cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jagomipa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27976475     EISSN : 27976467     DOI : https://doi.org/10.53299/jagomipa.v1i1
Core Subject : Science, Education,
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA memiliki e-ISSN: 2797-6467 dan p-ISSN: 2797-6475, menerbitkan jurnal hasil kajian teori dan penelitian pada pendidikan matematika dan IPA, baik hasil kajian dan penelitian pendidikan secara umum maupun hasil kajian dan penelitian pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika dan IPA. JagoMIPA menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun template yang sudah disediakan oleh pengelola. JagoMIPA adalah jurnal akses terbuka dibawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu yang bertujuan menyebarkan keilmuan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dan menunjang kegiatan dosen, guru, mahasiswa, maupun praktisi pendidikan lainnya dibidang pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 457 Documents
Eksplorasi Proses Metakognitif Peserta Didik SMP dalam Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Ulayya Alfa Tsuroya; Erni Widiyastuti
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5038

Abstract

Proses metakognitif merupakan komponen penting dalam pemecahan masalah matematis karena membantu peserta didik merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses berpikirnya agar memperoleh solusi yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi proses metakognitif peserta didik SMP dalam pemecahan masalah matematis ditinjau dari gaya belajar Honey dan Mumford. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan delapan peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling, masing-masing terdiri atas dua peserta didik bergaya belajar aktivis, reflektor, teoris, dan pragmatis. Data dikumpulkan melalui angket gaya belajar, tes pemecahan masalah matematis, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses metakognitif pada tahap planning telah muncul pada seluruh gaya belajar dengan kualitas yang berbeda. Peserta didik bergaya belajar teoris menunjukkan perencanaan dan pemantauan yang paling sistematis, sedangkan peserta didik bergaya belajar reflektor dan pragmatis masih mengalami kesulitan dalam menentukan strategi yang sesuai. Pada tahap monitoring, peserta didik bergaya belajar aktivis dan pragmatis belum konsisten dalam mengenali serta memperbaiki kesalahan. Pada tahap evaluation, seluruh subjek mampu merefleksikan proses berpikir melalui wawancara, tetapi aktivitas tersebut belum sepenuhnya tercermin pada jawaban tertulis. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik gaya belajar memengaruhi kualitas proses metakognitif peserta didik dalam merencanakan, memantau, dan mengevaluasi penyelesaian masalah matematis. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan strategi pembelajaran yang mendukung proses metakognitif sesuai karakteristik gaya belajar serta melibatkan subjek dan materi yang lebih beragam.
Pengembangan Modul Fisika Berbasis Kontekstual pada Materi Gelombang Bunyi dengan Aktivitas Kegiatan Siswa di Pesantren Irma Rahmawati; Derlina Derlina; Ridwan Abdullah Sani
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul fisika berbasis kontekstual pada materi gelombang bunyi dengan mengintegrasikan aktivitas siswa di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Dick and Carey. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MAS PP Al-Qomariyah. Teknik pengumpulan data meliputi validasi ahli, angket respon siswa dan guru, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memperoleh persentase validasi ahli materi sebesar 86,22% dan validasi ahli media sebesar 86%, yang keduanya berada pada kategori sangat valid. Respon siswa terhadap penggunaan modul mencapai 89%, sedangkan respon guru mencapai 96%, sehingga termasuk kategori sangat praktis. Efektivitas modul ditunjukkan melalui peningkatan hasil belajar dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,66 yang berada pada kategori sedang. Dengan demikian, modul fisika berbasis kontekstual pada materi gelombang bunyi dinyatakan layak digunakan karena memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas dalam membantu pemahaman konsep fisika melalui konteks kehidupan pesantren.
Pengaruh Model Project-Based Learning Berbantuan Media PowerPoint Interaktif terhadap Pemahaman Matematis Relasi dan Fungsi Siswa SMP Rizki Wirawan; Muslim Muslim; Fatmah Fatmah; Arif Hidayad; Taufikurrahman Taufikurrahman; Muhammad Yusuf
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5135

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan model Project-Based Learning berbantuan media PowerPoint Interaktif terhadap pemahaman matematis siswa pada materi relasi dan fungsi. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas VIII SMPN 1 Monta, yaitu kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 25 siswa. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman matematis, observasi, dokumentasi, dan validasi ahli, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, Independent Samples t-Test, perhitungan N-Gain, dan Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 62,66% lebih tinggi daripada kelas kontrol sebesar 41,03%. Hasil Independent Samples t-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok setelah perlakuan, dengan nilai effect size yang termasuk kategori sangat besar. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project-Based Learning berbantuan media PowerPoint Interaktif memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman matematis siswa pada materi relasi dan fungsi.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Metakognisi dan Pengaruhnya terhadap Pemahaman Konsep dan Sikap Ilmiah Peserta Didik SMA pada Materi Ikatan Kimia Victoria Yulianto Nugroho; Jaslin Ikhsan
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5139

