cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 2,081 Documents
Dinamika Arab Sunni dan Iran Syiah di Era Kontemporer Arsad Hidayat; Sabil Mokodenseho
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3927

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang dan dinamika konflik antara Arab Saudi (Sunni) dan Iran (Syiah) di Timur Tengah. Analisis ini diperlukan untuk melihat keterlibatan kedua negara, Arab Saudi dan Iran dalam mewujudkan ekspansi pengaruh di Timur Tengah dengan menggunakan pendekatan ideologi. Hal tersebut bertujuan sebagai penyeimbang kekuatan Arab Saudi dan Iran di kawasan Timur Tengah. Artikel ini menunjukkan bahwa konflik Sunni-Syiah dilandasi motif persaingan kekuasaan, bukan motif agama. Konflik dimulai dari suksesi kepemimpinan pasca meninggalnya Nabi Muhammad SAW., pengangkatan Abu Bakar sebagai khalifah dan reaksi Fatimah az-Zahra yang enggan membaiat Abu Bakar sebagai pemimpin umat Islam penerus Nabi Muhammad SAW. Di era kontemporer, Saudi Arabia dan Iran memainkan peran signifikan pada konflik Suriah dan Yaman dalam berbagai cara, seperti pendanaan dan pemberian logistik militer. Pendekatan ideologi tidak pernah lepas dari misi yang dijalankan oleh keduanya.Kata Kunci: Arab Saudi, Iran, Sunni-Syiah, Timur Tengah AbstractThis article aims to analyse the background and dynamics of the conflict between Saudi Arabia (Sunni) and Iran (Shia) in the Middle East. This analysis is needed to see the involvement of the two countries, Saudi Arabia and Iran in realizing the expansion of influence in the Middle East by using an ideological approach. It aims to balance the power of Saudi Arabia and Iran in the Middle East region. This article shows that the Sunni-Shia conflict is based on a power competition motive, not a religious one. The conflict started from the succession of leadership after the death of the Prophet Muhammad, the appointment of Abu Bakr as caliph and the reaction of Fatimah az-Zahra who refused to pledge allegiance to Abu Bakr as the leader of the Muslims who succeeded the Prophet Muhammad. In the contemporary era, Saudi Arabia and Iran play a significant role in the Syria and Yemen conflicts in various ways, such as funding and providing military logistics. The ideological approach has never been separated from the mission carried out by the two countries.Keywords: Saudi Arabia, Iran, Sunni-Shia, Middle East
Implementasi Manajemen Mutu Terpadu Dalam Meningkatkan Layanan Pendidikan di Sekolah Insan Cendekia Madani Serpong Abdul Wahid; Tubagus Imam Santoso
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3928

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Mutu Terpadu dalam meningkatkan layanan pendidikan. Penelitian ini termasuk dalam jenis kuantitatif dengan pendekatan studi kasus, dimana Sekolah Insan Cendekia Madani Serpong menjadi lokasi penelitian. Penelitian ini menyimpulkan empat hal. Pertama, Manajemen Mutu Terpadu (MMT) adalah manajemen fungsional dengan pendekatan yang secara terus menerus difokuskan pada peningkatan kualitas, agar produknya sesuai dengan standar kualitas dari masyarakat yang dilayani dalam pelaksanaan tugas pelayanan umum dan pembangunan masyarakat. Kedua, prinsip MMT mencakup kepuasan pelanggan, respek terhadap semua orang, kepemimpinan, dan perbaikan terus menerus. Ketiga, ukuran produktivitas pendidikan terdiri dari produktivitas internal dan eksternal. Produktivitas internal, yaitu hasil yang dapat diukur secara kuantitatif seperti jumlah atau persentase lulusan sekolah, jumlah gedung yang dibangun. Sementara produktivitas eksternal menyangkut hasil yang tidak dapat diukur secara kuantitatif. Keempat, program berkelanjutan dalam rangka meningkatkan mutu karyawan Insan Cendekia Madani Serpong. Program-program yang dimaksud adalah Kajian Bulanan, Kajian Bersama Mentor, Seminar dan Pelatihan, serta Tahsin Qur’an.Kata Kunci: Manajemen Mutu Terpadu, Layanan Pendidikan, Produktivitas Pendidikan AbstractThis study aims to analyse the implementation of Integrated Quality Management in improving education services. This research is included in the quantitative type with a case study approach, where the Serpong Cendekia Madani School is the research location. This research concludes four things. First, Integrated Quality Management is functional management with an approach that is continuously focused on improving quality, so that its products comply with the quality standards of the people served in the implementation of public service tasks and community development. Second, the principles of Integrated Quality Management include customer satisfaction, respect for everyone, leadership, and continuous improvement. Third, the measure of education productivity consists of internal and external productivity. Internal productivity, namely results that can be measured quantitatively such as the number or percentage of school graduates, the number of buildings built. Meanwhile, external productivity concerns result that cannot be measured quantitatively. Fourth, a sustainable program in order to improve the quality of the employees of Insan Cendekia Madani Serpong. The programs in question are Monthly Study, Mentor Joint Study, Seminar and Training, and Tahsin Qur'an.Keywords: Integrated Quality Management, Educational Services, Educational Productivity
Analisis Peran Service Quality dan Brand Awareness dalam Meningkatkan Consumer Satisfaction pada Industri Ritel Food & Beverage (Studi Kasus Foodpedia) Hendy Tannady; Aditya Wardhana; Arief Nuryana; Revi Sesario; Ilham Arief; Ryan Firdiansyah Suryawan; Nurjannah Bando; Moch Arif Hernawan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3929

