cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 463 Documents
PERANCANGAN DESAIN UI (USER INTERFACE) LANDING PAGE MATASEHATKU DENGAN METODE DESIGN THINKING Habiba, Putri Ghanim Septia; Doringin, Ferry; Simarmata, Murni Marlina
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7209

Abstract

Excessive use of gadgets has led to a significant increase in cases of asthenopia and visual impairment. Lack of awareness and access to preventive care methods means eye health problems are increasingly growing in society. Therefore, a MataSehatKu landing page was developed which can help users get to know and download the MataSehatKu application. The MataSehatKU landing page displays an explanation and mockup of the MataSehatKU mobile-based application which provides features such as eye exercises, independent eye examinations for initial screening, graphs of refractive errors over time, and education about healthy lifestyles for the eyes, which are designed to reduce risk. visual impairment. The design of the MataSehatKU landing page was carried out using the design think method which consists of the stages empathize, define, ideate, prototype and test. The initial stage is to collect primary and secondary data through observation, questionnaires, competitor analysis, and literature studies for analysis. Data related to problems faced by users is used as a basis for forming feature design solutions and prototypes. The prototype is then tested on users to evaluate the obstacles and problems faced, so that improvements can be made. This development resulted in a UI design for the MataSehatKU landing page which provides optimal experience and convenience for users in achieving their goals with a SUS value of 84.6 and UEQ obtained on an attractiveness scale of 1.51 is at an above average level, a clarity scale of 1.69 is at an above average level, an efficiency scale of 1.74 is at a good level, an accuracy scale of 1.81 is at an excellent level, a stimulation scale of 1.03 is at an above average level, a novelty scale of 0.78 is at an above average level.  ABSTRAKPenggunaan gadget yang berlebihan telah menyebabkan peningkatan signifikan pada kasus astenopia dan gangguan penglihatan. Kurangnya kesadaran dan akses terhadap metode perawatan preventif membuat masalah kesehatan mata semakin berkembang di masyarakat. Oleh karena itu, dikembangkan landing page MataSehatKu yang dapat membantu pengguna untuk mengenal dan mengunduh aplikasi MataSehatKu. Landing page MataSehatKu menampilkan penjelasan dan mockup aplikasi berbasis mobile MataSehatKU yang menyediakan fitur-fitur seperti latihan mata, pemeriksaan mata mandiri untuk screening awal, grafik kelainan refraksi dari waktu ke waktu, dan edukasi tentang pola hidup sehat untuk mata, yang dirancang untuk mengurangi risiko gangguan penglihatan. Perancangan landing page MataSehatKu dilakukan dengan metode design thinking yang terdiri dari tahapan emphatize, define, ideate, prototype, dan test. Tahap awal adalah mengumpulkan data primer dan sekunder melalui observasi, kuesioner, analisa kompetitor, dan studi literatur untuk kemudian dianalisis. Data terkait masalah yang dihadapi pengguna digunakan sebagai dasar dalam pembentukan solusi perancangan fitur dan prototype. Prototype kemudian diujicobakan kepada pengguna untuk mengevaluasi hambatan dan masalah yang dihadapi, sehingga dilakukan perbaikan. Pengembagan ini menghasilkan desain UI landing page MataSehatKu yang memberikan pengalaman dan kemudahan optimal bagi pengguna dalam mencapai tujuannya dengan nilai SUS 84,6 dan UEQ diperoleh skala daya tarik sebesar 1,51 berada pada tingkatan di atas rata-rata, skala kejelasan sebesar 1,69 berada pada tingkatan di atas rata-rata, skala efisiensi sebesar 1,74 berada pada tingkatan baik, skala ketepatan sebesar 1,81 berada pada tingkatan luar biasa, skala stimulasi sebesar 1,03 berada pada tingkatan di atas rata-rata, skala kebaruan sebesar 0,78 berada pada tingkatan di atas rata-rata.
ANALISIS STABILITAS GANGGUAN TRANSIENT PADA JARINGAN DISTRIBUSI DI WILAYAH ULP. MANADO UTARA Kojoh, Anugrani Elisa
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7276

