cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
muhammadasyari1991@gmail.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
lumbunginovasi@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2541626X     DOI : -
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 4 (2023): Desember" : 33 Documents clear
Pelatihan Digital Marketing Produk UMKM Dengan Mengoptimalkan Media Sosial Dan Adsense di Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Zulkarnain, Ismail Abdurrozzaq; Az-Zahra, Rifqi Rahmatika; Astuti, Arin Yuli
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1324

Abstract

Kota Ponorogo, yang terletak di Jawa Timur, memiliki populasi hampir mencapai 1 juta jiwa, menciptakan potensi yang besar untuk pengembangan produk UMKM. Namun, meskipun demikian, produk-produk UMKM di Ponorogo belum sepenuhnya terserap dengan baik di pasar. Data dari pemerintah daerah Ponorogo menunjukkan bahwa hanya sekitar 5,5% dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mampu berkembang. Salah satu contoh nyata dapat ditemukan di Desa Duri, yang terletak di kecamatan Slahung Ponorogo, dimana mayoritas penduduknya berprofesi atau bergerak dalam sektor UMKM. Hasil wawancara di Desa Duri menunjukkan bahwa pelaku UMKM menghadapi kesulitan dalam mempromosikan produk mereka, yang kemudian berdampak pada penurunan pendapatan mereka. Kurangnya pengetahuan teknologi juga menjadi hambatan, terutama dalam menjual produk melalui platform marketplace. Untuk meningkatkan taraf UMKM di Desa Duri, kami, sebagai tim pengabdi, berupaya untuk memberikan pelatihan guna meningkatkan kualitas produk UMKM tersebut. Salah satu cara yang kami terapkan adalah dengan memberikan pelatihan dalam pengoptimalan Digital Marketing. Penggunaan Digital Marketing diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar dengan meningkatkan penjualan produk UMKM dan pada gilirannya, dapat menjadi pendorong ekonomi masyarakat Ponorogo, khususnya di Desa Duri, Slahung Ponorogo. Digital Marketing Training for MSME Products by Optimizing Social Media and Adsense in Slahung District, Ponorogo Regency The city of Ponorogo, which is located in East Java, has a population of almost 1 million people, creating great potential for developing MSME products. However, despite this, MSME products in Ponorogo have not been fully absorbed in the market. Data from the Ponorogo regional government shows that only around 5.5% of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are able to develop. One concrete example can be found in Duri Village, which is located in the Slahung sub-district, Ponorogo, where the majority of the population work or are engaged in the MSME sector. The results of interviews in Duri Village show that MSMEs face difficulties in promoting their products, which then results in a decrease in their income. Lack of technological knowledge is also an obstacle, especially in selling products through marketplace platforms. To improve the level of MSMEs in Duri Village, we, as a service team, are trying to provide training to improve the quality of these MSME products. One way that we implement is by providing training in Digital Marketing optimization. It is hoped that the use of Digital Marketing can provide great benefits by increasing sales of MSME products and, in turn, can become an economic driver for the people of Ponorogo, especially in Duri Village, Slahung Ponorogo..  
Writing Clinic Program Untuk Meningkatkan Writing Skills Siswa Dalam Ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Sukroyanti, Baiq Azmi; Herayanti, Lovy; Prayogi, Saiful; Habibi, H; Pangga, Dwi; Nayla, Elma Syafira
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1398

