cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 278 Documents
PENDIDIKAN DAN PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA Utama, Eko Satria Wahyu; Marfu, Asep; Fauzi, Anis; Supardi, Supardi
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.5835

Abstract

Education plays a vital role in human life, not only as a means of developing personality and intellect, but also as a significant agent of social change. This study aims to examine the concept of education and its relationship to socio-cultural change in modern society . The method used is a literature review with a descriptive qualitative approach, drawing from various scientific references and official documents. The results show that education—formal, non-formal, and informal—contributes to shaping individuals' character and critical thinking, enabling them to cope with the rapid social and cultural changes brought about by globalization and technological advancement. Education is also proven to reduce social inequality and improve economic mobility within communities. However, modernization also brings negative impacts such as consumerism, secularism, and an increase in deviant behavior. These findings reinforce the view that education should be directed toward creating a society that is adaptive, critical, and balanced between material progress and cultural values. In conclusion, holistic and contextual education is the key to facing sustainable and equitable socio-cultural change. ABSTRAKPendidikan memiliki peran vital dalam kehidupan manusia, tidak hanya sebagai sarana pengembangan kepribadian dan intelektual, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan dan keterkaitannya dengan perubahan sosial budaya dalam masyarakat modern. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang bersumber dari berbagai referensi ilmiah dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, baik formal, nonformal, maupun informal, berkontribusi dalam membentuk karakter dan daya pikir individu sehingga mampu menghadapi perubahan sosial dan budaya yang cepat akibat globalisasi dan kemajuan teknologi. Pendidikan juga terbukti dapat mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan mobilitas ekonomi masyarakat. Namun, modernisasi juga membawa dampak negatif seperti konsumerisme, sekularisme, dan meningkatnya perilaku menyimpang. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa pendidikan harus diarahkan untuk menciptakan masyarakat yang adaptif, kritis, dan seimbang antara kemajuan material dan nilai-nilai budaya. Kesimpulannya, pendidikan yang holistik dan kontekstual merupakan kunci utama dalam menyongsong perubahan sosial budaya yang berkelanjutan dan berkeadilan.
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMANSI POWTOON BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJARAN IPAS KELAS IV SEKOLAH DASAR Smita Manurung, Elida; Aryaningrum, Kiki; Sunedi, Sunedi
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.5957

Abstract

This study aims to determine the Effect of Local Wisdom-Based Powtoon Animation Video Media on the Learning Outcomes of Grade IV Elementary School Science. The results of observations and interviews with grade IV teachers at Elementary School 117 Palembang found that the level of learning outcomes of students in Natural and Social Sciences (IPAS) had not developed well, students were less motivated during the teaching and learning process. The researcher used an experimental method, a post-test only control group design. Design. Samples of grade 4D and 4E students at Elementary School 117 Palembang. Data collection techniques were observation, testing and documentation. The analysis technique used data normality test, data homogeneity test and hypothesis test of the effect of Local Wisdom Powtoon Animation Video Media on the Learning Outcomes of Grade IV Elementary School Science. This can be concluded from the learning outcomes in the control class posttest score of 55.66 and in the experimental class of 84.48 from both classes, it can be seen that the class that received the treatment had better learning outcomes for the experimental class compared to the control class, the score increased. From the normality test data, it was obtained 0.108 for the control class and 0.128 for the experimental class, it can be seen that the learning outcomes of children in the control and experimental classes were greater than 0.05, so the data was normally distributed. The results of the homogeneity test obtained a significant value of 0.973> 0.05, so the control and experimental classes were called homogeneity. Conduct a hypothesis test from the data that has been obtained using the independent simple t-test. In the data obtained, the significant value (2-tailed) is 0.000 <0.05, so Ho is rejected and Ha is accepted. After conducting the test, the researcher concluded that there was a significant influence on the Local Wisdom-Based Powtoon Animation Video Media on the Learning Outcomes of Science in Grade IV Elementary Schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Video Animasi Powtoon Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas IV SD. hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas IV di SD Negeri 117 Palembang ditemukan bahwa tingkat hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa belum berkembang dengan baik, siswa kurang termotivasi selama proses kegiatan belajar mengajar berlangsung. Peneliti menggunakan metode eksperimen jenis post-test only control grup design. Design. Sampel siswa kelas 4D dan 4E SD Negeri 117 Palembang. Teknik pengumpulan data observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan uji normalitas data, uji homigenitas data dan uji hipotesis pengaruh Media Video Animasi Powtoon Kearifan Lokal Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas IV Sekolah Dasar. Hal ini dapat disimpulkan dari hasil belajar pada nilai posttest kelas kontrol yaitu 55,66 dan pada kelas eksperimen yaitu 84,48 dari kedua kelas ini terlihat kelas yang mendapatkan perlakuan nilai hasil belajar anak kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol skor meningkat. Darai data uji normalitasnya diperoleh 0,108 untuk kelas kontrol dan 0,128 untuk kelas Eksperimen terlihat hasil belajar anak pada kelas kontrol dan eksperimen lebih besar dari 0.05 maka data berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas diperoleh nilai signifikan sebesar 0,973 > 0,05 maka kelas kontrol dan eksprimen disebut homogenitas. melakukan uji hipotesis dari data yang sudah diperolehlah mempergunakan uji independent simple t-test. Pada data yang diperolehlah nilai signifikan (2-tailed) adalah 0,000<0,05, maka  ditolak dan diterima data tersebut. Setelah melakukan pengujian peneliti menyimpulkan bahwa terdapatnya pengaruh yang signifikan terhadap Media Video Animasi Powtoon Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas IV Sekolah Dasar.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RENDAHNYA PARTISIPASI PEMILIH PADA PEMILIHAN PRESIDEN DI DUSUN SIDOMULYO KABUPATEN LABUHANBATU UTARA TAHUN 2024 Sinaga, Rahma Dhani Fitria; Prayetno, Prayetno
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6108