Abstract

A stable and secure supply of electrical energy to consumers is paramount and of primary importance. In the distribution system, disturbances often occur, especially during peak load times, which of course can result in a decrease in power, equipment damage, and power outages. This study aims to analyze the transient stability of the electric power distribution system, especially in PLN ULP North Manado, which focuses on one feeder, namely SR 8. By using ETAP 19.00 software, a Single Line Diagram simulation was carried out which includes 18 buses on the SL 8 feeder, especially the frequency and voltage response to disturbances on Bus 102. This simulation shows that after the load shedding, the system voltage condition reaches 150% of the nominal voltage, which states that the system is unstable (overhead) which causes significant changes in the voltage waveform and after that experiences damped oscillations and then returns to a stable condition. The results of the frequency show a linear decrease due to an increase in the system frequency, which is modeled through a linear equation as a form of system damping. From this study, it can be concluded that the distribution system in ULP North Manado experiences transient instability during load shedding, which is indicated by an excessive voltage response and a significant decrease in frequency. Therefore, a strategy is needed to improve system reliability, namely the implementation of Distributed Generation (DG), which can control system stability, particularly voltage and frequency, during disturbances. ABSTRAKPasokan energi listrik yang stabil dan aman pada konsumen adalah hal terpenting dan yang utama. Pada sistem distribusi seringkali terjadi gangguan apalagi pada waktu beban puncak yang tentunya dapat mengakibatkan adanya penurunan daya, kerusakan peralatan, dan pemadaman listrik.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas transien pada sistem distribusi tenaga listrik khususnya di PLN ULP Manado Utara, yang berfokuskan pada satu penyulang yaitu SR 8. Dengan menggunakan perankat lunak ETAP 19.00 maka dilakukan simulasi Single Line Diagram yang mencakup 18 bus pada penyulang SL 8 khususnya respon frekuensi dan tegangan terhadap gangguan pada Bus 102. Simulasi ini menunjukkan hasil bahwa setelah adanya pelepasan beban kondisi tegangan sistem mencapai 150% dari tegangan nominal yang menyatakan bahwa sistem tersebut tidak stabil (overhead) yang menyebabkan perubahan signifikan pada bentuk gelombang tegangan dan setelah itu mengalami osilasi teredam dan kemudian kembali dalam kondisi stabil. Hasil dari frekuensi menunjukkan adanya penurunan linier dikarenaan peningkatan pada frekuensi sistem,yang dimodelkan lewat persamaan linear sebagai bentuk redaman sistem. Dari penelitian ini bisa isimpulkan bahwa sistem distribusi di ULP Manado Utara terjadi ketidakstabilan transien pada saat adanya pelepasan beban, yang ditunjukkan oleh respon tegangan yang berlebih dan adanya penurunan frekuensi yang signifikan. Sehingga diperlukan strategi yang dapat meningkatkan keandalan sistem, yakni penerapan Distributed Generation (DG) yang bisa mengontrol kestabilan sistem khususnya tegangan dan frekuensi ketika terjadi gangguan.
INSTAGRAM @dishubkotabogor SEBAGAI MEDIA PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI LALU LINTAS Utami, Arizka Dewi; Fitriah, Maria; Agustini, Agustini
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7281