Abstract

Writing skills dalam mengikuti ajang OPSI sangat penting karena kompetisi ini melibatkan berbagai tahapan yang memerlukan kemampuan menulis yang baik. Mulai dari penyusunan proposal penelitian, laporan penelitian, hingga presentasi hasil penelitian, semua tahap tersebut memerlukan kemampuan menyampaikan informasi secara jelas, terstruktur, dan persuasif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk  membantu siswa dalam meningkatkan skil menulis melalui program Writing Clinic. Metode yang digunakan yakni pelatihan yang terdiri dari tahapan penyampaian materi offline terkait dengan tips dan trik yang efektif penulisan karya ilmiah, diskusi offline, konsultasi online, dan evaluasi. Program ini di ikuti oleh 42 siswa pilihan yang berasal dari sekolah mitra yakni SMPN 1 Skara, Lombok Timur. Hasil kegiatan ini secara keseluruhan menunjukkan bahwa siswa merespon positip (65% siswa sangat puas dan 35% puas) dan menjadi lebih termotivasi untuk mencoba menulis karya ilmiah. Satu kelompok karya ilmiah yang telah lulus tingkat provinsi semakin optimis menjadi juara di tingkat nasional. Implikasi kegiatan ini menghasilkan adanya MoA sebagai dukungan tertulis dari sekolah dalam hal pembimbingan karya tulis ilmiah. Kedepannya, teknis pelaksanaan kerjasama ini dapat menjadi acuan dalam mengintensifkan ajang lomba olimpiade lainnya yang sejenis. Writing Clinic Program to Improve Students' Writing Skills in the Indonesian Student Research Olympiad (OPSI) Writing skills in participating in OPSI are crucial because this competition involves various stages that require good writing abilities. Starting from the preparation of research proposals, research reports, and research presentations, all of these stages demand the ability to convey information clearly, coherently, and persuasively. This community service aims to assist students in enhancing their writing skills through the Writing Clinic program. The method used includes training consisting of offline material delivery on effective tips and tricks for academic writing, offline discussions, online consultations, and evaluations. This program was attended by 42 selected students from partner schools, namely SMPN 1 Skara, East Lombok. The results of this activity show that students responded positively (95% of students were very satisfied, and 5% were satisfied) and became more motivated to attempt writing academic papers. One academic paper group that has advanced to the provincial level is now more optimistic about becoming champions at the national level. The implication of this activity is the establishment of a Memorandum of Agreement (MoA) as written support from the school regarding the guidance of academic writing. In the future, the technical implementation of this collaboration can serve as a reference for intensifying similar Olympiad competitions.
Pencatatan Keuangan Sederhana untuk Meningkatkan Literasi Keuangan bagi Kelompok UMKM Kerupuk Kuin Utara Banjarmasin Salman, Putriana; Fattah, Tino Kemal; Pebriadi, Muhammad Syahid; Amelia, Rizky
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1399

Abstract

Saat ini, situasi keuangan dari enam kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di sektor produksi kerupuk di wilayah Kuin Utara Banjarmasin dapat dianggap stabil. Meskipun mereka berhasil bertahan, tetap mampu memproduksi dan memasarkan produk mereka selama dan setelah masa pandemi, namun potensi yang dimiliki oleh kelompok-kelompok ini belum diimbangi dengan catatan keuangan yang memadai. Oleh karena itu, terdapat kebutuhan untuk memberikan pemahaman mengenai pencatatan keuangan yang sederhana dan mudah dipahami kepada para mitra UMKM. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan dalam melaksanakan pencatatan transaksi keuangan. Proses pelatihan ini akan melibatkan tahap pemberian materi oleh narasumber, penyelesaian kasus-kasus terkait, dan evaluasi berupa ujian akhir. Secara menyeluruh, hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa para mitra UMKM memberikan tanggapan yang positif terhadap pelatihan tersebut. Pelaksanaan pelatihan ini dinilai berjalan lancar oleh 66,7% peserta dan sangat lancar oleh 33,3% peserta. Selain itu, kemampuan tim yang menyampaikan materi pelatihan dinilai sangat baik oleh 66,7% peserta pelatihan dan dinilai baik oleh 33,3% peserta. Dengan menerapkan pencatatan yang benar terkait pemasukan dan pengeluaran keuangan dalam bisnis mereka, mitra UMKM dapat menghindari percampuran antara keuangan bisnis dan keuangan pribadi, dengan demikian mereka dapat lebih jelas mengenai biaya yang telah dikeluarkan dan menghindari kerugian yang tak terduga. Simple Financial Recording to Enhance Financial Literacy Among Tapioca Chips UMKM Groups in Northern Kuin, Banjarmasin  Presently, the financial landscape of the six Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) groups operating in the chips production sector within the northern Kuin region of Banjarmasin, is considered to exhibit a state of stability. Despite their commendable resilience in enduring, sustaining production, and marketing their products during and beyond the pandemic era, the latent potential inherent in these collectives remains incongruent with a commensurate level of financial record-keeping. Consequently, there exists a requisition for the dissemination of comprehension regarding rudimentary and easily comprehensible financial documentation to the MSME partners. The underlying objective of this training is to elevate the understanding as well as proficiency in the execution of financial transaction recording. This pedagogical process will encompass phases of didactic delivery by a resource person, resolution of pertinent cases, and culminate in an evaluative denouement in the form of a concluding assessment. Overall, the outcomes emanating from this pedagogical endeavor manifest that the MSME collaborators proffered sanguine responses towards the instructional intervention. The orchestration of this instructional program is adjudged to have transpired seamlessly by 66.7% of the participants, while being deemed exceptionally smooth by 33.3% of the cohort. Furthermore, the adeptness demonstrated by the instructional team garners an appraisal of utmost excellence from 66.7% of the training attendees, with a laudable endorsement from 33.3% of the participants. Through the meticulous application of accurate financial delineation encompassing inflows and outflows within their commercial pursuits, the MSME partners are poised to avert the intermingling of business and personal finances, thereby affording them heightened lucidity pertaining to the disbursed costs and preempting unforeseen losses.  
Optimasi Promosi Digital Budidaya Bibit Lele Menggunakan Website Pada Abay Farms Wulandari, Wulandari; Dewi, Yesi Puspita; Oktaviani, Retno Fuji
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1413

