cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 650 Documents
Studi Systematic Literature Review (SLR): Pembelajaran Matematika Berbasis STEM pada Sekolah Menengah di Indonesia dan Malaysia Tahun 2020-2024 Maesaroh, Siti; Andriani, Parhaini; Astuti, Alfira Mulya
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai studi terkait pembelajaran matematika berbasis STEM pada sekolah menengah di Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Pengumpulan data dilakukan dengan dengan mengikuti pedoman PRISMA yang bersumber dari dua database yaitu Google Scholar dan Dimensions yang terindeks SINTA, MyCite, dan MyJurnal, dengan rentang waktu tahun 2020–2024. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan VOSviewer dan secara kuantitatif deskriptif menggunakan RStudio. Dari 1189 artikel yang diperoleh, ditemukan 29 artikel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika berbasis STEM di Indonesia dan Malaysia memiliki perbedaan dalam fokus konten. Penelitian di Indonesia lebih menekankan pada materi geometri dan Malaysia pada aljabar. Kedua negara menggunakan berbagai jenis media pembelajaran, dengan multimedia sebagai dominan. Faktor-faktor pendukung mencakup ketertarikan siswa dan relevansi materi berkontribusi pada keberhasilan penerapan STEM. Namun, tantangan mencakup keterbatasan kompetensi guru dan kesulitan dalam penggunaan teknologi juga dihadapi. Secara keseluruhan, penerapan STEM tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa tetapi juga mendorong keterampilan berpikir kritis dan kreatif yang penting untuk menghadapi tantangan di era modern. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutunya terkait penerapan pembelajaran matematika berbasis STEM.
PENGEMBANGAN MEDIA BELAJAR INTERAKTIF BERBASIS FLIPPED CLASSROOM DENGAN DUKUNGAN SOFTWARE SWISH MAX4 Muliati, Muliati; Rosdiana, Rosdiana; Arifanti, Dwi Risky; Muzaini, Muhammad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.2607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji validitas, kepraktisan, dan efektivitas media pembelajaran interaktif berbasis model flipped classroom dengan dukungan software Swish Max4. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Belopa dengan subjek penelitian siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data mencakup lembar validasi dari ahli materi dan media, angket kepraktisan untuk guru dan siswa, serta lembar soal pretest dan posttest untuk mengukur efektivitas produk dalam proses pembelajaran. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil validasi menunjukkan bahwa skor validasi materi mencapai persentase 92,5% dengan kategori "sangat valid," sementara validasi media/desain memperoleh persentase 79,37% yang termasuk kategori "valid." Dari aspek kepraktisan, guru memberikan skor sebesar 83,33% dengan kategori "sangat praktis," sedangkan siswa memberikan skor sebesar 78,23% dengan kategori "praktis." Analisis pretest dan posttest menunjukkan rata-rata nilai N-gain sebesar 61,93% dengan kategori "sedang." Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis flipped classroom yang didukung software Swish Max4 telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Kontribusi penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis flipped classroom yang valid, praktis, dan efektif dengan dukungan software Swish Max4. Media ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyediakan metode yang lebih inovatif dan mendukung pemahaman siswa secara optimal.
Peningkatan Kosakata (Vocabulary) Bahasa Inggris Pada Siswa SMP: Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Duolingo Rizqi, Hanifatur; Iddrus, Iddrus; Sumitro, Eko Adi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2610

Abstract

Penguasaan kosakata akan sangat memengaruhi beberapa aspek keterampilan bahasa, termasuk mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Media pembelajaran berfungsi sebagai sumber daya yang digunakan oleh guru dalam proses pedagogis, dan pemilihan media yang tepat secara signifikan meningkatkan pemahaman dan pemahaman siswa terhadap konten instruksional. Penelitian ini berupaya untuk menilai kemanjuran platform pembelajaran berbasis teknologi, Duolingo, dalam meningkatkan kosakata bahasa Inggris kepada siswa kelas III di SMPN 2 Sumenep. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dua kelompok, khususnya membandingkan kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Kelompok eksperimen adalah Kelas III A, yang terdiri dari 21 siswa, sedangkan kelompok kontrol adalah Kelas III B, yang juga terdiri dari 21 anak. Kedua kelompok akan menjalani tes awal dan tes akhir, meskipun menerima perlakuan yang berbeda. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran melalui Duolingo, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode pengajaran tradisional. Peneliti menggunakan SPSS 25 untuk analisis data guna menilai kemanjuran aplikasi media pembelajaran. Hasil studi ini mengungkap perbandingan nilai rata-rata (mean) dari Pre-test dan Post-test di kelas eksperimen dan kelas kontrol, yang menunjukkan 33,09524 > 16,90476. Kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi daripada kelas kontrol, yang menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan di kelas eksperimen lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa daripada di kelas kontrol. Temuan uji signifikansi (Sig. 2-tailed) menghasilkan nilai 0,000, yang kurang dari 0,05, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai Pre-test dan Post-test di kelas eksperimen dan kontrol.
Mathematical Literacy in Algebra Content: The Trajectory of Students Conceptual Cognitive Style Ramadanti, Andi Vitrah; Rahman, Abdul; Upu, Hamzah
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-April 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i1.2617