Abstract

The digital era has transformed how government institutions communicate with the public, with social media becoming an effective medium for information dissemination. Instagram, as a visual-based platform, plays an essential role in delivering traffic-related information interactively and in real time. This study aims to analyze the utilization of Instagram features by the Bogor City Transportation Department in fulfilling traffic information needs among followers of the @dishubkotabogor account and to examine the effect of feature utilization on information fulfillment. This research employed a quantitative descriptive approach using a survey method. The sample consisted of 394 respondents, all followers of the department’s official Instagram account, selected through simple random sampling. Data were analyzed using simple linear regression to determine the relationship between feature usage and the fulfillment of information needs. The results show that the use of Instagram features falls into the “good” category, with feed posts being the most effective feature in disseminating traffic conditions, weekend operational schedules of Uncal vehicles, and public transportation services such as BISKITA. The overall information fulfillment level was also categorized as good, with the Current Need Approach showing the highest level among other need approaches. These findings indicate a positive and significant influence between the utilization of Instagram features and the fulfillment of traffic information needs. Thus, social media plays a strategic role in enhancing public communication and transparency within government institutions, particularly in the Bogor City Transportation Department. ABSTRAKPerkembangan era digital telah mengubah cara instansi pemerintah berkomunikasi dengan masyarakat, salah satunya melalui media sosial. Instagram menjadi platform efektif untuk menyebarkan informasi secara cepat dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemanfaatan fitur Instagram oleh Dinas Perhubungan Kota Bogor dalam memenuhi kebutuhan informasi lalu lintas para pengikut akun @dishubkotabogor serta menguji pengaruh antara pemanfaatan fitur tersebut terhadap pemenuhan kebutuhan informasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 394 responden yang merupakan pengikut akun Instagram Dinas Perhubungan Kota Bogor. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier sederhana untuk mengukur hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan fitur Instagram tergolong baik, dengan feed post menjadi fitur paling dominan dalam penyebaran informasi terkait kondisi lalu lintas, jadwal operasional kendaraan Uncal, dan layanan transportasi publik seperti BISKITA. Pemenuhan kebutuhan informasi juga berada pada kategori baik, dengan pendekatan Current Need Approach menunjukkan capaian tertinggi dibandingkan pendekatan lainnya. Temuan ini menegaskan adanya pengaruh positif dan signifikan antara pemanfaatan fitur Instagram dan pemenuhan kebutuhan informasi lalu lintas. Artinya, media sosial berperan strategis dalam meningkatkan efektivitas komunikasi publik dan transparansi informasi di lingkungan pemerintahan, khususnya pada Dinas Perhubungan Kota Bogor.
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN HYBRID UNTUK PENENTUAN PROYEK STRATEGIS DI KECAMATAN PINANG Septiani, Noer Azni; Akbar, Cahyadi
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7312

Abstract

ABSTRAKDevelopment at the sub-district level requires careful and systematic planning, especially in determining strategic projects that suit the needs of the community. So far, the process of determining projects is often still subjective so that it can cause a mismatch between the needs of the community and the chosen project. Based on this, this study aims to design and implement a hybrid-based decision support system by combining Simple Additive Weighting and Weighted Product methods to assist the process of determining strategic projects in the Development Economics Section of Pinang District. The Simple Additive Weighting method is used to calculate the weight of the assessment linearly while the Weighted Product method considers the aspect of proportional multiplication between criteria so as to produce a more comprehensive calculation. In this study, there are five main criteria used, namely priority needs, project costs, implementation time, project benefits, and community support, as well as six alternative project proposals. The calculation results showed that the alternative Kampung Terang Development (A6) obtained the highest combined score, so it was recommended as a priority project. The hybrid model applied has been proven to improve accuracy and objectivity in the decision-making process related to the determination of strategic projects in the region.Pembangunan di tingkat kecamatan memerlukan perencanaan yang matang dan sistematis, terutama dalam menentukan proyek strategis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selama ini, proses penentuan proyek sering kali masih bersifat subjektif sehingga dapat menimbulkan ketidaksesuaian antara kebutuhan masyarakat dengan proyek yang dipilih. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan sistem penunjang keputusan berbasis hybrid dengan menggabungkan metode Simple Additive Weighting dan Weighted Product untuk membantu proses penentuan proyek strategis pada Seksi Ekonomi Pembangunan Kecamatan Pinang. Metode Simple Additive Weighting digunakan untuk menghitung bobot penilaian secara linear, sedangkan metode Weighted Product mempertimbangkan aspek perkalian proporsional antar kriteria sehingga menghasilkan perhitungan yang lebih komprehensif. Dalam penelitian ini, terdapat lima kriteria utama yang digunakan, yaitu prioritas kebutuhan, biaya proyek, waktu pelaksanaan, manfaat proyek, dan dukungan masyarakat, serta enam alternatif usulan proyek. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa alternatif Pembangunan Kampung Terang (A6) memperoleh skor gabungan tertinggi, sehingga direkomendasikan sebagai proyek prioritas. Model hybrid yang diterapkan terbukti dapat meningkatkan akurasi dan obyektivitas dalam proses pengambilan keputusan terkait penentuan proyek strategis di wilayah tersebut.
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI (KPD), PARTUS LAMA DAN PERSALINAN PRETERM TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUP RIVAI ABDULLAH PALEMBANG Magumi, Novita; Qur’andini, Dalinur
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7313