Abstract

This study aims to determine the factors that cause low voter participation in Unvoting Behavior (Golput) in the Presidential Election in Sidomulyo Hamlet in 2024 and to find out how the Community Responds to Unvoting Behavior (Golput) in Sidomulyo Hamlet. This study uses a qualitative method with a qualitative descriptive research type. The theories used in this study are Community Political Participation, Voting Behavior and Non Voting Behavior. The subjects of this study were the Village Head, Hamlet Head and Community. The type of data in this study uses primary and secondary data. Data collection techniques were carried out by Observation, Interviews, and Documentation. Data analysis techniques are data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the low voter participation in the presidential election in Sidomulyo Hamlet, North Labuhanbatu Regency in 2024 was due to apathy, political reasons, ideological reasons, and apathy, where the low voter participation in the presidential election was also caused by social impacts, political impacts and economic impacts. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya partisipasi pemilih Unvoting Behavior (Golput) dalam Pemilihan Presiden di Dusun Sidomulyo Tahun 2024 dan mengetahui Bagaimana Respon Masyarakat tentang Unvoting Behavior (Golput) di Dusun Sidomulyo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Partisipasi Politik Masyarakat, Voting Behavior dan Non Voting Behavior. Subjek penelitian ini ialah Kepala Desa, Kepala Dusun dan Masyarakat. Jenis data dalam penelitian ini ialah menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi pemilih pada pemilihan presiden di Dusun Sidomulyo Kabupaten Labuhanbatu Utara tahun 2024 disebabkan karena alasan apatis, alasan politis, alasan ideologis, dan alasan apatis, dimana rendahnya partisipasi pemilih pada pemilihan presiden juga disebabkan dari dampak sosial, dampak politik dan dampak ekonomi.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: MINAT BERWIRAUSAHA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Tananda, Opi; Rahman, Aulia; Sari, Bella Fitria; Ganefri, Ganefri; Yulastri, Asmar; Fiandra, Yudha Aditya
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6191

