cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jagomipa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27976475     EISSN : 27976467     DOI : https://doi.org/10.53299/jagomipa.v1i1
Core Subject : Science, Education,
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA memiliki e-ISSN: 2797-6467 dan p-ISSN: 2797-6475, menerbitkan jurnal hasil kajian teori dan penelitian pada pendidikan matematika dan IPA, baik hasil kajian dan penelitian pendidikan secara umum maupun hasil kajian dan penelitian pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika dan IPA. JagoMIPA menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun template yang sudah disediakan oleh pengelola. JagoMIPA adalah jurnal akses terbuka dibawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu yang bertujuan menyebarkan keilmuan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dan menunjang kegiatan dosen, guru, mahasiswa, maupun praktisi pendidikan lainnya dibidang pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 457 Documents
Pengembangan Instrumen Asesmen Autentik Berbasis Google Sites untuk Mengukur Hasil Pembelajaran Proyek IPAS pada Materi Sistem Pernapasan Seviani Oktami; Ellianawati Ellianawati
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5134

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen autentik berbasis Google Sites untuk mengukur hasil pembelajaran proyek IPAS di SD Negeri 9 Toboali, sekaligus menganalisis tingkat kelayakan dan kesesuaiannya untuk digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang berorientasi pada pengembangan produk pendidikan serta pengujian validitas, reliabilitas, dan praktikalitasnya. Desain pengembangan yang digunakan mengacu pada Model 4D (Four-D Model), yang terdiri dari Define, Design, Develop, serta Disseminate. Subjek penelitian terdiri atas 4 dosen dan guru sebagai validator ahli, 2 guru mata pelajaran IPAS, serta 50 peserta didik kelas V SD Negeri 9 Toboali yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, dengan 15 peserta didik di antaranya dilibatkan pada tahap uji coba terbatas.. Metode analisis data terdiri dari uji validitas, reliabilitas, serta praktikalitas. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: (1) validasi oleh ahli materi memperlihatkan kelayakan sebesar 0,82 yang dianggap valid dan validasi oleh ahli media memperlihatkan kelayakan sebesar 0,84 yang dianggap valid. (2) validitas empiris menggunakan korelasi Pearson Product memperlihatkan bahwa sebanyak 17 butir valid dan 3 butir tidak valid. (3)  reliabilitas Interrater mempunyai nilai ICC pada Average Measures sebesar 0,883 mempunyai kategori baik (4) Reliabilitas Instrumen Cronbach's Alpha meliputi reliabilitas instrumen tugas mandiri sebesar 0,631, reliabilitas instrument asesmen tugas proyek sebesar 0,656 dan reliabilitas instrument asesmen objektif sebesar 0,768 sehingga semua instrumen dinyatakan reliabel dan layak. (5) Analisis kepraktisan yang dilakukan terhadap 2 orang guru memperlihatkan persentase sebesar 95%, sedangkan hasil dari 15 siswa memperlihatkan persentase sebesar 88%, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat praktis. Dengan demikian, instrumen asesmen autentik berbasis Google Sites yang dikembangkan telah memenuhi persyaratan sebagai instrumen yang valid, reliabel, serta praktis, sehingga layak diterapkan dalam pembelajaran.
Efektivitas Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Audiovisual Interaktif terhadap Pemahaman Konsep dan Keterlibatan Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Rico Karindra; Aqidatul Munfariqoh; Ahmad Teguh Purnawanto
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang didukung media audiovisual interaktif terhadap peningkatan pemahaman konsep dan keterlibatan belajar IPAS pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan kuasi eksperimen tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 58 siswa kelas IV SDN Kedungjenar yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 29 siswa, melalui teknik cluster random sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep, lembar observasi aktivitas guru, serta angket keterlibatan belajar siswa, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif dan inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, independent samples t-test, N-Gain, dan effect size. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kelas eksperimen memperoleh capaian pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol, dengan rata-rata nilai posttest sebesar 74,31, sedangkan kelas kontrol mencapai 69,03. Pengujian independent samples t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,027 (< 0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kedua kelompok, sementara nilai effect size sebesar 0,60 menunjukkan pengaruh perlakuan berada pada kategori sedang. Selain meningkatkan pemahaman konsep, penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis audiovisual interaktif juga mampu meningkatkan keterlibatan belajar siswa. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran tersebut terbukti efektif sebagai alternatif pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLDV Berdasarkan Prosedur Newman di SMPN Model Terpadu Madani Palu Ida Ayu Rani Prawita; Alfisyahra Alfisyahra; Ibnu Hadjar; Akhyar H. M. Tawil
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan prosedur Newman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari tiga orang siswa kelas IX Pyhlos di SMPN Terpadu Madani Palu kriteria siswa yang dipilih sebagai subjek yaitu siswa tersebut lebih banyak melakukan kesalahan dari siswa yang lain, kesalahan berbeda, kesalahan dapat mewakili kesalahan yang dilakukan siswa yang lain, kemampuan siswa dapat berkomunikasi dengan baik dan pertimbangan dari guru. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes tertulis berupa soal cerita dan dilanjutkan dengan wawancara terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan data Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui teknik member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek melakukan kesalahan membaca, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Kesalahan membaca dan transformasi hanya ditemukan Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesalahan membaca, transformasi, keterampilan proses dan penulisan jawaban akhir. Kesalahan membaca dan transformasi ditemukan pada satu orang subjek, sedangkan kesalahan keterampilan proses dan penulisan jawaban akhir ditemukan pada seluruh subjek. Kesalahan tersebut disebabkan oleh kurang teliti, kesulitan membentuk model matematika, belum menguasai langkah penyelesaian, dan rendahnya keyakinan dalam menuliskan jawaban akhir. Temuan ini menunjukkan perlunya pembelajaran yang menekankan pemahaman prosedural dan sistematika penyelesaian soal cerita.
Model Challenge Based Learning Terintegrasi Quizizz terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Irmayati Khairiah; Siti Salamah Br Ginting
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5191

