cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 650 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality (AR) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPA Alfarizi, Muhadab; Nasihudin, Nasihudin; Mahmud, Muhammad Rifqi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), khususnya materi organ gerak pada manusia dan hewan. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perancangan desain awal, pengembangan, serta implementasi dan evaluasi media pembelajaran. Lokasi penelitian bertempat di SD IT Al-Mumtaz, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, dengan subjek penelitian siswa kelas V yang terlibat dalam uji coba skala kecil (10 siswa) dan skala besar (25 siswa). Instrumen penelitian meliputi observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik skala Likert untuk mengukur tingkat efektivitas dan kelayakan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis AR ini memiliki tingkat efektivitas yang tinggi, ditunjukkan dengan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep organ gerak manusia dan hewan. Uji coba juga mengungkap bahwa media ini menarik minat siswa dan mendorong motivasi belajar yang lebih tinggi. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan media pembelajaran inovatif yang relevan dengan era digital. Media AR memberikan pengalaman belajar interaktif yang mendukung siswa dalam memahami konsep IPA yang kompleks secara visual dan praktis. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan media pembelajaran digital lainnya, sekaligus membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Peran Flipbook Sebagai Media Pembelajaran Inovatif Dalam Pembelajaran Abad 21 Purnomo, Putri Eodytha Aisya; Agustini, Ketut; Sudatha, I Gde Wawan
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2286

Abstract

Flipbook digunakan sebagai media pembelajaran inovatif dalam pembelajaran abad 21 memiliki permasalahan atau urgensi dari keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboraitf, serta literasi digital yang menjadi tujuan utama. Tidak hanya flipbook digunakan dalam proses pembelajaran melalui fitur-fitur yang ada seperti animasi, audio, dan video namun juga memberikan penawaran yang fleksibel dalam proses pembelajaran tatap muka ataupun pembelajaran jarak jauh. Proses penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan melakukan tahapan identifikasi dan penentuan kata kunci, penelusuran literatur, penentuan kriteria inklusi dan eksklusi, proses analisi dan sintesis, kontrol kualitas, dan laporan akhir. Berdasarkan hasil tinjauan literatur yang dilakukan, peneliti mendapatkan 50 artikel dalam pencarian menggunakan aplikasi Publish or Perish lalu disaring menjadi 17 artikel terpilih untuk dilakukan analisis secara deskriptif. Dalam temuan memberikan hasil bahwa flipbook dapat meningkatkan hasil akademik, motivasi belajar siswa, serta pengembangan keterampilan abad 21. Dilihat dari implementasi, flipbook dapat diterapkan dalam kurikulum berbasis teknologi yang dilakukan dengan cara pelatihan kompetensi digital yang diperuntukkan untuk guru. Flipbook sangat menarik sebagai media pembelajaran yang dapat menggantikan pendekatan konvensional untuk mendukung pembelajaran yang fleksibel dan berkontribusi secara signifikan dalam membangun generasi yang mampu menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh era teknologi saat ini.
Nilai-Nilai Kearifan Lokal Rumah Bongkar Pasang Dari Desa Tanjung Batu Seberang Sebagai Sumber Pembelajaran IPS Rahman, Andri; Utomo, Cahyo Budi; Arsal, Thriwaty
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai kearifan lokal yang terkait dengan rumah bongkar pasang di Desa Tanjung Batu Seberang yang terletak di Kecamatan Tanjung Batu, Kabupeten Ogan Ilir untuk dijadikan sebagai sumber pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling, yaitu purposive sampling, sehingga diperoleh total empat informan utama dan lima informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikannya, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data dinilai dengan uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Urgensi pemanfaatan rumah bongkar pasang dalam konteks pembelajaran IPS sangat signifikan, mengingat rumah ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menyimpan nilai-nilai kearifan lokal yang kaya. Rumah bongkar pasang di Desa Tanjung Batu Seberang mencerminkan nilai ekonomi, estetika, dan intelektual yang dapat dijadikan sebagai alat untuk mengajarkan siswa tentang keberagaman budaya, keterampilan, dan ekonomi lokal. Model integrasi tematik yang diusulkan dalam penelitian ini memungkinkan penggabungan berbagai aspek nilai kearifan lokal ke dalam satu tema pembelajaran. Misalnya, tema "Potensi Ekonomi Lingkungan" dapat mencakup pelajaran tentang sejarah rumah bongkar pasang, teknik konstruksi, serta dampaknya terhadap ekonomi lokal. Dengan cara ini, pembelajaran IPS tidak hanya menjadi teoritis tetapi juga kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Melalui pendekatan ini, nilai-nilai kearifan lokal dari rumah bongkar pasang tidak hanya diajarkan sebagai informasi tambahan, tetapi sebagai bagian integral dari pendidikan yang membantu siswa memahami identitas budaya mereka serta mengapresiasi warisan yang ada di sekitar mereka.
Penerapan Model Problem-Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Konsep Matematika Siswa Mada, Lastriani; Najoan, Roeth A. O.; Tarusu, Deysti Trifena
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2355