Abstract

The aim of this literature review is to identify factors that have a significant influence on the interest in entrepreneurship among vocational school students. Taking into consideration the importance of vocational education as the principal method of finding employment and enhancing the national standard of living, understanding how to develop one’s career aspirations among such students becomes vital. Therefore, this review first defines the concept of vocational education in general and as a separate factor that helps students acquire certain skills for a particular job. Then, the focus is placed on individual factors such as characteristics of a person, external factors that shape one’s surroundings or stations may also have an influence on the willingness to engage in entrepreneurship. Environmental factors, including family background, socio-economic status, and cultural norms, also play a crucial role in shaping students' attitudes towards entrepreneurship. Positive role models, exposure to entrepreneurial experiences, and supportive educational environments are shown to foster entrepreneurial aspirations among vocational school students. Additionally, the review explores the impact of curriculum design and teaching methods on students' perceptions of entrepreneurship. Integrating entrepreneurship education into the curriculum, providing hands-on learning opportunities, and promoting real-world experiences are identified as effective strategies for stimulating interest in entrepreneurship among vocational school students. By synthesizing existing research, this review contributes to our understanding of how to nurture entrepreneurial talent among vocational school students, offering insights for educators, policymakers, and practitioners aiming to foster innovation and economic growth through entrepreneurship education. ABSTRAKTujuan dari kajian pustaka ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha di kalangan siswa sekolah kejuruan. Dengan mempertimbangkan pentingnya pendidikan kejuruan sebagai metode utama untuk mencari pekerjaan dan meningkatkan standar hidup nasional, memahami cara mengembangkan aspirasi karier seseorang di kalangan siswa tersebut menjadi penting. Oleh karena itu, kajian ini pertama-tama mendefinisikan konsep pendidikan kejuruan secara umum dan sebagai faktor terpisah yang membantu siswa memperoleh keterampilan tertentu untuk pekerjaan tertentu. Kemudian, fokusnya ditempatkan pada faktor-faktor individu seperti karakteristik seseorang, faktor eksternal yang membentuk lingkungan atau kedudukan seseorang juga dapat memengaruhi kemauan untuk terlibat dalam kewirausahaan. Faktor lingkungan, termasuk latar belakang keluarga, status sosial ekonomi, dan norma budaya, juga memainkan peran penting dalam membentuk sikap siswa terhadap kewirausahaan. Teladan positif, paparan pengalaman kewirausahaan, dan lingkungan pendidikan yang mendukung telah terbukti menumbuhkan aspirasi kewirausahaan di kalangan siswa sekolah kejuruan. Selain itu, kajian ini mengeksplorasi dampak desain kurikulum dan metode pengajaran terhadap persepsi siswa tentang kewirausahaan. Mengintegrasikan pendidikan kewirausahaan ke dalam kurikulum, menyediakan kesempatan belajar langsung, dan mempromosikan pengalaman di dunia nyata diidentifikasi sebagai strategi yang efektif untuk merangsang minat dalam kewirausahaan di kalangan siswa sekolah kejuruan. Dengan mensintesis penelitian yang ada, tinjauan ini berkontribusi pada pemahaman kita tentang cara memelihara bakat kewirausahaan di kalangan siswa sekolah kejuruan, menawarkan wawasan bagi para pendidik, pembuat kebijakan, dan praktisi yang bertujuan untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi melalui pendidikan kewirausahaan.
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH ALIYAH DARUN NAJAH: STUDI KASUS KESELARASAN PENDIDIKAN IPS (EKONOMI) DENGAN-NILAI NILAI AGAMA Fadli, Muhammad; Kurniawan, Moh Usman; Wijaya, Shendy Andrie
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6192