Abstract

Asphyxia is the failure to start and continue breathing spontaneously and regularly at the time of the newborn baby or some time after birth, Asphyxia is caused by several factors such as: multiple pregnancy, preterm labour, pre-eclampsia, antepartum haemorrhage, and long labour. Foetal asphyxia can also occur if there is a sudden disorder in the placenta such as placental abruption and placental bleeding. From the results of the Chi-Square statistical test, a p value of 0.003 (? = ? 0,05) was obtained, meaning that there was a meaningful relationship between premature amniotic rupture (KPD) and the incidence of asphyxia in newborns. From the results of the Chi-Square statistical test, a p value of 0.001 (? = ? 0,05) was obtained, meaning that there was a meaningful relationship between long labour and the incidence of asphyxia in newborns. From the results of the Chi-Square statistical test, a p value of 0.000 (? = ? 0,05) was obtained, meaning that there was a meaningful relationship between preterm labour and the incidence of asphyxia in newborns. It is hoped that it will be able to provide complete communication, information and education to the people in their working area about maternal and neonatal services. ABSTRAKAsfiksia adalah kegagalan untuk memulai dan melanjutkan pernapasan secara spontan dan teratur pada saat bayi baru lahir atau beberapa saat sesudah lahir,Asfiksia disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor seperti: kehamilan ganda, persalinan preterm, pre-eklampsia, perdarahan antepartum, dan partus lama. Asfiksia janin bisa juga akan terjadi bila terdapat gangguan mendadak pada plasenta misalnya solusio plasenta dan perdarahan plasenta. Dari hasil uji statistic Chi-Square, didapatkan p value sebesar 0,003 (? = ? 0,05), artinya ada hubungan yang bermakna antara ketuban pecah dini (KPD) dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Dari hasil uji statistic Chi-Square, didapatkan p value sebesar 0,001 (? = ? 0,05), artinya ada hubungan yang bermakna antara partus lama dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Dari hasil uji statistic Chi-Square, didapatkan p value sebesar 0,000 (? = ? 0,05), artinya ada hubungan yang bermakna antara persalinan preterm dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Diharapkan agar dapat memberikan komunikasi, informasi dan edukasi yang lengkap kepada masyarakat yang berada di wilayah kerjanya tentang pelayanan maternal dan neonatal.
ANALISIS MODAL SOSIAL DALAM AKTIVITAS EKONOMI PEDAGANG KULINER DI PASAR CIDU’ KOTA MAKASSAR Loise, Mariani; Syukur, Muh.
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7314

