cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 650 Documents
Integrasi Kearifan Lokal Suku Bugis Dalam Pendidikan: Membentuk Karakter dan Pengembangan Kepemimpinan Berkelanjutan di Sekolah Nooviar, Muh. Syilfa; Munir, Nur Syamsinar; Daud, Sukarya; Satriady, Ahmad Fadhil
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2143

Abstract

Di Provinsi Sulawesi Selatan terdapat empat suku besar yaitu Toraja, Mandar, Makassar, dan Bugis , Salah satu kelompok etnis yang mengemban kearifan dan tradisi unik adalah Suku Bugis, suku ini banyak bermukim di wilayah Sulawesi Selatan dan sebagian besar Sulawesi Tenggara . Suku Bugis tidak hanya memperkaya kekayaan budaya Indonesia dengan seni, tradisi, dan budayanya, tetapi juga membawa kontribusi berharga dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai kearifan lokal Bugis dalam pembelajaran di sekolah, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara tematik dan observasi partisipatif. Narasumber terdiri dari dua kepala sekolah dan dua guru, yang memberikan perspektif mengenai penerapan nilai-nilai budaya Bugis dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya integrasi kearifan lokal Bugis dalam pembelajaran sudah cukup baik, dengan kontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter siswa, terutama dalam hal kejujuran, kerja keras, dan solidaritas. Namun, terdapat tantangan dalam memastikan internalisasi nilai-nilai tersebut oleh seluruh siswa, terutama dalam konteks aktivitas kolaboratif. Selain itu, penerapan nilai-nilai kepemimpinan budaya Bugis, seperti lempu (Kejujuran), Warani (kerja keras), sipakatau/sipakainga (solidaritas) menunjukkan potensi besar dalam mengembangkan kepemimpinan siswa, meskipun masih diperlukan strategi pembelajaran yang lebih inovatif untuk melibatkan semua siswa. Kesimpulannya, meskipun integrasi kearifan lokal Bugis telah memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa, diperlukan pengembangan metode pembelajaran yang lebih partisipatif dan evaluasi yang lebih mendalam untuk memastikan penerapan nilai-nilai tersebut dalam perilaku siswa sehari-hari.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Media Sosial TikTok dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik di Sekolah Menegah Atas Akhmad, Nur Fahmi; Dewi, Amelia Firdhausya; Jufri, Jufri
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis media sosial TikTok dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di sekolah mengengah atas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan desain model pengembangan Four-D (4-D) yang terdiri dari: (1) Define (Pendefinisian), (2) Design (Perancangan), (3) Develop (Pengembangan), (4) Disseminate (Penyebaran). Hasil dari penelitian yang diperoleh yaitu: (1) media pembelajaran berbasis media sosial TikTok dinyatakan valid karena nilai rata-rata keseluruhan kriteria dari validasi ahli materi adalah 3.85, berada pada kategori sangat valid. Validasi ahli desain media pembelajaran adalah 3.7, berada pada kategori sangat valid. (2) media pembelajaran dinyatakan praktis karena nilai rata-rata persentase peserta didik menyatakan setuju dengan butir angket yang ditanyakan adalah 90.64% untuk kelompok eksperimen dan 91.00% untuk kelompok kontrol. Secara keseluruhan respons peserta didik baik dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menunjukkan respons sangat baik terhadap media pembelajaran berbasis media sosial TikTok. (3) media pembelajaran berbasis media sosial TikTok, dinyatakan efektif karena ketuntasan hasil belajar peserta didik pada materi pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya “BAB 3: Menjaga Pemukiman yang Berkualitas melalui Teks Eksposisi” pada post-test adalah 85,72% pada kelas eksperimen. Sedangkan untuk kelas kontrol, yang tidak diberikan perlakuan dalam hal ini kegiatan pembelajaran menggunakan metode konvensional yang guru gunakan pada proses pembelajaran adalah 71,92% kelompok kontrol juga mengalami peningkatan hasil belajar. Namun, peningkatan ini lebih kecil dibandikan dengan kelompok eksperimen. Hal ini diharapkan dapat menjadi inovasi baru dalam proses pembelajaran di sekolah mengegah atas.
Strategi Penanaman Moral Agama Melalui Lingkungan Hidup Zahroh, Fatimatuz; Afrianingsih, Anita
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2158

