cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 650 Documents
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Komunikasi Kepercayaan Diri dan Hasil Belajar Siswa SD Nurfita, Nurfita; Suardi, Suardi; Jamaluddin, Jamaluddin
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audiovisual terhadap kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, dan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, yakni Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V UPT SPF SDI Tamamaung II, Makassar, yang berjumlah 51 siswa, dengan teknik sampel jenuh yang melibatkan semua siswa dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian meliputi tes tertulis untuk mengukur hasil belajar, lembar observasi untuk menilai kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri, serta angket untuk mendukung pengumpulan data tambahan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif untuk menggambarkan data awal dan akhir, serta statistik inferensial, seperti uji normalitas, homogenitas, Mann-Whitney U, dan Paired Sample T-Test, untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audiovisual terhadap kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, dan hasil belajar siswa. Rata-rata nilai posttest pada kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Selain itu, media audiovisual terbukti efektif memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan keterlibatan aktif siswa. Implikasi dari penelitian ini, secara teori, mendukung pendekatan konstruktivisme yang menekankan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audiovisual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, khususnya pada mata pelajaran IPS. Model ini juga dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan afektif dan psikomotor siswa secara lebih optimal.
Nilai Ajaran Tarekat Khalwatiyah Samman Dalam Perspektif Pendidikan Islam Fatmawati, Fatmawati
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2056

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui berbagai fenomena yang terjadi pada Nilai-Nilai Ajaran Tarekat Khalwatiah Samman dalam Persfektif Pendidikan Islam di Kabupaten Wajo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di Kabupaten Wajo (Kecamatan Tempe, Sabbangparu dan Pammana). Dalam penelitian ini yang diwawancarai adalah 5 tokoh tarekat khalwatiah samman yang ada di kabupaten wajo (Kecamatan Tempe, Sabbangparu dan Pammana) , 10 jamaah tarekat khalwatiyah samman kabupaten wajo dan 10 masyarakat non tarekat khalwatiyah samman. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangakan instrumen yang digunakan yaitu human instruments dan pedoman wawancara. Selanjutnya, pengujian keabsahan data dalam penelitian kualitatif dilakukan melalui uji kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas dan transferabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ajaran tarekat khalwatiyah samman perspektif pendidikan islam tentunya tidak terlepas dari ajaran tarekat khalwatiyah al-Samman, yakni sikkiri maraja (dzikir), sempajang berejama (sholat berjamaah) dan siarah angreguru (ziarah kubur ulama). Hakikat dzikir dalam Pendidikan Islam adalah upaya mengingat akan kemaha besaran Allah, sebagai hamba Allah tentunya kewajiban utama adalah mengingat Allah dengan cara dzikir, baik dzikir dalam bentuk sir (diam) maupun dzkir Jahr (keras). Sempajang berejama (Shalat berjamaah) tentunya banyak nilai pendidikan misalnya kebersamaan dan kedisiplinan, dan ziarah angre guru mengajarkan nilai silaturrahim.
Analisis Perkembangan Teknologi dan Tren Terkini Pada Platform Metaverse dalam Pendidikan: Perspektif Manajerial Guspian, Iza; Noviyanti, Indah; Aryansyah, Ary Fakturrachman
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2059