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep dan sikap ilmiah peserta didik pada materi ikatan kimia serta masih terbatasnya penelitian mengenai penerapan pendekatan Metakognisi yang terencana dalam pembelajaran, menunjukkan perlunya sebuah pengembangan bahan ajar yang mendorong keterlibatan aktif dan kesadaran proses berfikir peserta didik yaitu berupa LKPD elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk: menentukan karakteristik produk pengembangan berupa E-LKPD berbasis Metakognisi; menentukan kelayakan produk; Menganalisis ada tidaknya perbedaan pemahaman konsep dan sikap ilmiah peserta didik. Menentukan sumbangan efektif produk pengembangan terhadap sikap ilmiah dan pemahaman konsep. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan ADDIE dengan tahapan utama yaitu analisis awal (Analyze), perancangan produk (Design), pengembangan produk (Develop), penerapan dalam pembelajaran (Implementation) dan uji efektivitas produk (Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : produk yang dikembangkan, memiliki karakteristik yaitu disajikan dengan berbantuan Flip Pdf. Terdapat perbedaan yang sangat signifikan, pemahaman konsep dan sikap ilmiah peserta didik dengan nilai signifikansi sebesar < 0,005. Diperoleh sumbangan efektif sebesar 19,4% terhadap pemahaman konsep dan 14,3 % terhadap sikap ilmiah. Diperoleh sumbangan efektif terhadap pemahaman konsep dan sikap ilmiah secara simultan dengan kategori tinggi yaitu sebesar 30,5 %. Sehingga dapat disimpulkan produk yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran kimia pada materi ikatan kimia serta memiliki sumbangan efektif yang tinggi terhadap pemahaman konsep dan sikap ilmiah peserta didik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengimplementasikan produk pada cakupan sekolah dan jumlah peserta didik yang lebih luas sehingga diperoleh tingkat generalisasi produk yang lebih baik.
Budaya Lokal sebagai Konteks Soal Matematika untuk Penguatan Literasi Matematis Luthfiah Mutmainnah MR.; Irwan Akib; Sukmawati Sukmawati
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis penelitian-penelitian terdahulu yang membahas penggunaan budaya lokal sebagai konteks dalam soal matematika untuk penguatan literasi matematis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada kerangka PRISMA. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar dengan rentang tahun publikasi 2021-2025. Berdasarkan proses identification, screening, dan eligibility, diperoleh 14 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Sintesis data dilakukan secara kualitatif menggunakan thematic analysis dengan fokus pada jenis konteks budaya lokal, bentuk umum soal matematika, dan tujuan pedagogis pengembangan soal. Hasil kajian menunjukkan bahwa konteks budaya lokal yang digunakan meliputi artefak budaya, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, kearifan lokal, serta etnomatematika yang bersifat implisit. Bentuk penyajian soal didominasi oleh soal cerita kontekstual dalam bentuk uraian maupun tugas terbuka, sedangkan orientasi pengembangannya sebagian besar berupa soal literasi matematis dan soal berbasis pemecahan masalah yang menekankan penalaran serta pemahaman konseptual. Tujuan pedagogis utama pengembangan soal berbasis budaya lokal adalah penguatan literasi matematis, disertai pengembangan kemampuan pemecahan masalah, penalaran matematis, dan berpikir tingkat tinggi. Dengan demikian, budaya lokal memiliki peran strategis sebagai konteks yang bermakna dalam pengembangan soal matematika untuk mendukung penguatan literasi matematis siswa.
Efektivitas Model Problem Based Learning yang Terintegrasi dengan Pendekatan Deep Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Muh Asrarul Qayyum; Subaer Subaer; Husain Husain
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model Problem-Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep Learning dalam meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik pada mata pelajaran fisika. Penelitian juga menganalisis perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol serta mengukur besarnya pengaruh model yang diterapkan. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI SMAN 2 Sidrap, dengan sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu kelas XI 10 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI 5 sebagai kelas kontrol. Data diperoleh melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test, perhitungan N-Gain, uji independent sample t-test, dan analisis Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dengan pendekatan Deep Learning meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik secara signifikan dengan nilai N-Gain sebesar 0,427 (kategori sedang). Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen (15,10) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (12,79), dengan nilai effect size sebesar 0,784 yang menunjukkan pengaruh kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan Deep Learning dalam model PBL efektif meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik pada ranah kognitif di kelas XI SMAN 2 Sidrap.
Strategi Guru dalam Mengimplementasikan Pendekatan Pembelajaran Mendalam pada Pembelajaran Matematika di SMP Rianita Hidayah Mutiara; Nina Agustyaningrum; Fadhilah Rahmawati
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5152