Abstract

Penanaman moral agama dan kesadaran lingkungan sejak dini merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter anak yang peduli terhadap lingkungan dan bertanggung jawab secara spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penanaman moral agama melalui pendidikan lingkungan hidup di KB Dahlia, Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan proses pendidikan yang diterapkan. Analisis data menunjukkan bahwa pendekatan integratif antara pendidikan agama dan pendidikan lingkungan hidup, yang melibatkan pembelajaran berbasis pengalaman dan rutinitas keagamaan seperti doa sehari-hari, praktek shalat, serta kegiatan kebersihan, terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan pada anak-anak. Hasil observasi menunjukkan bahwa kegiatan ini membantu anak-anak menerapkan perilaku peduli lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah, seperti membuang sampah pada tempatnya dan merawat tanaman. Data wawancara juga mengungkapkan bahwa pendekatan yang diterapkan oleh guru mampu menghubungkan nilai-nilai agama dengan tanggung jawab terhadap alam, sehingga terjadi transfer nilai yang baik. Meskipun demikian, tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan sarana, kurangnya pelatihan bagi guru, dan minimnya keterlibatan orang tua. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan bagi pendidik dan kolaborasi yang lebih intens antara sekolah dan keluarga. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam mengembangkan pendekatan pendidikan yang lebih holistik dan integratif.
Level Kognitif Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal HOTS Hikmahturrahman, Hikmahturrahman
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi level kognitif siswa SMP dalam menyelesaikan soal HOTS. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 siswa berkemampuan matematika tinggi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3 butir soal HOTS materi bangun ruang sisi datar dan pedoman wawancara. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman dan Saldana yang terdiri dari: kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Subjek Kategori Tinggi 1 maupun Subjek Kategori Tinggi 2 mampu memecahkan masalah C-4, sehingga mampu memenuhi indikator Analyze, kategori Differentiating, Organizing, dan Attributing. SKT 1 dan SKT 2 juga mampu memecahkan masalah C-5 dan mampu memenuhi indikator Evaluate dengan kategori Checking dan Critiquing. Namun, SKT1 maupun SKT 2 tidak mampu memecahkan masalah C-6, sehingga tidak mampu memenuhi indikator Create, baik kategori Generating, Planning, maupun Producing. Oleh karena itu, Level kognitif Subjek Kategori Tinggi siswa kelas IX SMP Buq’atun Mubarakah Makassar memenuhi kriteria Analize dan Evaluate. Hasil penelitian ini mengintegrasikan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi proses berpikir siswa secara lebih mendalam untuk mengidentifikasi strategi kognitif yang digunakan siswa dan bagaimana mereka mengintegrasikan berbagai konsep geometris dalam pemecahan masalah berbasis HOTS.
Pengembangan E-Modul Media & Teknologi Pendidikan Berbasis Self Organized Learning Environment Berorientasi Pada Literasi Digital Dimyati, Ahmad; Fatra, Maifalinda; Hafiz, M.
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2161

Abstract

Tingkat literasi digital yang tinggi dianggap sangat penting bagi mahasiswa karena dapat mendukung mereka dalam pembelajaran dan menyelesaikan berbagai masalah yang mereka hadapi dalam pekerjaan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul media & teknologi pendidikan berbasis model Self Organized Learning Environment (SOLE) yang valid dan praktis berorientasi pada kemampuan literasi digital. Jenis penelitian ini adalah Research & Development yang mengacu pada model pengembangan 3-D dengan tahapan Define, Design, dan Develop. Adapun subjek penelitian ini melibatkan 40 mahasiswa semester 5 FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi prototipe e-modul, lembar validasi e-modul, dan lembar penilaian kepraktisan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan a) e-modul berbasis model SOLE dinyatakan valid berdasarkan penilaian prototipe e-modul sebesar 93,7% dengan kriteria sangat valid dan penilaian e-modul sebesar 89,7% dengan kriteria sangat valid, b) e-modul SOLE memenuhi kritera sangat praktis berdasarkan respon mahasiswa sebesar 86,05%, dan c) Hasil uji coba terbatas diperoleh sebanyak 97,5% mahasiswa menyatakan bahwa e-modul yang dikembangkan dapat memfasilitasi kemampuan literasi digital. Kesimpulan penelitian ini adalah produk e-modul SOLE telah valid, layak, dan praktis sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran untuk memfasilitasi kemampuan literasi digital mahasiswa.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA RUMAH TONGKONAN Duma’, Sonny Yalti; Tandiseru, Selvi Rajuaty; Bali, Egiyanto Poni
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.2162