Abstract

Media promosi adalah rancangan untuk mengomunikasikan suatu produk atau jasa yang dilakukan oleh perusahaan dalam bentuk kasat mata dengan cara mempengaruhi konsumen secara langsung maupun tidak langsung untuk menciptakan jual beli dalam pemasaran. Website sebagai media promosi atau biasa disebut pemasaran online merupakan salah satu dari pemasaran langsung (direct marketing). Keuntungan dari pemasaran online adalah akses informasi retrieval dan tidak ada pembatasan materi promosi yang dilakukan dengan biaya relatif murah. Tujuan penyelenggaraan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membangun sebuag website promosi pada Abay Farms yang berfungsi sebagai alat marketing untuk memperoleh pembeli dan sebagai sarana mitra untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan budidaya lele. Abay Farm sebagai mitra kegiatan merupakan salah satu sentral produsen bibit lele terbaik yang ada di Kota Tangerang Selatan. kegiatan ini diikuti oleh pemilik Abay Farm dan juga karyawannya yang akan dijadikan admin website untuk diberikan pelatihan dan pendampingan dalam mengelola website Abay Farm. Hasil kegiatan pengabdian ini, memberikan solusi atas permasalahan mitra yang belum memiliki sarana dalam mempromosikan bibit lele dan menyebarluaskan eksistensinya didunia digital. Selain hal tersebut, Universitas Budi Luhur sebagai penyelenggara mendapatkan nilai baik dimata masyarakat umum, serta sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat dalam mewujudkan tridharma perguruan tinggi.     Optimizing Digital Promotion for Cultivating Lele Seeds Using the Website at Abay Farms Promotional media is a design for communicating a product or service provided by a company in visible form by influencing consumers directly or indirectly to create buying and selling in marketing. Websites as promotional media or what is usually called online marketing are one of direct marketing. The advantage of online marketing is access to information retrieval and no restrictions on promotional materials which are carried out at relatively low costs. The aim of organizing this community service activity is to build a promotional website for Abay Farms which functions as a marketing tool to obtain buyers and as a means for partners to convey information related to catfish cultivation. Abay Farm as an activity partner is one of the best central producers of catfish seeds in South Tangerang City. This activity was attended by the owner of Abay Farm and also his employees who will become website admins to be given training and assistance in managing the Abay Farm website. The results of this service activity provide solutions to the problems of partners who do not yet have the means to promote catfish seeds and spread their existence in the digital world. Apart from this, Budi Luhur University as the organizer has received good marks in the eyes of the general public, as well as being a partner in community service activities in realizing the tridharma of higher education.
Pelatihan Keterampilan Pembuatan Batik Shibori Bagi Atlet Paralimpik Sidoarjo Beny, Acep Ovel Novari; Andajani, Sri Joeda; Murtadlo, Murtadlo; Widajati, Wiwik; Pamuji, Pamuji; Nur, Devina Rahmadiani Kamaruddin
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1426