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh Brand Awareness dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode teknik purposive sampling dan sampel penelitian konsumen foodpedia sebanyak 155 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap Kepuasan konsumen dan tidak terdapat pengaruh Brand Awareness terhadap kepuasan konsumen.Kata Kunci: Brand Awareness, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Konsumen AbstractThe purpose of this study is to determine whether there is an effect of Brand Awareness and Service Quality on Consumer Satisfaction. This research uses a quantitative approach with purposive sampling technique method and sample of this study is 155 respondents of consumer Foodpedia. The result of this approach that the service quality partially can influenced customer satisfaction and Brand Awareness partially can not influenced customer satisfaction.Keywords: Brand Awareness, Service Quality, Consumer Satisfaction
Pemanfaatan Model Problem Based Learning (PBL) Case Method Tipe Jigsaw pada Mata Kuliah Demokrasi Pancasila untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Mahasiswa Dona Sariani; M. Salam; Heri Usmanto
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3930

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa kelas r02 prodi PPKn. Model jigsaw ini di pilih sebagai solusi yang ditemukan peneliti di lapangan tentang masih rendahnya motivasi dan hasil belajar, di lihat dari pembuatan tugas makalah dan tampilah power point presentasi mereka, cara mengajukan dan menjawab pertanyaan, hasil kuis, hasil UTS dan hasil UAS di mata kuliah demokrasi pancasila. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, Implementasi Tindakan, Observasi dan Analisis dan Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara studi dokumentas dan studi literature. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan Model Jigsaw pada Mata Kuliah demokrasi Pancasila dapat Meningkatkan motivasi dan hasil belajar Mahasiswa. Presentase siswa dengan kemampuan berfikir kreatif pada siklus I adalah 35,5. Pada siklus II presentasenya naik menjadi 54,8 dan pada siklus III mengalami peningkatan presentase menjadi 87,1. Sedangkan untuk hasil belajar mengalami peningkatan pada siklus I presentase di peroleh adalah 34,0. Pada siklus II presentase diperoleh 56,8 dan pada siklus tiga mengalami kenaikan menjadi 78,4.Kata Kunci: Problem Based Learning, Jigsaw, Motivasi, Hasil Belajar AbstractThis study aims to increase the motivation and learning outcomes of class r02 students of Civics Study Program. This jigsaw model was chosen as a solution found by researchers in the field regarding the low motivation and learning outcomes, seen from the making of their paper assignments and the appearance of their power point presentations, how to ask and answer questions, quiz results, UTS results and UAS results in courses. Pancasila democracy. This research is a Classroom Action Research (CAR) which was carried out in 3 cycles. Each cycle consists of stages of planning, implementation of actions, observation and analysis and reflection. The data collection techniques used are observation, interview, document study and literature study. The results of the study show that the use of the Jigsaw Model in Pancasila democracy courses can increase student motivation and learning outcomes. The percentage of students with creative thinking skills in the first cycle is 35.5. In the second cycle the percentage rose to 54.8 and in the third cycle the percentage increased to 87.1. Meanwhile, for learning outcomes increased in the first cycle, the percentage obtained was 34.0. In the second cycle the percentage was 56.8 and in the third cycle it increased to 78.4.Keywords: Problem Based Learning, Jigsaw, Motivation, Learning Outcomes
Pengaruh Insentif Pajak PPH Final Atas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak pada Masa Pandemi Covid-19 Siti Nuridah; Esther Megawati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3931

