cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnalbimaabdi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27979407     EISSN : 27979423     DOI : https://doi.org/10.53299/bajpm.v1i1
Core Subject : Education,
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat terdaftar dengan e-ISSN: 2797-9423 dan p-ISSN: 2797-9407 menerbitkan artikel dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat maupun metode pengabdian yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan dapat diterapkan dalam mengembangkan dan membantu dosen, guru, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat meningkatkan keilmuan, inovasi, maupun kesejahteraan. Bima Abdi menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan dan panduan yang ada dalam template yang sudah disediakan oleh pengelola dalam website ini. Bima Abdi dibawah naungan Publisher Yayassan Pendidikan Bima Berilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 393 Documents
Penguatan Literasi Keuangan untuk Mendukung Keberlanjutan UMKM Jamur Tiram Desa Jatimukti Kabupaten Sumedang Tri Widiastuty; Dani Ramdani; Bimbim Maghriby; Rr. Yoppy Palupi Purbaningsih
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4907

Abstract

Desa Jatimukti Kabupaten Sumedang memiliki potensi desa salah satunya adalah UMKM jamur tiram. Meskipun jamur tiram bukan satu-satunya UMKM yang dimiliki desa ini, tetapi UMKM ini dapat memberikan tambahan bagi hasil bagi BUMDES desa setempat. Belum diterapkannya pencatatan keuangan berbasis UMKM dan juga masih belum dipahaminya dasar-dasar keuangan sederhana menjadi permasalahan bidang akuntansi dari mitra UMKM jamur tiram ini. Bentuk dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan sebagai penguatan akan literasi keuangan dan juga perbaikan serta bekal bagi keberlanjutan UMKM. Total peserta berjumlah 34 orang yang tidak hanya merupakan UMKM jamur tiram saja tetapi juga ibu-ibu PKK Desa Jatimukti yang memiliki usaha kecil. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2026 di Balai Desa Jatimukti Kabupaten Sumedang. Pelatihan dikemas tidak hanya dalam bentuk penyampaian materi tetapi juga memberikan simulasi permainan keuangan sederhana. Setelah dilakukan evaluasi berdasarkan pengisian lembar pre-test dan post-test, diperoleh adanya peningkatan pemahaman peserta pelatihan atas materi yang disampaikan. Meskipun terdapat peningkatan namun belum optimal hasilnya. Untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat berikutnya perlu adanya pendampingan mitra UMKM secara berkala lebih lanjut yang juga bekerja sama dengan bidang lain agar manfaatnya lebih dapat dirasakan oleh mitra secara menyeluruh misalnya bidang marketing untuk peningkatan penjualan dan sistem informasi untuk pengenalan teknologi digital.
Edukasi Literasi Dasar dan Pengenalan Budaya melalui Strategi Scaffolding Multitingkat di Sanggar Belajar Selangor Malaysia Azkiatul Fuadah; Muhamad Yusuf Amin Nugroho; Hermawan Hermawan
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4910

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi media edukasi literasi berbasis strategi scaffolding multitingkat yang terintegrasi dengan pengenalan budaya lokal Indonesia di Sanggar Belajar Rawang, Selangor, Malaysia. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Research-Based Community Service melalui empat tahap, yaitu analisis kebutuhan, pengembangan media, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi, yang melibatkan 30 peserta didik jenjang TK hingga kelas 2 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Media berupa video pembelajaran dikembangkan dalam dua versi scaffolding (penuh dan terbimbing) sesuai kelompok usia, dan diimplementasikan dalam tiga sesi melalui alur bridging, modeling, guided practice, dan independent practice, dengan pelibatan peer tutoring serta parent briefing. Hasil pre-test dan post-test dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata kemampuan literasi peserta dari 56,50 menjadi 77,67 (gain 21,17 poin), dengan seluruh peserta kategori Kurang pada pre-test bergeser ke kategori Cukup, Baik, atau Sangat Baik pada post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (W = 5,00; p = 0,000). Kegiatan ini menyimpulkan bahwa strategi scaffolding multitingkat yang dipadukan dengan konten budaya lokal efektif meningkatkan kemampuan literasi dasar anak diaspora sekaligus memperkuat identitas budaya dan keterlibatan keluarga.
Upaya Mahasiswa KKN UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam Membentuk Karakter Religius Santri di TPQ Al-Mau'izzah Kota Bengkulu Fhadila Hannum Lubis; Adam Nasution; Anggara Wira Mada; Yolan Oktavioni; Siti Ummi Fadilah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4931

