cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 935 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Desa Kepatihan Melalui Pengelolaan Sampah Berbasis Insenerasi Sederhana Minim Asap (Insema) Metatia Mauliana; Rahmah Utami Budiandari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1528

Abstract

Sampah merupakan permasalahan lingkungan serius di Indonesia, dengan timbulan mencapai 38,8 juta ton pada tahun 2023, dan 37,87% di antaranya tidak terkelola. Di Jawa Timur, khususnya Desa Kepatihan, pengelolaan sampah masih dilakukan secara konvensional seperti pembakaran terbuka, yang berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan. Minimnya fasilitas serta rendahnya kesadaran masyarakat menjadi kendala utama. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan upaya pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan alat Insenerasi Minim Asap (INSEMA) berbasis teknologi tepat guna, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setempat. Program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan berfokus pada kegiatan pemberdayaan pemuda setempat yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dalam pengelolaan sampah yang lebih baik dengan memanfaatkan alat tepat guna sederhana yang berasal dari bahan bekas. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa angket, pedoman wawancara dan dokumentasi. Hasil dari pengisian angket menunjukkan nilai rata-rata sebesar 82 % pada aspek kesesuaian tema dengan kebutuhan peserta sebesar, aspek peningkatan literasi serta motivasi sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan telah berhasil dilaksanakan.
Pembentukan Soft Skill Remaja Melalui Kegiatan Karang Taruna Di Desa Buntu Torpedo, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara Megawati Megawati; Busra Bumbungan; Titi Ardiyanti; Hedy Leoni Asbudi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1530

Abstract

Kegiatan karang taruna bertujuan membentuk kemampuan keterampilan pemuda desa melalaui kegiatan karang taruna. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan karang taruna dalam membentuk soft skill remaja di Desa Buntu Torpedo, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Buntu Torpedo, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh karang taruna sangat efektif dalam proses pembentukan karakter pemuda/remaja, dalam proses pelaksanaannya melibatkan semua pemuda/remaja di Desa Buntu Torpedo, dengan dua kegiatan yang dilaksanakan yakni peternakan ikan lele dan tudang sipulung. Kegiatan rutinitas dilakukan dengan cara pemberian materi-materi yang dibutuhkan oleh pemuda/remaja seperti pada kegiatan tudang sipulung, sedangkan kegiatan bulanan dan tahunan para pemuda/remaja dituntun secara langsung dalam suatu kegiatan yang akan dilaksanakan seperti pada kegiatan peternakan ikan lele dimana yang bertugas untuk menjaga dan merawat kolam dan ikan yaitu anggota karang taruna secara bergantian. Pembentukan karakter melalui kegiatan karang taruna dilakukan melalui kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan karang taruna dimana para pemuda diberikan kesibukan yang nantinya akan mengurangi sedikit demi sedikit kegiatan yang tidak bermanfaat seperti kumpul-kumpul tidak jelas sampai menimbulkan keributan serta dua kegiatan tersebut dapat membentuk karakter tanggungjawab, sabar, peduli sesama, dan bersatu.
Edukasi Gizi dan Praktik: Optimasi Kesehatan Melalui Produk Yoghurt Kloning Berbasis Susu Full Cream Komersial Hafsan Hafsan; St. Aisyah S.; Zulkarnain Zulkarnain; Rusmadi Rukmana; Eka Sukmawaty; Ulfa Triyani; Fatmawati Nur; Rahmat Fajrin Alir
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1534