Abstract

 AbstrakPajak merupakan salah satu sumber pendapatan bagi setiap negara yang kemudian digunakan untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan negara tersebut. Namun, pada tahun 2020 muncul wabah yang bernama Corona Virus Disease-19. Sektor UMKM yang terguncang selama pandemi COVID-19 termasuk ke dalam bagian yang diperhatikan pemerintah dan mendapatkan kebijakan dalam kewajiban perpajakannya. Salah satu kebijakan yang dibuat oleh pemerintah terhadap perpajakan UMKM di Indonesia adalah adanya pemberian insentif pajak bagi para UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan insentif pajak dan pengaruhnya terhadap kepatuhan wajib pajak. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan assosiatif kausal yang bersifat sebab dan akibat. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuisioner yang disebar pada UMKM yang terdaftar di KPP Wilayah Jakarta Utara. Data yang digunakan untuk diolah adalah 35 hasil kuisioner yang sudah disebar dan dikembalikan. Setelah dilakukan penelitian, menunjukkan hasil bahwa insentif pajak PPh Final UMKM pada masa pandemic covid-19 berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak.Kata Kunci: Insentif Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Diskusi bagi Anak Jalanan (Studi Kasus di Sekolah Anak Jalanan Minda Rescue atau PKBM Minda Utama) Yayat Hidayat; Dimas Regyyana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3932

Abstract

AbstrakPendidikan adalah faktor terpenting dalam pembangunan berkelanjutan suatu negara. Mengingat pendidikan juga menjadi sebuah unsur penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan itu, pendidikan menjadi salah satu fokus utama pembangunan suatu bangsa. Sedangkan, Indonesia dengan keadaan alamnya yang beragam dan pembangunan yang terpusat di beberapa tempat membuat kesenjangan pendidikan menjadi keniscayaan yang terjadi saat ini. Pendidikan informal untuk anak jalanan dapat digolongkan sebagai pendidikan berbasis masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, data diperoleh dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, populasinya adalah pembina PKBM, dua (2) orang tutor dan warga belajar sebanyak delapan (8) orang. Teknik analisis data sebelum, saat dan setelah penelitian. Metode diskusi yang digunakan tutor di Sekolah Anak Jalanan Minda Rescue sudah efektif karena langkah-langkah yang harus dilakukan dan hal-hal yang mempengaruhi metode diskusi telah dilaksanakan dengan maksimal, sehingga proses pembelajaran dengan menggunkan metode diskusi sudah mampu menghasilkan tujuan belajar yang yang tidak monoton bagi peserta didik, peneliti juga mendapati bahwa sebagian besar prilaku para peserta didik serta unsur-unsur yang ada di sanggar belajar cukup baik dari segi motivasi semangat belajar dalam menjalankan aktifitas pembelajaran. Contoh yang diamati peneliti di sanggar belajar ini setiap harinya semua guru dan peserta didik melakukan diskusi diluar pembelajaran, dengan demikian dinyatakan bahwasannya metode diskusi yang di lakukan di dalam pembelajaran menambah motivasi semangat belajar peserta didik.Kata Kunci: Pendidikan, Kesenjangan Pendidikan, Metode diskusi AbstractEducation is the most important factor in the sustainable development of a country. Considering that education is also an important element in improving the quality of human resources. With that, education becomes one of the main focuses of the development of a nation. Meanwhile, Indonesia with its diverse natural conditions and development that is concentrated in several places makes the education gap a necessity that is happening today. Informal education for street children can be classified as community-based education. The method used is descriptive qualitative, data obtained by observation, interviews, and documentation, the population is PKBM coaches, two (2) tutors and eight (8) learning residents. Data analysis techniques before, during and after the study. The discussion method used by the tutor at the Minda Rescue Street Children's School has been effective because the steps that must be taken and the things that affect the discussion method have been carried out to the maximum, so that the learning process by using the discussion method has been able to produce learning goals that are not monotonous for students, the researchers also found that most of the behavior of the students and the elements in the learning studio were quite good in terms of motivation, enthusiasm for learning in carrying out learning activities. The example observed by researchers in this study center every day all teachers and students conduct discussions outside of learning, thus it is stated that the discussion method carried out in learning adds to the motivation of students' learning enthusiasm.Keywords: Education, Education Gaps, Discussion Method
Peningkatan Kapasitas Masyarakat yang Tinggal di Dalam dan Luar Kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh Riau melalui Budidaya Lebah Kelulut Avry Pribadi; Michael Daru Enggar Wiratmoko
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3933