Abstract

Seiring dengan berkembangnya dunia virtual, peran metaverse dalam pendidikan semakin meningkat dan memerlukan integrasi yang handal dalam sistem pendidikan untuk mencapai tujuan optimal. Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik untuk mengevaluasi perkembangan dan tren terkini pada platform metaverse dalam konteks pendidikan berdasarkan artikel-artikel yang diterbitkan antara tahun 2007 hingga 2023. Meskipun teknologi dunia virtual imersif dan infrastrukturnya masih dalam tahap pengembangan untuk lintas platform, perhatian penelitian terhadap dampak transformatif metaverse dalam pendidikan terus meningkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam era digital yang semakin cepat berubah, dengan penerapan teknologi metaverse khususnya yang didukung oleh kecerdasan buatan dari prediksi hingga evaluasi, bahwasanya menjadi sangat penting dalam mengatasi tantangan interaksi di lingkungan virtual. Tren saat ini menunjukkan peningkatan penggunaan metaverse dan neural network pada deep learning dan machine learning seperti CNN, ANN, RNN, atau kombinasi ANN-RNN. Selain itu, perspektif manajerial juga melihat bahwa perlunya skenario pembelajaran yang tepat dengan memanfaatkan teknologi metaverse terintegrasi secara efektif agar dirasakan manfaat dalam pendidikan, serta diketahui virtual simulation learning, augmented learning dan collaborative learning banyak digunakan untuk keperluan medis. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi peneliti dan pendidik dengan meningkatkan pemahaman mengenai platform metaverse dan kecerdasan buatan, serta menawarkan bagaimana menerapkan teknologi ini untuk mencapai hasil pendidikan inovatif yang lebih baik di masa depan.
Implementasi E-Asessment Higher Order Thinking Skills (HOTS) Pada Model Problem Possing Pada Mata Kuliah Matematika Diskrit Pramartha, I Nyoman Bagus; Kusumawati, Ni Made Refa; Dewi, Ni Putu Thasya Tania; Sudiatmika, I Putu Gede Abdi; Jayanti, Ni Wayan Sri
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2060

Abstract

Penelitian ini didasari atas penggunaan asesmen hasil belajar mahasiswa yang selama ini menggunakan penilaian dalam bentuk tes tertulis untuk mengukur hasil belajar mahasiswa. Oleh sebab itu, tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas implementasi E-Asessment Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada model problem possing dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah matematika diskrit di ITB STIKOM Bali kampus Jimbaran. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen, dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Penelitian ini melibatkan 38 mahasiswa semester satu yang terdiri dari program studi sistem informasi, sistem komputer dan teknologi informasi, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. E-assesment Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang diterapkan berbentuk asesmen proyek sebagai metode pengumpulan data dengan komponen penilaian mencangkup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi kasus. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis uji- t dan n-gain. Hasil analisis data menunjukkan nilai n-gain sebesar 0,73 dan uji t-test (paired sample t-test) menunjukkan nilai t-hitung sebesar 10,517 (sig. 0.00<0.005), yang menunjukkan bahwa penggunaan E-Asessment Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada model problem possing efektif dan signifikan dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah matematika diskrit.
Model Project-Based Learning Dalam Pembelajaran Matematika Materi Bangun Ruang: Suatu Eksperimentasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Tondano Dandapa, Mariani; Regar, Vivian Eleonora; Kumesan, Selfie L.
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.2077

Abstract

Pembelajaran matematika dewasa ini sangat perlu dikaitkan dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa sehingga matematika dapat menjadi pembelajaran yang bermakna. Penggunaan pembelajaran berbasis proyek mampu menjembatani matematika yang bersifat abstrak dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa ketika diajar materi Bangun Ruang melalui pendekatan Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan Direct instruction (DI). Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 23 siswa kelas VII A yang berperan sebagai kelompok eksperimen, dan 22 siswa kelas VII B yang berperan sebagai kelompok kontrol. Jumlah siswa yang terlibat dalam penelitian berjumlah 45 orang, dan penelitian dilakukan di SMP Negeri 3 Tondano pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa hasil tes berupa penilaian tertulis yang meliputi soal Objektif dan Esai dengan fokus materi Bangunan Ruang. Hasil penelitian menunjukkan nilai t estimasi sebesar 3,501 melampaui nilai t tabel sebesar 1,681 (3,501 > 1,681). Selain itu, tingkat signifikansi dua sisi adalah 0,001, lebih rendah dari nilai probabilitas sebesar 0,05 (0,001 < 0,005). Oleh karena itu, dapat disimpulkan terdapat disparitas hasil belajar yang signifikan. Kelompok eksperimen menggunakan model pembelajaran PjBL, sedangkan kelompok kontrol menggunakan model pembelajaran DI. Oleh karena itu penerapan model PjBL berdampak terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Tondano.
Dinamika Guru Gen Z Dalam Membangun Keterampilan Interpersonal di Wilayah Bangka Belitung Hilhamsyah; Suyatno, Suyatno; Martaningsih, Sri Tutur
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2096