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pangan fungsional dan keterampilan pembuatan yoghurt mandiri di kalangan ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar. Permasalahan yang diidentifikasi meliputi rendahnya pengetahuan mengenai pangan probiotik dan keterampilan dalam mengolah produk fermentasi di tingkat rumah tangga. Sebagai solusi, dilaksanakan pelatihan pembuatan yoghurt dengan metode kloning starter dari yoghurt komersial menggunakan susu UHT full cream. Metode ini dipilih karena kesederhanaannya, biaya rendah, serta potensi aplikatifnya dalam skala rumah tangga. Pelaksanaan kegiatan mencakup penyuluhan interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung, diikuti oleh 28 peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep pangan fungsional, di mana rata-rata skor pre-test 58,7 meningkat menjadi 88,9 pada post-test, serta keberhasilan praktik pembuatan yoghurt oleh sebagian besar peserta. Sebanyak 93% peserta mampu mengikuti prosedur pembuatan dengan benar, dan 86% menunjukkan pemahaman proses fermentasi secara aplikatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukatif berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kapabilitas masyarakat dalam produksi pangan fungsional berbasis mikroba. Kegiatan ini juga membuka peluang jangka panjang untuk pengembangan usaha rumah tangga berbasis fermentasi serta memperkuat ketahanan gizi keluarga secara berkelanjutan. Kata Kunci: Literasi gizi, pangan fungsional, yoghurt kloning, probiotik, fermentasi rumahan.
Peningkatan Ekonomi Kreatif Desa Pacarejo Gunungkidul Melalui Pelatihan Teknik Ecoprint Laila Nurul Himmah; Chytra Mahanani; Nur Kholifah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1536

Abstract

Peningkatan ekonomi kreatif di Desa Pacarejo, Gunungkidul, menjadi fokus dalam upaya pemberdayaan masyarakat lokal. Salah satu strategi yang diterapkan adalah melalui pelatihan teknik ecoprint, sebuah metode cetak kain ramah lingkungan yang memanfaatkan bahan-bahan alami. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kreativitas ibu-ibu PKK Desa Pacarejo Gunungkidul dalam menghasilkan produk tekstil unik yang memiliki nilai jual tinggi serta membuka peluang home industry meningkatkan kesejahteraan keluarga. Metode kegiatan pelatihan ini melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pelatihan dan produksi ecoprint. Pelatihan teknik ecoprint melalui beberapa tahapan, yaitu: scouring (pencucian kain), mordanting (perendaman kain pada larutan mordan dan larutan pewarna alami), penyusunan daun di atas kain, pemukulan atau pounding, dan fiksasi (pengeringan). Kerajinan teknik Ecoprint memanfaatkan dedaunan, bunga, batang, atau bagian tumbuhan lain yang mengandung pigmen warna merupakan wujud dari memanfaatkan lingkungan sekitar pekarangan rumah. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknik ecoprint dan memperoleh pendapatan yang lebih baik. Pelatihan ini juga bermanfaat melestarikan lingkungan dan semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat Desa Pacarejo, sehingga memperkuat kemandirian dan keberlanjutan ekonomi desa.
Pelatihan Literasi Keuangan Digital Bagi Pengurus OSIS Pada MAN Surabaya Rr. Iramani; Zubaidah Nasution; Yudi Sutarso; Wiwik Lestari; Mohammad Al Hafidz; M. Anang Karyawan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1542

Abstract

Peningkatan literasi keuangan dapat dilakukan melalui edukasi dengan melaksanakan pelatihan pada siswa tingkat menengah atas. Madarasah Aliyah Neheri (MAN) Surabaya merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas berbasis Agama Islam yang ternama di Surabaya. Kemampuan siswa dalam memahami dan menghindari risiko pada siswa MAN masih rendah. Berdasarkan kondisi tersebut maka tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan literasi keuangan digital dengan membekali siswa MAN Surabaya dengan pengetahuan dasar tentang layanan perbankan digital, termasuk fitur, manfaat, dan risikonya. Selain itu pelatihan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa untuk mengelola keuangan secara bijak dan aman dalam era digital. Metode yang digunakan pada kegiatan PkM ini adalah pelatihan berupa penyampaian tentang literasi keuangan digital tentang konsep dasar, perhitungan keuangan dengan menggunakan aplikasi financial calculator dan jenis kejahatan financial teknologi. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman siswa tentang penggunaan keuangan digital dilihat dari hasil skor pre test dan post tes dimana ketika pre test nilai skor rata-rata 40 dan setelah post test skor yang diperoleh 100. Evaluasi terhadap penyelenggaraan kegiatan secara keseluruhan memperoleh penilaian baik oleh siswa MAN Surabaya.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TERKAIT URGENSI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DALAM PERLINDUNGAN HAK WARGA DESA DI KECAMATAN WATUBANGGA Rahmad Hidayat; Riezka Eka Mayasari; Irsan Rahman; Basrawi Basrawi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.1543

