cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jagomipa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27976475     EISSN : 27976467     DOI : https://doi.org/10.53299/jagomipa.v1i1
Core Subject : Science, Education,
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA memiliki e-ISSN: 2797-6467 dan p-ISSN: 2797-6475, menerbitkan jurnal hasil kajian teori dan penelitian pada pendidikan matematika dan IPA, baik hasil kajian dan penelitian pendidikan secara umum maupun hasil kajian dan penelitian pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika dan IPA. JagoMIPA menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun template yang sudah disediakan oleh pengelola. JagoMIPA adalah jurnal akses terbuka dibawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu yang bertujuan menyebarkan keilmuan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dan menunjang kegiatan dosen, guru, mahasiswa, maupun praktisi pendidikan lainnya dibidang pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 434 Documents
Fish Bowl Discussion Berbasis Learning Cards: Berpikir Kritis dan Self Concept Peserta Didik Kelas VIII Virda Nurmalia; Nanang Supriadi; Meyronita Firja
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4963

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis siswa Indonesia masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh penerapan metode pembelajaran yang kurang melibatkan partisipasi aktif dan belum mendukung perkembangan self-concept siswa secara optimal. Self-concept (konsep diri) dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis matematis pada pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Fish Bowl Discussion berbasis Learning Cards terhadap kemampuan berpikir kritis matematis, self-concept, serta pengaruh keduanya secara simultan pada siswa SMP kelas VIII di Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasy Experimental Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMP kelas VIII dengan sampel yang diambil menggunakan teknik Stratified Random Sampling berjumlah 59 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu instrumen tes esai kemampuan berpikir kritis matematis dan angket self-concept. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) dengan nilai signifikan sebesar α=5%. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, mendapatkan hasil bahwa p-value dari kemampuan berpikir kritis matematis dan self-concept (konsep diri) sebesar 0,000, sehingga p-value dari masing-masing kemampuan kurang dari 0,05, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh metode fish bowl discussion berbasis learning cards terhadap kemampuan berpikir kritis dan self-concept siswa secara parsial maupun simultan.
Pengaruh Model Braind-Based Deep Learning Berbantuan Wordwall terhadap Kemampuan Berpikir Evaluatif Siswa SD Jumiyati Jumiyati; Adi Apriadi Adiansha; Khairul Sani
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4975

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Brain-Based Deep Learning berbantuan Wordwall dalam meningkatkan kemampuan berpikir evaluatif siswa pada materi membandingkan ciri-ciri bangun datar segitiga dan segiempat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain nonequivalent control group. Sampel berjumlah 38 siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen (18 siswa) serta kelompok kontrol (20 siswa). Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran Brain-Based Deep Learning berbantuan Wordwall, sedangkan kelompok kontrol menggunakan Brain-Based Learning berbantuan Wordwall. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir evaluatif yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat, uji independent samples t-test, N-Gain, dan ukuran efek. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok tidak berbeda secara signifikan (p = 0,338). Setelah perlakuan, kelompok eksperimen memperoleh hasil yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (t = 7,18; p < 0,001), dengan rata-rata skor posttest masing-masing 76,00 dan 59,40. Peningkatan kemampuan berpikir evaluatif pada kelompok eksperimen juga lebih baik (N-Gain = 0,546; kategori sedang) dibandingkan kelompok kontrol (N-Gain = 0,251; kategori rendah). Nilai Cohen's d sebesar 2,33 menunjukkan pengaruh yang sangat kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa model Brain-Based Deep Learning berbantuan Wordwall efektif meningkatkan kemampuan berpikir evaluatif siswa sekolah dasar serta berpotensi mendukung pembelajaran matematika yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Pengembangan Modul Matematika Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VII di SMPN 3 Bolo Annisa Dwi Yunianti; Mariamah Mariamah; Arif Rahman Hakim
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matematika berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) yang mengintegrasikan prinsip NYATA sebagai ciri khas modul, serta menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu sesuai dengan kebutuhan penelitian. Sampel penelitian terdiri atas siswa kelas VII SMPN 3 Bolo yang berjumlah 17 orang. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta tes pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, uji N-Gain, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sangat tinggi dengan persentase validasi ahli materi dan ahli bahasa masing-masing sebesar 87,5%. Hasil uji kepraktisan menunjukkan respons guru sebesar 90,63% dan respons siswa sebesar 89,38% dengan kategori sangat praktis. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 55,6 pada pretest menjadi 75,3 pada posttest. Uji N-Gain memperoleh nilai 0,31 dengan kategori sedang, sedangkan uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa.
Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Hasil Belajar IPAS di Kelas IV SD Negeri Pebatae Komang Mayoni; Nurul Fitriah Aras; Sinta Satria Dewi Pendit; Abdul Rahman; Ammar Abdullah Joni Guci
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5020