Abstract

Guru generasi Z menghadapi sejumlah tantangan dalam membangun keterampilan interpersonal. Penelitian ini menyoroti masalah-masalah keterampilan interpersonal yang sering dihadapi guru Gen Z. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Informan kunci dari penelitian ini yaitu guru dari generasi Z. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur untuk menggali berbagai pandangan dan pengalaman terkait topik yang diteliti. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang guru dari generasi Z di Bangka Belitung dari sekolah yang berbeda-beda yang dipilih secara purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu menggunakan pengupulan data, redukasi data, kemudian penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Gen Z di wilayah Bangka Belitung mengalami masalah seperti sulit mempertahankan pendapat, sulit menyamakan persepsi dengan wali murid, canggung berinteraksi dengan guru senior dan sulit memahami siswa. Hal tersebut dikarenakan adanya perbedaan usia, tingkat kepedulian wali murid yang rendah, dan kemampuan komunikasi guru gen Z yang masih rendah serta kemampuan siswa yang beragam. Penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan keterampilan interpersonal guru gen Z.
Analisis Eksploratif Tentang Pola Interaksi Mahasiswa dengan Konten Edukatif di Sosial Media (Implikasi untuk Peningkatan Pembelajaran Berbasis Teknologi) Deviv, Selvia; Munir, Nur Syamsinar; Arifuddin, Muthi Syahidah; Nurlaeli, Nurlaeli; Ilela, Andini Aprilia
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola interaksi mahasiswa dengan konten edukatif di media sosial dan dampaknya terhadap pembelajaran berbasis teknologi di perguruan tinggi. Studi ini melibatkan 80 mahasiswa dari empat Perguruan Tinggi di Kota Makassar dengan karakteristik yang beragam. Mayoritas responden adalah perempuan (65%) dan berada di rentang usia 26–30 tahun (38%). Penelitian ini menggunakan metode campuran (gabungan kualitatif dan kuantitatif), di mana data kuantitatif dikumpulkan melalui instrumen berupa kuesioner yang mengukur frekuensi penggunaan media sosial, jenis konten yang disukai, dan persepsi efektivitas media sosial dalam pembelajaran. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam untuk memahami lebih lanjut pengalaman mahasiswa dalam menggunakan media sosial untuk pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform sosial media seperti YouTube (68,75%) dan WhatsApp (50%) paling sering digunakan untuk keperluan pendidikan, dengan frekuensi penggunaan 1-3 jam per hari. Sebagian besar responden (62,5%) lebih menyukai konten video, meskipun interaksi aktif dengan konten edukatif masih rendah (37,5%). Temuan lain menunjukkan bahwa penggunaan sosial media membantu meningkatkan konsentrasi belajar (56,25%) dan dianggap lebih efektif dibandingkan metode pembelajaran tradisional (58,5%). Namun, dukungan dosen dan institusi dianggap belum optimal, di mana 67% responden merasa perlunya peningkatan dukungan dari perguruan tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya peran institusi dalam mendukung penggunaan sosial media sebagai alat pembelajaran untuk memperkaya pengalaman mahasiswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Inovatif Project Based Learning Berbantuan Media Interaktif Dalam Meningkatkan Motivasi Siswa Munir, Nur Syamsinar; Deviv, Selvia; Nurhasana, Nurhasana; Sarianti, Fitri
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2130