Abstract

Pelatihan keterampilan pembuatan batik shibori bagi Atlet Paralimpik Sidoarjo merupakan salah satu bagian dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UNESA yang bertujuan sebagai upaya peningkatan keterampilan vokasional. Pelatihan ini juga dimaksudkan untuk membuka peluang berwirausaha sehingga dapat meningkatkan perekonomian para atlet, baik atlet yang masih aktif maupun telah purna. Dalam program pelatihan ini diikuti oleh 10 atlet paralimpik yang tergabung dalam National Paralympic Committee (NPC) Sidoarjo. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, diantaranya sebagian besar atlet belum mempunyai perencanaan usaha setelah masa kejayaan sebagai atlet usai. Batik shibori dipilih sebagai salah satu produk yang dapat dikembangkan sebagai ide berwirausaha karena selain proses pembuatan yang tidak membutuhkan alat kompleks, bahan baku pembuatan batik shibori yang mudah ditemui, serta dapat dipelajari dengan mudah dari berbagai sumber. Selain itu, saat ini batik shibori banyak digemari karena motif yang unik, warna yang cenderung cerah, serta dinilai cocok digunakan oleh setiap jenjang usia. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode metode tatap muka dengan pendekatan keterampilan experimental learning dan on the job training sehingga para atlet dapat langsung mencoba bereksperiman dalam pembuatan batik shibori. Dalam pelatihan ini, para atlet juga dibekali dengan berbagai teori mengenai sejarah, cara pembuatan, serta berbagai teknik pembuatan batik shibori yang dapat menghasilkan motif yang beranekaragam. Shibori Batik Making Skills Training For Sidoarjo Paralympic Athletes The training of shibori batik making skills for Sidoarjo Paralympic Athletes is one part of the UNESA Community Service Program (PKM) which aims to improve vocational skills. This training is also intended to open entrepreneurial opportunities so as to improve the economy of athletes, both active and retired athletes. The training program was attended by 10 paralympic athletes who are members of the National Paralympic Committee (NPC) Sidoarjo. This training was motivated by several factors, including most of the athletes do not have business plans after the heyday as athletes is over. Shibori batik was chosen as one of the products that can be developed as an entrepreneurial idea because in addition to the manufacturing process that does not require complex tools, the raw materials for making shibori batik are easy to find, and can be learned easily from various sources. In addition, shibori batik is currently popular because of its unique motifs, colors that tend to be bright, and is considered suitable for use by every age level. This training is carried out using a face-to-face method with an experimental learning and on the job training skills approach so that athletes can directly try to experiment in making shibori batik. In this training, athletes are also provided with various theories about the history, how to make, and various techniques for making shibori batik that can produce diverse motifship
Pelatihan Vokasional Membuat Damar Kurung Dalam Pengembangan Kemampuan Berwirausaha Bagi Atlet Paralimpik Sidoarjo Anggraeny, Diah; Sujarwanto, Sujarwanto; Endang Pudjiastuti Sartinah; Siti Mahmudah; Danis Ade Dwirisnanda
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1429