Abstract

Pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Pembelajaran matematika yang inovatif salah satunya dapat dilakukan melalui pendekatan budaya atau biasa kita sebut dengan etnomatematika. Etnomatematika adalah bidang studi yang menggabungkan antara budaya dan unsur matematika. Dengan menyajikan sebuah unsur etnomatematika dalam pembelajaran matematika, diharapkan dapat tercipta suasana yang berbeda dalam pembelajaran matematika agar peserta didik mampu berinteraksi dengan budaya lokal menjadi objek matematika. Sehingga, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan eksplorasi etnomatematika yang terdapat pada rumah tongkonan. Berdasarkan masalah yang diteliti, maka penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif menggunakan pendekatan Eksploratif-etnografi dengan alasan bahwa instrument utama dalam penelitian ini adalah peneliti yang mengeksplorasi serta melakukan analisis secara mendalam terhadap masalah kebudayaan yang diteliti. Sehubungan dengan penelitian ini, peneliti berusaha menggali informasi melalui pengamatan (observasi) serta proses wawancara dengan tukang di Sawangan, yang mengetahui informasi mengenai objek yang digali. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: eksplorasi etnomatematika yang terdapat pada Rumah Tongkonan Dipandung antara lain: bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, dan trapesium), bangun ruang (balok dan prisma segiempat), barisan aritmatika, kesimetrisan (simetri lipat), fungsi (grafik fungsi dan fungsi konstan), garis sejajar, sudut siku – siku, refleksi (pencerminan), jarak mutlak, kekongruenan, dan kesebangunan.
Analisis Kemampuan Penalaran Proporsional Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Rantepao Ditinjau Dari Gaya Kognitif Duma’, Sonny Yalti; Tandiseru, Selvi Rajuaty; Tangkearung, Sefrin Siang; Pasomba’, Yenni
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.2163

Abstract

Penalaran proporsional merupakan aktivitas mental dalam mengkoordinasikan dua kuantitas yang berkaitan dengan relasi perubahan suatu kuantitas dengan kuantitas yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran proporsional siswa kelas VII SMP Negeri 2 Rantepao ditinjau dari gaya kognitif field-independent. Metode pengambilan data adalah tes dan wawancara. Tes yang digunakan adalah tes GEFT dan tes penalaran proporsional yang kemudian hasilnya dilakukan analisis dan dikonfirmasi melalui proses wawancara. Berdasarkan hasil pembahasan pada bab V, disimpulkan bahwa kemampuan penalaran proporsional siswa dengan gaya kognitif Field Independent (FI) cenderung lebih baik dalam keempat indikator penalaran proporsional, walaupun masih terdapat sedikit kesalahan dalam penjelasan. Di sisi lain, siswa dengan gaya kognitif Field Dependent (FD) cenderung menunjukkan rendahnya kemampuan penalaran proporsional, Dengan demikian, kemampuan penalaran proporsional siswa bergaya kognitif FI lebih baik dan lebih seragam daripada siswa bergaya kognitif FD.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android Materi Hukum Mad Thabi’i, Mad Wajib Muttasil dan Mad Jaiz Munfashil Yamin, Muh.; Kartika, Amma Amalia
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis aplikasi Android pada materi Hukum Mad Thabi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfashil bagi siswa kelas VII MTsN Palopo. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Tahap analisis kebutuhan dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap guru dan siswa, yang menunjukkan adanya kendala dalam metode pengajaran konvensional. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami aturan tajwid yang kompleks, terutama karena media pembelajaran yang kurang interaktif dan penyampaian yang monoton. Media pembelajaran berbasis Android ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan tersebut, dengan harapan dapat menarik minat siswa yang lebih akrab dengan teknologi digital. Validitas media diuji oleh dua ahli, yaitu ahli media dan ahli materi, dengan hasil validitas masing-masing sebesar 87% dan 100%, menunjukkan bahwa media ini sangat layak digunakan. Uji praktikalitas juga dilakukan, dengan hasil 97% dari guru dan 90% dari siswa, yang dikategorikan sangat praktis. Media ini dirancang menggunakan teks, gambar, dan kuis interaktif untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan fleksibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis Android ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi tajwid. Media ini diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas dan dikembangkan untuk materi pembelajaran lainnya.
Differences in Mechanical Reasoning of Engineering Students MS, Firdaus; Saud, Eddy
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2180