Abstract

Hasil observasi awal yang dilakukan, ditemukan bahwa pembelajaran belum berfokus pada peserta didik, terlihat guru masih belum menggunakan media pembelajaran sehingga mengakibatkan peserta didik kurang termotivasi dalam belajar matematika. Kondisi yang demikian membuat peserta didik menjadi pasif dalam kegiatan pembelajaran yang mengakibatkan nilai peserta didik menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada konsep matematika melalui penerapan model problem-based learning (PBL) di kelas V SD GMIM Pinabetengan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas oleh Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari dua siklus dan masing-masing siklus meliputi komponen tindakan yaitu: 1. Perencanaan, 2. Tindakan, 3. Observasi, 4. Refleksi dalam suatu spiral yang saling terkait. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah melalui observasi dan lembar evaluasi. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dengan menggunakan model pembelajaran PBL sedangkan lembar evaluasi dilakukan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Data dianalisis melalui perhitungan ketuntasan belajar secara klasikal dan persentase keberhasilan aktivitas guru dan siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD GMIM Pinabetengan dengan jumlah 10 siswa yang terdiri dari 7 laki-laki dan 3 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada siklus I adalah 50% dan pada siklus II hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan menjadi 90%. Hasil lembar observasi siswa siklus I adalah 74% kategori baik dan siklus II adalah 92% kategori sangat baik. Lembar observasi guru pada siklus I adalah 79% kategori baik dan siklus II adalah 93% kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik dilihat dari hasil belajar peserta didik pada konsep matematika siswa kelas V SD GMIM Pinabetengan. Oleh karena itu, kontribusi teoritis dari penelitian ini adalah memperkuat teori pembelajaran konstruktivisme yang menekankan pentingnya pembelajaran aktif dan berbasis masalah.
Pembelajaran Gasing Pada Materi Perkalian Bilangan Bulat: Pengaruh & Dampaknya Terhadap Hasil Belajar Siswa Rumajar, Jeremia Reinhard; Pulukadang, Rosiah Julianti; Manurung, Ontang
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh dengan melihat: Rata-rata hasil belajar peserta didik yang menggunakan pembelajaran Gampang Asyik dan Menyenangkan (GASING) lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar peserta didik yang menggunakan pembelajaran. secara langsung atau ceramah. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Bitung dengan sampel diambil secara random sampling sebanyak 40 peserta didik yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen dengan perlakuan penggunaan pembelajaran GASING dengan alat peraga konsep gunung dan lembah, sedangkan perlakuan pada kelas kontrol penggunaan pembelajaran secara langsung atau ceramah pada materi perkalian bilangan bulat. Serta desain penelitian yang digunakan adalah control group design. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes (pretest-posttest) berbentuk uraian. Data yang dianalisis adalah data yang diperoleh dari hasil belajar postest kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan program microsoft excel dengan uji prasyarat normalitas dan homogenitas serta uji-t (two sampel t-tes) dimana diperoleh nilai maka memenuhi kriteria keputusan uji t. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa setelah diberikan perlakuan pada kedua kelas tersebut dan diperoleh hasil tes akhir (posttest) menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen adalah 77,70 lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar kelas kontrol adalah 53,15. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh dari pembelajaran GASING terhadap peningkatan hasil belajar matematika peserta didik pada materi perkalian bilangan bulat kelas VII SMP Negeri 2 Bitung. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah membuktikan efektivitas metode pembelajaran GASING dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa, khususnya pada materi perkalian bilangan bulat. Sehingga hasil ini menyediakan alternatif metode pembelajaran yang efektif bagi guru matematika, terutama dalam mengajarkan materi perkalian bilangan bulat di tingkat SMP. Selain itu penelitian ini memberikan wawasan baru tentang penerapan metode pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif dalam mata pelajaran matematika, yang sering dianggap sulit oleh siswa. Kontribusi-kontribusi ini dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan mendorong pengembangan metode-metode pembelajaran yang lebih efektif di masa depan.
Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Lesson Study untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sulaiman, Rizkariani; Mansyur, Umar
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui apakah integrasi pembelajaran berdiferensiasi dan tahapan plan, do, dan see Lesson Study dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris siswa sekolah menengah pertama. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas berbasis Lesson Study (PTKbLS) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-1 UPT SPF SMPN 23 Makassar yang berjumlah 32 orang. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus yang melibatkan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini berhasil meningkatkan hasil belajar siswa secara bertahap. Pada siklus pertama, implementasi awal pembelajaran berdiferensiasi mulai memenuhi kebutuhan siswa, meskipun keterlibatan dan pemahaman terhadap unsur kebahasaan masih rendah dengan nilai rata – rata capaian indikator yaitu 2.9 dengan skala 5, pada siklus kedua, melalui penyesuaian materi dan metode, keterlibatan siswa meningkat, terutama dalam menyusun teks sederhana dan menggunakan ungkapan opini dengan nilai rata – rata capaian indikator yaitu 3.65. Siklus ketiga menunjukkan hasil optimalisasi, di mana siswa mampu menghasilkan karya kreatif, memahami struktur naratif, serta menunjukkan peningkatan kerja sama dan keterlibatan dalam kelompok dengan nilai rata – rata capaian indikator yaitu 4.65. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa integrasi pembelajaran berdiferensiasi dengan Lesson Study efektif dalam meningkatkan keterlibatan, kreativitas, dan hasil belajar siswa, sekaligus memperkuat pentingnya refleksi berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pengunaan LKPD Berbasis Digital untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa SD Sari, Diah Kartika; Hartono, Hartono; Effendi, Effendi; Ad'hiya, Eka; Sari, Rika Puspita
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-April 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i1.2399