Abstract

This study intends to describe the process of students' mathematical literacy in algebra content with a conceptual-tempo cognitive style. We employed a descriptive qualitative research approach. We conducted this research at public high school 23 in Makassar. The MFFT (Matching Familiar Figure Test) helped us choose the people who would be in the study because it finds students with a conceptual tempo cognitive style. The data collection technique uses instruments in the form of mathematical literacy test sheets, interview guidelines, and documentation. This study employs a qualitative data analysis technique. The study's findings showed that students who learned to think quickly and correctly were able to answer level II and IV questions by completing three parts of the literacy process: formulating, using, interpreting, and evaluating. Students with an impulsive cognitive style in solving level II and IV questions were only able to fulfill 1 aspect of the literacy process, namely the aspect of formulating. Students with a reflective cognitive style are capable of addressing three aspects of the literacy process, which include formulating, using, interpreting, and evaluating information. Additionally, students with a slow, inaccurate cognitive style in completing level II and IV questions are only able to fulfill 1 aspect of the literacy process, namely the aspect of formulating.
Membangun Kemandirian Belajar Mahasiswa Melalui Pendekatan Heutagogy dalam Mata Kuliah Teori Belajar dan Pembelajaran Membangun Kemandirian Belajar Mahasiswa Melalui Pendekatan Heutagogy dalam Mata Kuliah Teori Belajar dan Pembelajaran Ishaq, Ishaq
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2756

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan telah mendorong pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan mandiri untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan lifelong learning. Salah satu pendekatan yang berkembang adalah heutagogy yang menekankan pembelajaran mandiri, reflektif, dan berbasis pengalaman. Namun, masih terdapat kesenjangan penelitian dalam penerapan heutagogy pada pembelajaran teori di perguruan tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengeksplorasi efektivitas heutagogy dalam meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa pada mata kuliah Teori Belajar dan Pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen one-group pretest-posttest yang melibatkan 13 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner Self-Directed Learning sebelum dan sesudah intervensi serta melalui observasi dan wawancara untuk memahami pengalaman mahasiswa dalam penerapan heutagogy. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji-t berpasangan sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek percaya diri, inisiatif, tanggung jawab, dan motivasi mahasiswa setelah penerapan heutagogy. Sebelum intervensi, mayoritas mahasiswa memiliki tingkat kemandirian belajar yang rendah hingga sedang. Namun, setelah penerapan heutagogy sebagian besar mahasiswa mengalami peningkatan ke kategori sedang dan tinggi. Temuan ini mendukung teori bahwa pembelajaran berbasis heutagogy dapat meningkatkan regulasi diri mahasiswa serta keterampilan berpikir kritis dan reflektif. Meskipun demikian, beberapa mahasiswa mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan sistem pembelajaran yang lebih mandiri yang menunjukkan perlunya strategi pendampingan yang lebih efektif oleh dosen. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengeksplorasi penerapan heutagogy dalam disiplin ilmu lain serta dengan desain penelitian yang lebih luas.
Pengaruh Model Pembelajaran Values Time PIE Berbasis PESSPA Terhadap Karakter Toleransi Serta Kerjasama: English Nur Insani, Annisa; Sugiati, Andi; Azis, Abdul
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-April 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i1.1536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Values Time PIE berbasis PESSPA terhadap karakter toleransi serta kerjasama peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Bawakaraeng II dan III. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 28 peserta didik dari kelas IV Bawakaraeng II dan 28 peserta didik dari kelas IV Bawakaraeng III yang dipilih menggunakan metode random sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik yang mencakup uji normalitas, uji homogenitas, serta analisis inferensial dengan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Values Time PIE berbasis PESSPA memberikan pengaruh signifikan terhadap karakter toleransi peserta didik. Berdasarkan analisis statistik, model ini terbukti efektif dalam meningkatkan karakter peserta didik, khususnya dalam aspek toleransi dan kerjasama. Penelitian ini mengembangkan dan menguji Model Pembelajaran Values Time PIE (VTP) berbasis PESSPA sebagai inovasi dalam strategi pembelajaran yang berfokus pada nilai-nilai karakter. Model ini menawarkan pendekatan yang terstruktur untuk mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dan kerjasama dalam proses belajar mengajar, memberikan kontribusi baru terhadap literatur pendidikan karakter yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan pembelajaran berbasis nilai-nilai Pancasila di sekolah. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang lebih toleran dan mampu bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari.
System Literature Review: Peran Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Dalam Melatih Keterampilan Higher Order Thinking Skills Prastiko Arthana, Marcel; Agustini, Ketut; Sudatha, I Gede Wawan
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2357