Abstract

Penanaman karakter religius merupakan salah satu komponen yang penting dalam pendidikan. Anak terutama pada institusi pendidikan Al-Qur'an. TPQ Al-Mau'izzah Kota Bengkulu memiliki berbagai aset yang dapat dikembangkan untuk mendukung pembinaan karakter religius santri, seperti tenaga pengajar yang aktif, antusiasme santri, dukungan masyarakat, serta fasilitas pembelajaran yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan aset tersebut melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam membentuk sikap religius santri. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahapan discovery, dream, design, dan destiny. Subjek kegiatan adalah 30 santri yang dipilih secara purposive. Program meliputi pendampingan membaca Al-Qur'an, pembiasaan salat berjamaah, hafalan surat pendek, hafalan doa harian, dan penyampaian materi akhlak Islami. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan mampu meningkatkan partisipasi santri dalam kegiatan TPQ, memperkuat keterampilan membaca Al-Qur'an, serta menumbuhkan perilaku disiplin, bertanggung jawab, dan santun dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan program didukung oleh keterlibatan aktif pengelola TPQ, orang tua, dan masyarakat sekitar. Pendekatan ABCD terbukti efektif dalam memanfaatkan aset komunitas untuk mendukung pembentukan karakter religius santri secara berkelanjutan.
Peran Mahasiswa KKN UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an pada Santri TPQ Al-Mau'izzah Kota Bengkulu Salma Sunita; Adam Nasution; Umami Kholizah; Susanti Maryasi; Dimas Pratama Putra
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4938

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur'an merupakan kemampuan dasar yang perlu dimiliki setiap santri sebagai bekal dalam memahami ajaran Islam. Namun, masih ditemukan santri yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf hijaiyah, menerapkan hukum tajwid, serta membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an santri di TPQ Al-Mau'izzah Kota Bengkulu. Kegiatan ini melibatkan 20 santri yang dipilih menggunakan teknik total sampling, yaitu seluruh santri yang aktif mengikuti pembelajaran di TPQ. Metode pelaksanaan meliputi observasi, pendampingan membaca Al-Qur'an, pembelajaran tajwid, praktik membaca, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes praktik membaca Al-Qur'an, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an pada santri. Kemampuan mengenal huruf hijaiyah dan kelancaran membaca meningkat dari kategori cukup menjadi baik, ketepatan makharijul huruf meningkat dari kategori kurang menjadi baik, sedangkan pemahaman tajwid dasar meningkat dari kategori kurang menjadi cukup baik. Selain itu, santri menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi selama mengikuti kegiatan pendampingan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an santri serta mendukung kualitas pembelajaran di TPQ Al-Mau'izzah Kota Bengkulu. Kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pengembangan metode pembelajaran yang lebih variatif serta melibatkan guru dan orang tua agar peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an santri dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Penguatan Literasi Sejarah dan Budaya Aceh untuk Mendukung Dimensi Profil Lulusan dan Sustainability Peace Building di Era Digital Ardian Fahri; Risdam Habibi Hasibuan; Mayang Indah; Fuji Astuti
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4968

Abstract

Penguatan literasi sejarah dan budaya berbasis kearifan lokal Aceh menjadi penting di era digital sebagai upaya menjaga identitas budaya, memperkuat karakter peserta didik, serta mendukung keberlanjutan budaya damai. Perkembangan teknologi informasi yang pesat memberikan kemudahan akses pengetahuan, namun juga berpotensi mengurangi kesadaran generasi muda terhadap sejarah dan budaya lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi sejarah dan budaya berbasis kearifan lokal Aceh sebagai sarana penguatan karakter dimensi Profil Lulusan dalam mendukung sustainable peacebuilding di era digital. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 5 Langsa dengan melibatkan 26 siswa kelas XI yang dipilih secara purposif berdasarkan rekomendasi sekolah sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, diskusi interaktif, pendampingan, serta evaluasi. Data evaluasi kegiatan dikumpulkan melalui observasi, angket respons peserta, dan dokumentasi. Kegiatan didukung dengan pemanfaatan Museum Virtual Sejarah dan Budaya Aceh serta Self-Up Library sebagai media literasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap sejarah dan budaya Aceh, kesadaran akan pentingnya pelestarian kearifan lokal, serta penguatan nilai karakter Profil Lulusan. Evaluasi kegiatan menunjukkan respons yang sangat positif, dengan 96,15% peserta menyatakan bahwa kegiatan bermanfaat dalam meningkatkan wawasan sejarah dan budaya lokal. Dengan demikian, penguatan literasi sejarah dan budaya berbasis kearifan lokal Aceh melalui pemanfaatan media digital efektif mendukung penguatan karakter dimensi Profil Lulusan dan sustainable peacebuilding di era digital. Pengabdian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan model literasi sejarah berbasis kearifan lokal yang terintegrasi dengan media pembelajaran digital.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Serbuk Herbal Kunyit di Desa Adat Jelekungkang, Bangli Ni Ketut Ayu Juliasih; I Nyoman Arsana; Anak Agung Komang Suardana; I Made Sumarya; I Putu Sudiartawan; Ni Luh Gede Sudaryati; Anak Agung Ayu Sauca Sunia Widyantari; I Wayan Wahyudi; Putu Lakustini Cahyaningrum; Sang Ayu Made Yuliari
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.4270