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran dan pengaruh model pembelajaran inovatif project based learning berbantuan media interaktif dalam meningkatkan motivasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Jumlah populasi penelitian ini adalah 45 siswa dan sampel adalah 25 siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Cambajawaya, Kabupaten Gowa dengan menggunakan teknik Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data menggunakan uji regresi. Adapun hasil penelitian yaitu: 1) Gambaran Model Pembelajaran Inovatif Project Based Learning berada dalam kategori “Sangat Baik”; 2) Gambaran Media Pembelajaran Interaktif berada dalam kategori “Tinggi”; 3) Gambaran Motivasi Belajar Siswa berada dalam kategori “Tinggi”; 4) Ada pengaruh positif dan signifikan model pembelajaran inovatif project based learning berbantuan media interaktif dalam meningkatkan motivasi siswa secara terpisah atau parsial; 5) Ada pengaruh positif dan signifikan model pembelajaran inovatif project based learning berbantuan media interaktif dalam meningkatkan motivasi siswa secara bersama-sama atau simultan sebesar 0,001 < 0,05.
Pengembangan Modul Ajar Digital Berbasis Augmented Reality Terintegrasi Profil Pelajar Pancasila Patmaniar, Patmaniar; Jumarniati, Jumarniati; Hardiana, Hardiana; Taufiq, Taufiq; Baharuddin, Muhammad Rusli
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2134

Abstract

Pentingnya pengembangan modul ajar digital berbasis Augmented Reality (AR) yang terintegrasi dengan Profil Pelajar Pancasila adalah untuk menciptakan solusi pembelajaran yang inovatif, relevan, dan interaktif di era digital. Modul ini tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggunakan teknologi canggih seperti AR, tetapi juga membantu memperkuat karakter dan kompetensi peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian, modul ini penting dalam memastikan pendidikan dapat menyelaraskan diri dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pembelajaran yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar digital berbasis AR yang terintegrasi profil pelajar pancasila terdiri 6 dimensi yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, kreatif dan bernalar kritis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Teknik analisis data yang digunakan meliputi pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil observasi implementasi modul ajar dan data kuantitatif diperoleh dari hasil penilaian oleh ahli isi dan ahli materi serta hasil dari angket kuesioner. Kesimpulan penarikan didasarkan pada hasil pengukuran validitas, kepraktisan, dan efektivitas modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini sangat valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran, dengan nilai validitas mencapai 79% dan 80% dalam kategori valid. Sedangkan kepraktisan mencapai 86% dan 90% dalam kategori sangat praktis. Untuk evaluasi kemampuan literasi digital juga menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori "Cakap" dengan persentase 40,63%, dan "Berkembang" dengan persentase 42,19%, meskipun masih diperlukan penguatan untuk mencapai tingkat kemahiran yang lebih tinggi. Secara keseluruhan, modul ajar berbasis AR terintegrasi profil pelajar Pancasila efektif dalam mendukung pembelajaran interaktif dan membantu siswa memahami konsep abstrak dengan lebih mudah melalui visualisasi 3D.
Efektivitas Penerapan Outdoor Learning Mathematics untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Saolina, Saolina; Muhtarom, Muhtarom; Purwosetiyono , FX Didik
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2142

Abstract

Outdoor learning mathematics (OLM) merupakan cara menyajikan pembelajaran matematika di luar kelas untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa. Pembelajaran berdiferensiasi mengakomodir ruang lingkup pembelajaran yang berpihak pada siswa. Sehingga merancang kombinasi OLM dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi akan memberikan solusi. Penelitian ini termasuk penelitian kuasi eksperimen yang bertujuan untuk menerapkan pembelajaran OLM untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Responden penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB SMPN 3 Taman Kabupaten Pemalang. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif yang dibuat sesuai dengan gaya belajar siswa dalam pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan design thingking yang meliputi empathize, define, ideate, prototype dan test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran OLM dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Siswa yang mengerjakan soal tipe A terjadi peningkatan aspek kemampuan berpikir kreatif pada fluency, fleksiblity, dan originality. Siswa yang mengerjakan soal tipe B terjadi peningkatan aspek kemampuan berpikir kreatif pada fleksiblity. Sedangkan siswa yang mengerjakan soal tipe C terjadi peningkatan aspek kemampuan berpikir kreatif pada fluency, fleksibility, dan divergen. Penerapan pembelajaran OLM dengan pendekatan diferensiasi pada pembelajaran matematika untuk menjadikan pembelajaran matematika lebih menyenangkan bagi siswa.