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa 21,7% partisipan mengalami peningkatan pengetahuan setelah intervensi. Sebanyak 21 sasaran mendapatkan suplemen TTD, terdiri dari tiga ibu hamil dan 18 remaja putri. Setiap sasaran diberikan empat TTD untuk diminum satu kali dalam sepekan. Kegiatan intervensi ini perlu dilakukan secara berkelanjutan oleh petugas Puskesmas dibantu oleh kader Posyandu dalam rangka mengatasi masalah stunting di daerah ini.
Pemanfaatan Konseling ASI Eksklusif Menggunakan Media Leaflet pada Calon Pengantin: Utilization of Exclusive Breastfeeding Counseling using Leaflet Media among Bride Agus Hendra Al Rahmad; Abdul Hadi; Ampera Miko; Apripin Ahmad
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.714 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i2.974

Abstract

The success of exclusive breastfeeding is largely determined by the knowledge of the mother and husband. It should be, the bride and groom need to be given education in the form of counseling about exclusive breastfeeding using leaflet media to support the 1000 HPK efforts and reduce the prevalence of stunting. The purpose of this activity is to provide exclusive breastfeeding counseling using leaflet media to prospective brides in Banda Aceh City. The service is carried out with a non-equivalent group pretest-posttest approach with the aim of being totaling 20 grooms and brides. This service was carried out in Banda Aceh City in 2019. Counseling is carried out by professional counselors using leaflet media. Knowledge before and after counseling was measured by interview. The evaluation was carried out statistically using the Dependent t-test. The results show that counseling for prospective brides can significantly increase knowledge about exclusive breastfeeding (p= 0.003) in Banda Aceh City, the knowledge increased from 26,3 to 33,1. In conclusion, exclusive breastfeeding counseling to prospective brides is very useful in increasing nutritional knowledge.   ABSTRAK Keberhasilan pemberian ASI secara eksklusif sangat ditentukan oleh pengetahuan ibu dan suami. Sudah seharusnya, calon pengantin perlu diberikan edukasi berupa konseling tentang ASI esklusif menggunakan media leaflet dalam mendukung upaya 1000 HPK serta menurunkan prevalensi stunting. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan konseling ASI eksklusif menggunakan media leaflet kepada calon pengantin di Kota Banda Aceh.  Pengabdian dilakukan pendekatan pretest posttest non equivalent group dengan sasaran  yang berjumlah 20 calon pengantin pria dan wanita. Pengabdian ini dilakukan di Kota Banda Aceh pada tahun 2019. Konseling dilaksanakan oleh Konselor professional menggunakan media leaflet. Pengetahuan sebelum dan setelah konseling diukur secara wawancara. Evaluasi dilakukan secara statistik menggunakan uji Dependent t-test. Hasil menunjukkan bahwa konseling pada calon pengantin dapat meningkatkan pengetahuan tentang ASI eksklusif secara signifikan (p= 0,003) di Kota Banda Aceh, pengetahuan meningkat dari 26,3 menjadi 33,1. Kesimpulan, konseling ASI eksklusif kepada calon pengantin sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan gizi.

Page 1 of 3 | Total Record : 25