Abstract

Media pembelajaran interaktif merupakan sebuah sarana belajar dalam menerima informasi berupa pengetahuan atau sebuah peristiwa. Saat ini media tidak hanya dinilai pada sisi isi dari media tersebut, melainkan bagaimana media tersebut menyampaikan sebuah informasi dengan baik. Salah satu penyampaian informasi dengan baik adalah dengan mengedepankan sisi pengalaman pengguna. Media saat ini perlu penilaian atau feedback untuk mengukur keberhasilan dalam menyampaikan atau menyajikan informasi dengan menarik dan interaktif. Oleh karena itu perlu ada pernyataan yang menyebutkan bahwa salah satu media unggul dibandingkan dengan media lainnya. Dalam tren abad 21 media AR, VR, Articulate Storyline, E-Modul, Unreal Engine, Construct 2 & 3, Website adalah rata-rata media yang digunakan saat ini. Media ini memiliki keunggulannya masing-masing, namun setiap media juga memiliki kekurangan. Tren abad 21 juga membawa integrasi belajar berupa HOTS (High Order Thingking Skills) Dalam penelitian ini akan membahas dan memberikan pertanyaan media yang paling efektif diintegrasikan dengan HOTS dan layak digunakan dalam melatih keterampilan berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini juga untuk menjawab berdasarkan studi literatur bahwa media tertentu memang sangat unggul, dan layak untuk digunakan. Adapun metode yang digunakan adalah menggunakan PRISMA. Berdasarkan hasil System Literature Review bahwa media AR, VR, dan website memiliki jawaban paling tinggi dalam menjawab keberhasilan dalam mengintegrasikan HOTS dan menyampaikan dalam bentuk aktivitas pembelajaran berdasarkan media pembelajarna interaktif. Kemudian jenis penelitian research and development mendapatkan posisi terbanyak dalam temuan karena jenis tersebut menghasilkan dominan penelitian pengembangan, yang dimana media yang dikembangkan sebagaian besar membentuk pola belajar yang setara dengan HOTS. Adapun jenjang pendidikan diklasifikasikan dalam bentuk penggunaan media.
The Role of Language Philosophy: Implications For Language Learning and Education Widistari, Besse Sri; Nurhayati, St.
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-April 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i1.2559

Abstract

This article examines the principles of language philosophy and its ramifications for the field of education, particularly in language acquisition. Language philosophy is an academic discipline that examines the essence of language and its significance in human existence. Moreover, the philosophy of language is a multifaceted domain, making it challenging to ascertain the extent of its comprehension. Nonetheless, this does not imply that the subject of philosophical inquiry is ambiguous. Language philosophy, like other philosophical domains such as legais, natural, human, and social philosophy, examines, analyzes, and elucidates the essence of language as a substantive object of inquiry. Our study methodology employs a literature review and an analysis of topics in language philosophy. The research gathers data by analyzing many sources, such as books, scholarly journals, and additional materials. The study's findings indicate that language philosophy underscores the significance of contextual comprehension, the relativity of meaning, and the influence of language in constructing reality. These implications can enhance teacher and student awareness of the significance of language in the learning process.
Strategic Optimization of LMS in Higher Education for Working-Class Students Using SWOT Analysis Widarini, Wari; Abdullah, Fadil; Anggara, Ikbal
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-April 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i1.2859

Abstract

The implementation of Learning Management Systems (LMS) in higher education presents challenges for working-class students who must balance their studies and employment. At Private University X in Karawang, the transition from conventional learning methods to LMS has caused adaptation difficulties for both students and lecturers, potentially hindering learning effectiveness. Therefore, an evaluation is necessary to identify key aspects for LMS optimization based on strategies aligned with the university’s specific conditions and needs. This study formulates LMS optimization strategies through a survey involving lecturers and students from the Industrial Engineering Department. Data were collected between February 15 and March 8 and analyzed using the SWOT method based on the Internal Factor Analysis Summary (IFAS) and External Factor Analysis Summary (EFAS). The analysis involved developing variables through interviews validated by previous research, followed by a structured survey to determine variable weights used in quadrant analysis, which were subsequently revalidated by respondents. The findings indicate that diversification is the most effective strategy, as identified through quadrant analysis with an internal factor score of 0.76 and an external factor score of -9.7. This strategy includes personalized learning to align content with student needs, AI integration for enhanced interaction and recommendations, gamification to boost engagement, and improved technical support to address LMS related challenges. By providing a structured strategic framework, this study offers practical guidance for higher education institutions in developing LMS solutions that are more adaptive, inclusive, and aligned with lecturer and student demands.
Kompetensi Dosen Pendidikan Agama Islam Dalam Menghadapi Era Industri 4.0 Hardi Yanti
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-April 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i1.2246

Abstract

Dalam era saat ini, perkembangan teknologi dan tuntutan keterampilan abad ke-21 mengharuskan dosen untuk beradaptasi dengan inovasi pembelajaran digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kompetensi yang diperlukan oleh dosen Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi era industri 4.0. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di Universitas Islam As’adiyah Sengkang. Adapun metode dalam mengumpulkan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dengan melalui 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi utama yang diperlukan dosen pendidikan agama Islam meliputi kepribadian, sosial, profesional, dan pedagogik. Dosen harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan teknologi, mengembangkan metode pembelajaran interaktif, dan membentuk karakter mahasiswa yang relevan dengan tuntutan zaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kompetensi digital dan inovasi pedagogik sangat penting untuk keberhasilan dosen Pendidikan Agama Islam di era digital.