cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MEKANISME KOPING PADA PASIEN PASCA STROKE DI RSUD Drs. H. ABU HANIFAH BANGKA TENGAH juli yanti, Neta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34464

Abstract

Stroke adalah gangguan fungsi otak sebagian atau seluruh  akibat dari gangguan aliran darah oleh karena sumbatan atau pecahanya  pembuluhan darah di otak, sehingga menyebabkan sel-sel otak kekurangan darah, oksigen atau zat-zat makanan dan akhirnya dapat terjadi kematian sel-sel. Konsep diri beserta dukungan keluarga terhadap mekanisme koping untuk mengembangkan perilaku baru yang bertujuan untuk menumbuhkan kekuatan dalam individu, mengurangi dampak kecemasan bahkan stress dalam kehidupan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan dukungan keluarga dengan mekanisme koping pada pasien paska stroke di RSUD Drs. H. Abu Hanifah Bangka Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi  penelitian adalah semua pasien pasca stroke di RSUD Drs. H. Abu Hanifah Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2024 dan sampel peneliti sebanyak 90 orang. Data di analisis seacara univariat dan bivariat menggunakan uji kai kuadrat dengan dk = 95% (? :0,05). Penelitian ini menyimpulkan ada hubungan antara konsep diri( p =0,000),dukungan keluarga  (p= 0,001) dengan mekanisme koping pada pasien pasca stroke di RSUD Drs. H. Abu Hanifah Bangka Tengah Tahun 2024. Perlunya meningkatkan penyuluhan kepada keluarga pasien tentang pentingnya dukungan keluarga yang baik dan konsep diri  yang  positif  dalam melakukan  mekanisme  koping  kepada  pasien  stroke.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PETUGAS KESEHATAN TENTANG PATIENT SAFETY DENGAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Salim, Agus; Fauz, Dwina Tetiany; Firdaus, Muhammad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34472

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi pemberi pelayanan kesehatan harus menjamin pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien melalui penerapan keselamatan pasien. Untuk menjamin keselamatan pasien maka manajemen pelayanan kesehatan harus mampu membangun Budaya Keselamatan Pasien yang baik. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara Pengetahuan Petugas Kesehatan tentang Patient safety  dengan Budaya Keselamatan Pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, dilaksanakan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dengan jumlah responden 46 petugas kesehatan yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan di analisi menggunakan uji spearman rank dan uji kendall tau. Hasil penelitian diperoleh 87% responden termasuk kategori pengetahuan baik dan 85% responden termasuk kategori budaya baik. Hasil uji spearman rank didapatkan nilai sig 0,002 dengan correlation coefficient 0,564. Dan hasil uji Kendall Tau didapatkan nilai sig 0,007 dengan correlation coefficient 0,515. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan petugas kesehatan tentang patient safety  dengan budaya keselamatan pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Saran bagi RSUD Arifin Achmad hasil penelitian ini menjadi bahan evaluasi dalam membuat suatu kebijakan di masa yang akan datang.
LITERATURE REVIEW : ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERIAN IMUNISASI POLIO BAGI ANAK USIA 0-9 BULAN DI INDONESIA Natasya, Oktavia Rinda; Lailiyah, Syifaul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34484

Abstract

Imunisasi merupakan usaha untuk membangun atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga ketika terpapar penyakit tersebut di kemudian hari, orang tersebut tidak akan jatuh sakit atau hanya mengalami gejala ringan. Di Indonesia, meskipun cakupan imunisasi rutin nasional telah meningkat menjadi sekitar 94,9% pasca pandemi COVID-19, masih terdapat sekitar 5% atau sekitar 240.000 anak-anak yang belum mendapatkan perlindungan imunisasi dasar lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemberian imunisasi polio bagi anak usia 0-9 bulan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode literature review studi ini mengambil 48.640 artikel dari Google Scholar, kemudian dilakukan tinjauan PRISMA tersaring 30 artikel, dan akhirnya 10 artikel yang di anggap paling relevan dengan tema penelitian. Berdasarkan literatur 10 jurnal yang dianalisis menyatakan bahwa implementasi kebijakan pemberian imunisasi polio bagi anak usia 0-9 bulan tahun sudah terlaksana dengan cukup baik di beberapa daerah di Indonesia. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian imunisasi dasar pada bayi di berbagai daerah di Indonesia, dengan metode cross-sectional fokusnya meliputi pengetahuan ibu, sikap, dukungan keluarga, peran petugas kesehatan, dan pekerjaan. Hasil penelitian umumnya menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti pengetahuan, kesadaran, dukungan keluarga, dan sikap ibu berperan penting dalam pemenuhan serta kelengkapan imunisasi pada bayi. Secara umum, program ini berhasil dilaksanakan dengan baik di beberapa daerah, dengan sebagian besar anak mendapatkan imunisasi lengkap. Namun, masih ada tantangan signifikan, termasuk penolakan orang tua, kesalahpahaman tentang vaksinasi, dan rendahnya tingkat pengetahuan ibu mengenai pentingnya imunisasi.  
GAMBARAN KADAR PEMERIKSAAN THYROID STIMULATING HORMONE (TSH) DAN FREE THYROXINE (FT4) PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN TIROID DI RSUD BAGAS WARAS KLATEN Cut Tiara, Rizka; Irfani, Farida Noor; Bimantara, Arif
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34511