Abstract

This research is motivated by the socio-economic dynamics of culinary traders in Cidu Market, Makassar City, which has become one of the most vibrant and influential culinary centers in the region. Economic activities in this area are not solely dependent on financial capital but also on the strength of social capital built through networks of trust, social norms, and reciprocal relationships among traders. The main focus of this study is to analyze the dominant characteristics of social capital among culinary traders in Cidu Market and to identify the constraints they face in utilizing it within their daily economic activities. This study employed a qualitative method with a descriptive approach, involving ten key informants who have been operating as culinary traders for more than five years. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, with data validity ensured through source and method triangulation. The findings reveal that the social capital of culinary traders in Cidu Market is dominated by trust and social solidarity, internal economic cooperation networks, and strong norms of reciprocity. However, this potential is constrained by limited external networking and institutional access, social inequality between senior and new traders, and resistance to innovation and change. Overall, the study concludes that social capital plays a crucial role in sustaining the traders’ economic activities, yet it needs to be expanded toward bridging and linking social capital in order to become a more adaptive and sustainable economic force amid the development of Makassar’s modern culinary market. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika social ekonomi pedagang kuliner di Pasar Cidu’ Kota Makassar yang menjadi salah satu sentra kuliner rakyat paling ramai dan berpengaruh di kota tersebut. Aktivitas ekonomi di kawasan ini tidak hanya bergantung pada modal finansial, tetapi juga pada kekuatan modal sosial yang terbangun melalui jaringan kepercayaan, norma sosial, dan hubungan timbal balik antar pedagang. Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik modal sosial yang dominan di kalangan pedagang kuliner Pasar Cidu’ serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pemanfaatannya terhadap aktivitas ekonomi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan sepuluh narasumber utama yang merupakan pedagang kuliner dengan pengalaman berjualan lebih dari lima tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial pedagang kuliner di Pasar Cidu’ didominasi oleh kepercayaan dan solidaritas sosial, jaringan kerja sama ekonomi internal, serta norma timbal balik yang kuat. Namun, potensi tersebut menghadapi kendala berupa terbatasnya jaringan eksternal dan akses kelembagaan, ketimpangan sosial antara pedagang senior dan pendatang baru, serta resistensi terhadap inovasi dan perubahan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa modal sosial berperan penting dalam menopang keberlangsungan ekonomi pedagang, tetapi perlu diperluas menuju bridging dan linking social capital agar mampu menjadi kekuatan ekonomi yang adaptif dan berkelanjutan di tengah perkembangan pasar kuliner modern Kota Makassar.
PENGARUH PENGADAAN BAHAN BAKU DAN PROSES PRODUKSI TERHADAP KUALITAS PRODUK PADA PT. PERCETAKAN GRAMEDIA KAB. BEKASI SUTRISNO, NIANTORO; LESTARI, DEWI DIAH; SIRAIT, EDISON P.
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i2.2953

Abstract

This research is research that is part of a Supply Chain Management process where the production process is an internal part of the process within the company. In the production process, activities begin with Procurement of Raw Materials which is continued in the Production Process activities themselves. Meanwhile, the next stage of the production process is the output in the form of a good quality product or not. This research takes the object at PT. Gramedia Printing in the Cikarang area, Bekasi Regency. Based on the results of research that has been carried out, in research regarding the analysis of the influence of raw material procurement and production processes on product quality at PT. Gramedia Printing Cikarang Kab. Bekasi has results, including that the procurement of Raw Materials (X1) has a partial influence on Product Quality (Y) of tcount 7.129 > ttable 1.985. The Production Process (X2) has a partial influence on Product Quality (Y) amounting to tcount 10.302 > ttable 1.985. Procurement of Raw Materials (X1) and Production Process (X2) have a simultaneous influence on Product Quality (Y) amounting to fcount 58.053 > ftable 3.089. ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian yang menjadi bagian dari sebuah proses Supply Chain Management dimana proses produksi merupakan bagian intern dalam proses tersebut yang ada dalam perusahaan. Dalam proses produksi kegiatan dimulai dengan Pengadaan Bahan Baku yang dilanjutkan dalam kegiatan Proses Produksi itu sendiri. Sedangkan tahap lanjutan dari proses produksi adalah output yang berupa produk baik berkualitas atau tidak. Penelitian ini mengambil objek pada PT. Percetakan Gramedia di kawasan Cikarang Kabupaten Bekasi. Berdasarkan dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, bahwa dalam penelitian mengenai analisis pengaruh pengadaan bahan baku dan proses produksi terhadap kualitas produk pada PT. Percetakan Gramedia Cikarang Kab. Bekasi memiliki hasil antara lain pengadaan Bahan Baku (X1) memiliki pengaruh secara parsial terhadap Kualitas Produk (Y) sebesar thitung 7,129 > ttabel 1,985. Proses Produksi (X2) memiliki pengaruh secara parsial terhadap Kualitas Produk (Y) sebesar thitung 10,302 > ttabel 1,985. Pengadaan Bahan Baku (X1) dan Proses Produksi (X2) memiliki pengaruh secara simultan terhadap Kualitas Produk (Y) sebesar fhitung 58,053 > ftabel 3,089.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP PERILAKU PROAKTIF PENELITIAN (STUDI KASUS PADA DOSEN DI POLITEKNIK LP3I JAKARTA): PENDEKATAN TEORI DETERMINASI DIRI Nibras, Hanifah Fauziyah; Widianto, Sunu
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i1.3051