Abstract

AbstrakBudidaya lebah tidak bersengat merupakan salah satu program pemberdayaan yang dipilih oleh Balai TNBT sejak 2018. Perbedaan karakteristik masyarakat yang berada di dalam dengan luar kawasan menjadi tantangan dalam melakukan kegiatan pemberdayaan ini. Tujuan penelitian ini adalah menginformasikan proses kemajuan dan perkembangan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang tinggal di dalam dan luar kawasan TNBT melalui budidaya kelulut. Studi dilakukan pada tahun 2019 pada lima dusun yang berada di dalam kawasan dan tiga desa/dusun yang berada di luar kawasan. Kegiatan yang dilakukan adalah (1) pembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH), (2) pelatihan budidaya kelulut, (3) pemberian bantuan, (4) pendampingan, dan (5) pemasaran. Indikator yang digunakan adalah produksi madu kelulut, pendapatan, dan kondisi koloni di akhir tahun 2019. Hasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan produksi madu kelulut dan penghasilan pada semester kedua tahun 2019. Meskipun ada permasalahan dalam kegiatan pemberdayaannya, masyarakat yang tinggal di luar kawasan memiliki semangat dan inisiatif yang lebih dibanding masyarakat yang tinggal di dalam kawasan. Akan tetapi, pada parameter kondisi koloni kelulut setelah diberikan bantuan menunjukkan bahwa masyarakat yang tinggal di dalam kawasan TNBT memiliki kemampuan lebih baik dalam merawat dan menjaga koloni. Sedangkan masyarakat di luar kawasan cenderung memiliki beberapa dinamika yang berbeda dalam aspek pengembangan budidaya kelulut.Kata Kunci: Taman Nasional Bukit Tiga Puluh, Pemberdayaan Masyarakat, Budidaya Kelulut, Suku Talang Mamak
Analisis Hubungan Stres Kerja, Kompensasi Langsung dan Komitmen Organisasi pada Perusahaan Distribusi Peralatan Kesehatan Nasional Irzan Soepriyadi; Budi Harto; Ade Risna Sari; Desi Kristanti; Joko Ariawan; Aditya Wardhana; Lilik Suryaningsih; Ana Faizah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3934

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan berdasarkan masalah yang terjadi pada PT Toyosindo yaitu keluhan karyawan mengenai kompensasi langsung yaitu gaji dan adanya turnover melebihi standar perusahaan. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh kompensasi langsung dan stress kerja terhadap komitmen organisasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrument kuesioner yang dibagikan kepada responden. Sebanyak 55 responden yang terlibat pada penelitian ini adalah sampel jenuh, yang merupakan total populasi karyawan dari PT Toyosindo. Pengukuran variabel untuk uji hipotesis menggunakan uji T dan uji F dengan aplikasi SPSS 25. Hasil riset menyimpulkan bahwa kompensasi langsung berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi, stres kerja berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi dan kompensasi langsung dan stress kerja secara simultan berpengaruh terhadap komitmen organisasi. Saran bagi manajemen agar selalu memerhatikan dan memberikan kompensasi yang layak kepada karyawan. Selain itu, perusahaan harus mengoptimalkan komitmen organisasi dan mengurangi tingkat turnover agar perusahaan dapat berjalan dengan baik dan lancar.Kata Kunci: Kompensasi Langsung, Komitmen Organisasi, Stres Kerja AbstractThis study aims to determine the effect of financial compensation and working stress on organizational commitment. This type of research used in this study is to use quantitative methods. In this study, researchers used quantitative data from the results of distributing questionnaires through Google forms. The sample of this research included 55 employees of PT Toyosindo. Measurement of variables to test the hypothesis using the T test and F test. In testing hypothesis, known t count 4,033 > t tabel 2,006 and the significance value 0,000<0,05 which means financial compensation significantly related organizational commitment, t count 2,555 > t table 2,006 working stress has a significant influence on organizational commitment. For the F-test results obtained in this study calculated F value = 40,866 and the value of F table = 3,180 and a significance value of 0.000<0.05.Thus it can be concluded that there is a significant influence between financial compensation and working stress to commitment organizational.Keywords: Financial Compensation, Organizational Commitment, Working Stress
Analisis Penerapan Akad Istishna’ dalam Usaha Penjahit ditinjau Menurut Perspektif Ekonomi Islam Suci Robyatul Adawiah; Eris Munandar
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3935