Abstract

Kelainan tiroid ialah sebuah kondisi dimana individu mengalami gangguan kelenjar tiroid, yang meliputi perubahan bentuk ataupun perubahan fungsi. Gangguan fungsi tiroid yakni sebuah kondisi yang mana produksi hormon tiroid menjadi tidak seimbang. Secara global dilaporkan individu yang mengalami kelainan tiroid sekitar 300 juta jiwa, gangguan tiroid dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan kadar TSH dan FT4. Penelitian ini memiliki tujuan guna melihat gambaran kelainan hormon tiroid berdasarkan jenis kelamin serta usia pada pasien dengan gangguan tiroid di RSUD Bagas Waras Klaten. Jenis penelitian yang dipergunakan yaitu deskriptif melalui pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan melakukan total sampling pada tahun 2023 yang berjumlah 42 responden dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif serta uji korelasi spearman’s rho. Dari hasil yang diperoleh, diperoleh bahwa gangguan tiroid lebih banyak terjadi pada perempuan (71,4%) daripada pada laki-laki (28,6%). Berdasarkan usia, gangguan tiroid lebih banyak ditemukan pada responden dengan usia 36-45 tahun (31,0%). Temuan menunjukan ada hubungan yang kuat antara kadar TSH serta FT4 pada pasien dengan gangguan tiroid. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis nilai sig 0,000 (p < 0,05) maknanya terdapat hubungan dari kedua variabel tersebut. Dari keseluruhan jumlah pasien yang memeriksakan TSH dan FT4 di RSUD Bagas Waras Klaten didapatkan bahwa pasien dengan hipertiroid lebih dominan dengan jenis kelamin perempuan dan rentan usia dari 36-63 tahun.
KEPATUHAN PERAWAT DALAM PEMILAHAN LIMBAH MEDIS DAN NON MEDIS DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM ‘AISYIYAH NGANJUK Wati, Nita Melina; Rupiwardani, Irfany; Wahyuni, Ike Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34517

Abstract

Kepatuhan dalam pemilahan limbah medis dan non medis adalah suatu tindakan, perbuatan untuk mematuhi prosedur pemilahan limbah medis dan non medis. Pemilahan limbah medis dan non medis yang tidak  tepat dapat berdampak buruk terhadap mutu lingkungan sehingga perlu dikelola dengan baik sesuai ketetapan yang berlaku. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor predisposisi, pendukung, dan pendorong terhadap kepatuhan perawat dalam pemilahan limbah medis dan non medis di ruang rawat inap rumah sakit islam ’Aisyiyah Nganjuk. Analisa penelitian ini menggunakan analisis hubungan antara variabel dan mengidentifikasi faktor dominan yang berkolerasi dengan variabel bebas terhadap variabel terikat dengan menggunakan uji analisis regresi logistik. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa tidak terdapat pengaruh antara faktor predisposisi, tidak terdapat hubungan antara faktor pendukung, dan tidak terdapat hubungan antara faktor pendorong dengan kepatuhan perawat dalam pemilahan limbah medis dan non medis di ruang rawat inap rumah sakit islam ‘Aisyiyah Nganjuk. Hal ini dikarenakan belum adanya sanksi terhadap perawat yang telah melakukan pelanggaran atau tidak patuh terhadap pemilahan limbah medis dan non medis. Perawat yang mengikuti sosialisasi atau pelatihan tentang pengelolaan limbah medis belum menjamin akan berperilaku patuh terhadap pemilahan limbah medis. Perawat akan patuh jika ada audit pada saat perawat masuk shift tersebut.
KARAKTERISASI DAN FORMULASI SEDIAAN SERUM NANOPARTIKEL EMAS(AU) BIOREDUKTOR EKSTRAK BIJI BUNGA MATAHARI (HELIANTHUS ANNUUS L.) Zanjabila, Chanida; Tatiana, Siska Wardani; Tiara, Ajeng Listyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34530