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat berbasis pemanfaatan potensi lokal menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pengenalan keterampilan praktis yang relevan dengan kondisi lingkungan setempat. Desa Adat Jelekungkang yang berada dalam wilayah Desa Dinas Tamanbali, Kecamatan Bangli, memiliki ketersediaan tanaman herbal yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penggunaan tradisional sederhana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan kunyit (Curcuma longa) menjadi serbuk herbal yang praktis dan higienis. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan bendesa adat, perangkat adat, tokoh masyarakat, serta kelompok ibu-ibu Paiketan Krama Istri (PAKIS), dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan serbuk herbal kunyit. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test berupa 10 pertanyaan pilihan ganda untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 61% pada pre-test menjadi 89,5% pada post-test. Peningkatan juga terlihat pada seluruh indikator pertanyaan, terutama pada aspek teknis pengolahan kunyit, seperti proses ekstraksi, pemasakan, dan pengemasan produk. Temuan ini menunjukkan bahwa metode pelatihan berbasis praktik langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan tanaman herbal lokal. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pengolahan bahan herbal berbasis sumber daya lokal. Kegiatan serupa dapat direplikasi pada komunitas lain dengan karakteristik sosial dan sumber daya lokal yang sebanding, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Pelatihan Teknologi Informasi dan Peralatan Berbasis Internet pada Siswa SMAK 2 Bina Bakti Bandung Marvin Chandra Wijaya; Markus Tanubrata; Hendry Wong; Semuil Tjiharjadi; Jimmy Agustian Loekito; Pin Panji Yapinus; Ben David; Ken Raymond Lim; Ferdinand Kurnia; Andrew Sebastian Lehman; Kyle Edmund
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.4272

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta keterampilan praktis bagi siswa SMA melalui pelaksanaan Workshop IT dan IoT. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan sumber daya pengajar dan fasilitas praktik dalam bidang tersebut. Metodologi yang digunakan adalah Project-Based Learning (PBL) untuk pelatihan teknologi komputer siswa SMA berfokus pada penyelesaian masalah nyata di lingkungan sekolah atau masyarakat menggunakan perangkat teknologi. Siswa dibagi ke dalam kelompok kecil untuk merancang solusi teknis.. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Service Learning, yang meliputi pemaparan teori dasar mikrokontroler serta sesi aplikasi perangkat IoT sederhana. Peserta kegiatan ini terdiri dari 40 siswa yang berasal dari kelas 10 dan kelas 11. Evaluasi keberhasilan program dilakukan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, di mana tingkat pemahaman meningkat dari 20% sebelum workshop menjadi 92,5% setelah kegiatan. Selain itu, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi untuk mempelajari teknologi informasi.. Melalui kegiatan ini, diharapkan SMAK 2 Bina Bakti dapat mengembangkan kegiatan pembelajaran berbasis teknologi secara berkelanjutan. Berdasarkan saran dari para peserta pelatihan, materi selanjutnya yang dapat diberikan berupa pelatihan robotika.
Edukasi Perilaku "Buka Jendela Setiap Pagi: Upaya Optimalisasi Pencahayaan Alami dan Ventilasi dalam Memutus Rantai Penularan Tuberkulosis di Tingkat Keluarga Wa Rina; Cut Mutia Tatisina
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.4676