Abstract

AbstrakPenerapan akad istishna’ dalam usaha penjahit ini dilakukan dengan membuat sebuah kesepakatan spesifikasi dan harga terlebih dahulu antara produsen dan konsumen. Dan juga menetapkan sistem pembayaran, apakah dilakukan dengan sistem pembayaran di muka atau diawala akat, atau setelah barang dibuat dan ataukah pada saat barang telah sesesai dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akad dalam bisnis menjahit dalam pandangan ekonomi islam. Menggunakan metode dengan analisi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil analisis mengungkapkan bahwa pemesanan pakaian kepada penjahit telah mengaplikasikan akad istishna, namun sebagian besar dari mereka belum memahami sepenuhnya tentang esensi akad istishna’ tersebut. Secara praktis pelaksanaannya selama ini sudah sesuai dengan prinsip syariah, yaitu akad yang memenuhi kriteria yang disepakati untuk jumlah, ukuran, warna, pembayaran dan waktu penyerahan barang. Namun ada juga situasi yang tidak sesuai dengan kesepakatan, antara lain terjadi perubahan harga setelah terjadinya kesepakatan, adanya keterlambatan dalam menyelesaikan pesanan, barang yang dipesan konsumen tidak sesuai sehingga konsumen mengeluhkan hal tersebut, dan barang yang dipesan konsumen tidak diterima oleh konsumen.Kata Kunci: Akad, Istishna’, Penjahit, Ekonomi Islam AbstractThe application of the istishna contract in this tailoring business is carried out by making an agreement on specifications and prices in advance between producers and consumers. And also determine the payment system, whether it is done with a payment system in advance or at the beginning of the contract, or after the goods are made and or when the goods have been made. The purpose of this study is to conduct an analysis of the sewing business contract in the view of Islamic economics. The method used is a method with descriptive analysis with a qualitative approach. The results of the analysis revealed that ordering clothes to tailors had applied the istishna contract, but most of them did not fully understand the essence of the Krishna contract. Practically, its implementation has been in accordance with sharia principles, namely contracts that meet agreed criteria for the amount, size, color, payment, and delivery time of the goods. However, some situations are not in accordance with the agreement, including delays in the completion of goods, price changes after the agreement, consumers do not receive the ordered goods, and consumers complaining about the goods ordered.Keywords: Akad, Istishna', Tailor, Islamic Economics.
Capacity Analysis of Coastal Abrasion Disasters in North Galesong District, Takalar Firdaus Firdaus; Muhammad Chaerul; Sri Gusty
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3937

Abstract

AbstractCommunity capacity is closely related to disaster risk reduction efforts, consisting of mitigation, preparedness and survival capabilities. This study aims to determine the level of capacity against coastal abrasion disasters in North Galesong District. The analytical method used is the coastal abrasion disaster risk capacity index which consists of regulations, institutions, early warning systems, disaster mitigation efforts and preparedness. The results showed that overall, the villages in the coastal area of North Galesong District were included in the low capacity category. The low category capacity level represents the low ability of the region and the community to take action to reduce the level of threat and level of losses due to coastal abrasion disasters.Keywords: Capacity, Mitigation, Disaster, Coastal Abrasion, North Galesong