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPAS pada siswa sekolah dasar menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa. Salah satu model yang dapat diterapkan adalah Project Based Learning (PjBL), karena melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri Pebatae. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dan desain One-Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Pebatae. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, paired sample t-test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest sebesar 83,57 lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata pretest sebesar 54,64. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil analisis N-Gain sebesar 65,43% termasuk dalam kategori efektif. Dengan demikian, model Project Based Learning (PjBL) berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri Pebatae. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelompok kontrol dan jumlah sampel yang lebih besar agar hasil penelitian lebih komprehensif.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Pendekatan Open-Ended terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Farah Fachriza; Abdul Haris; Muhammad Fuadi; Arif Rahman Hakim
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbasis pendekatan open-ended terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa yang terdiri atas 20 siswa pada kelas eksperimen dan 20 siswa pada kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, Independent Samples t-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi 0,009 (< 0,05). Selain itu, nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,48 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,30. Dengan demikian, model PBL berbasis pendekatan open-ended berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP.
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Cerita Aritmatika Sosial Irham Habibi Harahap; Hetty Elfina; Dede Ibrahim Muthawali; Ammamiarihta Ammamiarihta; Endi Zunaedy Pasaribu
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5032

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji kemampuan literasi numerasi siswa SMP dalam melakukan penyelesaian soal cerita aritmatika sosial. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif di MTs Al Ulum Medan. Subjek penelitian yakni kelas VII-2 yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Perolehan data dilakukan melalui tes tertulis berupa soal cerita dan wawancara. Hasil tes tersebut dibagi dalam tiga kategori tingkat kemampuan literasi numerasi, yakni tinggi, sedang, dan rendah. Selanjutnya peneliti memilih masing-masing seorang siswa mewakili setiap kategori untuk dianalisis mendalam. Prosedur analisis dilaksanakan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan pegambilan kesimpulan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa siswa yang memiliki kemampuan literasi numerasi tinggi dapat memenuhi semua indikator, yakni memahami informasi, menerapkan konsep dan strategi matematis, serta memberikan kesimpulan secara tepat. Siswa yang memiliki kemampuan sedang telah mampu menerapkan konsep dan strategi penyelesaian, namun belum optimal dalam memahami informasi yang diberikan dan menafsirkan hasil secara tepat. Sementara siswa yang memiliki kemampuan rendah mengalami kesukaran pada hampir seluruh indikator. Hasil wawancara menunjukkan bahwa ketelitian membaca soal, kebiasaan menuliskan informasi yang diketahui, serta minat siswa terhadap soal kontekstual menjadi penyebab yang mempengaruhi kemampuan literasi numerasi. Oleh karena itu, perlunya peran guru dalam membiasakan siswa menyelesaikan soal-soal kontekstual sesuai dengan kehidupan agar kemampuan literasi numerasi siswa dapat berkembang secara optimal.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Action-Based Learning (ABL) melalui Kegiatan Menanam Pohon terhadap Peningkatan Kesadaran Lingkungan Siswa Sekolah Dasar Anisa Tiya Sapitri; Ahmad Teguh Purnawanto; Aqidatul Munfariqoh
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5041

Abstract

Rendahnya kesadaran lingkungan di kalangan siswa sekolah dasar menjadi salah satu tantangan utama dalam pendidikan di abad ke-21. Proses pembelajaran yang terlalu terpusat pada guru menyebabkan siswa kurang berpartisipasi dalam pengalaman nyata yang dapat membentuk sikap dan perilaku peduli terhadap lingkungan. Penelitian ini mengkaji pengaruh penerapan pembelajaran yang berbasis Action-Based Learning (ABL) melalui aktivitas penanaman pohon terhadap peningkatan kesadaran lingkungan pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment jenis pretest-posttest nonequivalent control group design. Sebanyak 30 siswa kelas IV dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mengalami pembelajaran berbasis aksi lingkungan melalui kegiatan menanam pohon, sementara kelompok kontrol mengikuti pembelajaran tradisional. Data diperoleh dengan memanfaatkan instrumen tes kesadaran lingkungan yang dilaksanakan sebelum dan sesudah perlakuan. Karena data tidak berdistribusi normal, analisis dilakukan mengunakan uji Mann-Whitney. Hasil analisis menunjukan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dengan nilai signifikansi 0,015 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang diuji dan kelompok yang tidak diuji. Dengan demikian, cara belajar yang menekankan pada Action-Based Learning (ABL) lewat kegiatan menanam pohon memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan kesadaran lingkungan siswa di sekolah dasar. Metode pembelajaran yang fokus pada aksi lingkungan bisa jadi pilihan yang baik untuk memperkuat rasa peduli terhadap lingkungan melalui pengalaman belajar yang berarti. Penelitian di masa depan sebaiknya mencoba mengembangkan penerapan Action-Based Learning (ABL) dengan berbagai jenis aksi lingkungan lainnya, melibatkan lebih banyak sampel, dan mempelajari seberapa lama pengaruh pembelajaran ini dapat membentuk kesadaran serta karakter peduli lingkungan siswa dalam jangka waktu yang panjang.
Pembelajaran Eksperimental Fermentasi Kulit Apel Fuji (Malus domestica) untuk Meningkatkan Literasi Halal Siswa Soeffie Sutyawati; Ade Yeti Nuryantini; Ucu Julita
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5045