Abstract

The large number of lecturers and universities does not necessarily result in high research publications because Indonesian research publications are still low at the international level. This study aims to determine work motivation and perceptions of organizational support for proactive research behavior (case study of lecturers at the LP3I Jakarta Polytechnic): a self-determination theory approach. This study uses quantitative research with a sample of 99 lecturers at the LP3I Jakarta Polytechnic. The results show that work motivation, both intrinsic and extrinsic, significantly encourages proactive behavior. Motivated lecturers tend to be more initiative and oriented towards improving performance. In addition, perceptions of organizational support also have a positive effect; lecturers who feel supported tend to be more proactive. Simultaneously, these two variables explain 64% of the variance in proactive behavior, underlining the importance of internal and external factors. The implication is that the LP3I Jakarta Polytechnic needs to apply a holistic approach, combining the development of lecturers' work motivation (through training, recognition, etc.) with the creation of a supportive environment (constructive feedback, resources, etc.). This integrated strategy will foster proactive behavior, which ultimately improves the quality of the institution. ABSTRAKBanyaknya dosen dan perguruan tinggi tidak serta merta menjadikan publikasi hasil penelitian menjadi tinggi karena  publikasi hasil penelitian Indonesia masih rendah di tingkat internasional.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi kerja dan persepsi dukungan organisasi terhadap perilaku proaktif penelitian (studi kasus pada dosen di politeknik LP3I Jakarta): pendekatan teori determinasi diri. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan sampel dalam penelitian ini adalah dosen Politeknik LP3I Jakarta sejumlah 99 orang. Hasilnya menunjukkan bahwa motivasi kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, secara signifikan mendorong perilaku proaktif. Dosen yang termotivasi cenderung lebih inisiatif dan berorientasi pada peningkatan kinerja. Selain itu, persepsi dukungan organisasi juga berpengaruh positif; dosen yang merasa didukung cenderung lebih proaktif. Secara simultan, kedua variabel ini menjelaskan 64% varians perilaku proaktif, menggarisbawahi pentingnya faktor internal dan eksternal. Implikasinya, Politeknik LP3I Jakarta perlu menerapkan pendekatan holistik, memadukan pengembangan motivasi kerja dosen (melalui pelatihan, pengakuan, dll.) dengan penciptaan lingkungan yang mendukung (umpan balik konstruktif, sumber daya, dll.). Strategi terintegrasi ini akan menumbuhkan perilaku proaktif, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas institusi.
PERAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR HANAN, ANNIDA LIHASANATI; PUJASMARA, DESTIANA EKA; SOPIAH, ROHAETI NINING; TOSAINI, SALSABILA PUTRI; SYAHIDAH, SHOFIYYAH MUNA; PRIHANTINI, PRIHANTINI
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i1.4216