Abstract

Serum merupakan sediaan kosmetik yang dapat menghantarkan lapisan tipis bahan aktif dengan konsentrasi bahan yang tinggi dan viskositas yang rendah. pengembangan nanopartikel terdapat nanoemulsi yang memiliki partikel koloid padat dengan diameter 1-1000nm. biji bunga matahari (Helianthus annuus L.) mengandung senyawa flavonoid yang mampu mereduksi Au³? menjadi Au?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi nanopartikel dan bioreduktor nanopartikel emas ekstrak biji bunga matahari (Helianthus annuus L.) yang dapat dibuat dalam sediaan serum sesuai dengan standar mutu fisik. Metode green synthesis energy menggunakan bioreduktor ekstrak tumbuhan untuk mereduksi nanopartikel sangat efektif, dibantu dengan ultrasonikasi selama 15 menit dengan 20 kali denyut pada suhu 30?C. Hasil karakterisasi nanopartikel emas memiliki nilai absorbansi antar formulasi yaitu 0,948; 1,049; 1,422 pada panjang gelombang 493; 521; 559. Memiliki ukuran masing-masing 276,2nm; 661,1nm; 897,2nm, dengan masing-masing polidispersi indeks sebesar 0,188; 0,860; 0,678. Pada tahap berikutnya dilakukan uji mutu fisik dilakukan meliputi uji organoleptis, uji homogenitas dan daya sebar, uji pH, uji viskositas, uji iritasi dan uji hedonik. Data diolah menggunakan uji Kruskall-Wallis dan diperoleh hasil Asymp.sign sebesar 0,027, sehingga dapat disimpulkan sediaan serum nanopartikel bioreduktor emas (Au) ekstrak biji bunga matahari (Helianthus annuus L.) dapat digunakan sebagai sediaan serum yang baik sesuai standar mutu fisik.
UJI AKTIVITAS FORMULASI SERUM KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) DAN DAUN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS indriyani, eni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34546

Abstract

Jerawat merupakan peradangan kronik folikel polisebasea yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Tanaman yang dapat dimanfaatkan yaitu daun sirsak dan daun belimbing wuluh telah diidentifikasi memiliki kandungan senyawa seperti flavonoid, tanin, dan terpenoid yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan antibakteri atau antijerawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri serum ekstrak daun sirsak dan daun belimbing wuluh terhadap staphylococcus aureus serta mengetahui variasi konsentrasi ekstrak yang paling efektif pada formulasi sediaan serum. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Serbuk daun sirsak dan daun belimbing wuluh diekstraksi menggunakan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Sediaan serum dibuat dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda yaitu FI (5%:10%), FII (7,5%:7,5%) dan FIII (10%:5%). Evaluasi sediaan serum wajah meliputi pemeriksaan organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, iritasi dan hedonik, serta aktivitas antibakteri. Analisa data secara deskriptif dan uji statistik One Way ANOVA. Hasil evaluasi sediaan serum memenuhi kriteria mutu fisik yang baik. Namun pada pengujian daya lekat tidak memenuhi kriteria mutu fisik yang baik. Hasil uji One Way Anova terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara formula terhadap kontrol positif. Hasil aktivitas antibakteri menunjukan kontrol negatif tidak mempunyai zona hambat, kontrol positif menunjukan zona hambat 24,5mm, FI menunjukan zona hambat 14,8mm, FII menunjukan zona hambat 17,1mm, FIII menunjukan zona hambat 20mm.
OPTIMALISASI PENGADAAN MRI MELALUI TARGET KUNJUNGAN PASIEN DI ERA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL Santosa, Gatot; Satoto, Bambang; Indrati, Rini; Susanto, Edy; Budiati, Tri Asih; Hariri, Ahmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34623