Abstract

Dalam Kurikulum Merdeka, pembelajaran mendalam menjadi pendekatan yang mendorong peserta didik untuk terlibat secara aktif melalui melalui pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam pada pembelajaran matematika di SMP. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan melibatkan 4 guru matematika di SMP Negeri 1 Srumbung dan SMP Negeri 1 Muntilan yang dipilih secara purposive. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam dilakukan melalui pembelajaran berkesadaran dengan penyampaian tujuan pembelajaran dan apersepsi, pembelajaran bermakna melalui penggunaan konteks kehidupan nyata yang didukung pembelajaran bersifat kolaboratif, pembelajaran menggembirakan melalui ice breaking dan permainan edukatif yang diperkuat dengan pemanfaatan teknologi digital, serta upaya guru mengatasi hambatan melalui pelatihan, open class, dan penyesuaian penggunaan teknologi sesuai kondisi sekolah. Meskipun terdapat kendala berupa kesiapan guru, partisipasi peserta didik, dan keterbatasan sarana, kedua sekolah mampu menerapkan pembelajaran mendalam dengan strategi yang berbeda sesuai karakteristik dan sumber daya yang dimiliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam memiliki sifat fleksibel dan dapat menjadi pedoman bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran matematika yang lebih bermakna, aktif, serta berpusat pada peserta didik. Penelitian selanjutnya dapat mengkaji penerapan pembelajaran mendalam dengan melibatkan lebih banyak guru untuk memperoleh gambaran strategi pembelajaran yang lebih beragam.
Analisis Pemahaman Konsep Matematis Siswa Berdasarkan Multiple Intelligences pada Materi Luas dan Keliling Hanafilah Royani Putri; Ristyana Suryanti; Nurmala Nurmala; Wahyu Antika; Nuraeni Nuraeni; Arfatin Nurrahmah
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berdasarkan tipe Multiple Intelligences pada materi luas dan keliling bangun datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di kelas VA SDIT Almanshuriyah. Subjek penelitian terdiri atas delapan siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling untuk mewakili empat tipe kecerdasan dominan, yaitu linguistik, logis-matematis, visual-spasial, dan intrapersonal. Data dikumpulkan melalui angket Multiple Intelligences, tes kemampuan pemahaman konsep matematis, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis berbeda pada setiap tipe kecerdasan. Siswa dengan kecerdasan logis-matematis cenderung menunjukkan kemampuan yang lebih sistematis dalam memahami konsep dan menyelesaikan masalah, sedangkan siswa dengan kecerdasan linguistik, visual-spasial, dan intrapersonal memperlihatkan karakteristik pemahaman konsep sesuai dengan kecenderungan masing-masing. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberagaman tipe Multiple Intelligences perlu menjadi pertimbangan dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih adaptif dan mampu memfasilitasi karakteristik belajar siswa.
Pengaruh Project Based Learning vs Direct Instruction dan Motivasi Belajar dalam Pembelajaran IPA Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Probo Murdaning; Achmad Noor Fatirul; Prayogo Prayogo
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model Project Based Learning dan Direct Instruction terhadap hasil belajar IPA, menganalisis pengaruh motivasi belajar, serta mengidentifikasi interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar peserta didik kelas IV SD Negeri Pakis 1 Trowulan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui rancangan non-equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh (total sampling), sehingga seluruh populasi yang berjumlah 40 peserta didik dijadikan sampel penelitian dan dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu 20 peserta didik pada kelas eksperimen dan 20 peserta didik pada kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes hasil belajar serta angket motivasi belajar. Analisis data dilakukan dengan uji Two-Way ANOVA setelah seluruh persyaratan analisis, meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan homogenitas, dinyatakan terpenuhi. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPA (Sig. = 0,010). Motivasi belajar juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA (Sig. = 0,027). Selain itu, terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA (Sig. = 0,036). Rata-rata hasil belajar peserta didik yang memperoleh pembelajaran dengan model Direct Instruction lebih tinggi dibandingkan peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan Project Based Learning. Temuan penelitian menunjukkan bahwa efektivitas hasil belajar IPA dipengaruhi oleh pemilihan model pembelajaran yang tepat serta tingkat motivasi belajar yang dimiliki peserta didik.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Gamifikasi Quizizz dan Motivasi Belajar terhadap Pemahaman Konseptual Matematika Siswa Sekolah Dasar Kelas V Yeni Agustin Yuka Sriwinarti; Achmad Noor Fatirul; Prayogo Prayogo
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis gamifikasi menggunakan Quizizz dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep matematika peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori dan pendekatan korelasional. Subjek penelitian terdiri atas 40 peserta didik kelas V di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Mojokerto yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang mengukur pembelajaran berbasis gamifikasi menggunakan Quizizz dan motivasi belajar, serta tes pemahaman konsep matematika. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 29. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa peserta didik memiliki tingkat persepsi yang sedang hingga tinggi terhadap pembelajaran berbasis gamifikasi menggunakan Quizizz dan motivasi belajar, disertai tingkat pemahaman konsep matematika yang bervariasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis gamifikasi menggunakan Quizizz dan motivasi belajar, baik secara parsial maupun simultan, terhadap pemahaman konsep matematika peserta didik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran matematika berbasis teknologi serta menjadi implikasi praktis dalam upaya meningkatkan pemahaman konsep pada jenjang pendidikan sekolah dasar.