Abstract

Atlet merupakan salah satu pahlawan yang dapat mengharumkan dan  membanggakan nama bangsa. Namun, Atlet Paralimpik (penyandang disabilitas) tidak sekedar membanggakan untuk negara, menjadi atlet paralimpik merupakan kebanggaan tersendiri bagi individu tersebut. Atlet memiliki masa purna atau pensiun setelah masa kejayaan mereka telah berakhir. Kegiatan atau keterampilan perlu dimiliki oleh para atlet dalam meningkatkan ekonomi disamping kegiatan yang dilakukan dalam kejuaraan ataupun saat berada di masa pensiun. Salah satu peluang yang sedang berkembang adalah terkait kebudayaan atau warisan budaya yakni damar kurung. Berdasarkan peluang tersebut, terbentuklah kegiatan pelatihan vokasional dalam membuat damar kurung yang bekerja sama dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sidoarjo sebagai bentuk pengembangan kemampuan berwirausaha bagi atlet paralimpik di sidoarjo. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 2 september 2023 yang dilaksanakan di SLB B Dharma Wanita Sidoarjo. Jumlah peserta dalam pelatihan yakni 10 orang atlet paralimpik Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan ini yakni metode pelatihan sehingga para atlet dapat membuat damar kurung secara langsung dalam kegiatan pelatihan yang dilaksanakan. Dalam proses pelatihan yang dilaksanakan, para atlet juga dibekali dengan teori Sejarah, proses dan tahapan pembuatan, serta teknik penggambaran dari damar kurung.  Setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini, atlet paralimpik sidoarjo memiliki pengetahuan dan pengalaman  dalam  membuat damar kurung sehingga dapat menjadi peluang untuk berwirausaha dalam meningkatkan perekenomian atlet tersebut. Vocational Training In Making Damar Kurung To Develop Entrepreneurial Skills For Paralympic Athletes In Sidoarjo  Athletes are one of the heroes who can make the nation proud. However, Paralympic Athletes (people with disabilities) are not just proud of the country, being a paralympic athlete is a pride for the individual. Athletes have a period of retirement or retirement after their heyday has ended. Activities or skills need to be owned by athletes in improving the economy in addition to activities carried out in championships or while in retirement. One of the growing opportunities is related to culture or cultural heritage, namely damar kurung. Damar kurung is one of the typical Gresik cultures that is being intensively introduced to the younger generation as one of the cultural heritages that needs to be developed and preserved. Based on these opportunities, vocational training activities in making damar kurung were formed in collaboration with the National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sidoarjo as a form of developing entrepreneurial skills for paralympic athletes in Sidoarjo. Training activities were carried out on September 1 to 2, 2023 which was held at SLB B Dharma Wanita Sidoarjo. The number of participants in the training was 10 Sidoarjo paralympic athletes. After participating in this training activity, Sidoarjo paralympic athletes have knowledge and experience in making damar kurung so that it can be an opportunity for entrepreneurship in improving the athlete's economy.  
Penguatan Pembelajaran Berdiferensiasi Bagi Guru Melalui Lokakarya Kurukulum Merdeka Berbasis IT dan Google Drive Utami, Linda Sekar; Isnaini, M; Nisa, Hairun; Nadyawati, Nadyawati; Gunawan, Ardi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1437

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar berdiferensiasi berbasis IT. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di SMP Islam Al Mubarok Tempos Lombok Barat. Jumlah guru yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan lokakarya ini adalah sebanyak 19 guru. Permaslahan yang diperoleh oleh guru adalah belum pernah diadakan pelatihan pembuatan modul ajar berbasis IT. Metode yang dilakukan adalah Pelatihan dengan tahapan: Observasi, membuat modul, evaluasi. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 7 September 2023. Hasil yang diperoleh adalah 78,9 % guru dapat membuat modul ajar, senang dengan adanya pelatihan yang selama ini belum pernah dilakukan di SMP Islam Al Mubarok Tempos. Harapan guru-guru adalah agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut. Strengthening Differentiated Learning for Teachers Through Independent Curriculum Workshops Based on IT and Google Drive The aim of this community service is to improve teachers' abilities in compiling IT-based differentiated teaching modules. This community service was carried out at Al Mubarok Islamic Middle School, Tempos, West Lombok. The number of teachers who participated in this workshop was 19 teachers. The method used is training with stages: Observation, creating modules, evaluation. This activity was carried out on September 7 2023. The results obtained were that 78,9 % of teachers were able to create teaching modules, happy with the training which had never been carried out at Al Mubarok Tempos Islamic Middle School. The teachers' hope is that similar activities can continue.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Self Management Hipertensi Dan Diabetes Mellitus Melalui Edukasi Pada Masyarakat Di Puskesmas Panyileukan Bandung: Self Edukasi Hipertensi dan Diabetes Mellitus Vitniawati, Vina; Herawati, Ade Tika; Suprapti, Tuti; Darajat, Agus Mi’raj
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1461