Abstract

Education is an important part of shaping the skills and morals of individuals. In doing so, education must create a learning environment that respects the diversity of students and meets the needs of all individuals, including students with special needs. This study examines the role of principals' competencies in building an inclusive culture in primary schools. It aims to explore the relationship between principals' competencies and improving the quality of inclusive education. Using the literature review method, the study analyzed five dimensions of principals' competencies: personality, managerial, entrepreneurial, supervisory and social. The findings show that these competencies play an important role in inclusive policy making, efficient resource management, teachers' professional development and the establishment of harmonious relationships within the school community. The main obstacles faced are the lack of teacher training and limited facilities, which require visionary and collaborative leadership from principals. In conclusion, strengthening principals' competencies is a priority in creating education that is fair, equitable and responsive to the needs of all students ABSTRAKPendidikan merupakan bagian penting dalam membentuk keterampilan dan moral individu. Dalam pelaksanaanya, pendidikan harus menciptakan lingkungan belajar yang menghargai keberagaman siswa dan memenuhi kebutuhan semua individu, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Studi ini membahas peran kompetensi kepala sekolah dalam membangun budaya inklusif di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara kompetensi kepala sekolah dengan peningkatan kualitas pendidikan inklusif. Dengan menggunakan metode tinjauan literatur, penelitian ini menganalisis lima dimensi kompetensi kepala sekolah: kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial. Temuan memperlihatkan bahwa kompetensi ini berperan penting dalam pembuatan kebijakan inklusif, pengelolaan sumber daya yang efisien, pengembangan profesi guru, dan pembentukan hubungan yang harmonis dalam komunitas sekolah. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya pelatihan guru dan terbatasnya fasilitas, yang membutuhkan kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan kolaboratif. Kesimpulannya, penguatan kompetensi kepala sekolah merupakan prioritas dalam menciptakan pendidikan yang adil, merata, dan responsif terhadap kebutuhan semua siswa.
EKSTRAK BUAH NAGA MERAH (Hylocereus ipolyrhizus) SEBAGAI PENGGANTI EOSIN PADA PEWARNAAN SEDIAAN SITOLOGI EPITEL MUKOSA MULUT BALQIS, PUTRI; JUMADEWI, ASRI; SYARIEF, SYARIFAH WAHYUNI AL; DARMAWATI, DARMAWATI
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i1.4413

Abstract

Epithelial tissue is a protective tissue or barrier for the body, this tissue covers the surface of the body from the outside (epithelium) or covers the body from the inside (endothelium). It acts as a protector against other tissues underneath, a place for selective transfer of molecules, and cell respiration. Oral mucosa epithelial preparations are smears that are easily obtained in learning cytohistotechnology courses. The dyes that are often used are synthetic dyes, but natural dyes can be used as temporary dyes to replace eosin staining. Natural dyes are easily decomposed, do not produce hazardous waste and are safe to use in the laboratory because they are not flammable. This study aims to determine the microscopic picture of oral mucosa epithelial cytology preparations with red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) staining as a substitute for eosin in diff-quick staining. The research method is an experiment with the manufacture of red dragon fruit extraction at dilutions of 20%, 10% and 5%, this study was conducted in the pathology laboratory of TLM Poltekkes Kemenkes Aceh. The results of the study showed that the quality of the preparation of natural dyes from dragon fruit extract was good in coloring and could be absorbed by the cytoplasm, thus concluding that red dragon fruit extract (Hylocereus polyrhizus) at concentrations of 20%, 10% and 5% could color oral mucosal epithelial preparations. ABSTRAKJaringan epitel adalah jaringan pelindung atau barier bagi tubuh, jaringan ini melapisi permukaan tubuh dari luar (epithelium) ataupun melapisi bagian tubuh dari dalam (endothelium). Berperan sebagai pelindung terhadap jaringan lain yang berada di bawahnya, tempat pemindahan molekul secara selektif, dan respirasi sel. Sediaan epitel mukosa mulut merupakan apusan yang diperoleh secara mudah dalam pembelajaran mata kuliah sitohistoteknologi. Zat warna yang sering digunakan adalah pewarnaan sintetis, namun pewarnaan alami dapat dijadikan pewarnaan sementara untuk menggantikan pewarnaan eosin. Pewarnaan alami bersifat mudah terurai, tidak menimbulkan limbah berbahaya dan aman digunakan di laboratorium karena tidak mudah terbakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mikroskopis sediaan sitologi epitel mukosa mulut dengan pewarnaan buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai pengganti eosin pada pengecatan diff-quick. Metode penelitian adalah eksperimen dengan pembuatan ekstraksi buah naga merah pada pengenceran 20%, 10% dan 5%, penelitian ini dilakukan di laboratorium patologi TLM Poltekkes Kemenkes Aceh. Hasil penelitian menunjukkan kualitas sediaan dari pewarnaan alami ekstrak buah naga baik dalam mewarnai dan dapat diserap oleh sitoplasma, sehingga menyimpulkan bahwa ekstrak buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) pada kosentrasi 20%, 10% dan 5% dapat mewarnai sediaan epitel mukosa mulut.