Abstract

This study aims to analyze the differences in engineering aptitude-mechanical reasoning among engineering students. This study is a quantitative study with a cross-sectional study design. This study was conducted at the Faculty of Engineering, Ogan Komering Ilir Islamic University, Kayuagung (UNISKI). The subjects of this study were selected by simple random sampling so that the number of samples obtained was 26 students of the mechanical engineering study program and 36 students of the civil engineering study program. The instrument used in this study was the aptitude-mechanical reasoning test developed by Mackellar (2015). This instrument consists of several topics, namely 1) Levers, 2) Pulleys, 3) Gears, 4) Springs, 5) Simple electrical circuits, and 6) Tools. The research data were analyzed using the RASCH Model Analysis using the WINSTEP application. The results showed no significant difference between mechanical engineering and civil engineering study programs in pulleys, springs, and electrical circuits. In the element of levers, gears and tools, the t count value is greater than the t table, so there is a significant difference between mechanical engineering and civil engineering study programs.
Eksplorasi Konsep Psikologi Kepribadian: Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Putri, Raissa Dwifandra; Lestari, Laila Indra; Hidajat, Helga Graciani; Ubaidillah, Aan Fardani
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2202

Abstract

Pengembangan media pembelajaran sangat penting di era teknologi saat ini. Dengan pesatnya kemajuan teknologi, inovasi pembelajaran berbasis teknologi perlu dikembangkan agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Salah satu contohnya adalah media pembelajaran berbasis multimedia, yang bermanfaat dalam membantu siswa mengatasi keterbatasan memori kerja. Visualisasi seperti animasi dapat memudahkan siswa memahami informasi yang kompleks, misalnya dalam mata kuliah Psikologi Kepribadian, yang memiliki banyak konsep dan teori yang perlu dipahami mahasiswa . Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi yang mampu membantu mahasiswa dalam memahami teori psikologi kepribadian dengan lebih sederhana. Metode yang digunakan oleh peneliti berupa metode penelitian dan pengembangan (Research & Development; R & D), dengan model 4D (define, design, develop, dan disseminate). Subjek dari penelitian ini ialah mahasiswa S1 Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang dengan objek penelitian ialah mata kuliah Psikologi Kepribadian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner uji validasi media pembelajaran. Hasil uji ahli (1 ahli media dan 2 ahli materi) hingga hasil uji coba pemakaian pada 33 mahasiswa mendapatkan persentase > 81%. Hal ini menunjukkan video animasi yang dikembangkan untuk pembelajaran mata kuliah Psikologi Kepribadian secara media maupun materi memenuhi standar kualitas yang baik dan sangat layak untuk digunakan. Video pembelajaran yang dirancang khusus untuk mata kuliah Psikologi Kepribadian ini menggunakan pendekatan visual dan auditory yang membantu mahasiswa memahami konsep-konsep kepribadian yang abstrak dengan lebih jelas. Selain itu, vídeo pembelajaran ini juga memberikan fleksibilitas belajar yang dapat membantu mahasiswa mengelola waktu dan kecepatan belajar sesuai kebutuhan masing-masing