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi beban kesehatan karena mennyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian. Puskesmas Panyileukan, merupakan salah satu Puskesmas yang menyumbangkan data tingginya kasus  penyakit  Tidak  Menular  (PTM)  di  Kota  Bandung.  Data menunjukan PTM Hipertensi dan Diabetes merupakan penyakit terbanyak sejak Januari-Maret 2022 adalah penyakit Hipertensi (185 Pasien) dan penyakit Diabetes Mellitus (103 Pasien). Peningkatan aspek kognitif pada masyarakat dengan PTM diharapkan akan meningkatkan Self Management dalam hal ini adalah pada pasien Hipertensi dan Diabetes Melitus. Diawali dengan meningkatkan aspek kognitif kader dalam meningkatkan kader dalam pemberdayaan massyarakt sehingga masyarakat akan melakukan perawatan sendiri  terutama pada pasien Hipertensi dan Diabetes Mellitus. Sasaran dalam kegiatan ini dimulai dari Kader di wilayah kerja Puskesmas Panyileukan yang dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi. Kegiatan dilakukan secara bertahap yaitu terkait Penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi. Program edukasi dilakukan evaluasi dengan melakukan pre test dan post test. Hasil pretest sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (74%) dan setelah post test pengetahuan responden menjadi 87% pengetahuan nya baik. Sehingga Puskesmas Panyileukan perlu tetap melakukan peningkatan informasi tentang Penyakit Tidak menular secara kontinu untuk meningkatkan Self Management masyarakat terkait Hipertensi dan Diabetes Mellitus dengan selalu berkoordinasi dengan kader dan melakukan kegiatan Posbindu PTM. Community Empowerment In Improving Self Management Of Hypertension And Diabetes Mellitus Through Community Education At The Panyileukan Puskesmas Bandung Non-Communicable Diseases (NCDs) are a health burden because they cause high rates of morbidity and mortality. Panyileukan Community Health Center is one of the community health centers that contributes data on the high number of cases of non-communicable diseases (NCDs) in the city of Bandung. Data shows that PTM Hypertension and Diabetes are the most common diseases from January-March 2022, namely hypertension (185 patients) and diabetes mellitus (103 patients). It is hoped that improving cognitive aspects in people with PTM will improve Self Management, in this case for Hypertension and Diabetes Mellitus patients. Starting with improving the cognitive aspects of cadres in increasing cadres in empowering the community so that people will carry out their own care, especially for patients with hypertension and diabetes mellitus. The target of this activity starts from cadres in the Panyileukan Community Health Center working area which is carried out using lecture and discussion methods. Activities are carried out in stages, namely related to Diabetes Mellitus and Hypertension. The educational program is evaluated by conducting a pre-test and post-test. The pretest results showed that most of the respondents had sufficient knowledge (74%) and after the posttest, 87% of respondents' knowledge was good. So the Panyileukan Health Center needs to continue to continuously improve information about non-communicable diseases to improve community self-management regarding hypertension and diabetes mellitus by always coordinating with cadres and carrying out PTM Posbindu activities.
Edukasi Pemenuhan Gizi Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Di Kelurahan Melong Herawati, Ade Tika; Emawati, Emma; Priyadi, Akhmad; Sandi, Shinta Ika; Rokayah, Cucu; Cikal , Athaariq
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1462

Abstract

Berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) tahun 2022, masih terdapat 3.036 balita yang mengalami stunting (9, 70%), sedangkan berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) prevelensi stunting Kota Cimahi berada di 16,4 %. Hal tersebut yang mendasari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi untuk melakukan berbagai Upaya untuk mempercepat penurunan tingkat stunting di Kota Cimahi. Peningkatan jumlah stunting pada balita akan berdampak pada perkembangan kognitif dikarenakan terganggunya perkembangan otak sehingga dapat menurunkan kecerdasan anak dan menjadi rentan terjangkit penyakit. Oleh sebab itu, tujuan umum dari program KKN-PPM Tematik ini adalah untuk membantu memberdayakan Masyarakat dalam menurunkan angka stunting di Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Sedangkan tujuan khusus dari kegiatan ini adalah : 1) Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemenuhan gizi pada balita; 2) Peningkatan pengetahuan Masyarakat mengenai hidup sehat dalam Upaya pencegahan stunting; 3) Pencegahan gizi buruk pada balita. 3. Kehidupan sehat dan sejahtera bertujuan untuk memastikan layanan kesehatan reproduksi dan kesehatan keluarga dengan edukasi pendidikan termasuk ke dalam perencanaan peningkatan kesehatan dalam strategi program kesehatan Nasional. Kegiatan pemberdayaan Masyarakat yang kami laksanakan dengan judul Edukasi Pemenuhan Gizi Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Melalui sosialisai di wilayah RW 01 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Kegiatan ini mempunyai tujuan utama untuk mencegah ternyatanya stunting di Wilayah RW 01. Dengan adanya penyuluhan Kesehatan secara luring, memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting, serta memberikan edukasi mengenai penyebab terjadinya stunting. Kemudian diikuti dengan kegiatan Pemberian Makanan Terpenuhi (PMT) untuk balita stunting. Education on Nutrition Fulfillment in Stunting Prevention Efforts For Toddlers in Melong Village Based on the Electronic Recording and Reporting of Community-Based Nutrition (e – PPGBM) in 2022, there are still 3,036 children under five who are stunted (9, 70%), while based on the Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) the prevalence of stunting in Cimahi City is at 16.4%. This underlies the Office of Women's Empowerment, Child Protection, Population Control and Family Planning (DP3AP2KB) of Cimahi City to make various efforts to accelerate the reduction of stunting rates in Cimahi City. An increase in the number of stunting in toddlers will have an impact on cognitive development due to disruption of brain development so that it can reduce children's intelligence and become vulnerable to disease. Therefore, the general purpose of this Thematic KKN-PPM program is to help empower the community in reducing stunting rates in Melong Village, South Cimahi District, Cimahi City. While the specific objectives of this activity are: 1) Increasing public knowledge about the fulfillment of nutrition in toddlers; 2) Increasing public knowledge about healthy living in stunting prevention efforts; 3) Prevention of malnutrition in toddlers. 3. Healthy and prosperous life aims to ensure reproductive health and family health services with educational education are included in health improvement planning in the National health program strategy. Our community empowerment activities are entitled Education on Nutrition Fulfillment in Efforts to Prevent Stunting in Toddlers through socialization in the RW 01 area of Melong Village, South Cimahi District, Cimahi City. This activity has the main objective to prevent stunting in RW 01. With offline health counseling, providing education about stunting prevention, and providing education about the causes of stunting. Then followed by Fulfilled Feeding (PMT) activities for stunting toddlers.
Peran Karang Taruna dalam Penguatan UMKM Melalui Media Fotografi di Kelurahan Sukajaya Halim, Bobby; Dion, Keni
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1471