Abstract

Guru yang profesional adalah guru yang senantiasa meningkatkan kompetensinya secara terus-menerus, selalu kreatif, inovatif, serta menganalisis kelebihan dan kekurangan yang telah dilakukan dalam proses belajar mengajar yaitu melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPAS siswa SD Negeri 24 Palembang dengan pembelajaran mennggunakan LKPD berbasis digital. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek pada penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 24 Palembang. Keberhasilan dalam penelitian ini apabila hasil belajar peserta didik dalam suatu kelas mencapai ketuntasan klasikal ≥ 75% dari jumlah keseluruhan peserta didik dalam kelas dan dengan mencapai KKM dengan nilai ≥75. Berdasarkan hasil dan pembahasan terlihat bahwa terdapat peningkatan persentase siswa yang tuntas (KKM≥75) dari mulai prasiklus (43%), siklus 1 (71%), dan siklus 2 (89%). Penelitian ini telah memenuhi indikator keberhasilan karena sebanyak 89% (≥75%) siswa tuntas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis digital dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 24 Palembang pada mata pelajaran IPAS.
The Role of The English Vocabulary Level Test For ESP Learners: Assessing Students’ Readiness Siradjuddin, Suharti; Yahrif, Muhammad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2417

Abstract

This research aims to determine the student’s readiness to learn English at the tertiary level through vocabulary tests. This research was carried out due to the low English skills at the tertiary level for English-specific purposes in accounting. Students find it difficult to use general English, which is possibly because of a lack of vocabulary. Furthermore, the researchers attempted to investigate this assumption further by using an online vocabulary test through the Oxford online vocabulary test with quantitative data analysis techniques. There were 233 tertiary students from 8 different classes who participated in this research, taking English for Accounting and English for Business as one of the courses in the first semester at Universitas Negeri Makassar. The tools for collecting data were the Oxford online vocabulary test, survey questionnaires, and observation. Quantitative data were used to collect data through questionnaires. The findings showed that the majority of respondents (38%) at the tertiary level were at A1 or the elementary English vocabulary level, which is inadequate to learn English for ESP at the university level. This research also found that the majority of respondents (50%) have learned English since elementary school which contradicts the vocabulary level test result. It can be concluded that students’ English vocabulary levels are insufficient for academic demands at the university level, particularly in preparing for ESP courses. Moreover, students’ vocabulary development shows inconsistent with the extended period of English learning since elementary with the increase of English vocabulary proficiency. However, integrating learning methods such as social media, online apps, website, games, movies, songs, and novels can be an effective approach for enhancing English learning in the classroom.
Innovarte Learning: Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas Lestari, Wulan Sri; Ulina, Mustika; Gunawan, Gunawan; Gaol, Manto Lumban
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2426