Abstract

The Merdeka Curriculum was introduced as an educational reform effort to provide teachers with the flexibility to design contextual and relevant learning, including the integration of religious values into Social Studies subjects, particularly Economics. This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum at Madrasah Aliyah Darun Najah, focusing on the alignment between economic education and Islamic values. This qualitative research adopts a case study approach. Data were collected through in-depth interviews and participatory observations involving the principal, vice principal of curriculum affairs, and social studies teachers. The findings reveal that the implementation of the Merdeka Curriculum at this madrasah has not yet been optimal due to limited teacher understanding, lack of training, and the low academic qualifications of some educators. The learning process remains dominated by one-way lecture methods, which hinder teacher-student interaction and student engagement, and has yet to fully integrate Islamic values into economic education. Therefore, continuous training is needed, not only focusing on the technical aspects of the curriculum but also on pedagogical competence to combine economic education with Islamic principles. Strategies such as role modeling, habituation, and moral guidance are recommended to support the internalization of religious values in the learning process. ABSTRAKKurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pendidikan dengan memberikan kebebasan kepada guru dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan relevan, termasuk integrasi nilai-nilai agama dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), khususnya Ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Darun Najah, dengan fokus pada keselarasan antara pendidikan ekonomi dan nilai-nilai agama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap kepala madrasah, waka kurikulum, dan guru IPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah ini belum berjalan optimal karena keterbatasan pemahaman guru, kurangnya pelatihan, dan rendahnya kualifikasi akademik beberapa pengajar. Pembelajaran masih didominasi metode ceramah satu arah, yang menghambat interaksi dan keaktifan siswa serta belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam materi ekonomi. Untuk itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan yang tidak hanya menekankan aspek teknis kurikulum, tetapi juga kemampuan pedagogis dalam menyatukan pendidikan ekonomi dengan prinsip-prinsip ajaran Islam. Strategi seperti keteladanan, pembiasaan, dan pemberian nasihat direkomendasikan untuk mendukung internalisasi nilai-nilai agama dalam proses pembelajaran.
ANALISIS PENGGUNAAN APLIKASI QUIZWHIZZER DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI PADA PESERTA DIDIK KELAS XI MAN 1 PONTIANAK Haliza, Nur; Asriati, Nuraini; Wiyono, Hadi; Ramadhan, Iwan; Imanulyaqin, Muhammad Nur
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6193

Abstract

This research aims to analyze the use of the Quizwhizzer application in sociology learning for class XI students at MAN 1 Pontianak.  This research focuses on the planning process, implementation and learning outcomes of students who use the Quizwhizzer application in sociology learning. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The data source in this research consists of a sociology teacher who teaches in class XI H and 4 students. The data analysis techniques used include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that the learning planning process using the Quizwhizzer application by educators involves steps such as selecting material, creating quizzes using the Quizwhizzer application and preparing learning planning strategies. Implementation of learning using the Quizwhizzer application begins with a brief explanation of the related material, guiding students to open and enter the game code in the Quizwhizzer application. The learning outcomes of students using the Quizwhizzer application in sociology learning show good results, seen from the achievements of 34 students who took part in the learning, 29 of whom succeeded in achieving completeness scores. In conclusion, the use of the Quizwhizzer application in sociology learning in class XI MAN 1 Pontianak played a positive role on the learning process and student learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan aplikasi Quizwhizzer dalam pembelajaran sosiologi pada peserta didik kelas XI MAN 1 Pontianak.  Penelitian ini terfokus pada proses perencanaan, pelaksanaan, dan hasil belajar peserta didik yang menggunakan aplikasi Quizwhizzer  dalam pembelajaran sosiologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari seorang guru sosiologi yang mengajar di kelas XI H dan 4 orang peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan pembelajaran menggunakan aplikasi Quizwhizzer oleh pendidik melibatkan langkah-langkah seperti pemilihan materi, membuat kuis dengan aplikasi Quizwhizzer dan menyiapkan strategi perencanaan pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan aplikasi Quizwhizzer dimulai dengan penjelasan singkat mengenai materi terkait, memandu peserta didik untuk membuka dan memasukkan kode permainan pada aplikasi Quizwhizzer. Hasil belajar peserta didik dengan menggunakan aplikasi Quizwhizzer dalam pembelajaran sosiologi menunjukkan hasil yang baik, dilihat dari pencapaian 34 peserta didik yang mengikuti pembelajaran, 29 di antaranya berhasil mencapai nilai ketuntasan. Kesimpulannya, penggunaan aplikasi Quizwhizzer dalam pembelajaran sosiologi pada kelas XI MAN 1 Pontianak berperan positif terhadap proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.
MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV MIS FATHUL IMAN Saputra, Deni Adi; Rahmad , Rahmad; Gofur, Abdul
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6194