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran masyarakat desa tentang pentingnya dokumen kependudukan, yang berakibat pada keterbatasan akses terhadap program perlindungan sosial pemerintah. Data menunjukkan bahwa ketidaklengkapan dokumen kependudukan menjadi faktor utama terjadinya exclusion error dalam program bantuan sosial, sehingga banyak keluarga yang sebenarnya berhak menerima bantuan tidak terdaftar. Kegiatan ini juga didasari kenyataan bahwa ketiadaan dokumen kependudukan mengakibatkan konsekuensi yuridis signifikan seperti ketidakjelasan status hukum, hambatan akses keadilan, kerentanan terhadap diskriminasi, dan keterbatasan dalam melakukan transaksi serta perbuatan hukum. Kontribusi kegiatan terwujud dalam peningkatan pemahaman masyarakat desa tentang fungsi strategis administrasi kependudukan, kewajiban melakukan pencatatan peristiwa penting, serta prosedur yang harus diikuti. Program ini tidak hanya berhenti pada edukasi, tetapi juga memberikan solusi praktis bagi permasalahan administrasi kependudukan yang sering dihadapi masyarakat, sehingga tercipta masyarakat desa yang tertib administrasi, sadar hukum, dan mampu memperjuangkan hak-haknya secara mandiri. Lebih jauh, program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan sistem administrasi kependudukan sebagai instrumen penegakan hak konstitusional yang memungkinkan warga untuk memperoleh legitimasi hukum atas identitas, properti, dan akses terhadap layanan publik.
Pendampingan Pelatihan Kandang HEBAT (Solusi Praktis, Ramah Lingkungan, dan Produktif bagi Peternak Kambing) di Koperasi Al-Barkah Mandiri Bersama Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung Maiyontoni Maiyontoni; Rini Elisia; Afrini Dona; Refika Komala; Fadilla Meidita
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1544

Abstract

Peternakan kambing di Indonesia umumnya masih identik dengan kesan jorok, bau, dan tidak efisien, sering menimbulkan keributan di tengah masyarakat karena merusak tanaman dan gangguan lainnya jika tidak dipelihara intensif. Artikel ini menawarkan sebuah solusi melalui inovasi desain kandang kambing futuristik dua lantai yang menggabungkan prinsip efisiensi ruang, kenyamanan kerja, multifungsi, serta pengelolaan limbah yang ramah lingkungan, (Siregar, dkk 2023; Fitriana, dkk 2023 dan Siregar, dkk 2021). Desain kandang kambing ini bernama Kandang HEBAT (Hemat Biaya dan Tempat). Struktur kandang dirancang setinggi 360 cm, terdiri dari ruang atas (180 cm) sebagai area pemeliharaan kambing dan ruang bawah (180 cm) sebagai gudang, instalasi pemisah urin dan feses serta pengolahan limbah. Tiap unit kandang berukuran 150 cm x 50 cm x 120 cm dirancang multifungsi untuk breeding, milking, dan fattening, dengan model head to head dan jalan tengah selebar 100 cm. Palung pakan berukuran lantai 40 cm, tinggi 50 cm, dan 30 cm di atas lantai. Desain ini menggunakan material sederhana seperti terpal, kayu reng, jaring/waring, dan paralon. Hasil pengembangan ini menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan produktivitas, menekan biaya konstruksi kandang, serta mengubah persepsi negatif terhadap peternakan kambing. Kandang menjadi lebih bersih, tidak berbau, nyaman untuk ternak dan peternak, serta menghasilkan nilai tambah dari limbah. Desain kandang HEBAT ini telah diterapkan oleh beberapa peternak kambing yang tergabung dalam Koperasi Al-Barkah Mandiri Bersama.
Meningkatkan Keberlanjutan Wisata Pantai Kayu Angin Melalui Aksi Bersih Pantai dan Upaya Pelestarian Lingkungan di Kabupaten Kolaka Nasarudin Nasarudin; Sutrisnawati Mehora; Andri Estining Sejati; Ahmad Iskandar; Gaby Nanda Kharisma; Eko Hariyadi; Sudarwin Kamur; Bardan Bulaka; Samsi Awal; Erfina Erfina; Surya Ningsih; Rina Sardiana Sari; Tahir Tahir; Ristiani Ristiani; Alfiani Dwi Astuti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1548