Abstract

Pendidikan di Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang signifikan dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa, berdasarkan data PISA tahun 2022, mengungkapkan bahwa pemecahan masalah matematika berada pada di bawah rata-rata global, salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika tersebut dengan menerapkan Model Challenge Based Learning yang terintegrasi dengan aplikasi Quizizz. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Challenge Based Learning yang terintegrasi dengan aplikasi Quizizz. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Challenge Based Learning terintegrasi Quizizz terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan menggunakan metode Quasi Experiment (ekperimen semu), populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MAN 2 Deli Serdang, teknik pemilihan sampel yaitu menggunakan teknik teknik non-probability sampling dengan menggunakan pendekatan purposive sampling (sampling pertimbangan), sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dua kelas, kelas eksperimen dan kelas kontrol yang berjumlah 70 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi pretest, posttest dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif, perhitungan N-Gain dan uji hippotesis menggunakan uji-t. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan sebesar 94,228 sedangkan kelas kontrol sebesar 88,028. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan Model Challenge Based Learning terintegrasi Quizizz terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Model pembelajaran ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sehingga kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menjadi lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Goal-Free and Goal-Given Problems: Effects on Students’ Retention, Transfer Ability, and Cognitive Load Fregita Habuke; Endah Retnowati
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4046

Abstract

This study aims to examine and describe the effect of goal-free problem presentation design on students' retention, transfer, and cognitive load abilities. This study uses a quantitative approach with a fully randomized experiment design. There were 111 participants in this study, all of whom were students from a junior high school in Yogyakarta. The material used in this study was the angle theorem and the relationship between angles on parallel lines cut by a transversal line. Learning was carried out in three phases, namely the introductory phase, the acquisition phase, and the test phase. The data analysis used was ANCOVA (Analysis of Covariance) with initial ability scores as covariates. The instruments used were retention and transfer ability tests and a cognitive load measurement scale at the end of the questions. Data analysis focused on the presentation design of goal-free problems and goal-given problems. The results showed that the presentation design of problems had an effect on retention ability. Learning using the presentation design of goal-given problems was better than goal-free problems in terms of retention ability.
Pengaruh Penggunaan Media Zep Quiz terhadap Peningkatan Minat Belajar Siswa Khadijah Fahrezi; Ully Hidayati; Sufri Mashuri
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4071

Abstract

Minat belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran. Namun, rendahnya minat belajar siswa masih ditemukan akibat pembelajaran yang kurang interaktif dan terbatasnya penggunaan media berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media kuis interaktif berbasis gamifikasi, yaitu Zep Quiz, terhadap peningkatan minat belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain one group pretest–posttest pada 24 siswa. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Zep Quiz meningkatkan minat belajar siswa secara signifikan dengan nilai N-Gain sebesar 0,54 kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa media kuis interaktif berbasis teknologi mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji pengaruh Zep Quiz terhadap variabel lain dengan sampel dan desain penelitian yang lebih luas.
Analisis Refleksi Murid SMP Kelas IX pada Pembelajaran Matematika Kontekstual Materi SPLDV Aura Aura; Fatmah Fatmah; Muhammad Yusuf; Nurrahmah Nurrahmah; Abd. Haris; Arif Rahman Hakim; Arif Hidayad
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4800

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses refleksi murid dan mengidentifikasi aspek-aspek refleksi yang muncul dalam pembelajaran matematika berbasis kontekstual pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian mendalam mengenai refleksi murid SMP dalam pembelajaran SPLDV berbasis kontekstual melalui analisis terpadu aspek kognitif, afektif, dan aplikatif yang masih jarang dieksplorasi pada penelitian sebelumnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan pada murid kelas IX E SMP Negeri 2 Bolo sebanyak 32 orang. Data dikumpulkan melalui refleksi tertulis, wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, pengodean terbuka, kategorisasi, penafsiran tematik, serta triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses refleksi murid berlangsung melalui tahapan mengingat pengalaman belajar, memahami materi, mengidentifikasi kesulitan, mengevaluasi strategi penyelesaian, serta mengaitkan konsep SPLDV dengan situasi kehidupan sehari-hari. Aspek refleksi yang muncul meliputi aspek kognitif, afektif, dan aplikatif. Secara kognitif, murid memahami prosedur penyelesaian SPLDV meskipun pemahaman konseptual belum sepenuhnya mendalam. Secara afektif, pembelajaran kontekstual meningkatkan minat dan keterlibatan belajar. Secara aplikatif, murid mampu menghubungkan konsep dengan berbagai permasalahan nyata. Dengan demikian, refleksi murid berkembang melalui serangkaian proses evaluatif yang menghasilkan tiga aspek refleksi utama dalam pembelajaran matematika berbasis kontekstual.
Multimedia Interaktif Berbasis Case Based Learning dalam Pembelajaran Koding untuk Meningkatkan Motivasi dan Berpikir Kritis Siswa SMP: SLR Lusiana Lusiana; Fajar Arianto; Alim Sumarno
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4821