Abstract

Mengingat tingginya angka kejadian dan penularannya di lingkungan keluarga, tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kondisi rumah yang tidak sehat adalah salah satu faktor yang memengaruhi penyebaran TB, terutama kurangnya ventilasi dan pencahayaan alami. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membuka jendela setiap pagi untuk memaksimalkan pencahayaan dan ventilasi alami untuk menghentikan rantai penularan TB di tingkat keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Mei 2026 di RT 013 Desa Waiheru Kota Ambon dan menargetkan 44 kepala keluarga. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan berupa survei lokasi, koordinasi dengan mitra, dan penyusunan media edukasi, serta tahap pelaksanaan berupa penyuluhan, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet edukasi kesehatan lingkungan. Hasil pendataan menunjukkan bahwa kondisi lingkungan rumah yang berpotensi menyebabkan penularan TB termasuk 37 kepala keluarga (84,1%) dalam kategori risiko rendah dan 7 kepala keluarga (15,9%) dalam kategori risiko tinggi. Faktor risiko tinggi termasuk kurangnya ventilasi, kurangnya pencahayaan alami, dan jendela yang tidak dibuka secara rutin. Setelah kegiatan edukasi selesai, masyarakat lebih memahami pentingnya meningkatkan kualitas udara rumah dan membuka jendela setiap pagi sebagai cara preventif untuk mencegah TB. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan lingkungan berbasis keluarga dapat menjadi salah satu metode promotif dan preventif yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya rumah sehat untuk membantu mengendalikan tuberkulosis di rumah masyarakat. Rekomendasi untuk kegiatan pengabdian masyarakat selanjutnya yakni melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap perubahan perilaku masyarakat setelah kegiatan edukasi, khususnya kebiasaan membuka jendela setiap pagi, meningkatkan ventilasi, dan memanfaatkan pencahayaan alami di rumah. Evaluasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan observasi rumah dan pengukuran kondisi lingkungan sebelum dan beberapa bulan setelah intervensi, sehingga efektivitas pendidikan dalam membentuk perilaku hidup sehat dan mendukung pencegahan penularan tuberkulosis di tingkat keluarga dapat ditunjukkan secara lebih komprehensif.
Pelatihan Pembuatan CV Digital Menggunakan Google Sites untuk Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMK Laniang Makassar Rizka Indahyanti; Selvi Mariani; A. Putri Mangindara; Marhani Marhani; Arini Arini
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.4736

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa SMK Laniang Makassar dalam membuat CV digital menggunakan Google Sites sebagai media penyajian informasi diri secara online. Subjek kegiatan ini adalah seluruh siswa kelas X TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) SMK Laniang Makassar, yang dilaksanakan di SMK Laniang Makassar pada tanggal 27 April hingga Juni 2026. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan pembuatan CV digital. Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan pemahaman mengenai pentingnya CV dalam proses rekrutmen kerja serta langkah-langkah pembuatan CV digital menggunakan Google Sites. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu membuat dan mengelola CV digital secara mandiri, memahami penyusunan informasi yang relevan, serta memiliki media digital yang dapat digunakan sebagai penunjang dalam melamar pekerjaan. Secara kuantitatif, pemahaman siswa tentang CV digital meningkat dari 20% menjadi 90%, kemampuan menggunakan Google Sites meningkat dari 15% menjadi 85%, dan kemampuan membuat CV digital meningkat dari 0% menjadi 100%. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kompetensi digital dan kesiapan kerja siswa SMK. Dengan demikian, pelatihan pembuatan CV digital menggunakan Google Sites dapat menjadi salah satu upaya untuk mempersiapkan lulusan yang lebih siap menghadapi persaingan dunia kerja.
Psikoedukasi Pola Asuh Orang Tua dalam Mengelola Peer Problem Anak Usia 3-6 Tahun di RPTRA Taman Apel Indriyanti Hermanto; Fitrialita Dwi Agustin; Linda Wati
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.4836

Abstract

Permasalahan hubungan teman sebaya (peer problem) pada anak usia dini dapat mempengaruhi perkembangan sosial apabila tidak ditangani secara tepat. Salah satu faktor yang berperan dalam perkembangan hubungan sosial anak adalah peran dan pola asuh orang tua. Kondisi ini menunjukan pentingnya dilakukan psikoedukasi kepada orang tua agar mampu menerapkan pola asuh yang mendukung perkembangan sosial anak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai hubungan pola asuh dengan peer problem pada anak usia dini 3-6 tahun. Kegiatan ini merupakan pengabdian masyarakat dengan desain pre-test dan post-test yang dilaksanakan di RPTRA Taman Apel. Partisipan kegiatan terdiri dari 11 orang tua yang memiliki anak usia 3-6 tahun dan dipilih secara purposive berdasarkan program bimbingan belajar yang diselenggarakan oleh RPTRA. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta asesmen menggunakan Strenghts and Difficulties Questionnaire (SDQ) versi 2-4 tahun dan 4-10 tahun sesuai dengan perkembangan usia anak. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai pola asuh dengan peer problem, yang didukung oleh penurunan skor peer problem pada hasil evaluasi SDQ. Dengan demikian, psikoedukasi dapat menjadi salah satu bentuk intervensi preventif untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam mendukung perkembangan hubungan sosial anak. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan kegiatan dengan melibatkan guru atau pengasuh agar diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai perkembangan hubungan sosial anak.