Abstract

This study aims to describe the application of the Think Talk Write learning model in Pancasila Education learning in class IV of MIS Fathul Iman Palangka Raya, improve student learning outcomes, and determine how much improvement in learning outcomes is achieved through the model. The low student learning outcomes in Pancasila Education subjects in class IV of MIS Fathul Iman Palangka Raya City indicate the need for the application of more effective learning strategies. One of the alternatives used in this study is the Think Talk Write (TTW) learning model, which aims to increase student understanding and involvement. This study used the Classroom Action Research (PTK) method of the Kemmis and McTaggart model, which was carried out in two cycles with the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Data collection was done through observation, learning outcome tests, and documentation. The results showed a significant increase in student learning outcomes. At the initial stage (pre-cycle), only 13.33% of students met the completeness criteria. After the application of the TTW model, the percentage of completeness increased to 46.66% in cycle I and reached 83.33% in cycle II. The average student score also increased from 34.33 to 92.66. In addition, teacher and student involvement in learning also increased, as indicated by an increase in the percentage of teacher activity from 79.76% to 95.24%, and student activity from 77.83% to 94%. This increase was also reinforced by the results of the N-Gain test, which showed a medium category in cycle I and high in cycle II. Thus, the TTW model proved effective in improving learning outcomes and student participation in Pancasila Education learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Think Talk Write pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV MIS Fathul Iman Palangka Raya, meningkatkan hasil belajar siswa, serta mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar yang dicapai melalui model tersebut. Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV MIS Fathul Iman Kota Palangka Raya menunjukkan perlunya penerapan strategi pembelajaran yang lebih efektif. Salah satu alternatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Think Talk Write (TTW), yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Pada tahap awal (pra-siklus), hanya 13,33% siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan. Setelah penerapan model TTW, persentase ketuntasan meningkat menjadi 46,66% pada siklus I dan mencapai 83,33% pada siklus II. Rata-rata nilai siswa juga mengalami kenaikan dari 34,33 menjadi 92,66. Selain itu, keterlibatan guru dan siswa dalam pembelajaran juga meningkat, yang ditunjukkan oleh peningkatan persentase aktivitas guru dari 79,76% menjadi 95,24%, dan aktivitas siswa dari 77,83% menjadi 94%. Peningkatan ini juga diperkuat dengan hasil uji N-Gain, yang menunjukkan kategori sedang pada siklus I dan tinggi pada siklus II. Dengan demikian, model TTW terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan partisipasi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
P5 BERBASIS EDUWISATA: PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK PENGUATAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN PPKn Maulana, Arman; Widhyastuti, Kadek Listya; Sulistina, Ulya; Muslehudin, Muslehudin; Isra, Muhammad; Herianto, Edy
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6195

Abstract

This study aims to analyze the effect of implementing the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) through an edu-tourism-based approach on students’ critical thinking skills in Civic Education (PPKn) at the elementary school level. Edu-tourism-based learning offers contextual experiences that enable students to directly observe national values in real environments while fostering in-depth analysis and reflection. A quantitative approach with a quasi-experimental nonequivalent control group design was employed. The subjects were two fourth-grade classes assigned to experimental and control groups. Statistical tests confirmed the normality and homogeneity of the data. ANOVA analysis indicated a significant effect of the edu-tourism-based P5 on improving students' critical thinking skills. The experimental group showed a significantly higher post-test average score than the control group. These findings confirm that edu-tourism, as a contextual approach, is effective in Civic Education for developing students' critical thinking skills optimally. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis eduwisata terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah dasar. Pembelajaran berbasis eduwisata memberikan pengalaman kontekstual yang memungkinkan peserta didik mengamati langsung nilai-nilai kebangsaan di lingkungan nyata, serta mendorong proses analisis dan refleksi yang mendalam. Pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe nonequivalent control group digunakan dalam penelitian ini. Subjek terdiri atas dua kelas IV, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Analisis ANOVA menunjukkan pengaruh signifikan penerapan P5 berbasis eduwisata terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini memperkuat bahwa eduwisata sebagai pendekatan kontekstual efektif digunakan dalam pembelajaran PPKn untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara optimal.
DINAMIKA PERAN TOKOH NON-STRUKTUR DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN PEMBANGUNAN DIDESA UMAMANU Ohal, Geniayu Rambu; Supardal, Supardal
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6197