Abstract

Pembelajaran koding pada jenjang SMP semakin relevan karena berkaitan dengan berpikir komputasional, pemecahan masalah, dan literasi digital dalam pembelajaran MIPA. Praktik pembelajaran koding masih sering dipandang sulit, abstrak, dan kurang menarik apabila hanya disampaikan melalui penjelasan konsep serta latihan sintaks. Penelitian ini bertujuan menganalisis kecenderungan penelitian tentang multimedia interaktif berbasis Case Based Learning dalam pembelajaran koding untuk meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan sintesis artikel berdasarkan pedoman PRISMA. Sumber literatur ditelusuri dari artikel nasional dan internasional periode 2018-2025 dengan kata kunci multimedia interaktif, Case Based Learning, coding, motivasi belajar, berpikir kritis, dan computational thinking. Sebanyak 25 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa multimedia interaktif memperkuat perhatian, keterlibatan, umpan balik, dan visualisasi konsep coding, sedangkan Case Based Learning membantu siswa memahami masalah nyata, menyusun algoritma, menguji solusi, dan merefleksikan keputusan. Integrasi keduanya berpotensi meningkatkan motivasi dan berpikir kritis karena siswa tidak hanya menulis kode, tetapi juga menalar kasus, membandingkan alternatif solusi, dan mengevaluasi hasil program. Simpulan artikel ini menegaskan perlunya desain multimedia coding yang kontekstual, bertahap, kolaboratif, dan dilengkapi evaluasi berbasis kinerja.
Tren Pengembangan Media Pembelajaran Digital untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Tata Surya pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Irfan Chesar Reza; Eka Galih Prakarsa; Een Suhaenah Almalia
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan media pembelajaran yang meliputi tren pengembangan, model desain yang digunakan, jenis dan karakteristik media yang muncul, serta efektivitas implementasinya dalam pembelajaran IPAS siswa kelas VI sekolah dasar. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Kajian penelitian yang dilakukan terhadap 25 artikel ilmiah yang membahas penggunaan media pembelajaran digital pada pembelajaran IPAS siswa kelas VI sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren pengembangan media pembelajaran didominasi oleh penggunaan teknologi digital interaktif, seperti multimedia interaktif, aplikasi Android, e-book, chatbot, Canva, Genially, realitas maya (VR), realitas berimbuh (AR), video animasi, dan gamifikasi. Model pengembangan yang paling banyak digunakan adalah ADDIE, diikuti oleh MDLC, 4D, Rapid Prototyping, dan Waterfall. Karakteristik utama media yang sedang berkembang meliputi interaktivitas, visualisasi konkret dari konsep abstrak, akses yang fleksibel, dan dukungan untuk pembelajaran mandiri. Lebih lanjut, hasil sintesis menunjukkan bahwa penggunaan media digital telah terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar, pemahaman konseptual, motivasi, minat belajar, keterlibatan siswa, dan memunculkan respons positif dari guru dan siswa. Teknologi VR dan AR memberikan pengalaman belajar yang lebih imersif, sementara animasi dan gamifikasi dapat meningkatkan keterlibatan belajar. Dengan demikian, media pembelajaran digital merupakan inovasi strategis yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar, khususnya pada tata surya, melalui pembelajaran yang lebih interaktif, bermakna, dan berpusat pada siswa.
Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media Visualisasi Molekul untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Hidrokarbon di SMA Katolik Karitas Tomohon Fadila Ilmi; Rymond Jusuf Rumampuk; Jenny Kumajas
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan dan efektivitas hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media visualisasi molekul. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi hidrokarbon akibat kesulitan memahami konsep yang bersifat abstrak. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik cluster random sampling yang terdiri atas 24 siswa pada kelas eksperimen dan 24 siswa pada kelas kontrol di SMA Katolik Karitas Tomohon. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan kognitif berupa (pre-test dan post-test), kemudian dianalisis menggunakan uji independent sample t-test serta uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata post-test kelas eksperimen (76,54) lebih tinggi dibanding kelas kontrol (67,75). Uji independent sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,003 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Keefektifan model ditunjukkan oleh rata-rata nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,64 (kategori sedang), yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,52. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berbantuan media visualisasi molekul efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada materi hidrokarbon.