Abstract

Pantai Kayu Angin di Kabupaten Kolaka merupakan destinasi wisata yang memiliki potensi besar sebagai daya tarik alam dan rekreasi masyarakat. Akan tetapi, bertambahnya kegiatan pariwisata juga berkontribusi pada penurunan kualitas lingkungan, terutama pencemaran yang diakibatkan oleh sampah plastik. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat keberlanjutan pariwisata di Pantai Kayu Angin melalui aksi pembersihan pantai dan partisipasi masyarakat dalam usaha menjaga lingkungan. Metode pelaksanaan mencakup tindakan gotong royong dalam membersihkan kawasan pantai. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya penurunan sampah di area pantai, peningkatan kesadaran ekologis di kalangan masyarakat, serta tersusunnya rencana aksi berkelanjutan seperti program bersih pantai secara rutin dan penyediaan sarana pengelolaan sampah. Kegiatan ini didasarkan pada teori pariwisata berkelanjutan, partisipasi masyarakat, serta ekowisata. Secara umum, tindakan ini menunjukkan bahwa pengelolaan pariwisata yang berwawasan lingkungan dan melibatkan partisipasi masyarakat adalah strategi yang efektif untuk mempertahankan daya tarik wisata sambil menjaga ekosistem pesisir secara berkelanjutan
Pendampingan Penggunaan English Vocabulary Games Untuk Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Inggris Siswa MIS Alkhairaat Kawatuna Siti Kiftiah; Fadillah Fadillah; Vemmy Maidita Nur Aisyiah; Nurlinda Nurlinda
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1550

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan minat belajar dan penguasaan kosa kata bahasa Inggris siswa kelas 5 melalui penggunaan English Vocabulary Games sebagai media pembelajaran inovatif. Kegiatan dilaksanakan di MIS Alkhairaat Kawatuna dengan metode partisipatif melalui English Vocabulary Games seperti Simon Says dan Matching Vocabulary, serta evaluasi berupa observasi dan tes kosa kata. Sebanyak 28 siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Hasilnya menunjukkan peningkatan partisipasi aktif siswa, penguasaan kosa kata dasar bahasa Inggris, dan motivasi belajar yang lebih tinggi. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Penggunaan permainan kosakata terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan kualitas pembelajaran bahasa Inggris. Kegiatan ini juga memperkuat kemampuan guru dalam menerapkan metode pembelajaran inovatif. Dengan demikian, English Vocabulary Games dapat menjadi model pembelajaran yang relevan dan aplikatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Inggris di sekolah dasar.
Pengajaran Kosa Kata dengan Menggunakan Teknik Mengajar Dikte kepada Siswa Sekolah Dasar Kelas 4 Risna Saswati; Ika Kartika Amilia; Agus Wahyudin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1552

Abstract

Siswa sekolah dasar mengalami hambatan dalam menghapal kosa kata yang telah dipelajari. Ketika siswa dapat menghapal kosa kata tersebut, siswa tidak memahami bagaimana menulisnya.Hal ini dapat diatasi dengan metode dikte yang sejalan dengan teori pembiasaan (behaviorism), teroi akuisisi dan motivasi. Siswa mendengar kata tersebut, menuliskannya dan melafalkannya kembali. Siswa dapat mengetahui secara langsung ketika latihan bahwa kata yang dilafalkan berbeda dengan kata yang ditulis. Ketika hal ini dilakukan berulang-ulang dan menjadi sebuak kebiasaan untuk siswa berlatih maka secara alami akuisisi akan terjadi. Peningkatan penambahan kosa kata dapat terlihat dari rata-rata nilai siswa pada asesmen dan testing. Siswa termotivasi untuk belajar kosa kata karena metode dikte melatih siswa mendengar, menulis dan melafalkan kembali kosa kata tersebut berdasarkan hasil koreksi. Setelah pelatithan ini diharapkan siswa dapat mandiri melakukan metode dikte bersama kelompoknya di kelas yang akan dibimbing oleh guru kelasnya.