Abstract

This study discusses the role of non-structural figures in decision-making and development of Umamanu village, Lewa Tidahu District, East Sumba Regency. Traditional figures, religious figures, and community leaders have great influence in village government. Their existence is the main guide in decision-making and development. The purpose of the study is to analyze the role of non-structural figures in the decision-making and development process by looking at how they interact and collaborate with the government and the real impact of their role on community participation and sustainable development. This study uses a qualitative descriptive method, with a field study approach focusing on deliberation activities, interactions between non-structural figures and the village government and the community. With data collection techniques using observation, interviews, documentation. The results of this study indicate that there is a dualism of power between the formal government structure and non-structural figures, where the cultural legitimacy of non-structural figures is the key to the success or failure of the Umamanu village development program. The community listens more to the direction of non-structural figures because of strong emotional, cultural, and historical ties. ABSTRAKPenelitian ini membahas peran tokoh non-struktural dalam pengambilan keputusan dan pembangunan desa Umamanu, Kecamatan Lewa Tidahu, Kabupaten Sumba Timur. Tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat memiliki pengaruh besar di dalam pemerintahan desa. Keberadaan mereka menjadi petunjuk utama dalam pengambilan keputusan, dan pembangunan. Tujuan penelitian yaitu menganalisis bagaimana peran tokoh non-struktural dalam proses pengambilan keputusan dan pembangunan dengan melihat cara mereka berinteraksi, dan berkolaborasi dengan pemerintah serta dampak nyata peran mereka terhadap partisipasi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pendekatan yang bersifat studi lapangan dengan fokus pada kegiatan musyawara, interaksi antara tokoh non-struktural dan pemerintah desa serta masyarakat. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya dualisme kekuasaan antara struktur pemerintah formal dan tokoh non-struktur, dimana lagitimasi budaya yang di miliki tokoh non-struktur menjadi kunci keberhasilan atau kegagalan program pembangunan desa Umamanu. Masyarakat lebih mendengarkan arahan tokoh non-struktural karena ikatan emocional, kultural, dan historis yang kuat.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI GOOGLE EARTH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI PETA DI KELAS V SD LABORATORIUM UNG Aryani, Miya; Abdullah, Gamar; Nurainun, Nurainun; Sarlin, Muhammad; Pomalingo, Samsi
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6198

Abstract

This research aimed to determine the effect of using Google Earth on the fifth-grade students' Learning Motivation on the Material of maps in the Subject of Natural and Social Sciences at SD Laboratorium UNG. This was a quantitative research using a quasi-experimental design, with the independent variable being Google Earth and the dependent variable being students' learning motivation. The sampling technique used in this research is purposive sampling. To examine the influence of Google Earth on students learning motivation, the instrument validity (questionnaire) was tested using SPSS and expert validation. Data were collected through questionnaires, interviews, and documentation. Based on the post-test results, the average score of the control class (which was not exposed to Google Earth) was 77,69, categorized as high, while the experimental class (which used Google Earth) had an average score of 85,75, categorized as very high. This indicated that the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (Hi) is accepted. The conclusion was supported by the independent sample t-test at a 0,05 significance level. The test results confirmed that the use of Google Earth has a significant effect on the fifth-grade students' learning motivation on the material of maps in the subject of natural and social sciences at SD Laboratorium UNG. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Google Earth ini terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi peta di kelas V SD Laboratorium UNG. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis quasi experimental dengan variabel bebas dalam penelitian ini adalah aplikasi google earth dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu purposive sampling atau sampel bertujuan. Untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Google Earth terhadap motivasi belajar siswa dilakukan uji validitas instrumen (angket) menggunakan SPSS dan uji validasi oleh para ahli, serta pengumpulan data melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil postest parameter skor rata-rata kelas kontrol yang tidak diberi perlakuan media google earth adalah 77,69 yang termasuk dalam kategori tinggi dan postest paramater skor rata-rata kelas eksperimen yang diberi perlakuan media google earth adalah 85,75 yang termasuk dalam kategori sangat tinggi sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini dibuktikan dengan uji hipotesis menggunakan uji-t test dalam bentuk independent sample t-test pada taraf signifikan 0,05. Hasil uji-t test menunjukkan bahwa H0 ditolak sedangkan H1 diterima, sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Penggunaan Aplikasi Google Earth terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Materi Peta di Kelas V SD Laboratorium UNG.