Abstract

Kesenjangan akses pendidikan bagi mahasiswa penyandang disabilitas masih menjadi tantangan serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas modul pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR) yang selanjutnya disebut dengan InnovARte Learning untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan mahasiswa, khususnya mahasiswa penyandang disabilitas. Proses analisis dilakukan melalui serangkaian tahapan, dimulai dengan analisis kebutuhan menggunakan Focus Group Discussion (FGD) Bersama psikolog, yang memberikan wawasan untuk desain modul. Modul yang dikembangkan mengintegrasikan teknologi AR, video pembelajaran, dan kuis berbasis permainan. Selanjutnya, implementasi modul dilakukan, disertai evaluasi melalui metode pra-eksperimen, yang melibatkan pengukuran dengan pretest, posttest, ujian, dan kuesioner. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Teknologi Informasi Universitas Mikroskil dengan melibatkan mahasiswa reguler serta mahasiswa penyandang disabilitas, termasuk Autism Spectrum Disorder, Disabilitas Intelektual, dan Kesulitan Belajar. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai posttest dibandingkan pretest, meskipun mahasiswa dengan Disabilitas Intelektual memerlukan pendekatan tambahan untuk memahami materi. Data kuesioner menunjukkan 64,87% responden merasa modul ini efektif, mudah digunakan, dan mendukung pembelajaran fleksibel, sementara 35,12% bersikap netral. Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa modul InnovARte Learning merupakan inovasi yang relevan dalam mendukung pendidikan inklusif, menyediakan akses pembelajaran yang lebih mudah dan menyenangkan bagi mahasiswa penyandang disabilitas.
Strategi Interaksi Dosen dalam Meningkatkan Keterlibatan Mahasiswa pada Mata Kuliah Public Speaking Rusdiah, Rusdiah; Sulaiman, Rizkariani
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2428

Abstract

Keterampilan berbicara formal merupakan salah satu kebutuhan mahasiswa dalam persiapan menghadapi dunia profesional yang kompetitif. Penelitian bertujuan menganalisis strategi interaksi dosen berbasis pendekatan IRF (Initiation, Response, Feedback) dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa pada mata kuliah Public Speaking. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode analisis CA (Conversation Analysis)/ Analisis Percakapan. Metode sampling yang digunakan adalah purposif sampling dan subjek penelitian adalah mahasiswa semester tiga Program Studi Sastra Inggris Universitas Muslim Indonesia karena mahasiswa semester tiga berada pada tahap pengembangan keterampilan berbicara formal yang intensif melalui mata kuliah Public Speaking. Data dikumpulkan melalui observasi interaksi kelas dan analisis transkrip interaksi selama perkuliahan. Prosedur pengumpulan data mencakup identifikasi pola interaksi IRF (initiation, response, feedback) seperti pertanyaan inisiasi dosen, variasi respons mahasiswa, dan bentuk umpan balik yang diberikan. Analisis data dilakukan secara terstruktur mulai dari menganalisis transkrip percakapan mahasiswa dan dosen selama lima kali perkuliahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen menggunakan berbagai strategi seperti penggunaan model IRF yang terstruktur (Inisiasi, Respons, Umpan Balik); aktivitas pembelajaran aplikatif seperti simulasi dan diskusi kelompok; umpan balik yang konstruktif dan personal untuk memperbaiki kekurangan; suasana kelas yang inklusif dan mendukung partisipasi; dan penggunaan refleksi akhir untuk memperkuat pemahaman dan motivasi belajar mahasiswa dalam upaya untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa. Penelitian memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan metode pengajaran berbasis interaksi, khususnya untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan komunikasi di dunia profesional. Dengan temuan ini, diharapkan strategi IRF dapat diterapkan secara lebih luas untuk meningkatkan keterlibatan dan kompetensi mahasiswa dalam berbagai konteks.