Abstract

Kegiatan pelatihan Media Fotografi bagi UMKM di Kelurahan Sukajaya merupakan respon dari pihak terkait. Di tengah kondisi ketidakpastian saat ini, pemerintah Indonesia terus menerus mendukung UMKM agar terus berinovasi. Saat New Normal sekarang ini, keadaan tidak menjadi lebih baik daripada masa pandemic sebelumnya. Universitas Indo Global Mandiri Palembang, berkomitmen untuk selalu berusaha melakukan pengabdian kepada masyarakat secara berkesinambungan sebagai bentuk kepedulian civitas akademika untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indo Global Mandiri Palembang bermaksud menjalin kerjasama dengan UMKM di Kelurahan Sukajaya dengan skema pelayanan internal yaitu: 1) Memberikan gambaran mengenai UMKM.  2). Memberikan keterampilan fotografi umum. 3). Mendorong dan membimbing peserta agar  menjadi lebih baik orang-orang yang mandiri dan mempunyai kemampuan mengaplikasikan fotografi pada bisnisnya, baik bisnis yang sudah ada maupun yang akan datang.. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan Media Fotografi ini adalah Metode Sosialisasi dan Ceramah, Metode Demonstrasi & Bimbingan & Metode Partisipatif. Kegiatan pelatihan UMKM di Kelurahan Sukajaya, para peserta dapat membuat Foto Produk yang memiliki nilai ekonomis sehingga dapat diaplikasikan ke E-Commerce dan dapat bersaing baik di tingkat lokal, nasional bahkan internasional. The Role of Karang Taruna in Strengthening MSMEs Through Photography Media in Sukajaya Village Photography Media training activities for MSMEs in Sukajaya Village are a response from related parties. In the midst of current conditions of uncertainty, the Indonesian government continues to support MSMEs to continue to innovate. During the current New Normal, the situation is no better than during the previous pandemic. Indo Global Mandiri University Palembang is committed to always trying to provide continuous community service as a form of concern for the academic community to improve the quality of life of the community. Therefore, the Indo Global Mandiri University Palembang Community Service Team intends to collaborate with MSMEs in Sukajaya Village with an internal service scheme, namely: 1) Providing an overview of MSMEs. 2). Provides general photography skills. 3). Encourage and guide participants to become better people who are independent and have the ability to apply photography to their business, both existing and future businesses. The methods used in this Photography Media training activity are the Socialization and Lecture Method, Demonstration Method & Guidance & Participatory Methods. MSME training activities in Sukajaya Village, participants can create product photos that have economic value so that they can be applied to E-Commerce and can compete at local, national and even international levels.

Page 1 of 4 | Total Record : 33