Abstract

Sektor kesehatan merupakan aspek fundamental dari kehidupan manusia, membutuhkan perhatian berkelanjutan dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan. Dalam layanan radiologi, khususnya Magnetic Resonance Imaging (MRI), upaya mengoptimalkan penggunaan sumber daya sangat penting karena biaya peralatan yang tinggi dan kompleksitas operasi. Studi ini mengembangkan formula komputasi yang dirancang untuk membantu kepala departemen radiologi dalam merencanakan dan menghitung target pemeriksaan MRI harian selama masa pakai peralatan. Faktor-faktor seperti jenis rumah sakit, biaya layanan, biaya operasional, dan lokasi regional dimasukkan ke dalam rumus. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan survei pendahuluan dengan pengembangan dan validasi rumus komputasi. Validasi oleh pakar keuangan dan radiologi menunjukkan keandalan dan akurasi formula. Selain itu, pengujian skala besar yang melibatkan sepuluh pemangku kepentingan mengkonfirmasi fungsionalitas, keandalan, dan keramahan pengguna aplikasi. Hasil menunjukkan bahwa alat ini secara signifikan meningkatkan perencanaan dan manajemen operasional peralatan MRI, menawarkan solusi yang dapat disesuaikan dengan peraturan baru dan data waktu nyata. Aplikasi ini memberikan metode yang menjanjikan untuk mengoptimalkan penggunaan MRI di rumah sakit, terutama dalam konteks sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Fleksibilitas dan kemudahan penggunaannya membuatnya berlaku untuk rumah sakit pemerintah dan swasta, memastikan pemanfaatan MRI dan manajemen keuangan yang efektif.
GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN DAN LEUKOSIT PASIEN TUBERKULOSIS PARU YANG MENDAPAT TERAPI OBAT ANTI TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT X Safitri, Riski Nova; Hadi, Wahid Syamsul; Astuti, Tri Dyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34626

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, terutama menyerang paru-paru tapi bisa mempengaruhi organ lain. TB masih menjadi persoalan kesehatan global secara serius. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan kadar hemoglobin dan jumlah leukosit pada pasien tuberkulosis paru sebelum maupun setelah terapi Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional dengan pendekatan data sekunder, yang melibatkan analisis deskriptif terhadap data retrospektif dengan pengukuran kadar hemoglobin dan jumlah leukosit pada pasien TB paru sebelum maupun sesudah menjalani terapi OAT. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan pada kadar hemoglobin dan jumlah leukosit pasien setelah menjalani terapi OAT. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi OAT efektif dalam mengubah kadar hemoglobin dan jumlah leukosit dengan pasien TB paru, yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan respons terhadap pengobatan. Harapannya pada penelitian ini melakukan  pemantauan rutin terhadap kadar hemoglobin dan jumlah leukosit selama terapi OAT untuk mendeteksi dan menangani efek samping lebih awal. Penelitian tambahan perlu dilakukan untuk melihat bagaimana berbagai jenis OAT mempengaruhi parameter hematologis lainnya sehingga pengobatan TB bisa lebih efektif.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL, FRAKSI POLAR, SEMI POLAR DAN NONPOLAR DAUN SIRIH CINA (Peperomia pellucida (L.) Kunth) DENGAN METODE DPPH Nurliansyah, Nurliansyah; Ridwanto, Ridwanto; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Yuniarti, Rafita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34627

Abstract

Daun sirih cina (Peperomia pellucida (L.) Kunth) secara tradisional digunakan sebagai obat, untuk mengurangi nyeri rematik dan rematik gout. Sirih Cina memiliki senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, tannin, dan steroid. Terdapat senyawa antioksidan yang berfungsi sebagai penangkal dan dapa menstabilkan radikal bebas. Antioksidan bekerja dengan melindungi dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Senyawa antioksidan alami sering terdapat dari bagian-bagian tanaman seperti daun, bunga, dan buah. Metode yang paling sering digunakan untuk menguji aktivitas antioksidan tanaman obat adalah metode uji dengan menggunakan radikal DPPH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi aktivitas antioksidan esktrak etanol, dan fraksi polar, semi polar dan nonpolar daun sirih cina (Peperomia pellucida (L.) Kunth) dengan metode Dpph. Penelitian ini meliputi daun sirih cina dilakukan maserasi dengan methanol 96% selama 5 hari dan remaserasi 2 hari. Ekstrak kental dilakukan fraksinasi dengan pelarut air, n-heksan dan etil asetat .Uji aktivitas antioksidan menggunakan DPPH (1,1- diphenyl-2-picrylhydrazyl) Dengan mengukur aktivitas antioksidan terhadap radikal bebas Dpph secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari uji aktifitas antioksidan fraksi daun sirih cina dengan metode dpph memilki kategori yang sangat kuat dengan aktivitas nilai IC50 pada fraksi air sebesar40,71525µg/ml, fraksi etil asetat memiliki kekuatan sangat kuat dengan kategorisebesar 6,17085µg/ml, dan fraksi n-Heksan memiliki kekuatan sangat kuat dengan kategori sebesar 23,8421 µg/ml. Senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam daun sirih cina (Peperomia pellucida (L.) Kunth) yang berasal dari kecamatan kota medan adalan flavonoid,alkaloid, saponin, tanin, glikosida dan steroid/terpenoid.