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pembelajaran eksperimen fermentasi kulit apel Fuji (Malus domestica) dalam meningkatkan literasi halal siswa. Pendekatan pre-experimental dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design digunakan penelitian ini menggunakan. Sampel penelitian terdiri atas 40 siswa kelas IX I SMPN 4 Rancaekek yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Perlakuan berupa pembelajaran eksperimen fermentasi kulit apel Fuji (Malus domestica) yang mengintegrasikan praktikum, analisis sensorik, dan prinsip literasi halal. Data dikumpulkan melalui tes literasi halal berbentuk pilihan ganda yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Instrumen penelitian telah memenuhi uji validitas, reliabilitas, daya pembeda, tingkat kesukaran, dan efektivitas pengecoh. Data dianalisis menggunakan N-Gain untuk mengukur peningkatan kemampuan siswa, dilanjutkan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, Paired Sample t-test, dan Effect Size pada taraf signifikansi α = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai meningkat dari 54,10 pada pretest menjadi 74,28 pada posttest, dengan N-Gain = 0,433 (43,3%) berkategori sedang. Data berdistribusi normal (Sig. > α), homogen (Sig. = 0,621), serta menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (Sig. = 0,00). Nilai Effect Size = 0,74 menunjukkan pengaruh sedang, sehingga pembelajaran eksperimen fermentasi kulit apel Fuji (Malus domestica) pada penelitian selanjutnya perlu menerapkan desain eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol dan jumlah sampel yang lebih besar untuk memperoleh dasar ilmiah yang lebih kuat. Selain itu, penerapannya pada berbagai materi IPA perlu dikaji guna mengevaluasi pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan, dan literasi halal siswa.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Teori Polya pada Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Karawang pada Materi SPLDV dan SPLTV Syaiful Adam; Amanda Yulia; Nunung Nur Choerullah; Saiful Fatah; Dewi Syahrini Putri Ekasari; Meriyen Susanti; Angga Binsar Saputra
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5053

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi krusial dalam pembelajaran matematika, namun ketercapaian siswa SMK pada materi SPLDV dan SPLTV yang menuntut pemodelan soal cerita masih rendah sehingga analisis mendalam terhadap tahapan berpikir siswa perlu segera dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas X SMK Negeri 1 Karawang pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) dan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) berdasarkan teori Polya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian 31 siswa kelas X dan 6 siswa terpilih sebagai sampel purposive (2 kategori tinggi, 2 sedang, 2 rendah). Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis uraian (4 soal) dan wawancara semiterstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ketercapaian tahap Polya secara keseluruhan mencapai 85,08%. Tahap merencanakan penyelesaian memiliki ketercapaian tertinggi (95,97%), diikuti melaksanakan rencana (94,35%), memahami masalah (92,74%), dan memeriksa kembali terendah (57,26%). Siswa kategori tinggi (n=19, 61,29%) menunjukkan konsistensi pada tiga tahap pertama namun lemah pada tahap memeriksa kembali. Siswa kategori sedang (n=10) mengalami penurunan signifikan pada soal SPLTV. Siswa kategori rendah (n=2) menunjukkan profil kesulitan yang berbeda satu sama lain. Kesulitan utama meliputi pemodelan matematika pada soal cerita, strategi eliminasi bertingkat pada SPLTV, serta kebiasaan verifikasi jawaban yang masih rendah.
Model Problem Based Learning Berorientasi SDGs dalam Pembelajaran IPAS Berbantuan Media Canva terhadap Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar Putri Ayu Pramesti; Nailah Tresnawati; Tarmidzi Tarmidzi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5065

Abstract

Kemampuan literasi sains siswa di Indonesia masih menjadi salah satu tantangan dalam dunia pendidikan sehingga diperlukan penerapan model pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pemecahan masalah, seperti Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model PBL berorientasi Sustainable Development Goals (SDGs) berbantuan media Canva terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas V sekolah dasar serta keterlaksanaan pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode weak experiment melalui desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Majalengka. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes literasi sains, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respons siswa, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, Paired Sample t-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rata-rata skor literasi sains mengalami peningkatan dari 45,60 menjadi 70,68 dengan nilai N-Gain 0,46 termasuk pada kategori sedang. Hasil uji hipotesis memperlihatkan nilai signifikansi < 0,001. Selain itu, keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori sangat baik dan siswa merespons positif terhadap pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL berorientasi SDGs berbantuan media Canva dapat mendukung peningkatan kemampuan literasi sains siswa sekolah dasar. Hasil penelitian ini juga memberikan implikasi bahwa guru dapat memanfaatkan model PBL berorientasi SDGs dan media Canva untuk mendukung peningkatan literasi sains siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk dilakukan pada mata pelajaran, materi, dan jenjang pendidikan yang berbeda dengan melibatkan jumlah sampel yang lebih luas sehingga diperoleh temuan yang lebih komprehensif mengenai kemampuan literasi sains siswa.